Anda di halaman 1dari 69

NUTRISI

PADA IBU HAMIL

SARAHENI, S.Gz, MPH


SAMARINDA 24 September 2014
Sumber:Dr. Ahsanudin A, SpOG

KEHAMILAN
ADALAH

KONDISI.......

PERUBAHAN YANG TERJADI


MEMERLUKAN TAMBAHAN NUTRISI
PERTUMBUHAN

RAHIM DAN JANIN


PERTUMBUHAN PLASENTA
PENAMBAHAN VOL. DARAH
PERTUMBUHAN PAYUDARA DAN
PEMBENTUKAN ASI
PEMBENTUKAN AIR KETUBAN
MEMPERTAHANKAN
KENAIKAN METABOLISME
TUBUH.

PENGKAJIAN IBU HAMIL


Status

Gizi ibu menjelang dan selama


kehamilan
Asupan diet ibu menjelang dan selama
kehamilan sangat mempengaruhi
hasil kehamilan
Riwayat sosial dan psikologis ibu
sebelum dan menjelang kehamilan
stress/mual asupan makanan yang
cukup, riwayat kehamilan

Lanjutan

resiko Pengunaan obat-obat


terlarang, merokok, minum minuman
keras mengakibatkan gangguan pada
pertumbuhan janin

Faktor

makan asupan makanan


kecukupan kenaikan BB ibu dan janin

Nafsu

Penyulit dalam proses kehamilan DM,


Penyakit GERD dan Preeklampsia

Pengaruh status gizi pada


kehamilan
Kurang gizi pada ibu hamil berakibat :
Pertumbuhan janin terhambat
BBLR
Bayi lahir prematur
Kematian janin
Kelainan bawaan pada bayi
Kematian ibu melahirkan

KENAIKAN BERAT BADAN


SELAMA KEHAMILAN

JUMLAH KENAIKAN BB SEKITAR 12,5 Kg


1. KOMPONEN JANIN
Janin
: 3.400 gram
Plasenta+cairan amnion :1.350 gram
2. KOMPONEN IBU
Uterus+payudara
: 1.300 gram
Darah
: 1.250 gram
Cairan Entraseluler
: 1.200 gram
Lemak
: 4000 gram

lanjutan

Rekomendasi kenaikan BB selama kehamilan berdasarkan pada Indeks


Masa Tubuh ( IMT )

Nilai IMT
Rendah (< 19,8)
Normal (19,8 26,0)
Tinggi (26,1 29,0 )
Obesitas (> 29,0)

Kenaikan BB Total Kehamilan


(Kg)
12,5 18
11,5 16
7 11,5
> 6,8

Sumber :
1. Aplication of clinical nutrition, 1988
2. Nutrion During Pregnancy, Woshinton DC, 1990

Rumus BB Ideal Ibu Hamil


BBIH = BBI + (UH x 0.35)
BBIH = B Ideal Ibu Hamil.
BBI = BB Ideal sebelum Hamil, (ex. 50 kg)
(TB-110 jk TB > 160,
TB-105 jk TB < 160)
UH. = Usia Kehamilan dalam minggu.(ex. 30 mgg)
0,35 = Konstanta yang berasal dari pertambahan
BB kg/minggu.
ex. Jadi BBIH = 50+(30x0,35) = 60,5 kg

L I L A
(Lingkar Lengan Atas)
Lingkar Lengan Atas dapat dilihat
menurut Umur dan Tinggi Badan
(LILA/U dan LILA/TB)

PENGUKURAN
LINGKAR LENGAN ATAS

Klasifikasi

LLA

Rumus:

HASIL PENGUKURAN (mm): STANDAR LLA


KRITERIAN STATUS GIZI

Gizi Baik
: > 85 %
Gizi Kurang : 70,1 84,9
Gizi Buruk : < 70 %

Lingkar Lengan Atas


USIA
(Tahun)
15 15,9
16 16,9
17 17,9
18 18,9
19 24,9
25 34,9
35 44,9
45 54,9
55 64,9
65 74,9

PERSENTIL 50 % (mm)
Laki-laki
Perempuan
264
278
285
297
308
319
326
322
317
307

254
258
264
258
265
277
290
299
303
299

Faktor yang mempengaruhi gizi


ibu hamil
Keadaan ekonomi

Kesehatan ibu
Jarak kelahiran (jika bukan anak
pertama)
Paritas
Usia kehamilan pertama

Hubungan Status Gizi Sebelum


Hamil Dengan Berat Bayi Lahir

Jika status gizi ibu baik dan status kesehatannya selama


hamil baik :
a. Tidak menderita hipertensi
b. Tidak berkebiasaan buruk seperti, perokok atau
pecandu alkohol

