Anda di halaman 1dari 1

Maksud

Model Penilaian Kirkpatrik merupakan satu model yang mirip dengan pendekatan Hamblin dan
Sistem Bell. Menurut Chan (2003), Model Penilaian Kirkpatrick merupakan salah satu
pendekatan yang paling banyak digunakan sejak mula diperkenalkan oleh Kirkpatrick dalam
Journal for the American Society for Training Directors pada tahun 1959. Peringkat-peringkat
ini dikenali sebagai penilaian reaksi, penilaian pembelajaran, penilaian perubahan tingkah laku
dan penilaian kesan latihan.

Kelebihan dan kekurangan


Dibandingkan dengan model-model evaluasi yang lain, model Kirkpatrick memiliki
beberapa kelebihan antara lain:
1). lebih komprehensif, kerana mencakupi aspek kognitif, kemahiran dan afektif;
2). objek evaluasi tidak hanya hasil belajar semata-mata tetapi juga meliputi
proses, output dan outcomes;
3). lebih mudah diterapkan (applicable) untuk level kelas kerana tidak terlalu
banyak melibatkan pihak-pihak lain dalam proses evaluasi.

Selain memiliki kelebihan, model Kirkpatrick juga memiliki beberapa kekurangan,


antaranya ialah:
1). kurang memperhatikan input, malahan keberhasilan output dalam proses
pembelajaran juga dipengaruhi oleh input;
2) untuk mengukur impact sulit dilakukan karena selain sulit tolok ukurnya juga
sudah diluar jangkuan guru maupun sekolah.
Model yang lazim digunakan dalam penilaian kurikulum di Malaysia.