Anda di halaman 1dari 26

Booklet

NAMA

KELAS

SEKOLAH :
KKN-PK ANGKATAN
38
KELURAHAN LEMBA
KECAMATAN
LALABATA
KABUPATEN
SOPPENG
UNIVERSITAS
HASANUDDIN
2011

Dokter Kecil

Uks
.. 4
Kebersihan Dan Kesehatan Perorangan Dan Lingkungan.5
Menjaga Kebersihan Diri Sendiri ..
6
Kebersihan Lingkungan ..
. 6
Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (Phbs)..
7

Gizi
.
9
Pengukuran Dan Penimbangan
10
Kesehatan Gigi Dan Mulut ..
10
Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3k) . 12
Pencegahan Penyakit Menular ..
16
Imunisasi
17
Kesehatan Mata .
18
Napza
(Narkotika, Psikotropika, Dan Zat Adiktif Lainnya) .. 19

DOKTER KECIL
DOKTER KECIL ADALAH :
2

Dokter kecil atau biasa disingkat 'Dokcil' adalah peserta didik


(siswa sekolah) yang memenuhi kriteria dan telah dilatih untuk
ikut melaksanakan sebagain usaha pemeliharaan dan peningkatan
kesehatan
terhadap
diri
sendiri,
teman,
keluarga dan
lingkungannya.
TUJUAN
TUJUAN UMUM:
Meningkatkan partisipasi peserta didik dalam program Usaha
Kesehatan Sekolah (UKS)
TUJUAN KHUSUS:

Agar peserta didik dapat menjadi penggerak hidup sehat


di sekolah, rumah dan lingkungannya.

Agar peserta didik dapat menolong dirinya sendiri,


teman, keluarga dan lingkungannya.
KRITERIA DOKTER KECIL:

Siswa kelas 4 atau 5 Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah dan


belum pernah mendapat pelatihan Dokter Kecil sebelumnya

Berprestasi di sekolah

Berbadan sehat

Berwatak pemimpin dan bertanggung jawab

Berpenampilan bersih dan berperilaku sehat

Berbudi pekerti baik dan suka menolong

Mendapat izin dari orang tua siswa

TUGAS DAN KEWAJIBAN DOKTER KECIL


Selalu bersikap dan berperilaku sehat sehingga dapat menjadi
contoh bagi teman-temannya.
Dapat menggerakkan sesama teman untuk bersama-sama
menjalankan usaha kesehatan terhadap dirinya masing-masing.

Berusaha bagi tercapainya kesehatan lingkungan yang baik di


sekolah dan di rumah
3

Membantu guru dan petugas kesehatan


pelaksanaan pelayanan kesehatan di sekolah

pada

waktu

Berperan aktif pada kegiatan-kegiatan dalam rangka upaya


peningkatan kesehatan di sekolah, misal: Pekan Kebersihan,
Pekan Gizi, Pekan Penimbangan berat badan dan tinggi badan,
Pekan Kesehatan Gizi, Pekan Kesehatan Mata, dll.

KEGIATAN DOKTER KECIL:


1. Menggerakkan dan membimbing teman dalam melaksanakan:
pengamatan kebersihan dan kesehatan pribadi, pengukuran
Tinggi Badan dan Berat Badan dan penyuluhan kesehatan
2. Membantu petugas kesehatan melaksanakan pelayanan
kesehatan di sekolah, antara lain: distribusi obat cacing,
vitamin, dll; Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K),
Pertolongan Pertama Pada Penyakit (P3P).
3. Memperoleh pembekalan materi pelatihan, misal: pengenalan
tanda-tanda penyakit, kesehatan lingkungan, dll
4. Pengamatan kebersihan Ruang UKS, warung sekolah dan
lingkungan sekolah, contoh: kebersihan ruang kelas dan
perlengkapannya, kebersihan halaman sekolah, tempat suci,
WC, kamar mandi, persediaan air bersih, tempat sampah,
saluran pembuangan, termasuk upaya pemberantasan sarang
nyamuk (PSN).
5. Pencatatan dan pelaporan, antara lain: pencatatan dan
pelaporan kegiatan dalam Buku Harian Dokter Kecil.
6. Melaporkan hal-hal khusus yang ditemuinya kepada guru
UKS/Kepala Sekolah/guru yang ditunjuk.
SECARA SINGKAT, PERAN DOKTER KECIL, ANTARA LAIN :
1. Mendisiplinkan diri dan berperilaku sehat
2. Mengajarkan perilaku sehat kepada teman-teman dan anggotaanggota keluarganya yang lain
3. Menolong orang dalam hal P3K
4. Mengamati kebersihan lingkungan
MANFAAT YANG DIHARAPKAN DARI DOKTER KECIL:
Bagi Dokter Kecil:
4

