Anda di halaman 1dari 2

Identifikasi Timbal (Pb) dalam Sampel

Hari/Tanggal
Tujuan
Prinsip
PbI2 berupa

: 28 Oktober 2015
: Untuk mengetahui adanya Pb dalam sampel.
: 1. Pb2+ dengan penambahan KI 2% akan membentuk
endapan kuning. Dengan penambahan HNO3 10%
dan NaOH 10% endapan akan larut.
2. Pb2+ dengan penambahan KI 2% akan membentuk
PbI2 berupa
endapan kuning. Dengan penambahan KI 10% dan
pemanasan endapan akan larut.

Alat

:
Tabung reaksi
Pipet pasteur
Penjepit tabung
Beaker glass
Bunsen
Rak tabung

Bahan

Sampel uji (Pb)


Air suling
K2CrO4 10%
HNO3
H2SO4
NH4OH 10%
HAc 10%
HNO3 10%
NaOH 10%
KI 10%
KI 2%

Prosedur

Cara 1 dengan larutan K2CrO4 10%


Kontrol positif Pb:
1. Sampel didestruksi dengan penambahan H2SO4 dan HNO3 lalu
dipanaskan. Hasil destruksi dilakukan uji kualitatif.
2. Dimasukkan sampel uji sebanyak 5 tetes. Ditambahkan K 2CrO4
10% tetes demi tetes sampai terbentuk endapan kuning.
3. Dilakukan percobaan sampel uji dengan penambahan NH 4OH
10% atau HAc 10% maka endapan tidak larut.

4. Lalu dilakukan percobaan sampel uji dengan penambahan HNO 3


10% atau NaOH 10% maka endapan akan larut.
Kontrol negatif Pb:
1. Dimasukkan air suling sebanyak 5 tetes.
2. Ditambahkan K2CrO4 10% tetes demi tetes sampai terbentuk
perubahan warna.

Cara 2 dengan larutan KI 2%


Penambahan KI 10%:
1. Dimasukkan sampel uji sebanyak 1 ml dalam tabung reaksi.
2. Ditambahkan KI 2% tetes demi tetes sampai terbentuk endapan
kuning.
3. Ditambahkan KI 10% tetes demi tetes sampai endapan larut.
Pemanasan:
1. Dimasukkan sampel uji sebanyak 1 ml dalam tabung reaksi.
2. Ditambahkan KI 2% tetes demi tetes sampai terbentuk endapan
kuning.
3. Ditambahkan air suling sebanyak 5 ml lalu dipanaskan di atas api
bunsen sampai endapan larut.

Hasil dan Pengamatan


Hasil

NH

:
HNO3
10%

Endapa

Endapan

NaOH

Larutan
Kuning

Peman

Larutan
Kuning

Kuning

KI 2%

Endapan

Endapa

Kuning

Gambar