Anda di halaman 1dari 91

BAB I

RENCANA ORGANISASI

A. LATAR BELAKANG
Puskesmas

sebagai

Kabupaten Garut (UPTD)

unit

pelaksana

teknis

Dinas

Kesehatan

berperan menyelenggarakan sebagian

tugas teknis operasional DINKES KAB/KOTA

dari

dan merupakan unit

pelaksana tingkat pertama serta ujung tombak pembangunan kesehatan


di Indonesia.
Puskesmas sebagai salah satu jenis fasilitas pelayanan kesehatan
tingkat pertama memiliki peranan penting dalam sistem kesehatan
nasional, khususnya sub sistem upaya kesehatan. Sesuai dengan
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2014,
UPTD Puskesmas Bl Limbangan menyelenggarakan upaya kesehatan
masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan
lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif, untuk mencapai
derajat

kesehatan

masyarakat

yang

setinggi-tingginya

di

wilayah

kerjanya.
Dengan
pengelolaan

mengembannya
puskesmas

fungsi

harus

yang

betul

betul

demikian

berat

maka

optimal

untuk

dapat

memuaskan masyarakat, pelanggan sekaligus mensukseskan program


program pemerintah yang dibebankan kepada puskesmas. Salah satu
bagian

dari

pengelolaan

yang

cukup

strategis

yaitu

pengelolaan

keuangan.
Proses pengelolaan keuangan yang selama ini telah dilaksanakan
oleh

UPTD

Puskesmas

Bl

Limbangan

dengan

berpedoman

pada

Permendagri No 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan keuangan


Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

Daerah sebagaimana telah diubah dengan Permendagri No 59 Tahun


2007 dan Permendagri No 21 Tahun 2011 masih banyak mengalami
kendala terutama menyangkut regulasi antara lain :
a. Setor pendapatan cash flow, sehingga tidak boleh digunakan
langsung dan menghambat operasional puskesmas pada saat APBD
belum ditetapkan.
b. Anggaran kaku, dilarang melakukan pinjaman, belanja tidak boleh
melebihi baku pagu, APBD tidak boleh untuk membayar gaji non
pns, dilarang melakukan investasi dan kerjasama langsung.
c. Pengadaan barang/ Jasa High cost, harus mengikuti PERPRES 54
Tahun 2010, tidak boleh menghapus asset tetap/tidak tetap
d. Tarif belum mencerminkan unit cost yang dapat berpengaruh
kepada mutu pelayanan.
e. Perubahan tarif tidak mudah karena semua pembebanan pada
masyarakat harus melalui PERDA
Memperhatikankendala-kendala tersebut UPTD Puskesmas Bl
Limbangan akan segera menerapkan solusi model pengelolaan keuangan
yang lebih tepat sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku
yaitu dengan menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan
Umum (PPK BLU).

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 23

Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum


(Lembaran Negara Republik Indonesia No 4502) serta Permendagri No 61
Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Badan
Layanan

Umum.

Hal

ini

juga

suapaya

adanya

transparansi,

akuntabilitas, good goverment serta kepastian hukum bagi seluruh


pemangku kepentingan.
Untuk dapat menerapkan PPK BLUD ada persyaratan yang harus
dipenuhi yaitu persyaratan teknis, substantif dan administratif. Salah
satu

persyaratan

administratif

yang

harus

dipenuhi

oleh

UPTD

Puskesmas Bl Limbangan yaitu adanya Rencana Bisnis Strategi (RSB).


Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

Rencana Strategi Bisnis ini disusun dengan maksud dan tujuan


adalah sebagai berikut :
1. Sebagai salah satu persyaratan administratif yang harus dibuat
sebagai dokumen 5 tahun dari unit kerja yang akan menerapkan
PPK BLUD
2. Menjabarkan gambaran tentang kondisi UPTD Puskesmas Bl
Limbangan dan sekaligus memahami arah dan tujuan yang ingin
dicapai dalam rangka mewujudkan visi, misi UPTD Puskesmas Bl
Limbangan yang mengacu kepada RENSTRA Dinas Kesehatan dan
RPJMD Kabupaten Garut
3. Tersedianya acuan bagi UPTD Puskesmas Bl Limbangan untuk
perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian (P1,P2,P3) program
dan kegiatan tahunan yang terkait dengan pembiayaan baik yang
bersumber dari pendapatan puskesmas, APBD II, APBD I, APBN
ataupun sumber lain yang syah.
4. Tersedianya satu tolak ukur

pengukur

pencapaian

kinerja

tahunan puskesmas, sesuai dengan arah kebijakan operasional


BLUD
Landasan Hukum yang digunakan dalam penyusunan Renstra
Bisnis adalah sebagai berikut :
1. Undang Undang No 1 Tahun 2004 tentang pembendaharaan Negara
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 No 5 tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia No 4355)
2. Undang Undang No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional.
3. Undang Undang No. 25 Tahun 2004 tentang Sistim Perencanaan
Pengembangan Nasional
4. Peraturan Pemerintah No 20 Tahun 2004 tentang Rencana Kerja
Pemerintah
5. Peraturan Pemerintah No 21 Tahun 2004 tentang Penyususnan
Rencana Kerja dan Anggaran Kementrian Negara/ Lembaga
Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

6. Peraturan Pemerintah No 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan


Keuangan Badan Layanan Umum (Lembaran Negara Republik
Indonesia No 4502)
7. Instruksi Presiden No 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja
Instansi Pemerintah
8. Peraturan Mentri Keuangan No 119/ PMK/05/2007 tanggal 27
September 2007 tentang Persyaratan Administratif dalam rangka
Pengusulan dan Penetapan Satuan Kerja Instansi Pemerintah untuk
menerapkan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum
9. Peraturan Mentri Keuangan No 08/PMK.02/2006 tanggal

16

Februari 2006 tentang Kewenangan Pengadaan Barang /Jasa pada


Badan Pelayanan Umum
10. Peraturan Mentri Keuangan No 44/PMK.05/2009 tentang Rencana
Bisnis dan Anggaran Serta Pelaksanaan Anggaran Badan Layanan
Umum
11. Peraturan Mentri Keuangan No 73/PMK.05/2007 tanggal 28 Juni
2007

tentang

Perubahan

Atas

Peraturan

Mentri

Keuangan

No.10/PMK.02/2006 tentang Pedoman Penetapan Remunerasi Bagi


Pejabat Pengelola Dewan Pengawas dan Pegawai Badan Layanan
Umum
12. Peraturan

Mentri

Keuangan

No

109/PMK.05/2007tanggal

September 2007 tentang Dewan Pengawas Badan Layanan Umum


13. Peraturan Mentri Dalam Negeri No 61 Tahun 2007 tentang Pedoman
Tekis Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah
14. Peraturan Mentri Keuangan No 76/ PMK.05/ 2008 tanggal 23 Mei
2008 tentang Pedoman Akutansi dan Pelaporan Keuangan Badan
Layanan Umum
UPTD Puskesmas Bl Limbangan berdiri sejak tahun 1964 yang pada
awalnya merupakan Balai Pengobatan yang memberikan pelayanan
kesehatan dasar bagi masyarakat Kecamatan Bl Limbangan. Terletak di
JI. Raya Limbangan Tengah No. 119 Desa Limbangan Tengah Kecamtan
Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

Bl Limbangan. Wilayah kerjanya mencakup 14 desa. Sejak tahun 2007


UPTD Puskesmas Bl Limbangan menjadi Puskesmas Dengan Tempat
Perawatan dengan memiliki 14 tempat tidur. Dan pembangunan gedung
PONED pada tahun 2005.

B. VISI
Visi UPTD Puskesmas Bl Limbangan
Terwujudnya Puskesmas Bl. Limbangan yang Ceria (Cerdik,
Efektif,

Responsif,

Inovatif,

Agamis),

Yang

terwujud

dalam

Pelayanan Kami yang Qonaah.


Ceria

: Bersih, Suci, Murni, Bersinar, Cerah.

Cerdik

: Cepat mengerti tentang situasi dan pandai mencari

pemecahannya.
Efektif

: Mempunyai Pengaruh, Manjur atau mujarab, dapat

membawa hasil dan berhasil guna


Responsif

: Merespon secara cepat untuk mendapatkan sesuatu

yang diinginkan karena melihat peluang dan momentum yang ada.


Inovatif

: Bersifat memperkenalkan sesuatu yang baru.

Agamis

: Taat menjalankan Agama yang dipeluknya dengan

penuh keimanan ( memberikan pelayanan dengan ikhlas dan berharap


ridho Alloh Swt ).
Visi

tersebut

bertujuan

untuk

mewujudkan

suatu

keadaan

Puskesmas Bl Limbangan yang ditandai oleh karyawannya yang


mempunyai kesadaran, kemauan dan kemampuan untuk hidup sehat,
hidup dalam lingkungan dan dengan perilaku hidup bersih dan sehat,
memiliki kemampuan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang
bermutu secara adil dan merata serta memiliki derajat kesehatan yang
setinggi tinggjnya Visi ini sejalan dengan visi Kabupaten Garut yaitu
Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

TERWUJUDNYA

KABUPATEN

GARUT

YANG

BERMARTABAT, NYAMAN DAN SEJAHTERA.


C. MISI
1. Mewujudkan pelayanan bidang kesehatan yang profesional dan
amanah.
2. Meningkatkan tata kelola kesehatan berkualitas dan terjangkau serta
meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan yang prima.
3. Memberikan kesejahteraan karyawan UPTD Puskesmas Bl.
Limbangan.
4. Mewujudkan kehidupan masyarakat yang agamis.
5. Mewujudkan infrastruktur yang memadai.
6. Mewujudkan lingkungan yang sehat, aman dan nyaman.
D. STRATEGI
1. UKP
- Unit Gawat Darurat, dikelola dengan tenaga profesional yang telah
-

mempunyai sertifikat ATLS dan BTCLS.


Setiap pelayanan sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Pembangunan Puskesmas yang Futuristik.
Tata ruang Perawatan dan pengadaan fasilitas sesuai dengan SPM.
Mendapatkan Keuntungan dan Kesejahteraan untuk karyawan

UPTD Puskesmas Bl. Limbangan.


2. UKM
- Dengan memanfaatkan dana sepenuhnya dari pusat maupun
pemerintah daerah untuk mencapai program pemerintah.

Latar belakang penetapan misi di atas adalah:


a) Melayani kepentingan masyarakat dalam bidang Kesehatan secara
efektif dan efisien merupakan alasan UPTD Puskesmas Bl Limbangan
terbentuk.
b) Menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang bermutu, adil dan
merata

menuju

pada

kepuasan

pelanggan,

merupakan

filosofi

terbentuknya UPTD Puskesmas Bl Limbangan.


Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

c) Menyediakan pelayanan Kesehatan yang prima dan memuaskan


adalah kompetensi inti yang harus dimiliki oleh setiap petugas UPTD
Puskesmas Bl Limbangan.
d) Menjalin kemitraan dengan instansi terkait menunjukkan bagaimana
organisasi / institusi menjalin hubungan dengan lingkungan untuk
membina masyarakat sebagai pelanggan.
e) Menyediakan sarana dan prasarana Kesehatan adalah kompetensi inti
yang harus dimiliki oleh organisasi / institusi UPTD Puskesmas Bl
Limbangan.
f) Tujuan terbentuknya UPTD Puskesmas Bl Limbangan adalah untuk
meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sebagai perwujudan
ekonomi, karena sehat merupakan investasi.
MOTTO :
MottoUPTD Puskesmas Bl Limbangan
Wujud syukur kami melayanani sepenuh hati

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

Maklumat Pelayanan UPTD Puskesmas Bl Limbangan

JANJI / MAKLUMAT PELAYANAN


PADA UPTD PUSKESMAS DTP BL LIMBANGAN
KECAMATAN BL LIMBANGAN KABUPATEN GARUT

Dengan Ini, Kami Pimpinan Dan Karyawan UPTD Puskesmas Bl


Limbangan Akan Melaksanakan Disiplin dalam bekerja,Santun dalam
bahasa, Prima Dalam Pelayanan Untuk Mewujudkan Masyarakat
Kecamatan Bl Limbangan Yang Sehat dan Sejahtera

Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia


Nomor

75

Tahun

2014,

UPTD

Puskesmas

Bl

Limbangan

menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan


perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya
promotif dan preventif, untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat
yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya. Sehubungan hal tersebut
maka Model Pelayanan UPTD Puskesmas Bl Limbangan terdiri dari :
Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) adalah setiap kegiatan untuk
memelihara

dan

meningkatkan

kesehatan

serta

mencegah

dan

menanggulangi timbulnya masalah kesehatan dengan sasaran keluarga,


kelompok, dan masyarakat.
Upaya Kesehatan Perseorangan (UKP) adalah suatu kegiatan
dan/atau serangkaian kegiatan pelayanan kesehatan yang ditujukan
untuk peningkatan, pencegahan, penyembuhan penyakit, pengurangan
penderitaan akibat penyakit dan memulihkan kesehatan perseorangan.
Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

Pembangunan kesehatan yang diselenggarakan di Puskesmas


bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang:
a. Memiliki perilaku sehat yang meliputi kesadaran, kemauan dan
kemampuan hidup sehat;
b. Mampu menjangkau pelayanan kesehatan bermutu
c. Hidup dalam lingkungan sehat; dan
d. Memiliki derajat kesehatan yang optimal, baik individu, keluarga,
kelompok dan masyarakat.
Dengan tercapainya tujuan tersebut diharapkan dapat mendukung
terwujudnya kecamatan sehat.
Puskesmas menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat tingkat
pertama dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama secara
terintegrasi

dan

tingkat pertama

berkesinambungan.

Upaya

kesehatan

masyarakat

meliputi upaya kesehatan masyarakat esensial dan

upaya kesehatan masyarakat pengembangan.


Upaya kesehatan masyarakat esensial bertujuan
pencapaian

standar

pelayanan

minimal

mendukung

kabupaten/kota

bidang

kesehatan meliputi:
a. pelayanan promosi kesehatan;
b. pelayanan kesehatan lingkungan;
c. pelayanan kesehatan ibu, anak, dan keluarga berencana;
d. pelayanan gizi; dan
e. pelayanan pencegahan dan pengendalian penyakit.
Upaya kesehatan masyarakat pengembangan

merupakan upaya

kesehatan masyarakat yang kegiatannya memerlukan upaya yang


sifatnya

inovatif

pelayanan,

dan/ataubersifat

disesuaikan

dengan

ekstensifikasi
prioritas

dan

intensifikasi

masalah

kesehatan,

kekhususan wilayah kerja dan potensi sumber daya yang tersedia di


masing-masing Puskesmas.

Upaya

kesehatan

pengembangan

yang

dilaksanakan oleh UPTD Puskesmas Bl Limbangan terdiri dari :


Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

a) Upaya Kesehatan Gigi Anak Sekolah (UKGS) dan UpayaKesehatan


Gigi Masyarakat Desa (UKGMD)
b) Upaya Kesehatan Sekolah
c) Upaya Kesehatan Usia Lanjut
d) Upaya Perawatan Kesehatan Masyarakat/Community Health Nursing
e) Upaya Kesehatan Mata
f) Upaya Kesehatan Jiwa
g) Kesehatan Kerja
h) Bina kesehatan Tradisional
i) Kesehatan Olah Raga
j) Upaya kesehatan inovatif terdiri dari :
1. Upaya Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja / PKPR
2. Upaya Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat/ JPKM
3. Quality Assurance /Program Jaminan Mutu
4. Klinter/ Klinik Terpadu
5. Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (PTM)
Upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama dilaksanakan
dalam bentuk:
a. Rawat jalan;
b. Pelayanan gawat darurat;
c. Home care; berdasarkan

pertimbangan

kebutuhan

pelayanan

kesehatan.
Upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama dilaksanakan
sesuai dengan standar prosedur operasional dan standar pelayanan.
Dalam

melaksanakan

upaya

kesehatan

UPTD

Puskesmas

Bl

Limbangan juga menyelenggarakan:


a. Manajemen Puskesmas;
b. Pelayanan kefarmasian;
c. Pelayanan keperawatan kesehatan masyarakat; dan
d. Pelayanan laboratorium.
Dalam melaksanakan upaya kesehatan, puskesmas didukung oleh
systemmanajemen yang meliputi :
1. Perencanaan /P1
2. Penggerakan pelaksanaan / P2
Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

10

3. Pengawasan, pengendalian dan penilaian / P3


Semua upaya diatas dapat merupakan unit yang bisa dikelola
sebagai

unit

bisnis

karena

bersifat

private

good

dengan

tidak

mengabaikan fungsi sosial sebuah institusi pelayanan kesehatan.

