Anda di halaman 1dari 35

Nama penyakit

DD

Anamnesis

Pemeriksaan fisik

Penunjang

Terapi

Edukasi

TBC

Bronkiektasis
Ca Paru
Asma
PPOK

-batuk berdahak
>2minggu
(darah, konsistensi)
-keringat malam hari
-demam sumer sumer
-penurunan BB
-riwayat kontak TB
-lingkungan sekitar

-KUVS (Rr meningkat,


T: subfebris, BMI
<18.5)
-Px. Thoraks:
I: gibus pada
vertebrae
A: suara napas
bronkial, amforik,
ronki basah, sura
napas melemah apeks
paru

-Sputum BTA
-Tes Mantoux
anak
-Px Darah:
limfositosis
-Ro Thorax:
Gambaran
infiltrat pada
apeks paru,
kavitas, pleuritis,
efusi pleura

R/ Riifampicin
tab mg
300/450/600 No
XXX
R/ Isoniazid tab
mg
300/300/300 no
XXX
R/ Pirazinamid
tab mg
750/1000/1500
no XXX
R/ Etambutol
tab mg
750/1000/1500
no XXX
1 dd tab I

-Obat harus
teratur dan
habis (6 bulan)
-Edukasi PMO
-Buang dahak
di tempat yang
aman
-Menggunakan
masker
-Edukasi
mengenai ES
obat: kencing
merah, dll.
-Kontrol
selanjuttnnya 1
bulan lagi.

Asma Bronkial

PPOK
Pneumonia
CHF

-pencetus serangan
-seringnya serangan
-wheezing (ngik2)
-riwayat rokok (dd
ppok)
-demam (dd
pneumonia)
-riwayat alergi atau
atopi dalam keluarga
-PND, dyspneu,
orthopneu, dyspneu
de effort

-KUVS (Rr meningkat)


-Px Thoraks:
I: retraksi
A: wheezing
ekspiratorik

-Spirometri
-Px. Darah
lengkap dgn
diffcount
(eosinofil)
-IgE serum
-AGD

BB: <40 / 4060/ >60


Asma
intermiten:
A*
R/ Salbutamol
MDI No.I
S prn (1-3 dd
puff 2)
Serangan
Ringan:
A* + B*
R/ budesonide
MDI No.I
S 1 dd puff I
Serangan

-Hindari faktor
pencetus.
-cara
penggunaan
obat
-kontrol teratur
-edukasi
penyakit
(terkait
serangan)

sedang
A* + B* + C*
R/ Salmeterol
MDI No. I
S 1 dd puff 1

PPOK

Bronkitis
Asma
Bronkiektasis
CHF

Pneumonia

Asma
Bronkitis
CHF

-Penyebab serangan
-Batuk berdahak
kronik progresif
(perubahan warna dan
purulensi sputum)
-Mengi
-riwayat merokok
-PND, dyspneu,
orthopneu, dyspneu
de effort
-riwayat alergi atau
atopi dalam keluarga
-batuk dengan dahak
mukoid
-sesak napas
-demam tinggi
-nyeri dada
-riwayat ISPA
-riwayat merokok

-KUVS (Rr meningkat)


-I: barrel chest
P: fremitus melemah
Per: hiperonor
A: wheezing, RBK

-Spirometri
-Ro Thorax
-AGD

-KUVS ( sianosis, NCH


(+), RR meningkat, T
naik, Nadi meningkat)
-I: retraksi dada
-P: fremitus meningkat
-Pe: perkusi redup
-A: bronkoversikulerbronkial, RBH (+/+)

-Ro Thorak:
perselubungan
pada daerah yg
kena
-lab: leukositosis
-sputum: analisa
+ gram

Serangan Berat
A+
R/budesonide
MDI no I
S 1 dd puff II
R/ MP mg 4 no
VIII
S 2dd tab I
R/ Ciprofloxacin
tab mg 500 No.
X
S 2 dd tab 1
R/ Salbutamol
tab mg 4 No.
XXI
S 3 dd tab 1
R/ MP tab mg 4
No. X
S 2 dd tab 1
R/ nasale
cannule no I
S imm
R/ levofloxasin
tab mg 500 no
VII
S 1 dd tab I
R/ paracetamol
tab mg 500 no
VIII
S prn

-Hentikan rokok
-Kurangi
paparan
pencetus

-hidup sehat,
tidak merokok
- hindari faktor
pencetus
- bisa divaksin
jika pasien
berisiko tinggi

AMI

STEMI
NON STEMI
UAP

-nyeri dada sebelah


kiri sampai ke lengan
dan bahu
-durasi
-membaik dengan
istirahat ?
Gx penyerta: keringat
dingin, berdebar debar
-pencetus: aktivitas
- Riw HT, DM, alkohol,
stress psikologik

-cuci tangan
-KUVS
(hipo/hipertensi)

-EKG
-Troponin jika >
0,5, CKMB > 3,6
- pprofil lipid,
mengetahui
faktor risiko

CHF

Asma
Edem paru ec.
Peny. Hati, peny
ginjal
CKD

-PND, orthopneu,
dyspneu de effort
-lemas, mual
-mengi
-no gangguan BAK
-sesak saat ? (NYHA)
-riw HT, merokok,
stroke, DM, gangguan
jantung sebelumnya

-KUVS (RR meningkat)


-JVP naik
-I: IC tampak
Pa: IC kuat angkat
Pe: kardio megali
A: Gallop

-darah lengkap
-profil lipid
-UR,CR, OT, PT
-elektrolit
-EKG
-Ro Thoraks:
Cardiomegali,
edema paru, bat
winngs
appearance

MONACO
-O2 3 lpm
R/ nasale
cannule no I
S imm
R/ISDN tab mg
5 no III
S prn (1-3) dd
tab I sublingualR/ aspilet tab
mg 80 no IV
S 1 dd tab IV
R/ Clopidogrel
tab mg 75 no IV
S 1 dd tab IV
R/ morfin amp
no I
S imm
R/ spuit cc 3 no
I
S imm
MOND
R/ morfin amp
no I
S imm
R/ spuit cc 3 no
I
S imm
-O2 3 lpm
R/ nasale
cannule no I
S imm
R/ISDN tab mg
5 no III
S prn (1-3) dd
tab I sublingual
R/ Furosemide
tab mg 40 no V

-GHS (no rokok,


olah raga,
mengatur pola
makan,
pengendalian
stress)
-RUJUK

-kontrol
tekanan darah
rutin
-jika sesak
memberat,
segera bawa ke
RS
-jika obat habis
segera kontrol

Uretrhritis
Gonorrhea

Uretritis non GO

-sering kencing nanah,


nyeri saat kencing, 2-7
hari setelah coitus
suspectus,
-riw dg PSK

Servisitis
Gonorrhea

Servisitis non
GO

-hampir tidak ada


kelainan
-cairan kuning
kehijauan pada vagina
-disuria *kadang*

Glaukoma

Mata tenang
visus turun:
Glaukoma
sudut terbuka
Ablasio retina
Retinopati
diabetik
Retinopati
hipertensi
Katarak
Mata merah
visus turun:
Glaukoma
sudut tertutup
Uveitis anterior
Keratitis

-Pandangan kabur,
melihat seperti halo,
silau
-Nyeri mata memberat
-Sakit kepala, mual,
muntah
-Biasanya unilateral
-Riwayat trauma,
medikamentosa

Pemeriksaan penis:
I: eritem, edema
Pa: pembesaran KGB
inguinal
Keluar duh tubuh
mukopurulen
Pemeriksaan
inspekulo:
I: gampang berdarah,
ada mukopurulen
discharge
Pemeriksaan nyeri
goyang servix: u/
memastikan adanya
PID (Pelvic
Inflammatory disease)
-Px. Visus (mulai dari
sisi sehat, tutup satu
mata): ada penurunan
visus
-Px. Lapang pandang:
menyempit di sisi yg
sakit
-TIO naik
-Px segmen anterior:
alis-kelopak-bulu
mata- rima palpebrapalpebra superior
(eversi)-palpebra
inferior-konjungtiva
bulbiRefleks cahaya
kornea, kedalaman

