Anda di halaman 1dari 7

SOAL 1

a)
b) SQL
SQL atau Structured Query Language merupakan suatu bahasa (language) yang
digunakan untuk mengakses database. SQL sering disebut juga sebagai query.

MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (database
management system) atau DBMS yang multithread, multi-user,dengan sekitar 6 juta
instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat
lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga
menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak
cocok dengan penggunaan GPL.
MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam database sejak
lama, yaitu SQL (Structured Query Language). SQL adalah sebuah konsep pengoperasian
database, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang
memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomastis.

Matlab adalah singkatan dari MATrix LABoratory, merupakan bahasa pemrograman


yang dikembangkan oleh The Mathwork Inc. Yang hadir dengan fungsi dan karakteristik
yang berbeda dengan bahasa pemrograman lain yang sudah ada lebih dahulu seperti
Delphi, Basic maupun C++. Matlab merupakan bahasa pemrograman level tinggi yang
dikhususkan untuk kebutuhan komputasi teknis, visualisasi dan pemrograman seperti
komputasi matematik, analisis data, pengembangan algoritma, simulasi dan pemodelan
dan grafik-grafik perhitungan

Sybase merupakan anak perusahaan dari SAP (Systems, Applications & Products in Data
Processing) yang bergerak di bidang penyediaan perangkat lunak / software yang

digunakan untuk analisis dan penyimpanan data. Dalam pelayanan produknya, Sybase
telah dikembangkan untuk beberapa operating system besar diantaranya Windows, Unix
dan Linux.
Data Flow Diagram (DFD) merupakan suatu cara atau metode untuk membuat
rancangan sebuah sistem yang mana berorientasi pada alur data yang bergerak pada
sebuah sistem nantinya. Dalam pembuatan Sistem Informasi, DFD sering digunakan.
DFD dibuat oleh para analis untuk membuat sebuah sistem yang baik. Dimana DFD ini
nantinya diberikan kepada para programmer untuk melakukan proses coding. Dimana
para programmer melakukan sebuah coding sesuai dengan DFD yang dibuat oleh para
analis sebelumnya. Tools yang digunakan pada pembuatan DFD (Data Flow Diagram)
yaitu EasyCase, Power Designer 6. Salah satu cara lain untuk mendesain sistem yaitu
menggunakan UML(Unified Manual Language).

Komponen DFD (Data Flow Diagram):


1. User / Terminator: Kesatuan diluar sistem (external entity) yang memberikan input
ke sistem atau menerima output dari sistem berupa orang, organisasi, atau sistem
lain.
2. Process: Aktivitas yang mengolah input menjadi output.

3. Data Flow: Aliran data pada sistem (antar proses, antara terminator & proses, serta
antara proses & data store).
4. Data Store: Penyimpanan data pada database, biasanya berupa tabel.

Didalam DFD terdapat 3 level, yaitu :


1. Diagram Konteks : menggambarkan satu lingkaran besar yang dapat mewakili
seluruh proses yang terdapat di dalam suatu sistem. Merupakan tingkatan tertinggi
dalam DFD dan biasanya diberi nomor 0 (nol). Semua entitas eksternal yang
ditunjukkan pada diagram konteks berikut aliran-aliran data utama menuju dan dari
sistem. Diagram ini sama sekali tidak memuat penyimpanan data dan tampak
sederhana untuk diciptakan.
2. Diagram Nol (diagram level-1) : merupakan satu lingkaran besar yang mewakili
lingkaran-lingkaran kecil yang ada di dalamnya. Merupakan pemecahan dari
diagram Konteks ke diagram Nol. di dalam diagram ini memuat penyimpanan data.
3. Diagram Rinci : merupakan diagram yang menguraikan proses apa yang ada
dalam diagram Nol.
Fungsi DFD
Fungsi dari Data Flow Diagram adalah :

Data Flow Diagram (DFD) adalah alat pembuatan model yang memungkinkan
profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses
fungsional yang dihubungkan satu sama lain dengan alur data, baik secara manual
maupun komputerisasi.

DFD ini adalah salah satu alat pembuatan model yang sering digunakan, khususnya
bila fungsi-fungsi sistem merupakan bagian yang lebih penting dan kompleks dari
pada data yang dimanipulasi oleh sistem. Dengan kata lain, DFD adalah alat
pembuatan model yang memberikan penekanan hanya pada fungsi sistem.

DFD ini merupakan alat perancangan sistem yang berorientasi pada alur data dengan
konsep dekomposisi dapat digunakan untuk penggambaran analisa maupun

rancangan sistem yang mudah dikomunikasikan oleh profesional sistem kepada


pemakai maupun pembuat program.

c) Pengertian Primary Key & Foreign Key


a. Primary Key adalah field kunci / utama dari suatu tabel yang menunjukkan bahwa
field yang menjadi kunci tersebut tidak bisa diisi dengan data yang sama, / dengan kata
lain Primary key menjadikan tiap record memiliki identitas sendiri-sendiri yang
membedakan satu sama lainnya (unik).
Primary Key berguna pada saat menampilkan record hasil pencarian (searching),
pengurutan (sorting), dan berbagai operasi query lainnya. Dengan memilih rimary key,
proses pencarian, pengurutan dan proses penampilan data dan lainnya berlangsung
lebih cepat.
b. Foreign key adalah satu attribute yang melengkapi satu relationship yang
menunjukan ke induknya.
Satu tabel tidak boleh memiliki lebih dari satu primary key, karena primary key
merupakan variable data yang menjadi identitas utama dari tabel tersebut.
c. Atribut merupakan kolom pada sebuah relasi. Setiap entitas pasti memiliki aribut
yang mendeskripsikan karakter dari entitas tersebut. Penentuan atau pemilihan atribut-

atribut yang relevan bagi sebuah entitas merupakan hal penting dalam pembentukan
model data.

