Anda di halaman 1dari 9

AUTOMATIC WATER LEVEL RECORDER (AWLR)

Disusun oleh :
RAHARDIYAN YOGA DEWANTO
111.120.105
KELAS B

MATA KULIAH HIDROGEOLOGI


PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI
FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL
UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN
YOGYAKARTA
2015

AUTOMATIC WATER LEVEL RECORDER


Dalam ilmu hidrologi, ada sebuah alat yang dinamakan automatic water level
recorder (AWLR). Alat ini berfungsi untuk mengukur tinggi muka air pada daerah aliran
sungai, danau, maupun aliran irigasi. AWLR menggantikan alat pengukur tinggi air
konvensional dimana perekaman data masih bersifat manual sehingga sistem pengukuran
dan penyimpanan data masih belum tepat dan akurat.
Alat ini banyak digunakan dalam pengukuran parameter-parameter dalam kegiatan
hidrologi pada daerah aliran sungai, pembuatan sumur pantau, pertambangan, dan lainlain. Kondisi suatu DAS dapat diketahui dengan AWLR. Aplikasi-aplikasi lain yang
berhubungan dengan hidrologi yang berkaitan dengan bencana berupa banjir dapat
menggunakan alat ini sebagai sistem peringatan dini.
AWLR secara ringkas terdiri atas beberapa bagian, antara lain :
1. Sistem Puli
2. Pelampung
3. Pemberat
4. Sensor
5. Media Penyimpanan Data

Gambar AWLR

Salah satu aplikasi AWLR dapat digunakan pada sumur pantau. Bagaimana cara kerjanya
dan lain halnya menarik untuk dipelajari dan dipahami.

Gambar Diagram Sistem AWLR pada Sumur Pantau

Sistem ini terbangun atas beberapa perangkat (Hardware) dan program aplikasi
(Software) dimana perangkat dan program bekerja secara terintegrasi. Untuk lebih mudah
memahami sistem secara keseluruhan, kita akan bagi keseluruhan sistem menjadi 2 sub
sistem, yaitu sub sistem lokasi Pos AWLR dan sub sistem lokasi Server.
Sub Sistem Lokasi Pos AWLR
Sumber pasokan listrik
Sebagai sumber pasokan listrik bagi semua perangkat yang terpasang di lokasi ini
mendapatkan pasokan listrik dari PLN (di regulasi keluaran tegangan listriknya menjadi
12V oleh adaptor) atau dari PLTS (Pembangkit listrik tenaga surya). Sistem PLTS sendiri
terdiri atas Panel Surya, Solar charger Controller, dan Baterai (jenis baterai yang
digunakan adalah baterai khusus untuk PLTS). Panel surya sebagai perangkat yang
mengubah energi dalam bentuk photon, dan ketika foton tersebut mengenai sel surya,
maka elektron-elektron yang terdapat pada sel surya akan tereksitasi dan menghasilkan
aliran elektron (aliran listrik), dan listrik tersebut di alirkan menuju baterai atau perangkat
yang menggunakan listrik secara langsung. Aliran listrik dari panel surya menuju Baterai
dan dari Baterai menuju perangkat , diatur dan diregulasi tegangannya oleh solar charger
controller, sehingga Baterai tidak menjadi over charging dan over voltage maupun
mengalami full discharging atau over load dan dapat memastikan umur baterai sesuai
dengan spesifikasi dari baterai tersebut.
Sinyal keluaran
Pada lokasi Pos AWLR, sensor muka air yang telah dipasang pada sumur pantau
menghasilkan sinyal keluaran analog maupun digital yang besarannya bervariasi terhadap
level muka air. Kemudian sinyal tersebut di proses oleh perangkat datalogger dan diubah
menjadi data aktual pengukuran.
Sampling Data
Proses pengambilan sampling oleh sensor terjadi setiap 5 menit sekali secara terus
menerus, dan data aktual tersebut secara otomatis di simpan pada media penyimpanan
yang terpasang pada datalogger (pada bagian external memory) dan apabila datalogger
telah dikonfigurasi untuk mengirimkan data secara otomatis maka data tersebut akan
langsung dikirimkan menuju server.