Gram: kuman
coccus gram
negatif intrasel

S 1 dd tab I
manne
R/ Captopril tab
mg 12,5 no XV
R/ sefiksim tab
400 mg no I
S 1 dd tab I

Gram: kuman
coccus gram
negatif intrasel

R/ sefiksim tab
400 mg no I
S 1 dd tab I

Non contact
tonometri
Perimetri

R/Acetazolamid
tab mg 250 No
IV
S 4 dd tab I (ini
yang dibawa
pulang, yang
langsung
diminum 500
mg)
R/ Pilocarpin fl
No I
S uc OD (1 tetes
/menit selama 5
menit,
dilanjutan 1
tetes/jam
selama 6 jam

Minum obatnya
Dibatasi
minumnya
RUJUK

Endoftalmitis

Hordeolum

Kalazion
Blefaritis

-Benjolan di mata,
nyeri, merah
-Riwayat hordeolum
sebelumnya

Konjungtivitis

Keratokonjungti
vitis
Skleritis

-Sekret pagi hari


berwarna? Berair?
Gatal?Penurunan

segmmen aterior,
pupil, tes sensibilitas
kornea, pemeriksaan
lensa (pake atropin 2
tts)
-PPx segmenposterior:
Dengan menggunakan
funduskopi dilihat
refleks fundus nya
-Px tekanan bola
mata:
Palpasi
Tes tonometri: ditetesi
pantokain 2 tetes
tunggu selama 5
menit, tonometri
kemudian
dikaliberasi, kemudian
dibersihkan dengan
alkohol, pasien jangan
lupa diminta melihat
ke satu titik, kemudian
disesuaikan dengan
tabel
Segmen anterior:
Inspeksi: Tampak
benjolan berwarna
merah di mata
sebelah .....
Palpasi: Nyeri pada
perabaan

-Visus
-Segmen anterior:
Sekret, edema

berikutnya)
R/ Timolol fl No I
S 2 dd gtt I ODS
R/Metoclorpami
d tab mg 10 No
V
S prn (1-3) dd
tab I

R/ Gentamisin
zalf No I
S 2 dd ue

Konj.bakteri/GO:
R/ Kloramfenikol
0,5 % eye drop

Kompres
hangat 15
menit
Apabila tidak
membaik
setelah obat
habis, diminta
untuk kontrol
(bisa
direncanakan
untuk insisi)
-Sebelum dan
sesudah
menggunakan

Keratitis

visus?
-Fotofobia?
-Riwayat trauma
-Riwayat atopi
-Riwayat penggunaan
obat
-Riwayat pemakaian
lensa kontak?

palpebra,konjungtiva
bulbi (injeksi, warna),
palpebra superior
(cobble stone),
konjungtiva tarsal
(folikel-viral-, papil
-bakteri/alergi-,
flikten)

Miopi

Hipermetropi
Astigmatisme

-Visus turun sejak


kapan?mendadak atau
berlahan-lahan?
-Riwayat trauma?
-Riwayat keluarga?

-Visus
-Uji pinhole
-Ishihara

Katarak

Retinopati
diabetik
Retinopati
hipertensi
Glaukoma
sudut terbuka

-Pemeriksaan segmen
anterior untuk melihat
kondisi lensa (matur,
imatur, hipermatur)
-Pemeriksaan shadow
test (30 derajat)

Rhinitis Alergi

Rhinitis
vasomotor
Rhinitis kronis

-Usia
-Visus turun sejak
kapan? Perlahan-lahan
atau mendadak?
-Awalnya sepertinya
apa? (melihat kabut?)
-Riwayat trauma?
-Riwayat DM?
-Warna cairan pilek
yang keluar? Salah
satu sisi atau
keduanya?
-Riwayat atopi
-Riwayat
medikamentosa
-Riwayat keluarga
atopi

-Siapkan alat-jangan
lupa pakai head lampbaru kemudian cuci
tangan ya
-Inspeks (alergi shiner,
crease)
-Palpasi (hidung,
wajah (cek sinusitis)
- transluminasi (dahi

fl No I
S 6 dd gtt I ODS
Konj. Viral:
R/ Acyclovir zalf
No I
S 5 dd I ue
Konj. Alergi:
R/ Flumetolon
eye drop fl No I
S 2 dd gtt I ODS

obat, mencuci
tangan
-Jangan
menggunakan
handuk
bersama-sam
dengan
anggota
keluarga lain
-Kontrol 7 hari
setelahnya
-Jangan
membaca buku
atau menonton
tv terlalu dekat
-Jangan
membaca di
tempaat gelap
-Jika ada
keluhan, harap
segera kontrol
Edukasi kapan
diperlukan
operasi
(ditunggu
sampe matur)

R/ Cetirizin 10
mg No VII
S 1 dd tab I
R/ Budesonid
spray fl No I
S prn (1-2) dd

Edukasi :
hindari
pencetus

-Slit lamp

Skinprick tes
IgE serum

Tonsilofaringiti
s

Laringitis
Tonsilitis
Faringitis
Abses peritonsil
Ca nasofaring

-Riwayat terpapar
debu (dikaitkan
dengan pekerjaan)

deket mata, di pipi)


-Pemasangan tampon
adrenalin 1:200.000
ditunggu 5 menit,
langsung dipasang di
kedua hidung, untuk
napas dengan
menggunakan mulut
-Rhinoskopi anterior:
Cek ada sekret?
Konka? (warna,
hipertrofi, massa)
-Rhinoskopi posterior:
Pake tongue spatel,
tekan lidah, semprot
lidokain, manasin
laringoskop, arahkan
laringoskop ke atas,
cek fossa rosenmuler,
torus tubarius,muara
tuba eustachii, choana

-Pekerjaan penyanyi?
-Gejala lain: demam,
penurunan berat
badan, gangguan
penglihatan
-R. Keluarga dengan
Ca
-R. Kebiasaan: makan
gorengan, suka teriakteriak, ngorok

-pemeriksaan
laringoskopi indirect
(headlamp, tongue
spatel, lidokain, kaca
laring, spirtus, kassa)
-Cuci tangan
-Handscoon
-Inspeksi bibir
-Lihat palatum, gigi
karies, gusi, naikkan
lidah dilihat ada
benjolan
-gerakkan lidah untuk
menilai m.hypoglosus
-pakai tongue spatel
untuk melihat tonsil

R/amoxicilin tab
mg 500 No XV
S 3 dd tab I
R/ paracetamol
tab mg 500 No
XV
S 3 dd tab I
R/ betadin
gurgle fl No I
S uc

Hindari makan
gorengan
Hindari makan
terlalu dingin
atau panas
Hindari
berteriak-teriak
Minum air putih
yang banyak
Istirahatkan
suara

OMA

OMSK

-Keluhan lain: Keluar


cairan?penurunan
pendengaran?tinitus?
pusing berputar?
demam?
-RPD: batuk pilek
sebelumnya?
-R. Kebiasaan: korekkorek kuping?
berenang?

