Anda di halaman 1dari 43

MEKANIKA BATUAN

PENUNTUN PRAKTIKUM

OLEH:
TIM DOSEN
JANCE M. SUPIT, S.T., M.Eng.
YULIUS G. PANGKUNG, S.T., M.Eng.
INDRA BIRAWAPUTRA, ST.,MT
TIM ASISTEN

PROGRAM STUDI D3 TEKNIK PERTAMBANGAN


JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN
FAKULTAS TEKNIK PERTAMBANGAN & PERMINYAKAN
UNIVERSITAS PAPUA
MANOKWARI
2015

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
UNIPAINTANT

Semester Genap Tahun 2014/2015


KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur penulis panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas
segala karunia-Nya sehingga Penuntun Praktikum Mekanika Batuan dapat
terselesaikan. Penuntun Praktikum ini disusun sebagai salah satu panduan dalam
pelaksanaan

Praktikum Mekanika Batuan pada

Program Studi Teknik

Pertambangan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas


Negeri Papua.
Terima kasih kami sampaikan kepada rekan-rekan dosen dan seluruh asisten
yang tergabung dalam Association of Mining Assistant (INTANT) UNIPA dimana
telah berpastisipasi dalam penyusunan penuntun praktikum ini.
Penulis menyadari bahwa penyusunan Penuntun Praktektikum ini masih
jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu penulis masih mengharapkan kritik serta
saran yang sifatnya membangun agar tidak terjadi kesalahan di waktu yang akan
datang. Semoga Penuntun Praktikum ini dapat bermanfaat bagi Mahasiswa Teknik
Pertambangan.

Manokwari,

Mei 2015

Penulis

Penuntun Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
Semester Genap Tahun 2014/2015

UNIPAINTANT

DAFTAR ISI
KATA ENGANTAR..........................................................................................

DAFTAR ISI.....................................................................................................

ii

DAFTAR GAMBAR........................................................................................

iii

DAFTAR TABEL.............................................................................................

iv

DAFTAR LAMPIRAN.....................................................................................

I PENDAHULUAN.......................................................................................

II PENGUJIAN SIFAT FISIK BATUAN........................................................


2.1 Pembuatan Percontoh............................................................................
2.2 Peralatan................................................................................................
2.3 Prosedur Percobaan...............................................................................
2.4 Perhitungan Sifat-Sifat Fisik Batuan....................................................
2.4.1 Penimbangan Berat Percontoh.......................................................
2.4.2 Penentuan Sifat Fisik Batuan.........................................................

2
2
2
2
3
4
4

III PENGUJIAN SIFAT MEKANIK BATUAN...............................................


3.1 Pengujian Kuat Tekan (Uniaxial Compresive Strength Test)................
3.1.1 Teori...............................................................................................
3.1.2 Tujuan............................................................................................
3.1.3 Peralatan.........................................................................................
3.1.4 Prosedur Percontoh........................................................................
3.2 Pengujian Kuat Tarik Tidak Langsung (Brazillian Test).......................
3.2.1 Teori...............................................................................................
3.2.2 Tujuan............................................................................................
3.2.3 Peralatan.........................................................................................
3.2.4 Prosedur Percontoh........................................................................

7
7
7
10
10
11
16
16
16
16
17

DAFTAR PUSTAKA........................................................................................

19

LAMPIRAN.....................................................................................................

20

Penuntun Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
Semester Genap Tahun 2014/2015

UNIPAINTANT

DAFTAR GAMBAR
3.1

Regangan Aksial dan Lateral...................................................................

3.2

Kurva Tegangan-Regangan.....................................................................

3.3

Pengambilan Nilai lidan ai.....................................................................

10

3.4

Pemberian Beban pada Uji Kuat Tarik....................................................

16

Penuntun Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
Semester Genap Tahun 2014/2015

UNIPAINTANT

DAFTAR TABEL
2.1

Dimensi Ukuran Conto Uji Sifat Fisik....................................................

2.2

Pengujian Sifat Fisik Batuan...................................................................

3.1

Dimensi Ukuran Conto Uji Kuat Tekan..................................................

12

3.2

Pengujian Kuat Tekan.............................................................................

13

3.3

Dimensi Ukuran Conto Uji Kuat Tarik Tak Langsung............................

18

3.4

Pengujian Kuat Tarik Tak Langsung.......................................................

18

Penuntun Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
Semester Genap Tahun 2014/2015

UNIPAINTANT

DAFTAR LAMPIRAN
1 Peralatan Praktikum Mekanika Batuan........................................................

21

2 Format Laporan Praktikum Mekanika Batuan.............................................

22

Penuntun Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
UNIPAINTANT

Semester Genap Tahun 2014/2015


I PENDAHULUAN

Dalam penuntun praktikum ini akan diuraikan penentuan sifat fisik dan
sifat mekanik batuan yang diganti dengan socrit semen. Pengujian sifat fisik dan
mekanik batuan dilaboratorium pada umumnya dilakukan terhadap percontoh
(sample) yang dibuat dengan perbandingan semen dan pasir tertentu.Satu
percontoh dapat digunakan untuk menentukan kedua sifat batuan tersebut.
Pertama-tama adalah penentuan sifat fisik batuan yang merupakan pengujian
tak merusak (non destructive test), kemudian dilanjutkan dengan pengujian
sifat mekanik yangmerupakan pengujianmerusak (destructive test) sehinggga
batuan percontoh hancur.
Pengujian terhadap percontoh batuan yang dapat dilakukan di laboratorium
mekanika batuan meliput:
1. Uji Sifat Fisik,untuk menentukan:
Bobot isi asli (nat)

Kandungan air asli (Wnat)

Bobot isi kering (dry)

Kandungan air jenuh (Wsat)

Bobot isi jenuh (sat)

Derajat kejenuhan (S)

Berat jenis murni (tr)

Porositas (n) dan

Berat jenis semu (app)

Angka pori(e)

2. Uji Kuat Tekan (Uniaxial Compressive Strength), untuk menentukan:


Kuat tekan (c)

