Anda di halaman 1dari 48

PEDOMAN

PENGORGANISASIAN UNIT RADIOLOGI


RUMAH SAKIT ISLAM PURWOKERTO

TAHUN 2013

TAHUN 2013

DAN APABILA AKU SAKIT, MAKA DIALAH YANG MENYEMBUHKAN AKU

RUMAH SAKIT ISLAM PURWOKERTO


Jl. H. Masyhuri No. 39 Kotak Pos 144 Purwokerto 53134
Telp. (0281) 630019, Fax. (0281) 635394
E-mail : rsislam.purwokerto@gmail.com

BAB I
PENDAHULUAN
Pelayanan radiologi sebagai bagian yang terintegrasi dari pelayanan kesehatan secara
menyeluruh.

Dengan

semakin

meningkatnya

kebutuhan

masyarakat

terhadap

pelayanan kesehatan, maka pelayanan radiologi sudah selayaknya memberikan


pelayanan yang berkualitas.

BAB II
GAMBARAN UMUM
II.1. Sejarah Rumah Sakit Islam Purwokerto
a. Rumah Sakit Islam Purwokerto berdiri tanggal 5 September 1986
b. Bila pada saat pembukaan Rumah Sakit Islam Purwokerto hanya memiliki satu
deret gedung untuk UNIT RADIOLOGI, Apotik, dan Rawat Inap berkapasitas 20 (
dua puluh ) tempat tidur, sekarang Rumah Sakit Islam Purwokerto memiliki
komplek bangunan terdiri atas 10 ( sepuluh ) deret gedung di tambah satu
masjid.
c. Tahun 1986 Rumah Sakit Islam Purwokerto memiliki tanah seluas 500 ubin,
saaat ini luas tanah sudah mencapai 2,5 hektar, dilokasi terbuka yang memberi
suasana Rumah Sakit yang jauh dari kebisingan maupun polusi udara, bahkan
dengan sudah mulai tingginya pohon buah buahan yang ditanam diseluruh
halaman, memberi suasana sejuk, segar dan asri.
d. Pada awalnya Rumah Sakit Islam Purwokerto berkapasitas 20 tempat tidur dan
kadar hunian sekitar 30 %, saat ini dengan kapasitas 100 ( seratus ) tempat tidur
telah mencapai kadar hunian diatas 70 % ( BOR 70 % ), bahkan pada keadaan
tertentu lebih dari itu.
e. Saat ini Rumah Sakit Islam Purwokerto, memiliki poliklinik umum dan poliklinik
spesialis / sub spesialis, ditangani oleh dokter tetap : satu dokter spesialis bedah,
enam dokter umum dan satu dokter gigi, didukung oleh dokter spesialis / sub
spesialis berstatus paruh waktu terdiri atas dua dokter spesialis penyakit dalam,
dua dokter spesialis kebidanan dan kandungan, satu dokter spesialis anak, dua
dokter spesialis saraf, satu dokter spesialis mata, satu dokter spesialis telinga
hidung - tenggorokan, satu dokter spesialis kulit dan kelamin, satu dokter
spesialis jantung dan pembuluh darah,satu dokter spesialis paru, satu dokter
spesialis anasthesi dan dua dokter spesialis radiologi, satu dokter spesialis
onkologi, dua dokter spesialis patologi anatomi.
f. Para dokter spesialis / sub spesialis tersebut diatas juga melakukan pelayanan
asuhan medis rawat inap dan pembedahan di Rumah Sakit Islam Purwokerto.
g. Rumah Sakit Islam Purwokerto menyelenggarakan Pelayanan Asuhan Medis,
Pelayanan Asuhan Perawatan maupun Pelayanan Umum berlandaskan Islam
dan dikendalikan oleh staf bimbingan rohani islam secara terarah, terkendali dan
terpadu,termasuk pemulasarn jenazahnya, juga menyediakan pelayanan mobil
jenazah dan ambulans ditangani oleh 4 pengemudi dengan dinas pegiliran 24
jam penuh.

h. Akreditasi 5 Pelayanan Mei 1999


i. Akreditasi 12 Pelayanan Juli 2011
II.2. Profil Rumah Sakit Islam Purwokerto
Nama Rumah Sakit

: RUMAH SAKIT ISLAM PURWOKERTO

Nomor Registrasi

: 3302132

Berdiri

: 5 September 1986

Akta pendirian

: No. 19 Tanggal 23 Desember 1986.

Ijin Penyelenggaraan

: No. 445/057/SK/X/2011, tanggal 3 Oktober


2011 Sarana Kesehatan (Perpanjangan)

Keanggotaan PERSI

: No. 086/PERSI/Cab.Jateng/VIII/1989

Keanggotaan MUKISI

: No. 1.034

Kelas RS

: Kelas C ( SK Kemenkes No. HK.03.05/I/976/2011)

Akreditasi

: Terakreditasi Tingkat Lanjut


(Sertifikat No. KARS-SERT/10/VII/2011)

Kapasitas Tempat Tidur

: 100 tempat tidur

Fasilitas kelas

: III Jamkesamas, III Umum, II, I, Utama/VIP

Struktur Organisasi
1. Direktur ----------------------------------- Satuan Pemeriksa Intern
2. Bagian Sekretariat

Sub Bag Umum & Informasi

Sub Bag Kepegawaian

Sub Bag Rumah Tangga

Sub Bag Rekam Medik

3. Bagian Keuangan

Sub Bag Program & Anggaran

Sub Bag Akuntansi & Verifikasi

Sub Bag Kebendaharaan

4. Bidang Pelayanan

Seksi Pelayanan Medis

Seksi Pelayanan Keperawatan

Seksi Pendidikan dan Pelatihan

5. Komite Medik

Subkomite Kredensial

Subkomite Mutu Profesi

Subkomite Etik dan Disiplin

6. Ketenagaan

Dokter Spesialis

Dalam

: 2 dokter ( 1 tetap, 1 paruh waktu )

Bedah

: 3 dokter ( 1 tetap, 2 paruh waktu )

Onkologi

: 1 dokter ( paruh waktu)

Kebidanan & kandungan

: 2 dokter ( paruh waktu )

Anak

: 1 dokter ( tetap )

Jantung & Pembuluh darah

: 1 dokter ( paruh waktu )

Paru-paru

: 1 dokter ( paruh waktu )

Syaraf

: 2 dokter ( 1 tetap, 1 paruh waktu )

Mata

: 1 dokter ( paruh waktu )

THT

: 1 dokter ( paruh waktu )

Radiologi

: 2 dokter ( 1 tetap, 1 paruh waktu )

Anestesi

: 1 dokter ( tetap )

Dokter Umum

: 13 dokter ( 6 tetap, 7 paruh

waktu )

Dokter Gigi

: 1 dokter ( tetap )

Apoteker

: 2 orang ( tetap )

Sarjana Farmasi

: 1 orang ( tetap )

Analis Farmasi

2 orang

3 orang

( 1 tetap, 1

kontrak )

Asisten Apoteker

( 2 tetap, 1

kontrak )

Sarjana Keperawatan

: 2 orang ( tetap )

D3 Keperawatan

: 67 orang ( 58 tetap, 9 kontrak)

D3 Kebidanan

: 9 orang ( tetap )

D1 Kebidanan

: 1 orang ( tetap )

D3 Analis Kesehatan

: 4 orang ( tetap )

D3 Radiologi

D3 Fisioterapi

D3 Kesehatan Lingkungan

D3 Gizi

: 2 orang ( tetap )

D3 Rekam Medik

: 3 orang ( 2 tetap, 1 kontrak)

D3 Manajemen Informatika

S1 Ekonomi

D3 Akuntansi

: 3 orang ( tetap )
: 1 orang ( tetap )
: 2 orang ( tetap )

: 1 orang ( tetap )
: 1 orang ( tetap )
: 2 orang ( tetap )

S1 Pendidikan

S1 Psikologi

: 1 orang ( tetap )

D3 Koperasi

: 1 orang ( tetap )

SLTA

: 53 orang ( 48 tetap, 5 kontrak )

SLTP

: 4 orang ( tetap )

SD

: 1 orang ( tetap )

Jumlah Pegawai Tetap

: 158 orang

Jumlah Pegawai Kontrak

: 17 orang

Jumlah Pegawai Paruh Waktu

: 18 orang

Total

: 193 orang

2 orang ( tetap )

7. Instalasi instalasi :

Instalasi Rawat Jalan / IRJ

Poli Umum

Poli Gigi

Poli Spesialis

Pemulasaraan Jenazah

Instalasi Kegawat Daruratan Medis / UNIT RADIOLOGI

Instalasi Rawat Inap / IRI

Ruang Al Afiah
Kelas III Jamkesmas

42 tempat tidur

19 tempat tidur

11 tempat tidur

Kelas II

12 tempat tidur

Kelas Utama

4 tempat tidur

Ruang Al Barokah
Kelas III Umum

Ruang As Salaam
Kelas I

Ruang As Sakinah

HCU
Perinatal
Ruang Rawat Gabung
Ruang Isolasi

:
4 tempat tidur
:
2 tempat tidur
5 tempat tidur
:
1 tempat tidur

Jumlah

: 100 tempat tidur

Instalasi Farmasi / IF

Instalasi Kamar Bedah & Sterilisasi / IKBS

Instalasi Penunjang Medis / IPM :

Kegiatan Radiologi Klinik


Kegiatan Radiologi
Kegiatan Rehabilitasi Medis

Instalasi Instalasi Gizi / IG

Instalasi Penyehatan Lingkungan ( Cuci & Jahit ) / IPL

Instalasi Pemeliharaan Prasana & Sarana RS ( IP2SRS )

8. Jenis Pelayanan
1.

Pelayanan Asuhan Medis dan Asuhan Keperawatan

Pelayanan Kegawat Daruratan Medis ( UNIT RADIOLOGI ) buka 24


jam

Pelayanan Rawat Jalan ( IRJ )

Poliklinik Umum

Piliklinik Gigi

Poliklinik Spesialis Bedah


Bedah Umum
Bedah Onkologi

2.

