Anda di halaman 1dari 72

HADITS

DHA'IF
DAN
NNAUDHU'
Jilid1
i
I I I t

SILSILAH
HADITS
DHA'IF
DAN
MAUDHU JilidI

IIAIH
lilUlfll'lllAD IR|J
DDl}{AL.ALBA|I
I

(PcanA
GEMA INSANI PRESS
penerbit buku anda.Lan
ll$A1,0
lmit
v
lal{alrta 1995
PerpustakaanNasional : Katalog Dalam Terbitan (KDT)
AL-AIBANY. Muhammad Nashiruddin
I Sifrif.ft hadistDha'if dan Maudhu'/ penulis,MuhammadNashirudd.inal-Aibany;
$enerjcmah, A.M. Basalamah ; penyunting,Imam SahardjoHM. -- Cet. l. -- Jakarta:
GcmaInsaniPress,1994
2 jil. ;2L cm.
Tudulasli : Silsilatul-Ahaadiits adh-Dhaifahwal-Maudhu'ah
wa Atsaruhas-Sa1yi' fil-Ummah
ISBN 979-561-288-3 (no.jil. lengkap)
rsBN 979-s6r-289r (jil. l)
). Hadisdoif I. Judul L Basalamah,
AM. III. ImamSahardio
HM.
297.r3r3

>rll';r;U)t"l)tC-L
1'"113* tl3;it
Judul Asli
Silsilatul-Ahaadiits adh-Dhaifah wal-Maudhu'ah
wa Atsaruhas-Sayyi' fi l-Ummah
Penulis
Muhanmad Nashiruddin al-Albani
No. Hadits
r-500 (Jilid 1)
Penerbit
Maktabah al-Ma
P.O. Box.328l
cet.rv,rh. r40sf,lrtFtnUfflJf*f, y
i

Penerjemah *-""-f
A.M. Basalo-ah
Penyunting
Drs. Imam Sahardjo HM.
KhathArab
A.mirMa'ruf
Ilustrasi & desdinsampul
EdoAbdullah
Penerbit

GEMA INSANI PRESS


]1. KalibataUtara II No. 84 Jakarra).2740
Telp. (02r) 7984391 - 7984392 - 7988593
Fax. (021) 7984388

Anggota IKA?I
CctnhenPertame,Shnfnr)46 H - fuli 1995M
PENGANTARPENERBIT

SALAH satu firnah besaryang pernah menimpa umar Islam


pada abad pemamahijriah adalahtersebarnyahadits-haditsdha'if
dan maudhu' di kalanganumat. Hal itu juga menimpa para ulama,
kecualisejumlahpakar dan kritikus hadits yang dikehendakiAllah,
sepertiImam Ahmad, Bukhari, Ibnu Muin, Abi Hatim ar-Razi,dan
lainnya.Tersebarnyahadits-haditssemacamitu di seluruh wilayah
Islam telahmeninggalkandampaknegadfvang luar biasa,di antara-
nya terjadi perusakanpadasegi akidah,syariat,dan sebagainya.
Di antarabukti nyatabetapasangarburuk pengaruhhaditsdha'if
dan maudhu' padaumat Islamadalahtumbuhnyasikapmeremehkan
terhadaphaditsRasulullahsar'..Kalanganulama,mubalig,dan peng-
ajaryang kurang cermat dalam menukil periu'ayatanhaditsjuga se-
m_akin mempercepatpenyebarandampakburuk rersebut.Belum lagi
bilanganhaditsyang dipalsukanternvatamemang amat banyak.
Hal ini mendorong Syekh Muhammad Nashiruddin al-Albaru
untuk menvusun buku yang mernuar riwayat-rirvayatyang dha'if
dan maudhu' melalui penyelidikanvang mendetail,cermat,dan
selektifdengan tujuan dapat mencegahtergelincirnyaumat dalam
menyebarkankedustaanyang disandarkankepadaRasulullahsaw.
Usahamulia Syekhal-Albanisudahseparurnyakita dukung, dan
buku Sihilah Had.its Dha'if tlan Maud.hu', Jilid I, ini --terjemahan
ciari karya beliau, silsilatul-Ahaadiits adh-Dhaifu h wal-Maudhu' ah
wa Atsarubas-Say,ti' -fi\-Urnmah-- merupakan wujud tekad kami.
N{udah-mudahanhrdirnya buku ini dapat mempersempitgerak
edarhaditsdha'if dan maudhu' di masyarakat.Semogabeimanfaat.

Penerbit
,:l .i
,li I CoLucTltlll
Y05A'S

PENGANTAR
CETAKAN PERTAMA

SEGALA puji bagi Allah. Kami panjatkanpuji pada-Nya,mohon


pertolongan dan mohon ampunandari-Nya. Kami berlindung diri
pada-Nyadari segalakekejiandan kejelekanamalankami. Siapayang
diberi-Nya petunjuk tak ada kesesaranbaginyadan siapasajayang
disesatkan-Nya maka tidak adapemberipetunjuk baginya.
Aku bersaksitiada tuhan selainAllah, tidak adasekutu bagi-Nya,
dan aku bersaksibahwaNabi Muhammad adalahhamba dan rasul-
Nya. Allah berfirman:

lX'-4(.1tiit. ,,171 'i. .'t,ii+-!fit..,. ) .


dJl lyJl ..iii21
I q
c:;l:)jcr9r)-l-4J-.3- t:+
!J:,01, k,
,\-4
fr..tJ-aar*'
\;Y
"Hai orang-orang yang beriman, bertahualah kepada Altah
dengansebenar-benartalcwakepada-Nyadanjanganlah seknti-
kali knmu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam."
(Ali Imran: 102).
"Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhanmuyang
telah menciptakanknmu dari diri yang satu, dan darinya Allah
menciptakanistrinya, dan dari keduanyaAllah mengembang-
biakkan laki-laki serta perempuanyang banyak. Dan bertak-
walah kepadaAllahyang dengan mempergunaknnnama-Nya
kamu saling mencinta satu sama lain. Petihnralah hubungan
silaturrahmi. SesungguhnyaAllah selalu menjaga dan meng-
awasikamu." (an-Nisa': I).
t- {4
'.Eat
'i*
e.e/26-_a-./.26
s a}a--za,tqv/a/.,tc...a i:€1zaclcz
/a/r{>.

All"ahdnn kntakanlnhperlintaanyangbena4niscayaAll^ahmem-
p erbaiki amalan-amalanmudan mengampuni dosa-dosamu.
D an barang siapa menaatiA llah dan Rasul -Nya, maka sesung -
guhnya ia telah mendapatkemenanganyang besar.,,(al_
Ahzab: 70-71).

Amma ba'du.
Sesungguhnva sebenar-benar perkataanatauucapanadalahKita-
bullahdan sebaik-baik perunjukatau bimbinganadalahbimbingan
Rasulullah.Sejelek-jelekperkaraadalahyang diada-adakan.Setiap
vang diada-adakan adalahbid'ah. Segalabentuk bid'ah adalahsesat,
sedangsetiapyang sesatpastilahnerakatempat kembalinya.
Sejakbeberapatahun lalu sayatelahmenulisartikelsecarakontinu
di majalahAl Tarnad.d.wn al Islarnl dengan topik "Hadits-hadits
Dha'if dan Maudhu sertaDampak Negatifnyadi KalanganlJmat".
Begitu banyaknyahadits dha'if dan palsuitu hingga artikel-artikel
tersebutmasihterus dimuat hingga kini.
Bagaimanasayaakandapatmeringkasartikel tersebutjika hadits-
haditsyang dipalsukanitu sangarbanyak,sampairibuan jumlahnya.
SeorangZindtq (perusakajaranIslam.penj.) sajabiasamemalsukan
lebih dari empatribu hadits.Bahkandari tiga orang yang dikenalse-
bagaipemalsuhadis dapatdipastikanrelahkeluarpuluhan ribu hadits
palsu.Apa yangdapatpembacabayangkandenganhadits-haditsyang
sengajadipalsudemi tujuan-rujuanrertenftl ituf Adayang bertendensi
politis, adayang demi asbabiya&ataurasialisme, adayang demi mem-
belamazhabnyadan adapula yang mengakudemi bertaqarrubkepada
Allah sepertiyang diakui sekelompokfirqah. Di samping itu, ada
pula yang karenakesalahantak sengajasebagiankaum sufi, karena
kebodohandan kelemahannyadalam mendeteksihadits yang me-
mang bukan bidang yang dikuasainya.
Hadits-haditsdha'ifdan maudhu' berserakandalamkitab, bahkan
termasuk dalam kitab-kitab syarahhadits dan tafsir. Namun, Allah
SWT telah berkehendakmemudahkanhadits Rasulullahsaw.dengan
munculnya sekelompokulama yang mampu mengungkap dan men-
jelaskankelemahan,kekurangan,sertakecacatanhadits-hadiaitu.
Ibnul Jauziberkata,"Ketika tidak adalagi yangmampumengusik
dan mengutak-katikAl Qur'an, mulailahsekelompokorangmengusik
hadits-haditsRasulullahsaw.,baik dengan mengada-adamaupun
denganmengubah-ubahnya. " KemudianAllah pun menganugerah-
kan kepadasegenapulamayang mahir mendeteksidan menempatkan
haditspadatempatnvauntuk menjelaskanmanayang sahihdan mana
pula yang dha'if. Hal sepertiini tak akan berhentisepanjangz^man
walaupunkini ulama ataupakardi bidang ini sangatlangka.
Kalausepertiitu keadaannya pada zamanIbnul ]auzi, bagaimana
dan berapabanyakpakarhaditsdi zamankita kinii Tidak diragukan
lagi sangatkurang.Keadaaninilah yang mendorongkita untuk lebih
giat lagi mengutarakanhadits-haditsdha'if dan maudhu' sebagai
pemberiperingatandan sebagaipenegakkewajibanmenjelaskan ilmu
serta sebagaiusahamenyelamatkandiri dari dosa akibat menyem-
bunyikannya.
Sayatidak merasaragu bahwaparaulamayang belum terpengaruhi
harvanafsupasti akan menghormati usaha-usaha para pakar dalam
menyaringsebersihmungkin manayang benar-benarhaditsdan mana
yang bukan. Bagaimanatidak?Imam Abdur Rahmanbin Mahdi ber-
kata,"Mengetahuiillat (kelemahan)satuhaditsyang adapadadiriku
sungguh lebih aku senangidaripadaaku menulishadits yang tidak
aku ketahui."
Sayamerasaperlu mengutarakanbahwadalamusahamenghukumi
hadits-haditstersebut sayatidak bertaqlid kepadasiapapun. Saya
hanyaberpedomanpadakaidah-kaidahilmiah yangditetapkanpakar
ilmu hadits,yakni kaidah-kaidahyang dipakaiparapakardalammeni-
lai dan menghukumi hadis-hadits Rasulullahsaw.sebagaihaditssahih
ataupun dha'if. Dan kaidah-kaidahitulah yang dijadikan landasan
parapakarhaditsdi zamankeemasanIslam yang di dalamnyaterdapat
kejayaanilmu dan kehidupanIslam.
Sayabermohon kepadaAllah agar sayatetap konsistendalam
mengikuti kaidah-kaidahyang telah ditetapkan,sekaligusmemberi
pengertiankepadaumat Islam denganharapansemogadi kemudian
hari para generasipenerus umat ada yang tetap menegakkannya.
Lebih-lebihjika dilihat, dalamlingkup disiplin ilmu-ilmu keislaman,
ilmu ini merupakanbidangyang paling banyakmemiliki detail.Hal
ini telah diakui parapakardari berbagaibidang ilmu, termasukkaum
orientalis dan para penentangnya.
Manfaat mempelajari ilmu ini yang begitu besar telah nyata di
mata paraulama.Betapatidakf Ilmu inilah yang menunjukkanpara
penuntut ilmu -- termasukparaulamanya-- dalammengenalidha'if
dan maudhu'nya hadits-haditsyang banyakdisebut dan diriwayatkan
dalam berbagaikitab, yang sebelumnyadisangkahaditssahih.Irbih-
lebih pada era meluasnyainformasi dengan segalasarananyayang
canggih yang memudahkan penyebaranhadits-haditsdha'if dan
maudhu' baik lewat karya tulis (koran, majalahdan kitab) ataupun
lewat radio dan televisi.Hal ini hendaknyamakin memacuparaulama
yang merasabertanggungjawab terhadapsunnahNabawiyyahuntuk
lebih meningkatkankemampuandan perhatiannyamendeteki hadits-
haditsyang tersebarsecaralisan maupun tulisan.
Karenaitu, para ulama yang mulia itu sangatmendorong dan
memberikansemangatpadasayauntuk melanjutkanusahapenulisan
dan penyiarantelaahtentang hadits-haditsdha'if dan maudhu'ini.
Bahkanbanyakdi antaramerekamengutarakanfaedahupayaini yang
telah menghindarkanmereka terjerumus ke dalam kesalahandan
kedustaandengan menisbatkansesuatukepada Rasulullah.Lebih
dari itu mereka menyatakankeinginannya yang kuat agar saya
membukukanapayang telah sayarulis di majalahitu dalam bentuk
buku hingga kemaslahatandan kegunaannyamakin dirasakanmasya-
rakatluasdan memudahkanbagi kaum muslim dalammerujukinya.
Sebenarnya telahlamasayaberniatmemenuhikeinginanmereka,
kalau sajasayatidak menghadapibanyakkendala.Setelahkendala-
kendalaitu hilang berganti dengan kemudahan, barulah sayadapat
mewujudkanpermintaantersebutsambilmengucapterimakasihatas
husnuzhanmereka.
Waktu itu, sayatelah menulis lebih dari empat ratus hadits dalam
majalah.Dari sinilah munculnya niat sayauntuk mengumpulkan
tulisan sayadalam penerbitau serial. Tiap seratushadits atau lebih
dalamsatubuku, dan dalamsetiaplima buku sayakumpulkan menjadi
satu jilid.
Setelahterkumpul untuk satu buku sayaberi tambahandi sana-
sini, baik berupaperbaikanredalsional maupun tambahanperincian,
penelitian,dan lain-lainnya.Kadang-kadangvonis yang pernah saya
jatuhkansayaganri.Itu terjadisetelahsayateliti lebihjauh dan rinci
ternyataia lebih nshabdanlebih rajih (lebih unggul). Misalnya,kata
dha'if (lemah) diganti dengan dba'if jiddnz (lemah sekali) atau
sebaliknya.Kadang-kadangmaudhu' dtganti dengan dha'if atau
sebaliknya.Yangdemikian,sekalipunjarang,padaintinya sayaingin
mengingatkan dua hal, yaitu :
I. Agar para pembacatidak menyangkabahwahal itu adalahsalah
cetak.
2. Agar diketahui oleh siapasajayang Allah kehendaki bahwa ilmu
itu tidak beku dan tidak pula menerimakebekuan.Ilmu selalu
berkembangsecarakontinu dari satukesalahankepadakebenaran,
dari yang benar kepadayang lebih benar. jadi, kita tidak berpe-
doman padakesalahan.Begitulah yang harusdiketahui umat.

