Anda di halaman 1dari 5

Laporan kerja praktek

AKTIVITAS PEMBORAN DAN PELEDAKAN PADA LAPISAN


INTERBURDEN B2-C DI PIT TAMBANG AIR LAYA SELATAN
UNIT PERTAMBANGAN TANJUNG ENIM
PT. BUKIT ASAM (PERSERO).Tbk,
PROVINSI SUMATERA SELATAN
(Tugas Khusus: Pengukuran Tingkat Getaran Tanah(Ground Vibration) dari Hasil
Peledakan di Pit Tambang Air Laya Selatan)

Untuk memenuhi salah satu persyaratan kurikulum pada


Program Studi Teknik Pertambangan
Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala

Oleh :
HELSY ULFA HANDALIA
1204108010064

PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN


FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA
DARRUSALAM, BANDA ACEH
2015

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT. atas karunia-Nya penulis
dapat menyelesaikan Laporan Kerja Praktek dengan judul , pada bulan
September 2015 yang disusun untuk memenuhi mata kuliah Kerja Praktek pada
program studi Teknik Pertambangan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.
Pada tahap penyusunan laporan, penulis menyadari sepenuhnya bahwa
masih banyak kekurangan-kekurangan baik dalam penyusunan materi maupun
penulisannya, maka dari itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat
membangun demi untuk menjadikan Laporan Kerja Praktek ini lebih baik.
Atas segala fasilitas, kesempatan dan bimbingan sehingga laporan ini dapat
terwujud, penulis mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada:
1

Bapak Dr. Ir. Mirza Irwansyah, MBA, MLA., selaku Dekan Fakultas
Teknik.

Bapak Dr. Abrar Muslim, ST., M.Eng. selaku Ketua Program Studi Teknik
Pertambangan Universitas Syiah Kuala

Bapak Mulkal, ST., M.Sc., selaku Koordinator Kerja Praktek Teknik


Pertambangan Universitas Syiah Kuala.

Ibu Nurul Aflah, ST. MSc. Selaku dosen sekaligus pembimbing penulis.

Semua dosen di Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Syiah


Kuala yang telah memberikan ilmu tentang pertambangan kepada penulis.

Bapak Ir. H. Milawarma, M.Eng selaku Direktur Utama PT. Bukit Asam

(Persero), Tbk.
Bapak Ir. H. Suryadi selaku Manager satuan kerja Penunjang Tambang PT.

Bukit Asam (Persero), Tbk.


Bapak H. Ketut Junaedi, ST. selaku Asisten Manager Pemboran dan
Peledakan yang sekaligus menjadi pembimbing penulis selama melakukan

penilitian.
Bapak Subandi B Dolahadi selaku Supervisor Peledakan PT. Bukit Asam
(Persero), Tbk.

10 Bapak Yoseph Pesiwarissa selaku Administrator Pemboran dan Peledakan


PT. Bukit Asam (Persero), Tbk.
11 Seluruh staf dan karyawan satuan kerja Penunjang Tambang PT. Bukit Asam
(Persero), Tbk (Pak Zuhdi, Pak Zulhendri, Pak Sapto, Pak Dasril, Pak
Dahnil, Pak Edi, Pak David, Pak Parmidi, Pak Adip, Bang Chandra) serta
karyawan lainnya yang tidak dapat disebutkan satu persatu.
12 Pak Asep selaku pengawas dari PT. Dahana (Persero).
13 Seluruh Blasting Crew PT. Pama Persada Nusantara.
14 Bapak H. Mustafa Kamal, ST. yang telah banyak membantu penulis selama
melakukan kerja praktek di PT. Bukit Asam (Persero), Tbk.
15 Keluarga penulis tercinta yang selalu memberi dukungan selama
berlangsungnya kerja praktek.
16 Teman-teman dan segenap Civitas Teknik Pertambangan Universitas Syiah
Kuala Banda Aceh atas dukungan dan semangat yang telah diberikan kepada
penulis.
Akhir kata penulis berharap Laporan Kerja Praktek ini dapat bermanfaat
bagi penulis khususnya dan bagi pembaca umumnya.

