Anda di halaman 1dari 3

Emisi Gas Buang:

PENGARUH GAS BUANG MESIN TERHADAP KESEHATAN DAN LINGKUNGAN

1. GAS BUANG

Gas buang dan gas bekas kadang-kadang terbaur istilahnya. Gas bekas umumnya terdiri dari gas tidak
beracun---seperti N2 (nitrogen), CO2 (gas karbon), dan H2O (uap air)---dan sebagian kecil gas beracun---
seperti gas CO, HC dan NOx (oksida nitrogen). Namun, yang sekarang sangat populer dalam gas bekas dan
gas buang adalah gas beracun yang dikeluarkan dari kendaraan, seperti tampak pada Gambar 3.

CO HC NOx SO2 Pb C CO2 Asap


Diesel 11% 27% 39% 85% 0% 67% 47% 99%
Bensin 89% 73% 61% 15% 100% 33% 53% 1%

Catatan:
100% CO yang ada di udara merupakan hasil pembuangan dari mesin diesel sebesar 11% dan mesin bensin 89%.
CO (karbon monoksida); HC (hidrokarbon); NOx (oksida nitrogen yang terdiri dari NO,NO2, N2O).
2. MACAM, SIFAT DAN PENGARUH GAS BUANG TERHADAP MANUSIA

Berikut ini akan dijelaskan macam, sifat, sumber penyebab, dan pengaruh buruk gas buang dan partikulat.

Emisi Sifat Sumber Penyebab Akibat


(Karbon Monoksida)CO

1
1. tidak berwarna, tidak beraroma, 1. kendaraan bermotor 93% 1. bercampur dengan hemoglobin yang
tidak mudah larut dalam air 2. power generator 7% terdapat dalam darah menjadi karbon
P 2. perbandingan berat terhadap udara 3. sumber utama: kendaraan oksida hemoglobin (CO-Hb)
(1atmoC) 0,967 pada saat idling 2. dengan bertambahnya CO-Hb, fungsi
3 3. di udara bila diberikan api, akan pengaliran oksigen dalam darah terhalang
terbakar dengan mengeluarkan 3. apabila dalam darah terdapat CO-Hb 5% (dalam
asap biru dan menjadi CO2 (karbon udara CO 40 ppm) maka akan terjadi keracunan
dioksida) dalam darah; (ppm: parts per million)
(Hidrokarbon)HC

1. ikatan kimia dari karbon (C) dan 1. kendaraan 57% 1. kepekatan HC yang tinggi merusak sistem
hidrogen (H) 2. penyulingan minyak dan pernapasan (tenggorokan), terutama yang
2. bentuk kimianya dibagi menjadi generator power 43% beracun seperti benzena dan toluene
parafine, naftaline, olefine dan 3. sumber utama: gas buang 2. hidrokarbon aktif (seperti susunan olefine)
aromatic kendaraan atau macam- menyebabkan photochemical smog ( suatu
macam alat pembakaran kumpulan gugusan antara CO, HC dan N2 yang
4. pengilangan minyak bila terkena sinar matahari menimbulkan mata
pedas)
3. dari jenis aromatic ada juga yang menyebabkan
timbulnya kanker
NOx 1. terbentuk NO, NO2, dan N2O 1. sumber: gas buang dari 1. NO2 menyebabkan sakit (merangsang) hidung
2. NOx: tidak berwarna, tidak berbau, mobil, gas-gas yang timbul dan tenggorokan (konsentrasi 3−5 ppm), iritasi
sukar larut dalam air, karena ge- dari pabrik kimia, dan lain- mata dan hidung (konsentrasi 10−30 ppm),
sekan di udara menjadi NO2 lain sukar tidur, batuk-batuk dan sebagainya
3. NO2: gas berwarna agak 2. kendaraan bermotor 39% (konsentrasi 30-50 ppm)
kemerahan dan sedikit berbau, 3. pabrik, generator, dan 2. gabungan dari zat nitrogen dan penyebab utama
mudah larut dalam air, bereaksi penyulingan minyak 61% timbulnya photochemical smog
dengan air menjadi asam nitrit
atau nitrat
SOx

