Anda di halaman 1dari 2

TUMBUH KEMBANG

Pertumbuhan dan perkembangan termasuk suatu proses yang paling berkaitan dan sulit di
pisahkan. pertumbuhan adalah : suatu proses perubahan fisik yang ditandai denganbertambahnya
ukuran berbagai organ tubuh yang disebabkan adanya penambahan perbesaran sel-sel tubuh
perkembangan adalah: suatu proses menuju terciptanya kedewasaan yang ditandai bertambahnya
kemampuan atau ketrampilan yang menyangkut struktur tubuh yang berkaitan dengan aspek non fisik.
FASE-FASE TUMBUH KEMBANG
1. Tumbuh Kembang Neonatus
Neonatus adalah masa kehidupan pertama di luar rahim sampai dengan usia 28 hari, dimana
terjadi perubahan yang sangat besar dari kehidupan didalam rahim menjadi diluar rahim.
Dengan terpisahnya bayi dari ibu, maka terjadilah awal proses fisiologik sebagai berikut : 1.
Peredaran darah melalui plasenta digantikan oleh aktifnya fungsi paru. 2. Saluran cerna
berfungsi untuk menyerap makanan 3. Ginjal berfungsi untuk mengeluarkan bahan yang tidak
terpakai lagi. 4. Hati berfungsi untuk menetralisasi dan mengekresi bahan racun. 5. Sistem
imunologik berfungsi untuk mencegah infeksi 6. Sistem kardiovaskular
2. Tumbuh Kembang Bayi
a. Bayi Bulan Pertama
1 bulan Berat badan: 3,0 – 14,3 kg Panjang badan: 49,8 - 54,6 cm Lingkar kepala: 33 – 39
cm Gerakan kasar: tangan dan kaki bergerak aktif Gerakan halus: kepala menoleh ke
samping kanan-kiri Komunikasi/Berbicara: bereaksi terhadap bunyi lonceng
Sosial/Kemandirian: menatap wajah ibu/pengasuh
b. Bayi Bulan Kedua
Inilah masa yang datar, waktu keluarga mulai menyesuaikan kehidupan dengan seorang
bayi yangbaru. 2 bulan Berat badan: 3,6-5,2 kg Panjang badan: 52,8-58,1 cm Lingkar
kepala: 35-41 cm Gerakan kasar: mengangkat kepala ketika tengkurap Gerakan halus:
kepala menoleh ke samping kanan-kiri. Komunikasi/Berbicara: bersuara.
Sosial/Kemandirian: tersenyum spontan
3. Masa Toddler
Menginjak usia satu tahun, anak mulai belajar beragam hal dari lingkungannya. Sebagai
orangtua, Anda dapat belajar bagaimana menyokong perkembangan anak baik kognitif, fisik
dan mental anak. Berat badan: 8,9 – 11,5 kg Panjang badan: 75,9 – 82,4 cm Lingkar kepala:
44,5 – 50,5 cm Gerakan kasar: lari naik tangga Gerakan halus: menumpuk 2 mainan
Komunikasi/Berbicara: berbicara beberapa kata (mimik, pipis, ma’em) Sosial/Kemandirian:
Memakai sendok
4. Tumbuh Kembang Pra Sekolah
Anak yang terkategori para sekolah adalah anak dengan usia 3-5 tahun, seorang ahli psikologi
Elizabeth B. Hurlock mengatakan bahwa kurun usia pra sekolah disebut sebagai masa
keemasan (the golden age). Di usia ini anak mengalami banyak perubahan baik fisik dan
mental, dengan karakteristik sebagai berikut: 1. Berkembangnya konsep diri 2. Munculnya
egosentris 3. Rasa ingin tahu 4. Imanjinasi 5. Belajar menimbang rasa 6. Munculnya control
internal 7. Belajar dari lingkungannyaAnak 8. berkembangnya cara berpikir 9. berkembangnya
kemampuan berbahasa 10. munculnya perilaku
5. Tumbuh Kembang Sekolah
Tahap perkembangan ini banyak ditentukan oleh rangsangan awalnya, sehingga bagaimana
menumbuhkan kreatifitas dan sosialisasinya terhadap lingkungan menjadi tantangan bagi ortu
Minat dan kegiatan bermain pada masa sekolah Karna anak sudah sekolah dan mempunyai
pekerjaan rumah, waktu untuk bermain sedikit dibandingkan dengan ketika ia berada dalam
tahun-tahun pra sekolah. kegiatan bermain anak yang lebih besar dan banyaknya waktu yang
diluangkan untuk kegiatan ini bergantung pada popularitas dan apakah ia menjadi anggota
klompok atau tidak.
6. Tumbuh Kembang Remaja
Masa remaja adalah suatu tahap antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa. Istilah ini
menunjuk masa dari awal pubertas sampai tercapainya kematangan; biasanya mulai dari usia 14
pada pria dan usia 12 pada wanita.
1. Perkembangan fisik Perubahan dramatis dalam bentuk dan ciri-ciri fisik berhubungan erat
dengan mulainya pubertas.
2. Perkembangan intelektual Tidak ada perubahan dramatis dalam fungsi intelektual selama
masa remaja. Kemampuan untuk mengerti masalah-masalah kompleks berkembang secara
bertahap.
3. Perkembangan intelektual Tidak ada perubahan dramatis dalam fungsi intelektual selama
masa remaja. Kemampuan untuk mengerti masalah masalah kompleks berkembang secara
bertahap.
4. Perkembangan seksual Perubahan fisik yang terjadi pada masa pubertas bertanggung-jawab
atas munculnya dorongan seks.
5. Perkembangan emosional Psikolog Amerika G. Stanley Hall mengatakan bahwa masa
remaja adalah masa stres emosional, yang timbul dari perubahan fisik yang cepat dan luas
yang terjadi sewaktu pubertas.