Anda di halaman 1dari 21

LAPORAN PENYELIDIKAN TANAH

LAPORAN
HASIL PENYELIDIKAN TANAH

PROYEK :
PERENCANAAN PEMBANGUNAN RUMAH TINGGAL

LOKASI :

JL.AHMAD YANI NO. 02 PEKALONGAN

J A W A

T E N G A H

CV.AMIR JAYA GROUP (AJG)


SOIL INVESTIGATION AND TOPOGRAPHY
Kelurahan Pakintelan No.1 Rt.1/2 Gunungpati Semarang
Phone : 085740670852 081564276781 - 08882436282

SOIL INVESTIGATION AND TOPOGRAPHY

2015

LAPORAN PENYELIDIKAN TANAH

DAFTAR ISI

Halaman
Bab. I.

Pendahuluan :
1.1. Umun................................

1.2. Lokasi dan pencapaian...............

1.3. Urutan pekerjaan ...................

Bab. II. Penyelidikan di lapangan.................

2.1. Penyondiran.........................

Bab. III.Evaluasi dan diskusi.....................

3.1. Penyondiran, Pengeboran.............

Bab. IV. Analisa teknis...........................

4.1. Tinjauan teknik geologi.............

4.2. Tinjauan teknik fundasi.............

Rekomendasi..............................

10

Daftar pustaka....................................

11

Daftar lampiran...................................

12

Bab. V.

SOIL INVESTIGATION AND TOPOGRAPHY

2015

1
LAPORAN PENYELIDIKAN TANAH

BAB.I
PENDAHULUAN

1.1. Umum
Laporan

ini

menunjukan

hasil-hasil

penyelidikan

tanah yang telah dilakukan bagi Proyek Perencanaan


Pembangunan
penyelidikan
dengan

Rumah

Tempat

tanah

mendetail

ini

Tinggal.

ialah

kondisi

untuk

tanah

Tujuan

dari

mengevaluasi

sehubungan

dengan

rekomendasi bagi perencanaan substrukturnya.


Pokok-pokok utama yang dibicarakan dalam laporan ini
:
1. Data penyelidikan di lapangan.
2. Kondisi tanah permukaan.
3. Rekomendasi.

1.2. Lokasi dan Pencapaian


Lokasi

pekerjaan

Pekalongan

Jawa

berada
Tengah.

di

Jl.

Lokasi

Ahmad

Yani

pekerjaan

Kota
dapat

dicapai langsung dengan kendaraan bermotor baik roda


dua maupun roda empat.

SOIL INVESTIGATION AND TOPOGRAPHY

2015

2
LAPORAN PENYELIDIKAN TANAH

1.3. Urutan Pekerjaan


Urutan

pekerjaan

ini

dibagi

dalam

3(tiga)

tahap,

Yaitu :
1. Pekerjaan penyelidikan di lapangan.
2. Analisa teknis.
3. Rekomendasi.

SOIL INVESTIGATION AND TOPOGRAPHY

2015

3
LAPORAN PENYELIDIKAN TANAH

BAB. II
PENYELIDIKAN DILAPANGAN

Pada garis besarnya, penyelidikan di lapangan tersebut


adalah sebagai berikut :

2.1. Penyondiran
Penyondiran

dilakukan

sebanyak

(tiga)

titik

dinyatakan dengan S1,S2 dan S3. Untuk lokasi titik


sondir ditentukan oleh pihak pemberi tugas (sesuai
dengan gambar lampiran).
Penyondiran

dilakukan

dengan

menggunakan

sondir

manual type gauda produksi Jepang dengan kapasitas


maksimum

2.5

ton

yang

dilengkapi

dengan

bikonus

buatan lokal. Pembacaan manometer dilakukan setiap


interfal

20

cm

dimana

manometer

yang

digunakan

adalah 0 60 kg/cm2 dan 0 250 kg/cm2 buatan jepang


(Yamamoto Keiki Seizo K.K).

SOIL INVESTIGATION AND TOPOGRAPHY

2015

4
LAPORAN PENYELIDIKAN TANAH

BAB.III
EVALUASI DAN DISKUSI
Dari hasil penelaahan atas pekerjaan soil test bagi
Proyek

Perencanaan

Pembangunan

Rumah

Tinggal.

Yang

dilakukan di lapangan dapat dievluasi dan didiskusikan


dalam bentuk ringkasan pekerjaan sebagai berikut.

3.1. Pekerjaan Penyondiran.


Penyondiran dilaksanakan untuk mengetahui kedalaman
tanah

keras,

homogenitas

tanah

dalam

arah

horizontal, kepadatan tanah relatif.


Dengan diketahuinya nilai tekanan konus dan geseran
lokal
jenis

dari

hasil

tanah

dan

sondir

dapat

besarnya

dilakukan

tekanan

prediksi

tanah

yang

diizinkan.
Tabel 1. Ringkasan hasil sondir
No
1
2
3

Titik
sondir
S1
S2
S3

Kedalaman
(m)
20.00
20.00
20.00

qc max
(kg/cm2)
22
22
22

JHP
(kg/cm2)
912
948
912

Keterangan
-

Catatan : Kedalaman sondir di tentukan berdasarkan


muka

tanah

asli

pada

tiap-tiap

titik

sondir.