Modulus elastisitas (E)

Batas elastik (e)

Poissons Ratio ()

3. Uji Kuat Tarik Tidak Langsung (BrazillianTest), untuk menentukan kuat tarik
tidak langsung(t).
4.

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
UNIPAINTANT

Semester Genap Tahun 2014/2015


5. II PENGUJIAN SIFAT FISIK BATUAN
2.1 Pembuatan Percontoh
6.

Percontoh batuan untuk diuji berupa inti bore (core) dari hasil

pemboran inti di lapangan atau dapat dibuat di laboratorium. Pembuatan


percontoh di lapangan yaitu dengan melakukan pemboran inti (core drillling)
langsung ke dalam batuan yang akan diselidiki di lapangan, sehingga diperoleh
inti yang berbentuk silinder. Inti tersebut langsung dapat digunakan untuk
pengujian dilaboratorium dengan syarat tinggi percontoh dua kali diameternya.
7.

Pembuatan percontoh dilaboratorium dapat dibuat dari blok

batuan yang diambil di lapangan


laboratorium. Hasil percontoh

kemudian dibor dengan

pengintian di

yang diperoleh umumnya berbentuk silinder

dengan diameter 5070mm, kemudian dipotong dengan mesin potong batu untuk
mendapatkan ukuran tinggi percontoh duakali diameternya. Ukuran percontoh
dapat lebih kecil maupun lebih besar dari ukuran tersebut diatas tergantung dari
maksud dan tujuan pengujian.
8.

Pembuatan percontoh dilaboratorium dapat juga dilakukan dengan

membuat model fisik percontoh dengan tujuan untuk memenuhi kompetensi


praktikum mahasiswa. Model fisik percontoh batuan dapat dibuat dari campuran
kerikil, pasir dan semen. Perbandingan campuran ini disesuaikan dengan
kebutuhan. Semakin besar campuran semennya maka percontoh akan semakin
kuat.Campuran ini kemudian diaduk dan dimasukkan kedalam pipa paralon
dengan ukuran diameter 5070 mm dan tinggi duakali diameternya, selanjutnya
dibiarkan dengan jangka waktu 7 sampai 27 hari. Pengujian percontoh sebaiknya
dilakukan setelah jangka waktu selama 7 - 27 hari percontoh model fisik tersebut
dibuat.
9.

2.2 Peralatan
10.

Peralatan yang dipakai untuk pengujian sifat fisika adalah:

1. Neraca listrik dengan ketelitian 0,1gram.


2. Desikator dan pompa vakum, dipakai pada saat penjenuhan percontoh.

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
UNIPAINTANT

Semester Genap Tahun 2014/2015


3. Oven, dipakai untuk pengeringan percontoh setelah penjenuhan.
11.
2.3 ProsedurPercobaan
12.

Prosedur pengujian sifat fisik dilakukan sebagai berikut:

1. Penimbangan berat asli percontoh (Wn)


2. Penjenuhan percontoh dalam deksikator dengan cara:
Desikator pada bibir dan tepi tutupnya diolesi vaseline dengan rata.
Percontoh dimasukkan ke dalam deksikator dengan hati-hati, kemudian
ditutup dengan rapat agar udara luar tidak dapat masuk ketika dihisap
dengan pompa vacum.
Udara dalam deksikator dihisap dengan bantuan pompa vacum selama 15
menit, dengan maksud untuk mengeluarkan udara yang ada dalam
percontoh. Pastikan tidak ada kebocoran pada selang penghisap dan pada
penutup deksikator.
Setelah 15 menit, penghisapan dihentikan dan kran selang yang
dihubungkan ke pompa vacum ditutup, kemudian ke dalam deksikator
masukkan air sehingga percontoh terendam sepertiganya, air dibiarkan
masuk melalui selang dengan sendirinya akibat perbedaan tekanan dalam
deksikator, yaitu dengan membuka kran pada selang yang dihubungkan ke
bak air.
Setelah itu tutup kembali kran pada selang yang menuju bakair dan buka
kran pada selang yang dihubungkan ke pompa vacum, selanjutnya
penghisapan dilakukan lagi selama 15 menit, kemudian penghisapan
dihentikan lagi.
Setelah penghisapan dihentikan dan masukkan lagi air dengan cara seperti
tersebut diatas sehingga percontoh terendam duapertiganya.

Kemudian

lanjutkan lagi penghisapan selama 15 menit atau sampai benar-benar tidak


adalagi gelembung udara keluar dari sisi-sisi percontoh. Kemudian biarkan
percontoh terendam hingga benar-benar jenuh selama 24jam.

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
UNIPAINTANT

Semester Genap Tahun 2014/2015

3. Setelah perendaman selama 24 jam, percontoh dalam deksikator dikeluarkan


dan ditimbang segera dalam keadaaan jenuh sehingga didapat berat jenuh
(Ww).
4. Timbang lagi percontoh dalam kondisi jenuh tergantung dalam air, sehingga
diperoleh berat jenuh tergantung dalam air(Ws).
5. Kemudian percontoh dikeringkan kembali, dengan cara memasukkannya
kedalam oven selama 24 jam pada temperatur 90C.
6. Setelah dioven selama 24 jam, keluarkan percontoh dari oven kemudian
timbang sehingga didapat berat kering (Wo).
7. Hitung sifat-sifat fisik dengan menggunakan persamaan-persamaan yang ada
pada sub bab2.4.
13.
2.4 Perhitungan Sifat-Sifat Fisik Percontoh
2.4.1

Penimbangan berat percontoh

a. Berat percontoh asli (natural) = Wn


b. Berat percontoh kering (setelah di oven selama 24 jam dengan temperatur
90C) = Wo
c. Berat percontoh jenuh (setelah dijenuhkan selama 24jam) =Ww
d. Berat jenuh tergantung dalam air=Ws
e. Volume percontoh tanpa pori-pori = WoWs......................................

2.1

f. Volume percontoh total = WwWs......................................................