Poliklinik Spesialis Penyakit Dalam

Poliklinik Spesialis Penyakit Anak

Poliklinik Spesialis Kebidanan dan Kandungan

Poliklinik Spesialis Penyakit Paru

Poliklinik Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah

Poliklinik Spesialis Syaraf

Poliklinik Spesialis Mata

Poliklinik Spesialis THT

Pelayanan Rawat Inap ( IRI )

Kelas III Jamkesmas

Kelas III Umum

Kelas II

Kelas I

Kelas Utama

HCU

Kamar Bersalin

Perinatal

Rawat Gabung

Isolasi

Pelayanan Penunjang Medis

3.

Ke Farmasian & Alat Kesehatan

Radiologi Klinik

Radiologi

Rehabilitasi Medik/Fisioterapi

Gizi

Transportasi Pasien ( Mobil Ambulan, Mobil Jenazah )

Pelayanan Umum

Pelayanan Rekam Medik

Pelayanan Administrasi Umum

Pelayanan Keuangan

Transportasi Umum ( Mobil Operasional )

BAB III
FALSAFAH, VISI, MISI, NILAI, TUJUAN DAN MOTTO
RUMAH SAKIT ISLAM PURWOKERTO
1. FALSAFAH
Dan apabila aku sakit maka dialah yang menyembuhkanku
(qs. As syuara 80)
2. VISI
Rumah Sakit Swasta yang Terkemuka Tahun 2020
3. MISI
1. Memberikan pelayanan prima dengan biaya yang terjangkau ;
2.

Memberikan pelayanan tanpa membedakan status ekonomi, sosial,


agama, ras dan budaya ;

3. Menggunakan teknologi kesehatan terkini sesuai standar yang berlaku ;


4.

Memberikan pendidikan dan pelatihan kepada pegawai sesuai dengan


kompetensi ;

5. Menyediakan sarana dan prasarana yang aman, nyaman dan asri ;


6. Meningkatkan kesejahteraan pegawai rumah sakit islam purwokerto ;
7. Sebagai wahana untuk ikut serta mensejahterakan masyarakat ;
8.

Ikut serta mensosialisasikan program pemerintah dalam bidang


kesehatan .

4. NILAI
a. Melayani dengan senang, ikhlas dan amanah
b. Melayani dengan optimal dan profesional
c. Melayani dengan tidak dikriminatif.
5. TUJUAN
1. Terwujudnya pelayanan kesehatan prima dengan biaya yang terjangkau

2. Terwujudnya pelayanan kesehatan tanpa membedakan status ekonomi,


sosial, agama, ras dan budaya

3. Terwujudnya pemakaian teknologi kesehatan terkini sesuai standar yang


berlaku.
4. Terwujudnya pendidikan dan pelatihan kepada pegawai sesuai dengan
kompetensi.
5. Tersedianya sarana dan prasarana yang aman, nyaman, dan asri
6. Terwujudnya peningkatkan kesejahteraan pegawai rumah sakit islam
purwokerto.
7. Peningkatan kesejahterakan masyarakat
8. Peningkatan pengetahuan masyarakat dalam bidang kesehatan.
6. MOTTO
Rumah Sakit Islam Purwokerto Mitra Masyarakat Menuju Sehat

BAB IV
STRUKTUR ORGANISASI RUMAH SAKIT ISLAM PURWOKERTO
( RUMAH SAKIT KELAS C )
DIREKTUR
dr. Budi Santosa, Sp.B

Ketua Komite medik


dr. Erri Wulandari

Sub Komite Sub


Kredensial
Komite
Mutu
Profesi

Sub
Komite
Etik &
Disiplin

Ka. Bagian Sekretariat &


Rekam Medik
dr. Rena Susilo

Ka. Bidang Pelayanan


Hasim A, AMK

Ka. Seksi
Pelayanan
Medis dr.
Arinta

Ka. Seksi
Pelayanan
Keperawatan
Sukro H.S.Kep Ns

Kepala Seksi
Pelayanan
pendidikan
Pelatihan
Sukro H.

Ka. SUBBAG
Umum &
Informasi
Ruswanto

Ka. SUBBAG
Rumah Tangga
Andri Supardi

Ka. Bagian Keuangan &


Program
Yasminah, SE

Kepala
Kepegawai
an
Rubiyani

Ka. SUBBAG
Rekam medik
Hasan P, AMK

Ka. SUBBAG
Progran &
Anggaran
Teguh W

Ka. SUBBAG
Progran &
Anggaran
Teguh W

Ka. SUBBAG
Kebendaharaan
Tri Yuli.

S.Kep, Ns

Panitia

Ka. Instalasi
Rawat Inap
Isni M, AMK

Ka. UNIT
RADIOLOGI
dr. Erri Wulandari

Ka. Instalasi Rawat


Jalan
Sunanto, AMK

Ka. Instalasi Kamar


Bedah & Sterilisasi
dr. Lopo T. Sp.B.Onk

R. Al. Alifah
Kls III
Jamkesmas

KETERANGAN

R. As. Salam Kls I


Rawat Gabung, R.
Isolasi

Ka. Instalasi
Penunjang Medik
Daryono, AMD

Ka. Instalasi
Penyehatan
Lingkungan
Mardi T, AMD

Ka. Instalasi
Gizi
Rubiyati

Ka. Instalasi
Pemeliharaan
Sarana
Prasarana RS
Darwoto

Ka. Perawat IKBS


Hambar T, AMK

Ka. Perawat UNIT


RADIOLOGI
Karmo, AMK

R. Al. Barokah Kls III


Umum, HCU, Peristi,
R. Gabung, R. Isolasi

Ka. Instalasi
Farmasi
Afnita S, Si.Apt

R. As. Sakinah Kls


Utama, Kls II

Poli 1

Poli 2

Poli 3

Poli Gigi

Pemulasaran
Jenazah

Unit
Radiologi

Unit Radiologi

Unit
Fisioterapi

Rumah Sakit Islam Purwokerto


STRUKTURAL

DIREKTUR

FUNGSIONAL
dr. Budi Santosa, Sp.B

BAB V
VISI, MISI, FALSAFAH, MOTTO UNIT RADIOLOGI
1. FALSAFAH
Dan apabila aku sakit, maka Dia-lah yang menyembuhkanku.
2. VISI
Atas dasar ikhsan bagi kemanusiaan, mewujudkan pelayanan gawat darurat di
rumah sakit islam purwokerto secara paripurna, diselenggarakan secara profesional
sesuai standar yang berlaku di indonesia dalam tingkat mutu yang setinggi
tingginya serta terjangkau oleh lapisan masyarakat.
3. MISI
a. Memberikan pelayanan kegawatdaruratan prima dengan biaya yang
terjangkau.
b. Memberikan pelayanan kegawatdaruratan tanpa membedakan status
ekonomi, sosial, agama, ras, dan budaya.
c. Menggunakan teknologi kesehatan terkini sesuai standar yang berlaku.
d. Memberikan pendidikan dan pelatihan kepada tenaga medis sesuai dengan
kompetensi.
e. Menyediakan sarana dan prasarana medis yang aman, nyaman, dan asri.
f. Meningkatkan kesejahteraan tenaga medis rumah sakit islam purwokerto.
g. Tenaga medis turut serta berperan dalam mensejahterakan masyarakat.
h. Ikut serta mensosialisasikan program pemerintah dalam bidang kesehatan.

4. MOTTO
UNIT RADIOLOGI Mitra Masyarakat Menuju Sehat.

BAB VI
STRUKTUR ORGANISASI UNIT RADIOLOGI
Kepala
UNIT RADIOLOGI

SMF
dokter jaga dan dokter spesialis
konsultan UNIT RADIOLOGI

Koordinator
Perawat UNIT RADIOLOGI

SATGAS
I

SATGAS
II

SATGAS
III

SATGAS
IV

Koordinator
Bidan UNIT RADIOLOGI

SATGAS
I

SATGAS
II

SATGAS
III

SATGAS
IV

BAB VII
URAIAN JABATAN
VII.1. Kepala UNIT RADIOLOGI
Nama Jabatan

: Kepala UNIT RADIOLOGI

Unit Kerja

: UNIT RADIOLOGI

Uraian Tugas

1. Membuat dan mengevaluasi sistem, Pedoman, SPO, Juknis kegiatan


pelayanan UNIT RADIOLOGI,
2. Mengatur shift dinas dokter jaga UNIT RADIOLOGI
3. Merencanakan sumber daya untuk pelaksanaan kegiatan, mengevaluasi
kebutuhan sumber daya yang dipergunakan.
4. Membuat

laporan

perencanaan,

kinerja

mengolah

pelayanan
data

menjadi

rumah

sakit,

informasi

sebagai

sebagai

dasar

penunjang

pengambilan keputusan manajemen.


Hasil Kerja :
1.