(kripte dan detritus)


-Semprotin lidokain
-ditunggu 5 menit
sampai kerasa kebas
-panasi kaca laring
-lidah dijulurkan,
dibalut makai kasa
-masukan laringoskop
lihat ke arah bawah
-ibu diminta bilang
aaaaa, dilihat
pergerakan plica
vocalis , dilihat daerah
epiglotis apakah ada
hiperemis atau tidak
(ingat: terlihat
berlawanan dengan
yg tampak di laring)
-pemeriksaan
limfonodi
-cuci tangan
-laporkan hasil
pemeriksaan
-Siapkan alat
(Spekulum, Otoskop,
Lampu, Aplikator,
Tampon, Garpu tala,
Aligator, Serumen
hook spoon, Pinset
telinga, Obat,
Lidokain SOLAT GAS
POL), headlamp
dipasang, cuci tangan
-Duduk bersilangan,
jangan bersnadar
-Inspeksi: normotia,
lubang telinga, sekret,
tanda inflamasi,

-Stadium Oklusi:
R/ Amoxicilin
tab mg 500 no
XV
S 3 dd tab I
R/
Oksimetazolin
HCl fl No I
S 2 dd gtt
hidung kanan
-Stadium
hiperemis
Sama dan
R/ Na diklofenak
tab mg 50 No X

Minum obat
Kalau keluhan
memburuk
balik ke dokter
Tidak boleh
korek-korek
telinga
Perforasi:
Tidak boleh
kemasukan air

Psikiatri

Allo anamnesis DULU


kalo ada pengantar
1. Identitas (nama,
umur, alamat,
pekerjaan,
pendidikan,
perkawinan)
2. Keluhan utama
3. Onset, kronologi
4. Kuantitas
5. Kualitas
6. Faktor pemberat
7. Faktor peringan
8. Gejala penyerta
9. RPD (medis,
psikiatri,
penggunaan
alcohol)
10.Riw. Pribadi
11.Riw. Psikososial
12.RPK
13.R. sos-ek
14.Status mental
-Kesan Umum
(sesuai usia,
perawatan diri)

benjolan
-Palpasi aurikula
(kalor, nyeri )
-Tragus pain
-Mastoid
-Pasang spekulum
telinga (lihat apakah
liang telinga lapang,
warna, benjolan)
-Membran timpani
( cone of light, warna,
perforasi atau tidak)
-Garpu tala
Manik:
-peningkatan aktifitas, mood gembira
berlebihan, kepercayaan diri meningkat,
bicara berlebihan, tidak mudah lelah,
tidur berkurang, mood iritabel, riwayat
depresi
Depresi:
-konsentrasi dan perhatian berkurang,
kepercayaan diri berkurang, ide bunuh
diri, nafsu makan berkurang, psikomotor
berkurang, mudah lelah, trias depresi:
afek sedih, anergia (tidak mau melakukan
hobinya), anhedonia, bisa disertai gx
psikotik.
Insomnia:
-gangguan saat mengawali tidur/ bangun
ketika tidur dan tidak bisa tidur lagi/
bangun lebih awal, disertai dengan
gangguan aktivitas sehari hari karena
berkurangnya lama tidur, tanyakan gejala
cemas.
GAD:

S 3 dd tab I
-Stadium
supurasi
Antibiotik +
miringotomi
(RUJUK)
-Stadium
perforasi
Antibiotik
(RUJUK)
-Stadium
resolusi
Antibiotik
Skizofrenia:
R/ Haloperidol
tab mg 5 No. LX
S 2 dd tab 1
R/ CPZ tab mg
100 No. XXX
S 1 dd tab 1
R/ THP tab mg 2
No. XC
S 3 dd tab 1
Insomnia
R/ Triazolam tab
mg 0,125 No.
VII
S 1 dd tab 1
hora somni
Depresi
R/ Fluoxetin tab
mg 20 No. XXX
S 1 dd tab 1
GAD
R/ Diazepam

RUJUK

BPH

Striktur uretra
Ca buli
Ca prostat

-Perilaku & aktifitas


psiko
-mood, afek,
keserasian
-pembicaraan
(intonasi, volume)
-ggn persepsi (ilusi,
halusinasi, dll)
-bentuk pikir
-isi piker
-arus pikir
-tk. Kesadaran
-orientasi (orang,
waktu, tempat)
-konsentrasi dan
perhatian
-kemampuan baca
tulis, visuospasial
-pikiran abstrak
-pengendalian
impuls
-daya ingat
-tilikan
-Gejala obstruksi
(menunggu untuk
kencing, pancaran
lemah, terputus-putus,
tidak lampias, ingin
kencing lagi setelah
kencing)
-Gejala iritatif
(frekuensi meningkat,
terbangun tengah
malam, sulit menahan
kencing, nyeri saat
kencing)
-BAK warna
-Penurunan BB,
demam

Keluhan organic yang banyak: nyeri dada,


sakit kepala, nyeri perut, dll, ketakutan
berlebihan dan bisa menyangkut hal yang
tidak berhubungan, ggn aktifitas sehari2
krn kecemasan tadi
Skizofrenia:

tab mg 5 No.
XXX
S 2 dd tab 1

-Tanyakan KUVS
-Cuci tangan
-NKCV dan palpasi
ginjal (nyeri dan
ballotement)
-Inspeksi buli-buli
-Palpasi buli-buli (nyeri
dan ballotement)
-Perkusi buli-buli (dari
3 penjuru mulai dari
timpani ke redup)
-Pemeriksaan
limfonodi inguinal
(ada nodul atau tidak)
-Pemeriksaan genital
(meminta pasien

R/ Frazosin tab
mg 1 No VII
S 2 dd tab I

-Ur, Cr
-BNO IVP
-USG
-PSA

Manik
R/ Lithium
karbonat tab
mg 300 No. XXX
S 3 dd tab 1

RUJUK

-Riwayat merokok
-Riwayat trauma
-Riwayat keluarga
dengan Ca

membuka celana dan


berdiri):
Pakai sarung tangan
tidak steril
Inspeksi penis (sudah
sirkumsisi atau belum,
kalau belum ditarik
preputiumnya, dilihat
OUE, sekret)
Palpasi uretra dorsal
dan ventral (pakai
jempol) agak diurut
untuk mengetahui
apakah ada sekret
yang keluar atau tidak
Inspeksi skrotum (ada
pembengkakan,
edema, tinggi nya
antara kanan dan kiri)
Palpasi skrotum
(dinilai testis,
funikulus spermatikus
adakah benjolan,
nyeri, ada testis atau
tidak)
Transluminasi
Auskultasi (di skrotum
ada bsing atau tidak)
-Pemeriksaaan RT:
Informed consent
(bahwa pemeriksaan
tidak nyaman)
Ganti sarung tangan
Dikasih pelicin
Relaksasi spingter
terus masuk
Dinilai spingter ani
eksternum, dinding

rektum, raba prostat


(konsistensi, sulcus
mediana, pool atas,
simetris, mobilitas)
Lihat sarung tangan
lendir darah, feses
Cuci tangan
Kateter:
ANC

-Keluhan?biasanya
bakal dijawab hanya
ingin memeriksakan
kehamilan
-R.menstruasi (HPMT,
mens teratur?berapa
lama?habis berapa
pembalut sehari?
-R. Pernikahan
(pernikahan pertama?
sebelum
hamil/nikahimunisasi
TT?
-R.kehamilan sekarang
Keluhan mual
muntah?nyeri kepala?
kaki bengkak?
Sudah merasakan
gerakan janin?
-R. Kehamilan (hamil
ke berapa?riw.
abortus?prematur?
SC?)
-R.menyusui?
-R.kontrasepsi
sebelumnya?
-R. Kebiasaan (makan
cuku?istiahat cukup?
konsumsi vitamin?as.

-Informed consent
pemeriksaan
-Cuci tangan
-Periksa konjuntiva,
BB, TB, edema
VS
-Pemriksaan Leopold
(jangan lupa disuruh
mengosongkan
kandung kemih dulu)
-Pemeriksaan DJJ (3
kali sela 5 menit dikali
4)
-Pemriksaan dalam
(untuk kehamilan > =
36 minggu
-cuci tangan
-laporkan hasil
pemeriksaan (HPL,
letak janin, kondisi
janin, hasil px
panggul)

R/Vitamin C tab
mg 50 No XXX
R/sulfus ferosus
tab mg 200 No
XXX

Ingatkan untuk
kontrol teratur
Kalau ada
keluhan segera
dibawa ke
dokter walauun
sebelum jadwal
kontrol
Makan dan
istirahat yg
cukup

folat?minum jamu?)
-RPD (HT, DM, operasi)
-R. Keluarga (HT, DM,
eklampsia)
Appendiksitis

Vaginosis
Bakterial

Adneksitis

-Keluhan lain: demam?


sedang haid?mual,
muntah?nyeri
berpindah?
-RPD (dulu prnah?
mens ada masalah?)
-R.kebiasaaan (makan
teratur?makan pedes?
kolesterol?)

