Anda di halaman 1dari 5

BIRCH PAPER COMPANY

Birch Paper Company merupakan perusahaan kertas berskala menengah, yang sebagian
terintegrasi, memproduksi kertas dan

Paper board putih dan kraft. Sebagian dari

hasil Paperboard-nya dijadikan bahan dasar kotak oleh Divisi Thompson, kemudian
dicetak (print) dan diwarnai bagian luarnya.
Dalam proses produksinya Birch Paper Company memiliki tiga Divisi utama yang
semuanya menjadi pusat laba di dalam perusahaan. Ketiga Divisi tersebut antara lain adalah
Divisi Southern, Divisi Thompson, dan Divisi Northern yang saling bekerja sama untuk dalam
produksi kertas. Ketiga divisi ini saling melakukan transfer barang satu dan yang lainnya dan
juga melakukan penjualan dan pembelian barang ke dan dari pihak eksternal.
Setiap divisi dalam perusahaan dinilai secara independen berdasarkan laba dan tingkat
pengembalian investasinya (ROI). Karyawan-karyawan pada level puncak perusahaan percaya
bahwa dalam beberapa tahun terakhir konsep desentralisasi telah sukses dilaksanakan dan laba
perusahaan posisinya dalam persaingan meningkat.
Perusahaan ini mengalami kesulitan pengambilan keputusan mengenai penentuan harga
transfer yang tepat. Pertimbangan yang rumit selalu terjadi ketika peusahaan ini menerima
penawaran khusus dari pihak eksternal dengan harga yang berbeda dengan harga transfer yang
berlaku di dalam perusahaan. Untuk itu, analisis terhadap sistem pengendalian manajemen
penentuan harga transfer perusahaan produsen kertas ini menarik untuk dilakukan.
Kebijakan-kebijakan yang diterapkan oleh Birch Paper Company yang berkaitan dengan harga
transfer memiliki karakteristiknya tersendiri. Kebijakannya sendiri meliputi kebijakan
perusahaan secara umum dan kebijakan dari setiap manajer divisi atas divisinya masing-masing.
Pertanyaan:
1. Tawaran mana yang harus diterima oleh Divisi Northern yang paling memenuhi kepentingan
Birch Paper Company?
2. Apakah Kenton harus menerima tawaran ini? Mengapa?
3. Haruskah wakil presiden Birch Paper Company melakukan suatu tindakan?

4. Dalam kontroversi yang telah dijelaskan sebelumnya, bagaimana system harga transfer dapat
menjadi disfungsional? Apakah permasalahan tersebut membutuhkan adanya perubahan
kebijakan penentuan harga transfer perusahaan secara keseluruhan? Jika ya, perubahan
spesifik apakah yang Anda sarankan?

Jawaban:
1. Tawaran yang menguntungkan bagi perusahaan adalah tawaran yang biaya produksi
atau cost paling rendah dari sudut pandang perusahaan secara keseluruhan.
Sehingga menurut kelompok kami, tawaran yang seharusnya diterima oleh Divisi Northern
yang paling memenuhi kepentingan Birch Paper Company adalah Divisi Thompson, karena
Divisi Thompson akan memberikan biaya yang paling rendah dibandingkan dua perusahaan
dari luar. Hal ini dapat dilihat dalam perhitungan sebagai berikut:
Per 1,000 boxes
WEST PAPER CO:
Out of pocket Cost to Birch
EIRE PAPER, LTD:
Less: Southern profit ($90*40%)
Thompson profit ($30-$25)
Out of pocket cost to Birch
THOMPSON
Less: Southern profit ($280*40%)
Thompson profit ($480-$400)
Out of pocket cost to Birch
Opportunity Loss to Company:

$430
$432
$36
$5

($41)
$391
$480

$112
$80

($192)
$288
$430 - $288 = $142

2. Menurut kelompok kami, yang menjadi pertimbangan atau dilema bagi William Kenton
(Manajer Divisi Northern) adalah memilih antara penawaran Divisi Thompson yang
memiliki biaya yang paling rendah atau penawaran West Paper Company yang menawarkan
harga yang paling rendah. Sedangkan tawaran dari Eire Paper, Ltd tidak dijadikan pilihan
karena memiliki biaya dan harga pada tingkat menengah. Berdasarkan pertimbangan
tersebut, maka menurut kelompok kami apabila William Kenton memilih untuk menerima
penawaran dari Divisi Thompson, akan berguna untuk mendukung kepentingan perusahaan.
Sedangkan jika memilih untuk mementingkan kepentingan Divisi Northern sendiri, maka