E. MAKSUD DAN TUJUAN


Rencana Strategi Bisnis ini di susun dengan maksud dan tujuan
adalah sebagai berikut:
1. Sebagai salah satu persyaratan administrative yang harus dibuat
sebagai dokumen 5 tahunan dan unit kerja yang akan menerapkan
PPK BLUD
2. Menjabarkan gambaran tentang kondisi Puskesmas dan sekaligus
memahami arah dan tujuan yang ingin di capai dalam rangka
mewujudkan visi, misi UPTD Puskesmas Bl Limbangan, yang
mengacu kepada Renstra Dinas Kesehatan dan RPJMD Kabupaten
Garut.
3. Tersedianya acuan bagi Puskesmas Bl Limbangan DTP untuk
perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian ( P1, P2,P3 ) program
dan kegiatan tahunan yang terkait dengan pembiayaan baik yang
bersumber dari pendapatan Puskesmas, APBD II, APBD I, APBN
ataupun sumber lain yang sah.
4. Tersedianya satu tolak ukur untuk mengukur pencapaian kinerja
tahunan Puskesmas, sesuai dengan arah kebijakan operasional
BLUD.

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

11

BAB II
ANALISIS LINGKUNGAN BISNIS

A. ANALISIS LINGKUNGAN EKSTERNAL


Analisis lingkungan eksternal mencakup berbagai faktor di luar UPTD
Puskesmas Bl Limbangan yang mengarah pada munculnya kesempatan
bisnis / bahkan ancaman bagi keberlangsungan pelaksanaan BLU
puskesmas. Di dalam analisis lingkungan eksternal berupaya memilah
permasalahan umum

yang dihadapi puskesmas dalam bentuk, fungsi

dan keterkaitan antar bagian. Analisis ini di butuhkan tidak hanya


terbatas pada rincian analisis kesempatan dan ancaman saja tetapi juga
untuk menentukan dari mana dan untuk apa hasil analisis itu di
pergunakan.

1. Kebijakan dan Regulasi


Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan
Negara, Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan
Pengelolaan dan Tanggungjawab Keuangan Negara dan Peraturan
Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan
Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

12

Daerah merupakan paket reformasi di bidang pengelolaan keuangan


negara/daerah. Paradigma perubahan yang sangat menonjol adalah
penyusunan pola penganggaran dari pendekatan tradisional ke
penganggaran berbasis kinerja. Anggaran berbasis kinerja lebih
menekankan pada proses yang akan dihasilkan (output), bukan
sekedar membiayai masukan (input).
Dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004, khususnya Pasal
68 dan Pasal 69 memfokuskan pada Instansi Pemerintah yang tugas
dan fungsinya memberikan pelayanan kepada masyarakat, diberikan
fleksibilitas dalam Pola Pengelolaan Keuangannya dengan sebutan
Badan Layanan Umum. Demikian juga di lingkungan Pemerintah
Daerah, terdapat banyak Perangkat Kerja Daerah yang berpotensi
untuk dikelola lebih efektif melalui Pola Pengelolaan Keuangan Badan
Layanan Umum tersebut.
Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan
Keuangan Daerah mengamanatkan khususnya dalam pasal 150 yaitu
Pedoman teknis mengenai pengelolaan keuangan Badan Layanan
Umum Daerah (BLUD) diatur lebih lanjut oleh Menteri Dalam Negeri
setelah memperoleh pertimbangan Menteri Keuangan. Untuk itu, pada
tanggal 7 November 2007 telah ditetapkan Peraturan Menteri Dalam
Negeri Nomor 61 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan
Keuangan Badan Layanan Umum Daerah. Dalam Peraturan Menteri
tersebut perangkat kerja daerah di lingkungan Pemerintah Daerah
yang secara langsung melaksanakan tugas operasional pelayanan
publik dapat menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan BLUD (PPKBLUD). Dengan diterapkannnya Pola Pengelolaan Keuangan BLUD,
maka terdapat fleksibilitas anggaran yang akan berdampak terhadap
operasional layanan yang lebih cepat dan terstandar.
Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

13

Hal tersebut bebrbeda dengan satuan Kerja atau Unit kerja yang
tidak menerapkan PPK BLUD, semua pengaturan keuangan akan
merujuk pada Permendagri 13 Tahun 2006 dengan segala kelemahan
dalam pengelolaan keuangannnya.
Sejak ditetapkannya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 61
Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Badan
Layanan Umum Daerah tersebut, beberapa SKPD atau Unit Kerja
pada SKPD yang memberi pelayanan langsung pada masyarakat telah
menerapkan PPK-BLUD. Pelayanan tersebut, antara lain berkaitan
dengan bidang kesehatan, pendidikan, wisata daerah, air minum,
pengelolaan kawasan, dan pengelolaan dana khusus. Dari beberapa
jenis pelayanan tersebut, pelayanan bidang kesehatan (khususnya
Rumah Sakit Daerah) yang paling banyak menerapkan PPK-BLUD,
sampai akhir bulan Oktober 2013 RSD yang sudah melaporkan
kepada Menteri Dalam Negeri sudah 257 RSD atau 41% dari total
sekitar 639 RSD yang ada di Indonesia. Sementara itu, untuk
Puskesmas yang sudah melaporkan kepada Menteri Dalam Negeri
sudah menerapkan PPK-BLUD sebanyak 164 Puskesmas dari 9.510
Puskesmas di Indonesia.
Namun demikian, dalam implementasinya belum semuanya
berjalan

optimal.Hal

ini

disebabkan

adanya

kendala,

baik

di

lingkungan internal maupun eksternal BLUD.Di lingkungan internal,


masih terbatasnya kualitas dan kuantitas sumber daya manusia yang
memahami dalam operasional BLUD. Sedangkan di lingkungan
eksternal BLUD, antara lain Kepala Daerah, Ketua/Anggota DPRD,
pejabat di lingkungan Sekretariat Daerah seperti Biro/Bagian Hukum,
Biro/Bagian Organisasi, pejabat di lingkungan Badan Perencanaan
Pembangunan

Daerah

(BAPPEDA),

Pejabat

Pengelola

Keuangan

Daerah (PPKD), pejabat di lingkungan Inspektorat Daerah, dan SKPD


Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

14

lain yang terkait dalam penerapan PPK-BLUD, ada yang belum


memahami esensi, makna dan operasional dalam penerapan PPKBLUD.

2. Kondisi Pesaing
Lingkungan eksternal lain yang mempengaruhi berjalannya
praktik bisnis yang sehat adalah adanya pesaing yang memiliki
persaingan yang sehat serta memiliki pasar yang jelas. Puskesmas
sebagai salah satu entitas bisnis di bidang pelayanan kesehatan
memiliki pesaing baik itu dari sektor swasta ataupun dari sesama
lembaga pemerintahan.
Kondisi pesaing yang ada di UPTD Puskesmas Bl Limbangan
sebagaimana terlihat pada tabel berikut :

No
1

Pesaing
Klinik-Klinik

Jumlah
2 Klinik

Swasta 24 Jam
(Klinik
Limbangan 24

Porsi
Pasar
Rawat

Alasan utama
Trend
Naik

brand

10%
Rawat

karena

di

pelayanan

dokter jaga dan berada


pada

posisi

strategis.
Klinik
2.

Tempat

4 Buah

15%

masyarakat

dokter 24 Jam dengan

1%

Yamin)

dari pesaing
Klinik 24 Jam Memiliki

Jalan

Inap

jam, Klinik Al-

konsumen membeli

Naik

yang

Hanya

yang

satu

memiliki

tempat perawatan.
Memiliki
kepuasan

Praktek Dokter

tersendiri

(dr. H. Tjetjep

oleh dokter dan dapat

Heriaman,

berkonsultasi

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

diperiksa

secara
15

M.Kes, dr. H.

langsung

Budhi G.
Basuki, dr
Renaldi, drg
Iwan
3.

Wahyudin)
Bidan Praktek

12 Buah 20%

Naik

Jarak

ke

BPM

lebih

dekat,
Bidan bisa datang ke
rumah pasien

B. ANALISIS LINGKUNGAN INTERNAL


a. Demografi
Demografi wilayah kerja UPTD Puskesmas

Bl Limbangan

7.560.850 Ha dan jumlahpen duduk yang potensial memanfaatkan


UPTD Puskesmas Bl Limbangan kira-kira 84.249 orang, terdiri dari 14
desa, 5 pustu, 140 posyandu dan penduduk dari

kecamatan sekitar

yang terdeka tmeliputi Kecamatan Selaawi, Cibatu, Cibiuk dan


Kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung.
b. Wilayah kerja UPTD Puskesmas Bl Limbangan

merupakan wilayah

kerja Kecamatan Bl Limbangan. Wilayah kerja UPTD Puskesmas Bl


Limbangan

mempunyai

luas

7.560.850

Ha,

terdiri

dari

perumahan/pemukiman, pesawahan dan perbukitan/perkebunan yang


meliputi 14 Desa dengan jumlah penduduk 84.299 jiwa, terdiri dari
22.633 KK dengan jimlah jiwa miskin 12.209 jiwa, dan terdiri dari 76
dusun, 157 Rw dan 438 Rt dengan luas wilayah 7.560.850 Ha.
c. Wilayah kerja terdiri dan 14 desa yaitu : Desa Cijolang, Desa Cigagade,
Desa Simpen Kidul, Desa Simpen Kaler, Desa Pasirwaru, Desa Ciwangi,
Desa Pangeureunan, Desa Limbangan Tengah, Desa Limbangan Barat,
Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

16

Desa Limbangan Timur, Desa Galih Pakuwon, Desa Dunguswiru, Desa


Neglasari, dan Desa Surabaya.
No.

Nama Desa

Jumlah Penduduk

PBI

NON PBI

JML

JML

JML

Cijolang

3.133

3.152

6.285

940

946

1.886

24

24

48

Cigagade

2.511

2.613

5.124

753

784

1.537

19

20

39

Simpen Kidul

3.769

3.331

7.100

1.131

999

2.130

28

25

53

Simpen Kaler

3.084

3.047

6.131

925

914

1.839

23

23

46

Pasirwaru

2.788

2.963

5.751

836

889

1.725

21

22

43

Ciwangi

3.367

3.286

6.653

1.010

986

1.996

25

25

50

Pangeureunan

2.956

2.832

5.788

887

849

1.736

22

21

43

Limbangan
Tengah
Limbangan
Barat
Limbangan
Timur
Galih
Pakuwon
Dunguswiru
Neglasai
Surabaya
Jumlah

3.583

3.814

7.397

1.075

1.144

2.219

27

29

56

2.947

2.851

5.798

884

855

1.739

22

21

43

3.277

3.543

6.820

983

1.062

2.045

25

27

52

2.824

2.475

5.569

847

743

1.590

21

19

40

1.846
2.630
2.354

1.913
2.081
2.445

3.759
5.711
4.799

554
789
706

574
624
734

1.128
1.413
1.440

14
20
18

15
16
19

29
36
37

41.069

40.616

82.685

12.306

12.076

24.382

309

306

615

9
10
11
12
13
14

d. Batas wilayah kerja UPTD Puskesmas Bl Limbangan :


Sebelah Utara

: Berbatasan daerah daerah Kecamatan Selaawi

Sebelah Selatan

:Berbatasan daerah daerah Kecamatan Cibiuk

Sebelah Timur

: Berbatasan daerah daerah Kecamatan Cibatu

Sebelah Barat

: Berbatasan daerah daerah Kecamatan Nagreg

e. Jalur transportasi ke Puskesmas dan antar desa dapat dilalui dengan


kendaraan roda dua dan empat.
f. Sarana komunikasi : Siaran radio dan televisi dapat diterima di seluruh
desa. Jaringan telepon dan surat kabar sudah dapat dinikmati di 14
desa wilayah kerja Pelayanan Internet dengan sistem WI-Fl Free
Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

17

g. Kondisi Fasilitas Kesehatan


NO.
1.

LAYANAN
FASILITAS
Unit
Gawat a. Pertolongan
Darurat

KETERANGAN
pertama

pada kecelakaan
b. Perawatan luka ringan
Tempat : Cukup
c. Perawatan luka berat
d. Tindakan
pertama
Memadai
pasien sebelum masuk

Alat

Kurang

ruang rawat inap


memadai
e. Tindakan operasi kecil
f. Khitanan / sirkumsisi
g. Ekstraksi kuku
Tenaga : Memadai
h. Pengangkatan
benda
asing (Corpus alienum)
i. Tindik telinga
j. Pembersihan kotoran
telinga / hidung
k. Sonde hidung (NGT)
l. Bilas lambung
m.
Kateterisasi

2.

3.

Rawat Jalan Gigi

Klinik Umum

kandung kemih
n. Pembidaian (Spalek)
o. Tampon hidung
a. Penambalan
gigi

berlubang
b. Scalling
c. Pencabutan gigi

a. Pengobatan

Tempat : Memadai
Alat
:
Cukup
Lengkap
Tenaga : Memadai

Rawat Tempat

Jalan
b. Pemeriksaan

memadai
Alat
:

Cukup
Cukup

pembuatan KIR dokter


Memadai
c. Binaan TK
Tenaga : cukup
d. Konsultasi
dokter
umum
e. Pemeriksaan

calon

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

18

jemaah haji
4.

Rawat Inap

a. Perawatan

pasien Tempat : Memadai


Alat
:
Cukup
diatas usia 7 bulan
b. Visite dokter umum
memadai
c. Konseling pada pasien Tenaga : Memadai

5.

KIA/Poned

a. Rawat Jalan
1) ANC/PNC
2) MTBM
3) Imunisasi Bayi
4) KB

Tempat : Memadai
Alat
:
Cukup
(Pil,

Memadai

Suntik,Implant, IUD, Tenaga


Kondom)
b. Rawat Inap
1) INC
2) IMD
3) Pelayanan

cukup

memadai

Komplikasi Bumil
4) Perawatan Bayi 0-6
6.