1. korosif terhadap metal 1. kendaraan diesel 1% iritasi sistem membran pernapasan dan
2. hujan asam 2. pabrik, generator, pemanas peradangan saluran udara, yang menyebabkan
99% bronkitis
Pb, Ni, Hg

1. berbau 1. kendaraan desel 50% 1. bau yang mengganggu penciuman


2. berwarna hitam pekat 2. pabrik, generator, pemanas 2. asap kotor mengganggu penglihatan
50% 3. keracunan Pb pada tingkat awal menyebabkan
mudah marah, lesu, nafsu makan turun, lemah
otot dan sembelit
4. tingkat tinggi menyebabkan kerusakan ginjal,
hati, lambung dan gangguan kesuburan
5. kenaikan Pb dalam darah 10 g/dl dapat
menurunkan tingkat IQ ±2,5 poin
Partikulat

1. kendaraan bermotor (diesel) mengendap dalam sel lapisan paru-paru sehingga


50% kerjanya terganggu dan menimbulkan warna
2. pabrik, generator hitam dalam paru-paru
pembangkit, dan pemanas
50%

Berikut ini akan dijelaskan macam, sifat, sumber penyebab, dan pengaruh buruk gas buang dan partikulat.

. Sebab-Sebab Timbulnya CO, HC dan NOx

CO (Karbon Monoksida)

Jika karbon di dalam bahan bakar terbakar dengan sempurna, akan terjadi reaksi yang menghasilkan CO 2
sebagai berikut.

erbakar dalam suatu proses sebagai berikut.

C + ½O2  CO

Dengan kata lain, emisi CO dari kendaraan banyak dipengaruhi oleh perbandingan campuran antara udara
dengan bahan bakar yang masuk ke ruang bakar (A/F). Jadi, untuk mengurangi CO, perbandingan
campuran ini harus dibuat kurus (excess air). Namun, akibat lain HC dan NOx lebih mudah timbul serta
output mesin menjadi kurang.

HC (Hidrokarbon)

Sumber emisi HC dapat dibagi menjadi dua bagian, sebagai berikut:


1. bahan bakar yang tidak terbakar dan keluar menjadi gas mentah;
2. bahan bakar terpecah karena reaksi panas berubah menjadi gugusan HC lain yang keluar bersama
gas buang.

C8H18  H + C + HC

Sebab utama timbulnya HC, sebagai berikut:


1. sekitar dinding-dinding ruang bakar bertemperatur rendah, di mana temperatur itu tidak mampu
melakukan pembakaran;
2. missing (missfire);
3. adanya overlap intake valve (kedua valve sama-sama terbuka) sehingga merupakan gas
pembilas/pembersih.

NOx (Nitrogen Oksida)

Jika terdapat unsur N2 dan O2 pada temperatur 1800−20000C, akan terjadi reaksi pembentukan gas NO
seperti berikut ini.

N2 + O2  2NO

Di udara, NO mudah berubah menjadi NO2. NOx di dalam gas buang terdiri dan 95% NO, 3−4% NO2, dan
sisanya N2O, N2 O3, dan sebagainya.

Partikulat

Partikulat terdiri dari unsur C (karbon) yang masih berupa butiran partikel, dan residu atau kotoran lain
dihasilkan oleh pembakaran pada motor disel. Partikulat sebagian besar dihasilkan oleh adanya residu
dalam bahan bakar. Residu tersebut tidak ikut terbakar dalam ruang bakar, tetapi terbuang melalui pipa gas
buang.

Pembakaran mesin disel paling banyak menghasilkan partikulat karena di dalam bahan bakar disel
mengandung banyak residu dengan kadar C yang banyak. Hal itu mengakibatkan setelah selesai proses
pembakaran, karbon/arang yang tidak terbakar akan terbuang melalui pipa gas buang