meningkatnya pengetahuan, sikap dan perilaku hidup bersih


dan sehat.
memiliki
ketrampilan dalam upaya pelayanan kesehatan
sederhana.
bertindak sebagai teladan, penggerak dan pendorong hidup
sehat bagi kawan-kawannya.
memiliki rasa kepedulian sosial.
Bagi Peserta Didik lainnya:
Ikut tergerak dan terbiasa berperilaku hidup bersih dan sehat.
Bagi Guru:
Meningkatkan kerjasama antara guru dengan orang tua murid
dan petugas kesehatan dalam meningkatkan perilaku hidup
bersih dan sehat di lingkungan sekolah.
Bagi Orang Tua Peserta Didik:
Meningkatkan kesadaran orang tua dalam berperilaku hidup
bersih dan sehat bagi diri sendiri, keluarga dan lingkungannya
serta mendukung dan berperan aktif dalam kegiatan
peningkatan kesehatan anak sekolah.
Bagi Masyarakat dan Lingkungannya:
Masyarakat tergerak untuk hidup bersih dan sehat.
Akhirnya
akan berdampak pada meningkatnya kualitas
lingkungan hidup sehingga dapat menurunkan angka
kesakitan dan kematian.
Uks
PENGERTIAN UKS
Usaha Kesehatan Sekolah ( UKS ) merupakan bagian dari program
kesehatan anak usia sekolah . Anak usia sekolah adalah anak yang
berusia 6-21 tahun, yang sesuai dengan proses tumbuh
kembangnya dibagi menjadi 2 subkelompok yakni pra remaja ( 6-9
tahun ) dan remaja ( 10-19 tahun ).
Program UKS adalah upaya terpadu lintas program dan lintas
sektoral dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan serta
membentuk perilaku hidup bersih dan sehat anak usia sekolah
yang berada di sekolah dan Madrasah Ibtidaiyah.

TUJUAN UKS
TUJUAN UMUM
5

Meningkatkan kemampuan perilaku hidup bersih dan sehat, dan


derajat kesehatan siswa serta menciptakan lingkungan yang
sehat, sehingga memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan
yang harmonis dan optimal
TUJUAN KHUSUS
Memupuk kebiasaan perilaku hidup bersih dan sehat dan
meningkatkan derajat kesehatan siswa, yang mencakup :
1. Memiliki pengetahuan, sikap dan keterampilan untuk
melaksanakan prinsip hidup bersih dan sehat serta
berpratisipasi aktif di dalam usaha peningkatan kesehatan di
sekolah perguruan agama, di rumah tangga maupun di
lingkungan masyarakat.
2. Sehat fisik, mental maupun sosial.
3. Memiliki daya hayat dan daya tangkal terhadap pengaruh buruk
penyalahgunaan NAPZA.
KEBERSIHAN DAN KESEHATAN PERORANGAN DAN
LINGKUNGAN
Mandi adalah salah satu cara untuk menjaga tubuh agar tetap
bersih dan segar.Agar tubuh atau badan tetap
bersih,sebaiknya sewaktu nmandi menggunakan air yang
bersih, sabun dan menggunakan handuk yang kering dan
bersih untuk mengeringkan tubuh kita setelah mandi.
Mandi yang baik dan benar adalah sebanyak 2 kali
sehari,yaitu : setelah bangun tidur dan setelah bekerja.
Pakaian yang sudah sehat adalah :
Bersih, sesuai dengan postur/bentukmtubuh artinya tidak
terlalu ketat maupun tidak terlalu longgar,sopan artinya enak
dipandang dan sesuai dengan kebudayaan kita.
Berpakaian yang bersih dan rapi menunjukkan kepribadian
dan kebudayaan bangsa yang tinggi dan akan dihormati.
6