2.2

2.4.2

Penentuan sifat fisik batuan

a. Bobot isi asli (natural density) (nat)

Wn
= WwWs .......

2.3

b. Bobot isi kering (dry density)(dry)

Wo
WwWs ......

2.4

c. Bobot isi jenuh (Saturated density)(sat)

Ww
WwWs ......

2.5

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
UNIPAINTANT

Semester Genap Tahun 2014/2015

Wo
d. Berat jenis murni (Apparent specific grafity)(tr) = WwWs ..
Bobot isi air

2.6

Wo
WoWs
=
..
Bobot isi air

2.7

e. Berat jenis semu (true specific grafity)(app)

WnWo
Wo

x 100%

WwWo
Wo

x 100%

WnWo
= WwWo

x 100%

f. Kandungan air asli(natural water content)(Wnat) =


2.8
g. Kandungan air jenuh (absorption) (Wsat)

=
2.9

h. Derajat kejenuhan (S)

2.10
WwWo
= WwWs

i. Porositas, (n)

x 100%

2.11
n
= 1n ..............

j. Angka Pori, (e)


14.

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

2.12

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
UNIPAINTANT

Semester Genap Tahun 2014/2015


15. PENGUJIAN SIFAT FISIK BATUAN
16. Hari/ Tanggal Uji
:
17. Jenis Batuan/ Semen
:
:
18. Hari/ Tanggal Pembuatan Conto

Diuji oleh :
Diperiksa

oleh

19. Tabel 2.1 Dimensi Ukuran Conto Uji Sifat Fisik


20.
K

21.

24.
N

34.
P

64.
L

94.
T

22.

25.
1

26.
2

35.

36.

45.

46.

55.

27.
R

23.

28.
1

29.
2

38.

39.

48.

49.

56.

58.

65.

66.

75.

76.

85.

30.
R

33.
R

31.

32.
2

41.

42.

51.

52.

59.

61.

62.

68.

69.

71.

72.

78.

79.

81.

82.

86.

88.

89.

91.

92.

95.

96.

98.

99.

101.

102.

105.

106.

108.

109.

111.

112.

115.

116.

118.

119.

121.

122.

37.

67.

97.

40.

70.

100.

43.

73.

103.

124.
125. Tabel 2.2 Pengujian Sifat Fisik Batuan
127.
K
126.

142.
153.
164.

132.
N
143.
W
154.
W
165.
W

128.

129.

133.
1

134.
2

144.

145.

155.
166.

156.
167.

135.
Rat

136.

137.

147.

148.

158.

159.

169.

170.

146.
157.
168.

130.
138.
Rat

140.
2

149.

150.

151.

152.

160.

161.

162.

163.

171.

172.

173.

174.

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

141.
Rat

139.
1

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
UNIPAINTANT

Semester Genap Tahun 2014/2015


175.
186.
197.

176.
W
187.
W
198.
W

177.
188.
199.

178.
189.
200.

179.
180.

181.

191.

192.

202.

203.

213.

214.

224.

225.

235.

236.

246.

247.

257.

258.

268.

269.

279.

280.

290.

291.

301.

302.

312.

313.

190.
201.

182.

183.

184.

185.

193.

194.

195.

196.

204.

205.

206.

207.

215.

216.

217.

218.

226.

227.

228.

229.

237.

238.

239.

240.

248.

249.

250.

251.

259.

260.

261.

262.

270.

271.

272.

273.

281.

282.

283.

284.

292.

293.

294.

295.

303.

304.

305.

306.

314.

315.

316.

317.

209.
208.

210.

211.

212.

220.
219.

221.

222.

223.

231.
230.

232.

233.

234.

242.
241.

243.

244.

245.

253.
252.

254.

255.

256.

264.
263.

265.

266.

267.

275.
274.
285.
296.
307.

W
286.

S
297.

n
308.

276.
287.
298.
309.

277.
288.
299.
310.

278.
289.
300.
311.

318.

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
UNIPAINTANT

Semester Genap Tahun 2014/2015

319. III PENGUJIAN SIFAT MEKANIK BATUAN


3.1 Pengujian Kuat Tekan (Uniaxial Compressive Strength Test)
3.1.1

Teori
Pengujian ini menggunakan alat mesin tekan untuk memberikan

320.

beban pada percontohbatuan. Pada saat percontoh batuan menerima beban


pengujian yang diterapkan secarateratur dan meningkat, maka kondisi percontoh
batuan cenderung mengalami perubahan bentuk. Perubahan bentuk ini akan
terjadi dalam arah lateral (d) dan arah vertikal (l). Sehingga percontoh batuan
secara langsung mengalami perubahan bentuk volumetrik.Perubahan bentuk
dalam arah lateral terhadap diameter disebut regangan lateral,ldan perubahan
bentuk dalam arah vertikal terhadap tinggi disebut regangan aksial,a
sertaperubahan bentuk disebut dengan regangan volumetrik,v(lihat Gambar 3.1)
321...........................................l =
d/d................................................................................................................

3.1

322...........................................a = l/l
........................................................................................................................3.2
323...........................................v= a +
2l....................................................................................................................

3.3

324.
325.
326. Gambar 3.1 Regangan Aksial dan Lateral
327.
328.

Dari nilai-nilai regangan-regangan tersebut oleh Bieniawski

ditentukan sebagai dasar untukmenentukan perilaku batuan yang dinyatakan


dalam hubungan tegangan-regangan berupa kurva tegangan-regangan (lihat
Gambar 3.2). Dari kurva tersebut dapat ditentukan sifat mekanik batuan yaitu kuat
tekan, batas elastik, Modulus elastisitas dan Poissons Ratio.

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
Semester Genap Tahun 2014/2015

UNIPAINTANT

329.
330. Gambar 3.2 Kurva Tegangan-Regangan
331.
332. Kuat Tekan Uniaksial
333.

Kuat tekan uniaksial adalah perbandingan beban yang diberikan

pada percontoh batuan terhadap luas permukaan percontoh yang menerima beban.
Hal ini dapat dituliskan dengan rumus:
334.........................................................................................................c=
P/A..................................................................................................................
335.

