Anda di halaman 1dari 2

Pulpitis Irreversibel

Pulpitis irreversibel merupakan perkembangan dari pulpitis reversibel. Kerusakan


pulpa yang parah akibat pengambilan dentin yang luas selama prosedur operatif,
terganggunya aliran darah pada pulpa akibat trauma, dan pergerakan gigi dalam
perawatan ortodonsi dapat menyebabkan pulpitis irreversibel. Pulpitis irreversible
adalah suatu kondisi inflamasi pulpa yang persisten dapat simtomatik maupun
asimtomatik yang disebabkan oleh suatu stimuli noksius. Rasa sakit bertahan untuk
beberapa menit sampai berjam-jam dan tetap ada setelah stimuli dihilangkan.
Tanda Klinis :

Secara radiografi / pemeriksaan klinis terlihat: Karies yang dalam yaitu karies dentin

mencapai pulpa atau pulpa terbuka.


Gigi masih vital

Gejala Klinis :

Sakit pada perubahan suhu (dingin/panas)


Sakit berdenyut
Apabila rangsang dihilangkan, rasa sakit tetap ada
Rasa sakit spontan
Sensitif terhadap perkusi tekan.

Klasifikasi :
1. Pulpitis Irreversibel Akut yaitu peradangan pulpa lamatau baru yang ditandai dengan
rasa nyeri yang hebat.
Anamnesa :
Nyeri tajam spontan yang berlangsung terus menerus dan bahkan dapat

menjalar ke belakang telinga


Perderita tidak dapat menunjukan gigi yang sakit

Pemeriksaan Objektif:

Ekstraoral: tidak ada pembengkakan


Inraoral: kavitas yang dalam, pulpa terbuka/ tidak terbuka
Sondase (+)
Test dingin (+)
Perkusi dapat (+) / (-)

2. Pulpitis Irreversibel Kronis yaitu peradangan pulpa yang berlangsung lama


Anamnesa:
Gigi sebelumnya pernah sakit
Rasa sakit spontan yang hilang timbul
Sakit yang tajam pada saar ada rangsang : dingin, panas, asam, manis
Penderita dapat menunjukan gigi yang sakit

Pemeriksaan Objektif:
Ekstra Oral : tidak ada pembengkakan
Intraoral: karies profunda, bisa mencapai pulpa/tidak.
Sondase (+)
Pulpitis Hiperplastik (polip)

Pulpitis irreversibel hiperplastik (polip pulpa) adalah bentuk pulpitis


irreversibel pada pulpa yang terinflamasi secara kronis hingga timbul ke
permukaan oklusal. Polip pulpa dapat terjadi pada pasien muda oleh karena
ruang pulpa yang masih besar dan mempunyai pembuluh darah yang banyak,
serta adanya perforasi pada atap pulpa yang merupakan drainase. Polip pulpa
ini merupakan jaringan granulasi yang terdiri dari serat jaringan ikat dengan
pembuluh kapiler yang banyak. Polip pulpa biasanya asimtomatik dan terlihat
sebagai benjolan jaringan ikat yang berwarna merah mengisi kavitas gigi di
permukaan oklusal. Polip pulpa disertai tanda klinis seperti nyeri spontan dan
nyeri yang menetap terhadap stimulus termal. Pada beberapa kasus, rasa nyeri
yang ringan juga terjadi ketika pengunyahan.