Laboratorium

Bulan
a. Pemeriksaan BTA
Tempat : Cukup
b. Pemeriksaan
Urine
Memadai
Lengkap
Alat : Memadai

Tenaga

Cukup

Memadai
h. Mushola dan tempat Tunggu pasien yang di sediakan cukup memadai
demi kenyamaan pasien dan keluarga.
i. Sumber Daya Fisik
Gedung Puskesmas dan luas tanah
Terdiri dari:

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

19

a. Puskesmas induk terletak di Jalan Raya Limbangan Tengah No. 119


Desa Limbangan Tengah Kecamatan Bl Limbangan,

dengan luas

tanah 2.200 m2
b. Puskesmas pembantu, terletak di Desa Simpen Kidul, Desa Ciwangi,
Desa Pangeureunan, Desa Dunguswiru dan Desa Surabaya.
Bangunan Puskesmas induk terdiri dari :
1. Ruang Kepala Puskesmas
2. Ruang TU
3. Ruang Komputer
4. Ruang Piket Rawat inap
5. Ruang Loket (Pendaftaran)
6. Ruang BP Umum
7. Ruang suntik dan BP khusus TB Paru
8. Ruang Apotek dan Gudang Obat
9. Ruang BPGigi
10. Ruang Gizi, Promkes dan Kesling
11. Ruang tunggu pasien
12. Ruang Perawatan
13. Ruang IGD
14. Ruang PONED (KIA/KB, Ruang VK, USG)
15. Ruang Laboratorium
16. Ruang Rontgent
17. WC / Kamar mandi
18. Mushola
19. Dapur
20. RuangRapat
21. Garasi Ambulance
c. Kendaraan Operasional
Kendaraan yang dimiliki hanya 1 buah kendaraan ambulance dan 3
buah motor.
d. Perlengkapan kantor
Mebelair Lengkap.
Alat komunikasi yang dimiliki Puskesmas induk adalah 1 buah
telepon dengan nomor (0262) 431113.
Alat penerangan yang digunakan/dimiliki berupa Listrik PLN 220
V

dengan

kekuatan

10.000

Watt

dan

buah

generator

berkekuatan 5.000 Watt.


Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

20

e. Alat Rumah Tangga Kantor


Alat Rumah Tangga Kantor yang dimiliki:
6 buah Televisi (21 inchi diruang piket rawat inap, 3 buah di ruang
rawat inap VIP, 1 buah di ruang KIA/PONED, 1 buah di ruang
UGD, dan 1 buah 32 inchi di ruang tunggu pasien rawat jalan)
1 Mesin Cuci
12 Kipas Angin
4 Dispenser
3 Lemari Pendingin
j. Kondisi Kinerja ( Keuangan dan layanan) kunjungan 10 besar penyakit

1) Kinerja Keuangan
Tabel
PENDAPATAN UPTD PUSKESMAS BL LIMBANGAN
PERIODE 2012-2015
TAHUN
NO
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

JENIS PENDAPATAN
APBD ( BOP )
RETRIBUSI PELAYANAN
KAPITASI ASKES

2012

2013

2014

142.834.000

141.486900

97.394.000

178.637.500
27.600.000

171.745.500
27.840.000

201.475.000

JAMKESDA
JAMKESMAS

7.650.000
100.014.500

229.314.000

JAMPERSAL

553.248.100

APBN (BOK )

109.820.000

118.000.000

KAPITASI JKN

2.270.822.404

Lain Lain

180.000.000
2.867.691.404

JUMLAH

2015

PENDAPATAN UPTD PUSKESMAS BL LIMBANGAN


PERIODE 2014
No.
Layanan
1.
Pendapatan
1. Unit Gawat Darurat
2. Tindakan Poli Gigi
3. Ambulance
4. Rawat Inap
Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

2014
1.840.000
3.025.000
1.200.000
21

5. KIA/Poned
6. Keuring
7. Laboratorium
8. Visum
9. Tindakan Medik Infus

160.900.000
19.800.000
690.000
340.000
100.000

2.
3.

13.580.000
201.475.000
201.475.000
0

JUMLAH
Belanja
Surplus/Defisit
2) Kinerja Pelayanan
1. Rawat Jalan

Merupakan pelayanan pemeriksaan kesehatan yang pertama


diberikan oleh UPTD Puskesmas Bl Limbangan kepada pasien.
Grafik kunjungan pasien Unit Gawat Darurat UPTD Puskesmas Bl Limbangan

Tahun 2012-2014

Sumber : Laporan tahunan 2012 2014 UPTD Puskesmas Bl Limbangan

Dari grafik diatas terlihat bahwa kunjungan pasien Unit Gawat darurat
mengalami kenaikan dari 1.573 pada tahun 2012 menjadi 1.588 pada
tahun 2013, dan pada tahun 2014 pun mengalami kenaiakan menjadi
1.615

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

22

Grafik kunjungan pasien rawat jalan gigi UPTD Puskesmas Bl Limbangan

Tahun 2012-2014

Sumber : Laporan tahunan 2012 2014 UPTD Puskesmas Bl Limbangan

Dari grafik diatas terlihat bahwa kunjungan pasien rawat jalan gigi
mengalami

kenaikan dari 927 pada tahun 2012 menjadi 1.061, dan

pada tahun 2014 pun mengalami kenaikan menjadi 1.215

Grafik Kunjungan Pasien Rawat Jalan UPTD Puskesmas Bl Limbangan


Tahun 2012 2014

Sumber : Laporan tahunan 2012 2014 UPTD Puskesmas Bl Limbangan

Dari grafik diatas terlihat kunjungan pasien rawat jalan mengalami


kenaikan dari 36.201 tahun 2012 menjadi 40.307 pada tahun 2013,
dan pada tahun 2014 menjadi 45.798
Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

23

Jumlah Kunjungan Rawat Jalan Tahun 2014


No.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.

Nama Desa
Cijolang
Cigagade
Simpen Kidul
Simpen Kaler
Pasirwaru
Ciwangi
Pangeureunan
Limbangan Tengah
Limbangan Barat
Limbangan Timur
Galih Pakuwon
Dunguswiru
Surabaya
Neglasari

Jumlah Kunjungan
4.194
2.608
946
688
2.866
1.046
473
4.450
3.324
4.043
2.608
1.075
689
1.075

1.5. Luar Wilayah

15.713

Jumlah

45.798

3. Rawat inap
Pelayanan rawat inap merupakan pelayanan yang diberikan UPTD
Puskesmas Bl. Limbangan kepada pasien hasil pemeriksaan awal
harus di rawat inap.
Grafik Rawat Inap UPTD Puskesmas Bl. Limbangan
Tahun 2012 2014

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

24

Sumber : Laporan tahunan 2012 2014 UPTD Puskesmas Bl. Limbangan

Berdasarkan grafik diatas terlihat bahwa realisasi kunjungan pasien


rawat inap meningkat dari 1.904 pada tahun 2012 menjadi 2.252 pada
tahun 2013, dan pada tahun 2014 mengalami penurunan kembali
menjadi 1.917.
4. Pelayanan Persalinan
Grafik pasien bersalin di UPTD Puskesmas Bl. Limbangan
Tahun 2010-2014

Sumber : Laporan tahunan 2012 2014UPTD Puskesmas Bl. Limbangan

Berdasarkan grafik diatas menunjukan adanya penurunan pasien


yang bersalin di UPTD Puskesmas Bl. Limbangan dari 1.837 pada tahun
2012 menjadi 1.797 pada tahun 2013 dan mengalami kenaikan menjadi
1.845 pada tahun 2014, adanya peningkatan pasien dikarenakan adanya
peningkatan mutu layanan.
Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

25

5. Pelayanan Penunjang
a. Grafik Kunjungan ke laboratorium UPTD Puskesmas Bl. Limbangan
Tahun 2012 2014

Sumber : Laporan Tahunan 2012 2014 UPTD Puskesmas Bl. Limbangan

Dari grafik diatas terlihat bahwa kunjungan pasien laboratorium


mengalami peningkatan dari 5.143 pada tahun 2012 menjadi 6.083,
dan pada tahun 2013 dan mengalami peningkatan kembali menjadi
8.353, Laboratorium mengalami peningkatan dikarenakan pada tahun
2014 Laboratorium UPTD Puskesmas Bl. Limbangan melayani semua
pasien BPJS dan Jamkesmas serta kerjasama dengan praktek dokter
swasta baik dari wilayah kecamatan Bl. Limbangan maupun dari luar
wilayah.
b. Grafik Kunjungan ke Radiologi UPTD Puskesmas Bl. Limbangan

Tahun 2012 2014

Sumber : Laporan Tahunan 2012 2014 UPTD Puskesmas DTP Bl. Limbangan

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

26

Dari

grafik

diatas

terlihat

bahwa

kunjungan

pasien

Radiologi

mengalami peningkatan dari 1.144 pada tahun 2012 menjadi 1.145


pada tahun 2013 dan mengalami peningkatan kembali menjadi 1.188
pada tahun 2014, Radiologi mengalami peningkatan dikarenakan pada
tahun 2014 Radiologi UPTD Puskesmas Bl. Limbangan melayani semua
pasien BPJS dan Jamkesmas serta kerjasama dengan praktek dokter
swasta baik dari wilayah kecamatan Bl. Limbangan maupun dari luar
wilayah.

Jumlah Kunjungan Per layanan Tahun 2014


No.
1.
2.
3.
3.
4.
5.
6.

Unit Pelayanan
Unit Gawat Darurat
Rawat Jalan Gigi
Klinik Umum/Rawat Jalan
Rawat Inap
KIA/Poned
Laboratorium
Radiologi

Jumlah Kunjungan
1.615
1.215
45.798
1.917
1.845
8.353
1.188

C. ANALISIS SWOT
Untuk mengidentifikasi berbagai faktor secara sistimatis yang
berguna bagi pengembangan puskesmas, diperlukan adanya analisa data
yang dapat memetakan posisi UPTD Puskesmas Bl. Limbangan saat ini,
yang akan mengembangkan produk-produk unggulan dan menggali
potensi sumber pendapatan UPTD Puskesmas Bl. Limbangan secara
optimal. Analisa yang umum digunakan adalah analisa SWOT yang
membandingkan antara faktor eksternal peluang (Opportunities) dan
ancaman (Threats) dengan faktor internal kekuatan (Strengths) dan
kelemahan (Weaknesses). Analisa ini didasarkan pada logika yang dapat

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

27

memaksimalkan kekuatan dan peluang, namun secara bersamaan dapat


meminimalkan kelemahan dan ancaman.
Berdasarkan
Puskesmas

Bl.

hasil

analisis

Limbangan

Garut

internal
dengan

dan

eksternal

terhadap

menggunakan

Balance

Scorecard yang telah dilakukan, maka diperoleh hasil sebagai berikut:


1) Kekuatan (Strengths)

Adalah keunggulan-keunggulan internal dan kondisi internal lainnya


yang dimiliki oleh UPTD Puskesmas Bl. Limbangan yang mendukung
ke arah perkembangan UPTD Puskesmas Bl. Limbangan adalah :
a) Proses Bisnis Internal
1) Jenis Pelayanan UPTD Puskesmas Bl. Limbangan yang lengkap
dengan jumlah pelayanan dalam gedung dan luar gedung yang
belum terakreditasi.
2) Adanya uraian tugas standar operasional prosedur pelayanan
dan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang jelas.
b) Sumber Daya Manusia
1) Jumlah SDM memadai
2) Komitmen yang tinggi dari para petugas UPTD Puskesmas Bl.
Limbangan untuk peningkatan kinerja.
c) Orientasi Pelanggan
1) Segmen pelanggan semua pelanggan terutama masyarakat
miskin.
2) Memiliki area cakupan customer yang luas meliputi wilayah
kerja puskesmas dan luar wilayah kerja Puskesmas.
3) Adanya jaminan pembiayaan bagi keluarga miskin

oleh

pemerintah.
4) Usia pelanggan semua usia terutama usia produktif.
d) Keuangan
1) Kondisi cashflow puskesmas sangat baik dari segi pemenuhan
target setoran.
2) Sistim pengelolaan keuangan yang terpusat dan selalu diaudit
baik oleh internal maupun eksternal.
2) Kelemahan (Weaknesses)
Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

28

Kelemahan-kelemahan internal dan kondisi internal lainnya yang ada


dan memungkinkan UPTD Puskesmas Bl. Limbangan mengalami
kegagalan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Adapun
kelemahan yang dimiliki UPTD Puskesmas Bl. Limbangan:
a) Proses Bisnis Internal
1) Belum seluruh program terakreditasi.
2) Pencapaian target kinerja untuk semua program belum
merata.
3) Manajemen perencanaan sebagian masih bersifat top down.
4) Sistim informasi kesehatan yang berbasis IT belum optimal.
5) Koordinasi lintas program dan lintas sektor belum optimal.
b) Sumber Daya Manusia
1) Kualitas SDM yang belum merata.
2) Keterbatasan dana untuk peningkatan pengetahuan SDM dan
pengembangan profesi dalam upaya pelayanan bagi pegawai.
c) Orientasi Pelanggan
1) Karyawan masih belum berorientasi pada kepuasan
pelanggan.
2) Budaya kerja karyawan masih rendah.
d) Keuangan
1) Sistim pentarifan pada pelayanan tertentu

unit cost nya

masih terlalu rendah, tidak sesuai dengan kebutuhan yang


dikeluarkan.
2) Biaya investasi belum memadai.
3) Akuntansi manajemen dalam

tahap

pembelajaran

dan

pengembangan.
4) Sistim reward maupun punishment yang belum terukur
sesuai standar (remunerasi).
5) Manajemen keuangan yang
3)

masih

belum

sepenuhnya

mengacu pada peraturan pemerintah yang berlaku.


Peluang (Opportunities)
Adalah faktor dan situasi eksternal yang secara nyata membantu
UPTD Puskesmas Bl. Limbangan dalam mencapai tujuannya.

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

29

Peluang yang dapat diraih UPTD Puskesmas Bl. Limbangan adalah


:

1) Meningkatnya

kepercayaan pelanggan terhadap pelayanan

Puskesmas.
2) Meningkatnya kepedulian masyarakat akan Kesehatan.
3) Meningkatnya angka kesakitan.
4) Adanya kebijakan pemerintah tentang pelayanan masyarakat
miskin.
5) Terbukanya informasi, transparansi dan transformasi.
6) Adanya komitment yang tinggi dari para pemimpin atau
stakeholder untuk kemajuan UPTD Puskesmas Bl. Limbangan.
7) Adanya dasar hukum untuk sistim pengelolaan keuangan yang
lebih fleksibel yaitu Permendagri No 61 Tahun 2007 tentang
4)

PPK BLUD
Ancaman (Threats)
Adanya faktor eksternal yang memungkinkan UPTD Puskesmas Bl.
Limbangan mengalami kegagalan dalam usahanya mencapai
tujuan yang ditetapkan. Ancaman yang mempengaruhi adalah :
1) Bertambahnya klinik - klinik kesehatan di wilayah kerja UPTD
Puskesmas Bl. Limbangan yang sebagian ditunjang dengan
pelayanan kesehatan 24 Jam.
2) Masyarakat semakin kritis.
3) Adanya Undang Undang Praktek Kedokteran dan Undang
Undang perlindungan konsumen.
4) Masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk berperilaku
Bersih dan Sehat (PHBS).

Hasil analisa faktor internal dari Puskesmas Bl. Limbangan adalah


sebagai berikut :

No
1.
2.

OBJEK YANG DI ANALISA


Visi misi yang jelas (S)
Jumlah pelayanan&fasilitas(S)

KEKUATAN
(Strengths)
1
2
3
3
3

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

KELEMAHAN
(Weaknesess)
-1 -2 -3

30

3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.

13.
14.
15.
16.
17.
18.

Program kerja belum terakreditasi


(W)
Capaian program kerja yang cukup
baik (S)
Capaian program yang belum
merata (W)
Tarif terjangkau (S)
Tarif yang belum mencerminkan
unit cost (W)
Peralatan medis&penunjang medis
memadai (S)
Tingkat pendidikan SDM baik (S)
Kualitas SDM belum merata (W)
Komitmen pegawai (S)
Kurangnya kesadaran masyarakat
dalam membawa kartu berobat dan
asuransi (W)
Area pelanggan yang cukup luas (S)
Kondisi cash flow cukup baik (S)
Manajemen keuangan satu atap (S)
Manajemen keuangan dengan pola
tradisional (W)
SIM puskesmas belum berbasis
komputer keseluruhan (W)
Sistim reward danpunishment yang
masih kurang baik (W)
Jumlah
Score
Jumlah Score

-3
2
-2
3
-3
2
3
-1
2
-2

3
2
1
-2
-2
-2
1

8
22

15

-1

-5
-12

-6

12

Tabel 2.8 Analisa faktor internal UPTD Puskesmas Bl. Limbangan

Sedangkan hasil analisa faktor eksternal Puskesmas Bl. Limbangan adalah


sebagai berikut :

No
1.
2.

