Anda di halaman 1dari 4

LAPORAN STUDI KASUS

Flinder Valves and Controls Inc

Mata Kuliah : Manajemen Keuangan


DOSEN : Drs. Arief Bachtiar, MSA., Ak

Disusun oleh :
1. Anindya Desrida (14314028)
2. Eka Listyanna Ramadani (14314033)
3. Dian Puji Puspitasari (14314032)
4. Noviani Dwi Utami (14919035)
5. Wendri Sukmarani (15919029)

PROGRAM PASCA SARJANA FAKULTAS EKONOMI


UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA
YOGYAKARTA
2015

CASE 50
FLINDER VALVES AND CONTROLS INC
LATAR BELAKANG KASUS
FVC Adalah Produsen Flinder Valves dan Peganti Panas berdiri tahun 1980 di Negara
bagian California selatan dengan Presiden perusahaan bernama Bill Finder. Tahun 1987 FVC
Mengakuisisi Properti baik yang dimiliki dan disewakan. Pada tahun 1996 FCV go public
yang kemudian perusahaan Auden sebegai pemegang 20% saham biasa. Auden Company
adalah sebuah perusahaan besar yang merupakan saluran distribusi asing penting di bawah
pengaturan distributor ekslusif. Sekitar 15% penjualan FVC data dari Auden. Penjualan Asing
melalui Auden dan Staff menyumbang 30 % dari penjualan FVC.
FCV menarik perhatian RSE Internasional (Perusahaan yang berdiri pada tahun 1970
oleh Tom Eliot) jarena kontrak dari pemerintah AS. Meraka diadakan untuk pengembangan
system control hodrolik cangih widening gyre. Pada bulan mei 2008 RSE mengakuisisi
FVC karena Ekonomi AS teleh menderita di bidag keuangan, terorisme, perang, dll yang
menjadikan pimpinan perusahaan khawatir tentang peluang dan risiko.
PEMBAHASAN KASUS
Ketiga perusahaan tersebut (FCV, RSE dan Auden) memiliki manajemen yang bagus dan
memilki kekuatan dan kelemahan tersendiri dipasar indutri. mereka adalah pesaing yang
besar di dunia indutri. Adapun kekuatan dan kelemahan nya adalah :
FCV
Kekuatan :

RSE International
Kekuatan :

Auden
Kekuatan :

- Perusahaan mempunyai teknologi

- Menghasilkan Produk yang

- Memiliki pemeran

yang canggih meskipun hanya

beragam sehingga dapat

koneksi

perusahaan yang berskala kecil

menguasai pasar (CORE

internasional yang

(Inovasi yang berkatan dengan

Proyek).

luas.

penerbangan, pertahanan).
- Perusahaan telah mengembangkan
penelitian dan pengembangan

- Produsen berbiaya rendah


yang memiliki pengetahuan
produksi yang tidak biasa.

Kelemahan :
- Tidak ingin
bekerjasama

untuk memenuhi kebutuhan

Kelemahan :

dengan RSE dan

industri yang dinamis

- Memiliki pasar saham

hanya ber

Undervalued.
Kelemahan :

- Kebutuhan untuk

hubungan dengan
FCV (pada hal ini

- Perusahaan tidak dapat melakukan


efisiensi sehingga biaya yang
dikeluarkan terlalu besar.
- Perusahaan mengalami kesulitan

meningkatkan margi

adalah sebuah hal

keuntungan.

yang

- Tidak ada koneksi

menguntungkan).

internasional.

dana dalam membiayai penelitian


dan pengembangan industri.
Permasalahan dalam akuisisi
Alasan FCV menjual dirinya ke RSE :
a) Karena FVC akan mendapat manfaat dengan arus kas yang lebih kuat, laba bersih yang
lebih besar ketika bergabung. (hal ini dapat di lihat pada Financial Statements FVC yang
semakin meningkat setelah RSE melakukan akuisisi pada FVC lampiran 10).
b) FVC tidak memiliki utang jangka panjang setelah akuisisi berlangsung. Suatu
pertimbangan manajemen mengenai pendanaan atas penelitian untuk mengemangkan
produk FVC, mengingat Bill Flinder mendekati pensiun, Flinder berpikir apa bila FVC
maju sendiri untuk membiayai proyeknya akan menimbulkan utang baru yang besar.
Dengan pendanaan dari RSE ini menggindari FVC memiliki Utang Jangka Panjang.
c) Adanya kesepakan akuisisi untuk menjaga indentitasnya sehingga dia dapat
mempertahankan merk produk nya.
d) 70 % dari saham FVC dimiliki oleh direksi dan keluarga RSE.
e) RSE adalah produsen berbiaya rendah yang memiliki pengetahuan produksi yang tidak
biasa ini sangat kompetitif di industry.
Manfaat akuisisi
-

Mendapatkan suntikan dana untuk memperluas dan membiayai penelitian lebih lanjut.

Perusahaan mendapatkan akses pemasaran dan distribusi yang lebih besar.

Terjadi produk yang saling silang dengan produk RSE yang lain.

Estimasi nilai ekonomi yang besar berdasarkan investasi yang dibutuhkan untuk
memberikan semacam teknologi kepada pasar.

Peningkatan ekuitas memungkinkan lebih banyak penelitian dan pengembangan hal


ini berarti FVC ingin meningkatan produk dengan perlindungan paten.

KESIMPULAN

Dilihat dari kelemahan RSE, RSE tidak mempunyai koneksi internasional. Hal ini
memberikan option untuk RSE berkerjasama dengan Auden yang memiliki jaringan
internasional selain itu RSE juga memiliki sebagian saham biasa dari FVC. Akan
tetapi Auden tidak ingin melakukan bisnis dengan RSE tetapi hanya berhubungan
dengan FVC. RSE dan FVC bernegosiasi untuk hal itu karena hal tersebut
menguntungkan keduanya.

Flinder dapat memperluas pemasaran dan dapat berkembang menjadi lebih besar.

Lini bisnis RSE Internasional dapat menjadi lebih besar.

Meningkatkan laba RSE Internasional karena ada penghematan biaya pada


perusahaan akuisisnya yaitu Flinder.