Keputihan berbau
amis, gatal, rasa
terbakar, merah,
riwayat seks, riwayat
penggunaan cairan
pencuci vagina,
kebersihan lingkungan
Pemeriksaan
Ginekologi :

Informed consent
Cuci tangan
KUVS
Jangan lupa kaki
ditekuk ya
Inspeksi
Auskultasi (bruit
aorta) N: 5-30
Perkusi ( seluruh
lapang abdomen,
hepar, lien dari linea
aksiaris anterior)
Palpasi (seluruh
lapang abdomen,
hepar, lien, ginjal), tes
undulasi, tes pekak
alih)
Tanda App: mc
burney, rebound,
rovsing sign, obturator
sign, psoas sign, rectal
toucher, cough sign)
Cuci tangan
Secret putih homogen,
bau amis, eritema

-Appendikogram
-darah lengkap

R/ Buscopan tab
mg 10 No V
S prn (1-2) dd
tab I

Sediaan basah:
clue cell
Gram: gram
negative, sel
epitel dengan
kokobasil
Tes amin: bau
amin(+) setelah
secret diteteskan
dengan KOH 105

R/
Metronidazole
tab mg 500 No.
XIV
S 2 dd tab 1

-Banyak makan
serat
-RUJUK dr.
Bedah

Pemeriksaan vaginal
swab
Kandidiasis
vaginalis

R/ Nistatin supp
100.000 IU No.
VII
S 1 dd sup 1
R/
Metronidazole
tab mg 500 No.
XIV
S 2 dd tab 1

Trichomoniasis

Konseling
kontrasepsi

-Riwayat menstruasi :
menarche, teratur ga?
Gnti pembalut? Nyeri?
Menstruasi terakhir
kapan?
Riwayat pernikahan :
umur?
-Riwayat hamil : ada
keluhan selama hamil?
Lahirnya gimana?
-Riwayat anak : Anak
berapa? Umur berapa?
-Riwayat kontrasepsi :
Udah pernah
kontrasepsi?
Ada keluhan selama
pake kontrasepsi
terdahulu?
-Riwayat penyakit
dahulu : HT, DM,
jantung
-Riw. Keluarga : HT,
DM, Jantung
- tanyakan
pengetahun pasien
tentang KB

- tujuan menggunakan
KB
- menjelaskan jenisjenis KB
a. Alami : senggama
terputus
b. Hormonal : pil,
suntik, implan
ES : gendut, darah
tinggi, perubahan pola
haid
c. Alat : kondom,
AKDR
- tanyakan apa ada
yang kurang jelas
- sarankan untuk
berdiskusi dengan
pasangan sebelum
memutuskan
Hipertiroid

Hipertiroid
Tirotoksikosis
anxietas

-Keluhan lain:
berdebardebar,
berkeringat banyak,
nafsu makan
bertambah, nyeri dada
(untuk menyingkirkan
ttg AMI), PND
-RPD DM, HT
-R. Keluarga DM, HT,
keluhan yg sama

-cuci tangan
-KUVS
-inspeksi kepala
(bentuk, ukuran,
rambut, alis,
eksoftalmus dilihat
dari atas, sampai
kelopak mata
bawahnya tidak
kelihatan, telinga,
chovtek sign, hidung,
bibir, mukosa oral.
-Inspeksi leher
-Cek kelenjar limfe
-cek kelenjar tiroid
(bawah adam apel)
-cek trakea ada
deviasi atau tdak

TSH, T3, T4

R/Propanolol tab
mg 10 mg No
XXX
S 4 dd tab I
R/ PTU tab mg
50 No XXX
S 3 dd tab I

-Konseling
kepatuhan
minum obat
dan kontrol
setelah
seminggu
-jika ada
keluhan lain
maka segera
saja
diperiksakan

DM

Diabetes
Insipidus
ISK

-keluhan utama:
banyak pipis, sering
harus, sering lapar,
berat badan menurun
-riwayat keluarga
dengan DM
-riwayat kebiasaan
(makan manis, rokok)

(satu jari)
-setiap palpasi
tanyain nyeri
-cuci tangan
-KUVS

-GDS
-GDP
-GD2JPP

R/ Metformin
tab mg 500 no.
XXX
S 3 dd tab I pc

-Edukasi untuk
minum obat
teratur
-Jaga pola
makan, kurangi
yang manis
baik makanan
maupun
minuman
-Porsi makan
dikurangi,
banyak makan
serat
-Olahraga
teratur 3 kali
seminggu
dalam 30 menit
-Bepergian
dengan
menggunakan
alas kaki
-Jika ada
keluhan seperti
mata kabur,
pusing segera
ke dokter
-Jika mulai
lemas,
berkeringat
sediakan
permen (cegah
hipoglikemi)
dan ke
pelayanan
kesehatan

Mastitis

Partus normal

FAM
Ca payudara

-Keluhan lain: demam,


benjolan, penurunan
berat badan
-Riwayat menyusui
-Riwayat menstrurasi
(nyeri pada saat mens
saja?)

-anamnesis
secukupnya: GPA, usia
kehamilan, riwayat
kelahiran sebelumnya,
riw. HT, DM

-cuci tangan
-KUVS
-inspeksi (dalam 4
posisi)
-Palpasi saat tidur
berbaring dengan
disangga bantal,
jangan lupa putingnya
juga ditekan untuk
mengetahui discharge
yang harusnya keluar
-Palpasi limfonodi
aksila
Persiapkan alat:
Pakai Apron
Meja ginekologi stertil
3 linen steril 9untuk di
atas perut ibu, satu di
pantat ibu, satu untuk
menahan perineum)
Partus set:
Cocher, gunting
episiotomi, klem tali
pusat, klem lurus,
gunting jaringan,
oksitosin 10 iu,
ergometrin, needle
holder, benang, jarum,
DJJ, wadah bengkok,
sarung tangan
-Lakukan manajemen
kala II
-Lakukan manajemen
kala III: jangan lupa
tangan ada di atas
simpisis untuk
menekan ke arah
dorsokranial

R/ diklosaksilin
tab mg 500 No
XXX
S 4 dd tab I
R/ibuprofen tab
mg 500 No XV
S prn (1-3) dd
tab I

-Kompres air
hangat dan
masase
payudara
-Pertahankan
menyusui
-Kalau sangat
nyeri, bisa
digunakan alat
pompa
-Jaga
kebersihan
payudara

Kolesistisis

Kolelitiasis
Ulkus peptikum
Angina pectoris

Abses Hepar

Kolesistisis
Hepatitis
Hepatoma

Dispepsia

Ulkus peptikum
Gastritis
GERD

-usia, jenis kelamin


-keluhan utama: nyeri
perut kanan atas
sampai epigastrium,
menjalar ke
punggung, muncul
setelah konsumsi
makanan besar atau
berlemak, demam,
mual
-pada kronis bisa ada
gangguan pencernaan
-riwayat sakit
kolisistisis sebelumnya
-keluhan: demam,
menggigil, nafsu
makan turun, berat
badan turun, mual
muntah, lemas, nyeri
perut kanan atas,
nyeri menjalar ke
bahu, batuk, diare
-keluhan nyeri ulu
hati, sakit seperti apa
(ditusuk atau
terbakar), penjalaran
-pola makan: teratur
ga, makanan yg
merangsang asam
lambung, setelah

-cek kelengkapan
kotiledon, observasi
jalan lahir apakah
terdapat laserasi atau
tidak, bersihkan
genital ibu dengan
povidon iodin
-Cuci tangan
-KUVS: febris
-periksa keadaan
umum ikterik?
-pasien tidur, buka
baju, pemeriksaan
abdomen (kaki
ditekuk)
-teraba masa di
kantung empedu
-murphy sign (+)

-cuci tangan
-KUVS: febris
-abdomen:
hepatomegali, kadang
ditemukan masa saat
palpasi
-thoraks: suara nafas
turun di lobus kanan
-ikterik (25%)
-cuci tangan
-KUVS
-pasien diposisikan
untuk px abdomen
-nyeri tekan
epigastrium, bising
usus meningkat

-px darah rutin


(leukositosis)
-USG abdomen
penebalan
dinding kantung
empedu

R/ Metronidazol
tab mg 500 no.
X
S 3 dd tab I
R/ Paracetamol
tab mg 500 no.
X
S 3 dd tab I

