Anda di halaman 1dari 10

STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 4

TRANSFORMASI KONSEP

EXHIBITION CENTRE (FASHION AND FABRICS)


ENTERANCE TAPAK

TUJUAN
Menentukan penempatan entrance site, sehingga
didapat entrance site yang memenuhi kaidah
arsitektur, dan dapat digunakan secara maksimal
bagi pengguna, kemudahan dalam melakukan
sirkulasi, kelancaran dalam mencapai entrance,
mudah ditemukan dan dilihat, memberikan
kenyamanan bagi pengunjung.

Enterance diletakan lebih masuk ke dalam site untuk mengantisipasi kepadatan antrian
panjang sehingga tidak menggangu sirkulasi jalan utama, selain itu enterance penerimaan
yang lebar memberikan kesempatan pengunjung untuk melakukan manuver kendaraan
dan juga memberikan kesan mengundang pengunjung untuk masuk.

Enterance IN

UNIVERSITAS UDAYANA
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN ARSITEKTUR
NON REGULER

Enterance OUT

MATA KULIAH:
STUDIO PERANCANGAN
ARSITEKTUR 4
SEMESTER/TAHUN:
GANJIL/2015

NO

KETERANGAN

PARAF

DOSEN PEMBIMBING:

MAHASISWA:

Ir. Ida Bagus Gde Primayatna, MErg.


I Nyoman Widya Paramadhyaksa, ST., MT., Ph.D.
Dr. Ir. Anak Agung Ayu Oka Saraswati, MT.
Dr. Ngakan Ketut Acwin Dwijendra, ST, MA.
Ir. I Wayan Meganada, MSArs.

GEDE ANGGA ISWARA


1219251041
CLUSTER 4C

STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 4

TRANSFORMASI KONSEP

EXHIBITION CENTRE (FASHION AND FABRICS)


ENTERANCE TAPAK

TUJUAN

ORNAMEN ENTERANCRE

Menentukan bentuk visualisasi Main Enterance


yang sesuai dengan fungsi utama berupa Fashion &
Fabrics sehingga mampu memberikan estetika yang
dapat mengundang pengunjung untuk masuk.

Bentuk entrance yang


digunakan
mengacu
pada bentuk tipologi
entrance tardisional Bali,
yaitu candi bentar.

Kain merupakan bahan dasar dari busana


bahkan sebagain besar Fashion menggunakan
kain. Sehingga penggunaan kain diharapkan
akan mampu menggambarkan identitas
banguan

Dinding samping Main Enterance diberikan permaian berupa


ornamen batu alam yang diukir dengan motif batik

UNIVERSITAS UDAYANA
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN ARSITEKTUR
NON REGULER

MATA KULIAH:
STUDIO PERANCANGAN
ARSITEKTUR 4
SEMESTER/TAHUN:
GANJIL/2015

NO

Bentuk tipologi tersebut


kemudian di modifikasi
dengan
fungsi
utama
berupa Fashion Centre,
sehingga pengaplikasiannya
menggunakan
bentuk
kain yang terurai sehingga
menghasilkan
bentukbentuk yang dinamis.

Tugu penanda nama IFC (Indonesian


Fashion Centre) yang di desain
menggunkan tempelan batu alam
dan diberikan nuansa motif batik
yang kemudian diletakan pada sisi
Enterance sehingga mudah dikenali
dari arah kedatangan kendaraan.

KETERANGAN

PARAF

DOSEN PEMBIMBING:

MAHASISWA:

Ir. Ida Bagus Gde Primayatna, MErg.


I Nyoman Widya Paramadhyaksa, ST., MT., Ph.D.
Dr. Ir. Anak Agung Ayu Oka Saraswati, MT.
Dr. Ngakan Ketut Acwin Dwijendra, ST, MA.
Ir. I Wayan Meganada, MSArs.

GEDE ANGGA ISWARA


1219251041
CLUSTER 4C

STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 4

TRANSFORMASI KONSEP

EXHIBITION CENTRE (FASHION AND FABRICS)

ORIENTASI, BENTUK, DAN POLA MASSA BANGUNAN


TUJUAN
Menentukan pola massa bangunan yang sesuai
dengan kaidah arsitektur.
Menentukan orientasi masa bangunan yang
disesuaikan dengan karakteristik site.
Menentukan bentuk massa bangunan yang sesuai
dengan kaidah arsitektur.

