Anda di halaman 1dari 13

LEMBAR PENGESAHAN

ASUHAN KEPERAWATAN BAYI BARU LAHIR (By Ny.K) DIRUANG PERSALINAN


PUSKESMAS KESESI 1

Telah Disahkan
Pada Tanggal:

Mengetahui :
Pembimbing Akademik

Pembimbing Klinik

(.............................................)
(.............................................)

PROGAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS PEKALONGAN

2015

ASUHAN KEPERAWATAN PADA BAYI BARU LAHIR (By Ny.K)


DIRUANG PERSALINAN PUSKESMAS KESESI 1
PENGKAJIAN
Tanggal dan waktu pengkajian : 05 november 2015 pukul 05.10
WIB,Pengumpulan data dengan observasi secara langsung dan
medical report bayi.
a) Identitas Bayi
Nama
: By Ny. K
Tanggal lahir/jam lahir: 05 november 2015 pukul 05.10 WIB
Jenis kelamin
: Perempuan
No RM
:b) Identitas Orang Tua
:
Nama ibu : Ny. K
Umur
: 26 tahun
Alamat
: Desa Kaibahan Rt 02/05 Kecamatan kesesi
Kab. Pekalongan
Pendidikan
: SD
Kebangsaan
:Indonesia
Pekerjaan :Ibu rumah tangga
Agama
:Islam
Nama Ayah
Umur
Alamat

: Tn. S
: 29 tahun
: Desa Kaibahan Rt 02/05 Kecamatan kesesi

Kab. Pekalongan
Kebangsaan
:Indonesia
Pekerjaan : buruh
Agama
: Islam
Riwayat kehamilan dan kelahiran
a. Prenatal
Jumlah Pemeriksaan ke bidan sebanyak 6x di bidan
desa.Melakukan imunisasi TT lengkap , HPMT : 05-2-2015,HPL
12-11-2015 kenaikan BB selama hamil 10kg
b. Intranatal
Bayi Ny.K lahir tanggal 05 november 2015 pukul 05.10 WIB
masa gestasi 39 minggu status gestasi G1P0A0 bayi dilahirkan

secara spontan dibantu oleh bidan jaga tempat melahirkan di


PUSKESMAS KESESI 1
c. Post natal
APGAR score 9-10-10 jenis kelamin perempuan, BB= 3500 gr,
PB = 48cm, LK=32cm, LD=32cm air ketuban jernih, tali pusat
masih basah dan rapuh.
Nilai APGAR

Bunyi jantung
Pernafasan
Tonus otot
Reflek
Warna

Jumlah
PEMERIKSAAN FISIK
Kesadaran : compos mentis
Keadaan umum : cukup baik
1. TTV
DJA
: 144 x/mnt
Suhu
: 36o C
Respirasi
: 44 x/mnt
2. Kepala
Cepal hematoma : tidak ada
Cepal succedenium
: tidak ada
Sutura
: Belum menutup
Rambut
:Hitam Halus
3. Mata
Kesimetrisan
: Simetris antara mata kanan dan kiri
Sklera
: Putih tidak ada ikhterus
Konjungtiva
: Merah muda
4. Hidung
Lubang hidung
: Ada dan kedua lubang hidung
simetris
Cuping hidung
: Ada
5. Mulut dan Lidah
Palatum
: Normal
Warna palatum : Merah muda
Warna lidah
: Merah muda
6. Telinga

Kesimetrisan
Warna
:
Daun telinga
Lekuk telinga
Cairan yang keluar
7. Leher
Kelenjar Thyroid :
JVP
:
8. Dada
DJA
:
Gerakan
:
9. Mamae
Putting
:
Areola
:
10.
Abdomen
Bentuk
:
Bising usus
:
Tali pusat
:

: Simetris antara kiri dan kanan


Sama dengan kulit wajah
: ada
: ada
: Tidak ada dan tidak ada lesi
Tidak ada pembesaran
Tidak ada peninggian
146 x/mnt
Dapat mengembang dan mengempis
ada
menyebar disekitar putting
Bulat lonjong
ada
masih basah dan rapuh

11.
Punggung,Pinggul,dan Bokong
Tonjolan punggung
: Tidak ada
Lipatan bokong : Simetris
Warna kulit bokong
: Merah
12.
Genetalia
Kondisi
:Labia mayora menutupi labia minora
Keluar cairan
: tidak ada
13.
Tangan
Pergerakan
: Baik
Jari tangan kanan/kiri : Lengkap
Reflek menggenggam : ada
Warna
: Merah,sedikit kebiru-biruan
14.
Kaki
Pergerakan
: baik
Jari kaki kanan/kiri
: Lengkap
Refleks babinski : belum
15.
Badan
Aktivitas
: Baik
Warna kulit
: Merah,penurunan jumlah lemak subcutan
Lanugo
: Ada
Cyanosis
: pada ekstermitas
Tekstur
: Halus
16.
Anus
: mempunyai lubang anus