SPO, Juknis kegiatan UNIT RADIOLOGI


2. Jadwal dinas shift dokter jaga UNIT RADIOLOGI
3. Petunjuk kerja bawahan.
4. Laporan intern dan ekstern yang sudah tercetak.
5. Rencana kerja dan anggaran kebutuhan UNIT RADIOLOGI.
6. Program kerja, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan penyelenggaraan UNIT
RADIOLOGI
Bahan Kerja :
1. Kebijakan, pedoman, Juknis Depkes RI.
2. Kebijakan pengelolaan SDM Rumah Sakit Islam Purwokerto
3. Informasi langsung tak langsung tentang kegiatan bawahan.
4. Rekapitulasi seluruh kegiatan rawat jalan dan rawat inap.
5. Surat tugas dari manajemen.
6. Informasi pengajuan usulan, jadwal dinas dan cuti di UNIT RADIOLOGI.
7. Laporan kasus yang menyangkut pelayanan terhadap pasien dari bawahan.
Perangkat Kerja :
1 Komputer & ATK.
2 Telepon.

Sifat Jabatan :
Jabatan struktural yang dikerjakan pada jam kerja rumah sakit, yaitu :
Senin Kamis

: jam 07.00 - 14.00

Jumat - Sabtu

: jam 07.00 13.00.

Uraian Tugas :
1. Menyusun Panduan dan SPO, tentang :

Skrining Pasien

Triase pasien.

Transfer pasien.

Penundaan pelayanan pasien.

Transportasi pasien

Pemulangan pasien

Pelayanan ambulance.

Observasi pasien di UNIT RADIOLOGI

2. Membuat dan mengevaluasi SPO yang berlaku di UNIT RADIOLOGI


3. Membuat kriteria triase, kriteria observasi pasien, kriteria.
4. Membuat dan menyajikan laporan kegiatan UNIT RADIOLOGI untuk
kepentingan manajemen maupun pihak lain yang berkepentingan.
5. Membuat laporan harian, bulanan.
6. Merencanakan

kebutuhan

sumber

daya

yang

dibutuhkan

untuk

penyelenggaraan UNIT RADIOLOGI di rumah sakit.


7. Membuat jadwal dokter jaga UNIT RADIOLOGI.
8. Membuat permintaan kebutuhan sumber daya, ATK, ART, kebutuhan lain
untuk pelaksanaan kegiatan UNIT RADIOLOGI di RS. Islam Purwokerto
9. Membuat laporan intern dan ekstern rumah sakit secara berkala serta
analisanya.
10. Membuat uraian pekerjaan bagi bawahan.
11. Mengawasi terhadap pelaksanaan kegiatan.
12. Memeriksa laporan kegiatan kunjungan rawat jalan, inap dan penunjang
sebagai bahan pelaporan dan analisa.
13. Menyelesaikan masalah yang timbul di lingkungan UNIT RADIOLOGI
sehubungan dengan kegiatan pelayanan yang tidak dapat diselesaikan oleh
bawahan.
14. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan langsung atau yang
terkait dengan kegiatan UNIT RADIOLOGI.

Tanggung jawab :
1 Ketepatan dan kesesuaian rencana dan tata kerja di UNIT RADIOLOGI.
2 Ketepatan dan Kesesuaian pelaksanaan SPO di UNIT RADIOLOGI.
3 Ketepatan dan kesesuaian rencana kebutuhan sumber daya dengan
realisasi.
4 Kebenaran dan ketepatan laporan kepada managemen.
Wewenang :
1 Menilai, menegur dan memotivasi bawahan di UNIT RADIOLOGI.
2 Mengatur rencana kegiatan penyelenggaraan UNIT RADIOLOGI.
3 Meminta arahan dari atasan.
4 Meminta masukan dari bawahan dan unit kerja lain yang terkait.
5 Memberi saran dan pertimbangan kepada atasan.
Nama Bawahan Langsung :
1. Koordinator keperawatan
2. Koordinator bidan
Korelasi Jabatan :
NO

JABATAN

UNIT

DALAM HAL

Ka. Instalasi Rekam

ORGANISASI
Penunjang Medis

Medis
Penanggung jawab

Instalasi Rekam

Managemen Rekam

Medis

Medis
Karu Instalasi Rawat

Bagian

Koordinasi tentang pelayanan

Inap
Ka. Instalasi Rawat

Keperawatan
Bagian

registrasi RI
Koordinasi tentang pelayanan

Jalan
Ka Instalasi

Keperawatan
Unit Radiologi

registrasi RJ
Pemeriksaan Radiologi

Penunjang Medis

Unit radiologi

Pemeriksaan rongsent

Ka. Instalasi Kamar

Unit fisioterapi
Instalasi Kamar

Terapi fisioterapi
Koordinasi tentang operasi

Bedah dan Sterilisasi

Bedah dan

sito

Sterilisasi

Koordinasi tentang sterilisasi

Bagian yang terkait

instrument.
Koordinasi tugas

10.

Unit lain yang terkait

Pelaporan
Pengarahan
Pengkoordinasian kegiatan

Kondisi Lingkungan Kerja :


N
O

ASPEK

FAKTOR

Tempat kerja : Admission dan Di ruang terbuka, umum dan


Registrasi, Tindakan

tidak ber-AC

Resiko Bahaya :
N
O
1

FAKTOR

ASPEK
Stress lingkungan

Tanggung

jawab

dan

beban

pelaksanaan tugas
Syarat Jabatan :
N

JENIS

PENDIDIKA

PELATIHAN

N
Dokter

Pelatihan ACLS

PENGALAMAN

Pengalaman minimal 5
tahun kerja di rumah sakit

Upaya Fisik :
1. Duduk : sering
2. Berdiri : sering
3. Berjalan

: sering

4. Memegang

: sering

Kondisi Fisik :
1.

Jenis Kelamin : laki-laki/wanita

2.

Berbadan

: sehat jasmani dan rohani

VII.2. Koordinator Keperawatan


Nama Jabatan

: Koordinator Keperawatan

Unit Kerja

: UNIT RADIOLOGI

Pengertian

: Seorang tenaga keperawatan yang diberi tanggung jawab


dan wewenang dalam mengatur dan mengendalikan
kegiatan pelayanan keperawatan di UNIT RADIOLOGI

Ikhtisar Jabatan

Melaksanakan fungsi perencanaan

Melaksanakan fungsi pergerakan dan pelaksanaan

Melaksanakan fungsi pengawasan, pengendalian dan penilaian

Hasil Kerja :
1.

SPO, Juknis kegiatan UNIT RADIOLOGI


2. Jadwal dinas shift perawat jaga UNIT RADIOLOGI

3. Petunjuk kerja bawahan.


4. Laporan intern dan ekstern yang sudah tercetak.
5. Rencana kerja dan anggaran kebutuhan UNIT RADIOLOGI.
6. Program kerja, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan penyelenggaraan UNIT
RADIOLOGI
Bahan Kerja :
1. Susunan langkah kegiatan di UNIT RADIOLOGI.
2. Jadwal jaga perawat di UNIT RADIOLOGI
3. Formulir permintaan cuti
Perangkat Kerja :
1

Komputer dan ATK.

Telepon.
Sifat Jabatan :
Jabatan fungsional yang dikerjakan pada jam kerja shift rumah sakit, yaitu :
Senin Kamis

: jam 07.00 - jam 14.00

Jumat Sabtu

: jam 07.00 - jam 13.00

Uraian Tugas :
a. Melaksanakan fungsi perencanaan (P1) meliputi :
1. Menyusun rencana kerja koordinator keperawatan
2. Berperan serta menyusun falsafah dan tujuan pelayanan keperawatan
di UNIT RADIOLOGI yang bersangkutan
3. Menyusun rencana kebutuhan tenaga keperawatan dari segi jumlah
maupun kualifikasi untuk UNIT RADIOLOGI, koordinasi dengan kepala
seksi keperawatan/ kepala instalasi
b. Melaksanakan fungsi penggerakan dan pelaksanaan (P2) meliputi :
1. Mengatur dan mengkoordinasikan seluruh kegiatan pelayanan di UNIT
RADIOLOGI, melalui kerjasama dengan petugas lain yang bertugas di
ruang rawatnya
2. Menyusun jadwal / daftar dinas tenaga keperawatan dan tenaga lain
sesuai kebutuhan pelayanan dan peraturan yang berlaku di rumah
sakit
3. Melaksanakan orientasi kepada tenaga keperawatan baru/ tenaga lain
yang akan bekerja di UNIT RADIOLOGI.
4. Memberikan orientasi kepada siswa/ mahasiswa keperawatan yang
menggunakan ruang rawatnya sebagai lahan praktek
5. Memberi orientasi kepada pasien/ keluarganya meliputi : penjelasan
tentang peraturan rumah sakit, tata tertib ruang rawat, fasilitas yang
ada dan cara penggunaannya serta kegiatan rutin sehari hari.