Dengan disebarkannya artikel tentang hadits-haditsdha'if di se-


antero dunia Islam, hingga kini belum adasatu kritik ataupun sang-
gahan.Sayatidak tahu pasti, apakahitu berarti merekasetuju dengan
apayang sayautarakan-- inilah yang sayamohonkan kepada-Nya--
atau karenalangkanyayang berpengetahuandetail tentang ilmu ini
hingga tak mampu mengutarakansatu kritik ilmiah di segisanadda-
lam hadits-hadisyangsayautarakan,yanglazim disebutIlmu Dirayah
war Riwayah itu.
Akhirnya, tak lupa saya harus mengutarakan rasa terima kasih
sayayang sangatbesarkepadasiapasajayang membantu membu-
kukan artikel saya.Secarakhusus sayaucapkan terima kasih kepada
al-Ustadz Ahmad Mazhhar al-Adhamah.Beliaulah yang perrama
kali menunjukkankeutamaanpemuatanartikel sayadalam majalah
hingga diketahuikhalayakramai rentangkedudukandan marrabar-
nya. Beliaupula yang menganjurkanpenerbitantulisansaya.
Pihak pengelolamajalahAl Tarnad.dannl-Islaml sendiri sangar
banyakmendapatkitik tak bermuru dan hambatandari berbagai
pihak, juga masyaikhyang jumud yang sangatmenampakkankebo-
dohan dan ketidakmengertiannyaakansyariatIslam dan sunnahN,Iu-
hammadiyyah. Kendatipundemikian,parapengasuhmajalahtersebut
tidak menghiraukannya.Dengan penuh kesabarandan niat yang mur-
ni dan mantap,merekaterus memuat artikel sayasecarakontinu.
SemogaAllah SWT senantiasa memberkatimerekadan membe-
rikan pahalayang setimpalakan apayang merekalakukan.
Sayabermohon kepadaAllah, semogaIa berkenanmenjadikan
segalayang sayalakukan sebagaiamal salehyang murni hanyaunruk-
Nya'

Muhammad Nashiruddin al -Albani


: ,r.x,11;rr, -,'
d*, *t*sri
.q;}#$,,'F)

PENDAHULUAN

SALAH satu di anrarasederetanmusibah atau fitnah besaryang


pernah menimpa umat Islam sejak abadpertama hijriah adalahter-
sebarnyahadits-haditsdha'if dan maudhu, di kalanganumar. Hal
itu juga menimpa paraulamakecualisederetanpakarhadis dan kriti-
kus yang dikehendakiAllah seperti Imam Ahmad, Bukhari, Ibnu
Muin, Abi Hatim ar-Razi,dan lain-lain. Tersebarnvahadits-hadits
semacamitu di seluruh wilayah Islam telah meninggalkan dampak
negatif yang luar biasa. Di anraranyaadalah terjadinya perusakan
segi akidah terhadap hal-hal gaib, segi syariat,dan sebagainya.
Telah menjadi kehendak Ilahi Yang Maha Bijaksanauntuk tidak
membiarkanhadits-haditssemacamiru berserakan di sana-sinitanpa
mengutus atau memberikan keistimewaanpada sekelompok orang
berkemampuan tinggi untuk menghentikan dampak negatif serta
menyingkaptabirnya,kemudian menjelaskanhakikatnyakepadakha-
layak. Mereka itulah para pakar hadits asy syarif, para pengemban
panji sunnahnabawiyyahyang telah didoakanRasulullahsaw.dengan
sabdanya:

L&L r666&6;:y:yew
'L565A"GA)#WCi1GS;
( 6V rb ) 4U-r,€se) 6n)rr rrt,;I*i ),'r4
"Allah SWT membaikknn kedudukan seseorangyang men-
dengar sabdaku, memahaminya,menjaganya,dan kemudian

29
menyampaikannyakepada orang lain. Boleh jadi pengemban
fiqih akan menyampaiknnnyakepadayang lebih pandai dari-
nya. (HRAbu Daud dan Tirmidzi serta Ibnu Hibban)'

Para pakar hadits telah melakukanpenelitian dan menjelaskan


keadaanhadits-haditsRasulullahdengan menghukuminyasebagai
haditssahih,dha'if, dan maudhu'. Merekapun membuataturandan
kaidah-kaidah,khususnyayang berkenaandenganilmu tersebut.Siapa
pun yang belpengetahuan luasdalamilmu ini akanmudahmengenali
derajatsuatuhadits,sekalipuntanpaadanyanash'Inilah yangdikenal
dengannamailmu Mushthalah Hadits.
Paraulama mutakhir telah membuat dan menyusunkitab secara
khususuntuk mengenalihadits-haditsRasulullahsaw.denganmen-
jelaskankedudukannya.Yang paling terkenaldan paling luas pem-
balrasannyaadalah kitab Al-Maqaashidul-Hnsanab fi Baynni
Katsiirin minal-Ahod.itsil-Murytobarnh' alahAkin ah karangan al-
Hafizh as-Sakhawi.Berikutnya kitab Nnshnbur-Rayabli Ahnodiitsil-
Hid.aayahkarangan al-Hafizh az-Zayla'i.Kitab ini menjelaskankea-
daan atau derajat hadits-hadits yang banyakdiutarakanoleh ulama
yang bukan pakarhadits, serta menjelaskan manayang benar-benar
hadits dan mana yang bukan.
'an Hamlil-Asfuri
Kitab-kitab lain di antaranya Al-Mughni fi
tahhriji mn fit-Ahyo'i minol-Ahhbar karangan al-Hafizh al-Iraqi,
Tnlhhisrt-Hsbir fi Tahhriiji Ah aad.itsir-Raf ib Ka&lrl karanganIbnu
H ajar al-Asq alan, Tnhbrij Ah a dit s aI -K a sysy
af karanganIbnu Haj ar
-
dan Tahhrij Ah ad'itsary Sytfa' karanganas-Sayuthi.
Para ulama tadi telah memudahkan dan membuka jalan kemu-
dahan bagi para generasisesudahnyauntuk mengetahuidan menge-
nali derajat tingkatan hadits-hadits Rasulullahsaw..Namun) sangat
disayangkankebanyakanmereka(y"ktti generasiPenerus'baik ulama
maupun para Penuntut ilmu) tidak mau menyempatkanmembaca
kitab-kitab tadi dengan serius. Itulah sebabnyamereka tidak tahu
derajat hadits yang telah mereka hafal di luar kepala,yang mereka
bacadan pelajari dalam berbagai kitab yang tidak menyebutkan de-
ngan rinci kedudukan hadits yang bersangkutan.Karena itu, kita
-
sering mendapati hadits dha'if atau maudhu' diutarakan dalam ce
ramah, artikel di media massa,atau bahkanditulis dalam kitab-kitab.

30
Begitu juga para guru dan dosendi kelas-kclasmaupun di ruang ku-
liah. Tentu sajaini sangatberbahayadan sayakhawatir jangan-jangan
mereka termasuk orang-orang yang mendapat ancamanseperti di-
maksud sabdaRasulullahsaw.:

6+'633:6311\3&.664K6
F
'r;3t
"Barangsiapa dengan sengaja berdusta dnlnm hadits-haditsku de-
ngan scngajo fundaklah ia menempatlun dirinya dalan api nerala. "
(HRAshabus Sunan dan Ashabus Shahah).

Kalaupun mercka tidak sccaralangsung mendustakanhadits-hadis


Rasulullahsaw.,merekadikategorikan sebagaipcngikut atau pcngekor
delam menyebarluaskanhadits-hadits yang belum jclas sahih dan dha-
'ifnya. Di sampingitu, mcrekajuga mcngetahui bahwadalam hadits-
hadits Rasulullahsaw.ada yang dha'if dan ada pula yang maudhu'.
Dalam hal ini Rasullulahsaw tclah mengisyaratkandalam sabdanya:

.&56,h94'5V+KzKJ
(rtU ottt)
"Cuknplah sebagai pendusta bagi seseorangakibat berdusta lcnrena
menceritalan semra,yang didengarnya. " (HR Muslim).

Kemudien diriwayatkan dari Imam Malik, beliau bersabda:


"Ketahuilah bahwa seseorang itu tidak akan terlepas atau
selnmntdari pembicaraan semuayangdidengamya.Dan tidak
lnyakinmenjadi seorang iman atau pemimpin sednngin sennng
mencerital<an semuo yang didengarnya. "
Imam Ibnu Hibban dalam sahihnya mengatakan,wajib masuk
neraka bagi siapasajavang menisbatkansesuatukepada Rasuhillah
saw.padahalia tidak mengetahuisejauhmanakebenarannya. Kemu-
dian menycbutkanhadits "mnn qaala 'alayya.... dan seterusnya"
seperti yang diriwayatkan oleh fuhhabus Sunan.

3I
Lebih lanjut Ibnu Hibban berkata,"Telah nyata dari apa yang
kami riwayatkantadi bahwa iru adalahsahih," serayamengutarakan
hadits dengansanaddari Samurahbin ]indub:
/v7 a.z
-z)z Q .rzt/./ -/) t 2 / .n/ I

.t . . 17, . r/-z 1(1t'y


(/ *trt --ujt' . c,/*;'C=Ut a=
f
"Barangsiapa mengutarakan hadits dariku dan diketahui bahwa
dusta, ia termasukpendusta. " (Iuga di:riwayatkan oleh fmam Mus-
lim dari Samurah dan Mughirah bin Syu'bah).