-px darah rutin,


SGOT, SGPT,
leukositosis,
bilirubin
meningkat
-USG abdomen
-CT scan
abdomen

RUJUK

Tidak ada
-pada gastritis
kronis: darah
rutin, urea
breathe test dan
feses, endoskopi

R/ Antasida syr
fl no. I
S 3 dd CI 1 ac
R/ Ranitidine
tab mg 150 no.
X
S 2 dd 1 ac

-RUJUK ke
PENYAKIT
DALAM
-pada keadaan
akut pasang
infus dan
RUJUK ke
BEDAH
-edukasi diet
rendah lemak
dan
menurunkan
berat badan

EDUKASI:
-hindari faktor
pencetus,
makanan
perangsang
asam lambung:
pedas, asam,
kopi, rokok,

Hepatitis

TIPE A
Sirosis hepar
Hepatitis B
Abses hepar

TIPE B
Fatty Liver
Hep A
Hepatitis
alkoholik

makan nyeri
berkurang atau
bertambah, mual,
kembung, BAB
-riwayat sakit
sebelumnya, pernah
konsumsi analgesik
dan steroid?
-kebiasaan: kopi,
rokok, alkohol
-Keluhan: demam,
mata dan kulit kuning,
nafsu makan turun,
nyeri otot dan sendi,
lemah, letih, lesu,
mual, muntah, warna
urine seperti teh, tinja
seperti dempul
-riwayat konsumsi
makanan yg
kebersihannya buruk
-riwayat penggunaan
alat makan dr
penderita Hep A
-riwayat keluarga dan
orang sekitar dg
gejala serupa

-Keluhan: mata dan


kulit kuning, mual
muntah, BAK seperti
teh, lemas
-riwayat demam
sebelum kuning
muncul

-cuci tangan
-KUVS: febris
-general survey: sklera
ikterik, jaundice
-abdomen:
hepatomegali

-px urin: bilirubin


-px darah rutin:
peningkatan
bilirubin, SGOT,
SGPT, IgM anti
HAV, HbsAg, Anti
HBc, anti Hbe,
RNA anti HCV

R/ Ibuprofen tab
mg 400 no. X
S 2 dd tab I
Jika dg Mual:
R/
Metoklopramid
tab mg 10 no. X
S 3 dd tab I
Jika kembung:
R/ Omeprazol
tab mg 20 no. X
S 1 dd tab I

-cuci tangan
-KUVS
-general survey: sklera
ikterik
-px abdomen: nyeri
tekan kuadran kanan
atas, hepatomegali

-px urin: bilirubin


-px darah rutin:
peningkatan
bilirubin, SGOT,
SGPT, IgM anti
HAV, HbsAg (+),
IgM anti HBc

-rawat inap
R/ Paracetamol
tab mg 500 no.
XV
S 3 dd tab I prn
Jika dg Mual:

alkohol
-makan teratur,
sedikit tapi
sering
-setelah makan
jangan
langsung tidur
-hindari
stressor
psikologis
-kontrol rutin,
jika ikterik
menetap saat
keluhan lain
sudah hilang:
RUJUK ke
PENYAKIT
DALAM
-menjaga
sanitasi dan
kebersihan
makanan dan
alat makan
-vaksin hep A
-keluarga
menjaga
asupan kalori
dan cairan,
membatasi
aktivitas fisik
pada fase akut
RUJUK ke
PENYAKIT
DALAM

Leptospirosis

Ascariasis

Malaria
Demam dengue
Demam tifoid

Ankilosis
Malnutrisi

-riwayat transfusi dan


penggunaan jarum
suntik, terkena darah
penderita Hep B
-riwayat konsumsi
obat lama (misal OAT),
konsumsi akohol
-riwayat seksual dg
penderita Hep B
-riwayat keluarga dg
sakit sama
-keluhan: demam,
sakit kepala, nyeri
otot, nyeri abdomen,
mata kuning, badan
lemas, tidak nafsu
makan, mual muntah
-RPD: pernah hepatitis
ga?
-riwayat keluhan sama
di keluarga
-riwayat pekerjaan:
kontak dengan urin
hewan?
-riwayat rumah
kebanjiran, sanitasi
-riwayat konsumsi
makanan (hilangkan
DD hep A, tifoid)
-keluhan: berat badan
tidak naik, nafsu
makan turun, perut
buncit, pucat, lemas,
mual, perut kembung,
diare
-riwayat keluarga atau
teman yg cacingan
-kebiasaan cuci

(tepi tajam,
konsistensi lunak,
tidak ada nodul),
splenomegali dan
limfadenopati (1520% pasien)

(+),HBeAg (+),
anti Hbe, RNA
anti HCV

-cuci tangan
-KUVS: febris
-general survey:
ikterus, ruam kulit
-px fisik: nyeri tekan
pada otot,
hepatomegali,
splenomegali,
limfadenopati

-px darah rutin


(leukositosis),
hitung jenis, LED,
bilirubin, SGOT,
SGPT, ur, cr,
elektrolit
-px urin:
sedimen,
proteinuria
-setelah hari ke7: uji serologis
MAT dan ELISA

-cuci tangan
-KUVS: tampak sakit
sedang, konjunctiva
anemis
-abdomen tampak
distensi, nyeri

R/
Metoklopramid
tab mg 10 no. X
S 3 dd tab I
Jika kembung:
R/ Omeprazol
tab mg 20 no. X
S 1 dd tab I

-px feses
mikroskopis:
telur cacing
Ascaris

-Manifestasi
ringan (terapi
oral 7-10 hari)
R/ Doksisiklin
tab mg 100 no.
XX
S 2 dd tab I
Disertai terapi
suportif
(observasi)
-Manifestasi
berat (IV 5-7
hari)
R/ Benzil
penisillin inj 6
juta IU
S imm
R/ Albendazol
tab mg 400 no.
I
S 1 dd tab I

Edukasi:
-jaga
kebersihan
lingkungan dan
makanan dari
kontaminasi
urin binatang
-cuci tangan
dan kaki
setelah bekerja
di tempat yang
mungkin
tercemar
-memakai alas
kaki

Edukasi:
-jaga
kebersihan,
cuci tangan
-hindari
makanan pedas
(merangsang
migrasi cacing)

tangan setelah main?


Anemia

Anemia
Defisiensi Besi
Anemia
Defisiensi B12
Anemia
Penyakit Kronis

Malaria

Demam Tifoid
Demam
Dengue

-pekerjaan
-keluhan: lemas,
pusing, pandangan
kabur, berkunangkunang, telinga
berdenging,
konsentrasi turun
-riwayat menstruasi,
kehamilan
-riwayat keluarga
dengan sakit sama
-kebiasaan, pola
makan
-sosial ekonomi
-keluhan: demam
menggigil, hilang
timbul, berkeringat,
sakit perut, mual,
nyeri otot
-pola demam?
-adakah kejang,
kelemahan sesisi?
-BAK?
-riwayat pergi ke
daerah endemis
malaria, riwayat banjir
sekitar rumah
-riwayat keluarga dg
sakit sama

-cuci tangan
-KUVS: takikardia
-general survey:
konjunctiva anemis,
telapak tangan, atrofi
papil lidah, koilonikia
-kasus kronik:
organomegali

-px darah rutin


(Hb turun)
-GDT
-feses
mikroskopis

R/ Fe sulfat tab
no XXX
S 3 dd tab I
Jika def B12
ditambah:
R/ Vit B 12 tab
no. X
S 1 dd tab I

Edukasi:
-makanan
mengandung
zat besi, tablet
Fe
-istirahat cukup
-efek samping
obat: mual,
muntah,
konstipasi, BAB
hitam

-cuci tangan
-KUVS: febris,
takikardi
-kepala leher:
konjunctiva anemis,
sklera ikterik, kulit
memerah
-abdomen:
hepatomegali,
splenomegali

-px darah rutin


-GDT, apusan
darah tebal

MONDOK
-pasang infus
NS 37 tpm
(makro)