3.4

Dimana (P) adalah beban (kN) dan (A) adalah Luas contoh (cm2).

Kuat tekan ini diperhitungkan pada saat percontoh batuan mengalamikeruntuhan


(failure) dengan beban (P) yang bekerja pada saat terjadinya keruntuhan. Dari
kurva tegangan-regangan (Gambar 3.2) dapat ditentukan bahwa kuat tekan
uniaksialpercontoh batuan terdapat pada bagian puncak (peak).
336. Batas Elastik

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
Semester Genap Tahun 2014/2015
337.

UNIPAINTANT

Penentuan harga batas elastik (e) berdasarkan dari kurva

tegangan-regangan yang diperolehdari pengujian kuat tekan uniaksial. Penentuan


ini dilihat dari kondisi garis yang linier darigrafik regangan aksial terhadap beban
yang diberikan. Batas akhir garis linier ini kemudiandiproyeksikan terhadap bebab
yang diberikan, sehingga nilai tersebut merupakan bataselastik percontoh batuan
(lihat Gambar 3.2).
338. Modulus Elastisitas
339.

Harga modulus elastisitas adalah perbandingan antara selisih nilai

tegangan aksial () dengan selisih nilai regangan aksial (). Perbandingan nilai
ini diambil pada garis yanglinier dari kurva tegangan-regangan (lihat Gambar 3.2)
340.

Ada beberapa defenisi modulus elastisitas :

1. Tangent Youngs Modulus (Et); diukur pada tingkat tegangan sebesar 50% c.
2. Average Youngs Modulus (Eav) ; diukur dari rata-rata kemiringan kurva atau
bagian garis linier yang terpanjang dari kurva.
3. Secant Youngs Modulus (Es) ; diukur dari nilai tegangan nol sampai nilai
tegangan 50% c.
341. Poissons Ratio
342.

Poisson Ratio adalah perbandingan antara regangan lateral

terhadap regangan aksial pada kondisi tegangan sebesar i. Nilai i diukur pada
titik garis singgung yang ditarik sejajar dengan tegangan aksial pada saat kurva
regangan volumetrik mulai berubah arah. Titik garis singgung tersebut
diproyeksikan tegak lurus ke sumbu tegangan aksial maka akandiperoleh i.
Melalui titik i buat garis tegak lurus tegangan aksial sehingga memotong kurva
regangan aksial dan regangan lateral. Kemudian dari masing-masing titik potong
tersebut diproyeksikan tegak lurus ke sumbu regangan aksial dan regangan lateral,
makaakan diperoleh nilai ai dan li (lihat Gambar 3.3). Dari nilai akan dihitung
nilai Poissons Ratio dengan persamaan:
343.........................................................................................................v = li /
ai.....................................................................................................................
344. pada tingkat tegangan i.
10

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

3.5

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
Semester Genap Tahun 2014/2015

UNIPAINTANT

345.
346. Gambar 3.3 Pengambilan Nilai lidan ai
347.
3.1.2

Tujuan
348.

Pengujian kuat tekan uniaksial bertujuan untuk mengetahui nilai-

nilai:
a. Kuat tekan percontoh batuan (c)
b. Batas elastik (e)
c. Modulus Elastisitas (E)
d. Poissons Ratio (v)
349.
3.1.3

Peralatan

a. Alat pengebor inti, terdiri dari beberapa diameter.


b. Alat pemotong batu.
c. Gurinda, kikir dan amplas untuk menghaluskan permukaan percontoh.
d. Squareness, untuk mengukur penyimpangan kesejajaran permukaan percontoh.

11

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
UNIPAINTANT

Semester Genap Tahun 2014/2015


e. Jangka Sorong, untuk mengukur tinggi dan diameter percontoh.
f. Dial gauge, untuk mengukur perpindahan dan regangan.
g. Mesin Kuat Tekan Uniaksial.
350.
3.1.4

Prosedur Percobaan
351.

Prosedur percobaan pengujian kuat tekan uniaksial dilakukan

sebagai berikut:
a. Preparasi Percontoh
1) Haluskan permukaan percontoh dengan menggunakan amplas, kikir atau
gerenda.
2) Ukur kesejajaran permukaan percontoh dengan menggunakan alat
Squareness (tidak lebih besar dari satu kali putas dial pengukur).
3) Ukur diameter dan tinggi percontoh dengan jangka sorong. Pengukuran ini
dilakukan sebanyak dua kali pada masing-masing diameter (atas dan bawah)
dantinggi percontoh.
b. Tahapan Pengujian
1) Percontoh batuan dimasukkan pada alat uji kuat tekan uniaksial
2) Pasang dial gauge untuk pengukuran secara aksial dan lateral
3) Atur kedudukan jarum penunjuk besaran beban yang bekerja pada kondisi
awal.
4) Hidupkan mesin kuat tekan dan atur kecepatan pembebanan.
5) Setelah platen (plat landasan) menyentuh permukaan percontoh, atur dial
gauge pada kedudukan nol (atau baca jarum dial gauge pada kondisi awal).
6) Amati proses pembebanan, catat pergerakan deformasi secara aksial dan
lateral dari dial gauge.
7) Secara terus menerus amati proses pembebanan dengan teliti. Hentikan
pembebanan setelah jarum hitam pembaca bergerak kembali kedudukan nol.
Jarum merah menunjukkan pembebanan maksimum pada saat percontoh
mengalami failure.

12

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
Semester Genap Tahun 2014/2015

UNIPAINTANT

8) Jika percontoh batuan telah failure, maka pengujian tekah selesai, kemudian
data-data hasil pengujian diolah dan dibuatkan kurva tegangan-regangan.
352.
353.