yang dipilih adalah penawaran dari West Paper Company karena dengan harga penawaran
yang terendah memungkinkan Divisi mengendalikan harga jual dengan lebih leluasa.
3. Menurut kelompok kami, dalam hal ini wakil presiden Birch Paper Company sebagai
manajemen puncak harus mengambil suatu tindakan yaitu membuat perintah khusus bagi
Divisi Northern untuk memilih penawaran dari Divisi Thompson. Mengapa demikian?
Karena apabila Divisi Northern membeli dari perusahaan West Paper dengan harga yang
lebih murah yaitu sebsar $430 hal ini tidak akan menguntungkan perusahaan secara
keseluruhan karena perusahaan akan mengalami kerugian yang mungkin diderita perusahaan
(opportunity to loss to Company) sebesar $142. Apabila Birch Paper Company memproduksi
secara internal melalui Divisi Thompson, maka biaya yang dikeluarkan hanya sebesar $288
per ribuan unit kotak dibandingkan kalau membeli dari West Paper Company. Selain itu jika
perusahaan membeli dari Divisi Thompson hal ini juga akan mendorong pembelian dari
internal perusahaan. Walaupun Divisi Thompson memiliki biaya yang lebih rendah jika
dibandingkan penawaran kedua perusahaan lain, Willian Kenton (Manajer Divisi Northern)
juga harus melakukan perundingan kembali terkait harga transfer tersebut sebesar $480,
karena harga yang adil untuk transfer yaitu pada harga pasar sedangkan tawaran Divisi
Thompson tersebut berada diatas harga pasar. Dengan demikian, sebagai manajemen
puncak, wakil presiden Birch Paper Company tetap harus mengambil tindakan untuk
menetapkan dan memperbaiki prosedur dan kebijakan harga transfer dengan setiap Divisi
atau memperbaiki kebijakan harga transfer agar masalah seperti ini tidak akan terjadi lagi.
4. Sistem harga transfer disfungsional karena terlalu banyak berfokus pada sektor-sektor
individu membuat keuntungan dan laba atas investasi. Hal ini harus berfokus pada
keberhasilan dan keuntungan untuk perusahaan secara keseluruhan tidak hanya keuntungan
individu.

Ya, permasalahan tersebut membutuhkan adanya perubahan dalam kebijakan penentuan


harga transfer perusahaan secara keseluruhan. Sebelum melakukan perubahan, ada beberapa
hal yang harus dipertimbangkan lebih mendalam antara lain :

Harga transfer yang adil adalah pada harga pasar. Harga pasar tersebut akan dikurangi
biaya yang tidak akan terjadi untuk penjualan internal seperti biaya angkut. Hal ini
berbeda jauh dengan tawaran Divisi Thompson dimana menawarkan 10% diatas harga
pasar. Wajar saja Divisi Northern menjadi ragu untuk menerima tawaran tersebut. Dapat
dilihat sistem harga transfer telah gagal dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Manajer Divisi Thompson membebankan 20% biaya overhead yang bersifat tetap dan
sekaligus laba ke harga transfer untuk Divisi Northern padahal untuk beberapa bulan
terakhir, Divisi ini gagal beroperasi secara maksimal. Seharusnya Divisi Thompson ini
harus bersyukur dan menerima tawaran dibawah harga $480 karena dengan adanya
tawaran dapat mengisi kapasitas dan menutupi biaya overhead nya. Tapi Divisi ini
malah mematok harga yang tinggi untuk tawaran tersebut. Hal ini disebabkan manajer
Divisi Thompson yang ingin mengejar laba untuk divisinya.

Mempertimbangkan kedua hal diatas, maka perubahan yang dapat dilakukan oleh Birch
Paper Company dalam system harga transfer yaitu:

Wakil presiden sebaiknya jangan langsung memaksa Divisi Northern menerima tawaran
pada harga $480 karena akan merugikan divisi itu sendiri dan membuat produknya tidak
bisa bersaing di pasar yang disebabkan biaya produksi yang tinggi. Tapi memerintahkan
Divisi Thompson untuk merevisi harga transfernya.

Harga transfer yang adil adalah pada harga pasar. Divisi Northern memiliki informasi
harga dari produk yang sama dari sumber luar.

Harga transfer harus ditetapkan dengan persetujuan semua divisi dan perusahaan.

Alternatif lain penetapan harga transfer seperti melalui mekanisme formal dimana
perwakilan dari divisi-divisi bertemu secara periodik untuk memutuskan harga transfer
(negotiated transfer price), atau secara cost based transfer price, two step
pricing dan profit sharing system.

Alternatif lain untuk penetapan harga transfer selain harga pasar harus menggunakan
komponen biaya standar dalam perhitungan harga transfer bukan biaya sebenarnya.
Dengan menggunakan biaya sebenarnya, maka dapat menyebab ketidakefisien suatu
divisi dipindahkan ke divisi lainnya. Hal ini akan menyebabkan distorsi dalam penilaian

kinerja. Seperti dalam kasus, ketidakefisien Divisi Thompson juga ikut diperhitungkan
dalam harga transfer untuk Divisi Northern.

Sistem penilaian kinerja divisi tidak hanya terpusat pada laba dan ROI, tapi juga
menggunakan ukuran kinerja lainnya agar bisa mendukung berjalannya kebijakan harga
transfer.

Jika terdapat kelebihan kapasitas, maka harga transfer yang ditetapkan sebaiknya hanya
untuk menutupi biaya variabel produksi dan laba yang diinginkan. Hal ini disebabkan
biaya tetap produksi sudah tertutupi. Dengan harga transfer yang lebih murah untuk
penjualan internal akan bisa membuat perusahaan bersaing di pasar karena biaya
produksinya yang rendah.