Konsep pola massa bangunan yang


digunakan adalah monolit dengan
penggabungan
beberapa
pola
cluster (zona public, zona utama,
zona pengelola, zona servis, dan
zona ME), karena sesuai dengan
fungsi bangunan berupa Exhibition
Cenrtre
yang
membutuhkan
hubungan ruang yang kompak,
saling berkaitan, efisien, dan efektif
dalam bersirkulasi dan mudah
dalam penataan site tetapi untuk
bangunan yang bersifat service
seperti ruang ME harus dipisahkan
dari bangunan utama.

Penggunaan bentuk dasar persegi yang


dikombinasikan dengan bentuk lingkaran
yang nantinya dapat diwujudkan sebagai
centre point suatu bangunan.

Bentuk tembereng memberikan kesan dinamis dan


mengurangi bentuk-bentuk yang monoton.

Bentuk persegi diberikan pada salah satu sisi untuk


memberikan kesan formal pada main gate gedung.

Orientasi massa bangunan dibuat tegak lurus dengan sumbu


Utara-Selatan atau menyerong dari bentuk site. Hal ini
direncanakan agar tampilan bangunan dari arah Selatan
jalan dapat telihat secara jelas dan dari arah Utara juga
dapat tampilan fasad bangunan yang jelas sehingga mampu
menjadi Centre Point bangunan dikawasan site tersebut,

UNIVERSITAS UDAYANA
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN ARSITEKTUR
NON REGULER

MATA KULIAH:
STUDIO PERANCANGAN
ARSITEKTUR 4
SEMESTER/TAHUN:
GANJIL/2015

Setengah lingkaran diberikan pada kedua ujung sisi


sehingga memberikan gambaran bentuk bangunan
terkesan oval.

Bentuk utama merupakan kombinasi dari persegi dan lingkaran


yang menghasilkan bentuk bidang segi delapan (Oktasagonal)

NO

KETERANGAN

PARAF

DOSEN PEMBIMBING:

MAHASISWA:

Ir. Ida Bagus Gde Primayatna, MErg.


I Nyoman Widya Paramadhyaksa, ST., MT., Ph.D.
Dr. Ir. Anak Agung Ayu Oka Saraswati, MT.
Dr. Ngakan Ketut Acwin Dwijendra, ST, MA.
Ir. I Wayan Meganada, MSArs.

GEDE ANGGA ISWARA


1219251041
CLUSTER 4C

STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 4

TRANSFORMASI KONSEP

EXHIBITION CENTRE (FASHION AND FABRICS)


PENATAAN RUANG LUAR DAN PARKIR

TUJUAN
Menentukan penataan area parkir baik, yang
nantinya dapat memberikan sirkulasi yang aman
dan nyaman bagi pengguna area, sehingga dapat
digunakan secara maksimal.

Alur sirkulasi kendaraan mobil


pengunjung memasuki area parkir
luar atau dapat menuju langsung ke
Basement

Beberapa penambahan ornamen patung fashion (Manequine) yang


diletakan di atas pond yang digunakan sebagai area penghijauan
serta jalur rekreasi dan sirkulasi. Pedestrian digunakan sebagai area
sirkulasi pejalan kaki, untuk menghubungkan area-area taman, area
parkir dengan bangunan utama.

Banguan Utama

Area parkir motor dibuat dengan bentuk parkir


900, dengan tujuan untuk menampung lebih banyak
sepeda motor, dan lebih mudah dalam hal penataan
areal parkir. Hal ini juga dikarenakan sirkulasi dan
manuver motor yang mudah dan cepat.

Untuk elemen bawah parkir digunakan material grass block,


hal ini untuk mempermudah air hujan untuk terserap
kembali ke dalam tanah.

Penggunaaan
lampu
taman
disediakana pada area parkir
kendaraan
maupun
area
pedestrian pejalan kaki

U
Material Concrete digunakan pada
area jalan karena memiliki tekstur
yang kasar sehingga kendaraan
tidak mudah selip saat bermanuver.