EDUKASI:
-menghindari
gigitan nyamuk
dengan
kelambu atau
obat nyauk
-hindari keluar
malam hari
-profilaksis
dengan
florokuin/
meflokuin/
doksisiklin jika
akan bepergian
ke daerah
endemis
malaria

FALCIFARUM
R/ Paracetamol
tab mg 500 no.
X
S 3 dd tab I prn
R/ Amodiakuin
tab mg 800 no.
III
S 1 dd tab I
R/ Artesunat tab
mg 320 no. III
S 1 dd tab I
R/ Primakuin
tab mg 60 no. I
S 1 dd tab I
VIVAX, OVALE

R/ Paracetamol
tab mg 500 no.
X
S 3 dd tab I prn
R/ Amodiakuin
tab mg 800 no.
III
S 1 dd tab I
R/ Artesunat tab
mg 320 no. III
S 1 dd tab I
R/ Primakuin
tab mg 60 no.
XIV
S 1 dd tab I
MALARIAE
R/ Paracetamol
tab mg 500 no.
X
S 3 dd tab I prn
R/ Amodiakuin
tab mg 800 no.
III
S 1 dd tab I
R/ Artesunat tab
mg 320 no. III
S 1 dd tab I
Vaginosis
Bakterial

Keputihan berbau
amis, gatal, rasa
terbakar, merah,
riwayat seks, riwayat
penggunaan cairan
pencuci vagina,
kebersihan lingkungan

Secret putih homogen,


bau amis, eritema

Sediaan basah:
clue cell
Gram: gram
negative, sel
epitel dengan
kokobasil
Tes amin: bau
amin(+) setelah
secret diteteskan

R/
Metronidazole
tab mg 500 No.
XIV
S 2 dd tab 1

Hindari
hubungan
seksual dulu,
Hindari
hubungan
bebas, minum
obat teratur,
edukasi untuk
mengajak

dengan KOH 105

Kandidiasis
vaginalis

Trichomoniasis

GO
Trichomoniasis
Bacterial
vaginosis

GO
Bacterial
vaginosis
Urethritis non
GO

Keluar cairan warna


putih kental dari
vagina, sangat gatal,
riwayat hubungan
bebas, keluhan pada
pasangan, riwayat:
DM, kontrasepsi oral,
kortikosteroid.

Peradangan pada
vulva: kemerahan,
bercak keputihan
pada labia dan
orificium vagina.
Inspekulo: keputihan
putih tebal yang
menempel erat pada
vagina dan serviks
Bimanual: rasa nyeri
dan tegang pada
adneksa dan
parametrium

KOH: pseudohifa

Keluar cairan dari


vagina berbusa, rasa
nyeri saat
berhubungan, vagina
kemerahan, nyeri saat
berkemih, riwayat
keluhan yang sama
pada pasangan,
jumlah pasangan
seksual.

Vulva eritema, edema,


bisa terdapat abses
kecil, secret
seropurulen, warna
kuning kehijauan, bau
tidak enak, jumlah
banyak, berbusa,
inspekulo: Strawberry
cervix appearance,

Tes whiff: fishy


odor
Pemeriksaan
mikroskopis:
protozoa bentuk
seperti tetesan
air, berflagela,
bergerak cepat

R/ Nistatin supp
100.000 IU No.
VII
S 1 dd sup 1
R/ Ketokonazol
tab mg 500 No.
X
S 2 dd tab 1

R/
Metronidazole
tab mg 500 No.
XIV
S 2 dd tab 1

pasangan
berobat,
edukasi untuk
menjaga
kebersihan
vagina, jangan
menggunakan
larutan pencuci
vagina
Hindari
hubungan
seksual dulu,
Hindari
hubungan
bebas, minum
obat teratur,
edukasi untuk
mengajak
pasangan
berobat,
edukasi untuk
menjaga
kebersihan
vagina, jangan
menggunakan
larutan pencuci
vagina
Hindari
hubungan
seksual dulu,
Hindari
hubungan
bebas, minum
obat teratur,
edukasi untuk
mengajak
pasangan
berobat,

OA

RA
Arthritis gout

Arthritis Gout

OA
AR

Tonsilitis difteri

Faringitis
Abses peritonsil
Tumor tonsil

Lokasi (sendi
kecil/besar), jumlah
sendi yang terlibat
(unilateral), waktu
(pagi hari), durasi
nyeri, gejala lain;
bengkak, panas, faktor
resiko: wanita
menopause,obesitas
(tanyakan BB dan
IMT), pekerja berat.
lokasi: pada ibu jari
kaki, nyeri akut,
riwayat makan
kandungan purin
tinggi

Nyeri tenggorokan,
nyeri saat menelan,
RIwayat imunisasi

Hitung IMT
Krepitasi pada sendi
yang terkena,
pengurangan ROM,
nodus boulechard dan
nodus heberden,
pembengkakan dan
deformitas sendi yang
terkena

Plain
radiography:
osteofit, celah
sendi
menyempit,
Arthrocentesis:

R/ Piroksikam
tab mg 10 No. X
S 2 dd tab 1

I: tofus, podagra,
deformitas,
pembengkakan,
perubahan warna
Pa: nyeri, perubahan
suhu
ROM: hambata ROM
pada sendi yang
terkena
Hot potato voice,
foetor ex ore,
ptialismus (ludah
menumpuk di cavum
oris)
Tonsil bengkak
ditutupi bercak putih
kotor membentuk
pseudomembran, bila
diangkat mudah
berdarah

Kadar asam urat:


>7,5 mg/dl
(meningkat)

R/ kolsikin tab
mg 0,5 No. II
S 2 dd tab 1
R/ Allopurinol
tab mg 100 No.
X
S 1 dd tab 1

Darah lengkap
Usap tonsil

R/ Eritromisin
tab mg 500 No
XL
S 4 dd tab I
R/ Paracetamol
tab mg 500 No
X
S prn (1-3) dd
tab I
R/ Betadine
garg fl No I

edukasi untuk
menjaga
kebersihan
vagina, jangan
menggunakan
larutan pencuci
vagina
Menurunkan
berat badan
dengan
pengaturan
makan dan
olahraga,

Hindari makan
makanan kadar
purin tinggi:
jeroan,
kangkung,
bayam,
emping,
melinjo,
daging.
Pasien istirahat,
tirah baring,
Makan
makanan lunak
Mennghindari
minuman iritasi
Menjaga
kebersihan
mulut

S uc
Presbiakusis

Corpal telinga

OMSK

Serumen prop
OE

Kolesteatoma
OMA perforasi

Penurunan
pendengaran
perlahan, simetris,
progresif. Telinga
berdenging, cocktail
party deafness (sulit
memahami
pendengaran di
tempat ramai)

MT suram, mobilitas
berkurang.
Tes garpu tala

Suara berdenging,
rasa penuh di telinga,
keluar secret dari
telinga,

Tes garpu tala

Keluar cairan (encer,


kental, bening,
nanah),lebih dari 2
bulan, hygiene buruk,
daya tahan tubuh

Audiometri nada
murni (tuli saraf
nada tinggi,
bilateral,
simetris)
Audiogram
Audiometri tutur
(gangguan
diskrimiasi
wicara)
Audiometri nada
murni

Hearing aid

Latihan
membaca
ujaran (speech
reading)
Latihan
mendengar
(auditory
training)

Tampon basah,
rivanol, lidokain

Jangan
memasukkan
air
Jangan tidur di
lantai

Serumen
lembek: kapas
dililitkan di
pelilit
Serumen keras:
pengait

MT perforasi,
kolesteatoma? Fistel?
Abses?