Menjadi jelaslahapayang sayakemukakantadi bahwatidak boleh


meriwayatkanatau mengutarakan hadits tanpa mengetahui sejauh
mana kesahihannya.Karena itu, siapasajayang melakukannya,ia
termasukorang yang berdustadenganmengatasnamakan Rasulullah
saw. dan termasuk orang-orang yang diancam oleh beliau dengan
diberikannyatempat di dalam neraka,sepertiyang tercanrum dalam
haditsmutawatir tadi.
Menyadaribahayasepertiinilah makasayamerasaperlu berperan
sertamenyumbangkanpemikiran,menjelaskan dan mendekatkanja-
lan untuk mengetahui sejauh mana kesahihan haditsyang seringkita
ciengarataukita bacadalam berbagaikitab ataupunlainnya,yang ti-
dak kita dapatkandalam sumber aslinyadi kalanganparapakarhadits.
Jugasayaingin menyumbangkandenganmemudahkanjalan untuk
mengenali hadits-haditsyang dipalsukanoleh orang-orang Zindtq.
Barangkalihal ini dapat dijadikan peringatan bagi orang-orang yang
mau berpikir atau yang merasatakut akanazab-Nya.
Kemudian, dalam menulis kitab ini saya tidak menggunakan
metode abcd sesuaiurutan abjad, tetapi sayamenulis apa adanya
sesuaidenganapayang sayaanggapperlu. Kitab ini sayamulai dengan
dua buah hadits yang sayabaca dari sebuah artikel dalam koran Al
Alamal Ghana'edisi 2404, tulisan salahseorangmursyid ketika
tengah meneliti masalah yang berkenaan dengan Isra dan Mi'raj
Rasulullahsaw..

32
Akhirnya, hanyakepadaAllahlah sayaberharaptaufik dan hidayah-
Nya, karenahanyaDialah Yang Maha PemberiTaufik.

Muhammad Nashiruddin al-Albani

33
HADITS NO. 1

4,j3?gXG:*ffiM(Kll(
"Agama adalah akal. Siapa yang tidak memiliki agama, tidak ada
aknl baginya."
Hadits tersebut batil. Diriwayatkan oleh Imam an-Nasa,idari
Abi Malik Basyirbin Ghalib.Kemudiania berkata,"Hadirs ini adalah
batil munkar." Menurut saya,kelemahanhaditstersebutterletakpa-
da seorang sanadnyayang bernama Bisyir: D_iaini majhul (asing/
tidak dikenal). Inilah yang dinyatakin-irleFil-Uzdi dan dikuatkan
o[dt adz-D zahabi dalam V,rta6M i zan uI -I' t i d.aI danal-Asqalanidalam
lr,rtab LisanuI -M izan.
Satuhal yangperlu digarisbawahidi sini ialah bahwasanya semua
iwayat/hadtts yang menyatakankeuramaanakaltidak adayang sahih.
Semuaberkisarantaradha'if dan maudhu'. Sayatelah menelusuri
semuariwayat tentang masalahkeutamaanakal tersebutdari awal.
Di antaranyaapayang diutarakanoleh Abu Bakar bin Abid Dunya
dalamL,rtabal-Aqluwn Fnd.hluhu.Di siru sayadapatiia menyebutkan,
"Riwayat ini tidaklah sahih."
KemudianIbnu Qayyim dalamY,ttabal-Manarhalaman 25 me-
nyatakan,"Hadits-haditsyang berkenaandenganakalsemuanyadusta
belaka."

HADITS NO. 2

?$\tW>1,gAi6'".rt/'A;J6
35
. t1 ts
-a_rl {1, ii-
l1;*u,cE
"Barangsiapa shalatnya tidak dapat mencegahnyadari perbuatan
keji dan munknr, maka ia tidak menambahsesuatupun dari Allah
SWTkecuali kejauhan."

Hadits tersebut batil. Walaupun hadits tersebursangardikenal


dan seringmenjadipembicaraan, namun sanadmaupun matannya
tidak sahih.
Dari segisanad,telahdiriwayatkanoleh ath-Thabranidalamkitab
al-Mu'jaru al-Kabir, al-Qudha'i dalamHtab Musnadasy-SyihabII/
43, Ibnu Hatim dalam TafsirIbnu Katsir II/414 dan kitab al-Ks-
wahib ad.-Dararil/2/83, dari sanadLaits, dari Thawus,dari Ibnu
Abbasr.a..Ringkasnya,hadits tersebutsanadnyatidak sahihsampai
kepadaRasulullahsar,v., tetapi hanya_maggr(befhgnn) sampaikepada
Ibnu Mas'ud r.a. dan merupakanucapannyadan juga hanyasampai
kepadaIbnu Abbas r.a. Karena itu, Syekhul Islam Ibnu Taimiyah
dalam Kit abul -I rnan halaman12, tidak menyebut- nyebutnya kecuali
sebagairiwayatmauqufyang hanyasampaikepadaIbnu Mas'ud dan
Ibnu Abbasr.a.
Di sampingitu, matannyapun tidak sahihsebabzhahirnyamen-
cakup siapasajayang mendirikan shalatdengan memenuhi syarat
rukunnya.Padahal,syara'tetap menghukuminyasebagaiyang benar
atau sah, kendatipunpelaku shalattersebutmasih suka melakukan
perbuatanyang bersifatmaksiat.ladi, tidaklahbenarbila dengannya
(yakni shalatyang benar)justru akanmakin menjauhkanpelakunya
dari Allah SWT. Ini sesuatuyang tidak masuk akal dan tidak pula
dibenarkandalam syariat.Karenaitu, Ibnu Taimiyah menakwilkan
kata-kata"tidak menambahnyakecualijauh dari Allah" jika yang di-
tinggalkannyaitu merupakankewajibanyang lebih agung dari yang
dilakukannya.Dan ini berarti pelakushalattadi meninggalkansesu-
atu sehinggashalatnyatidak sah, seperti rukun-rukun dan syarat-
syaratnya.Kemudian, tampaknya bukanlah shalat yang demikian
(yakni yang sah dan benar menurut syara')yang dimaksud dalam
hadits mauquf tadi.
Dengan demikianjelaslahbahwahaditstersebutdha'if, baik dari
segisanadmaupun matannya.Wallhu a'lam bishshawab.

36
HADITS NO. 5

\rzJ?4 '.1: lt/nf(t;d,


9Y',P*rqV-t 4i-b
"Himmah (keteguhan niat) iaki-laki dapat meluluhkan (menying-
kirkan) gunung -gunung. "

Ini bukan hadits. Syekh al-Ajluni dalam l<ttab Kasyfut-Khafa


berkata,"Sayatidak menvatakannya sebagaihadits.Namun, ada se-
bagianulamayang meriwayatkandari SyekhAhmad al-Ghazalibahwa
ia mengatakan,Rasulullahsaw.telah bersabda,,Himmatur Rijaali
taqla'uljibaala."'
Sayatelah merujuk dan meneliti seluruhkitab sunnahnamun ri-
dak sayadapati di dalamnya.Adapun apa yang diutarakanSyekh
Ahmad al-Ghazalirentang hadits tersebut tidaklah dapat dibukri-
kan dan tidak pula dibenarkansebabia tidak termasukpakarhadits.
Namun, ia sepertisaudarakandungnyayakniMuhammadal-Ghazali.
termasukfuqaha sufi. Dalam Ihya Ulamud.d.inia memang banyak
mengutarakanhadits dan menisbatkannyakepadaRasulullahsaw.,
tetapi oleh al-Hafidz al-Iraqi dan lainnyadinyatakantidak adasumber
asalnya(tidak sahih).

HADITS NO. 4

t*4s
,J8'#\p)4(
" B erb incang -bincang dalam masji d it u mengg erogoti p ahala _p aha_
la seperti binatang ternnk memaknnrerumputan.,,

Hadits di atastidak adasumbernya.Al-Ghazali meriwayatkannya


dalam krrab lhyo Ulunud.d.inI/126, tetapi al-Hafidz al-Iraqi me-

5/
nyatakan,"Sayatidak mendapatkannya
dari sumberaslinya."
Abdul Wahhab Taqiyuddin as-Subuki dalam L.ttab Tabaqat a.sy-
Syaf iyyabN /145-147 mengatakandenganregas,"Sayatidak men-
dapatkansanadnya."

HADITS NO. 5

)/i.^$r,.\ g,le:41, tZ.SlC


fy)).ry r)
)t/?)2,,a
bg{,
a, 2/tfo< z)- v/).r'
. oYrJ1>d)!'u16PV44
"Tidaklah seoranghambameninggalkansesuatuuntukAllah dan ia
t i dak meni nggalknnnya kecual i karena Allah kecunli All ah menggan-
tinya dengan sesuatuyang lebih baik baginya dalam urusan agama
serta keduniaannya."

Hadits tersebutmaudhu'. Sayasendiri pernah mendengarkata-


kata tersebut diutarakanoleh seorangtokoh yang tengah mengisi
acaradi radio Damaskuspada bulan Ramadhan.
Abu Naim telah mengutarakannvadalaml,ttab Huliyyatwl-Awliya
II/196, kemudiania berkata,"Itu haditsgharib(asing)."
Menurut saya,sanadnyamaudhu' (palsu)sebabyang sesudahaz-
Zuhri tidak clisebutkannyasamasekali dalam kitab-kitab hadits selain
Abdullah bin Sa'ad ar-Raqi dan dia dikenal sebagaipendusta.Ad-
ilaru Quthni menyatakanfri sebagaipendustaserayaberkata,"Dia
adalahpemalsuhadits."

HADITS NO.6

/1

"Hindarilah debu,karenadarinyalah timbulnyapenyakitasma."

38
Sayatidak mengetahui sumberhadits yangdisebutkanoleh Ibnu
Atsir dalam kitab an-Nihayahpadamaddahnasa.mf,tersebut seraya
mengatakannya sebagaihadits.Namun, sayatidak mendapatiia me-
nyebutkan sumber aslinya secaramarfi,r' (sampai sanadnyakepada
Rasulullahsaw.penj. ).
Ibnu Saaddalam Thabaqatal-KubraWIl/Lg8 meriwavatkan
bahwa Abdullah bin Shaleh al-Mashri berkata, dari Harmalah bin
Imran apayang diceritakankepadamerekaoleh Ibnu Sindir pengikut
(budak) Rasullulahsaw..Ia berkata,'Suaru saardaranglahAmr Ibnul
Ash sedangIbnu Sindir telah bersamasekelompokorang. Tiba-tiba
orang-orangyang bergerombol bermain-mainmenebarkandebu ke
udara. Amr kemudian mengulurkan imamah (surban)-nyaseraya
menutupi hidungnya dan berkata,'Hati-hatilah kaliantcrhadapdebu
karena itu merupakan suatu yang paling gampang masuknyadan
paling sulit keluarnya.Bila debu telah masukmenembusparu-paru,
makatimbullah penyakitasma.'
)adi, di sampingriwayat tersebutmauquf (terhenti sampaikepada
sahabat)juga sanadnyatidak sahih. Alasannya:
l. Ibnu Saadhanya menyandarkanriwayat tersebut tanpa mcnyc-
butlan kaitan antara dia dengan Abdullah bin Shaleh.
2. Ibnu Shalchitu lemah. Hal ini dinyatakanoleh Ibnu Hibban dan
Ibriu Efuzaimah.
3. Kaitan antara Harmalah dengan Ibnu Sindir tidak dijclaskan,
karenaitu dikategfiFin iebagi majhul.

HADTTSNO. 7

qAWgAyA$(,tq;s<J46,8
"Dua lnl janganlah Anda delati. MenyekutuknnAllah dan meng-
ganggu (merugiknn) orang lain."

Riwayat tersebut tidak ada sumbernya.Memang ia sangatmasy-


hur dan rnenjadipembicaraandenganlafazhyang demikian.Namun,
saya tidak mendapatkannyadalam kitab-kitab sunnah. Barangkali

39
riwayat itu berasaldari kitab Ihyn Ulamud.d.inkau:ar:'gan
Imam al-
Ghazali II/I85,yang mengatakan bahwa Rasulullahsaw.bersabda:

,6355*V
i,i.t4J)SI(
"Dun halyang tidak ada sesuatukejahatanyang melebihinya,yaitu
menyekutukan Allah dan memudharatkan (menggangg u) hamba-
hnmbaAllah. Dan dua hnl yang tidnk ada kebailan yang melebihinya,
yaitu iman kepadaAllah dan memberi manfaat kepadn hambaAllah. "

Hadits tersebuttidak adadan tidak diketahui sumbernya.Al-Iraqi


dalam merinci riwayat tersebut mengatakan,"Riwayat tadi telah
dipaparkanoleh penulis kttab al-Fird.ausdat',hadits Ali sedanganak-
nya tidak menyandarkannyadalam musnadnya.Karenaitu, as-Subuki
menyatakanbahwaapayang tercantum dalam Ihya riwayatnyatidak
bersanad.