Menjaga kebersihan dan kesehatan adalah suatu


kewajiban yang tidak bisa ditunda-tunda !!
Untuk menjaga badan/tubuh kita tetap sehat kita memerlukan
makanan yang seimbang,artinya mengandung :
1. Hidrat arang antara lain : nasi,roti,sagu,dan jagung.
2. Protein antara lain : daging,telur,tahu,tempe.
3. Vitamin dan mineral antara lain : sayur-sayuran dan buahbuahan.
4. Air minum untuk memperlancar penyerapan makanan
dalam tubuh kita
MENJAGA KEBERSIHAN DIRI SENDIRI
Hidung
Membersihkan hidung dengan kapas/tissue bersih
Makan makanan bergizi dan istirahat teratur
Jangan mengorek-ngorek hidung
Jika terdapat keluhan, segera berobat ke dokter/puskesmas
Badan dan anggota gerak
Mandi teratur dengan sabun
Menggunakan handuk yang bersih, bukan punya orang lain
Memakai pakaian yang bersih
Mengganti pakaian jika berkeringat
Memotong kuku secara teratur
Jika terdapat kelainan segera berobat
KEBERSIHAN LINGKUNGAN
Cara membuang air bekas/limbah :
1. Alirkan air limbah dari dapur, tempat mandi dan cucian
melalui parit/got atau pipa
2. Salurkan air limbah ke saluran jalan, sungai atau ke tempat
pembuangan air limbah
3. Letak saluran limbah harus lebih rendah dari dapur, tempat
mandi, dan cucian
Syarat tempat pembuangan air bekas yang sehat
7

1. Tidak mengotori sumur, sungai, atau danau


2. Tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, lalat,
kecoa atau lipas
3. Tidak menyebabkan kecelakaan
4. Tidak mengganggu pemandangan
Sampah
Dua jenis sampah
1. Sampah kering ( botol kosong, koran bekas, kaleng bekas )
2. Sampah basah ( daun, kulit buah, tulang ayam, tulang ikan,
dll )
Cara membuang sampah yang benar
Membuang sampah pada tempat yang telah disediakan
Segera dibuang ke tempat tertutup atau dalam kantong
sampah.
JAMBAN KELUARGA
Menggunakan jamban :
1. Setelah selesai memakai jamban, lubang jamban disiram air
hingga tidak ada kotoran
2. Sediakan air yang cukup untuk cebok dan menyiram lubang
jamban dan sabun untuk mencuci tangan
Cara memelihara jamban :
1. Jamban harus selalu dibersihkan, jamban yang bersih tidak
ada bau, lalat, kecoa, dan nyamuk
2. 1x seminggu bersihkan lantai dan tempat jongkok dengan air
dan sabun, sapu lidi, dan sikat ijuk
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS)
PHBS di sekolah adalah upaya untuk memberdayakan siswa,
guru, dan masyarakat lingkungan sekolah agar tahu, mau dan
mampu mempraktikan PHBS, dan berperan aktif dalam
mewujudkan sekolah sehat.
INDIKATOR PHBS DI SEKOLAH :
1. Mencuci tangan dengan air yang mengalir dan memakai sabun
2. Mengkonsumsi jajanan sehat di kantin sekolah
8

3. Menggunakan jamban yang bersih dan sehat


4. Olahraga yang teratur dan terukur
5. Memberantas jentik nyamuk
6. Tidak merokok di sekolah
7. Menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan setiap
bulan
8. Membuang sampah pada tempatnya

CARA MENCUCI TANGAN YANG BAIK DAN BENAR

GIZI
FUNGSI MAKANAN :
1. Sebagai zat pembangun (kelompok vitamin dan
mineral seperti telur, tahu, tempe, daging, ikan)
10