6. Membimbing tenaga keperawatan untuk melaksanakan pelayanan /


asuhan keperawatan sesuai standar
7. Mengadakan pertemuan berkala / sewaktu- waktu dengan staf
keperawatan dan petugas lain yang bertugas di ruang rawatnya
8. Memberi kesempatan/ ijin kepada staf keperawatan untuk mengikuti
kegiatan ilmiah/ penataran dengan koordinasi kepala instalasi
9. Mengupayakan pengadaan peralatan dan obat obatan sesuai
kebutuhan berdasarkan ketentuan / kebijakan rumah sakit
10. Mengatur dan mengkoordinasikan pemeliharaan alat agar alat selalu
dalam keadaan siap dipakai
11. Mendampingi visite dokter dan mencatat instruksi dokter khususnya
bila ada perubahan program pengobatan pasien
12. Mengelompokan pasien dan mengatur penempatannya di UNIT
RADIOLOGI menurut tingkat kegawatan, infeksi/ non infeksi untuk
kelancaran pemberian asuhan keperawatan
13. Mengendalikan kualitas system pencatatan dan pelaporan asuhan
keperawatan dan kegiatan lain secara tepat dan benar. Hal ini penting
untuk tindakan keperawatan
14. Memberi motivasi kepada petugas dalam memelihara kebersihan
lingkungan ruang rawat
15. Meneliti pengisian formulir sensus harian pasien di UNIT RADIOLOGI.
16. Menyimpan berkas catatan medic pasien dalam masa perawatan di
UNIT RADIOLOGI dan selanjutnya mengembalikan berkas tersebut ke
bagian medical record bila pasien keluar / pulang dari UNIT
RADIOLOGI tersebut
17. Membuat laporan harian mengenai pelaksanaan asuhan keperawatan
serta kegiatan lainnya di ruang rawat, disampaikan kepada atasannya
18. Membimbing siswa / mahasiswa keperawatan yang menggunakan
UNIT RADIOLOGI sebagai lahan praktek
19. Memberi penyuluhan kesehatan kepada pasien/ keluarga sesuai
kebutuhan dasar dalam batas wewenangnya
20. Melakukan serah terima pasien dan lain- lain pada saat pergantian
dinas
c. Melaksanakan fungsi pengawasan, pengendalian dan penilaian (P3)
meliputi:
1. Mengendalikan dan menilai pelaksanaan asuhan keperawatan yang
telah ditentukan.
2. Mengawasi dan menilai siswa/ mahasiswa keperawatan untuk
memperoleh pengalaman belajar sesuai tujuan program bimbingan
yang telah ditentukan.
3. Melakukan penilaian kinerja tenaga keperawatan yang berada di
bawah tanggung jawabnya
4. Mengawasi, mengendalikan dan menilai pendayagunaan tenaga
keperawatan, peralatan dan obat obatan

5. Mengawasi dan menilai mutu asuhan keperawatan sesuai standar


yang berlaku secara mandiri atau koordinasi dengan tim pengendalian
mutu asuhan keperawatan
Tanggung Jawab :
Dalam melaksanakan tugasnya koordinator keperawatan di UNIT
RADIOLOGI bertanggung jawab kepada kepala UNIT RADIOLOGI terhadap
hal :
1 Kebenaran dan ketepatan rencana kebutuhan tenaga keperawatan
2 Kebenaran dan ketepatan program pengembangan pelayanan keperawatan
3 Keobyektifan dan kebenaran penilaian kinerja tenaga keperawatan
4 Kelancaran kegiatan orientasi perawat baru
5 Kebenaran dan ketetapan protap / SPO keperawatan
6 Kebenaran dan ketetapan laporan berkala pelaksanaan pelayanan
keperawatan
7 Kebenaran dan ketepatan penggunaan alat
8 Kebenaran dan ketepatan program bimbingan siswa/ mahasiswa institusi
pendidikan keperawatan.
Wewenang
Dalam

menjalankan

tugasnya

Koordinator

Keperawatan

di

UNIT

RADIOLOGI mempunyai wewenang sebgai berikut :


1. Meminta informasi dan pengarahan kepada atasan
2. Memberi petunjuk dan bimbingan pelaksanaan tugas staf keperawatan
3. Mengawasi, mengendalikan dan menilai pendayagunaan tenaga
keperawatan, peralatan dan mutu asuhan keperawatan di UNIT
RADIOLOGI
4. Menandatangani surat dan dokumen yang ditetapkan menjadi wewenang
kepala koordinator keperawatan di UNIT RADIOLOGI.
5. Menghadiri rapat berkala dengan kepala instalasi / kepala seksi
keperawatan untuk kelancaran pelaksanaan pelayanan keperawatan
Nama Bawahan Langsung :
1 Satgas jaga
Korelasi Jabatan :
N

JABATAN

O
1

Ka. Instalasi Rekam

UNIT

DALAM HAL

ORGANISASI
Penunjang Medis

Pelaporan

Medis
Penanggung jawab

Instalasi Rekam

Pengarahan
Pengkoordinasian

Managemen Rekam

Medis

kegiatan

Medis
Karu Instalasi Rawat

Bagian

Koordinasi tentang

Inap

Keperawatan

pelayanan registrasi RI

Ka.Instalasi Rawat

Bagian

Koordinasi tentang

Jalan
Keperawatan
Ka Instalasi Penunjang Unit Radiologi

pelayanan registrasi RJ
Pemeriksaan Radiologi

Medis

Unit radiologi

Pemeriksaan rongsent

Ka. Instalasi Kamar

Unit fisioterapi
Instalasi Kamar

Terapi fisioterapi
Koordinasi tentang

Bedah dan Sterilisasi

Bedah dan

operasi sito

Sterilisasi

Koordinasi tentang
sterilisasi instrument.

Kondisi Lingkungan Kerja :


N
O
1

ASPEK

FAKTOR

Tempat kerja : Admission dan Diruang terbuka, umum dan tidak


Registrasi

berAC

Resiko Bahaya :
N
O
1

ASPEK
Stress

FAKTOR

manajerial

dan Tanggung

lingkungan

jawab

dan

beban

pelaksanaan tugas

Syarat Jabatan :
N

JENIS

PELATIHAN

O
1

PENDIDIKAN
DIII

- Pelatihan BTCLS /

keperawatan

PPGD
- Pelatihan menajemen
keperawatan

Upaya Fisik :
1. Duduk

: sering

2. Berdiri

: sering

3. Berjalan

: sering

4. Memegang : sering
Kondisi Fisik :
1. Jenis Kelamin : laki-laki/wanita
2. Berbadan

: sehat jasmani dan rohani

3. Umur minimal : 21 tahun

VII.3. Ka. Satgas Perawat Jaga UNIT RADIOLOGI

PENGALAMAN
- Pengalaman kerja minimal
3 tahun

Nama Jabatan

: Ka. Satgas Perawat Jaga UNIT RADIOLOGI

Unit Kerja

: UNIT RADIOLOGI

Pengertian

: Seorang tenaga keperawatanyang diberi tanggung jawab


Dan wewenang dalam mengatur dan mengendalikan
Kegiatan pelayanan untuk melaksanakan pelayanan
Asuhan keperawatan di UNIT RADIOLOGI.

Uraian Tugas

1.Mengatur dan mengkoordinasikan seluruh kegiatan pelayanan di UNIT


RADIOLOGI, melalui kerjasama dengan petugas lain yang bertugas di
satgasnya.
2.Memberikan orientasi kepada pasien / keluarganya meliputi : penjelasan
tentang peraturan rumah sakit, tata tertib ruang rawat, fasilitas, yang ada dan
cara penggunaanya serta kegiatan rutin sehari hari.
3.Menjaga dan mengkoordinasikan pemeliharaan alat agar alat selalu dalam
keadaan siap pakai.
4.Mendampingi visite dokter dan mencatat instruksi dokter khususnya bila ada
perubahan program pengobatan pasien
5.Melakukan triage pasien
6.Melakukan Skrining pasien
7.Menerima pasien baru sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.
8.Melakukan pengkajian dan menentukan diagnosa keperawatan sesuai dengan
cara :

Mengobservasi keadaan pasien ( tanda tanda vital, kesadaran.


Keadaan

mental dan keluhan utama ).

Melaksanakan anamnesa

9. Menyusun rencana keperawatan sesuai batasan kemampuannya


10. Melaksanakan tindakan keperawatan sesuai batasan kemampuannya

Melaksanakan tindakan pengobatan sesuai program pengobatan

Memberikan penyuluhan kesehatan kepada pasien dan keluarganya.

11. Melatih / membantu pasien yang melakukan latihan gerak.


12. Membantu merujuk pasien kepada institusi pelayanan kesehatan lain yang
lebih mampu sesuai instrukai dokter
13. Malakukan tindakan kedaruratan kepada pasien gawat darurat sesuai SPO
yang berlaku
14. Melaksanakan

evaluasi

tindakan

keperawatan

sesuai

batasan

kemampuannya
15. Melakukan observasi kondisi pasien, selanjutnya melakukan yang tepat
berdasarkan hasil observasi tersebut sesuai batas kemampuannya
16. Berperan serta membahas kasus dalam upaya meningkatkan mutu asuhan
keperawatan di UNIT RADIOLOGI

17. Melaksanakan tugas sore, malam dan hari libur secara bergilir sesuai jadwal
dinas
18. Menciptakan dan memelihara suarana kerja yang baik antara pasien dan
keluarganya sehingga terciptanya ketenangan
19. Mengikuti pertemuan berkala yan diadakan oleh dokter penanggung jawab
unit gawat darurat atau kepala ruangan
20. Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan di bidang keperawatan antara
lain melalui pendidikan dan pelatihan ( intern maupun ekstern ) atas izin
atasan
21. Melaksanakan system pencatatan dan pelaporan asuhan keperawatan yang
tepat dan benar sesuai standar

22. Menyiapkan pasien yang akan pulang meliputi:


a) menyediakan formulir untuk penyelesaian administratif, seperti :
- Surat izin pulang
- Surat keterangan istirahat sakit
- Petunjuk diet
- Resep obat untuk di rumah, jika diperlukan
- Surat rujukan atau pemeriksaan ulang
- Dan lain lain
b) memberi penyuluhan kesehatan kepada pasien dan keluarganya sesuai
dengan keadaan dan kebutuhan pasien mengenai:
- Program diet
- Pengobatan yang perlu dilanjutkan dan cara penggunaanya
- Pentingnya pemeriksaan ulang di rumah sakit, puskesmas atau institusi
-

pelayanan kesehatan lainnya


Cara hidup sehat, seperti pengaturan istirahat, makanan yang bergizi

atau bahan pengganti sesuai dengan keadaan sosial ekonomi


c) melatih pasien menggunakan alat bantu yang dibutuhkannya, seperti :
- Rollstoel
- Tongkat penyangga
- Protesa
d) melatih pasien untuk melaksanakan tindakan perawatan di rumah
misalnya :
- Merawat luka
- Melatih anggota gerak
- Pengaturan diet
23. Melaksanakan serah terima tugas kepada petugas pengganti secara lisan
maupun tertulis, pada saat pergantian dinas

Bahan Kerja :
1. SPO gawat darurat.
2. Buku pedoman pelayanan gawat darurat
3. Buku sistem pelaporan harian di UNIT RADIOLOGI
Perangkat Kerja :
1 Komputer dan ATK.