Maka status gizi bayi yang dilahirkan kelak


juga baik, begitu pula sebaliknya.

lanjutan

Resiko akan meningkat pada kasus-kasus berikut ini :


1. Kekurangan berat badan cenderung akan
melahirkan lebih cepat (premature) dan melahirkan bayi
BBLR.
2. Kelebihan berat badan sebelum kehamilan risiko
mendapat hipertensi dan diabetes. Angka kematian anak
adalah tertinggi pada kehamilan ibu dengan BB
lebih dari
77,3 kg.
3. Kenaikkan BB yang berlebihan terutama pada wanita
yang pendek (< 157 cm) dihubungkan dengan
meningkatnya resiko disproporsi fetalpelvis, operasi
persalinan, trauma kelahiran dan kematian bayi.
Kelebihan lemak yang disimpan cenderung menetap

obesitas.

Faktor Risiko
MALNUTRISI PADA IBU Menyebabkan
penurunan aliran darah plasenta dan ukuran
plasenta yang kecil penurunan transfer
nutrisi ke janin
Merokok pada awal-awal kehamilan
berpotensi 60% >> melahirkan dengan bayi
ggg jantung kongenital dibanding ibu yg tdk
merokok, resiko kanker dalam usia 7 tahun
pertama kehidupan anak
Sumber:Jaakola & Gissler, 2004

obat-obat terlarang awal


kehamilan mengakibatkan gangguan pada
pertumbuhan janin (Gasrooskisis
pertumbuhan gastro di luar abdomen
jarang terjadi)

Pengunaan

minuman keras/alkohol Sindrom


alkohol pada janin (cacat lahir, retardasi
pertumbuhan dan mental, hiperaktivitas,
masalah belajar/kurang konsentrasi.

Minum

Komplikasi-Komplikasi Kehamilan dengan


Implikasi Gizi
1. Mual dan Muntah
Makan porsi kecil & sering
Bentuk makanan kering yang berasal dari makanan
sumber energi (karbo hidrat) & mudah cerna.
Sebaiknya hindari makanan yang banyak bumbu.
Cairan diberikan diantara waktu makan daripada
bersamaan makan.

lanjutan
Hiperemesis & Preeklamsi
Disebut juga HT akibat kehamilan Faktor
resiko penyakit kardiovaskular
Perawatan intensif untuk mengganti cairan
dan elektrolit yang hilang.
Bila selama 2 hari belum bisa makan diberi
makanan total parenteral.
Begitu keadaan sudah bisa diatasi segera
diberikan makanan enteral seperti pada
keadaan morning sickness.
2.

lanjutan

3. Konstipasi
Untuk mengatasi keadaan ini :
Tingkatkan asupan cairan
Makan makanan yang banyak
mengandung serat seperti buah,
sayuran, buah yang dikeringkan.
Hindarkan penggunaan laxative
untuk merangsang defekasi.

lanjutan
4.

Anemia
Terapi :
Pemberian tablet besi (Ferosulfat) 30
60 mg/hari, tergantung dari beratnya
anemia.
Untuk asam folat diperlukan
penambahan 200 400 mikrogram/hari.
Ditambah bahan makanan sumber zat
besi dan asam folat
Selain obat perlu diberikan penyuluhan
tentang penggunaan bahan makanan yang
banyak mengandung zat besi dan asam

lanjutan

5. Gangguan Hipertensi Pada Kehamilan


a. Konsumsi energi cukup untuk menperoleh
berat badan secara normal.
b. Protein harus cukup dengan
mempertimbangkan 3 peran fungsi protein
yaitu : keseimbangan cairan elektrolit,
transport lipida dan sintesa jaringan.
c. Pemberian garam sedang (2 3 gr
Na/hari)
d. Vitamin, khususnya vit. A, B komplek, C
dan D, perlu suplementasi B6

lanjutan

6.Diabetes Mellitus
Tujuan

untuk mempertahankan gula


darah dalam batas normal
Energi sekitar 30 35 kkal/kgBB/hari
ditambah 300 kkal untuk penambahan
kehamilan.
Karbohidrat diberikan dengan proporsi
60 % dari total energi, diutamakan dari
karbohidrat komplek.

lanjutan

6.Diabetes Mellitus
Protein

diberikan sekitar 15 20 % dari


total energi.
Lemak berkisar antara 20 25 % dari
total energi diutamakan lemak tak jenuh.
Pembagian makanan sehari , makanan
selingan dan makanan sebelum tidur
perlu diperhatikan dalam kaitannya
dengan pemberian insulin untuk
menghindari terjadinya hipoglikemi dan
penyediaan glukosa yang cukup.

