Anda di halaman 1dari 2

ABSTRAK

Krisis energi telah membuat bangsa-bangsa memutar otak untuk mencari sumber
energi alternatif lain dalam memenuhi kebutuhan. Bahan bakar fosil yang semakin
berkurang jumlahnya membuka peluang bahan bakar nabati untuk dikembangan.
Di Indonesia minyak nabati bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari
khususnya memasak. Minyak nabati yang telah digunakan berkali-kali, yang
disebut juga jelantah, dapat diolah menjadi biodiesel karena kaya akan lemak
bebas. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan biodiesel dari jelantah dengan
katalis zeolit dan mengetahui kondisi optimal perbandingan antara jelantah
terhadap metanol dengan katalis zeolit. Metode yang digunakan dalam penelitian
ini adalah proses trans-esterifikasi dan esterifikasi minyak jelantah dan metanol
menggunakan katalis zeolit. Penyiapan zeolit sebagai katalis heterogen untuk
produksi biodiesel dilakukan pada suhu 500oC selama 2 jam. Penentuan kadar air
minyak jelantah ditimbang dalam cawan dan dipanaskan pada suhu 105 oC.
Karakterisasi biodiesel dengan cara penentuan bilangan asam, bilangan iod, titik
nyala, penentuan bilangan penyabunan, viskositas kinematik, densitas, penentuan
komposisi biodiesel secara kromatografi gas-spektrometri massa dan analisis hasil
sintesis biodiesel sesuai dengan parameter standar mutu biodiesel SNI 04-71822006.
Kata kunci : biodiesel, trans-esterifikasi, zeolit, katalis heterogen

ABSTRACT
Crisis energy has made nations racked their brain to find an alternative energy
source to fill needs. Decreasing number of fossil fuels made opportunities for
biofuels to be expanded. In Indonesia, biofuels used in daily life, especially
cooking. Vegetable oil that has been used many times, also called waste cooking
oil, can be processed into biodiesel because it is rich in fat-free. The purpose of
this research is to produce biodiesel from waste cooking oil with zeolite catalysts
and determine the optimal conditions to methanol ratio between waste cooking oil
with zeolite catalysts. The method used in this research is the process of transesterification and esterification of waste cooking oil and methanol using zeolite
catalysts. Preparation of zeolites as heterogeneous catalysts for biodiesel
production carried out at a temperature of 500 oC for 2 hours. Determination of
water content of used cooking oil in the evaporating dish is weighed and heated
at a temperature of 105oC. Characterization of biodiesel by determining the acid
number, iodine number, flash point, determination of saponification, kinematic
viscosity, density, determining the composition of biodiesel in gas
chromatography-mass spectrometry analysis and synthesis of biodiesel results in
accordance with standard parameters of quality biodiesel SNI 04-7182-2006.
Keywords: biodiesel, trans-esterification, zeolite, heterogenuous catalysts