Audiometri nada
murni
Speech
audiometric
BERA

Dilunakkan:
R/ Karbogliserin
10% ED fl No I
S 3 dd gtt I ADS
(3 hari)
R/ NaCl 0,9%
100 cc kolf No I
S imm
R/ Spuit cc 20
No I
S imm
R/ H2O2 3% fl
No I
S 3 dd gtt I ADS
(3-5 hari)
R/ Erlamycetin

Cuci telinga
Jangan
kemasukan air
Jaga kebersihan
liang telinga

rendah, gizi buruk, riw


OMA

OE

OE nekrotik
Perikondritis
Kondritis
Dermatitis

Nyeri telinga
(disentuh,
mengunyah).
Otomikosis: gatal dan
penuh di telinga
OE difusa: rasa penuh
nyeri
Kurang pendengaran
Faktor risiko:
- Lingkungan
panas lembab
- RIw renang
- Cotton bud
- Memasukkan air
ke telinga
- DM

Lokalis:
- Nyeri tekan
pada tragus
- Nyeri tarik daun
telinga
- Nyeri dan udem
KGB
OE sirkumskripta:
furunkel, bisul, liang
telinga sempit
OE difusa: liang
sempit, hiperemis,
udem, secret sedikit
Herpes zoster otikus:
lesi kulit vesikuler di
liang
Garpu tala: tuli
konduktif

Ro mastoid
Kultur kuman

AD fl No I
S 3 dd gtt I ADS
R/ Ampicillin tab
mg 500 No X
S 3 dd tab I

OE
sirkumskripta:
R/ Polymixin B
zalf No I
S ue
OE difusa:
tampon
antibiotic
R/ Polymixin B
zalf No I
S ue
R/ Paracetamol
tab mg 500 No
X
S 3 dd tab I
Otomikosis:
R/ Clotrimazol
AD fl No I
S 4 dd gtt IV
ADS
R/ Asetatnonakueous

Kontrol jika
perforasi
menetap
setelah 2 bulan
mirigoplasti /
timpanoplasti
Jika secret
tetap ada
adenoidektomi,
tonsilektomi
Jika ada
kolesteatoma /
tipe bahaya
mastoidektomi
Membersihkan
liang telinga
dengan suction
atau kapas
Selama
pengobatan
tidak berenang
atau mengorek
telinga
Menjaga liang
telinga tetap
kering dan
tidak lembab

2% fl No I
S 4 dd gtt IV
ADS

Tifoid

DHF (rumple
leed)

DBD
Malaria
Leptospirosis

Demam tifoid
Demam
influenza
Demam
chikungunya
DSS

Demam turun naik


terutama sore dan
malam, demam
kontinyu hingga
minggu kedua.
Sakit kepala (frontal),
nyeri otot, pegal,
insomnia, anoreksia,
mual muntah
Konstipasi,
meteorismus, diare,
nyeri abdomen, BAB
berdarah.Kejang
demam
Demam bifasik 2-7
hari, nyeri kepala,
nyeri retroorbital,
mialgia/artralgia
RIw.perdarahan (ruam,
gusi berdarah,
mimisan,
hematemesis, melena)
Mual, muntah

Suhu tinggi, bau


mulut, bibir kering,
lidah kotor (coated
tongue), ujung dan
tepi lidah kemerahan
dan tremor, nyeri ulu
hari,
hepatosplenomegali,
bradikardia relatif

Vital sign: t > 37,5


Ptekie, ekimosis,
purpura
Perdarahan mukosa
Rumple leed (+)

DHF: hepatomegali,
splenomegali,
hematemesis, melena
Kebocoran plasma:
efusi pleura, asites

Darah perifer
lengkap
Serologi
widal (titer O
> 1/320)
TUBEX

Darah rutin:
Leucopenia,
trombositope
nia ( <
100.000/ml)
Hct: >20%
atau
menurun
>20% dari
sebelumnya
setelah
diberi terapi
cairan

Aspirasi jika ada


abses.
R/ Kloramfenikol
tab mg 500 No
XXVIII
S 4 dd tab I
R/ Domperidon
tab mg 10 No
XV
S prn (3-4) dd
tab I
R/ Paracetamol
tab mg 500 No
XV
S prn (1-3) dd
tab I
R/ Parasetamol
tab mg 500 No
X
S 3 dd tab I
*terapi cairan
- kristaloid 6-7
ml/kgBB/jam
JIKA MEMBAIK:
- kristaloid
5ml/kgBB/jam
3
ml/kgBB/jam
dihentikan 2448 jam
JIKA
MEMBURUK:
10 ml/kgBB/jam

Diet tinggi
kalori tinggi
protein, tirah
baring.
Konseling
perbaikan
lingkungan,
hygiene
makanan dan
minuman

Edukasi tidak
ada obat untuk
DBD (terapi
suportif untuk
mencegah
perburukan
penyakit)
3M
Konsumsi
makanan
bergizi dan
olahraga
RUJUK:
- Perdarah
an
massif
- Syok

Diare anak

Kolera
Shigellosis
Amebiasis
dll

BAB cair, konsistensi?


Lender? Darah? BAK?
Nafsu makan? Rasa
haus? Muntah? Suara
serak?
Higiene pribadi,
sanitasi lingkungan.
RIwayat intoleransi
laktosa, riwayat alergi
obat
Infeksi HIV

Kesadaran,
Systole < 90
Nadi > 120
Nafas kussmaul > 30
UUB cekung, fascies
colerica, mata
cowong, turgor,
tenesmus,
Akral dingin, CRT,
sianosis, jari keriput

Pemeriksaan
darah rutin
Feses
Kultur
antibiotik

15
ml/kgBB/jam
tatalaksana
syok
R/ RL Inf fl no I
Infus set No I
Abocath no 22
NO I
Three way No I
IV 3000 No I
S imm

Rawat jalan:
R/ Oralit sach
No III
S prn
R/ Zinc tab No X
S 1 dd tab I
Giardia:
R/
Metronidazole
tab mg 500 No
XXI
S 3 dd tab I
Amuba:
R/
Metronidazole
tab mg 500 No
XV
S 3 dd tab I
Shigella:
R/
Ciprofloksasin
tab mg 500 No
VI
S 2 dd tab I

Kejang
Penkes

Diberi cairan
atau ASI untuk
rehidrasi
Hindari susu
sapi
HIndari
alkohol/kafein
Makanan yang
dikonsumsi
tidak
mengandung
gas, dan yang
mudah dicerna

Nefrolitiasis

Glomerulonefrit
is akut
ISK

-anamnesis: BAK
gimana? Warna?
Jernih/keruh?
Frekuensi? Nyeri saat
BAK? Panas saat BAK?
Susah saat BAK?
Nyeri pinggang?nyeri
suprapubik? Demam?
Mual muntah?
Riw.penyakit serupa,
HT, DM, batuk pilek
sebelumnya
RPK ada yang punya
keluhan serupa
Riw. Kebiasaan minum
banyak ga?
ISK : kebiasaan cuci
setelah BAK

KUVS
Pemeriksaan genital
(kayak BPH)
Nefrolitiasis : NKCV
(+)
ISK atas : NKCV bisa
+, bisa
Sistitis : nyeri
suprapubik (+)

Urinalisis
Ur, Cr
BNO-IVP

Nefrolitiasis :
RUJUK
R/ Ibuprofen tab
mg 400 mg No.
X
S 3 dd tab I
ISK :
R/
Kotrimoksazol
tab mg 960 No
XIV
S 2 dd tab I
R/ Paracetamol
tab mg 500 No
X
S prn (1-3) dd
tab I
GNA
R/ Doksisiklin
tab mg 100 No.
XXVIII
S 2 dd tab I
Atau
R/ eritromisin
tab mg 500 No
LXVI
S 4 dd tab I
Kalo ada
hipertensi
ditambah
antihipertensi
R/ Furosemid
tab mg 40 No
VII
S 1 dd tab I

Edukasi :
Minum air putih
yang banyak
(kalo
nefrolitiasis
sama ISK)
Kalo GNAPS :
minumnya
dikurangi dulu

Tinea

PVC
Candidiasis

Gatal dimana? Sejak


kapan? Tambah gatal
pas berkeringat? Udah
diobati?
Ada keluhan lain?
Riw sakit serupa? HT,
DM, pengobatan
jangka panjang
RPK : ada yang sakit
serupa
Riw kebiasaan :
memakai pakaian
ketat, ganti baju,
kebersihan

