Anda di halaman 1dari 2

PELAYANAN IMUNISASI

SOP

1. Pengertian

No. Dokumen

No. Revisi

Tanggal Terbit

: 1 Juni 2015

Halaman

: 1/1

Ditetapkan Oleh
Kepala
Puskesmas Dompu Kota

Nasrullah, SKM
NIP. 197910202005011009

Imunisasi adalah pemberian kekebalan tubuh terhadap


suatu penyakit dengan memasukkan sesuatu ke dalam
tubuh agar tubuh tahan terhadap penyakit yang sedang
mewabah atau berbahaya bagi seseorang. Imunisasi berasal
dari kata imun yang berarti kebal atau resisten. Imunisasi
terhadap suatu penyakit hanya akan memberikan kekebalan
atau resistensi pada penyakit itu saja, sehingga untuk

2. Tujuan

terhindar dari penyakit lain diperlukan imunisasi lainnya.


Sebagai acuan kerja petugas Imunisasi dalam memberikan
pelayanan imunisasi pada bayi.

3. Kebijakan
4. Referensi

Undang- Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah


Penyakit Menular
Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan
Anak
Undang-Undang.-2-3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002

5. Prosedur/
Langkah-langkah

tentang Perlindungan Anak


1. Menerima kunjungan bayi yang membawa KMS setelah
mendaftar di loket pendaftaran.
2. Memeriksa status imunisasi dalam KMS.
3. Menentukan jenis imunisasi yang akan diberikan.
4. Menanyakan keadaan bayi kepada orang tuanya (keadaan
bayi yang memungkinkan untuk diberikan imunisasi atau
bila tidak akan dirujuk ke Poliklinik Anak).
5. Menimbang Berat Badan bayi.
6. Mencatat hasil penimbangan Berat Badan bayi pada KMS.
7. Mencatat tanggal imunisasi yang diberikan.
8. Menuliskan tanggal kembali untuk pemberian imunisasi
berikutnya.
9. Memberikan KIE tentang efek samping pasca imunisasi
kepada orang tua bayi
10. Menyiapkan vaksin sesuai kebutuhan.

11. Melakukan tindakan imunisasi sesuai jadwal dan jenis


imunisasi
12. Memberikan

antipiretik

untuk

imunisasi

DPT

dan

menjelaskan aturan pemakaian obat.


13. Memberitahukan untuk kembali pada jadwal imunisasi
berikutnya kepada orang tua bayi.
14. Mencatat identitas bayi pada buku register kunjungan
6. Unit Terkait

bayi.
Loket, pemegang program