PRINSIP GIZI IBU HAMIL

1. BERHUBUNGAN DENGAN
PROSES PERTUMBUHAN:
JANIN
ORGAN PENDUKUN KEHAMILAN:
ALAT KANDUNGAN
MAMAE

PERLU

NUTRISI

TAMBAHAN

2. Menu seimbang sesuai kebutuhan


Tersusun

dari semua zat gizi yang berhubungan


dengan kesehatan kehamilan:
Jumlah
Terdiri

kalori memenuhi (DKGA)

dari :

Zat pembangun (Ikan, telur, kacang-kacangan dan hasil


olahnya, daging, dsb.)

Zat pengatur (sayur-sayuran

Sumber energi (makanan pokok kompleks: nasi,jagung,


umbi-umbian, dsb)

dan buah-buahan segar.)

beraneka ragam

Recommended daily dietary


allowance

KEBUTUHAN MAKANAN
Menggunakan

makanan recall 24

jam
Kuesioner frekuensi makanan
Pengkajian diet
Catatan perkembangan berat badan
ibu selama kehamilan

Perhitungan

Energi

Perhitungan Kebutuhan Zat


Gizi

Menggunakan Rumus Harris Bennedict yaitu :

Laki-laki

= 66 + (13,7 X BB) + (5 X TB) (6,8 X U)

Perempuan = 655 + (9,6 X BB) + (1,8 X TB) (4,7 X U)

Keterangan : BB = Berat Badan dalam kg


TB = Tinggi Badan dalam cm
U = Umur dalam tahun.

lanjutan

Cara Menentukan Kebutuhan Energi Untuk Aktivitas


Fisik
Aktivitas
Sangat ringan *)
Ringan **)
Sedang **)
Berat **)

Laki-laki

Perempuan

1,30
1,65
1,76
2,10

1,30
1,55
1,70
2,00

Sumber :
*) Mahan, L.K. dan M.T. Arlin, 2000, Krauses Food,
Nutrition & Diet Therapy
**)
Muhilal, Fasli Jalal dan Hardinsyah, 1998, Angka
Kecukupan Gizi yang Dianjurkan, Widya Karya
dan Gizi VI.

Pangan

Lanjutan

Menentukan Specifik Dynamic Aktion (SDA) atau FIT (Food


Induced Thermogenesis)

SDA : 10 % (BEE + Faktor Aktivitas)

Menentukan Jumlah Total Kebutuhan Energi /Total Energy


Expenditure (TEE)

TEE

: BEE + FA + FIT

Menambah

Energi untuk Kehamilan (300 kkal/hr)

Kebutuhan

BUMIL = TEE + 300 kkal/hr

lanjutan
Komposisi

Kebutuhan Zat Gizi

Karbohidrat

: 60% dari Total Energi

Protein

: 15% dari Total Energi

Lemak

: 25% dari Total Energi

Vitamin & Mineral

: Lihat RDA/ KGA

Kebutuhan Gizi Kelompok


Umur

AKG atau RDA (Recommended Dietary Allowances) adalah


tingkat konsumsi zat zat gizi esensial yang dinilai cukup
untuk memenuhi kebutuhan gizi hampir semua orang sehat
disuatu negara.

AKG digunakan sebagai standar untuk mencapai status gizi


optimal bagi penduduk dalam hal penyediaan pangan secara
nasional dan regional serta penilaian kecukupan gizi
penduduk golongan masyarakat tertentu yang diperoleh dari
konsumsi makanannya.

AKG (KepMenKes) 24 11 - 2005

Kelompok
Umur (tahun)
19 29
30 49
50 64
Hamil (+ an)
Trimester I
Trimester II
Trimester III

BB
(kg)

TB
(cm)

Energi
(kkal)

Protein
(gr)

Asam
Folat
(g)

Zat Besi
(mg)

52,0
55,0
55,0

156
156
156

1900
1800
1750

50
50
50

400
400
400

26
26
12

+ 100
+ 300
+ 300

+ 17
+ 17
+ 17

+ 200
+ 200
+ 200

+0
+9
+ 13

Kebutuhan Zat Gizi


A.

Energi (Sereal, umbi-umbian, nasi dll)


RDA tahun 2005 menganjurkan penambahan
300 kkal/hari untuk :
1.

Peningkatan rata-rata metabolic basal

2.

Pertambahan kebutuhan

3.Memperolah kenaikkan BB yang adekuat.