HADITS NO. 8

3#l-,*St3iU4tASi?!Jq^.W
.t.<i !-,?:-,,/(.'?
-\i-\..)-o-TJ (aJD

"Beramallah untak duniamu seolah-olah engknu alcnn hidup sela-


manya dan beram-allahuntuk akhiratmu seolah-olah englcauakan
mati esok."

Sekalipunriwayat di atassangatmasyhurdan hampir setiaporang


mengutipnya, tetapi sanadnyatidak adayang marfu'. Bahkan Syekh
Abdul Karim al-Amri tjdak mencantumkannvadalam kitabnya al-
lnd.d.ul-Hotsixfi Bayani ma loysn bi Hod.its.
Namun, sayatelah mendapatkansumbernyadengan sanadyurg

40
mauquf (padasahabat)yaitudiriwayatkanoleh Ibnu Qutaibah dalam
krtab GharibubHaditsL/46, denganmatan" Ihrits lidanyaohn ........n
dan seterusnya.
Juga sayadapatkandalam riwayat Ibnu Mubarak pada kttab oz-
Zuhad,II/28 dengansanadlain yang juga mauquf dan munqathi'
(tidak bersambung).
Ringkasnya,riwayat hadits tersebut dha'ifkarena adanyadua pe-
nyakit dalam sanadnya.Pertama, majhulnya (asingnya)ppqu! (bu-
dak/pengikut) Umar bin Abdul Aziz sebagaisalah satu perarvi sa-
nadnya.Kedua,dha'iftya pencatatbagi Laits yang bernama$$lllah
b_inShaleh,yang juga merupakan perawi sanaddalam riwayat ini.

TIADITSNO.9

,2--.7)._)'l/ t(i
z$v--+-
"Aku adalah knkek bagi setiap orang yang bertahua."

Riwayat tersebut tak adasumbernya.Al-Hafidz as-suyrthi ketika


ditanya tentang riwayat tersebut menjawab, "Aku tidak mengeta-
huinya." Pernyataantersebut diungkapkandalam Lttab al-Hawi lib
FatawnII/89.

HADITS NO. 10 ,.'

t .)- oi,)n ,
Jflai,_1J;',e.Kei6
-/;-'z'
1,
q,glC..><{a,llr!!
"SesungguhnyaAllah suka melihat lhamba-Nya yang lelah dalam
mencari rizki yang h.alaL"

Riwayathaditstersebutmaudhu', diriwayatkanoleh Abu Manshur


ad Dailami dalammusnadabFirdaas,dari haditsAli r.a.secaramarfu'.
Al-Hafidz Al-Iraqi mengatakanbahwa dalam sanadnyaterdapat
Muhammad bin Sahl al-Aththar. Ad-Daru Quthni menyatakania
(il-Aththar) adalahpemalsuhadits.

4l
Menurut saya,ini salahsatuhaditsmaudhu'yang menodaiImam
Suyuthi dalam kitabnya ol-Jarni'ashShagbir karena ia menvalahi
janji yang ditulisnyadalammukadimahkitabnyatadi. SemogaAilah
mengampuninyadan mengampunikita semua.Aminl

HADITS NO. 11

vf4l#Cl
"Sesungguhnyaaku diutus sebagaip,n{oior."

Hadits ini dha'if dan diriwayatkanoleh ad-Darimi dalamSunan-


nya | / 99, Ibnu Wahabdalamlv{usnadnyaI/I'II / I 64, Ibnul Muba -
rak dalamoz-Zuhud.lI/220, dan ath-Thayalisidengannomor hadits
2.25L. Kesemuanyadari Abdur RahmanbinZiyad bin An'am, dari
Abdur Rahman bin Rafi', dari Abdullah bin Amr r.a.
Ibnu Hajar dalam Taqrib at-Tabdzib menyatakansanadAbdur
Rahman binZiyaddan Ibnu Rafi'adalah lemah.

HADITS NO. 12

.o_?11o, < (( ? / o,J, r.Jt o.,,


.
9O t* ^> t).' G {<,D I : lzlA,l,2tJ,\
Li-lJ lci'r4ui,rt-
W\
,rz.(ilT
'Berkhidmatlah ke-
"Allnh SWT telah mewahyuknn kepada dunia,
pada siapayang berkhidmat kepada-Ku, dan sengsarakanlahsiapa
yang berlchidtnatkepadarnu(yakni dunia)."'

Hadis tersebut maudhu'. Hal itu diriwayatkan oleh al-Khatib


dalam tarikh BoghdadYIII/4 dan juga oleh al-Hakim dalam kitab
Mo'rifot Ubmd Hod.itshalaman I 0 I.
Al-Khatib mengatakan,"Ini adalah riwayat tunggal yang hanya
diriwayatkan oleh Hqsain bin Fudhail, sedangdia pemalsu."

42
TIADITSNO. 15

,:rg)g.;i1rT(c*vgrtaiJK
'i$iigrtfuiJK
lute;$affi5$fC^W
'tr_(t4z:h:lxta'Mlt1
\{- "{.41$#},\a'L}V6,Dq
t6?4utt 3e>Qb,
e*ur7Litf3t33-i3;J;.;j
*tf';"tl; ir:i"J
"Pendu.dukSyam adalah cambuk Allah di bumi-Nya. Allah aknn
membalas kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya dari hamba'
hamba-Nyadenganmereka.Haram bagi kaum munafik untuk meng-
ungguli l<nummukmin dan merekn tidak aknn mati kecuali dengan
kesedihnn dan kesengsaraan. "

Hadits tersebut dha'if. Telah diriwayatkan oleh ath-Thabrani


dalamal-Ma'jam al-Knbirdaidua sanad,yaitu al-Walidbin Muslim
dari Muhammad bin Ayyub. Memang sanadnyaterlihat sahih.
Barangkalikarenaitulah Syekhul Islam Ibnu Taimiyah dengan ber-
dasarkanriwayat tersebut menjadikan "Keutamaan Negeri Syam"
sebagaibab tersendiri dalam bukunya. Namun hakikatnya tidaklah
demikian dikarenakandua sebab :
'an fulan
L Riwayat 'nn'annb (yakni menggunakanlahzh lan fulan
penj.).Al-Walidadalahmudallas(mencampuraduk ryausengaja
membuat kesalahan).Inilah yang dinyatakanoleh-adz-Dzahabi
dalam kitabnya ol-Mizan.
2. Sanadnyaterhenti (mauquf), yaitu telah dinwayatkan dengan sa-
nad yang mauquf oleh Haitsam bin Kharijah.Ia berkata,"Riwa-
yat ini sanadnyaterhenti sampaikepada Khuraim."

HADITS NO. 14

6)lftVAt6, # 6"'ll"y;,#Ky
$1z)tJAW\H(fi77,J6
43
"Hati-hatilah (jauhilah) olehmu hijaunya kotoran ternak." Beliau
ditanya, 'Apa makna hijaunya kotoran ternak?' Rasul menjawab,
'Yaitu
wanita cantik yang tumbuh di lingkungan buruk."'

Hadits tersebutlemah sekali.Ia diriwayatkanoleh al-Qidha'i da-


lam musnad ory Syibnbl/81 dari sanadal-Waqidi.Jugadimuat dalam
IhyalI/38. Ad-Daru Quthni mengatakan,"Hadits ini tunggal dari
al-Waqidi
* -Minurutdan dia adalahdha'if."
saya,bahkandia itu rermasukyang.ma;t7uh(ditinggalkan
riwayatnya),sedangkanImam Ahmad, Nasa'i, Ibnul Mudayni, dan
lainnyamenganggapnyad-usta.Karenairu, janganlahterkecoholeh
sekelompokkaum fanatik yang dengansengajamemuat riwayarta-
di dalam kitab-kitab mereka.
Hal itu bertentangan dengan kaidah-kaidahyang lazim di kala-
ngan para pakar hadits, misalnyaal-Jarhul-Mubina Muqqad.d.amun
'nlat-Ta'd.ili (kecaman/kritik
yang jelas dan rinci lebih diutamakan
daripadapujian atau pengakuanbaik).

HADITS NO. 15

t/.4 2/ ),)- r-- 2) | (- rz<?,--;?:-rlrrt *J(


W il^{.- 2o Y^-r-,+.rLArtI(.lr-e12-rV 7 rL
"Negeri Syamadalah tempatbusur panah-Ku. Siapa sajayang ingin
berlaku jahat padanya, Aku akan memanahnyadengan anak panah
tersebut."

Hadits tersebut tidak ada sumbernyadalam kumpulan hadits


marfu'. Barangkaliriwayat tersebur rermasukisrailiat.
Dalam sanadnyaterdapatal-Mas'udiyaitu namaAbdur Rahman
bin Abdullah yang dikenal lehah atau dha'if.

HADITS NO. 16

'rgJr, g*,uJ
a t4
),/.9..l,o-
i'&tt16t lt'gE,,rLW
44
)tZi)l,a'1.2 1z a,^/ )1//-).1,o..

"Adaduasotonsan::,#r',"'-T,"?;::'r:#:,':
maka baiklah semua manusianya. Yaitu umara (penguasa) dan
fuqaha (ulama)"
Dalam riwayatlain disebut umara'danulama.Hadits tersebut
maudhu'. Ia telahdiriwayatkanoleh TamamdalamV,ttabal-Fawa'id.
I/238 dan Abu Naim dalam h,trabal-Haliyyah N /96, serta Ibnu
Abdil Bar dalam krtab/arui'Bayanil-'IlmiI/184, dari sanadMu-
hammadbinZiyadyang oleh Imam Ahmad dinyatakansebagaipen-
dustadan pemalsuhadits.
Hadits tersebutjuga diutarakan oleh al-Ghazalidalam lhyal/6,
serayamenyandarkankepadaRasulullahsaw.dan telah dinyatakan
oleh al-Hafizh al-Iraqi bahwasanadnyadha'if.
Perhatian:
Tidak adaperbedaanantarapernyataanal-Hafizh tadi (bahu,ahadirs
tersebutdha'if) denganvonis sayabahwa hadits tersebutmaudhu'
sebabhadits maudhu' termasukkategori hadis-hadits dha'if seper-
ti yang masyhurdalam ilmu MushthalahHadits.

HADftS NO. 17

" Barangsiapaberbuat dosasambil tertawa,pastilah ia masuknera-


ka sambil menangis."

Hadits di atasmaudhu'. Ia diriwayatkan oleh Abu Naim. Dalam


sanadnyaterdapatU-;narbin Aynrb dari Muhammad binZiyad. Adz-
Dzahabi mengatakan bahwa ia (Umar bin Ayyub) telah dikecam
oleh Ibnu Hibban.

45
rlADms No. 18

gWt6e, /r
\J
./z
a
-1./
i z 1 6 z f f r ) ' ,><-t,
.25.4=- Jt
./2,
a/
)-(., rz,
V>Woe
"Jadiknnlahjamban (l<akus)sebagaitempatmembuanghajat knrena
yang demikian dapat melalaikan jin dari menggoda anak-anak
kalian."
Hadits di atas maudhu'. Ia diriwayatkanoleh Ibnu Adi dalam
V,trabal-KnmillI/288 dan Al Khatib Y /279, yaitu dari sanadMu-
hammad binZiyad dari Ibnu Abbas r.a.
Ibnu Hajar mengatakanbahwadalam sanadnyaterdapatJvluham-
mad bin Ziyad al-Yasykariyang te'ah dinyatakanpendusta.

HADITS NO. 19

fii'f( )"{"t / ,. / l\\zsatry


a'^().w<
,'l;*!7-.9'e
"Hiasilah majelis istri-istri knlian dengan alat pemintal (alat untuk
membuatkapasmenjadi benang)."
Hadits ini maudhu'. Hadits tersebutdiriwayatkanoleh Ibnul Jauzi
dalamsederetanhadits-haditsmaudhu'dari sanadal-Khatib dan telah
dikuatkanoleh as-SuvuthidalamY,trabnl-La'alilI/I79.