SOIL INVESTIGATION AND TOPOGRAPHY

2015

5
LAPORAN PENYELIDIKAN TANAH

BAB. IV
ANALISA TEKNIS

4.1. Tinjauan teknik geologi


Sebagaimana diketahui, daerah penyelidikan di daerah
Pekalongan

kota

mempunyai

formasi

geologi

berupa

aluvium endapan marin terdiri dari material berupa


lapisan
kerikil,

lempung
lanau,

terutama
lempung

tersusun

oleh

pasir,

dengan

kelulusan

sedang

secara

menyeluruh

hingga tinggi.
4.2. Tinjauan teknik tanah
Dari

hasil

penelaahan

hasilpengujian

di

lapangan

dengan

dari

menggunakan

sondir dapat disimpulkan sebagai berikut:


Kedalaman tanah keras seperti yang diperoleh dari
data sondir, dari ke ketiga titik sondir tanah keras
hingga kedalaman -20.00 m.MT belum ditemukan dengan
daya

dukung

lebih

dari

yang

di

ijinkan

(qc

>160

kg/cm2).
Menurut penelitian Sanglerat, penurunan dalam arti
total maupun differential yang terjadi akan relatif
kecil apabila fundasi berpijak pada kedalaman dengan
perlawanan konus qc > 15 kg/cm2 dan nilai N dari

SOIL INVESTIGATION AND TOPOGRAPHY

2015

6
LAPORAN PENYELIDIKAN TANAH

pengujian

SPT

>

sehingga

dapat

diseimpulkan

sifat tanah pada lokasi rencana pembangunan masih


memenuhi sayarat sebagai lapisan bearing layer.
Mayerhof berkesimpulan bahwasanya besar daya dukung
keseimbangan
relatif

tanah

kecil

izin

dapat

qa

dengan

dihitung

penurunan

dengan

yang

persamaan

empiris sebagai berikut:

q ijin = ((1/30 - 1/40))*qc

4.3. Tinjauan teknik fundasi


Dengan

melihat

lapangan, secara

data-data

hasil

penyelidikan

di

umum dapat disimpulkan bahwa dari

hasil ke-3 titik sondir tanah keras belum ditemukan


hingga kedalaman antara 20.00 m.MT dengan qc > 160
kg/cm2.
Dari

hasil

sondir

di

atas

maka

disarankan

menggunakan pondasi sebagai berikut :


- Pondasi plat setempat (foot plat) digunakan untuk
bangunan ringan seperti bangunan lantai satu atau
lantai

dua.

Daya

dukung

pondasi

dangkal

plat

setempat (foot plat) atau pondasi telapak dari


hasil sondir dapat dihitung dengan persamaan :

SOIL INVESTIGATION AND TOPOGRAPHY

2015

7
LAPORAN PENYELIDIKAN TANAH

Qa = q ijin * Ab - W
Dimana :
Qa
q ijin
Ab
W

:
:
:
:

daya dukung pondasi


daya dukung tanah
luas penampang dasar pondasi
berat sendiri pondasi

Perhitungan daya dukung pondasi telapak pada tabel


dibawah ini berdasarkan nilai rata-rata dari hasil
sondir pada kedalaman tertentu.
No

Kedalaman
(m)

q ijin
(kg/cm2)
0.57
0.57

Dimensi
pondasi
(cm)
2.00 x 2.00
2.50 X 2.50

Daya
dukung
(ton)
22.66
35.41

1.00
1.00

2.00
2.00

0.27
0.27

2.00 x 2.00
2.50 X 2.50

10.66
16.66

tebal pondasi diambil rata-rata 40 cm

Lantai

kerja

dengan

ketebalan

minimal

10

cm

dibawah pondasi
-

Sedangkan untuk bangunan yang mempunyai beban


yang
lebih

besar

sepert

disarankan

bangunan

lantai

menggunakan

dua

pondasi

atau
dalam

seperti pondasi bored piel atau tiang pancang.


Daya dukung tiang semacam ini dapat dihitung
langsung dari nilai konus hasil uji sondir :

SOIL INVESTIGATION AND TOPOGRAPHY

2015

LAPORAN PENYELIDIKAN TANAH

Qa= (qc.A)/3
Dimana :
qc : Nilai konus
A

: Luas penampang tiang

: Faktor keamanan

Nilai konus yang dipakai untuk penentuan daya dukung


tiang sebaiknya diambil rata-rata dari 8D di atas
ujung tiang sampai sedalam 4D di bawah tiang, dimana
D adalah diameter tiang.
dengan menggunakan pendekatan rumus di atas dapat
dihitung

daya

dukung

tiang

pondasi

berdasarkan

tabelasris sebagai berikut:

Kedalaman
(m)

qc rata
(kg/cm2)

6.00
12.00

21.94
55.33

Daya dukung
tiang (TON)
20x20
30x30
2.93
6.58
7.38
16.60

Besarnya daya pikul tiang dianggap dihasilkan


dari

end

bearing

dengan

nilai

adhesi

tanah

dengan tiang sebagai faktor keamanan tambahan.