Pemeriksaan data penunjang


DATA

HASIL

NILAI NORMAL

9,0

12.7-18.7

Hematologi
Hemoglobin
Eritrosit

4.1-5.3

Hematokrit

42-62

Indek eritrosit
MCV

84-128

MCH

26-28

MCHC

26-34

Lekosit

6-17.5

Trombosit

150-450

RDW-CV

11.5-14.5

MPV

7.2-11.1

DATA FOKUS
DS:
Bayi Ny.K lahir tanggal 05 November 2015 jam 05.10 WIB masa
gestasi 39 minggu status gestasi G1P0A0 bayi dilahirkan secara
spontan dibantu oleh bidan tempat melahirkan di puskesmas kesesi
1
DO:
APGAR score 9-10-10 jenis kelamin perempuan, BB= 3500 gr, PB =
48cm, LK=32cm, LD=32cm air ketuban jernih, tali pusat masih
basah dan rapuh. Kesadaran : compos mentis,.Keadaan umum :
cukup baik sucking: menunjukan reflek hisap yang kuat(ada,namun
masih belum kuat,belum terlatih),Ibu belum menyusui, DJA: 144
x/mnt,Suhu: 36 C,Respirasi: 44 x/mnt

ANALISIS DATA
Data

Penyebab

Ds. -

Bayi baru lahir

Masalah
Bersihan
jalan napas

Do.- Terdapat sisa air

tak efektif

ketuban pada saluran napas

Bayi bersin
dan
batuk
Pernapasan ireg
uler 36x/m

Dinding alveoli terbungkus oleh


cairan
Merangsang sekresi surfaktan

Adanya tekanan negatif

Alveoli mengembang

Mukus dieksresikan ke jalan napas

Tertumpuknya mukus pada saluran napas


Ds. -

Terpajan dengan lingkungan ekstrauteri

Do.:

Risiko
penurunan

- Tubuh menggil
0

- Suhu badan 36,2 C


- Bayi gemetar

Tubuh beradaptasi dengan lingkungan

suhu tubuh

Proses pelepasan panas yang berlebihan

Suhu tubuh menurun

DsDo
Tali pusat masih
basah
- Panjang 5 cm

Terpotong tali pusat

Risiko
infeksi

Luka
Jalan masuk (port d entree

mikroorganisme
Resiko infeksi

DIAGNOSA KEPERAWATAN DAN INTERVENSI


N

Diagnosa

o
1

Keperawatan
Resiko Perubahan

Tujuan dan KH

Intervensi

Setelah dilakukan

Mengatur temperature :

suhu tubuh:

tindakan

1.Monitor temperatur klien

hipotermi/hyperte

keperawatan

sampai stabil

rmi yang

selama 1X 24 jam

2.Monitor nadi, pernafasan

berhubungan

diharapkan klien

3. Monitor warna kult

dengan

terhindar dari

4. Monitor tanda dan gejala

lingkungan yang

ketidak-

hipotermi / hipertermi

baru (udara luar)

seimbangan suhu

5. Perhatikan keadekuatan

dan penurunan

tubuh dengan KH :

intake cairan

jumlah lemak

Termoregulasi

6. Pertahankan panas suhu

subcutan.

Neonatus

tubuh bayi (missal : segera

- Suhu 36,5-37,5

ganti pakaian jika basah)

7. Bungkus bayi dengan

- RR : 30-60

segera setelah lahir untuk

X/menit

mencegah kehilangan panas

- HR 120-140

8. Letakkan bayi setelah lahir

X/menit

di bawah lampu sorot /

- Warna kulit

sumber panas

merah muda

10. Jelaskan kepada

- Tidak ada

keluarga cara untuk

distress respirasi

mencegah kehilangan panas /

- Hidrasi adekuat

mencegah panas bayi berlebih

- Tidak menggigil

Resiko

Setelah dilakukan

Pemenuhan Nutrisi Bayi

pemenuhan

tindakan

1.Kaji kebutuhan nutrisi Bayi

nutrisi kurang dari

keperawatan

2.Observasi intake dan output.

kebutuhan tubuh

selama 1X 24 jam

3.Observasi reflek hisap dan

berhubungan

diharapkan

menelan.

dengan

pemenuhan nutrisi

4.Beri minum sesuai program

ketidakmampuan

bayi dapat

5.Kaji kesiapan ibu untuk

tubuh dalam

terpenuhi

menyusui.

mencerna nutrisi

Dengan KH:

6.Timbang BB setiap hari.

(imaturitas

-Reflek hisap dan

saluran cerna).

menelan baik
-Muntah (-)
-Kembung (-)
-BAB lancar
-Berat badan
meningkat 15
gr/hr
-Turgor elastis.