2 Telepon.

Sifat Jabatan :
Jabatan fungsional yang dikerjakan pada jam kerja shift rumah sakit, yaitu :
Senin Minggu
Shift pagi

: jam 07.00 14.00 WIB

Shift sore

: jam 14.00 21.00 WIB

Shift malam

: jam 21.00 07.00 WIB

Tanggung Jawab :
Dalam melaksanakan tugasnya ka. Satgas di UNIT RADIOLOGI
bertanggung jawab kepada koordinator keperawatan dan ka. UNIT RADIOLOGI
sebagai berikut :
1.

Kebenaran dan ketepatan dalam memberikan asuhan keperawatan


sesuai standar

2.

Kebenaran dan ketepatan dalam mendokumentasikan pelaksanaan


asuhan keperawatan / kegiatan lain yang dilakukan.

3.

Kebenaran dan ketepatan program bimbingan siswa/ mahasiswa


institusi pendidikan keperawatan.

Wewenang
Dalam menjalankan tugasnya Ka. Satgas mempunyai wewenang sebagai
berikut:
1. Meminta informasi dan pengarahan kepada atasan
2. Memberi petunjuk dan bimbingan ke perawat pelaksana
3. Memberi petunjuk, mengendalikan dan menilai pendayagunaan tenaga
keperawatan dan mutu asuhan keperawatan di UNIT RADIOLOGI
4. Menandatangani surat dan dokumen yang ditetapkan menjadi wewenang Ka.
Satgas
5. Menghadiri rapat berkala dengan koordinator keperawatan dan kepala UNIT
RADIOLOGI.
6. Memberikan asuhan keperawatan kepada pasien / keluarga sesuai
kemampuan dan batas kewenangannya.
Nama Bawahan Langsung :
1 Perawat pelaksana
Korelasi Jabatan :
N

JABATAN

UNIT

DALAM HAL

O
1

Ka. Instalasi Rekam

ORGANISASI
Penunjang Medis

Pelaporan

Medis
Penanggung jawab

Instalasi Rekam

Pengarahan
Pengkoordinasian

Managemen Rekam

Medis

kegiatan

Medis
Karu Instalasi Rawat

Bagian

Koordinasi tentang

Inap
Ka Instalasi Rawat

Keperawatan
Bagian

pelayanan registrasi RI
Koordinasi tentang

Jalan
Keperawatan
Ka Instalasi Penunjang Unit Radiologi

pelayanan registrasi RJ
Pemeriksaan Radiologi

Medis

Unit radiologi

Pemeriksaan rongsent

Ka. Instalasi Kamar

Unit fisioterapi
Instalasi Kamar

Terapi fisioterapi
Koordinasi tentang

Bedah dan Sterilisasi

Bedah dan

operasi sito

Sterilisasi

Koordinasi tentang

sterilisasi instrument.
Kondisi Lingkungan Kerja :
N
O
1

ASPEK

FAKTOR

Tempat kerja : Admission dan Diruang terbuka, umum dan tidak


Registrasi

berAC

Resiko Bahaya :
N
O
1

ASPEK

FAKTOR

Stress lingkungan

Tanggung

jawab

dan

beban

pelaksanaan tugas
Syarat Jabatan :
N

JENIS

PELATIHAN

O
1

PENDIDIKAN
DIII keperawatan

- Pelatihan BTCLS

PENGALAMAN
- Pengalaman kerja di
UNIT

RADIOLOGI

minimal 5 tahun .
Upaya Fisik :
1. Duduk

: sering

2. Berdiri

: sering

3. Berjalan

: sering

4. Memegang

: sering

Kondisi Fisik :
1 Jenis Kelamin : laki-laki/wanita
2 Berbadan

: sehat jasmani dan rohani

3 Umur minimal : 21 tahun


VII.4. Satgas Perawat Pelaksana
Nama Jabatan

: Satgas Perawat Pelaksana

Unit Kerja

: UNIT RADIOLOGI

Pengertian

: Seorang tenaga keperawatan yang diberi wewenang untuk


melaksanakan pelayanan / asuhan keperawatan di UNIT
RADIOLOGI

Uraian Tugas
1.
2.
3.

Melakukan triase pasien


Melakukan skrining pasien.
Menyiapkan peralatan keperawatan/medis di unit dawat darurat untuk

kelancaran pelayanan kepada pasien


4.
Menerima pasien baru sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku
5.
Memelihara peralalatan perawatan/medis agar selalu dalam keadaan siap
pakai
6. Memberikan

orientasi

kepada

pasien

tentang

gawat

darurat

dan

lingkungannya, peraturan/ tata tertib yang berlaku, fasilitas yang ada dan
cara penggunaannya
7. Melakukan pengkajian dan menentukan diagnose keperawatan sesuai
dengan kemampuannya, dengan cara:
a) Mengobservasi keadaan pasien ( tanda tanda vital, kesadaran, keadaan
mental dan keluhan utama )
b) Melaksanakan anamnesa
8. Menyusun rencana keperawatan sesuai batasan kemampuannya
9. Melaksanakan tindakan keperawatan sesuai batas kemampuannya
a) Melaksanakan tindakan pengobatan sesui program pengobatan
b) Memberikan penyuluhan kesehatan kepada pasien dan keluarganya
10. Melatih/membantu pasien yang melakukan latihan gerak
11. Membantu merujuk pasien kepada institusi pelayanan kesehatan lain yang
lebih mampu sesuai instrukai dokter
12. Malakukan tindakan kedaruratan kepada pasien gawat darurat sesuai SPO
yang berlaku

13. Melaksanakan

evaluasi

tindakan

keperawatan

sesuai

batasan

kemampuannya
14. Melakukan observasi kondisi pasien, selanjutnya melakukan yang tepat
berdasarkan hasil observasi tersebut sesuai batas kemampuannya
15. Berperan serta membahas kasus dalam upaya meningkatkan mutu asuhan
keperawatan di unit gawat darurat
16. Melaksanakan tugas sore, malam dan hari libur secara bergilir sesuai jadwal
dinas

17. Menciptakan dan memelihara suasana kerja yang baik antara pasien dan
keluarganya sehingga terciptanya ketenangan
18. Mengikuti pertemuan berkala yan diadakan oleh dokter penanggung jawab
unit gawat darurat atau koordinator keperawatan.
19. Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dibidang keperawatan antara
lain melalui pertemuan ilmiah dan penataran atas izin atasan
20. Melaksanakan system pencatatan dan pelaporan asuhan keperawatan yang

a)

tepat dan benar sesuai standar


21. Menyiapkan pasien yang akan pulang meliputi:
menyediakan formulir untuk penyelesaian administratif, seperti :
- Surat izin pulang
- Surat keterangan istirahat sakit
- Petunjuk diet
- Resep obat untuk dirumah, jika diperlukan
- Surat rujukan atau pemeriksaan ulang
- Dan lain lain
b) memberi penyuluhan kesehatan kepada pasien dan keluarganya sesuai
dengan keadaan dan kebutuhan pasien mengenai:
- Program diet
- Pengobatan yang perlu dilanjutkan dan cara penggunaanya
- Pentingnya pemeriksaan ulang dirumah sakit, puskesmas atau
-

institusi pelayanan kesehatan lainnya


Cara hidup sehat, sepertin pengaturan istirahat, makanan yang bergizi

atau bahan pengganti sesuai dengan keadaan social ekonomi


c) melatih pasien menggunakan alat bantu yang dibutuhkannya, seperti :
- Rollstoel
- Tongkat penyangga
- Protesa

d) melatih pasien untuk melaksanakan tindakan tindakan perawatan di


rumah misalnya :
- Merawat luka
- Melatih anggota gerak
- Pengaturan diet
22. Melaksanakan serah terima tugas kepada petugas pengganti secara lisan
maupun tertulis, pada saat pergantian dinas
Bahan Kerja :
SPO gawat darurat.
Buku pedoman pelayanan gawat darurat
Buku sistem pelaporan harian di InstalasiI Gawat Darurat
Perangkat Kerja :
Komputer dan ATK.
Telepon.
Sifat Jabatan :
Jabatan fungsional yang dikerjakan pada jam kerja shift rumah sakit, yaitu :