Mode Pengiriman Data


Pada bagian konfigurasi perangkat datalogger terdapat 2 (dua) pilihan mode
pengiriman data menuju server yaitu pengiriman dengan menggunakan SMS (Short
Messaging Service) atau GPRS (General Packet Radio Service) . Perbedaan di antara
kedua mode pengiriman data ini adalah, untuk pengiriman data dengan menggunakan
protokol SMS, maka data per 5 (lima) menitan akan dikumpulkan terlebih dahulu dan
baru akan dikirimkan menuju server setiap jamnya, cara ini dilakukan untuk menghemat
biaya pengiriman data melalui layanan SMS. Sedangkan, dengan menggunakan mode
pengiriman data melalui GPRS, data tersebut akan langsung dikirimkan menuju server.
Pemilihan mode pengiriman ini disesuaikan dengan model server yang digunakan,
apabila di lokasi server telah terpasang jaringan internet dengan alokasi IP statis maka
disarankan untuk memilih mode pengiriman dengan GPRS karena data yang dikirimkan
lebih aktual dan biaya pengiriman data jauh lebih murah.
Apabila di lokasi server tidak terdapat jaringan internet dengan alokasi IP statis,
maka mode pengiriman data hanya bisa menggunakan mode SMS tentunya dengan
kekurangan bahwa data tersebut tidak aktual karena data yang diterima oleh server
merupakan gabungan dari data per lima menitan yang dikirimkan menuju server setiap
jamnya juga biaya pengiriman data lebih mahal dibandingkan dengan mode GPRS (biaya
pengiriman data tergantung dari biaya pengiriman per SMS).
Parameter Data
Parameter data yang dikirmkan dari datalogger untuk Pos AWLR untuk sumur
pantau adalah data permukaan air tanah, data tegangan pasokan listrik, dan data kekuatan
sinyal GSM di lokasi juga data waktu (tanggal dan jam) terjadinya proses pengukuran
oleh sensor.
Koneksi GSM/GPRS
Perangkat yang bertanggung jawab dalam proses pengiriman data dari datalogger
menuju server adalah modem GSM/GPRS, modem yang terpasang adalah modem yang
telah didesain dan diproduksi untuk kebutuhan pos telemetri yang kebanyakan adalah
lokasi yang letaknya jauh dan bahkan sulit dijangkau karena posisinya yang jauh dan
keterbatasan sarana transportasi untuk menuu lokasi pos tersebut, sehingga dibutuhkan
modem yang handal dalam segi kemampuan pengiriman data dan telah teruji
ketahanannya dalam pemakaian jangka waktu yang lama (minimal 2 tahun).

Modem yang telah terpasang SIM card GSM dan terkoneksi dengan jaringan
operator penyedia layanan GSM, akan bekerja secara manual dan dikontrol langsung
oleh perangkat datalogger, modem hanya akan bekerja mengaktifkan koneksi GPRS dan
kemudian mengirimkan data melalui GPRS apabila perangkat datalogger memerintahkan
modem tersebut. Kehandalan pengiriman data sangat bergantung kepada kekuatan sinyal
GSM dari jaringan operator penyedia layanan GSM yang terdeteksi di lokasi pos AWLR
tersebut, oleh karena itu apabila di lokasi tersebut sinyal terdeteksi lemah, bisa
memanfaatkan antena GSM yang mempunyai karakteristik penguatan sinyal.
Konfigurasi Datalogger
Perangkat datalogger dapat dikonfigurasi dari jarak jauh melalui pesan SMS yang
berisi kata kunci untuk mengkonfigurasi ulang perangkat tersebut melalui perangkat
handphone yang dimiliki oleh pengguna, seperti pada diagram di atas model ini diwakili
oleh User B yang memiliki telepon genggam jenis fitur phone atau smartphone yang bisa
mengirimkan sms ke nomor GSM yang telah terpasang pada modem di lokasi Pos AWLR
dan memiliki autorisasi sebagai user penanggung jawab pos.
Data Terkini
Untuk bisa mendapatkan data pengukuran terkini, pengguna dapat mengirimkan
pesan SMS yang berisi kata kunci untuk mendapatkan data terkini dan pesan tersebut
dikirimkan ke nomor GSM yang telah terpasang pada modem di lokasi Pos AWLR,
kemudian berdasarkan kata kunci tersebut , perangkat datalogger akan membalas dengan
pesan SMS yang berisi informasi berupa data terkini yang diukur langsung oleh sensor di
lokasi Pos AWLR. Model ini direpresentasikan oleh User A yang memiliki telepon
genggam jenis fitur phone atau smartphone dan memiliki autorisasi sebagai user umum.
Ekspor Data Lokasi Pos
Apabila pengguna atau user yang mempunyai akses terhadap lokasi pos AWLR
ingin menyalin atau mengekspor data yang terdapat pada perangkat datalogger bisa
melakukannya hanya dengan menancapkan perangkat flash disk ke port USB yang
terdapat pada datalogger dan dengan mengklik tombol eksport data pada antar muka
perangkat datalogger ataupun dengan mengirimkan perintah SMS untuk mengekspor
data ke flash disk.