13

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
UNIPAINTANT

Semester Genap Tahun 2014/2015


354. PENGUJIAN KUAT TEKAN
355.
356.

Hari/ Tanggal Uji


:
Jenis Batuan/ Semen
:
:
357. Hari/ Tanggal Pembuatan Conto

Diuji oleh :
Diperiksa

oleh

358. Tabel 3.1 Dimensi Ukuran Conto Uji Kuat Tekan


359.
K

360.

363.
N

373.
D

403.
T

433.
L

364.
1

365.
2

374.

375.

384.

385.

394.

361.
366.
R

367.
1

368.
2

377.

378.

387.

388.

395.

397.

404.

405.

414.

415.

424.

425.
434.

376.

406.

362.
369.
R

370.

371.
2

380.

381.

390.

391.

398.

400.

401.

407.

408.

410.

411.

417.

418.

420.

421.

427.

428.

430.

431.

379.

409.

435.

436.

437.
438.

14

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

372.
R

382.

412.

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
UNIPAINTANT

Semester Genap Tahun 2014/2015


439. Tabel 3.2 Pengujian Kuat Tekan
440.Kode
Conto
442.Harga
Kalib
rasi
Alat

441.
443.

444.
452.

453.
c

461.

462.

463.

470.

471.

472.

473.

479.

480.

481.

482.

483.

488.

489.

490.

491.

492.

493.

497.

498.

499.

500.

501.

502.

503.

506.

507.

508.

509.

510.

511.

512.

513.

515.

516.

517.

518.

519.

520.

521.

522.

523.

524.

525.

526.

527.

528.

529.

530.

531.

532.

533.

534.

535.

536.

537.

538.

539.

540.

541.

542.

543.

544.

545.

546.

547.

548.

549.

550.

551.

552.

553.

554.

555.

556.

557.

558.

559.

560.

561.

562.

563.

564.

565.

566.

567.

568.

569.

570.

571.

572.

573.

574.

575.

576.

577.

578.

579.

580.

581.

582.

583.

584.

585.

586.

587.

588.

589.

590.

591.

592.

593.

594.

595.

596.

597.

598.

599.

600.

601.

602.

603.

604.

605.

606.

607.

608.

609.

610.

611.

612.

613.

614.

615.

616.

617.

618.

619.

620.

621.

622.

623.

624.

625.

626.

627.

628.

629.

630.

631.

632.

633.

634.

635.

636.

637.

638.

639.

640.

641.

642.

643.

644.

645.

646.

647.

648.

649.

650.

651.

652.

653.

445.
L

446.
L

447.

448.
A

449.
l

450.

451.

455.

456.

457.

458.

459.

460.

465.

466.

467.

468.

469.

475.

476.

477.

478.

485.

486.

487.

495.

496.

504.

505.

514.

454.
464.
474.
484.
494.

15

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
UNIPAINTANT

Semester Genap Tahun 2014/2015


654.

655.

656.

657.

658.

659.

660.

661.

662.

663.

664.

665.

666.

667.

668.

669.

670.

671.

672.

673.

674.

675.

676.

677.

678.

679.

680.

681.

682.

683.

684.

685.

686.

687.

688.

689.

690.

691.

692.

693.

694.

695.

696.

697.

698.

699.

700.

701.

702.

703.

704.

705.

706.

707.

708.

709.

710.

711.

712.

713.

714.

715.

716.

717.

718.

719.

720.

721.

722.

723.

724.

725.

726.

727.

728.

729.

730.

731.

732.

733.

734.

735.

736.

737.

738.

739.

740.

741.

742.

743.

744.

745.

746.

747.

748.

749.

750.

751.

752.

753.

754.

755.

756.

757.

758.

759.

760.

761.

762.

763.

764.

765.

766.

767.

768.

769.

770.

771.

772.

773.

774.

775.

776.

777.

778.

779.

780.

781.

782.

783.

792.

793.

794.

795.

809.

810.
c

784.
785.

787.

786.

788.

789.

790.

791.

796.
797.Kode
Conto
799.Harga
Kalib
rasi
Alat

798.
800.

801.

811.
821.
831.

16

802.
L

803.
L

804.

805.
A

806.
l

807.

808.

812.

813.

814.

815.

816.

817.

818.

819.

820.

822.

823.

824.

825.

826.

827.

828.

829.

830.

832.

833.

834.

835.

836.

837.

838.

839.

840.

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
UNIPAINTANT

Semester Genap Tahun 2014/2015


842.

843.

844.

845.

846.

847.

848.

849.

850.

852.

853.

854.

855.

856.

857.

858.

859.

860.

861.

862.

863.

864.

865.

866.

867.

868.

869.

870.

871.

872.

873.

874.

875.

876.

877.

878.

879.

880.

881.

882.

883.

884.

885.

886.

887.

888.

889.

890.

891.

892.

893.

894.

895.

896.

897.

898.

899.

900.

901.

902.

903.

904.

905.

906.

907.

908.

909.

910.

911.

912.

913.

914.

915.

916.

917.

918.

919.

920.

921.

922.

923.

924.

925.

926.

927.

928.

929.

930.

931.

932.

933.

934.

935.

936.

937.

938.

939.

940.

941.

942.

943.

944.

945.

946.

947.

948.

949.

950.

951.

952.

953.

954.

955.

956.

957.

958.

959.

960.

961.

962.

963.

964.

965.

966.

967.

968.

969.

970.

971.

972.

973.

974.

975.

976.

977.

978.

979.

980.

981.

982.

983.

984.

985.

986.

987.

988.

989.

990.

991.

992.

993.

994.

995.

996.

997.

998.

999.

1000.

1001.
38
1011.
40
1021.
42
1031.
44
1041.
46
1051.
48
1061.
50
1071.
52
1081.
54
1091.
56

1002.

1003.

1004.

1005.

1006.

1007.

1008.

1009.

1010.

1012.

1013.

1014.

1015.

1016.

1017.

1018.

1019.

1020.

1022.

1023.

1024.

1025.

1026.

1027.

1028.

1029.

1030.

1032.

1033.

1034.

1035.

1036.

1037.

1038.

1039.

1040.

1042.

1043.

1044.

1045.

1046.