OBJEK YANG DI ANALISA


Landasan hukum yang jelas (O)
Cakupan wilayah luas (O)

PELUANG
(Opportunity)
1
2
3
3
3

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

ANCAMAN
(Treathening)
-1
-2
-3

31

3.

Keberadaan layanan kesehatan


sejenis (T)
4.
Kemudahan akses (O)
5.
Fasilitas Kesehatan memadai
6.
Kondisi demografi (O)
7.
Kondisi sosial ekonomi
masyarakat (T)
8.
Kondisi masyarakat yang kritis
(T)
9.
Kepercayaan masyarakat
terhadap nakes yang tinggi (O)
10. Jaminan layanan masyarakat
miskin dengan BPJS (O)
11. Komitmen dari stake holder (O)
12. Keberadaan UU Praktek
Kedokteran dan UU
Perlindungan Konsumen (T)
Jumlah 1
Score
Jumlah Score

-2
2
2
2

-2
-2
-2

2
3
2
-3

10

9
20

-8 -3
-11
9

Tabel Analisa Faktor eksternal UPTD Puskesmas Bl. Limbangan

GRAFIK SWOT

Strength
24

Defensive

Offensive/Agressive

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

32

-12
Threat

Liquidation

20
Opportunity

Reconsiliation

-17
Weakness
Grafik 2.8 Grafik analisa SWOTUPTD Puskesmas Bl. Limbangan

D. ASUMSI (peluang, produk unggulan layanan)


Berdasarkan gambaran data jumlah pelayanan kesehatan di beberapa
jenis program seperti KIA dan Laboratorium penunjang , terjadi
peningkatan

yang

cukup

eksponensial.

Sehingga

apabila

UPTD

Puskesmas Bl. Limbangan mampu melakukan innovasi dan pemenuhan


sarana pelayanan yang memadai apalagi ditunjang dengan Sumber Daya
Manusia yang memiliki kapabilitas tinggi maka akan terjadi peningkatan
jumlah pengguna sarana pelayanan kesehatan yang secara langsung
berdampak pada peningkatan pendapatan.
Pada Tahun 2013 jumlah Pendapatan berdasarkan rekapitulasi seluruh
anggaran yang diterima UPTD Puskesmas Bl. Limbangan yaitu dari Biaya
Operasional Puskesmas (BOP), Biaya Operasional Kesehatan (BOK),
Jaminan Kesehatan Masyarakat / Jaminan Persalinan (Jamkesmas/
Jampersal) dan Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp. 810.633.300
Sedangkan pada Tahun 2014 hanya empat sumber dana saja yaitu ; Biaya
Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

33

Operasional

Puskesmas

(BOP),

Biaya

Operasional

Kesehatan

(BOK)Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Pendapatan Asli Daerah


namun terjadi kenaikan yang sangat eksponensial yaitu sebesar Rp
1.818.588.258 Tahun 2015 menurut Dinas Kesehatan Kabupaten Garut
Pendapatan UPTD Puskesmas Bl. Limbangan sebesar Rp 2.831.903.989.

E. ISSUE ISSUE STRATEGIS/PENGEMBANGAN


Sebagai
perumusan
kebijakan
umum
dan

program

program

pembangunan untuk lima tahun ke depan adalah sebagai berikut:


1. Pelayanan
Umum,
yaitu
Kemampuan Puskesmas
dalam
mengartikulasikan kebutuhan masyarakat;
2. Kemampuan keuangan daerah dalam pembiayaan program pelayanan
kesehatan masih terbatas dan kaku, sehingga diperlukan upaya
solutif;
3. Tingkat partisipasi masyarakat masih rendah; sehingga diperlukan
upaya sistematis untuk melakukan penyadaran;
4. Potensi keuangan daerah belum tergali secara optimal;
5. UPTD Puskesmas Bl. Limbangan berada di posisi

strategis,

pemanfaatan puskesmas oleh masyarakat cenderung meningkat


terutama di pelayanan luar gedung, tetapi bangunan dan peralatan
untuk Puskesmas masih kurang memadai dan belum memenuhi
standar sehingga pelayanan kurang optimal.
6. Pelanggan semakin meningkat, jumlah SDM masih ada yang kurang
dari standar kepegawaian, keadaan tersebut bisa menyebabkan
pelayanan tidak memuaskan pelanggan.
7. Melengkapi, merenovasi, merehabilitasi atau menambah bangunan
yang produktif, bersih, aman dan nyaman.
8. Melengkapi peralatan kesehatan atas dasar kebutuhan fungsional
puskesmas sesuai standar pemerintah.
9. Meningkatkan, mengembangkan dan mendorong kompetensi dalam 3
domain ( skill, knowledge dan attitude)

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

34

F. STRATEGI
Sesuai dengan Visi dan Misi UPTD Puskesmas Bl. Limbangan maka ada
beberapa

langkah/Strategi

yang

diperlukan

untuk

memperlancar/mempercepat pencapaian tujuan dan sasaran yang telah


ditetapkan, yaitu :
1. Peningkatan manajemen Sumber Daya Manusia dengan prinsip-prinsip
(Quality Assurance),

pemeliharaan dan jaminan mutu pelayanan

melalui peningkatan profesionalisme Tenaga Kesehatan (antara lain


dengan

penentuan

standar

kompetensi,

pelatihan

serta

study

banding).
2. Pengembangan Puskesmas yang efektif dan responsif
3. Pengembangan Peran Serta Masyarakat yang didasari oleh kehendak
masyarakat sendiri untuk sadar, mampu dan mau berperilaku hidup
sehat (PHBS).
4. Menggalang kemitraan (Partnership) dengan berbagai pihak dalam
bentuk Ikatan Kerja Sama.
5. Melakukan advokasi kepada pihak-pihak berwenang/birokrat dan
legislatif.

G. ANALISIS ISUE-ISUE STRATEGIS DAN PILIHAN


Adapun analisis dari Issue- Issue strategis yang berdampak pada
kelancaran pelaksanaan PPK BLUD di UPTD Puskesmas Bl. Limbangan
adalah sebagai berikut:
1. Pelayanan
Umum,

yaitu

Kemampuan

Puskesmas

dalam

mengartikulasikan kebutuhan masyarakat. Berdasarkan hasil indeks


kepuasan masyarakat (IKM), masyarakat membutuhkan pelayanan
yang cepat. Sehingga Puskesmas Bl. Limbangan akan berupaya
memperpendek jangka waktu pelayanan dan meningkatkan kualitas
SDM pemberi pelayanan.
2. Untuk
mengantisipasi

Kemampuan

keuangan

daerah

dalam

pembiayaan program pelayanan kesehatan masih terbatas dan kaku,


Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

35

diperlukan

upaya

solutif

berupa

peningkatan

kualitas

laporan

keuangan dan ketepatan waktu.


3. Tingkat partisipasi masyarakat masih rendah; sehingga diperlukan
upaya sistematis untuk melakukan penyadaran, melalui berbagai
kegiatan

penyebaran

informasi

dan

kegiatan

upaya

kesehatan

masyarakat.
4. Potensi keuangan daerah belum tergali secara optimal sehingga dengan
PPK BLUD diharapkan muncul innovasi dan kreatifitas karena aturan
pembiayaan program tidak kaku lagi.
5. Puskesmas Bl. Limbangan berada di posisi strategis, pemanfaatan
puskesmas
pelayanan

oleh
luar

masyarakat
gedung,

cenderung

tetapi

meningkat

bangunan

dan

terutama

peralatan

di

untuk

Puskesmas masih kuarang memadai dan belum memenuhi standar


sehingga pelayanan kurang optimal, dengan dilaksanakannya PPK
BLUD

diharapkan

penggunaan

anggaran

menjadi

proporsional

sehingga pengalokasiannya sesuai dengan kebutuhan yang ada.


6. Pelanggan semakin meningkat, jumlah SDM masih ada yang kurang
dari

standar

kepegawaian,

keadaan

tersebut

bisa

menyebabkan

pelayanan tidak memuaskan pelanggan, maka perlu dilakukan strategi


unit organisasi dan sumber daya manusia melalui pelatihan dalam
bentuk modul-modul seperti komunikasi skill, komunikasi empati dan
system pendokumentasian.
7. Melengkapi, merenovasi, merehabilitasi atau menambah bangunan
yang produktif,

bersih, aman dan nyaman diharapkan mampu

meningkatkan kinerja pelayanan.


8. Melengkapi peralatan kesehatan atas dasar kebutuhan fungsional
puskesmas sesuai standar pemerintah yaitu penambahan jumlah
peralatan yang digunakan untuk pelayanan.
9. Meningkatkan, mengembangkan dan mendorong kompetensi dalam 3
domain (skill, knowledge dan attitude) melalui berbagai kegiatan
pelatihan dan peningkatan strata pendidikan para petugas.
Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

36

H. FAKTOR UTAMA PENENTU KEBERHASILAN (Peluang SWOT)


1. Potensi Pasar
Dilakukan analisa terhadap permintaan pasar (EP) pada revenue
centre melalui forcasting dengan metode time series, berdasarkan
ekstra polasi trend linier terhadap data permintaan selama lima
tahun yang dapat memperkirakan permintaan pada tahun tahun
berikutnya.
Minimal menggunakan data activity driver selama 5 tahun untuk
masing-masing revenue centre.
Seluruh revenue centre dihitung prospeknya untuk mengetahui
berapa besar target yang ingin dicapai.
2. Hubungan Strategis
Manajemen UPTD Puskesmas Bl. Limbangan memiliki hubungan
strategis dengan pihak-pihak :
1) Hubungan strategis antara

Manajemen

UPTD

Puskesmas

Bl.

Limbangan dengan pemerintah daerah Kabupaten Garut melalui


Dinas

Kesehatan

Kabupaten

Garut

dengan

kebijakan

Bupati

Kabupaten Garut sebagai penentu kebijakan strategis di bidang


kesehatan.
2) Hubungan strategis

antara

Manajemen

UPTD

Puskesmas

Bl.

Limbangan dengan pemerintah Provensi Jawa Barat dan Pemerintah


Pusat dalam hal ini Kementrian Kesehatan Republik Indonesia
adalah dalam rangka kebijakan provinsi dan kebijakan kesehatan
nasional.
3) Hubungan

strategis

antara

Manajemen

UPTD

Puskesmas

Bl.

Limbangan dengan DPRD Kabupaten Garut adalah dalam rangka


pengkajian dan pengesahan peraturan daerah.
4) Hubungan strategis antara Manajemen UPTD

Puskesmas

Bl.

Limbangan dengan pihak distributor obat dan alkes dalam hal


pengadaan obat-obatan dan bahan habis pakai.
Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

37

5) Hubungan

strategis

antara

Manajemen

UPTD

Limbangan dengan pihak masyarakat luas

Puskesmas

Bl.

dalam kontribusi

penggunaan fasilitas pelayanan kesehatan dan bantuan hibah dari


para tokoh alim ulama serta organisasi sosial masyarakat untuk
mewujudkan pelayanan kesehatan yang optimal.
6) Hubungan strategis antara Manajemen UPTD

Puskesmas

Bl.

Limbangan dengan pihak perusahaan swasta sebagai mitra kerja


dalam pelayanan Kesehatan.
7) Hubungan strategis antara

Manajemen

Limbangan dengan pihak BPJS

UPTD

Puskesmas

Bl.

sebagai pihak yang membiayai

pasien yang dijamin oleh pihak BPJS tersebut kaitanya dalam hal
payment.
8) Karyawan UPTD Puskesmas Bl. Limbangan

adalah asset yang

sangat berharga karena merupakan motor penggerak pelayanan


fungsional di puskesmas.
3. Resiko
Resiko yang mungkin dihadapi oleh UPTD Puskesmas Bl. Limbangan
adalah :
1) UPTD

Puskesmas

Bl.

Limbangan

memiliki

resiko

penurunan

pendapatan, jika tidak ditangani secara professional dan apabila


terjadi kerugian maka kerugian tersebut merupakan kerugian bagi
seluruh pegawai.
2) Resiko tuntutan masyarakat atas kelalaian para provider dalam
memberikan pelayanan sangat penting karena akan menentukan
efisiensi dan efektivitas pembiayaan serta cita negatif kepada
masyarakat.
4. Produk/Jasa
Produk Jasa yang ditawarkan adalah :
1. Upaya kesehatan Masyarakat Esesnsial
a. Pelayanan promosi kesehatan;
b. Pelayanan kesehatan lingkungan;
c. Pelayanan kesehatan ibu, anak, dan keluarga berencana;
Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

38

d. Pelayanan gizi; dan


e. Pelayanan pencegahan dan pengendalian penyakit.
2. Upaya kesehatan masyarakat pengembangan

merupakan upaya

kesehatan masyarakat yang kegiatannya memerlukan upaya yang


sifatnya inovatif dan/atau bersifat ekstensifikasi dan intensifikasi
pelayanan, disesuaikan dengan prioritas masalah kesehatan,
kekhususan wilayah kerja dan potensi sumber daya yang tersedia
di masing-masing Puskesmas. Upaya kesehatan pengembangan
yang dilaksanakan oleh UPTD Puskesmas Bl. Limbangan terdiri
dari :
a) Upaya Kesehatan Gigi Anak Sekolah (UKGS) dan Upaya
Kesehatan Gigi Masyarakat Desa (UKGMD)
b) Upaya Kesehatan Sekolah
c) Upaya Kesehatan Usia Lanjut
d) Upaya Perawatan Kesehatan Masyarakat
e) Upaya Kesehatan Mata
f) Upaya Kesehatan Jiwa
g) Kesehatan Kerja
h) Bina kesehatan Tradisional
i) Kesehatan Olah Raga
j) Upaya kesehatan inovatif terdiri dari :
1. Upaya Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja / PKPR.
2. Upaya Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat/ JPKM.
3. Quality Assurance /Program Jaminan Mutu.
4. Klinter/ Klinik Terpadu.
5. Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (PTM).
Upaya Kesehatan Masyarakat ini tidak merupakan unit bisnis
yang

bisa

menghasilkan

income

tetapi

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

merupakan

unit
39

pengeluaran dan pembiayaan dan segala sesuatunya ditetapkan


oleh Dinas Kesehatan.
3. Upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama dilaksanakan
dalam bentuk:
a. rawat jalan;
b. rawat inap,
c. pelayanan gawat darurat;
d. Apotik
e. Pelayanan Laboratorium Sederhana
f. Pelayanan Persalinan 24 Jam
g. Pelayanan Radiologi
h. home care; berdasarkan pertimbangan kebutuhan pelayanan
kesehatan.
Upaya ini dapat merupakan unit yang bisa dikelola sebagai unit
bisnis.
5. Fasilitas
a. rawat jalan;
b. rawat inap,
c. pelayanan gawat darurat;
d. Apotik
e. Pelayanan Laboratorium Sederhana
f. Radiologi
g. Pelayanan Persalinan 24 Jam
h. home care;
6. Alasan Memberikan Pelayanan
Pelayanan diberikan untuk menjaga kelangsungan hidup institusi
puskesmas dan sekaligus meningkatkan kesehatan masyarakat
melalui

pelayanan

kesehatan

individu

dan

upaya

kesehatan

masyarakat
7. Keunikan Pelayanan
Setiap pemberi pelayanan/ provider memulai dengan mengucapkan
salam.
8. Yang Memberikan Pelayanan
Produk layanan diberikan oleh tenaga ahli yang memiliki kompetensi
sesuai standar profesi yang ditetapkan
9. Cara Menjual Produk
Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

40

Produk layanan diberikan pada para pelanggan yang datang ke UPTD


Puskesmas Bl. Limbangan maupun yang ingin dilayani di rumah dan
pelayanan rujukan.
10. Kekayaan Intelektual
Manajemen UPTD Puskesmas Bl. Limbangan yang didukung dengan
nilai-nilai quality assurance dan Peraturan Perundangan yang
melandasi kualitas kinerja pegawai yang tinggi.
11. Lokasi Bisnis
Alamat

Jalan Raya Limbangan tengah no. 119 Desa


Limbangan

tengah

No

Kabupaten Garut
: (0262) 431113

Telephone
Email

Kecamatan

Bl.