Kalori
Di

ingat mual muntah selama kehamilan


dapat menyebabkan hilangnya zat-zat gizi
penting pada ibu maupun janin perlu
ditanggani segera konsul dokter.
Asupan kalori trimester I = kebutuhan
kalori ibu sebelum hamil (biasanya 25-30
kcal/kg BB) BBI dipakai utuk ibu
Obesitas dan adanya edema

Meningkat

350-400 kcal perhari

Kecukupan

kalori penting supaya tidak


terjadi pemecahan protein untuk energi

Total

kebutuhan selama hamil 80.000 kcal

Sumber: Jacqueline C.Morris (2002) Pedoman Gizi ( Pengkajian dan Dokumentaasi)

Kumulative asupan kalori

Protein
Protein

diperlukan untuk pertumbuhan janin


Tambahan protein diperlukan untuk plasenta,
uterus, payudara, dan volume darah
Selama hamil sekitar 1000 gram protein
dideposisikan atau 5-6 gram perhari
DHA (...) dan AA (...) penting untuk perkembangan
saraf pusat meningkatkan kecerdasan anak
Sumber DHA ikan berlemak, biji rami
anjuran min 3 porsi ikan/mgg (hati2 cemaran pd
ikan)

Protein

paling baik didapat dari produk


ternak: susu, daging, telur, keju, dan ikan
Mengandung kombinasi optimal asam
amino serta kalsium yang dibutuhkan saat
hamil dan menyusui
Wanita hamil dg vegetarian kedelai,
beras, susu yang diperkaya, kacangkacangan, polong-polongan

Mineral
Kebutuhan

mineral sesuai pada RDA


Bila kebutuhan kalori sudah terpenuhi
pada diet yang sudah mengandung
yodium, kebutuhan mineral lain juga
sudah terpenuhi
Kecuali Fe diperlukan suplementasi
karena kebutuhan yang sangat meningkat

Fe
Kebutuhan

Fe meningkat pada pertengahan


kehamilan untuk fetus dan plasenta dan juga
hemoglobin ibu
Kebutuhan Fe pada 4 bulan pertama masih
sedikit
Maka tidak perlu suplemen Fe
Pemberian Fe dapat memperberat mual
mutah
Maka sebaiknya diberikan saat menjelang
tidur atau keadaan perut kosong

Fe
Diet

jarang mencukupi kebutuhan ini


Maka suplemen Fe direkomendasikan minimal
27 mg ferrous
Sediaan yang ada 30 mg ferrous, Bisa dinaikkan
sampai 60-100 mg bila badan ibu besar, hamil
kembar, hemoglobin rendah
Zat Besi (Lauk hewani, serealia, sayuran
hijau dan kacang-kacangan

Calcium
E. Calsium, Phospor dan Vitamin D (Susu dan
olahannya, lauk hewani, kacang-kacangan
dan serealia)
1. Pertumbuhan tulang dan gigi, untuk
melaksanakan fungsi normal dari
darah,
syaraf dan otot.
2. Absorpsi Ca dipengaruhi oleh Phospor dan
vitamin D. Kebutuhan Ca 800 mg/hari,
Phospor 600 mg/hari, Vit. D 5 10 g.

Lanjutan
Calcium

dideposisikan ke fetus
sebanyak 30 gram

Hanya

sekitar 2,5% total calcium ibu

Suplemen

Calcium pada tidak


direkomendasikan

Yodium
Intake

garam beryodium dianjurkan untuk


memenuhi kebutuhan janin dan ibu
Ibu hypothyroid berat dapat menyebabkan
kretinisme pada janin

Lanjutan

D. Zinc (Protein hewani, telur, serealia dan kacangkacangan)


Penambahan 1,1 9,0 mg/hari dari 15 mg/hari berguna
untuk system yang mengatur proses metabolisme utama
tubuh pertumbuhan sel yang terjadi pada janin. Dosis
besar berisiko kelahiran premature, bayi dengan
kelainan-kelainan kelebihan zinc dapat menekan
system imun. Juga berguna untuk :
1. Mencegah kelainan
2. Bagi perkembangan otak normal
3. Mencegah retardasi pertumbuhan janin.

Mineral lain
Zinc

Manganese

Fosfor

Potassium

Copper

Sodium

Magnesium

Fluoride

Chromium

Zinc

Vitamin
Supplemen

vitamin sering lebih tinggi dari


yang direkomendasikan
Kadang-kadang ditambah peresepan
sendiri
Potensial toksik adalah iron, zinc,
selenium, vitamin A, B6, C, D
Vitamin dan mineral hendaknya tidak lebih
dari 2 kali yang direkomendasikan

Lanjutan
I.