1047.

1048.

1049.

1050.

1052.

1053.

1054.

1055.

1056.

1057.

1058.

1059.

1060.

1062.

1063.

1064.

1065.

1066.

1067.

1068.

1069.

1070.

1072.

1073.

1074.

1075.

1076.

1077.

1078.

1079.

1080.

1082.

1083.

1084.

1085.

1086.

1087.

1088.

1089.

1090.

1092.

1093.

1094.

1095.

1096.

1097.

1098.

1099.

1100.

841.
851.

17

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
UNIPAINTANT

Semester Genap Tahun 2014/2015


1101.
58
1111.
60
1121.
62
1131.
64
1141.
Pun

1102.

1103.

1104.

1105.

1106.

1107.

1108.

1109.

1110.

1112.

1113.

1114.

1115.

1116.

1117.

1118.

1119.

1120.

1122.

1123.

1124.

1125.

1126.

1127.

1128.

1129.

1130.

1132.

1133.

1134.

1135.

1136.

1137.

1138.

1139.

1140.

1149.

1150.

1151.

1152.

1142.
1144.

1143.

1145.

1146.

1147.

1148.

1153.
1154.

18

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
UNIPAINTANT

Semester Genap Tahun 2014/2015


1155. Kod
e
Conto
1157. Har
ga
Kalib
rasi
Alat
1159.

1156.

1158.

1167.

1168.
c

1176.

1177.

1178.

1185.

1186.

1187.

1188.

1194.

1195.

1196.

1197.

1198.

1203.

1204.

1205.

1206.

1207.

1208.

1212.

1213.

1214.

1215.

1216.

1217.

1218.

1221.

1222.

1223.

1224.

1225.

1226.

1227.

1228.

1230.

1231.

1232.

1233.

1234.

1235.

1236.

1237.

1238.

1240.

1241.

1242.

1243.

1244.

1245.

1246.

1247.

1248.

1250.

1251.

1252.

1253.

1254.

1255.

1256.

1257.

1258.

1260.

1261.

1262.

1263.

1264.

1265.

1266.

1267.

1268.

1270.

1271.

1272.

1273.

1274.

1275.

1276.

1277.

1278.

1280.

1281.

1282.

1283.

1284.

1285.

1286.

1287.

1288.

1290.

1291.

1292.

1293.

1294.

1295.

1296.

1297.

1298.

1300.

1301.

1302.

1303.

1304.

1305.

1306.

1307.

1308.

1310.

1311.

1312.

1313.

1314.

1315.

1316.

1317.

1318.

1320.

1321.

1322.

1323.

1324.

1325.

1326.

1327.

1328.

1330.

1331.

1332.

1333.

1334.

1335.

1336.

1337.

1338.

1340.

1341.

1342.

1343.

1344.

1345.

1346.

1347.

1348.

1350.

1351.

1352.

1353.

1354.

1355.

1356.

1357.

1358.

1360.

1361.

1362.

1363.

1364.

1365.

1366.

1367.

1368.

1160.
L

1161.
L

1162.

1163.
A

1164.
l

1165.

1166.

1169.

1170.

1171.

1172.

1173.

1174.

1175.

1179.

1180.

1181.

1182.

1183.

1184.

1189.

1190.

1191.

1192.

1193.

1199.

1200.

1201.

1202.

1209.

1210.

1211.

1219.
10
1229.
12
1239.
14
1249.
16
1259.
18
1269.
20
1279.
22
1289.
24
1299.
26
1309.
28
1319.
30
1329.
32
1339.
34
1349.
36
1359.
38

1220.

19

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
UNIPAINTANT

Semester Genap Tahun 2014/2015


1369.
40
1379.
42
1389.
44
1399.
46
1409.
48
1419.
50
1429.
52
1439.
54
1449.
56
1459.
58
1469.
60
1479.
62
1489.
64
1499.
Pun

1370.

1371.

1372.

1373.

1374.

1375.

1376.

1377.

1378.

1380.

1381.

1382.

1383.

1384.

1385.

1386.

1387.

1388.

1390.

1391.

1392.

1393.

1394.

1395.

1396.

1397.

1398.

1400.

1401.

1402.

1403.

1404.

1405.

1406.

1407.

1408.

1410.

1411.

1412.

1413.

1414.

1415.

1416.

1417.

1418.

1420.

1421.

1422.

1423.

1424.

1425.

1426.

1427.

1428.

1430.

1431.

1432.

1433.

1434.

1435.

1436.

1437.

1438.

1440.

1441.

1442.

1443.

1444.

1445.

1446.

1447.

1448.

1450.

1451.

1452.

1453.

1454.

1455.

1456.

1457.

1458.

1460.

1461.

1462.

1463.

1464.

1465.

1466.

1467.

1468.

1470.

1471.

1472.

1473.

1474.

1475.

1476.

1477.

1478.

1480.

1481.

1482.

1483.

1484.

1485.

1486.

1487.

1488.

1490.

1491.

1492.

1493.

1494.

1495.

1496.

1497.

1498.

1507.

1508.

1509.

1510.

1500.
1502.

1501.

1503.

1504.

1505.

1506.

1511.

20

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
Semester Genap Tahun 2014/2015
3.2

UNIPAINTANT

Pengujian Kuat Tarik Tidak Langsung (Brazillian Test)

1511.2.1 Teori
1512.

Pengujian kuat tarik tidak langsung menggunakan alat kuat tekan

uniaksial, dimana percontoh batuan diletakkan diantara dua platen, kemudian


diberikan beban sehinggabatuan mengalami failure. Pemberian beban dilakukan
pada bagian diameterikal percontoh batuan (lihat Gambar 3.4). Percontoh batuan
dibuat dengan geometri; tinggi (tebal)percontoh setengah dari diameternya.
1513.

Kuat tarik batuan secara tidak langsung dapat dihitung dengan

rumus:
1514.......................................................................................................t
P
RH ..........................................................................................................

3.6

1515.
1516.