Limbangan

12. Aspek Legal


Badan Hukum yang dipilih oleh UPTD Puskesmas Bl. Limbangan
adalah PPK BULD yang asetnya tidak dipisahkan dari asset
pemerintah daerah Kabupaten Garut.
13. Manajemen Karyawan
Struktur Organisasi (Terlampir)
Distribusi Ketenagaan Menurut Jenis Profesi Di UPTD Puskesmas Bl.
Limbangan Tahun 2014
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

Jenis Kepegawaian
Dokter Umum
Dokter Gigi
D4 Kebidanan
D3 Kebidanan
S1 Keperawatan
D3 Keperawatan
D3 Keperawatan Gigi
Tenaga Kesehatan Lingkungan
D3 Gizi
Petugas Lab (Analis Kesehatan)

Banyaknya
2 Orang
1 Orang
5 Orang
19 Orang
2 Orang
24 Orang
1 Orang
1 Orang
1 Orang
3 Orang

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

Keterangan

41

11
S1 Apoteker
12
SMF
13
Petugas Imunisasi
14
Ketatausahan dan keuangan
15
Staf Obat
16
Bagian Pendaftaran
17
Bagian umum dan Kebersihan
18
Sopir
19
S1 Kesehatan Masyarakat
20
Petugas Radiologi
21
Operator BPJS
22
SPK
JUMLAH

1 Orang
1 Orang
1 Orang
7 Orang
1 Orang
2 Orang
3 Orang
1 Orang
1 Orang
1 Orang
1 Orang
1 Orang
80 Orang

Sumber Data : Tata Usaha UPTD Puskesmas Bl. Limbangan, Tahun 2014

Asuransi Karyawan : BPJS


14. Akuntansi
1. Sistem akutansi yang digunakan dalam laporan keuangan adalah
basis kas untuk pengakuan pendapatan, belanja dalam laporan
realisasi anggaran dan basis akrual untuk pengakuan asset,
kewajiban ekuitas dalam neraca basis
2. Penanggung Jawab adalah pejabat penanggungjawab keuangan
dalam hal ini sesuai SOTK adalah bendahara pentor.
15. Hukum
1. Badan Hukum Yang Memback-up
Pemerintah Daerah Kabupaten Garut karena UPTD Puskesmas Bl.
Limbangan adalah merupakan salah satu perangkat pemerintahan
daerah.
2. Keuntungan
Setiap permasalahan yang terjadi di UPTD Puskesmas Bl. Limbangan
selalu dilaporkan pimpinan ke Kepala Dinas Kesehatan sekaligus
untuk mendapat arahan dan bimbingan.
16. Keamanan
1. Keamanan umum dan pelanggan akan dipercayakan kepada satuan
pengamanan (satpam) dalam tahap permohonan setelah BLUD.

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

42

2. Dokumen pasien atau rekam medik berada dibawah pengelolaan


koordinator

bagian

pendaftaran

dan

disimpan

dalam

lemari

khusus.

I.

TUJUAN (GOALS)
Penerapan

Blud

meningkatkan

Di

UPTD

kualitas

Puskesmas

pelayanan

Bl.

kepada

Limbangan

bertujuan

masyarakat

untuk

mewujudkan penyelenggaraan tugas-tugas pemerintah daerah dalam


memajukan

kesejah-teraan

umum

dan

mencerdaskan

kehidupan

bangsa.
1. Puskesmas,

yang menerapkan PPK BLUD bertujuan memberikan

layanan umum secara lebih efektif dan efisien sejalan dengan praktek
bisnis yang sehat,
2. Dalam pelaksanaan kegiatan, harus mengutamakan efektivitas dan
efisiensi serta kualitas pelayanan umum kepada masyarakat tanpa
mengutamakan pencarian keuntungan,
3. Rencana kerja dan anggaran serta laporan keuangan dan kinerja
disusun dan disajikan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari
rencana kerja dan anggaran,
4. Dalam

menyelenggarakan

dan

meningkatkan

layanan

kepada

masyarakat, diberikan fleksibilltas dalam pengelolaan keuangannya

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

43

BAB III
RENCANA PEMASARAN (MARKETING PLAN)
A. SASARAN, TARGET DAN STRATEGI
1. Sasaran, Target dan Strategi Kegiatan tahun 2014-2019
Sasaran yang ingin dicapai oleh UPTD Puskesmas Bl. Limbangan yaitu:
a. Tercapainya target program upaya kesehatan masyarakat
b. Terpenuhinya peningkatan kepuasan pelanggan
c. Terpenuhinya pemenuhan diversifikasi layanan
d. Terpenuhinya peningkatan profesionalisme dan komitment sumber
daya manusia
e. Tercapainya target pendapatan
2. Indikator Kinerja Pelayanan Upaya Kesehatan Perseorangan
No

Pelayanan

Jenis

Sasaran

Target

Strategi

Pelayanan

Target
Tahun
Pencapaian

1.

Unit Gawat 1. Khitan

Anak

laki-laki

Masyarakat

Darurat

dibawah usia 12

dengan ekonomi

tahun

menengah

massal
3. Menyediak

keatas

2. RJP

1. Promosi
2. Khitan

an

2015

alat

khitan
2.

Unit Rawat 1. Pemeriksaan


Jalan

Calon
Jemaah Haji
2. Konsultasi
dengan
dokter
specialis
3. Pelayanan
USG
4. Klinik sore
5. Klinik

3.

Unit Gigi

Kestrad
1. Pemeriksaan
gigi

dan

mulut
2. UKGS
3. Gigi palsu

modern
1. Promosi
2. Motivasi
masyarakat di
yang
mau
3. Melengkapi
wilayah kerja
berangkat haji
sarana
UPTD Puskesmas
dan umroh
yang
2. Pasien dengan
Bl. Limbangan
dibutuhka
penyakit
n
tertentu
4. Mengadops
3. Pasien dengan
i
dokter
kebutuhan
specialis
pemeriksaan
Seluruh

1. Masyarakat

2015,
2016,
2017.

lebih lanjut
Seluruh

Pasien

masyarakat di

mempunyai

wilayah kerja

keluhan

UPTD Puskesmas

kesehatan

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

yang 1. Promosi
2. Melengkapi

dalam
gigi

sarana
yang

2015

44

Bl. Limbangan

dan mulut

dibutuhka
n
3. Kerjsama

4.

KIA

1. Pemeriksaan 1. Semua
Ibu

Hamil

ibu 1. Ibu

hamil di wilayah

dengan

dan

kerja

kebutuhan

konsultasi

Puskesmas

dokter

Limbangan

Specialis
2. Pelayanan
KB
3. Managemen

UPTD

Pasangan
Subur
2. Semua
sakit

Balita

kurang

hamil

Konsultasi

menengah
keatas
3. Bayi
kurang

sesuai

SOP
4. Mengadops
i

dokter

specialis

dari 6 bulan
menengah
hamil

keatas

bersalin 1. Promosi
2. Pelayanan
Normal
Bersalin normal
deng ekonomi
2. Semua Bayi
sesuai
Umum
menengah
3. Bumil
denga
2. Perawatan
dengan
keatas
komplikasi
bayi
sakit
2. Bayi
sakit
SOP
4. Bulin
dengan
3. Melengkapi
kurang dari
dengan
komplikasi
sarana
6 bulan
ekonomi
3. Perawatan
yang
menengah
Ibu
hamil
dibutuhka
keatas
dengan
3. Ibu
hamil
n
4. Bekerjasa
komplikasi
dengan
4. Persalinan
ma dengan
komplikasi
dengan
dokter
tertentu
komplikasi
4. Ibu
bersalin
SPOG dan

Imunisasi ATS
Imunisasi ABU

2015,
2016

menengah

dengan USG

Imunisasi

ekonomi

ekonomi

anak
4. Pemeriksaan

Pelayanan

tertentu
2. PUS
dengan

sarana
3. Pemeriksaa

dengan

Specialis

1. Persalinan

konsultasi

keatas
4. Ibu

dokter

6.

Usia

dari 6 bulan
Sakit 3. Semua
Ibu

dan

PONED

Bl.

bayi

Terpadu

5.

dg sekolah
hamil 1. Promosi
2. Melengkapi

1. Semua

Ibu 1. Ibu

dengan

specialis

komplikasi

anak

Semua

tersebut
Masyarakat

masyarakat

yang

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

2015,
2016.

1. Promosi
2. Melengkapi

45

7.

Imunisasi

wilayah

Meningitis
Unit

1. Pemeriksaan

Laboratoriu

Gula Darah
2. Pemeriksaan

Urine
Lengkap
3. Pemeriksaan

membutuhkan

sarana

UPTD Puskesmas

vaksinasi

vaksinasi

Bl. Limbangan
Semua

Masyarakat

masyarakat

yang

wilayah

kerja

kerja

1. Promosi
2. Melengkapi

membutuhkan

UPTD Puskesmas

pemeriksaan

Bl. Limbangan

Lab

tertentu

dengan ekonomi

HB
4. Pemeriksaan

menengah

ke

atas

Cholesterol
5. Pemeriksaan

2015

sarana
yang
dibutuhka

2015

n
3. Pemeriksaa
n

sesuai

SOP

Asam Urat
6. Pemeriksaan
Trigliserida
7. Pemeriksaan
darah
8.

Unit

Lengkap
Menyediakan

Masyarakat

Farmasi

obat

wilayah

non

Masyarakat
kerja

dengan ekonomi

generik (paten)

UPTD Puskesmas

menengah

sesuai

Bl. Limbangan

atas

ke

1. Promosi
2. Daftar
harga yang
sesuai

2015

dengan

kebutuhan

pangsa

dari pasien

pasar
9.

Unit
jalan

rawat

Menyediakan

Masyarakat

ruang

Wilayah

perawatan

UPTD Puskesmas

kelas pertama

Masyarakat
Kerja

Bl. Limbangan

dengan ekonomi
menengah
keatas

1. Promosi
2. Menyediak
an

sarana

pelayanan
3. Memeberik

2015

an
pelayanan
sesuai SOP

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

46

3. Target Kinerja Pelayanan Upaya Kesehatan Perseorangan


a. Rawat Jalan Umum
NO.
1.

LAYANAN

INDIKATOR KINERJA

Unit Gawat Darurat

Input :
Ketersediaan tenaga
Ketersediaan alat

Proses

TARGET
90%

75%

Pelayanan

100%

sesuai SOP

90%

Output : Tertangani
tindakan-tindakan

2.

Rawat Jalan Gigi

kegawat daruratan
Input :
100%
Ketersediaan tenaga
Ketersediaan alat
Proses : Pelayanan 80%
sesuai SOP
100%
Output : Tertangani
pelayanan
penambalan

3.

Klinik
Umum/Rawat
Jalan

dan

pencabutan gigi
Input :
80%
Ketersediaan tenaga
75%
Ketersediaan alat
Proses : Pelayanan 100%
sesuai SOP

Output

: 90%

Tertanganinya pasien
Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

47

ISPA

dan

Diare,

Pelayan pemeriksaan
Ibadah

4.

Rawat Inap

Hajji

dan

Umroh
Input :
Ketersediaan tenaga
Ketersediaan alat
Proses : Pelayanan

90%
75%
100%

sesuai SOP
90%
Output

Tertanganinya pasien

5.

KIA/Poned

Thypoid, Diare.
Input :
Ketersediaan tenaga
Ketersediaan alat
Proses
:Ketepatan
prosedur APN
Output
:K1,

K4,

80%
100%

100%

Linakes

Laboratorium

Input :
Ketersediaan tenaga
Ketersediaan alat
Proses : Pelayanan

90%
90%
100%

sesuai SOP

Output : keakuratan
hasil

BTA

Sputum

95%

dan Urine Lengkap

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

48

Grafik Kunjungan Unit Gawat DaruratTahun 2012 s.d 2014


dan Target Tahun 2015 s.d 2019

Grafik Kunjungan Rawat Jalan Gigi Tahun 2012 s.d 2014


dan Target Tahun 2015 s.d 2019

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

49

Grafik Kunjungan Klinik Umum/Rawat JalanTahun 2012 s.d 2014


dan Target Tahun 2015 s.d 2019

Grafik Kunjungan Rawat Inap Tahun 2012 s.d 2014


dan Target Tahun 2015 s.d 2019

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

50

Grafik Kunjungan Persalinan Tahun 2012 s.d 2014


dan Target Tahun 2015 s.d 2019

Grafik Kunjungan Laboratorium Tahun 2012 s.d 2014


dan Target Tahun 2015 s.d 2019
Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

51

B. STRATEGI MEMASUKI PASAR


Karena Puskesmas Bl. Limbangan memasuki pasar yang telah ada
(sudah banyak pesaing), maka perlu strategi khusus dan yang tepat
dalam memasuki pasar , antara lain:
Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

52

1. Menjadi Substitusi bagi produk pesaing utama,saat ini pesaing


sebagian besar fokus pada upaya pelayanan kesehatan perorangan
maka Puskesmas Bl. Limbangan memiliki produk tambahan yaitu
upaya kesehatan masyarakat
2. Menjadi alternatif bagi produk pesaing yang menjadi target dengan
menggunakan strategi pembeda (Differentiation) yang jelas baik dari
segi tarif maupun kualitas pelayanan.
3. Menjadi pesaing yang Meet Tooatau pesaing langsung dari produk
anda, dengan cara meningkatkan pelayanan prima melebihi para
pesaing.
4. Menjadi produk yang Trend Setter atau penentu arah perubahan di
pasar. Melalui innovasi di bidang kesehatan. Misalnya penyediaan alat
kesehatan yang sangat dibutuhkan masyarakat dan

belum ada di

pelayanan kesehatan pesaing.


5. Menjadi Clonner, yaitu menjiplak pesaing untuk peningkatan mutu
pelayanan.
6. Merebut

pasar

ceruk

(nyce

market)

diantaranya

adalah

pasar

komunitas anak sekolah untuk program gigi.


7. Menyediakan vaksin imunisasai ATS dan imunisasai Meningitis

C. STRATEGI PEMASARAN
Adalah

cara

untuk

Menginformasikan

produk

pelayanan

puskesmas kepada niche market dan captive market. Melakukan riset


pasar dengan metode survey dan kuesioner tentang demand masyarakat
terhadap produk pelayanan puskesmas yang menyenangkan. Adapun
strategi pemasaran meliputi manajemen bauran pemasaran 4P yaitu
Product, Place, Promotion, price:

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

53

a. Product
Produk pelayanan diberikan berdasarkan fungsi pelayanan yang
dimiliki puskesmas dikelola berdasarkan Peraturan Daerah No.9
Tahun 2013
UPTD Puskesmas Malangbong menawarkan produk jasa pelayanan
sebagai berikut :
a. Rawat Jalan
b. Rawat Inap dan Rawat Inap VIP
c. Layanan Gawat Darurat
d. Layanan Pemeriksaan Penunjang

terdiri

dari

Farmasi

dan

Laboratorium
e. Layanan Penunjang terdiri dari Klinik Terpadu,( Layanan Gizi,
Layanan Konseling penyakit berbasis perilaku dan lingkungan)
f. Layanan home care/ perkesmas
g. Medical Check up
h. Pemeriksaan Kesehatan Calon Jemaah Haji
i. Kerjasama Kunjungan Klinik Kesehatan di Institusi Pendidikan
dan Perusahaan swasta.
b. Place
UPTD Puskesmas Bl. Limbangan dengan tempat yang kurang
strategis,

memiliki

kemampuan

yang

baik

untuk

melayani

masyarakat yang membutuhkan pelayanan.


c. Promotion
Promosi UPTD Puskesmas Bl. Limbangan dilakukan dengan berbagai
cara yaitu :
Promosi langsung dilakukan oleh seluruh karyawan
Membuka jaringan pelanggan melalui media social
Menyebarkan promosi pelayanan kesehatan lewat lintas sektor
dalam

rakorcam

maupun

lewat

kegiatan

luar

gedung

di

masyarakat
d. Price
Tarif

UPTD

Puskesmas

Bl.