HADITS NO. 20

u. ' / J;tK.
rt t'iv-ra{-r&),39v/ if$Vr H -/'
1/ /\\i7.
i\ry*.-, f
"Hiasilahhidangan mal<ananlcaliandengansayur-mayurknrena itu
merupal<nnpengusir setan sambil rnengucapbismillah."

46
Hadits ini maudhu'. Ia diriwayatkan oleh Abdur Rahman bin
Nashr ad-Dimasqi dalam Y'ttabal-Fawa'idlI/229 dan Abu Naim
dalam kttab Abhbor ol-'4sbahanII/2L6 dan sebagiandari sanad-\la
bin Maslamah.
-
A4"rrrrro, saya,hadits ini maudhu' karena telah dinyatakan oleh
pakar hadits, di antaranyaIbnu Hibban dan adz-Dzahabi bahwasa-
nyaAla adalahpemalsudan tukang mencampur-adukhadits. Bahkan
Ibnu Hibban frenambahkan bahwa tidaklah dapat dianggap sahih
jika riwayat tersebut dijadikan hujjah. Oleh Ibnul /auzi riwayat ter-
sebut ditempatkan dalam deretan hadits-haditsmaudhu'. Beliau
mengatakan,"Riwayat ini tidak ada sumbernya dalam hadits sahih
dan Ala sendiri termasuk deretan Demalsuhadits."

TIADITSNO. 21

a:aj&>ava&r&
" Cukuplah permohonanku (pada-Nya) dengan p engetahuan-Nya
tentang keadaanku."
Hadits tersebuttidak mempunyaisumberyang marfu'. Sebagian
ulama telah menyatakannyasebagaiucapan atau doa Nabi Ibrahim
a.s..Ini termasukkisah-kisahIsrailiat. Hal itu disebutkanoleh al-
Baghawi dalam tafsirnya tentang surat al-Anbiya, sambil menyata-
kannya sebagairiwayat yang dha'if.
Kemudian saya dapatkan riwayat tadi dalam kttab Tnnzih asy-
Syarinh nl-Mnrfuah' anil-Ahhbarisy-Syani'ah ohM nudha' I/ 250,
karanganIbnul Iraqi. Ia mengatakanbahwaIbnu Taimiyah berkata,
"Hadits tersebutadalahmaudhu'.'

HADITS NO.22

'6uA:M$
,:"+:pESg
47
"Bertawasullah dengan kedudukan dan jabatanku, karena kedu-
dul<nnkudi sisiAllah sangat agung."

Ibnu Taimiyah dalam kttab al-Qr.'idnh ol-Jolilnh menegaskan


bahwa hadits tersebut tidak ada sumbemya dalam hadits marfu'.
Ringkasnya,riwayat tentang hadits tawassultersebut adalah
maudhu'. Bagi yang berkeinginanmengetahuilebih rinci, silakan
merujuk kepadabuku yang sayasusunsecarakhususyang berkenaan
dengan masalah tawassulbid'ah atau yang dilarang, dan tawassul
yang dibenarkan syariatIslam.

HADITS NO. 25

;etti;rg E#:
g)crj;r) & &,
it3brC^,u6y {4+ e
€ fr/iji
"6,r$f_rffis#qV^+t1'
; u)/-z I //7, 1'
-/qJ ;'-- * f,1,/

Yilr,qri76*bl',l#i
wf}rltilwi|\4t/
G'rEg(';L!t49,#U
"Allahyang menghidupkandanmematilun sedangn ino Hidup,
tidak alcan mati. Ampunilah ibuku Fatimah binti Asad, bimbinglah
hujjahnya, luaskanlah tempat masuknya, atas hak Nabi-Mu dan
para Nabi sebelumkuknrenaEnglcnu-IahMaha PengasihdanMaha
Penyayang."
Hadits ini dha'if dan diriwayatkanoleh ath-Thabrani dalam kitab
al-Kabir dan Anas dalam al-Aasath. Abu Naim meriwayatkannya
dalam lrrtab Haliyyatul-Auliya III/121. Haitsami menyebutkan
dalam l<ttabMajmo'az-QawaidIx/2\7 bahwadalam sanadhadits
tersebut terdapatRaqllbin!!al4b yang oleh Ibnu Hibban dan al-
Hakim dipercaya,nam[n-ddakelemahandalammeriwayatkan.Ada-
pun selain Rauh bin Shalahsemuarijal sanadn-va adalahsahih.
Setelahsaya teliti dalam riwayat ath-Thabrani yang diriwayatkan
oleh Abu Naim dalamH nliyyatul Au liya lll / I21 terdapatpula sanad
bernamaZughbah.Orang ini tidak termasukderetanrijal sahih.Bah-

48
kan tidak adayang meriwayatkandarinya kecuali Imam Nasa'i, ken-
datipun ia (Nasa'i) tsiqah (dapat dipercaya).
Kini tinggal Rauh bin Shalah yang oleh Abu Naim dinyatakan
merupakansanadtunggal, sedangkanIbnu Hibban menyatakannya
kuat. Barangkalihaditstersebuttcrmasuksalahsatudari hadits-hadits
israiliat yang mauquf sanadnya.

HADITS NO. 24
)
(,16"9fi$trQ9.="{1
b 6,y
O#
&_6Vt j(Air;(l\B_lAiF"Ct\fr
fui J%V6t;,&1 f:g9',5L6t*
..t.5'tA7%t+;,*tre|'r
" Barangsiapa kelunr dari rwnahnya menuju masjid untuk melakuknn
'Wahni
shnlat, kemudian ia berdoa, Tuhanku,aku bermohon pada-
Mu atas hnk orang-orang yang bermohon kepada-Mu; dan aku ber-
mohon kepada-Mu atas hak perjalanan ini, karena aku tidak berjalan
unruksuan kekejian dan tidak puln l<nrenakesombongan', makaAllah
aknn menghadapinyadengan wajah-Nya dan seribu malaiknt akan
memohonampunan untuknya. "

Hadits ini dha'if. Ia diriwayatkan oleh Ibnu Majah dalam Sunan-


nyal/26l,Imam Ahmad III/21, BaghawidalamhaditsAli bin |a'd
IX /93, dan Ibnu Sunni (haditsnomor 83), dari sanadFudhail bin
Marzuq.
Lcmahnya sanadriwayat tersebut dari dua hal:
l. Fudhail bin Marzuq dinyatakankuat oleh sekelompokulama,te-
tapi sekelompok lain menganggapnyalg,n1ah.Dan tidak benar
tuduhan orang bahwayang menyatakanFudhail lemahhanyaAbu
Hatim saja,sebabmasih banyaklagi sederetanpakar hadits yang
menganggapnyalemah. Ketika ditanya rentang Fudhail apakah

49
dapat dijadikan hujjah, Nasa'i menjawab, 'Tidak, ia lemah." Al_
Hakim juga mengatakan,"fudha'il tidak meminuhi syaratkesa-
hihan." SelainmerekaadalahIbnu Hibban yang dalam menya_
-banyak
takan perawi-perawikuat mengatakan,"Fudhail melaku-
kan kesalahandalam meriwayatkan." Ringkasnya,klcaman ter-
hadapFudhail lebih didahulukan daripadayang menguatkannya.
2. Di samping itu, Fudhail meriwayatkannyadari
{thilyah al_Alrfi
yangjuga dinyatakanlgmaholeh pakarhadits.Demikianlahyang
diungkapkanoleh para hufftzh.
Dengan demikian,sepertiyang masyhurdalamilmu Mushthalah
Hadtts, j arb (kecaman) tebih didahulukan (diutamakan ketim bang
)
ta'd.il(pengakuanbaik).Di sampingiru, tentangpenguarandha'ifnya
[bnu Shalahini datang dari banyak ulama tsiqah (dapat dipercaya),
seperti Ibnu Adi dan lain-lainnya. Bahkan Ibnu yunus mengatakan,
"Banyak d-iriwayatkandarinya hadits-haditsmunkar." Daru
euthni
mengatakan,"Ia(Ibnu shalah)itu lemahdalammeriwayarkanhadirs.,'

HADMS NO.25

(;t ,ft,fliirA$Abrclgk
-ei/oiti jgt,cMlggJi.%rggtni
'6*,15!r,'6:cFi&AWq
50
.' ,L-aLL4^.-\,a
t s t t - { . l ' ^ 1-{.,r"-s- 1 4 - | t r \3-Q-f-
/ r / n 4 4l_olj,(lLl 2"<z

"Tatknla Adam melakul<nnkesalahan,dia berkata, 'Wahai Tuhanku,


aku memohon ampunan-Mu demi Muhammad.'Maka Allah berfir-
'Wahni
man, Adam bagaimanaengkaumengenalMuhammadsedang
Aku belum menciptakannya ?' Adam menj awab,' Wahai Tuhanku.
Tatknla Engkau menciptakankudengan kekuasaan-Mudan Engkau
meniupkan ruh padaku, maka aku mengangkat kepalaku, dan aku
melihat tiang Arasy bertulis: Tiada Tuhan kecuali Allah dan Mu-
hammad utusan Allah, makn aku tahu Englau tidak merangkaikan
kepadanama-Mu kecuali makhluk yang paling Engknu cintai.'Allah
berfirman, 'Engknubenan,wahai Adam. Sesungguhnyadia (Muham-
mad) makhluk yang paling Aku cintai. Mohonlah demi dia, maka
Aku mengampunimu.Dan kalau bulmnkarenaMuhammad,Aku tidak
uknn menciptakanmu."'
Telah dinyatakanoleh Ibnu Hibban bahwadalam sanadhadits di
atasterdapat nama !.bdullah bin Muslim bin Rasyed.Dia tertuduh
sebagaipemalsuhaditssebabia pernahterbukti memalsuhaditsdari
Laits, Malik, dan Ibnu Luhay'ah.
Ringkasnya,hadits tersebuttidak bersumberpada hadits-hadits
marfu' dan sahihdari Rasulullahsaw. Karenaitu, tidaklah berlebihan
bila divonis sebagaihadits batil oleh para pakar hadits, seperti adz-
Dzahabidan al-Asqalani.

HADITS NO.26

2-/.)t/l /, t t:21L1 'h

*,j-€/--c+*'
"Sikap tegas(keras) menjadi ciri bagi umatku yang baik-baik."
Hadits tersebut dha'if. Ini diriwayatkan oleh ath-Thabrani, III/
I18 dan Ibnu 'Adi l/163, semuanyadari $-al_am ath-Thawil.
Al -Mukh allish dalam V,ttabal -Fawa' i d.aI -M u n t nqat mengatakan
bahwa Imam al-Baghawiberkata, "Hadits ini munkar dan Salam
ath-Thawil itu lemah sekali."Bahkan.diutarakanal-Manawidalam

5l
Y,ttabol-Faidh bahwa Salamath-Thawil dan Fadhl bin Athiwah di-
tinggalkan riwayamya.
Menurut saya,sekalipunFadhl bin Athiyyah dinyatakan dha'if,
tidaklah sepertiyang telah dituduh oleh jumhur pakar hadis bahwa
dia pendusta dan pemalsuhadits.

HADITS NO. 27

"a;G,e;$rh;4ci3riiG-Wrr
"Silrnp tegas itu meliputi para pengembanAl-Qur'an knrenn kelu-
huran Al-Qur'an dalam hati merel<n."

Ini adalah hadits maudhu'. Diutarakan oleh as-Suyuthi dalam


krrabal-Jami'ash-Shoghirdaririwayat Ibnu Adi. Pensyarahnyayakni
al-Manawi menyatakanbahwa dalam sanadnyaterdapat lVahab bin
Rahb bin Katsir. Ibnu Mu'in menyarakanbahwa dia itu.pendusta,
sedangkanImam Ahmad menyatakanbahwaWahabpemalsuhadirs.

HADITS NO.28

'6.fW;rsrtHE'yEA,K</61
" Silrap tegas itu tidak akan ada kecuali pada umntku yang saleh dnn
yang paling baik, kemudianaknn sin7a."

Hadits ini maudhu' dan diriwayatkan oleh Bisyran dalam kitab


ol-Amoli dengan sanaddari pisyr bin Husain.
Sayakatakan,Bisyr ini pendusta.Bahkan olch ad-Daru Qhuthni
dinyatakantertolak riwayatnya.Kemudian Abu Hatim mengatakan
bahwa B_isyrini telah berdustapada Zubair.

52
HADITS NO. 29

()-/-. | 4) . , 4 t(r <'7ti )!yl7 4 o-6t,t 1./1


r^1/J,,p_99t
€U\g
"Umatku yang terbaik ialah merekn yang berwatak keras (tegas)
yang bila merekamnrah segera sadar."