Primary Key
Primary merupakan attribute yang paling sedikit yang dapat membedakan setiap baris
data dalam sebuah table secara unik yang dipilih berdasarkan sering dijadikan acuan,
lebih ringkas, dan lebih menjamin keunikan key
Foreign Key
Foreign Key adalah kolom yang diambil dari primary key entitas lain yang
menunjukkan hubungan antar dua table tersebut.

d) 4 Fungsi utama dari proses manajemen


1. Planning ( fungsi perencanaan )
Planning merupakan suatu aktivitas menyusun, tujuan perusahaan lalu dilanjutkan
dengan menyusun berbagai rencana-rencana guna mencapai tujuan perusahaan yang
sudah ditentukan. Planning dilaksanakan dalam penentuan tujuan organisasi scara
keseluruhan dan merupakan langkah yang terbaik untuk mencapai tujuannya itu.
pihak manajer mengevaluasi berbagaii rencana alternatif sebelum pengambilan
tindakan kemudian menelaah rencana yang terpilih apakah sesuai dan bisa
dipergunakan untuk mencapai tujuan. Perencanaan adalah proses awal yang paling
penting dari seluruh fungsi manajemen, karena fungsi yang lain tak akan bisa
bejalan tanpa planning.
Manfaat dari Planning

Bisa membuat pelaksanan tugas jadi tepat serta aktivitas tiap unit akan
terorrganisasi ke arah tujuan yang sama

Dapat menghindari kesalahan yang mungkin akan terjadi

Memudahkan pengawasan

Dipergunakan sebagai pedoman dasar dalam menjalankan aktivitas

2. Organizing ( fungsi pengorganisasian)


Organizing adalah suatu aktivitas penagturan dalam sumber daya manusia dan
sumber daya fisik yang lainnya yang dimiliki oleh perusahaan untuk bisa
melaksanakan rencana yang sudah ditetapkan dan mencapai tujuan utama
perusahaan. Dalam bahasa yang lebih sederhana organizing merupakan seluruh
proses dalam mengelompokkan semua orang, alat, tugas tanggung-jawab dan
wewenang yang dimiliki sedemikian rupa hingga memunculkan kesatuan yang bisa
digerakkan dalam mencapai tujuan. Organizing dapat membuat manajer mudah
dalam melaksanakan pengawasan serta penentuan personil yang diperlukan untuk
menjalankan tugas yang sudah dibagi bagi. pengorganisasian bisa dijalankan
dengan menetukan tugas apa yg harus dikerjakan, siapa personil yang
menjalankannya,

bagaimana

tugasnya

dikelompokkan,

siapa

yang

harus

bertanggung jawab terhadap tugas tersebut. dibawah ini adalah aktivitas aktivitas
yang ada dalam Organizing (fungsi pengorganisasian)

Mengalokasikann sumber daya, menyusun dan menetapkan tugas-tugas serta


menetepkan prosedur yang dibutuhkan

Menetapkan strukutur perusahaan yang menujukan adanya garis kewenangan serta


tanggung-jawab

Aktivitas perekrutan, menyeleksi orang, pelatihan serta pengembangan tenaga kerja

Aktivitas penempatan tenaga kerja dalam posisi yang pas dan paling tepat.

3. Directing ( pengarahan )

Directing alias fungsi pengarahan merupakan fungsi untuk meningkatkan


efektivitas dan efisiensi kinerja dengan optimal dan menciptakan suasana
lingkungan kerja yang dinamis, sehat dan yang lainnya. Ada beberapa aktivitas
yang dilakukan pada fungsi pengarahan:

Mengimplementasikan

suatu

proses

kepemimpinan,

penbimbingan,

dan

memberikan motivasi kepada pekerja suapay bisa bekerja dengan efektif serta
efisien dalam mencapai tujuan yang ditetapkan

Memberi tugas serta penjelasan secara rutin tentang pekerjaan

Menjelaskan semua kebijakan yang sudah ditetapkan

4. Controlling ( pengendalian )
Controling merupakan kegiatan dalam menilai suatu kinerja yang berdasarkan pada
standar yang sudah dibuat perubahan atau suatu perbaikan apabila dibutuhkan.
aktivitas

dalam

fungsi

pengendalian

ini

misalnya:

Mengevaluasii keberhasilan dalam proses mencapai tujuan dan target mengikuti


indikator yang sudah ditetapkan

Menempuh langka klarifikasi serta koreksi atas terjadinya penyimpangan yang


ditemukan

Memberi alternatif solusi atas masalah yang terjadi dalam mencapai tujuan yang
ditetapkan

SOAL 3