Limbangan

menggunakan

tarif

berdasarkan Perda No 9 Tahun 2013 tentang Retribusi Pelayanan


Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

54

Jasa Umum dan tarif lain yang terjangkau sesuai dengan posisi
pesaing.

Daya Tarik UPTD Puskesmas Bl. Limbangan terhadap konsumen


NO
1

SEGMEN PASAR
Individu

DAYA TARIK YANG DITAWARKAN SAAT INI


Memiliki Pelayanan Kesehatan Yang
Cukup Memadai
Lebih terjangkau dari segi tarif pelayanan
klinik swasta
Pelayanan kepada
mengutamakan
pemenuhan

BPJS NON PBI

BPJS PBI

pasien

sigap

dan

keramahan

kebutuhan

segera

pasien
Sifat pasar BPJS adalah DUMB
Biaya pengobatan atas segala

dan
kepada

resiko

dibayar oleh pemerintah


Pelayanan administrasi dan rujukan serta
dokumen lainnya dilayani di lingkungan
UPTD Puskesmas Bl. Limbangan

Trend Yang Diminati Pasar


NO

Trend yang diminati pasar


yang berkaitan dengan

Faktor Pengungkit Trend Yang


Diminati Pasar

pelayanan produk anda


Pelayanan Gawat Darurat

Pelayanan

Pelayanan Rawat Jalan

segera dilakukan
Pelayanan relatif cepat
Fasilitas lengkap, nyaman dan
atraktif
Pelayanan
keluhan

Pelayanan Medical Check


Up

kepada

pelanggan

mengutamakan
dan

pemberian

edukasi kepada pelanggan


Pemeriksaan
dilakukan

di

bawah pengawasan dokter

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

55

Ditunjang dengan pemeriksaan


laboratorium
Hasil pemeriksaan cepat dan
4

Pelayanan

Kesehatan

Calon Jemaah Hajji

dapat dipertanggungjawabkan
Pemeriksaan
dilakukan
di
bawah pengawasan dokter
Ditunjang dengan pemeriksaan
laboratorium
Hasil pemeriksaan cepat dan

5.

Pemeriksaan
Laboratorium

dapat dipertanggungjawabkan
Pemeriksaan
dilakukan
dibawah

pengawasan

profesional
Penyediaan
6.

Pelayanan Rawat Inap

analis

pemeriksaan

lengkap
Penyediaan Ruang Rawat Inap
VIP

Tujuan Pemasaran dan Target


a. Meningkatnya prospek sebagai pemanfaatan peluang besar
b. Meningkatnya utilitas UPTD Puskesmas Bl. Limbangan
c. Meningkatnya captive market dari 70% menjadi 90% pada Tahun
2015
d. Tertangkapnya ceruk pasar sebesar 10% dari prospek yang ada

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

56

BAB IV
RENCANA MANAJEMEN

A.KONDISI MANAJEMEN DAN STAF


1) Keadaan Pegawai UPTD Puskesmas Bl. Limbangan berdasarkan jumlah
per Januari 2015
No

Status

Jumlah

PNS

41

2
3

PTT
Sukwan

6
30

TKK

3
Jumlah

80

2) Komposisi Pegawai UPTD Puskesmas Bl. Limbangan berdasarkan


tingkat Pendidikan Per 31 Januari 2015
No

Jenjang

PNS

PTT

Sukwan

TKK

Jumlah

Dokter Umum

Dokter Gigi

Ners

S-1

Diploma 4

Diploma 3

20

22

SLTA

SPK

SLTP

SD

40

25

JUMLAH

2
1

4
5

50
9
1
3
3

80

3) Komposisi Pegawai UPTD Puskesmas Bl. Limbangan berdasarkan


Golongan Per 31 Januari 2015
Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

57

No
1
2
3
4

Gol
IV
III
II
I
JUMLAH

Struktural
1
1
0
2

Fungsional
1
22
14
1
38

Jumlah
2
23
14
1
40

4) Komposisi Pegawai UPTD Puskesmas Bl. Limbangan berdasarkan


Jabatan per 31 Januari 2015
NO
1
2
3
4
5
5

Jenis Jabatan

Jumlah
1
1
78
80

Eselon II/b
Eselon III/a
Eselon III/b
Eselon IV/a
Eselon IV/b
Fungsional
JUMLAH

5) Data Ketenagaan Di UPTD Puskesmas Bl. Limbangan Tahun 2015


Berdasarkan Jenis Ketenagaan
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18

Jenis Kepegawaian
Dokter Umum
Dokter Gigi
D4 Kebidanan
D3 Kebidanan
S1 Keperawatan
D3 Keperawatan
D3 Keperawatan Gigi
Tenaga Kesehatan Lingkungan
D3 Gizi
Petugas Lab (Analis Kesehatan)
S1 Apoteker
SMF
Petugas Imunisasi
Ketatausahan dan keuangan
Staf Obat
Bagian Pendaftaran
Bagian umum dan Kebersihan
Sopir

Banyaknya
2 Orang
1 Orang
5 Orang
19 Orang
2 Orang
24 Orang
1 Orang
1 Orang
1 Orang
3 Orang
1 Orang
1 Orang
1 Orang
7 Orang
1 Orang
2 Orang
3 Orang
1 Orang

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

Keterangan

58

19
S1 Kesehatan Masyarakat
20
Petugas Radiologi
21
Operator BPJS
22
SPK
JUMLAH

1 Orang
1 Orang
1 Orang
1 Orang
80 Orang

B. PROYEKSI KEBUTUHAN SDM TAHUN 2015 2019

No

Pendidikan

2015

2016

2017

2018

2019

Dokter Spesialis

Dokter Umum

D3 Akutansi

C. PROYEKSI KEBUTUHAN PENGEMBANGAN SUB SISTEM


Berdasarkan gambaran data jumlah pelayanan kesehatan di
beberapa jenis program seperti KIA dan Laboratorium penunjang , terjadi
peningkatan

yang

cukup

eksponensial.

Sehingga

apabila

UPTD

Puskesmas Bl. Limbangan mampu melakukan innovasi dan pemenuhan


sarana pelayanan yang memadai apalagi ditunjang dengan Sumber Daya
Manusia yang memiliki kapabilitas tinggi maka akan terjadi peningkatan
jumlah pengguna sarana pelayanan kesehatan yang secara langsung
berdampak pada peningkatan pendapatan.
Pada Tahun 2013 jumlah Pendapatan berdasarkan rekapitulasi
seluruh anggaran yang diterima UPTD Puskesmas Bl. Limbangan yaitu
dari Biaya Operasional Puskesmas (BOP), Biaya Operasional Kesehatan
(BOK),

Jaminan

Kesehatan

Masyarakat

Jaminan

Persalinan

(Jamkesmas/ Jampersal) dan Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp.


810.633.300 Sedangkan pada Tahun 2014 hanya empat sumber dana
Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

59

saja yaitu ; Biaya Operasional Puskesmas (BOP), Biaya Operasional


Kesehatan (BOK)Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Pendapatan Asli
Daerah namun terjadi kenaikan yang sangat eksponensial yaitu sebesar
Rp 1.818.588.258 Tahun 2015 menurut Dinas Kesehatan Kabupaten
Garut

Pendapatan

UPTD

Puskesmas

Bl.

Limbangan

sebesar

Rp

2.831.903.989.

No

Pelayanan

1.

Unit

2.

Unit

Jenis Pelayanan

Gawat 1. Khitan
2. RJP
Darurat
Rawat

Jalan

6. Pemeriksaan
Calon Jemaah

2015

2016

2017

2018

2019

Haji
7. Konsultasi
dengan dokter
specialis
8. Pelayanan
3.

Unit Gigi

USG
1. Pemeriksaan
gigi dan mulut
2. Pemasangan

gigi paslu

4.

KIA

5. Pemeriksaan
Ibu Hamil dan
konsultasi
dokter
Specialis
6. Pelayanan KB
7. Managemen

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

60

Terpadu Balita
Sakit

dan

Konsultasi
dokter
Specialis anak
8. Pemeriksaan
dengan USG

5.

PONED

5. Persalinan
Normal Umum
6. Perawatan bayi
sakit

kurang

dari 6 bulan
7. Perawatan Ibu
hamil

dengan

komplikasi
8. Persalinan
dengan
6.

Pelayanan
Imunisasi

7.

Unit
Laboratorium

komplikasi
1. Imunisasi ATS
2. Imunisasi ABU
3. Imunisasi
Meningitis
8. Pemeriksaan
Gula Darah
9. Pemeriksaan
Urine Lengkap
10. Pemeriksaa
n HB
11. Pemeriksaa
n Cholesterol

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

61

12.

Pemeriksaa

n Asam Urat
13. Pemeriksaa
n Trigliserida
14. Pemeriksaa
n

darah

Lengkap
8.

Unit Apotek

Menyediakan
obat

non

generik (paten)
sesuai
kebutuhan
9.

Unit

rawat

jalan

dari pasien
Menyediakan
ruang
perawatan
kelas pertama

Unsur pengukuran kinerja pada perspektif pertumbuhan dan


pembelajaran lainnya adalah kondisi infrastruktur puskesmas dalam
menilai kondisi infrastruktur digunakan dua indikator yaitu ketersediaan
peralatan dan ruangan.
Ketersediaan peralatan diukur dengan 3 Indikator

yaitu (1)

kelengkapan peralatan, (2) kalibrasi, dan (3) kondisi peralatan pada


layanan rawat jalan,

penunjang medis, dan non medis. Sedangkan

ketersediaan ruangan diukur dengan pemenuhan standar minimum luas


ruangan pada layanan rawat jalan,penunjang medis, dan non medis.
Kondisi ketersediaan ruangan tahun 2015 bila dinilai secara
kuantitas masih perlu beberapa ruangan lagi untuk kenyamanan
pelayanan dan pelaksanaan program pendukung.
Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

Sedangkan dilihat
62

secara kualitas ruangan sangat membutuhkan renovasi secepat mungkin,


mengingat bahaya yang mungkin ditimbulkannya.
Dari kinerja indikator perspektif pelanggan

di

atas

dapat

disimpulkan bahwa penyediaan sumber daya pelayanan berupa SDM dan


infrastruktur

masih

belum

memadai

dalam

rangka

memberikan

pelayanan kesehatan yang prima.


D.STRATEGI PEMENUHAN KEBUTUHAN SDM DAN SUB SISTEM
Setelah BLUD UPTD Puskesmas Bl. Limbangan bisa merekrut pegawai
non PNS dengan sistem kontrak BLUD yang setiap tahun diperpanjang.
a. Merintis kegiatan-kegiatan yang mengarah kepada pengembangan
kemampuan SDM baik tenaga medis, paramedis maupun administrasi
melalui kegiatan penelitian, kegiatan ilmiah, diskusi panel, seminar,
simposium, lokakarya, penulisan buku, studi banding, dll.
b. Meningkatkan standar pendidikan tenaga administratif yang potensial,
terutama ke jenjang S1.
Pola Rekruitmen
Dokter, tenaga fungsional dan tenaga administrasi UPTD Puskesmas
Bl. Limbangan dapat terdiri dari Pegawai Negeri Sipil maupun tenaga
profesional non Pegawai Negeri Sipil sesuai dengan kebutuhan
puskesmas.
Pola rekrutmen SDM baik tenaga medis, paramedis maupun non
medis pada Puskesmas Bl. Limbangan adalah sebagai berikut:
(1) SDM yang berasal dari Pegawai Negeri Sipil (PNS)
Pola rekrutmen SDM yang berasal dari Pegawai Negeri Sipil (PNS)
di lingkungan Puskesmas dilaksanakan berdasarkan Petunjuk
Teknis Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan
Pemerintah Kabupaten Garut, dengan tahapan sebagai berikut:
a. Persiapan Pengadaan Calon PNS
b. Pendaftaran
c. Pelaksanaan Ujian
d. Penentuan kelulusan
e. Pengangkatan
Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

63

f. Pengendalian dan Pengawasan


g. Ketentuan Lain
(2) SDM yang berasal dari Tenaga Profesional Non-PNS
Pola rekrutmen SDM yang berasal dari tenaga profesional nonPNS dilaksanakan sebagai berikut:
a. Rekrutmen SDM dimaksudkan untuk mengisi formasi yang
lowong atau adanya perluasan organisasi dan perubahan pada
bidang-bidang

yang

sangat

mendesak

yang

proses

pengadaannya tidak dapat dipenuhi oleh Pemerintah Daerah.


b. Tujuan rekrutmen SDM adalah untuk menjaring SDM yang
profesional,

jujur,

bertanggung

jawab,

netral,

memiliki

kompetensi sesuai dengan tugas yang akan diduduki sesuai


dengan kebutuhan yang diharapkan serta mencegah terjadinya
unsur KKN (kolusi, korupsi, dan nepotisme) dalam rekrutmen
SDM.
Disiplin Pegawai
a) SDM yang berasal dari PNS
Disiplin Pegawai Negeri Sipil adalah kesanggupan Pegawai Negeri
Sipil untuk mentaati kewajiban dan menghindari larangan yang
ditentukan dalam peraturan perundang-undangan dan atau
peraturan kedinasan yang apabila tidak ditaati atau dilanggar
akan dijatuhi hukuman disiplin. Berdasarkan

PP No. 53 Tahun

2010 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil, maka bila terdapat


pelanggaran disiplin atau indisipliner, pegawai negeri sipil yang
bersangkutan akan di jatuhi hukuman disiplin sesuai dengan
tingkat hukuman disiplin yang terdiri dari : hukuman disiplin
ringan, sedang dan berat.
Adapun

jenis

hukuman

disiplin

sesuai

dengan

tingkatannya dapat dijelaskan sebagai berikut :


Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

64

Jenis hukuman disiplin ringan terdiri atas : teguran lisan,


teguran tertulis dan pernyataan tidak puas secara tertulis. Jenis
hukuman disiplin sedang terdiri atas : penundaan kenaikan gaji
berkala selama 1 tahun, penundaan kenaikan pangkat selama 1
tahun dan penundaan pangkat setingkat lebih rendah selama 1
tahun.

Jenis hukuman disiplin berat sebagaimana dimaksud

dalam PP no 53 tahun 2010 adalah sebagai berikut : penurunan


pangkat setingkat lebih rendah selama 3 tahun, pemindahan
dalam

rangka

penurunan

jabatan

setingkat

lebih

rendah,

pembebasan dari jabatan, pemberhentian dengan hormat tidak


atas permintaan sendiri sebagai PNS dan pemberhentian tidak
dengan hormat sebagai PNS.
b.SDM Yang Bukan berasal dari PNS
Jika terdapat pelanggaran disiplin atau indisipliner untuk
SDM yang berasal dari non PNS, maka tindakan atau sanksi yang
diberikan

sesuai

dengan

kebijakan

dari

Pimpinan

BLUD

Puskesmas Bl. Limbangan selaku Pimpinan di Unit kerja yang


bersangkutan, dengan petunjuk dan bimbingan dari Kepala Dinas
Kesehatan Kabupaten Garut.

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

65

BAB V
PROGRAM DAN KEGIATAN

A. KEBIJAKAN DAN PROGRAM


Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor

75

Tahun

2014,

UPTD

Puskesmas

Bl.