2. Sumber tenaga (kelompok hidrat arang dan lemak


seperti nasi, bihun, mie)
3. Zat pengatur adalah kelompok sayuran dan buah
ZAT GIZI
Hidrat arang atau karbohidrat
Protein ( hewani dan nabati )
Lemak ( daging berlemak dan minyak goreng )
Mineral ( lauk pauk dan sayuran )
Vitamin ( sayuran dan buah-buahan )
Susu ( biasakan 1 gelas/hari )
Anak dengan asupan gizi yang baik, dapat dilihat dari beberapa
tanda umum yang mudah terlihat.
BERIKUT INI 10 TANDA UMUM ANAK BERGIZI BAIK:
1. Bertambah umur, bertambah berat, bertambah tinggi
2. Postur tubuh tegap dan otot padat
3. Rambut berkilau dan kuat
4. Kulit dan kuku bersih dan tidak pucat
5. Wajah ceria, mata bening dan bibir segar
6. Gigi bersih dan gusi merah muda
7. Nafsu makan baik dan buang air besar teratur
8. Bergerak aktif dan berbicara lancar sesuai umur
9. Penuh perhatian dan bereaksi aktif
10.Tidur nyenyak
Bagaimana agar gizi terpenuhi? Anak bergizi baik dapat
dicapai dengan makan-makanan bergizi lengkap 3 kali sehari
ditambah susu

Pengukuran dan Penimbangan


Tinggi Badan
Alat pengukur tinggi badan yang sudah menjadi bagian dari
timbangan
Pita pengukur ( sentimeter ) yang ditempel pada dinding yang
rata atau ukuran sentimeter yang digambar pada dinding
11

yang rata. Sebagai alat bantu adalah lempengan kayu atau


karton.
Berat Badan
Timbangan diletakkan di tempat yang terang dan datar
Jarum timbangan menunjuk pada angka 0 sebelum
penimbangan
Sepatu, sendal, topi, baju atas ( khusus laki-laki) dilepas
dahulu
Anak disuruh naik ke atas timbangan dan berdiri tegak tanpa
berpegang pada dinding
Baca dan catatlah angka yang ditunjuk oleh jarum
KESEHATAN GIGI DAN MULUT
Gigi terdiri dari 3 macam, yaitu : gigi seri yang berfungsi
untuk memotong makanan yang kita makan, gigi taring yang
berfungsi untuk mengoyak makanan yang kita makan, dan gigi
geraham berfungsi untuk menggiling makanan agar mudah untuk
dikunyah dan ditelan. Untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut,
kita harus rajin menyikat gigi 2 kali sehari, yaitu pada pagi hari
setelah makan pagi dan pada malam hari sebelum tidur.
CARA MENYIKAT GIGI DENGAN BAIK DAN BENAR :
1. Bagian luar gigi depan atas dan bawah
2. Bagian belakang samping gigi atas dan bawah (diputar-putar)
3. Permukaan kunyah gigi belakang atas dan bawah
4. Bagian dalam gigi-gigi atas dan bawah
5. Jangan lupa untuk menyikat lidah
Kita harus menyikat gigi sebelum tidur malam karena
kuman mulut tidak pernah tidur dan berkembang 2 kali
lebih banyak di malam hari

12

Bagaimana Menjaga Gigi dan Mulut agar Tetap Sehat ?


Sikat gigi secara teratur minimal 2 x sehari , setelah makan
pagi dan sebelum tidur malam
Gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride
Pilihlah sikat gigi yang berbulu halus dan permukaan datar
dan berkepala kecil
Hindari kebiasaan makan yang merusak gigi (permen, kue,
cokelat, dsb), biasakan makanan yang berserat.
Jangan bertukar sikat gigi dengan orang lain
Periksakan kesehatan gigi setiap 6 bulan sekali.
Hindari kebiasaan menggigit jari, pensil, bibir, benang,
membuka tutup botol dengan gigi, dsb.