Perhitungan daya dukung tiang pancang di atas


dihasilkan

dari

satu

tiang

sehingga

SOIL INVESTIGATION AND TOPOGRAPHY

bila

2015

LAPORAN PENYELIDIKAN TANAH

digunakan

kelompok

tiang

(piel

group)

perlu

pendekatan analisa daya dukung kelompok tiang


tersebut yang dipengaruhi faktor efesiensinya.

10
BAB. V
REKOMENDASI

5.1. Dengan melihat data hasil investigasi di lapangan,


maka

bagi

perencanaan

fundasi

pada

SOIL INVESTIGATION AND TOPOGRAPHY

pekerjaan

2015

LAPORAN PENYELIDIKAN TANAH

bangunan

rumah

tinggal

ini

disarankan

untuk

menggunakan dua model fondasi.


- Penggunakan

pondasi

dangkal

seperti

pondasi

telapak disarankan untuk bangunan-bangunan ringan


seperti

bangunan

lantai

satu

atau

lantai

dua

dengan beban yang kecil.


- Sedangkan pondasi tiang pancang atau pondasi bored
piel

disarankan

untuk

bangunan

bangunan

yang

mempunyai beban yang besar seperti bangunan yang


lebih dari dua lantai dengan beban yang besar atau
gudang dengan bentang yang lebar.
6.2. Kerusakan fundasi sehubungan dengan proses kimiawi
tidak perlu ditelaah karena sifat tanah yang non
organis.
6.3. Sebelum

diadakan

pekerjaan
dahulu,

pekerjaan

stripping
kemudian

dan

diberi

lantai,

perlu

pra-kompaksi
pasir

diadakan
terlebih

padat

11agar

artinya

bisa

urug

penurunan yang terjadi sekecil-kecilnya.


6.4. Rekomendasi

ini

bersifat

universal

menggunakan jenis fondasi lain yang disarankan oleh


ahli fondasi.

SOIL INVESTIGATION AND TOPOGRAPHY

2015

LAPORAN PENYELIDIKAN TANAH

Semarang, 12 September 2015


Hormat kami
CV.Amir Jaya Group (AJG)
Divisi Soil Investigation & Topographi

Ruswati Budiningsih
(Direktur)

120

DAFTAR PUSTAKA

1. Josep E. Bowles
Sifat-sifat fisis dan geo teknis tanah.

SOIL INVESTIGATION AND TOPOGRAPHY

2015

LAPORAN PENYELIDIKAN TANAH

2. Terzagi
Soil Mechanic in Engineering Practice.
3. A.S.T.M. / A.A.S.H.T.O
Standard for Soil Testing.
4. Sanglerat
The Penetrometer and Soil Exploration.
5. Taylor
Fundamental of Soil Mechanics.
6. Dunn, Anderson & kiefer.
Fundamentals of Geotechnical Analysis.
7. MBT
Petunjuk Pratikum Mekanika Tanah.
8. Sung gono KH
Mekanika Tanah
9.Hary Christiady
Mekanika Tanah 1

13

DAFTAR LAMPIRAN

Anex I .

Data pengujian
- Sondir ...............................

SOIL INVESTIGATION AND TOPOGRAPHY

2015

LAPORAN PENYELIDIKAN TANAH

- Denah lokasi.........................
- Dokumentasi pengujian................

ANEX I : HASIL PENGUJIAN DI LAPANGAN


PROYEK : RENCANA PEMBANGUNAN RUMAH TINGGAL
LOKASI : JL.AHMAD YANI NO.02 KOTA PEKALONGAN JAWA TENGAH

SOIL INVESTIGATION AND TOPOGRAPHY

2015

LAPORAN PENYELIDIKAN TANAH

SOIL INVESTIGATION AND TOPOGRAPHY

2015

LAPORAN PENYELIDIKAN TANAH

LAMPIRAN
GRAFIK DAN DATA SONDIR

SOIL INVESTIGATION AND TOPOGRAPHY

2015

LAPORAN PENYELIDIKAN TANAH

LAMPIRAN
DOKUMENTASI

SOIL INVESTIGATION AND TOPOGRAPHY

2015

LAPORAN PENYELIDIKAN TANAH

DENAH

SOIL INVESTIGATION AND TOPOGRAPHY

2015

LAPORAN PENYELIDIKAN TANAH

Foto Sondir S1

Foto Sondir S2
SOIL INVESTIGATION AND TOPOGRAPHY

2015

LAPORAN PENYELIDIKAN TANAH

Foto Sondir S3

SOIL INVESTIGATION AND TOPOGRAPHY

2015