Senin Minggu
Shift pagi

: jam 07.00 14.00 WIB

Shift sore

: jam 14.00 21.00 WIB

Shift malam

: jam 21.00 07.00 WIB

Tanggung Jawab :
Dalam melaksanakan tugasnya perawat pelaksana di UNIT RADIOLOGI
bertanggung jawab kepada Ka Satgas, Koordinator keperawatan di Instalsi
Gawat Darurat sebagai berikut :
1. Kebenaran & ketepatan dalam memberikan asuhan keperawatan sesuai
standar
2. Kebenanaran & ketepatan dalam mendokumentasikan pelaksanaan asuhan
keperawatan/kegiatan lain yang dilakukan
Wewenang
Dalam melaksanakan tugasnya, perawat pelaksana di UNIT RADIOLOGI
mempunyai wewenang sebagai berikut :
1. Meminta informasi dan petunjuk kepada atasan
2. Memberikan asuhan keperawatan kepada pasien/keluarganya sesuai
kemampuan dan batas kewenangannya

Korelasi Jabatan :
N

JABATAN

UNIT

DALAM HAL

O
1

Ka. Instalasi Rekam

Medis
Karu Instalasi Rawat

Inap
Keperawatan
Ka Instalasi Penunjang Unit Radiologi

pelayanan registrasi RI
Pemeriksaan Radiologi

Medis

Unit radiologi

Pemeriksaan rongsent

Ka. Instalasi Kamar

Unit fisioterapi
Instalasi Kamar

Terapi fisioterapi
Koordinasi tentang

Bedah dan Sterilisasi

Bedah dan

operasi sito

Sterilisasi

Koordinasi tentang

ORGANISASI
Penunjang Medis

Pelaporan

Bagian

Pengarahan
Koordinasi tentang

sterilisasi instrument.

Kondisi Lingkungan Kerja :


N
O
1

ASPEK

FAKTOR

Tempat kerja : Admission dan Diruang terbuka, umum dan tidak


Registrasi

berAC

Resiko Bahaya :
N
O
1

ASPEK

FAKTOR

Stress lingkungan

Tanggung

jawab

dan

beban

pelaksanaan tugas
Syarat Jabatan :
N

JENIS

PELATIHAN

O
1

PENDIDIKAN
DIII keperawatan

- Pelatihan BTCLS

PENGALAMAN
-

Upaya Fisik :
1. Duduk

: sering

2. Berdiri

: sering

3. Berjalan

: sering

4. Memegang : sering
Kondisi Fisik :
1. Jenis Kelamin

: laki-laki/wanita

2. Berbadan

: sehat jasmani dan rohani

3. Umur minimal

: 21 tahun

VII.5. Koordinator Kebidanan


Nama Jabatan

: Koordinator Kebidanan

Unit Kerja

: Ponek

Ikhtisar Jabatan :

Melaksanakan fungsi perencanaan

Melaksanakan fungsi pergerakan dan pelaksanaan

Melaksanakan fungsi pengawasan, pengendalian dan penilaian

Hasil Kerja :
1.

SPO, Juknis kegiatan ponek


2. Jadwal dinas shift bidan jaga ponek
3. Petunjuk kerja bawahan.
4. Laporan intern dan ekstern yang sudah tercetak.
5. Rencana kerja dan anggaran kebutuhan ponek.
6. Program kerja, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan penyelenggaraan ponek
Bahan Kerja :

1.

Susunan langkah kegiatan di ponek

2. Jadwal jaga bidan di ponek


3. Formulir permintaan cuti
Perangkat Kerja :
1.

Komputer dan ATK.

2.

Telepon.
Sifat Jabatan :
Jabatan fungsional yang dikerjakan pada jam kerja shift rumah sakit, yaitu :
Senin Kamis

: jam 07.00 - jam 14.00

Jumat Sabtu

: jam 07.00 - jam 13.00

Uraian Tugas :
1.

Melaksanakan fungsi perencanaan

Menentukan macam, mutu dan jumlah alat yang dibutuhkan dalam


pelayanan ponek

Bersama staf menentukan jumlah pegawai yang dibutuhkan di ponek

Membagi tugas harian dengan memperhatikan jumlah dan tingkat


kemampuan tenaga kebidanan

Menyusun dan mengusulkan program dan pengembangan staf dan


pendidikan.

2.

Berperan aktif menyusun prosedur / tata kerja ruang ponek

Membuat dan menyusun program orientasi bagi pegawai baru

Mentaati peraturan, kebijakan dan peraturan rumah sakit.

Melaksanakan fungsi pergerakan dan pelaksanaan

Memantau seluruh staf dalam penerapan dan pelaksanaan peraturan /


etika yang berlaku di ponek.

Mengatur pelayanan kebidanan dengan kebutuhan tim dan kemampuan


tenaga.

Membuat jadwal shift

Memantau pelaksanaan tugas yang dibebankan

Mengatur pemanfaatan sumber daya secara tepat guna dan hasil guna.

Mengisi dan menyimpan serta menandatangani daftar prestasi untuk


berbagai kepentingan bidan di ponek

3.

Melaksanakan fungsi pengawasan, pengendalian dan penilaian

Mengawasi pelaksanaan tugas masing masing bidan di ponek

Mengawasi, mempertahankan dan mengatur alat alat agar selalu siap


pakai dan tepat guna

Mengawasi pelaksanaan inventarisasi secara periodik

Menganalisa masalah dan melakukan tindak lanjut

Mangawasi kinerja bidan

Tanggung Jawab :
1.

Kelancaran dan ketepatan pelaksanaan di ponek


2. Ketepatan dan kebenaran dalam penulisan di status pasien.
3. Kelancaran pelayanan penerimaan pasien ponek.
4. Ketepatan dan kesesuaian pasien rawat inap dengan kasus, hak kelas, dan
kesepakatan pasien / keluarga dengan rumah sakit.
5. Kebenaran laporan bulanan
Wewenang :

1.

Memotivasi seluruh bidan di ponek.


2. Mengatur rencana kegiatan di ponek
3. Meminta arahan dari atasan.
4. Meminta masukan dari bidan ponek, dan unit kerja terkait.
5. Memberi saran dan pertimbangan kepada atasan.
Nama Bawahan Langsung :
a. Satgas jagas
Korelasi Jabatan :
N
O
1

JABATAN
Ka. Instalasi Rekam
Medis

UNIT
ORGANISASI
Penunjang Medis

DALAM HAL
Pelaporan
Pengarahan

Penanggung jawab

Instalasi Rekam

Pengkoordinasian

Managemen Rekam

Medis

kegiatan

Medis
Karu Instalasi Rawat

Bagian

Koordinasi tentang

Inap
Ka. Instalasi Rawat

Keperawatan
Bagian

pelayanan registrasi RI
Koordinasi tentang

Jalan
Keperawatan
Ka Instalasi Penunjang Unit Radiologi

pelayanan registrasi RJ
Pemeriksaan Radiologi

Medis

Unit radiologi

Pemeriksaan rongsent

Ka. Instalasi Kamar

Unit fisioterapi
Instalasi Kamar

Terapi fisioterapi
Koordinasi tentang

Bedah dan Sterilisasi

Bedah dan

operasi sito

Sterilisasi

Koordinasi tentang

sterilisasi instrument.
Kondisi Lingkungan Kerja :
N
O
1

ASPEK

FAKTOR

Tempat kerja : Admission dan Diruang terbuka, umum dan tidak


Registrasi

berAC

Resiko Bahaya :
N
O
1

ASPEK
Stress

FAKTOR

manajerial

dan Tanggung

lingkungan

jawab

dan

beban

pelaksanaan tugas

Syarat Jabatan :
N

JENIS

PELATIHAN

O
1

PENDIDIKAN
DIII kebidanan

- Pelatihan Ponek

- Pengalaman kerja minimal

- Pelatihan menajemen

5 tahun

kebidanan

Upaya Fisik :
1.

Duduk

: sering

2. Berdiri

: sering

3. Berjalan

: sering

4. Memegang : sering
Kondisi Fisik :
1.

Jenis Kelamin : wanita


2. Berbadan

PENGALAMAN

: sehat jasmani dan rohani

3. Umur minimal : 21 tahun


VII.6. Satgas Bidan Pelaksana
Nama Jabatan

: Satgas Bidan Pelaksana

Unit Kerja

: Ponek

Uraian Tugas

Melaksanakan serah terima setiap pergantian dinas yang mencakup pasien


dan bidan

Melakukan asuhan kebidanan pasien :


Mengkaji keadaan pasien
Membuat rencana asuhan kebidanan

Melakukan tindakan kebidanan


Melakukan evaluasi
Melakukan pencatatan dan pendokumentasian

Menyiapkan, memelihara serta menyimpan peralatan agar selalu siap pakai

Melakukan dinas rotasi sesuai jadwal yang sudah dibuat oleh koordinator
kebidanan ponek UNIT RADIOLOGI.

Bahan Kerja :
a. SPO ponek
b. Buku pedoman pelayanan ponek
c. Buku sistem pelaporan harian di ponek
Perangkat Kerja :
a. Komputer dan ATK.
b. Telepon.
Sifat Jabatan :
Jabatan fungsional yang dikerjakan pada jam kerja shift rumah sakit, yaitu :
Senin Minggu
Shift pagi

: jam 07.00 14.00 WIB

Shift sore

: jam 14.00 21.00 WIB

Shift malam

: jam 21.00 07.00 WIB

Tanggung Jawab :
1.