UNIVERSITAS UDAYANA
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN ARSITEKTUR
NON REGULER

MATA KULIAH:
STUDIO PERANCANGAN
ARSITEKTUR 4
SEMESTER/TAHUN:
GANJIL/2015

NO

KETERANGAN

PARAF

Pada areal parkir mobil dibuat


dengan bentuk 450, hal ini karena
bentuk parkir tersebut tidak
membutuhkan ruang sirkulasi
yang luas, dan memudahkan
mobil dalam melakukan manuver
sehingga lebih cepat dan efisien.

DOSEN PEMBIMBING:

MAHASISWA:

Ir. Ida Bagus Gde Primayatna, MErg.


I Nyoman Widya Paramadhyaksa, ST., MT., Ph.D.
Dr. Ir. Anak Agung Ayu Oka Saraswati, MT.
Dr. Ngakan Ketut Acwin Dwijendra, ST, MA.
Ir. I Wayan Meganada, MSArs.

GEDE ANGGA ISWARA


1219251041
CLUSTER 4C

STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 4

TRANSFORMASI KONSEP

EXHIBITION CENTRE (FASHION AND FABRICS)


PENATAAN RUANG LUAR DAN PARKIR

TUJUAN
Menentukan penataan ruang luar yang efektif dan
efisien, yang dapat memberi kenyamanan bagi
pengguna, sehingga memberikan hubungan yang
baik dengan area dalam.

Banguan Utama

Penggunaaan
lampu
taman
disediakana pada area parkir
kendaraan
maupun
area
pedestrian pejalan kaki

Tempat padmasana diletakan di


arah Timur Laut sesuai dengan
penerapan konsep Arsitektur
Tradisional Bali.

U
Pada depan site diberikan tanaman palem
untuk memberi kesan formal dan tropis.
Tanaman palem merupakan tanaman
yang tidak berdaun lebat sehingga fasad
bangunan dari arah jalan tidak terhalang

UNIVERSITAS UDAYANA
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN ARSITEKTUR
NON REGULER

MATA KULIAH:
STUDIO PERANCANGAN
ARSITEKTUR 4
SEMESTER/TAHUN:
GANJIL/2015

NO

Pada beberapa tempat akan diletakan


pohon ketapang sebagai pohon peneduh
dan juga pembatas ruang yaitu area parkir,
perbatasan site dan juga taman.

KETERANGAN

PARAF

DOSEN PEMBIMBING:

MAHASISWA:

Ir. Ida Bagus Gde Primayatna, MErg.


I Nyoman Widya Paramadhyaksa, ST., MT., Ph.D.
Dr. Ir. Anak Agung Ayu Oka Saraswati, MT.
Dr. Ngakan Ketut Acwin Dwijendra, ST, MA.
Ir. I Wayan Meganada, MSArs.

GEDE ANGGA ISWARA


1219251041
CLUSTER 4C

STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 4

TRANSFORMASI KONSEP

EXHIBITION CENTRE (FASHION AND FABRICS)


LANGGAM DAN TAMPILAN BANGUNAN

TUJUAN
LANGGAM
ARSITEKTUR
BALI

Menentukan langgam bangunan dan tampilan


bangunan yang nantinya disesuaikan dengan tema
rancangan serta karakteristik site sehingga dapat
dihasilkan suatu tampilan bangunan yang memiliki
ciri khas tertentu.

LANGGAM
FUTURISTIK

LANGGAM
POST MODERN

BENTUK
Bent
u
dari k bangun
Lang
a
gam n didapa
Hybr
t
id
Pintu gerbang menggunakan konsepsi Tri Angga pada
bentuk yang dinamis dan menggambarkan fashion yang
sebagian besar nernahan kain.
Bentuk tampilan depan bangun terlihat futuristik
yang mengambarkan fashion yang setiap tahun selalu
berubah dan selalu menghasilkan hal-hal baru. Selain
itu kombinasi arsitektur Bali terdapat pada konsepsikonsepsi seperti Tri Angga maupun beberapa bahan
bangunan menggunakan bahan lokal

HYBRID

Kepala
Badan
Kaki

UNIVERSITAS UDAYANA
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN ARSITEKTUR
NON REGULER

MATA KULIAH:
STUDIO PERANCANGAN
ARSITEKTUR 4
SEMESTER/TAHUN:
GANJIL/2015

NO

KETERANGAN

PARAF

DOSEN PEMBIMBING:

MAHASISWA:

Ir. Ida Bagus Gde Primayatna, MErg.