KUVS
Inspeksi (jangan lupa
pake lup sama senter)
: UKK : lokasi,
distribusi (bilateral,
unilateral, soliter,
diskret, generalisata),
ukuran. Tinea : plakat
eritem, dengan tepi
aktif, central
healing,skuama
Candidiasis :Plakat
eritem, dengan lesi
satelit
PVC : makula
hipopigmentasi,
skuama halus

KOH
Lampu wood
Tinea : kuning
kehijauan
PVC : kuning
keemasan

Tinea :
R/Clotrimazol
krim No I
S 2 dd ue
Sistemik
R/ Griseofulvin
tab mg 500 No.
XIV
S 1 dd tab I
PVC :
R/ clotrimazol
krim No I
S 2 dd ue
R/ Ketokonazol
tab mg 200 No
XIV
S 1 dd tab I
Candidiasis:
R/Mikonazol
krim No I
S 2 dd ue
R/ Flukonazol
tab mg 150 No I
S 1 dd tab I
Tinea kapitis :
R/ Ketokonazol
shampoo No I
S 2 dd ue
R/ Griseofulvin
500 mg No XIV
S 2 dd I

OA

RA
GA

KUVS
Pemeriksaan
musculoskeletal
IR inspeksi : ada
deformitas,benjolan,

Edukasi :
Pemakaian
obat topical
pada tinea
Jaga kebersihan
Minum obat
teratur

perubahan warna,
bengkak, lateral :
kifosis, lordosis,
posterior : skoliosis
IR palpasi : prubahan
suhu, nyeri, krepitasi
a.Ekstremitas atas
-Cervikal :
Inspeksi : lateral ada
lordosis atau ga?
Palpasi : bony
prominen ditekan,
muskulus
sternokleidomastoideu
s
ROM : fleksi
anteroposterolateral,
rotasi
-vertebrae :
Inspeksi : lateral
lordosis kifosis.
Posterior gibbus,
skoliosis
Palpasi : diketok
sepanjang vertebrae,
pengukuran lumbal
diambil 10 cm, trus
pasien disuruh fleksi
anterior, diukur ulang
(normalnya tambah 5
cm)
ROM : fleksi, ekstensi,
rotasi
-regio bahu:
I: bony prominen,
wasting muscle m.
deltoid,
P: bony prominen

ROM: fleksi, ekstensi,


adduksi, abduksi,
rotasi
-regio elbow
I: bony prominen,
cubiti valgus, cubiti
valrum
P: olecranon, condylus
medial lateral
ROM: fleksi, ekstensi,
pronasi, supinasi
-Wrist n hand:
I: dorsal nodul, tofus,
plantar : muscle
wasting m.tenar
P: IR
ROM: palmar fleksi,
dorsofleksi,supinasi,pr
onasi, abduksi,
adduksi jari dan wrist,
oposisi ibu jari, fleksi
ekstensi jari.
b. Ekstremitas bawah
-Hip
I: pelvic tilting, normal
gait
P: apparent leg length,
true leg length, m.
abductor longus
ROM: fleksi, ekstensi,
abduksi, adduksi,
endorotasi, eksorotasi,
lateral
-Genu :
I: genu valgus, valrum
P: patella tap tes,
Solomon tes
ROM: fleksi, ektensi,

MH

Vitiligo
PVC

Anamnesis : lesinya
mati rasa ato ga?
Dimana aja? mulai
darimana?
RPD: riw sakit serupa,
HT, DM
RPK : Sakit serupa

endorotasi, eksorotasi
-Tumit dan kaki
I: talipes valgus,
valrus
P: maleolus lateral,
medial
ROM: walking gait,
supinasi, pronasi,
dorsoflesi,
plantarfleksi, adduksi,
abduksi
KUVS
-Inspeksi UKK :
makula, plakat
eritem/hipopigmentasi
, skuama, batas tegas,
infiltrate
-General survey:
Inspeksi : Adakah
deformitas (hidung
pelana, fasies leonine,
ekstremitas kayak jarijarinya adakah
kecacatan)
Palpasi :
Cek sensoris di lesi
(tajam tumpul, panas,
dingin
Cek penebalan dan
nyeri tekan saraf tepi,
kalo positif teraba
kayak kawat dan
nyeri, dan lakukan
kanan dan kiri
-aurikularis magnus
(disuruh menoleh ke
samping semaksimal
mungkin, palpasi di

BTA

Lesi tunggal
R/ Rifampisin
tab mg 600 No I
S 1 dd tab I
R/ ofloksasin
tab mg 400 No I
S 1 dd tab I
R/ Minosikin tab
mg 100 mg
S 1 dd tab I
Lesi PB (2-5)
R/ Rifampisin
tab mg 600 No I
S 1 dd tab I
R/ Dapson tab
mg 100 No I
S 1 dd tab I
(hari pertama)
R/ Dapson tab
mg 50 No.XXVII
S 1 dd tab I
(hari ke 2-28)
MH tipe MB
Obat hari
pertama
R/ Rifampisin

Edukasi :
Kontrol tiap
bulan
Apabila ada
keluhan
langsung ke
pelayanan
kesehatan
Rutin minum
obat

HNP

LBP
Spondilolitesis
Osteoarthritis

Nyeri menjalar? Nyeri


seperti apa? Tajam?
Terbakar? Ada
kesemutan atau baal?
Tambah nyeri pas
batuk, ngangkat berat,
membungkuk?
Enak kalo dipake
tidur?
Ada keluhan ngompol,
mual muntah, keringat
dingin?
Bengkak? Panas?
Riw. Sebelumnya:
serupa? Trauma?
Angkat berat? DM, HT,
operasi
RPK?

m.sternokleidomastoi
deus),
- ulnaris (tangan
fleksi, raba lekukan di
bawah siku di sulcus
n.ulnaris),
-peroneus lateral
(pasien duduk, kaki
menggantung, diraba
di lateral capitulum
fibula, sedikit
posterior)
- tibialis posterior
(raba maleolus
medialis, ke posterior
ke arah tumit)
Cek motorik dari
masing masing saraf
tepi
Cuci tangan, KUVS
Pemeriksaan
neurologis
Ekstremitas bawah
Inspeksi: IR muskulo
Palpasi:
-sensoris
-motorik
-reflek : patela, achiles
Tes provokasi nyeri :
-laseque (hip
difleksikan, ada nyeri
ga) + HNP
-patrick (lutut ditekuk,
tumit diletakkan di
lutut kaki sebelah
hingga terjadi rotasi)
+ coxitis
-kontrapatrick

tab mg 600 No.


I
S 1 dd tab I
R/ Clofazimin
tab mg100 No I
S 1 dd tab I
R/ Dapson tab
mg 100 No I
S 1 dd tab I
Hari ke 2-28
R/ Clofazimin
tab mg 50 No
XXVII
S 1 dd tab I
R/ Dapson tab
mg 100 No
XXVII
S 1 dd tab I
Ro Lumbosakral
MRI lumbosakral

R/As mef tab


mg 500 No XV
S 3 dd tab I
R/Diazepam tab
mg 2 No X
S 2 dd tab I

Kurangi
aktivitas
angkat-angkat
Jika keluhan
memberat
rujuk ke SpS
Kompres
hangat
Memakai korset

Fraktur
terbuka

Dislokasi
Sprain
Strain
Fraktur tertutup

Mekanisme trauma

(kebalikannya patrick)
+ coxitis
-kernig (hip fleksi,
lutut fleksi,
ekstensikan lutut, ada
nyeri ga)
-naffziger (penekanan
pada v. Jugularis
bilateral)
-cuci tangan
-KUVS
-Look: deformitas,
kesimetrisan,
peradangan,
perubahan warna,
muscle wasting
-Feel: krepitasi,
perubahan suhu,
sensoris, pulsasi arteri
-ROM aktif pasif

Rontgen sesuai
regio yang
terkena
AP/lateral

Debridement
(bersihkan luka
dengan NaCl),
luka dibiarkan
terbuka (kalau
ada bone
expossed make
mitela donat),
bidai, RUJUK!

Edukasi ini
hanya
penanganan
sementara, biar
tidak terlalu
banyak gerak,
dan
memperparah
kondisi

Anda mungkin juga menyukai