Limbangan

menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan


perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya
promotif dan preventif, untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat
yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya. Sehubungan hal tersebut
maka Model Pelayanan UPTD Puskesmas Bl. Limbangan terdiri dari :
Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) adalah setiap kegiatan untuk
memelihara

dan

meningkatkan

kesehatan

serta

mencegah

dan

menanggulangi timbulnya masalah kesehatan dengan sasaran keluarga,


kelompok, dan masyarakat.
Upaya Kesehatan Perseorangan (UKP) adalah suatu kegiatan
dan/atau serangkaian kegiatan pelayanan kesehatan yang ditujukan
untuk peningkatan, pencegahan, penyembuhan penyakit, pengurangan
penderitaan akibat penyakit dan memulihkan kesehatan perseorangan.
Pembangunan kesehatan yang diselenggarakan di Puskesmas
bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang:
a. memiliki perilaku sehat yang meliputi kesadaran, kemauan dan
kemampuan hidup sehat;
b. mampu menjangkau pelayanan kesehatan bermutu
c. hidup dalam lingkungan sehat; dan
d. memiliki derajat kesehatan yang optimal, baik individu, keluarga,
kelompok dan masyarakat.

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

66

Dengan tercapainya tujuan tersebut diharapkan dapat mendukung


terwujudnya kecamatan sehat.
Puskesmas

menyelenggarakan

upaya

kesehatan

masyarakat

tingkat pertama dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama


secara

terintegrasi

dan

berkesinambungan.

masyarakat tingkat pertama

Upaya

kesehatan

meliputi upaya kesehatan masyarakat

esensial dan upaya kesehatan masyarakat pengembangan.


Upaya kesehatan masyarakat esensial bertujuan
pencapaian

standar

pelayanan

minimal

mendukung

kabupaten/kota

bidang

kesehatan meliputi:
a. pelayanan promosi kesehatan;
b. pelayanan kesehatan lingkungan;
c. pelayanan kesehatan ibu, anak, dan keluarga berencana;
d. pelayanan gizi; dan
e. pelayanan pencegahan dan pengendalian penyakit.
Upaya kesehatan masyarakat pengembangan

merupakan upaya

kesehatan masyarakat yang kegiatannya memerlukan upaya yang


sifatnya inovatif dan/atau bersifat ekstensifikasi dan intensifikasi
pelayanan,

disesuaikan

dengan

prioritas

masalah

kesehatan,

kekhususan wilayah kerja dan potensi sumber daya yang tersedia di


masing-masing Puskesmas.

Upaya

kesehatan

pengembangan

yang

dilaksanakan oleh UPTD Puskesmas Bl. Limbangan terdiri dari :


a. Upaya Kesehatan Gigi Anak Sekolah (UKGS) dan Upaya Kesehatan
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.

Gigi Masyarakat Desa (UKGMD)


Upaya Kesehatan Sekolah
Upaya Kesehatan Usia Lanjut
Upaya Perawatan Kesehatan Masyarakat/Community Health Nursing
Upaya Kesehatan Mata
Upaya Kesehatan Jiwa
Kesehatan Kerja
Bina kesehatan Tradisional

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

67

i. Kesehatan Olah Raga


j. Upaya kesehatan inovatif terdiri dari :
k. Upaya Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja / PKPR
l. Upaya Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat/ JPKM
m. Quality Assurance /Program Jaminan Mutu
n. Klinter/ Klinik Terpadu
o. Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (PTM)
Upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama dilaksanakan
dalam bentuk:
a. rawat jalan;
b. pelayanan gawat darurat;
c. home care; berdasarkan

pertimbangan

kebutuhan

pelayanan

kesehatan.
Upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama dilaksanakan sesuai
dengan standar prosedur operasional dan standar pelayanan. Dalam
melaksanakan upaya kesehatan

UPTD Puskesmas Bl. Limbangan juga

menyelenggarakan:
a. manajemen Puskesmas;
b. pelayanan kefarmasian;
c. pelayanan keperawatan kesehatan masyarakat; dan
d. pelayanan laboratorium.
Dalam melaksanakan upaya kesehatan, puskesmas didukung oleh
systemmanajemen yang meliputi :
1. Perencanaan /P1
2. Penggerakan pelaksanaan / P2
3. Pengawasan, pengendalian dan penilaian / P3
Semua upaya diatas dapat merupakan unit yang bisa dikelola
sebagai

unit

bisnis

karena

bersifat

private

good

dengan

tidak

mengabaikan fungsi sosial sebuah institusi pelayanan kesehatan.

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

68

B. TARGET KINERJA
1. Rencana Capaian Upaya Kesehatan Wajib
No
1

Jenis
Pelayanan
Upaya

an

Indikator
a. Cakupan

Kesehat
Ibu

dan Anak
serta KB

Penang

Rencana Capaian
Target
95%

2015
95%

2016
97%

2017
99%

2018
100%

2019
100%

kunjungan
ibu hamil K1
b. Cakupan

d. Cakupan
Deteksi Dini

Jawab
Bikoord
KIA

90%

90%

91%

92%

93%

94%

kunjungan
ibu hamil K4
c. DO K1-K4

gung

Bikoord
KIA

<10%

7%

6,5%

6%

5,5%

5%

Bikoord
KIA

20%

20%

22%

24%

26%

28%

Bikoord
KIA

Resiko Tinggi
(DDRT) Ibu
hamil
e. Ibu hamil
resiko tinggi

100%

98%

99%

100%

100%

100%

yang dirujuk
f. Cakupan
kunjungan

KIA

100%

96%

98%

100%

100%

100%

neonatus
g. Cakupan
persalinan
oleh tenaga

Bikoord

Bikoord
KIA

90%

86%

91%

96%

100%

100%

Bikoord
KIA

kesehatan
h. Cakupan
kunjungan
bayi
i. Cakupan

90%

98%

99%

100%

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

100%

100%

Bikoord
KIA

69

&

BBLR Yang

MTBM

ditangani
j. Cakupan

100%

98%

99%

100%

100%

100%

koord
KIA

deteksi dini
anak balita

90%

90%

92%

94%

96%

100%

dan pra

Bikoord
KIA

sekolah
k. Cakupan

MTBM &
MTBS

peserta KB
baru
l. Cakupan

80%

80%

83%

86%

89%

92%

Bikoord

peserta KB

KIA

aktif

KB
70%

70%

73%

76%

79%

82%

&

Bikoord
KIA &KB

Perbaikan a. Cakupan
Gizi Masy.

100%

93%

95%

97%

99%

100%

Koord

balita

Gizi

terdaftar dan

Bides

memiliki KMS
b. Tingkat
partisipasi
balita

80%

70%

73%

76%

79%

82%

nimbang

Koord
Gizi

datang

&

&

Bides

ke

posyandu satu
bulan

sekali

(DIS)
c. Balita yang
naik berat

80%

71%

74%

77%

80%

83%

Gizi

badannya

Bides

(N/D)
d. Balita bawah
garis merah

5%

5%

4,5%

4%

3,5%

3%

(BGM)
e. Balita gizi
kurang

tertangani
g. BaIita

Koord
Gizi

100%

90%

93%

96%

99%

100%

tertangani
f. BaIita gizi
buruk

Koord

Koord
Gizi

100%

100%

100%

100%

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

100%

100%

Koord
Gizi

70

&

mendapat Vit.
A 2 kali

90%

85%

90%

95%

100%

100%

pertahun
h. Pelaksanaan
PSG posyandu
i. Pemantauan
KADARZI
j. Ibu hamil
yang diukur

Gizi

10%

10%

11%

12%

13%

14%

Koord
Gizi

65%

50%

55%

60%

65%

70%

Koord
Gizi

LILA (lingkar
lengan atas)
k. Ibu hamil KEK

Koord

100%

90%

93%

96%

99%

100%

Koord
Gizi

(kekurangan
energi kronik)
l. Ibu nipas
dapat Vit. A

100%

100%

100%

100%

100%

100%

Koord
Gizi

m. Ibu hamil
dapat tablet

100%

100%

100%

100%

100%

100%

besi (fe) 90
tablet
n. MP-ASI pada
bayi BGM

Koord
Gizi
&KIA

90%

85%

90%

95%

100%

100%

Koord
Gizi

dari maskin

&

KIA

90%

90%

93%

96%

99%

100%

Koord
Gizi

Upaya
Pemberan
tasan dan
Pencegah
an

Peny.

Menular

a. Imunisasi
1) Cakupan

90%

97%

98%

99%

100%

100%

imunisasi

Imuni

HB-0 < 7hari

sasi

2) Cakupan
imunisasi

&

Bides
100%

98%

100%

100%

100%

100%

BCG

Koord
Imuni
sasi

3) Cakupan
imunisasi

Koord

&

Bides
100%

91%

94%

97%

DPT HbHib1
4) Cakupan
imunisasi

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

100%

100%

Koord
Imuni
sasi
Bides

71

&

DPT HbHib3
5) Cakupan

90%

91%

93%

95%

97%

99%

Imuni

imunisasi

sasi

Polio 4
6) Cakupan

Koord

Bides
90%

97%

98%

99%

100%

100%

Koord

imunisasi

Imuni

Campak

sasi

7) DO DPT HbHib1

(Universal

90%

99%

100%

100%

100%

100%

Koord
Imuni
sasi

&

Bides
<10%

8%

7%

6%

5%

4%

Koord
Imuni

Child

sasi

Imunization)
9) Status T5
Ibu Hamil

&

Bides

-Campak

8) Desa UCI

&

&

Bides
100%

100%

100%

100%

100%

100%

Koord
Imuni
sasi
Bides

10)Cakupan
BIAS

95%

100%

100%

100%

100%

100%

Koord
Imuni

Campak

sasi

kelas 1 SD
11)Cakupan
BIAS DT klsl

Bides
100%

100%

100%

100%

100%

100%

Td kls 2-3SD

Koord
Imuni
sasi

b. Pemberantas
an Penyakit
(P2)
1) Desa

100%

100%

100%

100%

100%

100%

Koord
Imuni

mengalami

sasi

KLB yang
ditangani
<24 jam
2) Desa bebas
rawan gizi
3) Acute Flacid

&

100%

100%

100%

100%

Paralysis

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

100%

100%

Koord
P2M

72

&

(APP) rate
per100.000
penduduk
< 15 Tahun
4) Penentuan
suspek TB
Paru
5) Penemuan

80%

80%

82%

84%

86%

88%

Koord
Gizi

>1%

>1%

>1%

>1%

>1%

>1%

Koord
P2M

&

Survei

TB Paru

lan

BTA+
6) Kesembuhan
penderita TB
Paru BTA+
7) Pemeriksaan

60%

50%

55%

60%

65%

70%

Koord
P2M

kontak
serumah TB

10%

10%

12%

Paru BTA+
8) Cakupan
balita
dengan

14%

16%

18%

P2M

85%

80%

83%

86%

89%

92%

ditangani
9) Klien yang

Koord
P2M

Pneumonia
yang

Koord

100%

100%

100%

100%

100%

100%

Koord
P2M

mendapat
penanganan
HIV-AIDS
10) Penderita

100%

90%

95%

100%

100%

100%

Koord
P2M

DBD yang
ditangani

11)Balita
dengan diare

100%

yang

Koord
P2M

ditangani
12)Penderita
malaria yang
diobati

80%

80%

85%

90%

13)Penderita
kusta yang

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

95%

100%

Koord
P2M
Survei
lan

73

&

selesai

100%

100%

100%

100%

100%

100%

berobat

P2M

(RFT)
14)Infeksi
menular

lan
100%

Koord
P2M

diobati
15)Kasus

hewan

Survei
lan
100%

100%

100%

100%

100%

100%

Koord
P2M

penular
rabies
ditangani
100%

100%

100%

100%

100%

100%

Koord
P2M

100%

100%

100%

100%

100%

100%

Koord
P2M

Upaya

a. Institusi yang

Kes.

dibina
b. Rumah/ba-

Lingkung
an

70%

80%

81%

82%

83%

84%

95%

90%

92%

94%

96%

98%

85%

80%

82%

84%

86%

88%

Koord
Kesling

yang diawasi
d. Tempat umum
(TTU/TPM) yg

Koord
Kesling

jentik nyamuk

(TTU/TPM)

Koord
Kesling

ngunan bebas

Aedes
c. Tempat umum

85%

80%

83%

86%

89%

92%

Koord
Kesling

memenuhi
syarat
e. Cakupan
sarana air
bersih:
1) Perkotaan
2) Pedesaan
f. Cakupan
jamban

&

Survei

seksual yang

gigitan

Koord

100%
90%

70%

75%

80%

85%

90%

Koord
Kesling

keluarga:

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

74

&

1) Perkotaan
2) Pedesaan
g. Cakupan
SPAL:
1) Perkotaan
2) Pedesaan

100%

Koord

84%

80%

82%

84%

86%

88%

95%

85%

50%

55%

60%

65%

70%

Kesling

80%

80%

82%

84%

86%

88%

Koord

Kesling

h. Cakupan
klinik sanitasi
i. Tata kelola
limbah non
medis
1) TPS I tiap
ruangan &

Koord

Kesling

tempat lain
yg strategis
2) Mobilisasi
harian ke
TPS II

100%

80%

85%

90%

95%

100%

Koord
Kesling

(Pusk)
3) Mobilisasi
harian ke
TPA
4) Pembuang-

100%

80%

85%

90%

95%

100%

Koord
Kesling

an limbah
non medis
ke TPA
5) Pengang-

100%

90%

93%

96%

99%

100%

Koord
Kesling

kutan
limbah non
medis oleh

100%

80%

85%

90%

95%

100%

Koord
Kesling

truk
sampah
j. Tata kelola
limbah medis
1) TPS limbah

100%

80%

85%

90%

medis pa-

95%

100%

Koord
Kesling

dat dgn
tempat
khusus &
strategis
2) Mobilisasi
dari jeja

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

75

-ring ke

100%

80%

85%

90%

95%

100%

TPS pkm

Koord
Kesling

mini- mal 1
kali
perminggu
3) Mobilisisai
/packing

100%

100%

100%

100%

100%

100%

darimasing

Koord
Kesling

masing
ruang pelayanan ke
TPS
khusus

100%

100%

100%

100%

100%

100%

tiap hari
4) Mobilisasi

Koord
Kesling

ke tempat
pemusnah
an(incene
rator)
minimal
1kali
perminggu
5) Pembakara
n limbah

100%

100%

100%

100%

100%

100%

ke incenera

Koord
Kesling

tor

100%

100%

100%

100%

100%

100%

Koord
Kesling

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

76

Upaya

a. Penyuluhan

Promosi

perilaku

Kesehat

hidup bersih

an

dan sehat

65%

65%

70%

75%

80%

85%

Koord
Promkes

(Rumah
tangga sehat)
b. Penyuluhan

80%

80%

82%

84%

86%

88%

perilaku

Koord
Promkes

hidup bersih
dan sehat
(Bayi yang
mendapat ASI
ekslusif)
c. Penyuluhan
perilaku

90%

90%

92%

94%

96%

98%

Koord
Promkes

hidup bersih
dan sehat
(Desa dengan
garam
beryodium
baik)
d. Penyuluhan
perilaku

40%

30%

33%

36%

39%

42%

Koord
Promkes

hidup bersih
dan sehat
(Posyandu
Purnama)
e. Penyuluhan
perilaku

15%

30%

32%

34%

36%

38%

hidup bersih

Koord
Promkes

dan sehat
(Penyuluhan
NAPZA oleh
NAKES)
f. Cakupan
jaminan
pemeliharaan

80%

80%

80%

80%

kesehatan

80%

80%

Koord
Promkes

Prabayar

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

77

g. Cakupan
jaminan
pemeliharaan

100%

100%

100%

100%

100%

100%

kesehatan

Koord
Promkes

keluarga
miskin
(Jamkesmas)
6

Upaya
Pengobat
an

a. Rawat Jalan
1) Cakupan

15%

14%

15%

16%

17%

18%

rawat jalan
2) Pemberi

Koord
Rawat
jalan

pelayanan
medis:
a) Dokter
umum
(12 jam)
b) Dokter

100%

100%

100%

100%

100%

100%

Rawat

gigi (pd
hari

jalan
100%

100%

100%

100%

100%

100%

kerja)
3) Pemberi

pustu
4) Pemberi
pelayanan

Koord
Rawat
jalan

pelayanan
medis tkt

Koord

50%

50%

52%

54%

56%

58%

Koord
Rawat
jalan

medis
rawat jalan

30%

40%

41%

42%

43%

44%

dengan

Koord
Rawat

Pusling
5) Jam buka

jalan

pelayanan

6) Kepuasan
pelanggan

7) Pelayanan
konseling

24jam

24jam

24jam

24jam

24jam

24jam

Koord
Rawat
jalan

80%

75%

78%

81%

(pojok gizi,
pojok insta

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

84%

87%

Koord
Rawat
jalan

78

lasi, pojok

1 Unit

oralit)