I Nyoman Widya Paramadhyaksa, ST., MT., Ph.D.
Dr. Ir. Anak Agung Ayu Oka Saraswati, MT.
Dr. Ngakan Ketut Acwin Dwijendra, ST, MA.
Ir. I Wayan Meganada, MSArs.

GEDE ANGGA ISWARA


1219251041
CLUSTER 4C

STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 4

TRANSFORMASI KONSEP

EXHIBITION CENTRE (FASHION AND FABRICS)


STRUKTUR DAN BAHAN BANGUAN

TUJUAN
Atap metal

Menentukan sistem struktur bangunan yang


sesuai dengan fungsi dan estetika, yang nantinya
akan memberikan suatu keamanan, kenyamanan
penghuni di dalam bangunan, memiliki kestabilan
dan kekokohan.

Penggunaan bahan metal pada atap untuk


memberikan beban yang kuat terhadap
angin sehingga tidak mudah berubah

Struktur pelengkung beton


Penambahan struktur penunjang berupa
pelengkung beton untuk mengikat
atap menggunakan kabel baja sehingga
mengurangi beban gaya atap terhadap
kolom dan pondasi.

Rangka besi Struktur


Kolom Struktur

Penampang Tiang Pancang

Struktur Rangka Mero

Tiang Pancang

Penggunaan pondasi tiang pancang pada bangunan didasari atas


pertimbangan jenis tanah pada site yang merupakan tanah sawah,
sehingga tanah keras sangat jauh di bawah serta beban bangunan
yang besar, sehingga membutuhkan struktur yang mampu menahan
penurunan permuakaan bangunan.

UNIVERSITAS UDAYANA
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN ARSITEKTUR
NON REGULER

MATA KULIAH:
STUDIO PERANCANGAN
ARSITEKTUR 4
SEMESTER/TAHUN:
GANJIL/2015

Penambahan struktur penunjang berupa


pelengkung beton untuk mengikat atap
menggunakan kabel baja sehingga mengurangi
beban gaya atap terhadap kolom dan pondasi.

NO

KETERANGAN

PARAF

DOSEN PEMBIMBING:

MAHASISWA:

Ir. Ida Bagus Gde Primayatna, MErg.


I Nyoman Widya Paramadhyaksa, ST., MT., Ph.D.
Dr. Ir. Anak Agung Ayu Oka Saraswati, MT.
Dr. Ngakan Ketut Acwin Dwijendra, ST, MA.
Ir. I Wayan Meganada, MSArs.

GEDE ANGGA ISWARA


1219251041
CLUSTER 4C

STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 4

TRANSFORMASI KONSEP

EXHIBITION CENTRE (FASHION AND FABRICS)


ZONING DAN SIRKULASI BANGUNAN
ZONA PENGELOLA

TUJUAN
Menentukan alur sirkulasi dalam bangunan yang
menghubungkan antar ruang dapat tercipta secara
efektif dan efisien.

Zona pengelola merupakan kawasan


untuk pengelola Eksibisi dan sebagai
jalur sirkulasi para eksibitor yang
ingin melakukan eksibition.

ZONA UTAMA

Zona utama merupakan zona yang


digunakan untuk melanggungkan kegiatan
Exibition yang dapat fleksibel menampung
berbagai pameran fashion, busana, dan lain
sebagainya.

ZONA PUBLIC
Zona public di gunakan untuk akses
sirkulasi pengunjung datang. Pada
zona tersebut terdapat lobby, ATM
Centre, Food Court, dan Toilet.

JALUR EVAKUASI

LAY OUT EKSIBITION

HALL

JALUR EKSIBITOR

ZONA SERVIS

Zona public di gunakan untuk akses


sirkulasi pengunjung datang. Pada
zona tersebut terdapat lobby, ATM
Centre, Food Court, dan Toilet.