Thiamin, Riboflavin dan Niacin. (Penambahan 0,3


mg (1,3 mg), 0,3 mg (1,4 mg) dan 4 mg (18 mg))
(Sereal tumbuk/giling, lauk hewani, hati, telur dll)
1. Ko-enzim untuk metabolisme energi dan protein
2. Defisiensi thiamine yang berat beri-beri

3. Defisiensi Riboflavin
premature.

mual, kelahiran

Asam Folat
Defisiensi

asam folat meningkatkan kejadian neural


tube defect (NTD)
Suplementasi asam folat 400ug setiap hari sebulan
sebelum konsepsi dan tiga bulan pertama kehamilan
menurunkan kejadian NTD
Asam

folat dan Vitamin B12 (Sayuran


hijau, biji- bijian, kacang-kacangan dan
lauk hewani, susu, hati, dan keju)
asam folat anemia megaloblastik
defisiensi berat menimbulkan kerusakan
system syaraf

Defisiensi

Vitamin A
Kebutuhan

Vitamin A biasanya sudah


cukup dari diet
Pemberian suplemen 10.000 IU- 50.000
IU per hari dosis tinggi menyebabkan
peningkatan kelainan kongenital
Sebaliknya intake Beta carotene tidak
menunjukkan adanya toksisitas

Lanjutan
G. Vitamin A (Penambahan 300 RE, menjadi 800 RE)
diganti dari sumber (Lauk hewani dan nabati)
Pembentukan kulit dan lapisan duktus
digastrointestin, kandung kemih dan
saluran
pernafasan dari janin
memerlukan jumlah
vitamin A yang cukup.

H. Vitamin B6 / Piridoksin (Penambahan 0,4 mg,


menjadi 1,7 mg) (Sereal, kacang-kacangan,
susu dll)
1. Untuk metabolisme protein dan lemak
2. Pertumbuhan janin.

Vitamin B12
Hanya

terdapat pada makanan produk

ternak
Pada vegetarian kadar Vitamin B12
rendah
Diperlukan untuk pembentukan sel
darah

Vitamin C
Biasanya

sudah tercukupi dari diet normal


RDA saat hamil 80-85 mg/hari
Diperlukan untuk regenerasi sel,
penyembuhan luka, pembentukan
jaringan ikat

SERAT
Akibat

penggunaan zat besi dan


penurunan aktivitas, terdapat
peningkatan resiko konstifasi pada ibu
hamil.
Diet mesti mengandung 25-30 g
serat/hari.
Konsummsi serat meningkat diharapkan
konsumsi cairan juga ditambah.

CAIRAN
Cairan

yang cukup sangat dianjurkan


selama kkehamilan me (-) resiko
konstipasi dan innfeksi saluran kemih.

Direkomendasikan

minum 8-10 gelas/ hari


Air putih lebih baik disamping susu dan
jus/sari buah

Petunjuk nutrisi ibu hamil


Pada

ibu dengan sosial ekonomi cukup,


nasehatkan ibu untuk makan apa saja yang
diinginkan dan garam bukan pantangan
Pada ibu dengan sosial ekonomi kurang,
dipastikan tersedia makanan yang cukup
Dilakukan pemantauan pertambahan berat
badan, idealnya adalah 11,5-16 kilogram pada
ibu dengan BMI normal

Anamnesis

intake makanan secara periodik


untuk memantau adanya diet tak rasional
Berikan tablet besi paling sedikit 27 mg perhari
Berikan Folat beberapa minggu sebelum hamil
dan tiga minggu pertama kehamilan
Periksa hematokrit dan kadar hemoglobin pada
usia 28-32 minggu untuk memantau adanya
penurunan kadar Hb

Pagi

SelinganKalori)
jam 10.00
Contoh Menu Ibu Hamil (2.500

Nasi

1 piring

Sambal goreng daging

1 potong

Sup buncis wortel

mangkok sayur

Susu + gula 1 sdm


Siang

1 gls

Nasi

1 piring

Ikan panggang

1 potong

Sambal grg tahu+hati ayam

mangkok sayur

Sayur asam jakarta

1 mangkok sayur

Pepaya
Malam

1 potong

Nasi

1 piring

Pepes ayam

1 potong

Tempe goreng

mangkok sayur

Ca Sayuran

1 mangkok sayur

Bubur kacang ijo

1 mangkok

Selingan jam 10.00


Roti isi daging cincang

1 mgk

Selingan jam 10.00


Bubur kacang ijo

1 mgk

Diet seimbang

Terimakasih