Anda di halaman 1dari 2

PERLINDUNGAN KEKERASAN FISIK

RS ISLAM
SULTAN AGUNG
SEMARANG

No. Dokumen

No Revisi

Halaman

74/SPO/RSI
74/SPO/RSI-SA/I/2014

1/2

Tanggal Terbit
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Ditetapkan
Direktur Utama

13 Januari 2014
Dr. H. Masyhudi AM
AM, M.Kes

Pengertian

Kekerasan fisik adalah perbuatan yang mengakibatkan rasa sakit,


sakit jatuh
sakit atau luka berat,
berat atau tindakan fisik yang dilakukan terhadap orang
lain yang mengakibatkan luka fisik

Tujuan

Mencegah dan melindungi terjadinya kekerasan fisik baik dari pasien,


pengunjung maupun petugas rumah sakit.

Kebijakan

Rumah sakit bertanggung jawab melindungi pasien dari kekerasan fisik


baik dari pengunjung,
pengunjung

pasien lain maupun dari staf rumah sakit

(Peraturan Direktur Rumah Skit Islam Sultan Agung Nom


Nomor : 73/PER/RSISA/I/2014 tentang Kebijakan Perlindungan Pasien dari Kekerasan Fisik)
Prosedur

1. Berikan kesempatan pada pasien untuk menceritakan masalahnya.


masalahnya
2. Beritahu pasien,
pasien bahwa petugas akan menjaga kerahasiaan
informasi yang diberikan
3. Tunjukkan sikap peduli, ramah dan lakukan kontak mata dengan
pasien
pasien.
4. Tanyakan pada orang tua,
tua saudara atau orang yang merawat
tentang penyebab dari penganiayaan tersebut.
5. Hindari sikap diskriminatif terhadap pasien penyandang cacat.
cacat
6. Hindari sikap menyalahkan pada pasien cacat,
c
lansia maupun anak ,
karena keterbatasannya.
keterbatasannya

PERLINDUNGAN KEKERASAN FISIK

RS ISLAM
SULTAN AGUNG
SEMARANG
Prosedur

No. Dokumen

No Revisi

Halaman

74/SPO/RSI
74/SPO/RSI-SA/I/2014

2/2

7. Deteksi dan identifikasi yang akurat terhadap tanda tanda


kekerasan fisik
fisik.
8. Perhatikan cidera yang tidak lazim untuk tingkat usia dan
perkembangan anak,
anak misalnya fraktur atau dislokasi
9. Perhatiakan adanya cidera atau luka yang tidak dilaporkan
10. Tanyakan pada pasien,
pasien siapa yang di ijinkan pasien untuk
berkunju
berkunjung
11. Yakinkan pada pasien bahwa pasien mendapat perlindungan yang
sama dengan pasien yang lain
1. Yakinkan pada pasien/keluarga/orang tua bahwa selama pasien
dirawat di rumah sakit akan dilindungi dari ancaman kekerasan fisik.

Unit terkait

2. Security
curity
3. Petugas kesehatan

Anda mungkin juga menyukai