Kelancaran dan ketepatan pelayanan di ponek


2. Ketepatan dan kebenaran dalam penulisan di status pasien

3. Kelancaran penyelenggaraan di ponek.


4. Kebenaran laporan harian ( pershift ) di ponek.
Korelasi Jabatan :
N

JABATAN

UNIT

DALAM HAL

O
1

Ka. Instalasi Rekam

ORGANISASI
Penunjang Medis

Pelaporan

Medis
Karu Instalasi Rawat

Bagian

Pengarahan
Koordinasi tentang

Inap

Keperawatan

pelayanan registrasi RI

Ka Instalasi Penunjang Unit Radiologi

Pemeriksaan Radiologi

Medis

Unit radiologi

Pemeriksaan rongsent

Ka. Instalasi Kamar

Unit fisioterapi
Instalasi Kamar

Terapi fisioterapi
Koordinasi tentang

Bedah dan Sterilisasi

Bedah dan

operasi sito

Sterilisasi

Koordinasi tentang
sterilisasi instrument.

Kondisi Lingkungan Kerja :


N
O
1

ASPEK

FAKTOR

Tempat kerja : Admission dan Diruang terbuka, umum dan tidak


Registrasi

berAC

Resiko Bahaya :
N
O
1

ASPEK

FAKTOR

Stress lingkungan

Tanggung

jawab

dan

beban

pelaksanaan tugas
Syarat Jabatan :
N
O
1

JENIS

PELATIHAN

PENDIDIKAN
DIII kebidanan

- Pelatihan Ponek

Upaya Fisik :
1. Duduk

: sering

2. Berdiri

: sering

3. Berjalan

: sering

4. Memegang : sering

PENGALAMAN
-

Kondisi Fisik :
1. Jenis Kelamin

: wanita

2. Berbadan

: sehat jasmani dan rohani

3. Umur minimal

: 21 tahun

BAB VIII
TATA HUBUNGAN KERJA
Skema Hubungan Kerja

Instalasi Rawat Inap

Instalasi Penunjang Medis

UNIT RADIOLOGI

Unit Kerja Lain

Instalasi Farmasi

BAB IX
POLA KETENAGAAN DAN KUALIFIKASI

Nama Jabatan

Pendidikan

Ka. Instalasi
Koordinator
Keperawatan

Dokter Umum
DIII Keperawatan

Koordinator Bidan

DIII Kebidanan

Ka. Satgas
DIII Keperawatan
Perawat Pelaksana DIII Keperawatan
Bidan Pelaksana
DIII Kebidanan

Sertifikasi
- ACLS
- BTCLS
- Manajemen kepala
ruang
- Pelatihan APN
- Pelatihan PONED
- Pelatihan PONEK
BTCLS
BTCLS
- Pelatihan APN

Jumlah
Kebutuhan
1 Orang
1 Orang

1 Orang

4 Orang
4 Orang
4 Orang

BAB X
PENILAIAN KINERJA SDM
X. 1. Penilaian Kinerja SDM
Pada masa sekarang ini peningkatan produktifitas dan kualitas kerja
menjadi tuntutan dunia bisnis dan industri yang tidak bisa ditunda lagi bila ingin
memiliki daya saing yang memadai untuk mengatasi persaingan pasar baik
ditingkat nasional, regional maupun global. Gabungan dari kinerja ( hasil kerja )
setiap karyawan akan menghasilkan kinerja perusahaan secara menyeluruh.
Untuk menilai kinerja karyawan dibutuhkan instrumen penilaian kinerja,
yang selanjutnya disebut Pedoman Penilaian Prestasi Kerja Karyawan yang
terdapat standart prestasi kerja yang harus dicapai oleh setiap karyawan. Penilai
membuat penilaian atas dasar skala dengan peringkat baik sekali angka 5 (lima)
sampai dengan Buruk angka 1 (satu). Aspek yang dinilai terdiri dari tiga bagian
bersifat fundamental, yaitu hasil kerja, kerja sama dan kepribadian.
Penilaian prestasi kerja ini merupakan instrumen manajemen yang
penting untuk menilai karyawan sebagai dasar untuk melakukan promosi, mutasi,
pelatihan dan pendidikan yang dibutuhkan, kompensasi, pengakuan dan
penghargaan bagi karyawan.
X.2. Tujuan dan Sasaran
Tujuan ( > 1 tahun )
Tujuan pedoman penilaian prestasi kerja karyawan adalah :
Agar setiap karyawan mengerti standar prestasi kerja yang harus
dicapai dan bagaimana mencapainya, yang keseluruhannya mengacu pada
pelayanan dengan

baik, sehingga dapat memuaskan konsumen dan

selanjutnya dapat mengatasi persaingan pasar, serta menghasilkan laba rumah


sakit

yang

dapat

membuat

manajemen

mampu

untuk

meningkatkan

kesejahteraan karyawan dan mewujudkan misi bersama serta berkelanjutan.


Agar setiap karyawan termotivasi untuk meningkatkan kemampuan,
ketrampilan, usaha dan sikap mental positifnya, sehingga dapat memperoleh
keberhasilan dalam karyanya.
Sasaran ( < 1 tahun )
Meningkatkan produktifitas dan kualitas kerja karyawan serta efisiensi
rumah sakit.

X.3. Prosedur dan Kebijakan Penilaian Prestasi Kerja


Pada dasarnya penilaian prestasi kerja untuk seluruh karyawan dibagi
atas 3 bagian besar sebagai berikut :
1. Penilaian Staf Pelaksana
2. Penilaian Karyawan dengan Jabatan Kepala Urusan / Sederajat dan Kepala
Seksi / Sederajat
3. Penilaian Karyawan dengan Jabatan diatas Kepala Seksi.
X.3.1.Kriteria Penilaian Prestasi Kerja
A. Hasil Kerja
Kecepatan
Kecepatan dalam menyelesaikan pekerjaan dibandingkan dengan waktu yang
telah ditentukan.
Penilaian
Sangat Baik
Baik
Cukup
Kurang
Buruk
Catatan :
-

Cepat
Jauh lebih cepat
Lebih cepat
Sesuai
Lebih lama
Jauh lebih lama

Nilai
5
4
3
2
1

Waktu untuk menyelesaikan pekerjaan diukur dengan time motion study atau
rencana kerja operasional bila tidak dapat diukur dengan time motion study.

Time motion study dibuatnya sesaui dengan jenis pekerjaannya, serta harus
terlebih dahulu mendapat persetujuan direksi.

Ketepatan
Mengerjakan pekerjaan sesuai dengan peraturan perusahaan (Standar Prosedur
Operasional)

Penilaian
Sangat Baik
Baik
Cukup
Kurang
Buruk

Cepat
99 %
96 % - 98 %
95 %
93 % - 94 %
92 %

Nilai
5
4
3
2
1

Banyaknya pekerjaan yang dikerjakan


Mengerjakan jumlah pekerjaan jauh lebih banyak dari volume pekerjaan yang
diharapkan.
Penilaian
Sangat Baik
Baik
Cukup
Kurang
Buruk

Cepat
Jauh lebih banyak
Lebih banyak
Sesuai
Lebih sedikit
Jauh lebih sedikit

Nilai
5
4
3
2
1

Catatan :
Standar jumlah pekerjaan dibuat dan dipertanggungjawabkan oleh masingmasing kabag sesuai dengan jenis pekerjaannya dan harus terlebih dahulu
mendapat persetujuan direksi.
Kepuasan pemakai hasil kerja
Kualitas hasil kerja diukur berdasarkan survey dari kepuasan pemakai hasil
kerja.
Penilaian
Sangat Baik
Baik
Cukup
Kurang
Buruk

Cepat
Jauh lebih banyak
Lebih banyak
Sesuai
Lebih sedikit
Jauh lebih sedikit

Nilai
5
4
3
2
1

Catatan :
Atasan langsung bertanggung jawab untuk membuat survey kepuasan dari para
pemakai hasil kerja yang dalam hal ini diwakili oleh minimal Kasi dari masingmasing bagian.
B. Kerja sama
1. Komunikasi

Menjadi pendengar yang baik, dapat menyampaikan buah pikirannya (setelah


mempertimbangkan pemikiran orang lain) dengan jelas, lugas dan tepat waktu.

