Anda di halaman 1dari 3

Momen Inersia

Momen inersia penampang terhadap suatu sumbu adalah suatu sifat


kelakuan yang ditimbulkan dari hasil perkalian antara luas penampang dengan
kuadrat jarak tegak lurus antara titik berat penampang terhadap sumbu yg
bersangkutan. Momen inersia dari sebuah area penampang dapat digunakan untuk
memprediksi kemampuan balok menahan lentur dan defleksi. Momen inersia
biasanya dilambangkan dengan symbol (I). Jika terhadap sumbu x maka diberi
simbol (Ix) dan jika terhadap sumbu y maka diberi simbol (Iy).
Jika luas penampang elemen elemen terkecil adalah dA1, dA2, dA3,..,
dAn, dan jarak dari penampang kegaris X X adalah y1,y2,y3,..,yn. Maka momen
inersia penampang tersebut dapat ditulis dengan persamaan,

y2

Ix= y . dA
y1

dA = x dy
y2

Ix= y . x dy
y1

Jika luas penampang elemen elemen terkecil adalah dA1, dA2, dA3,..,
dAn, dan jarak dari penampang kegaris Y Y adalah x1,x2,x3,..,xn. Maka momen
inersia penampang tersebut dapat ditulis dengan persamaan,

x2

Iy= x . dA
x1

dA = y dx
x2

Iy= x . y dx
x1

Momen inersia pada segi empat

Momen inersia pada penampang berlubang

Momen inersia segi empat dalam EFGH ( berlubang ) terhadap sumbu x

Ix=

1
b . d 3
12

Momen inersia segiempat luar ABCD terhadap sumbu x

Ix=

1
3
b.d
12

Jadi momen inersianya terhadap sumbu x adalah

Ix=IxABCD

IxEFGH

1
3
b.d
12

1
3
b.d
12

Ix=

begitupun juga dengan

Iy sama