Area Back Stage dan Storage


penyimpanan perlengkapan eksibisi
Modul yang disewakan untuk eksibisi
fashion besar ukuran 28 m2
JALUR EVAKUASI

JALUR PENGUNJUNG

Modul yang disewakan untuk eksibisi


fashion kecil ukuran 25 m2
Toilet untuk para pengunjung Eksibisi
dan tersedia storage penyimpanan
barang eksibitor

UNIVERSITAS UDAYANA
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN ARSITEKTUR
NON REGULER

MATA KULIAH:
STUDIO PERANCANGAN
ARSITEKTUR 4
SEMESTER/TAHUN:
GANJIL/2015

NO

KETERANGAN

PARAF

DOSEN PEMBIMBING:

MAHASISWA:

Ir. Ida Bagus Gde Primayatna, MErg.


I Nyoman Widya Paramadhyaksa, ST., MT., Ph.D.
Dr. Ir. Anak Agung Ayu Oka Saraswati, MT.
Dr. Ngakan Ketut Acwin Dwijendra, ST, MA.
Ir. I Wayan Meganada, MSArs.

GEDE ANGGA ISWARA


1219251041
CLUSTER 4C

STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 4

TRANSFORMASI KONSEP

EXHIBITION CENTRE (FASHION AND FABRICS)


ZONING DAN SIRKULASI BANGUNAN

TUJUAN
Menentukan zoning dan sirkulasi bangunan yang
menghubungkan antar ruang dapat tercipta secara
efektif dan efisien.

KETERANGAN:

SIRKULASI PENGUNJUNG

SIRKULASI PENGELOLA

R. SERVIS DAN
KEAMANAN

R. PENGELOLA

PARKIR PENGELOLA

RUANG
KONTROL

PARKIR UMUM

BANGUNAN
UTAMA
EXHIBITION
RUANG
PENGELOLA

PARKIR
PENGELOLA &
EKSIBITOR

ATM Centete

EXSIBITOR

SIRKULASI MIKRO

LOBBY

SIRKULASI MAKRO

FOOD COURT

GUDANG

EXHIBITION HALL

LOBBY

UNIVERSITAS UDAYANA
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN ARSITEKTUR
NON REGULER

SEMESTER/TAHUN:
GANJIL/2015

NO

FASILITAS PUBLIC
ATM
CENTRE

KANOPI

MATA KULIAH:
STUDIO PERANCANGAN
ARSITEKTUR 4

FOOD
COURT

KETERANGAN

PARAF

MONEY
CHANGER

PARKIR UMUM

DOSEN PEMBIMBING:

MAHASISWA:

Ir. Ida Bagus Gde Primayatna, MErg.


I Nyoman Widya Paramadhyaksa, ST., MT., Ph.D.
Dr. Ir. Anak Agung Ayu Oka Saraswati, MT.
Dr. Ngakan Ketut Acwin Dwijendra, ST, MA.
Ir. I Wayan Meganada, MSArs.

GEDE ANGGA ISWARA


1219251041
CLUSTER 4C

STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 4

TRANSFORMASI KONSEP

EXHIBITION CENTRE (FASHION AND FABRICS)


RUANG DALAM
DISPLAY STORE

TUJUAN

Motif batik digunakan sebagai motif


partisi pembatas antar store

Plafond Drop Celling dengan


motif Batik

Menentukan ruang dalam bangunan sehingga dapat


menampilkan visualisasi bentuk dan wujud yang
estetis

Display
Product
kain yang
digantung

Partisi dinding CNC


dengan ukiran batik

Display
Product
dengan box
lemari

Display Product
dengan T-Stand

Display Product dengan


menggunakan Wagon, untuk
barang obral

UNIVERSITAS UDAYANA
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN ARSITEKTUR
NON REGULER

MATA KULIAH:
STUDIO PERANCANGAN
ARSITEKTUR 4
SEMESTER/TAHUN:
GANJIL/2015

NO

KETERANGAN

PARAF

Nakas kayu tempat stok


persediaan barang

DOSEN PEMBIMBING:

MAHASISWA:

Ir. Ida Bagus Gde Primayatna, MErg.


I Nyoman Widya Paramadhyaksa, ST., MT., Ph.D.
Dr. Ir. Anak Agung Ayu Oka Saraswati, MT.
Dr. Ngakan Ketut Acwin Dwijendra, ST, MA.
Ir. I Wayan Meganada, MSArs.

GEDE ANGGA ISWARA


1219251041
CLUSTER 4C

Anda mungkin juga menyukai