Koord
Rawat
jalan

b. Rawat Darurat Tingkat


Pertama
1) Jam buka

2) Pemberi
pelayanan
medis rawat daru-

24jam

24jam

24jam

24jam

24jam

24jam

Koord
UGD

rat tkt
pertama
3) Waktu

12jam

24jam

24jam

24jam

24jam

24jam

Koord
UGD

tanggap
pelayanan

4) Penanganan rujukan
5) Ketersediaan sarana,
prasarana

5mnt

Saat

Saat

Saat

Saat

Saat

Koord

stlh

psn

psn

psn

psn

psn

UGD

psn

dtg

dtg

dtg

dtg

dtg

100%

100%

100%

100%

100%

dtg

& penunjang life

100%

saving

Koord
UGD

6) Kematian
pasien <24

100%

70%

80%

90%

100%

100%

Koord
UGD

jam
7) Kepuasan
pelanggan

0%

1%

0%

0%

0%

0%

Koord
UGD

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

79

80%

70%

75%

80%

85%

90%

Koord
UGD

2. Rencana Capaian Upaya Kesehatan Pengembangan

No.
1

Jenis
Pelayanan
Upaya Kesehatan
Sekolah

Penang

Rencana Capaian
Indikator
a. Pemeriksaan

Target
100%

2015
100%

2016

2017

2018

2019

100%

100%

100%

100%

siswa SD &
setingkat

gung
Jawab
Koord
UKS

oleh tenaga
kesehatan/
guru UKS/
dokter kecil
b. Pembentukan dokter

50%

Koord
UKS

kecil tingkat
SD
c. Cakupan
pelayanan

100%

60%

70%

80%

90%

100%

kesehatan

Koord
UKS

remaja
2

Upaya Ke-

a. Upaya

sehatan

kesehatan

Khusus

pralansia &
lansia
1) Cakupan

70%

30%

40%

50%

60%

70%

pelayanan

Koord
Kes.
Lansia

2) Puskesmas
santun

100%

lansia

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

Koord
Kes.
Lansia

80

3) Posyandu

4klp

4klp

4klp

4klp

4klp

4klp

lansia

Koord
Kes.
Lansia

b. Upaya kes.
jiwa
1)

masyarakat
Pendataan

80%

80%

81%

82%

83%

84%

gangguan

Kes.

jiwa berat
2)

di masy.
Pelayanan
gangguan

Koord

Jiwa

15%

15%

16%

17%

18%

19%

Koord
Kes.

jiwa di

Jiwa

puskesmas
c. Upaya
Kesehatan
Mata
1) Screening
(hunting)

10%

10%

12%

14%

16%

18%

penderita

Koord
Kes.

mata

Mata

katarak
2) Penemuan
penderita
mata

10%

10%

12%

14%

16%

18%

Koord
Kes.

katarak

Mata
3) Penderita
mata
katarak yg

80%

80%

82%

84%

86%

88%

Koord
Kes.

dioperasi
d. Upaya

Mata

kesehatan
kerja
e. Upaya

80%

80%

73%

76%

79%

82%

Kes.

kesehatan
olahraga

Koord

Kerja
_

f. Upaya
pengobatan

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

Koord
Kes.
Olah

81

tradisional

raga
_

Koord
Pengo
batan
Tradisi

Perawatan Kes.
Masyarakat

a. Perkesmas

100%

100%

100%

100%

100%

100%

untuk Bumil
Resti
b. Perkesmas
untuk

Perkes
mas
100%

100%

100%

100%

100%

100%

untuk Balita
Resti
d. Perkesmas
utk penderi-

Koord
Perkes

Neonatal
Resti
c. Perkesmas

onal
Koord

mas

100%

100%

100%

100%

100%

100%

Koord
Perkes
mas

100%

100%

100%

100%

ta TB Paru

100%

100%

Koord
Perkes
mas

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

82

Upaya

a. Cakupan

Kes. Gigi

penduduk

& Mulut

mendapatkan

3%

5%

5%

5%

5%

5%

Koord
Kes. Gigi

pelayanan
kesehatan gigi
dan mulut
b. Cakupan ibu

Koord
80%

80%

82%

84%

86%

88%

Kes. Gigi

hamil mendapatkan pelayanan kes. gigi


dan mulut
c. Cakupan desa
binaan

Koord
Kes. Gigi
10%

10%

10%

10%

10%

10%

Kes. Gigi

UKGMD
d. Ratio
penambalan &

Koord

2:1

1:5

1:4

1:3

1:2

1:1

pencabutan
gigi
e. Lama waktu
pelayanan kes.

Koord

gigi dan
mulut:
1) Perawatan
2) Pencabutan
3) Scaling
4) Curetage
5) Pencabutan
gigi sulung
6) Penambalan
permanen
7) Pengobatan
oral

Upaya
Pelayanan
Rawat
Inap

Kes. Gigi

10mnt

10mnt

10mnt

10mnt

10mnt

10mnt

30mnt

30mnt

30mnt

30mnt

30mnt

30mnt

60mnt

60mnt

60mnt

60mnt

60mnt

60mnt

10mnt

10mnt

10mnt

10mnt

10mnt

10mnt

10mnt

10mnt

10mnt

10mnt

10mnt

10mnt

30mnt

30mnt

30mnt

30mnt

30mnt

30mnt

10mnt

10mnt

10mnt

10mnt

10mnt

10mnt

1,5%

1,5%

1,5%

1,5%

1,5%

1,5%

a. Rawat inap
tingkat
pertama
1) Cakupan
rawat inap

Rawat
Inap

2) Rata-rata
BOR

Koord

80%

80%

80%

80%

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

80%

80%

Koord

83

Rawat
Inap
3) Rata-rata
hari rawat

2hari

2hari

2hari

2hari

2hari

2hari

Koord
Rawat

4) Penanganan
rujukan

Inap
100%

100%

100%

100%

100%

100%

Rawat

5) Pemberi
pelayanan
dokter

Inap
12jam

12jam

12jam

12jam

12jam

12jam

paramedis

Koord
Rawat

umum
6) Pemberi
pelayanan

Koord

Inap

24jam

24jam

24jam

24jam

24jam

24jam

Koord
Rawat

perawat/

Inap

bidan
7) Jam visite
dokter
umum
8) Kematian
pasien

08.00

08.00

08.00

08.00

08.00

08.00

Koord

s/d

s/d

s/d

s/d

s/d

s/d

Rawat

13.00

13.00

13.00

13.00

13.00

13.00

Inap

0%

0%

0%

0%

0%

0%

Koord

9) Kejadian

Rawat

pulang
paksa
10)Kepuasan

Inap
0%

0%

0%

0%

0%

0%

Rawat

pelanggan

b. Persalinan
(PONED)
1) Pemberi

Koord

Inap
80%

80%

82%

84%

86%

88%

Koord
Rawat
Inap

pelayanan
persalinan
normal
2) Pemberi

Dokter

Dokter

Dokter

Dokter

Dokter

Dokter

Koord
Poned

pelayanan
persalinan
dengan
penyulit
3) Penanganan

Bidan

Bidan

Bidan

Bidan

Bidan

Bidan

Koord

Tim

Tim

Tim

Tim

Tim

Tim

Poned

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

84

rujukan
4) Kejadian
kematian
ibu karena
persalinan
5) Kepuasan

Poned

Poned

Poned

Poned

Poned

Poned

100%

100%

100%

100%

100%

100%

Koord
Poned

0%

0%

0%

0%

0%

0%

pelanggan

Koord
Poned

80%

80%

82%

84%

86%

88%

Koord
Poned

3. Rencana Capaian Upaya Kesehatan Penunjang

No
1

Jenis
Pelayanan
Upaya
Farmasi

Penangg

Rencana Capaian
Indikator
a. Ketersediaan
obat

90%

2015
90%

2016
91%

2017
92%

2018
93%

2019
94%

sesuai

kebutuhan
b. Ketersediaan
obat esensial
c. Ketersediaan
obat generik
d. Tata
kelola
obat

Target

sesuai

100%

90%

93%

96%

99%

100%

obat racikan
g. Penulisan

Koord
Obat

80%

80%

80%

80%

80%

80%

Koord
Obat

100%

85%

90%

95%

100%

100%

Koord
Obat

5mnt

5mnt

5mnt

5mnt

5mnt

5mnt

obat jadi
f. Waktu tunggu
pelayanan

jawab
Koord
Obat

standar
e. Waktu tunggu
pelayanan

ung

Koord
Obat

7mnt

7mnt

7mnt

7mnt

7mnt

7mnt

Koord
Obat

resep sesuai
formulanium
h. Tidak adanya

100%

90%

95%

100%

100%

100%

Koord
Obat

kejadian

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

85

kesalahan

100%

100%

100%

100%

100%

100%

pemberian
obat
i. Tata

Koord
Obat

kelola

dokumen
resep

100%

100%

100%

100%

100%

100%

Koord
Obat

Pemerik-

a. Durasi waktu

saan

pemeriksaan

Laborato-

spesimen

rium

laboratorium
sederhana
1) Spesimen

30mnt

30mnt

30mnt

30mnt

30mnt

30mnt

sputum
2) HB Sahli
3) Spesimen

10mnt

10mnt

10mnt

10mnt

10mnt

10mnt

faeces

15mnt

15mnt

15mnt

15mnt

15mnt

15mnt

5 mnt

5 mnt

5 mnt

5 mnt

5 mnt

5 mnt

10mnt

10mnt

10mnt

10mnt

10mnt

10mnt

5 mnt

5 mnt

5 mnt

5 mnt

5 mnt

5 mnt

5 mnt

5 mnt

5 mnt

5 mnt

5 mnt

5 mnt

100%

100%

100%

100%

100%

100%

Tgl

Tgl

Tgl

Tgl

Tgl

Tgl

cacing
4) Gula darah
kapiler
5) Spesimen
urine
6) Cholesterol darah
kapiler
7) Uric acid
darah
kapiler
b. Hasil lab
terkonfirmasi
kpd petugas
medis/berkom
3

Upaya
Pencatatan dan
Pelaporan
Tkt. Puskesmas

peten
a. Tepat waktu
laporan
1) Laporan

Koord
SP2TP

kegiatan
KIA & KB
2) Laporan
keg. gizi
3) Laporan
kegiatan

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

86

imunisasi
4) Laporan
kegiatn

5 mnt

5 mnt

5 mnt

5 mnt

5 mnt

5 mnt

P2PM
5) Laporan
kegiatan
promkes
6) Laporan
kegiatan
kesling
7) Laporan
SP2TP
8) Laporan
obat
(LPLPO)
9) Laporan
suurveilan
10)Laporan
lansia
11)Laporan
jiwa
12)Laporan
perkesmas
13)Laporan
gigi/UKGS
14)Laporan
UKK
b. Registrasi
pasien dan
catatan medik
1) Lama wkt
pendaftaran pasien
2) Waktu
pembuatan
dan
penemuan

SP2TP

catatan
medik
3) Lama

Koord

10mnt

10mnt

10mnt

10mnt

waktu

10mnt

10mnt

Koord
SP2TP

distribusi

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

87

catatan
medik ke
poli
pelayanan
4) Kelengkap-

3 mnt

3 mnt

3 mnt

3 mnt

3 mnt

3 mnt

Koord
SP2TP

an pengisian dan
penataan
kembali
rekam medis 24 jam

100%

100%

100%

100%

100%

100%

stlh selesai

Koord
SP2TP

pelayanan
5) Kelengkapan informed consent
stlh mendapatkan
informasi
yang jelas
6) Waktu

100%

100%

100%

100%

100%

100%

Koord
SP2TP

tunggu
pasien
rawat jalan
7) Kenyamanan ruang
tunggu
8) Tata kelola
rekam

5 mnt

5 mnt

5 mnt

5 mnt

5 mnt

5 mnt

Koord
SP2TP

medik

80%

80%

80%

80%

80%

80%

Koord
SP2TP

100%

100%

100%

100%

100%

100%

Koord
SP2TP

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

88

BAB VI
RENCANA KEUANGAN

A. PENDAHULUAN
Dalam rangka pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah yang
akuntabel dan transparan sebagaimana diamanatkan dalam UndangUndang No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan UndangUndang No.33 Tahun 2004 tentang Penimbangan Keuangan antara
Pemerintah

Pusat

dan

Pemerintahan

Daerah.

Laporan

keuangan

tersebut meliputi : Laporan Realisasi Anggaran, Neraca dan Catatan atas


Laporan Keuangan yang disusun sesuai dengan Standar Akutansi
Pemerintahan sebagaimana yang diatur dalam Pemerintah No. 24 Tahun
2005 tentang Standar Akutansi Pemerintahan.
Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

89

B. ASUMSI PENYUSUNAN PROYEKSI


Retribusi pendapatan UPTD Puskesmas Bl. Limbangan berdasarkan jenis
pendaapata periode 2012 2014
TAHUN
NO
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
7.
8

JENIS PENDAPATAN
APBD ( BOP )
RETRIBUSI PELAYANAN
KAPITASI ASKES
KAPITASI JAMSOSTEK
JAMKESMAS

2012

2013

2014

90.415.100

86.133.800

66.286.756

67.757.500
12.000.000

57.000.000
25.380.000

97.026.500
-

450.448.125

153.301.500

JAMPERSAL

397.109.000

APBN (BOK )

84.000.000

KAPITASI JKN
Lain - Lain
JUMLAH

94.035.000

98.980.000

1.603.374.400

704.620.725

54.072.000
867.031.300

45.060.000
1.811.747.656

C. PROYEKSI KEUANGAN
Proyeksi Pendapatan UPTD Puskesmas Bl. Limbangan berdasarkan
Jenis pendapatan periode 2015 - 2019
TAHUN
NO

JENIS PENDAPATAN

1.

APBD ( BOP )

2.

RETRIBUSI PELAYANAN
KAPITASI ASKES
KAPITASI JAMSOSTEK
JAMKESMAS/JAMPERSAL
APBN (BOK )
KAPITASI JKN

3.
4.
5.
6.
7.

JUMLAH

2015

2016

2017

2018

2019

76.260.821
137.079.053
103.950.000
1.280.902.632
1.598.192.506

64.821.698
167.236.445
109.147.500
1.460.229.000
1.801.434.643

55.097.994
204.028.463
114.604.875
1.664.661.060
2.038.392.392

46.833.295
248.914.725
120.335.118
1.897.713.608
2.313.796.746

39.808.301
303.675.964
126.351.873
2.163.393.513
2.633.229.651

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

90

Rencana Strategi Bisnis UPTD Puskesmas Bl Limbangan

91