Banda Aceh, 01 Oktober 2015

Penulis

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
PT.Bukit Asam(PTBA)merupakan salah satu perusahaan tambang batubara terbesar di
Indonesia yang menggunakan peledakan untuk memberai batubara.Selain menggunakan
peledakan untuk memberai material baik itu tanah(overburden dan interburden)maupun
batubara,PTBA juga menggunakan alat gali-muat dan Bicket Wheel Excavator System(BWE
System) dalam kegiatan penambangannya.Dalam kegiatan penambangan,PTBA menetapkan
metode pemboran dan proses pemberaian batuan maupun tanah.
Tujuan dari kegiatan pemberaian tersebut adalah membebaskan batuan maupun
mempermudah proses penambangan dengan kegiatan peledakan.Hal ini dilakukan
mengingat lapisan bantuan disini mempunyai tingkat kekerasan yang tinggu sehingga tidak
ekonomis lagi apabila menggunakan Iripping-dozzing.Dikarenakan lokasi prebench yang
berdekatan dengan wilayah permukiman penduduk dan perkantoran,maka pada saat
melalukan kegiatan peledakan di pit tersebut harus melakukan pengukuran tingkat getaran
tanah(ground vibration)diwilayah sekitar.
Getaran tanah(ground vibration) adalah gelombang yang bergetar didalam tanah
disebabkan oleh adanya sumber energi.Sumber energi tersebut dapat berasal dari
alam,seperti gempa bumi atau adanya aktivitas manusia,salah satu diantaranya adalah
kegiatan peledakan.Getaran tanah terjadi pada daerah elastic(elastic zone).Getaran tanah
pada tingkat tertentu bisa menyebabkan terjadinya kerusakan struktur disekitar lokasi
peledakan.Tingkat getaran peledakan bervariasi tergantung pada rancangan peledakan dan
kondisi geologi dari batuannya.Untuk itu penerapan metode peledakan harus benar dan
sesuai dengan kondisi batuan yang akan diledakkan.
Kegiatan peledakan pada lokasi prebench Tambang Air Laya memiliki jarak yang sudah
cukup dekat ke permukiman warga serta sehingga perlu penanganan dengan optimal agar
tidak menimbulkan dampak yang membahayakan.Dengan demikian,dilakukan pengukuran
tingkat getaran tanah dari hasil peledakan pada lokasi tersebut.Dampak yang ditimbulkan
dari kegiatan peledakan seperti getaran tanah yang apabila melewati ambang batas akan
menggangu dan membahayakan wilayah sekitar,oleh karenanya pada saat kegiatan
peledakan tersebut harus melalukan pengukuran tingkat getaran tanah.
1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan kondisi dan pertimbangan yang telah diuraikan di atas, masalah yang akan
dikaji adalah:
1. Melakukan pengukuran aktual ground vibration dengan menggunakan BlasmateIII .
2. Membandingkan pengukuran ground vibration prediksi dan aktual dilapangan.
3. Besarnya ground vibration yang dihasilkan oleh kegiatan peledakan.
1.3 Tujuan dan Manfaat Penelitian
Tujuan dan manfaat penelitian dari penulisan laporan ini adalah:
1. Melakukan pengukuran aktual ground vibration dengan menggunakan BlasmateIII .
2. Membandingkan pengukuran ground vibration prediksi dan aktual dilapangan.
3. Mengetahui ground vibration hasil kegiatan peledakan.
1.4 Batasan Masalah
Adapun batasan masalah dalam kajian ini adalah sebagai berikut:
1. Dalam penulisan ini yang diteliti adalah kegiatan pemboran dan peledakan yang
dilakukan lokasi pit TAL Selatan, serta aspek-aspek yang berhubungan dengan kegiatan
tersebut.
2. Penulisan ini tidak membahas tentang kajian biaya.
3. Penulisan ini tidak membahas tentang produktifitas alat gali-muat.