Penilaia

Pendenga

Jelas

Lugas

Tepat

Nilai

Waktu

Sangat

Yang baik
Selalu

Selalu

Selalu

Selalu

Baik
Baik

Selalu

Selalu

Selalu

Kadang-

Selalu

Selalu

Kadang-

kadang
Selalu

Selalu

kadang
Kadang-

Kadang-

Kadang-

Selalu

kadang
Kadang-

kadang
Kadang-

kadang
Selalu

Kadang-

kadang
Kadang-

kadang
Kadang-

Kadang-

kadang
Kadang-

kadang
Kadang-

kadang
Kadang-

kadang

kadang

kadang

kadang

Cukup
Kurang

Buruk

Selalu

2. Keterbukaan.
Tulus dalam menerima kritik & saran dan memberikan pemikirannya konstruktif
yang berpengaruh pada kepentingan perusahaan.
Penilaian

Menerima

Menerima

Memberi

kritik

saran

pemikiran

Nilai

Sangat baik
Baik

Selalu
Hampir

Selalu
Selalu

konstruktif
Selalu
Hampir

Cukup

Selalu
Kadang-

Selalu

Selalu
Kadang-

Kurang

kadang
Sesekali

Hampir

kadang
Sesekali

Sesekali

Selalu
Kadang-

Sesekali

Buruk

kadang

5
4

3. Kebanggaan
Bangga bekerja diperusahaan, dalam setiap pemikiran & tindakan menjaga
citra / nama baik perusahaan dan membela kepentingan perusahaan secara
konstruktif.
Penilaian

Bangga

Jaga citra

Membela

Nilai

perusahaan

perusahaa
5
4

Sangat baik
Baik

Selalu
Selalu

Selalu
Hampir

n
Selalu
Hampir

Cukup

Selalu

Selalu
Kadang-

Selalu
Kadang-

Kurang

Kadang-

kadang
Kadang-

kadang
Kadang-

Buruk

kadang
Kadang-

kadang
Sesekali

kadang
Sesekali

kadang
4. Kepercayaan
Yakin atas kemampuan dan kejujuran yang bersangkutan pada perusahaan.
Penilaian
Sangat Baik
Baik
Cukup
Kurang
Buruk

Yakin
Selalu
Hampir selalu
Kadang-kadang
Sesekali
Tidak pernah

Nilai
5
4
3
2
1

5. Keadilan
Bertindak adil dalam pekerjaannya berdasarkan peraturan dan urutan
kepentingan perusahaan.
Penilaian
Sangat Baik
Baik
Cukup
Kurang
Buruk

C. Kepribadian

Bertindak Adil
Selalu
Hampir selalu
Kadang-kadang
Sesekali
Tidak pernah

Nilai
5
4
3
2
1

1. Keramahan
Dalam segala situasi selalu ramah murah senyum dan manis budi bahasanya.
Penilaian
Sangat Baik
Baik
Cukup
Kurang
Buruk

Murah Senyum
Selalu
Hampir selalu
Kadang-kadang
Sesekali
Tidak pernah

Nilai
5
4
3
2
1

2. Kerapihan
Selalu rapih (baik, teratur, bersih) dalam penampilan, cara dan hasil kerjanya.
Penilaian
Sangat Baik
Baik
Cukup
Kurang
Buruk

Rapi
Selalu
Hampir selalu
Kadang-kadang
Sesekali
Tidak pernah

Nilai
5
4
3
2
1

3. Disiplin
Patuh pada peraturan & tata tertib perusahaan dalam melaksanakan
pekerjaannya.
Penilaian
Sangat Baik
Baik
Cukup
Kurang
Buruk

Pelanggaran & Tata

Nilai

tertib
0x
3x
5x
7x
>7x

5
4
3
2
1

4. Sikap mental positif


Dalam segala situasi, berpikir dan berperilaku positif pada saat melaksanakan
pekerjaannya.
Penilaian
Sangat Baik

Berpikir dan
berperilaku
Selalu

Nilai
5

Baik
Cukup
Kurang
Buruk

Hampir selalu
Kadang-kadang
Sesekali
Tidak pernah

4
3
2
1

5. Inisiatif
Memberikan gagasan yang dapat direalisasikan atau melakukan tindakan yang
diperlukan & bermanfaat bagi perusahaan tanpa menunggu perintah atasan atau
dari manapun juga.

Penilaian
Sangat Baik
Baik
Cukup
Kurang
Buruk

Memberikan

Nilai

Gagasan
>3x
3x
2x
1x
Tidak pernah

5
4
3
2
1

X.4. Peningkatan Kompetensi SDM


Pembinaan/pengembangan

kompetensi

tenaga

UNIT

RADIOLOGI

dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan. Tujuan pendidikan dan pelatihan


adalah untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan pelaksanaan tugas
sehingga dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja.

Pendidikan
- Jenjang pendidikan secara formal untuk petugas di UNIT RADIOLOGI adalah
sebagai berikut :

Dokter Umum

DIII Keperawatan

DIII Kebidanan
Pelatihan
Pelatihan untuk peningkatan kompetensi tenaga UNIT RADIOLOGI dilaksanakan

melalui:

Inhouse training, yaitu program pelatihan yang diselenggarakan oleh Rumah Sakit
Islam Purwokerto , meliputi:

Pelatihan Penanggulangan Bencana

Pelatihan Evakuasi

Pelatihan Komunikasi

Pelatihan Manajemen Mutu

Pelatihan Evaluasi Kinerja

Eksternal course, yaitu program pelatihan diluar rumah sakit yang diikuti sesuai
dengan kebutuhan dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit
khususnya UNIT RADIOLOGI.

BAB XI
PROGRAM ORIENTASI
Program orientasi dilakukan pada seluruh pegawai yang masuk ke UNIT RADIOLOGI,
sebelum orientasi diadakan pre test dan post tes, berupa soal pilihan ganda 100 soal
dengan materi yang meliputi :
1. Triase
2. Skrining Pasien

3. Pencatatan rekam medis


4. Tindakan Keperawatan
5. Tindakan Kebidanan
6. Bantuan Hidup Dasar
7. Pengisian lembar keperawatan
8. Transfer Pasien
9. Pemeliharaan Alkes dan Obat UNIT RADIOLOGI
Kegiatan Orientasi
Hari Materi

Waktu

Metode

Penanggung Jawab

Ke
1.

60 menit

Soal dan praktek

Koordinator

Triase

keperawatan
Skrining Pasien

60 menit

Soal dan praktek

RADIOLOGI
Koordinator
keperawatan

Pencatatan Rekam Medis

60 menit

Soal dan praktek

Tindakan Keperawatan

2. Tindakan Kebidanan
Bantuan Hidup Dasar

60 menit

Soal dan praktek

UNIT

RADIOLOGI
Koordinator
keperawatan

2.

UNIT

UNIT

RADIOLOGI
Koordinator
keperawatan

UNIT
ponek

60 menit

Soal dan praktek

RADIOLOGI
Koordinator

60 menit

Soal dan praktek

UNIT RADIOLOGI
Koordinator
keperawatan

UNIT

RADIOLOGI
3.

Pengisian Lembar Keperawatan

60 menit

Soal dan praktek

Koordinator
keperawatan

Transfer Pasien

60 menit

Soal dan praktek

RADIOLOGI
Koordinator
keperawatan

Pemeliharaan ALKES dan Obat

60 menit

Soal dan praktek

UNIT

UNIT

RADIOLOGI
Koordinator
keperawatan
RADIOLOGI

UNIT

BAB XII
RAPAT
XII.1 Rapat Rutin
Rapat Rutin diselenggarakan pada :
Waktu

: Setiap tanggal 5

Jam

: 08.30 s.d 12.00

Tempat

: Ruang Diklat

Peserta

: Ka. UNIT RADIOLOGI, Perawat UNIT RADIOLOGI, Bidan


UNIT RADIOLOGI, Kasi Keperawatan.

Materi

1.

Evaluasi kinerja UNIT RADIOLOGI.

2.

Evaluasi SDM UNIT RADIOLOGI

3.

Evaluasi terhadap materi dan pelaksanaan pelayanan UNIT RADIOLOGI

4.

Perencanaan dan upaya peningkatan kinerja SDM di UNIT RADIOLOGI

5.

Rekomendasi dan usulan untuk peningkatan kinerja pelayanan UNIT


RADIOLOGI.

Kelengkapan Rapat : Undangan, daftar hadir, notulen, rapat, laporan,


rekomendasi/usulan kepada pimpinan
XII.2 Rapat Insidentil
Rapat Insidentil diselenggarakan pada :
Waktu

: Sewaktu-waktu bila ada masalah atau sesuatu hal yang


perlu dibahas dan diselesaikan segera

Jam

: Sesuai undangan

Tempat

: Sesuai undangan

Peserta

: Ka. UNIT RADIOLOGI, Perawat Instalasi Gawat


Darurat, Bidan UNIT RADIOLOGI

Materi

: Sesuai dengan masalah yang dibahas.

Kelengkapan rapat : Buku laporan kegiatan harian

BAB XIII
PELAPORAN

XIII.1. Laporan Bulanan


Laporan bulanan terdiri dari laporan intern dan extern.
Laporan intern meliputi :
1.

Laporan pasien baru dan lama

2.

Laporan pasien emergency dan false emergency

3.

Laporan pasien umum, bedah, dalam, obsgin, anak, dan spesialis lainnya

4.

Laporan pasien kecelakaan lalu lintas dan non lalu lintas

5.

Laporan pasien umum, BPJS, PT KAI, dan pasien asuransi lainnya

6.

Laporan asal pasien

7.

Laporan pasien rujukan dan non rujukan


8.

Laporan pasien rawat inap, rawat jalan, rujuk, meninggal ( DOA/Instalasi


Gawat Darurat )

9.

Laporan kinerja dokter spesialis di UNIT RADIOLOGI

10.

Laporan kinerja dokter jaga UNIT RADIOLOGI

11.

Laporan 10 besar penyakit di UNIT RADIOLOGI

12.

Laporan Utilisasi peralatan medis di UNIT RADIOLOGI

13.

Laporan Jam buka pelayanan gawat darurat


14.

Laporan waktu tanggap pelayanan dokter di UNIT RADIOLOGI


5 menit

15.

Laporan tidak adanya keharusan uang muka

Ditetapkan di Purwokerto
Pada tanggal 5 Oktober 2013
Direktur
Rumah Sakit Islam Purwokerto,

Dr. Budi Santosa, SpB.

<