Ini haditsbatil. Al-Uqaili meriwayatkannya


dalamL,trabKumpalan
Hadits-haditsDhn'if, halaman2IT,kemudian menyatakan,'Sanadnya
dari Abdullah bin Qunbur dan dia ini tidak sukameneliti sanad."
K6mudianal-Uzdi mengatakan,"RiwayatAbdullah bin Qunbur
tersebut tidak diterima jumhur pakar hadits. Bahkan adz-Dzahabi
menyatakanbahwariwayatnyabatil dan dibenarkanoleir Ibnu Hajar.

HADITS NO.50

? z t ./^ 17 z,z )( , t- ./j 2. '/ 1.


,yg,yed)#t9:i{_;itt ea/l-'

"Kebailrnn itu ada pada diriku dan umatku sampai hari kiamnt."

Hadits tersebut tidak ada sumbernya. Dinyatakan dalam kitab


al-Maqoshid bahwaIbnu Hajar mengatakan,"Aku tidak mengetahui
sumberaslinya."

HADITS NO.51

. f-t ,.).-Azta).
'%yq=Q:Ja>L;{Jt t.zz-L(

"Dunia adalah lnnglah seorang mukmin."


Hadits tersebuttidak ada sumberaslinya.Ibnu Taimiyahdalam
al-Fntawal/196 juga mengatakanbahwahadits tersebuttidak di-
ketahui sumbernya,tidak dari Rasulullahsaw, tidak dari salafussalih,
juga tidak dari paraimam.
-l Hadis tersebutoleh Imam as-Suyuthidiriwayatkandalamderetan
{
hadits-haditsmaudhu' dengannomor I 187.

53
TIADITSNO.32

W,?6A,5,a€!,|F,
L636ffir
fi*,'ef,"a#CqA66x,g
"Dunia itu hnram bagi ahli akhirat dan akhirat itu haram bagi ahli
dunia, sedangknndunia dan akhirat adal^ahharam bagi ahlullah."
Ini salahsatu dari sedereranhadits maudhu'. Dalam sanadnya
terdapat Iibillah bin Sulaiman yang oleh adz-Dzahabi dinyatakan
dalam deretan perawi tidak tsiqah (tidak terpercaya).
Menurut saya,penyebir lixfits ini bukan sajatidak kuat, terapi
jelas seorangp-errdustaulung. Yang pasti, riweyat ini batil. Seorang
mukmin tidak akan ragu terhadap pernyaraanini, sebabbagaimana
mungkin Rasulullah mengharamkan sesuatuyang dihalalkan bagi
orang-orang mukminl
Tampaknya pemalsu hadits ini berasaldari kalangan sufi yang
dungu, yang berkeinginan menabur benih akidah sufiyah batil. Di
antaranya,yaitu mengharamkansesuatuyang telah dihalalkanAllah
dengan dalih mendidik jiwa, seolah-olahapayang didatangkanoleh
syariat tidak cukup atau kurang sempurna.Sehinggamereka mem-
buat peraturan untuk menyempurnakanketetapanIlahi.

HADITS NO. 53

i+\",ifuq1-,S
"Dunia adalah istri kedua (saingan) akhirat."

Hadits ini tidak adasumbernyadari Rasulullah saw..Ini ditegaskan


dalam kitab Knsyful Kh"f, dan lainlain. Konon termasuk ucapan-
ucapanyang dinisbatkankepadaNabi Isa a.s.

54
HADITS NO.54

1!ai 1.zz / t) r ( ? )/241/.4t tl tz?)ll,i ) /; o


5Vsr55 lbieJv-'l r=.,-u', q,'-r>,!.
4=.'L.
"Berhati-hatilah terhndap dunia, karena dunia lebih memperdaya
daripada Harut dan Marut."

Hadits ini munkar dan tidak adasumbernya.Al-Iraqi menyatakan


dalam V,ttabTahhrijul-IhynIIl/177 bahwa hadits ini diriwayatkan
oleh lbnu Abid Dunya yang disandarkankepadaAbud Darda secara
mursal(sanadyang disandarkankepadasahabatatau tabiin, penj.).
Adz-Dzahabi menyatakan,"Tidak diketahuisiapallbud Darda."
Bahia haditsitu munkar dan tidak bersumbertelah diGgiskan oleh
Ibnu Hajar dalam YitabLisanul MizanYl/375. Bahkansiapayang
menganggapAbud l)arda itu sahabatyang masyhur,berarti salah.
Jadi,yang menjadi masalahmajhulnya(asingnya)AbudDarda'.

HADITS NO.55

a -)1<24( a.z
,#J3rrJ.,
" Siapa yang adzan, dialah yang qamnt- "

Lafazh yang demikian tidak ada sumbernya.Namun, ada lafazh


(matan) yang lain yaitu "man adz adzrnafahuwa yuqiimu." Hadits
tersebutdiriwayatkanoleh Abu Daud, Tirmidzi dan Abu Naim dalam
V,trabAhhbnrul Ashbahnnl/256, dan juga oleh Ibnu fuakir, IX/
466 dari sanadAbdur Rahman bin Ziyad al-Afriqi.
Sanadhaditsitu sangatlemah karenaadanya al-Afriqi tersebut.
Hal ini dinyatakan Ibnu Hajar dalam at-Taqrib. |uga dinyatakan
dha'if oleh Tirmidzi. Usai meriwayatkannya ia mengatakan,"Kami
hanya mengetahui sanadnyadari al-Aftiqi. Ia in oleh pakar hadits
dinyatakandha'if hifizh (lemahhafalannya)."
Adapun pernyataan Ibnu fuakir bahwa hadits tersebut hadits
hasan,mungkin yang dimaksud hasanlafazh maknanya.
Ringkasnya,al-Afriqi ini dinyatakandha'ifoleh mayoritasjumhur

55
pakarhadits,termasukImam Nawawi dalamV,ttabol-Majmu'lIl/3
juga Ibnu Taimiyahdalam kitabnyaArba'una Hadits,halaman24.

HADITS NO.36

, .t/t -l( -< )r,/


. 1.','\12
''Mencintai
)*)ryU-b-a)tr>->
tanah air sebagiandari imnn."
Dinyatakanoleh ash-Shaghanibahwahaditsini maudhu'. Di sam-
ping itu, maknanyatidak benar, sebabmencintai tanah air samade-
ngan mencintai jiwa raga dan harta benda. Yang demikian itu hal
naluriah bagi setiapinsan dan tidak perlu diagung-agungkan,apalagi
dikatakan termasuk sebagianiman. Kita -dapat-rnelihrt !a[w2. rasx
cinta tanafu.ak ialtidak-ada-bedanya T_!ar4 orang mukmindengan
orang kafir.-

HADITS NO. 57

"4f* ,EGi;32A864SW*
.-\G)JUKlrG2k
"Akan datang suatu mdsa yang waktu itu manusia sepeni srigala.
Siapa yang tidak menjadikan dirinya sebagai srigala, dia akan
dimakansrigala."

Hadits ini sangatlemah. Ibnul Jauzi meriwayatkanhadits ini da-


lam deretanhadits-haditsmaudhu'.
Ad-Daru Quthni berkata, "Sanadnyatunggal, yaitu dari Ziyad
bin Abi Zivadyang oleh pakar hadits ditinggalkan riwayatnyi."

56
HADITS NO. 58

q'ie;W6#;,)yGEt&7
*qJ6A1g
" Barangsiapaberlaku ikhlas kepadaAllah selamaempatpuluh hnri,
akan muncullah sumberkebijal<nn(hikmah) pada lisannya."
Ini hadits dha'if. Abu Naim meriwayatkannyadalam V'ttabal-
HnliyyahY/I89 dari sanadMuhammad bin Isma', dari Abu Khalid
Yazid al-Wasithi, dari Hajjaj, dari Makhul.
Ibnul lauzi meriwayatkannyadalam deretan hadits maudhu'
denganmengatakan,"Ffadits ini tidak sahih.Ygzjdal.Wasidl banyak
ry-glakukankesalahan,se_d,angkan Hajjaj majruh (tercela) dan Mu-
hammadbin Ismail adalah majhul (asing).Tidak benarbila adayang
mengatakan bahwiMikhul telah mendengar dari Abu Ayyub al-
Ansharir.a."
As-Suyuthi dalam ktrab al-La'aliII/ 176 mengutip ucapanal-
Iraqi yang menyatakannyasebagaihadits dha'if.

}IADITS NO.59

(1,i.z),.' ft )4 3 / /r7? -((,t/\7<r.z /t( a/


6) Ue )e 4rs-P->|31AasJt PjY
. n...ar-O,)
"Barangsiapa tidur sesudah ashar kemudian aknlnya terganggu,
makajangan menyalahkansiapa-siapakecual.idirinya sendiri."
Ini hadits dha'if. Hal itu diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dari
sanadKhalid bin al-Qasim dari al-Laits bin Sa'd dari Aqil.
Ibnul Jiuzi mengatakandalam V,rtabHndits-hnd.itsMnud.ha'ot
bahwa itu bukan hadits sahih. Khalid adalahpenipu atau pendusta.
Ia mengambil hadits dari Ibnu Luhai'ah yang menisbatkannyake-
padaLaits. SedangIbnu Luhai'ah hafalannyasangatlemah.

57
Ibnu Adi dalam al-KnmilI/21L, mengisahkanbahwaMarwan
(perawinya) mengatakan:"Aku tanyahankepada Laits sedangia
tengahtidur sehabisfuhar padabulan Ramadhan:'WahaiAbu Harits,
mengapaengkautidur sehabisshalatashar?Tidakkah engkau dengar
hadits Luhai'ahl' Dengan santaiia menjawab:'Aku tidak akanme-
ninggalkanamalanyang bermanfaatbagiku karenahadits Luhai'ah
dari Aqil."'
JawabanLaits ini sungguh menakjubkansekaligusmenunjukkan
ketinggian ilmu dan fiqihnya. Tak mengherankansebabLaits adalah
imam kaum muslimin dan fuqaha yang sangarterkenal.Dan kini
saya banyak menyaksikansyekh-syekhyang meninggalkan tidur
setelahashar,sekalipunmereka sangatperlu melakukannya.Bila
dinyatakankepadamerekabahwahaditsrersebutlemah, denganse-
rentakmerekaakanmenjawab,"Kita lebih baik mengamalkanhadits
dha'if dalam keutamaanamalan."
Karena itu perhatikanlahperbedaanantara fiqihnya salafussaleh
dengan ilmunya khalaf.

HADITS NO. 40

" H endaknyakalian mnkan labu karena labu dnpat menambahkecer-


dasan.Hendaknyalcalian makan adas (sebangsakncang-kacangan,
penj.) sebabadas telah disuciknn melalui ucapan tujuh puluh orang
nabi."
Hadits ini maudhu'. Ath-Thabrani meri*'ayarkannyadari sanad
A,qrr bin _Hus4ndan juga as-Suyuthi bahwa Arnr dan gurunya ter-
tolak riwayatnya.
Dalam kttab al-Maad.ltu'nt,Ibnul ]auzi menyingkap hadits ter-
sebutdenganbeberapasanadnya,kemudiansemuanyadivonismau-
dhu'. Ibnu Qayyim dalam Y,tta,bal-Manar halaman 20 juga me-
nyatakannyasebagaihadits maudhu'. Hal itu dikuatkan oleh pernya-
taan Ali al-Fari dalam deretan hadits-haditsmaudhu'.

58
HADITS NO.4T

3F yxi'63i u>6,erqC4qt 6
t'Barangsiapa mendapat harta dari tempat yang tidak halal, Allah
akan menghilangkanharta tersebutpada jalan kebinasaan."

Hadits tersebut tidak sahih. Al-Qidha'i meriwayatkannyadalam


musnadasy-SyihabII/37 dari sanadAmr bin Husain.
Menurut saya, sanadnyagugur sebab Amr adalah pendusta.
Bahkanas-Sakhawidalamkitabnyaal-Maqnshid.dengan nomor hadits
106l menyatakanditolak riwayatnya.

