Anda di halaman 1dari 4

HIPERPITUITARISM

Sekresi yang berlebihan satu atau beberapa hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar
pituitari.
Disebabkan oleh hormon sekresi yang meningkat sebagi akibat dari adanya benigna
adenoma
Sindrom hiperpituitari: cusshing’s syndrome, acromegali, amenorrhea, galactorrhea,
hipertiroidism, hipergonadism pada laki-laki

Patofisiologi;
Prolaktin dan GH merupakan hormone yang sering terjadi hipersekresi dengan adanya
adenoma.
Selanjutnya prolaktin meningkat dalam darah dan terjadi akromegali (akro =
akral/ekstremitas, megali = besar).
Akromegali terjadi karena GH bekerja cepat menyebabkan pertumbuhan
cepat/gingantism.

Efek sistemik akibat tumor:

• Produksi GH tidak normal


• Sekresi susu yang berlebihan (galactorrhea)
• STIMULASI berlebihan pada beberapa organ target misalnya pada kelenjar tiroid
• TINDAKAN MEDIS: Reseksi tumor.

Manajemen perawatan pasien operasi


Pengkajian
1. Pengkajian psikososial
- kaji ketakutan, sikap skeptis
- kaji reaksi klien terhadap diagnosis
- kaji harapan terhadap pembedahan
- kaji kebutuhan pendidikan kesehatan
- kaji kebutuhan support

2. Pengkajian Fisik
vital sign
Kaji status neurologi:

• pupil (kesamaan kiri-kanan terhadap cahaya)


• Tingkat kesadaran
• orientasi waktu, temapt, orang dan situasi
• kesesuaian respons dan stimulus
• Ketajaman dan lapang pandang
B. Diagnosis, rencana dan implementasi
Kurang pengetahuan.
Klien perlu memahami tentang mekanisme dan implikasi dari tindakan operasi
Tujuan; klien memahami rencana operasi dan hasil operasi:

• jelaskan proses operasi dan hasil operasi yang diharapkan


• Gunakan gambar otak untuk menjelaskan proses yang akan dlakukan
• Jelaskan pentingnya dilakukan pemasangan kateter, intravena dll
• Jelaskan bahwa pasien akan dipantau TTV selama op
• siapkan dan ajrkan pasien nafas dalam dan bantu pasien bgm mencatat intak
output

2. Risiko injuri b.d komplikasi pasca operasi


Tujuan; injuri tidak terjadi dari proses operasi, tidak terdapat krisis tambahan, intake dan
output cairan seimbang, tidak terdpat manifestasi peningkatan TIK, TTV normal,
Implementasi:

• segera setalah pembedahan kaji manifestasi edema serebral dan peningktan TIK
( TD, nadi, pupil dan perubahan pola nafas)
• jika terjadi DI karena defisiensi ADH (hitung intake output dengan ketat)
• kaji dg cermat manifestasi meningitis/kaku kuduk, sakit kepal, iritabilitas, suhu.

implementasi
lakukan oral hygiene dengan lembut : berikan pelembab pada bibir, pasien tidak sikat gigi
selama 2 minggu

• Selama pemasangan NGT, rhinorrhea/ sekresi cairan dari hidung berlebih sbg
indikasi ganggua CSS
• Drainage post nasal
• Periksa cairan tsb
• pasien jangan batuk◊Ada kemungkinan kerusakn tempat pembedahan,
mungkinterjadi kerusakan CSS dan bersin
• Hindari luka dari gerakan tangan klien

3. Risiko tidak efektif penatalaksanaan individu di rumah


• Tujuan: pasien memahami tentang administrasi pengobatan sendiri yang
ditunjukkkan dengan ungkapan pasien kemampuan untuk mengikuti petunjuk
medication regimen.
• tidak terdapat manifestasi hipopituitarism

Implementasi:

• Pemberian kortison
• Anjurkan pasien istirahat untuk mengefektifkan kerja untuk menghindari iritasi
gastik, konsumsi kortison
• Anjurkan bersama dengan minum susu, makan, dan pemberian antasid
• Anjurkan pasien untuk mengenali tanda-tanda gastritis, adanya darah pada stool,
dan konstipasi
• Kemudian laporkan pada perawat

Implementasi
Pada pasien dengan pemberian tiroid dan hormon seks dan ADH untuk merpresi DI
- anjurkan pas

Askep HIPOTIROIDISME

KELENJAR TIROID

• Berasal dari evaginasi epitel faring (lateral) dari pangkal lidah menuju leher.
• Kelenjar tiroid terdiri dari dua lobus yang masing-masing dihubungkan dengan
oleh ismus.
• Berat kelenjar 10-20 gram
• Sel-sel folikel merup tempat sistesis hormon tiroid
• Hormon tiroid utama adalah tiroksin (T4) dan triyodotironin (T3)
• Kerja KELENJAR TIROID dirangsang oleh TSH (TSH dihasilkan oleh
hipotalamus anterior)

Fungsi Hormon Tiroid

• sintesis protein
• Respirasi sel
• Pembentukan energi
• Meningkatkan potensi kerja epinefrin
• Merangsang perkembangans SSP