Resiko infeksi

Setelah dilakukan

Mengontrol Infeksi :

b/d kurangnya

tindakan

1. Bersihkan box / incubator

pertahanan

keperawatan

setelah dipakai bayi lain

imunologis, faktor

selama 1X

2 Pertahankan teknik isolasi

lingkungan dan

24 jam, pasien

bagi bayi ber-penyakit

tali pusat masih

diharapkan

menular

basah

terhindar dari

3.Batasi pengunjung

tanda dan gejala

4. Instruksikan pada

infeksi dengan

pengunjung untuk cuci tangan

KH :

sebelum dan sesudah

Status Imun :

berkunjung

- RR : 30-

5.lakukan perawatan tali pusat

60X/menit

secara rutin dgn prinsip asertif

- Irama napas

6. Cuci tangan sebelum dan

teratur

sesudah mela-kukan tindakan

-Suhu 36-37 C

keperawatan

- Integritas kulit

7 Pakai sarung tangan dan

baik

baju sebagai pelindung

- Integritas

8. Pertahankan lingkungan

nukosa baik

aseptik selama pemasangan

Leukosit dalam
batas normal

alat
9. mengukur TTV
10. Tingkatkan intake nutrisi
11.Kolaborasi: Beri antibiotik.
Mencegah Infeksi
1. Monitor tanda dan gejala
infeksi sistemik dan lokal
2 Batasi pengunjung
3 Pertahankan teknik aseptik
pada bayi beresiko
4.Bila perlu pertahankan
teknik isolas
5. Inspeksi kulit dan membran
mukosa terhadap kemerahan,
panas,
dan drainase,perawtan tali
pusat secara berkala
6. Dorong masukan
nutrisi yang cukup
7 Kolaborasi:Berikan antibiotik
sesuai program

IMPLEMENTASI KEPERAWATAN
No

Tangga

Jam

Dx

(WIB

Tindakan

Hasil

Mengukur TTV

DO: S=36C

)
1,3

Prf

R=44x/menit
N=144x/menit
DS:Bayi
1

Meletakkan bayi di infarm

menangis kuat
DO:Bayi terlihat

warmer

diam

Memakaikan baju ,popok

DS:DO:bayi tampak
merasa hangat

Menganti popok dan

DS:DO:bayi tampak

gedong

menangis

Memakaikan baju,popok

DS:DO: bayi terlihat

dan mengedong pada bayi

nyaman

Melakukan tindakan asertif

DS:DO:perawat

sebelum memegang bayi

tampak sudah
melakukan
tindakan cuci
tangan

Menganti popok dan

DS :DO: bayi

gedong dan memonitor

bergerak aktif

tanda-tanda infeksi

saat diganti
popok dan
gedongnya,tidak
ada tanda-tanda
infeksi

Memanasi bayi dengan

DS:DO:bayi terlihat

sinar matahari,memberi

nyaman,

pemahaman untuk

DS:keluarga

pembatasan pengunjung

mengamati
memahami apa

yg dikatakan
2

perawat
DO:berat badan

Menimbang bayi

bayi 3500 gram


3

DS:DO:bayi

Merawat tali pusat

menangis,tali
pusat masih agak
basah
1

Memakaikan baju,popok

DS:DO: bayi tidak

dan gedong bayi

menangis,bayi
tampak hangat
dan nyaman.

1,3

DS:DO: N:144x/menit

Mengukur TTV

R:44x/menit
S: 36,2OC
2

Menimbang berat badan

DS:DO:tampak berat

bayi

badan bayi turun


menjadi 3500
gram

DS:Menganjurkan kepada klien DO:bayi terlihat

untuk meyusui bayinya

tidur dan
menghisap
putting susu ibu
dengan kuat
DS:-

EVALUASI KEPERAWATAN
Hari

No DX

SOAP

TTD

/tangal
1
(Resiko

S :O : Suhu tubuh bayi

Perubahan suhu

dalam batas normal

tubuh:

tidak terdapat

hipotermi/hyperte

tanda-tanda

rmi yang

hipotermi
N:

berhubungan
dengan
lingkungan yang
baru (udara luar)

144X/menit
S :36,20C
R:44x/menit
A : Masalah teratasi
P : hentikan
intervensi

2
(Resiko

S :O : bayi mengalami

pemenuhan

penurunan , berat

nutrisi kurang

badan menjadi 2800

dari kebutuhan

gram
A : masalah teratasi

tubuh
berhubungan
dengan ketidak

sebagian
P : lanjutkan

mampuan tubuh

intervensi
Intake dan

dalam mencerna

output makanan

nutrisi (imaturitas

seimbang

saluran cerna).
3
(Resiko infeksi

S :O : Tidak ada tanda-

b/d kurangnya

tanda infeksi,tidak

pertahanan

ada

imunologis, faktor

renbesan,flebitus,tid

lingkungan dan

ak ada oedema, tali

tali pusat masih

pusat sudah mulai

basah .

mengering.
A : Masalah teratasi
sebagian
P : Lanjutkan

Intervensi
- Observasi
kondisi bayi dan
tanda-tanda vital
pertahankan
prosedur tindakan
asertif