HADITS NO.42

qjr;a',tS;ffai646
" Para nabi adalah pembimbing,fuqaha adalnh pemimpin, sedanglean
majelis merekaadalah penambah kebajikan."
Ini hadits maudhu'. Ad-Daru Quthni telah meriwayatkandalam
Sunanhalaman322 dan al-Qidha'i dalam musnadasy-SyihabI/23,
dari sanadAbi Ishaq dari Harits.
Hadits ini sanadnyasangatlemah.Al-Harits adalahIbnu Abdullah
al-Hamdaniyang telah dinyatakanlemah oleh jumhui ulama. Bah-
kan oleh Ibnul Mudaini dinyatakansebagaipendusta.

HADTTSNO. 45
L
'&Yi"6Gr@i6"k"s(rt,%
.,- iiz(r*$1
/ z.J2

" Bulan Ramadhantergantungantara langit dan bumi, tidak diangknt


ke hadirat Allah kecuali oleh zaknt fitrah."

59
Ini hadits dha'if. Ibnul /auzi meriwayatkannyadalam dcretan ha-
dits-haditsyang tidak jelas,serayamengatakanbahwadalamsanadnya
terdapatMuhammad bin Ubaid al-Bashri,yang tidak dikenal di kala-
ngan para pakar hadits.
Hadits tersebut sangat sering sayadengar rerurarnapada bulan
Ramadhanyang digunakansebagaimaterikajiandalammajelistaklim
atau pengajian.Inilah salahsatu bentuk kebiasaanmenyederhanakan
masalahyang sayakhawatirkan. Padahal,mestinya setiap insan ter-
utama para ustadz berhati-hati mengutarakannya.Kalau kita
g1,4hel
laais_t-9rle_Uurq{i!,berartipuasa&f
fir4[. Siapa
s4s11s-."eaue$1z8@
f'4ugt{{$!a
ggqg.Sayakira tidak saru pun dari ulamaihalihin yang berpendapat
demikian.Wallahu a'lam.

IIADITS NO.44

ort/(t r+.//-.
4'* -< j.z1 2,, 1(., /fa,.r. ( o4 /
tP-tif9 r :)-:4? -'t'-23
!pJ+^j sl-l -\> | &?
t.2cr.'az(-.'17 o.z- l1z o,.
?---\ ?,2) ,z\,
-12|{i-,.t-5 & r-Fs, p-Lo?<d cft-'tss
4, 1-,-I t 12<,< Z, 1.72 9// 2, r'1 - 11<
r--as d Ls-JLt3 ( =2La?-t-oe
=F3
.-ir[a--Yr&i;lite
A . 4,v:z
J - .

" Barangsiapa berhsdats dan tidak berwudhu, ia telah berpaling dan


menjauhi-Ku. Barangsiapa berwudhu tetapi tidak shalat, ia telnh ber-
paling dan menjauhi-Ku. Barangsiapa shalat tetapi tidak mendoa'-
knn aku (seusai shalat), ia telah berpaling dan menjauhi-Ku. Dan
barangsiapa yang mendo'akan aku tetapi Aku tidak menjawabnya,
berani Aku telah menjauhinya.Dan Aku bukan pengatur yang sukn
menjauhi."

fuh-Shaghani dan lain-lain menyatakanbahwa ini adalahhadis


maudhu?.Yangmenunjukkan bahwahaditsini maudhu'ialah bahwa-
sanyawudhu seusaiberhadats,berwudhu tanpa mengerjakanshalat

60
adalatrpekerjaanyangmustahab(disenangi)dan disunatkan.Sedang-
kan makna semuahadits di atasitu menunjukkansuatu kewajiban.
Dalilnya yaitu "berarti ia telah menyimpangdan menjauhkandari-
Ku." Padahal,dalamsyariat,pernvataandemikiantidak dapatdiuta-
rakandalam masalahyang mustahab.

HADITS NO.45

(z a,/-< t._ 2) 7c/i-.. /^ c.. 4/


-c, | 1/(, /
' . . ru)_'*c--
€*yi*i,tJ -Y, gU
"Barangsiapa menunaikan ibadah haji tetapi tidak menziarohi
kuburku berati ia telah menjauhiku."
Ini hadits maudhu'. Hal ini telah ditegaskanoleh adz-Dzahabi
dalamkttab al-MizanI\I/237,juga oleh ash-Shaghani dalam kitab
al-Ah adits al-M nud.bu'iyvabhalaman 46.
Yang menunjukan bahwariwayat tersebutmaudhu' adalahbahwa
menjauhi dan menyimpang dari ajaranRasulullah saw.adalah dosa
besar.Kalau tidak, termasuk kafir. Dengan demikian, berarti makna
hadits tersebut siapasajayang dengan sengajameninggalkanatau
tidak pergi berziarahke makamRasulullahsaw.,berarti telah mela-
kukan perbuatandosa besar.Dengan demikian, berarti pula ziarah
adalahwajib sepertiibadahhaji. Barangkalitidak seorangpun kaum
mukmin yang berpendapat demikian. Sekalipun ziarah ke makam
Rasulullahsuatu amalanyang baik, hal itu tidak lebih dari amalan
yang mustahab. Inilah pendapat jumhur ulama. Lalu bagaimana
mungkin orang yang meninggalkannyadinyatakansebagaiorang yang
menyimpangdan menjauhi Rasulullahsaw.l

HADITS NO.46

((z , ,/ r/2, /t- trl/1(z=,,/1


l/2t
F:>srL'e O}{;. J9)jb9:5cy
a,./

/-./.r.zf 2
.{.!Jl

6l
"Barangsiapa menziarahiku dan menziarahi kakekku lbrahim da-
Iam satu tahun, ia masuksurga."

Ini hadits maudhu'. Az-Zarkasyidalam Lrtab nl-La'ali al-Mnn-


tsurahmenyatakan,"Hadits tersebutmaudhu' dan tak seorangpun
pakar hadits yang meriwayatkannya." Bahkan oleh Ibnu Taimiyah
dan Imam Nawawi dinyatakanmaudhu'dan tak adasumbemya.

HADITS NO.47

Xttt&a{5s"J;;i<e-k'E6 o- 1..22

Y.?
" Barangsiapa menunnilcanibadnh luji lcemudianmenziarahi kubur-
ku sepeninggalku,ia seperti menziarahikuketilcaaku masih hidup."

Ini juga hadits maudhu'. Ath-Thabrani telah meriwayatkandalam


al -Mu'j nm ul- K nbir lI / 20 3 j uga ad-Daru Quthni dalam Sannn ha-
laman279 dan Imam BuhaqiY/246 dan semuanyadari sanadHafrh
bin Sulaiman dari Laits bin Abi Sulaim.
Menurut saya,sanadini sangatlemah. Sebabnya:

hadits.
2. Hafsh bin Sulaiman yang dinamakan juga al-Gadhri sangat le-
mah sepertiyang dinyatakanoleh Ibnu Hajar dalam L,rtabnyaot-
Taqrib, bahkan Ibnu Muin menyatakan sebagaipendusta dan
pemalsuhadits.
Syekhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakanbahwa seluruh hadits
yang berkenaandengan ziarah ke makam Rasulullah sangat lemah
sehinggatidak dapat dijadikan hujjah. Karenaitu, tidak ada satu pun
pakar hadits yang meriwayatkannya.Lebih jauh Ibnu Taimiyah
mengatakanbahwakebohonganhaditsini sangatjelas.Sebab,siapa
sajayang menziarahi Rasulullah saw.semasahidupnya dan dia seo-
rang mukmin, berartiia sahabatbeliau.Apalagtbila ia termasukorang

62
yang hijrah bersamabeliau atau berjihad bersamanya.Maka telah
dinyatakanoleh beliau dalam sebuahhadits yang diriwayattan oleh
Bukhari dan Muslim :

6r'{r
e,r1,# fi ,g
e e}{r (#1
'"4 jJ'# t1tKs ;3r J4 l1-'3
/-/ ='3
/
L_. t V
'4)4\:
l. 1- zlD

" Janganlah kalian mencacimaki sahabat-safutbatku.Demi ht yang


aku ada di tangan-Nya, seandainya seorang di antara kalian ada
yang membelanjakanhartanya berupa emassebesarGunung Uhud,
itu tidak aknn mencapai secupakjasa-jasa merekn atau bahkan se-
paronya."

]adi, siapapun orangnyasetelahgenerasisahabattidaklah dapat


menandingi apalagimelebihi derajat keutamaansahabat,terutama
dalam menjalankanibadahyang bersifatwajib.
Peringatan:
BanyakorangmenyangkabahwaIbnu Taimiyahdan umumnyakaum
salafiyahmelarangberziarahke makamRasul.Ini dustadan merupa-
kan tuduhan palsu.Orang yang menelusuridan membacakaryaatau
kitab-kitab karangannyaakan mengetahui dengan pasti bahwa ia
sangatmenganjurkandan menyetujui ziarahkubur Rasulullahsarv.,
rgll1, ti dak di baren gi dengan, -3!n j *41-1_bldlah.

HADITS NO. 48

^ t 1A 11rr"
.*|b-{t\
"Anak adalah rahasiaayahnya."

Hadits tersebut tidak ada sumbernya.Demikianlah pernyataan


as-Sakhawi,as-Suyuthi, az- Zarkasyisertaash-Shaghawidalamderetan

63
kitabnya al-Ahad.itsal-M aud.hu'ah.
Kemudian, dari segi maknanya tidaktah merupakan keharusan.
Sebab,di kalanganparanabi sendiri,adayang ayahnyamusyrik,se-
perti Azar ayahNabi Ibrahim. Jugaada,vanganaknyamusyrik, seperti
Kan'an anakNabi Nuh a.s.

IIADITS NO.49

-tr;tJ3=
rc*"A? 4!3. iG1r(,?
ilG )aK;i {;Jt',ip35
gt;4,r6r
--/ J,("
t'5aK?iJ$P
"Barangsiapa menziarahi mnl<nmkedua orang tuanya atau salah
seorang dari merekapada setiap hnri Jum'at, terampuni dosanya
dan dicatat sebagai orang yang berbakti."
Ini hadits maudhu' sebabdalam sanadnyaterdapatMuhammad
bin Nu'man dan Yahyabin al-Ala.jumhur ulamahaditssepakatbahwa
keduanyaadalahpendustadan pemalsuhadits. Ini pernyataanImam
Ahmad, Waqi, Ibnu Adi, dan lain-lain.

HADITS NO. 50

u(WGib15bX#gX'J,5itV3;
\./; \ /\

3;'{45,"{)361"3'A
-4-- -J /7-* va /

"Barangsiapa menziarahi makam kedua orang tuanya pada setiap


Jum'at kemudian pada malcnmnyamembaca surat Yasin,akan di-
ampuni dosanya sesuaijumlah ayat atau huruf yang dibacanya."
Ini hadits maudhu'. Telah diriwayatkan oleh Ibnu Adi I/286,
juga oleh Abu Na'im dalam krrab Ahhbar al-AshbnhnnIIiS44 dari
sanadYazid bin Khalid dari Amr bin Zivad. Kemudian Ibnu Adi me-
ngatakin, "RiwayJying batil dan tidakada sumbernyadengansanad
tersebut.'

64
HADITS NO.51 I

I/rr
iGA?6e4_-Att
('
' \r/
CL-t'Jl
" SesungguhnyaAllah menyulcaihnmba-Nyayang mulonin,fakia tidak
suka meminta-minta,dan banyak anaknya."
Ini hadits dha'if. Telah diriwayatkan oleh Ibnu Majah Il/529
dan al-Uqaili dalam ash-Shafohalaman 361 bahwa dalam sanadnya
terdapat 4-_Qasimbin Mahran al-Uqaili. Ia mengatakan,"Terbukti
tidak benar bahwa hadits itu diriwayatkan dari Imran bin Hushain
tetapi dari Musa bin Ubaidah, yakni orang yang tidak diterima riwa-
yatnyaatau mitiuk."
Menurut saya,hadits tersebutmempunyai empat cacat.Dua di
antaranyadinyatakanal-Uqaili yakni tentang terputusnya sanaddan
lemahnyaIbnu Ubaidah.Adapun yang ketigayaitu majhulnyaIbnu
Mahran seperti dinyatakan oleh Ibnu Hajar dalam at-Taqrib. Dan
keempat,I{"g"d bin Isa yaitu al-Wasithijuga lemah, sepertiyang
dinyatakanIbnu Hajar.

HADITS NO. 52

|[L'JA;t'&r:{FUi.&cfit,irIr
+i!"eL\t#4*6Kts#6i
/./ :'/v/-J 6 #S
" BiIa di antara kalian ad.ayangmen"dnpatibinatang tunggangannya
membandel,atau keburulcanakhlak istrinya atau salah seorang dari
anggota keluarganya,maka berazanlahpada telinga mereka."