Gambar 3.4 Pemberian Beban pada Uji Kuat Tarik

1517.
1517.2.1 Tujuan
1518.

Tujuan dari pengujian kuat tarik tidak langsung (Brazillian Test)

adalah untuk menentukannilai kuat tarik dari percontoh batuan.


1519.
1519.2.1 Peralatan
a. Mesin kuat tekan uniaksial
b. Pemotong batu (Rock Cutter)

21

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
Semester Genap Tahun 2014/2015

UNIPAINTANT

c. Gurinda, kikir dan amplas


d. Jangka Sorong
1520.
1521.

22

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
UNIPAINTANT

Semester Genap Tahun 2014/2015


1521.2.1 Prosedur Percobaan
1. Preparasi Percontoh

a. Haluskan permukaan percontoh dengan menggunakan amplas, kikir atau


gerenda.
b. Ukur kesejajaran permukaan percontoh dengan menggunakan alat
Squareness (tidak lebih besar dari satu kali putas dial pengukur).
c. Ukur diameter dan tinggi(tebal) percontoh dengan jangka sorong.
Pengukuran ini dilakukan sebanyak dua kali pada masing-masing diameter
(atas dan bawah) dantinggi (tebal) percontoh.
2. Tahapan Pengujian
a. Percontoh batuan dimasukkan pada alat uji kuat tekan uniaksial
b. Atur kedudukan jarum penunjuk besaran beban yang bekerja pada kondisi
awal.
c. Hidupkan mesin kuat tekan dan atur kecepatan pembebanan.
d. Amati proses pembebanan secara terus menerus dengan teliti. Hentikan
pembebanan jika percontoh batuan telah mengalami failure. Catat nilai
akhirpembebanan pada saat percontoh batuan mengalami failure.
e. Hitung nilai kuat tarik percontoh batuan dengan menggunakan rumus diatas.
1522.

23

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
UNIPAINTANT

Semester Genap Tahun 2014/2015


1523.
1524.
1525.

PENGUJIAN KUAT TARIK TAK LANGSUNG


Hari/ Tanggal Uji
:
Diuji oleh :
Jenis Batuan/ Semen
:
Diperiksa
:
Hari/ Tanggal Pembuatan Conto
:

1526.
1527.

oleh

Tabel 3.3 Dimensi Ukuran Conto Uji Kuat Tarik Tak


Langsung

1528.
K
1532.
N

1542.
D

1572.
T

1529.
1533.
1

1534.
2

1543.

1544.

1553.

1554.

1563.

1530.
1535.
R

1536.
1

1537.
2

1546.

1547.

1556.

1557.

1564.

1566.

1573.

1574.

1583.

1584.

1593.

1594.

1545.

1575.

1531.
1538.
R

1539.

1540.
2

1549.

1550.

1559.

1560.

1567.

1569.

1570.

1576.

1577.

1579.

1580.

1586.

1587.

1589.

1590.

1596.

1597.

1599.

1600.

1548.

1578.

1602.
1603.

Tabel 3.4 Pengujian Kuat Tarik Tak Langsung


1604. Harga
Kalibrasi
Alat

1606.
N
1610.
1
1614.
2
1618.
1
1622.
2
1626.
1
1630.
2

1607.
Ko

1605.
1608.
F
1612.

1611.
1616.
1620.
1619.
1624.
1628.
1627.
1632.

1609.
t
(M
pa)
1613.
1617.
1621.
1625.
1629.
1633.

1634.
24

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

1541.
R

1551.

1581.

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
Semester Genap Tahun 2014/2015

UNIPAINTANT

1635.

25

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
Semester Genap Tahun 2014/2015
1636.

UNIPAINTANT

DAFTAR PUSTAKA

1637.

Rai M. A., Kramadibrata S., Wattimena R. K. 2012. Catatan Kuliah


Mekanika Batuan. Laboratorium Geomekanika dan Peralatan Tambang
Institut Teknologi Bandung.

1638.

Anonymous. n.d. http://www.scribd.com/doc/200044436/Penuntun-Prak.


(13 Maret 2014).

26

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
UNIPAINTANT

Semester Genap Tahun 2014/2015

1639. L
1640. A
1641. P
1642. I
1643. R
1644. A
1645.

27

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
UNIPAINTANT

Semester Genap Tahun 2014/2015


1647.

1646.
LAMPIRAN 1
PERALATAN PRAKTIKUM MEKANIKA BATUAN

1648.
1649.
1650.
1651.
1652.
1653.

Neraca
Desikator

0,1

gr

Jangka Sorong

1654.
1655.
1656.
1657.
1658.
1659.
1660.
1661.
1662.

Mesin Kuat Tekan

Dial Gauge

Neraca

0,0001 gr
1663.
1664.
1665.
1666.
1667.
1668.

Oven
1669.

28

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
UNIPAINTANT

Semester Genap Tahun 2014/2015


1671.

1670.
LAMPIRAN 2
FORMAT LAPORAN PRAKTIKUM MEKANIKA
BATUAN

1672.

Contoh Halaman Judul :

1673.

1674.
1675.

LAPORAN PRAKTIKUM
MEKANIKA BATUAN
1676.
1677.
1678.
1679.
1680.
1681.
1682.
1683.
1684.

1685.
1686.
1687.
1688.

1689.
1690.

OLEH :
KELOMPOK 1
1691.
1692.
1693.
1694.
1695.
1696.
1697.
1698.
1699.
1700.
1701.

1702.

29

PROGRAM STUDI D3 TEKNIK PERTAMBANGAN


1703.
JURUSAN TEKNIK
Modul Praktikum Mekanika Batuan
Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
UNIPAINTANT

Semester Genap Tahun 2014/2015


1704.

1707.
1708.

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU


PENGETAHUAN ALAM
1705.
UNIVERSITAS NEGERI PAPUA
1706.
2015
Contoh Halaman Tujuan :
1709.
1710.

LAPORAN PRAKTIKUM
MEKANIKA BATUAN

1711.
1712.
1713.
1714.
1715.
1716.
1717.

Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Kelulusan pada Mata


Kuliah Mekanika Batuan
1718.
Program Studi D3 Teknik Pertambangan
1719.
Jurusan Teknik
1720.
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
1721.
Universitas Negeri Papua
1722.
Tahun Akademik 2014/2015
1723.

1724.
1725.

30

1726.
1727.
DJ

OLEH :
1728.
2012631
00

1729.
DA

1730.
2012632
00

1731.
AN

1732.
2012633
00

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
UNIPAINTANT

Semester Genap Tahun 2014/2015


1733.
SU

1734.
2010400
00

1735.
1736.
1737.
1738.
1739.
1740.
1741.
1742.
1743.
1744.

31

PROGRAM STUDI D3 TEKNIK PERTAMBANGAN


1745.
JURUSAN TEKNIK
1746.
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU
PENGETAHUAN ALAM
1747.
UNIVERSITAS NEGERI PAPUA
1748.
2015

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
UNIPAINTANT

Semester Genap Tahun 2014/2015


1749.
1750.

Contoh Halaman Pengesahan :


1751.

LEMBAR PENGESAHAN

1752.
1753.
1754.
1755.
1756.

Kelompok
: Satu (1)
Jurusan
: Teknik
Program Studi : D3 Teknik Pertambangan

1757.
1758.

Disetujui dan disahkan pada :


1759.
1760.1761.
H

1762.

1763.1764.
T

1765.

1766.
1767.
1768.
1769.
Diperiksa,
1770.
Asisten
1771.
1772.
1773.
1774.
(ASISTEN
PENDAMPING)
1775.
1776.

1783.

32

1777.
Disetujui,
1778.
Dosen Pengampu
1779.
1780.
1781.
1782.
INDRA BIRAWAPUTRA, S.T.,M.T
1784.
1785.
1786.
1787.
Modul Praktikum Mekanika Batuan
Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
Semester Genap Tahun 2014/2015

UNIPAINTANT

1788.

1789.
1790.

33

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
UNIPAINTANT

Semester Genap Tahun 2014/2015


1791.

Format Kata Pengantar :

1792.
1793.

KATA PENGANTAR

1794.
1795.
1796.

Berisi :

1. Pembukaan (ucapan syukur)


2. Maksud/tujuan praktikum
3. Ucapan terima kasih
4. Harapan
1797.
1798.
1799.
1800.
1801.
1802.
1803.
1804. Manokwari,.Juni
2015
1805.
1806. KELOMPOK 1
1807.
1808.
1809.
1810.
1811.
1812.
1813.
1814.
1815.
1816.
34

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
Semester Genap Tahun 2014/2015
1817.
1818.
1819.
1820.
1821.
1822.
1823.
1824.
1825.
1826.
1827.
1828.
B

UNIPAINTANT

Format Laporan :
HALAMAN JUDUL
HALAMAN TUJUAN
HALAMAN PENGESAHAN
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR TABEL
DAFTAR LAMPIRAN
DAFTAR SINGKATAN DAN SIMBOL
1829.
PENDAHULUAN

1830. 1831.
1832.
LATAR BELAKANG
1.1.
1833. 1834.
1835.
MAKSUD DAN TUJUAN
1.2.
1836. 1837.
1838.
WAKTU DAN TEMPAT PRAKTIKUM
1.3.
1840.
1841.
DASAR TEORI
B
1842. 1843.
1844.
MEKANIKA BATUAN
2.1.
1845. 1846.
1847.
PENGUJIAN SIFAT FISIK
2.2
1848. 1849.
1850.
PENGUJIAN SIFAT MEKANIK
2.3
1851.
1852.
HASIL DAN PEMBAHASAN
B
1853. 1854.
1855.
HASIL PENGUJIAN
3.1.
1856. 1857.
1858.
PEMBAHASAN
3.2.
1859.
1860.
PENUTUP
B
1861. 1862.
1863.
KESIMPULAN
4.1.
1864. 1865.
1866.
SARAN
4.2.
1867.
DAFTAR PUSTAKA
1868.
LAMPIRAN-LAMPIRAN

35

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

1839.

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
Semester Genap Tahun 2014/2015
1869.
1.
1871.
2.
1873.
3.

1870.

TABEL HASIL PENGUJIAN

1872.

DOKUMENTASI

1874.

KARTU ASISTENSI

UNIPAINTANT

1875.
1876.

36

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester

Penuntun Praktikum Mekanika


Batuan
UNIPAINTANT

Semester Genap Tahun 2014/2015


1877.
1878.
1879.

Tata Tulis :

1880.

Spesifikasi kertas yang digunakan:

1881.

- Jenis : HVS

1882.

- Warna

1883.

- Berat : 70 gsm

1884.

- Ukuran

1885.

PENGETIKAN

1886.

Pengetikan menggunakan computer

1887.

Jenis huruf Times New Roman, ukuran 12

1888.

Posisi penempatan teks dari tepi kertas:

1889.

Batas kiri

: 4 cm

1890.

Batas kanan

: 3 cm

1891.

Batas atas

: 3 cm

1892.

Batas bawah : 3 cm

KERTAS

: Putih polos
: A4 (21,5 cm x 29,7 cm)

1893.
1894.

PENOMORAN HALAMAN

1895.

Dengan Angka Romawi Kecil

1896.

Untuk bagian pendahuluan dimulai dari halaman judul

sampai dengan halaman sebelum bab pendahuluan, untuk halaman


judul, penomorannya tidak dituliskan.
1897.

Letak: tengah, 1,0 cm dari tepi bawah kertas

1898.

Dengan Angka Arab

1899.

Untuk bagian isi laporan

1900.

Letak: sudut kanan bawah, 1,0 cm dari tepi bawah kertas

dan 3 cm dari tepi kanan kertas


1901.
1902.

PENJILIDAN

1903.

Laporan dijilid semi lux, cover berwarna Merah

1904.

37

Modul Praktikum Mekanika Batuan


Genap Tahun 2014/2015

Semester