13

PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN (P3K)


Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) adalah memberikan
pertolongan pertama kepada korban kecelakaan dengan cepat
dan tepat sebelum korban dibawa ke tempat
rujukan
(dokter/puskesmas/rumah sakit).
TUJUAN : Mencegah Luka Bertambah Parah
ISI KOTAK PERALATAN P3K :
Obat merah/betadine

Plester

Alkohol

Gunting

Kain kasa/perban

Kapas

A. JATUH/LUKA
Jika ada teman yang jatuh/luka, yang harus dilakukan adalah :
Jika luka berdarah, tekan luka dengan menggunakan perban
atau kain yang bersih sampai darahnya berhenti
Bersihkan dengan alkohol atau air bersih
Berikan betadine
Tutup dengan perban/plester
INGAT! JANGAN SEKALI-KALI MEMEGANG LUKA!
B. PINGSAN
Jika ada teman pingsan, yang harus dilakukan adalah :
Bawa teman ke tempat sejuk
Baringkan dan longgarkan pakaiannya
Kakinya agak sedikit ditinggikan
Berikan minuman yang manis
C.MIMISAN
Jika ada teman mimisan, yang harus dilakukan adalah :
Duduk diam
Pencet hidung kuat kuat selama 10 menit atau sampai
perdarahan berhenti sambil suruh bernapas lewat mulut
Jika cara ini tidak bisa masukkan segumpal kapas lewat
hidung, sebagian di biarkan di luar hidung
Kemudian pencet hidungnya kembali,jangan lepaskan
sebelum 10 menit atau lebih biarkan kapas berada di
hidung selama beberapa jam, setelah perdarahan
berhenti,keluarkan kapas tersebut dengan hati-hati
INGAT! SAAT MIMISAN TIDAK BOLEH MEMASUKKAN JARI
KEDALAM LUBANG HIDUNG
D. DIARE

Diare adalah buang air besar dalam bentuk cairan lebih dari
tiga kali dalam satu hari dan biasanya berlangsung selama
dua hari atau lebih.
GEJALA-GEJALA DIARE:
Berak encer atau cair lebih dari 3 kali dalam 24 jam
Badan lemah dan lesu
Muntah-muntah
Rasa haus
Orang yang mengalami diare akan kehilangan cairan tubuh
dan
akan
menyebabkan
dehidrasi
dan
dapat
membahayakan jiwa, khususnya pada anak dan orang tua.
TANDA-TANDA DEHIDRASI:

Air mata
sedikit atau
tidak ada

Mata
cekung
Ketika kulit
dicubit, lambat
kembali ke
bentuk semula

Mulut
atau lidah
kering

Gelisah atau
rewel

PENANGANAN AWAL BILA MENDAPATKAN ORANG DENGAN DIARE


ATAU DEHIDRASI :
1. Baringkan di tempat tidur
2. Minum dan makan secara normal untuk menggantikan
cairan tubuh yang hilang;
3. Untuk bayi dan balita, teruskan minum ASI (Air Susu Ibu);
4. Garam Oralit / LGG (larutan gula garam)

5. Jika masih belum sembuh dan disertai dengan muntah


bawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan
perawatan
E.TERSEDAK (CHOKING)
Tersedak merupakan salah satu penyebab gangguan jalan
napas. Gejalanya antara lain : tercekik, berhubungan dengan
makanan, tidak dapat bernapas, dan tidak dapat berbicara.
Tindakan yang dapat dilakukan jika mendapatkan orang yang
tersedak :
1. Back blow, dilakukan pada semua usia, caranya :
Rangkul penderita dari belakang dengan lengan
menahan penderita
Lengan yang lainnya melakukan pukulan sebanyak 5
kali di antara tulang belikat sampai benda asing keluar

2. Abdominal thrust, dilakukan pada semua usia kecuali


pada bayi, dewasa gemuk, ibu hamil. Caranya :
Rangkul korban yang sedang sempoyongan dengan
kedua lengan dari belakang.
Lakukan hentakan tarikan 5 kali dengan menarik kedua
lengan yang bertumpu pada kepalan kedua tangan di
atas pusar

3. Chest thrust, dilakukan pada bayi, dewasa gemuk, ibu


hamil.