Sub Sistem Lokasi Server


Program Database dan pengolah data
Pada lokasi Server, komputer yang berperan sebagai server dan telah terpasang
program database (program aplikasi database : MYSQL atau Microsoft SQL) dan
aplikasi pengolah data berbasis web yang dibuat dengan menggunakan bahasa
pemrograman PHP atau ASP.NET .
Koneksi Jaringan Internet
Komputer server telah terkoneksi dengan jaringan lokal maupun internet. Apabila
mode pengiriman data dari datalogger ke server adalah menggunakan mode GPRS maka
komputer server telah terhubung dengan koneksi internet yang mempunyai alamat ip
statis (alamat ip yang tidak berubah atau berganti apabila koneksi internet dibuka dan
ditutup kemudian) sehingga web server bisa di akses dari lokasi di luar jaringan lokal
komputer server tersebut berada. Tapi apabila menggunakan mode pengiriman data
melalui SMS, maka perangkat modem GSM Indoor yang terhubung secara fisik dengan
komputer Server dan telah terpasang SIM card GSM yang telah terkoneksi dengan
jaringan operator penyedia layanan GSM. Nomor SIM card yang terpasang akan menjadi
nomor tujuan pengiriman SMS dari perangkat datalogger ke komputer server.
Menampilkan Data
Untuk menampilkan data, mengolah data dan menyimpan data ke dalam format
CSV, ada beberapa cara yang bisa dilakukan seperti terlihat pada diagram di atas :
User A, dapat menampilkan data pada perangkat smartphone miliknya dengan cara
melakukan browsing pada alamat IP webserver dari komputer server yang terkoneksi
dalam jaringan internet.
User C, adalah pengguna yang memiliki koneksi internet dan melakukan browsing
pada alamat IP webserver dari komputer server yang terkoneksi dalam jaringan
internet, pengguna ini bisa menampilkan data, mengolah data dalam bentuk tabel
maupun mencetak langsung data tersebut.
User D, adalah pengguna yang mana komputer miliknya terkoneksi dengan jaringan
lokal dimana komputer server tersebut berada. Pengguna ini bisa menampilkan data,
mengolah data dalam bentuk tabel maupun mencetak langsung data tersebut.

Peralatan pendukung
Untuk membangun Sistem AWLR GSM/GPRS Telemetri untuk Sumur Pantau
memerlukan berbagai perangkat dan program sebagai berikut :
A. Pada Lokasi Pos AWLR
Datalogger (Program yang dipasang adalah program yang secara khusus dibuat
untuk sistem AWLR untuk Sumur Pantau).
Sensor : Sensor Muka Air Tipe Tekanan (Pressure Transdcuer) atau Sensor Muka
Air Tipe Pelampung.
Modem GSM/GPRS dengan spesifikasi khusus.
Sumber daya listrik : ada yang dari PLN (dengan perangkat adaptor), dan dapat
memasang PLTS bila tidak tersedia dari PLN (Solar Panel, Solar Charger
Controller, dan Baterai).
Box Panel.
B. Pada Lokasi Server
Komputer server (spesifikasi komputer server disesuaikan dengan jumlah Pos
AWLR yang akan ditangani oleh server tersebut).
Program database (sebagai program penyimpan data).
Program aplikasi berbasis web (sebagai program pengolah data dan antar muka
dengan pengguna)
Koneksi internet dengan IP Statis (IP Publik).
Modem GSM/GPRS spesifikasi khusus Indoor.
Jaringan lokal.
AWLR merupakan alat yang memiliki banyak kegunaan dalam aplikasi hidrologi,
seperti contohnya pada sumur pantau, dengan cara kerjanya yang lebih modern sehingga
didapat data yang lebih tepat dan akurat.

DAFTAR PUSTAKA

http://dwicipta.blogdetik.com/2013/06/29/automatic-water-level-recorder-awlr/
http://metkliminstrumen.blogspot.co.id/2011/05/automatic-level-recorder-awlr.html
http://www.mcs-sysdev.com/awlr-set-sumur-pantau.html