Pencegahan Penyakit Menular


PENYAKIT KULIT ( panu, kudis, cacar air )
1. Menjaga kebersihan kulit dengan mandi dengan sabun
2. Menghindari kontak dengan penderita
3. Menghindari barang-barang yang digunakan penderita
4. Pakaian dicuci dengan air panas kemudian dijemur di
matahari
5. Perangkat tidur dibersihkan dan dijemur tiap hari
ISPA ( influenza, radang tenggorokan )
1. Banyak makan makanan yg mengandung vitamin C
2. Hindari main hujan
3. Kurangi minuman dengan air dingin
4. Hindari daerah berasap dan debu

5. Hindari kontak dengan penderita


6. Bila bersin atau batuk tutup mulut atau hidung dengan sapu
tangan
7. Ingus jangan dibuang sembarangan
DIARE / MENCRET
Memperhatikan kebersihan diri, lingkungan, makanan, dan
minuman.

CACINGAN
Menjaga kebersihan badan, dan lingkungan dengan baik
Makanan dan minuman yang baik dan bersih
Memakai alas kaki
Membuang air besar di jamban ( kakus )

DEMAM BERDARAH
Pemberantasan pada Aedes Aegypti baik pada nyamuk
ataupun pada jentiknya dengan 3M (menguras, menutup
dan mengubur)

IMUNISASI
Penyakit yang dapat dicegah dengan vaksinasi:

Difteri
Pertusis
Tetanus
Campak
Tuberkulosis
Hepatitis B
Polio

Jadwal imunisasi :

Manfaat Imunisasi :
Bayi / anak menjadi tahan/kebal terhadap penyakit TBC,
pertusis, tetanus, polio, campak, dan hepatitis B sehingga
mereka akan tumbuh dan berkembang menjadi manusia
sehat
Anak sekolah memperoleh perlindungan jangka panjang
terhadap penyakit difteri dan tetanus

KESEHATAN MATA
Bagaimana cara menjaga agar mata tetap sehat?

Membaca jangan terlalu dekat dan jangan terlalu jauh, kirakira 40 cm dari mata dengan sudut 40-70 derajat dari
permukaan meja.

Sinar atau cahaya yang cukup untuk membaca.


Menonton televisi harus lebih dari 5 meter.
Istirahatkan mata jika capek.
Lindungi mata dari debu.
Makan sayur-sayuran setiap kali makan seperti wortel atau
sayuran lain yang berwarna kuning sampai merah.

Bagaimana cara mencegah penyakit-penyakit mata?


Jangan menggunakan handuk, saputangan,
atau alat tulis penderita
Cuci atau bersihkan mata dengan air bersih
Makan makanan yang banyak mengandung
vitamin A
Jangan bermain atau membawa benda
tajam atau benda yang lain yang berbahaya
Jangan memandang langsung cahaya yang
menyilaukan
Hati-hati bila menggunakan zat kimia

NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif


lainnya)
Narkotika adalah zat/obat yang berasal dari tanaman atau
bukan tanaman, baik buatan/semi buatan, yang dapat
menyebabkan penurunan kesadaran, hilangnya rasa,
mengurangi atau menghilangkan rasa nyeri, dan dapat
menimbulkan ketergantungan
Contoh : ganja, kokain, opium, metadon
Psikotropika adalah zat/obat yang berasal dari alam atau
buatan yang mempengaruhi susunan saraf dan perubahan
khas pada aktifitas mental dan perilaku.
Contoh : ekstasi, shabu, inex

Zat adiktif lainnya adalah bahan lain/obat bukan


narkotik/psikotropika yang dapat menimbulkan
ketergantungan
Contoh : rokok, alkohol
Bahaya Napza !!!
Gangguan fisik, misalnya gangguan kesadaran
, jantung, pembuluh darah, dan kulit
Gangguan mental emosional, berbahasa,
membaca, berhitung, acuh tak acuh
Memperburuk kehidupan sosial

CATATAN

CATATAN

C ATATAN

Anda mungkin juga menyukai