Ini hadis dha'if. Telah diriwayatkanoleh Imam al-Ghazalidalam


Ihya Ulamud.d.inII / 195, serayamemastikanmenisbatkannyakepada
Rasulullahsaw.

65
Al-Iraqi berkata, "Hadits tersebut telah diriwayatkan oleh ad-
Dailami dalam musnad al-Fird.ausdengan sanadyang lemah.'

TIADITS NO. 55

"Hendaklah knlian berpegangpada agama wanita-wanita tua."

Hadits ini tidak ada sumbernya. Demikianlah yang dinyatakan


dalam lrttab al-Mnqoshid.dan juga oleh nsh-ShnghanidalamAhadits
nI -M o ud.hu' nt halaman 7 .

HADITS NO. 54

rsJJft#ffi1ott)lSb56{t
/- -'-.> -Y uz,- YaY . /
.yt7-,tJv$
tq,F 4+1fq36
"BiIa di akhir zamannanti terjadi perbedaanhawa nafsu,maka hen-
daklah kalian berpegangpada agama orang-orang badui dan knum
wanita."
Ini adalahhadits maudhu'. Ibnu Thahir menyatakanbahwadalam
sanadnyaterdapat Ibgu Bilimani seorang yang termasuk deretan
perawi hadits yang tertuduh (pendusta).
Dari sanadIbnu Hibban, oleh Ibnul ]auzi dimasukkanke dalam
deretan hadits-haditsmaudhu'. Tampak di situ adanyaaib lain yaitu
orang yang meriwayatkandari al-Bilimani bernamaUpbq{nmad bin
H4rits. Orang ini dha'if. Bahkan oleh Ibnu Adi dikatakan bahwa
seluruh perawinyasangatlemah.

66
I{ADITS NO.55

. g;\Ai;qJ+:idffi)atJi
" B erj al.ancep at menghil angknn kecemer langan seorang mukrnin."

Hadits ini munkar sekali.Sanadnyadari Abu Hurairah, Ibnu


IJmar, Anas bin Malik, dan Ibnu Abbas.
Adapun sanaddari Abu Hurairah mempunyai tiga kelemahan:
l. Ibnul Ashma'i salahseorangperawi majhul. Ini ditegaskanoleh
ai-Khatib.
2. Mu_hammadbin Ya'qub al-Fa4i tidak diketahui biografinyadalam
deretan perawi hadits. Tidak ada saksiatasjarh (kecaman) dan
ta'd.il(pengakuanbaik)-nya.Yangdemikian termasukkriteria ke-
lemahan.
3. Abu Malsyaryang dikenaldengannamaNajih bin Abdur Rahman
Sleh parapakarhaditsdivonis lemah (dhatif;.

Adapun sanaddari Ibnu Umar di dalamnyaada seorangperawi


bernamaUmar bin Shahbanyang lemah sekali.Bahkanoleh Imam
Bukhari dlnyitakan sebagaihadits munkar.
Adapun sanaddari Anas 6in-Malik, dari seluruh perawi tidak ada
yang dikenal sebagaiperawi kuat. Bahkan di dalamnya ada perawi
yang bernamaAban yang oleh Imam Ahmad riwayatnyadinyatakan
matruk (ditinggalkan). BahkanSyu'bahtelah mengecamnyadengan
kecamanyangpedassekaliserayamengatakan ,"Zinalebih baik dari-
pada meriwayatkanhadits Aban." Allahu Akbar.
Menurut saya,rasanyatidak layak menyatakansesuatudengan
ucapansemacamitu kecuali pada orang yang sangatdikenal penipu
dan pemalsu hadits. Karena Syu'bah mengucapkanpernyataanitu
sambil bersumpah, boleh jadi Aban ini sangat dikenal melakukan
pemalsuanhadits dengan sengaja.
Ihwal sanad dari Ibnu Abbas telah dinyatakan oleh as-Suyuthi
ddam kttab nl-Jnmi'bahwa dirinya tidak menemukansanadnyayang
bersambung.
Dari yang dikemukakan di atas tampaklah dengan jelas bahwa

67
semua sanadhadits tersebut mengambang dan tidak dapat dijadi-
kan hujjah dengan alasansatusamalain salingmenguatkan' Dengan
demikian, vonis dha'if adalah yang terbaik. Ini dari segi sanadnya.
Adapun dari segi maknanya,cukup satu alasanyaitu bahwa setelah
diteliti hadits tersebut adalahucapan 1z-Zuhri, jadi bukan sabda
Rasulullah sa\M.yang justru menyalahi dan bertentangan dengan
hadis sahih dari Rasulullahsaw.bahwabeliau senangberjalancepat.
Begitu juga Umar bin Khattab r.a.

HADITS NO.56
\
t4* -- (2 -- ),q1 ( )'Ut.z?
. Ltl->
ft(Jaz1
l_a_>_ {Ut-{_:rJ j_,1 J:'J
"t
"Kalau saja bulcan knrena wanita, pastilah Allnh akan disembah
dengan sungguh-sungguh. "
Hadits ini maudhu'. Riwayatnyamempunyai dua sanad.
I. Dari Muhammad bin Imran al-Hamazani.Ibnu Adi menyatakan
haditsini munkar. Semuariwayat Abdur Rahim bin Zaid al-Ami
tidak diterima paraperawi tsiqah.Baffi
takan bahwaahli haditssepakatmeninggalkanseluruhriwayamya.
2. Dari Bisyir bin Husain. Orang ini pendustadan ditinggalkanriwa-
yamya. Bahkan oleh Ibnu Iraq dalam V'rrabnsy-Syari'nbII/204
dinyatakan sebagai pendusta dan pemalsu hadits. Karena itu,
semuariwayatnyatidaklah sah untuk dijadikan sebagaiPenguat.

HADITS NO. 57
I
v

'Gs"d,,Lft;1
f, -"
"Perselisihan di antara umatku adalah rahmnt."

Hadits ini tidak ada sumbernya.Parapakar hadits telah berusaha


mendapatkansumbernyadenganmeneliti dan menelusurisanadnya,
namuntidak menemukannya. fu-Subuki mengaakan,"Hadits tenebui

68
tidak dikenal di kalanganpara pakar hadits dan sayapun tidak men-
jumpai sanadnyayang sahih,dha'i{ ataupunmaudhu'. pernyataan
itu ditegaskandan disepakarisyeikh zakana al-Anshari dalam me-
ngomentari tafsiral-Baid.hawiII/92. Di siru ia mengatakan,"Dari
segi maknanyarerasasangataneh dan menyalahiapayang diketahui
paraulamapeneliti." Ibnu Hazem dalamL,ttabat-Ahhamfi Ushulit-
AhhnmY/64 menyatakan,"Ini bukanhadirs."Barangkaliini rerma-
suk sederetanucapanyang paling merusakdan membawabencana.
Bjlase:cslit+qtt-dae!9ll9llglglt]$"n9fFp-*-qt-Lalsar,patglah
kgss_paka_tan
dan kerukunaniru merupahin
liutuld,Ini ridakmung-
kin akandiucapkanipaFgi arkini oleh k",im -usli.n yang berpikir
tenang dan teliti. Masalahnya,hanyadua alternati{ yrkri bersepakat
atauberselisih,yang berartipula rahmat ataukurukan (kemurkaan).
Menurut saya,kata-kataini akan berdampaknegatif bagi umat
Islam dari masake masa.Perselisihanyang disebabkanperbedaan
antar mazhabbenar-benartelah mencapaiklimaksnya,bahkanpara
pengikut mazhab yang fanatik tidak segan-segannyamengafiikan
pengikut mazhablain. Anehnya,jangankanparapengikut mazhab,
parapemimpin atauparaulamanyapun yang mengetahuisyariatdan
ajaran Islam tak seorangpun yang berusahakembali kepadaAl-
Qur'an dan fu-Sunnah Nabawiyahyang sahih.padahal,itulah yang
diperintahkanoleh para imam mazhab yang merekaikuti. Imam-
imam yang menjadipanutanmerekaitu telah dengantegasberpegang
hanyapadaAl-Qur'an dan,fu-Sunnah,ijma, dan qiyas.Kar.n, it,rl"h
paraimam dengantegaspula menyatakan secarabersama,"Bi_lahadirs
ilssahih,t*l itgl3lt.ggzlr4b[u. D*gnbi13Ut'he4-arau+.iaapl*u
l?'tslglff " jT9-*4_:sqqtl11 l!glr--S-s!i'e!-yaler3]b!Lik$'l;t'
$u 1 3n danSunnahserta campakkad41 fr {+{r
r--r_i<r _pg"&pa&u*.ku
3n_rrr-erexa.
Ulama kita dewasaini kendatipunmengetahuidenganpastibahwa
perselisihandan perbedaantidak mungkin dapat disatukan kecuari
dengan mengembalikankepada sumber dalilnya, menolak yang
menyalahi dalil dan menerima yang sesuaidengannya,namun tak
mereka lakukan. Dengan demikian, mereka telah menyandarkan
perselisihandan pertentangan ada dalam syariar.Barangkaliini saja
sudahcukup menjadi bukti bahwaitu bukan datang dari Allah, kalau
saja mereka itu mau benar-benarmengkaji dan mempelajariAl-

69
Qur'an sertamencamkanfirman Allah dalamsuratan-Nisa'ayat82,
yang artinya:
"... Kal.au sekiranya Al-Qur'an itu buknn dari sisi Allah, tentulah
mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya." (an-
Nisa':82)
Ayat tersebutmenerangkandengantegasbahwaperselisihan dan
perbedaanbukanlahdari Allah. Kalaudemikian, bagaimanamungkin
perselisihanitu merupakanajaranatau syariatyang wajib diikuti apa-
lagi merupakansuatu rahmat yang diturunkan Allahf Ln haula wala
quwwata illa billah!
Karena adanyaucapanitulah, banyakumat Islam setelahmasa
para imam -- khususnyadewasaini -- terus berselisihdan berbeda
pendapatdalambanyakhal yang menyangkutsegiakidahdan amaliah.
Kalau sajamerekamau mengenalidan mencaritahu bahwaperse-
lisihanitu buruk dan dikecamAl-Qur'an dan Sunnah,pastilahmereka
akansegerakembali ke persatuandan kesatuan.
Ringkasnya,perselisihandan pertentanganitu dikecamoleh syariat
dan yang wajib adalahberusahasemaksimalmungkin untuk meni-
adakandan menjauhkannyad;ri umat Islam sebabhal itu menjadi
penyebabutama melemahnyaumat Islam sepertiyang difirmankan
Allah:
"Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu
berbantah-bantahan,yang menyebabkankamu meniadi gentar dan
hilang kekuatanmu...." (al-Anfal: a6)

Adapun merasarela terhadap perselisihandan menamakannya


sebagairahmatjelassekalimenyalahiayat Qur'an dan hadits-hadits
sahih.Dan nyatanvaia tidak mempunyaidasarkecualiucapandi atas
yang tidak bersumberdari Rasulullah.
Barangkalimuncul pertanyaan: parasahabatRasulullahtelah ber-
selisihpendapat,padahalmerekaadalahseutama-utamanya manusia.
Lalu apakahrnereka juga termasukyang dikecam Al-Qur'an dan
SunnahfPertanyaansemacamitu dijawaboleh Ibnu Hazem: Tidak!
Samasekali,tidakl Merekatidak termasukyang dikecamN-Qur'an
dan Sunnah,sebabmereka masing-masingbenar-benarmencari
mardhatillahdan demi untuk-Nya semata.Di antaramerekaadayang

70
mendapatsatu pahalakarena niat yang baik dan kehendak demi
kebaikan.sungguh telahditiadakandosaatasmerekakarenakesalahan
yang telah merekalakukan. Mengapa?Karena mereka tidak sengaja
dan tidak bermaksud(berselisih)dan tidak pula meremehkandalam
mencari(kebenaran).Bagi merekayang mendapatkebenaranbaginya
dua pahala.Begirulah umai Islam hingga hari kiamat nanti.
Adapun kecamandan ancamanyang ada dalam Al-eur'an dan
S^unnahditujukan bagi merekayang dengan sengajameninggalkan
Qur'an dan sunnah setelahkeduanyasampaiai titinga meriia dan
adanyadalil-dalil yang nyatadi hadapanmerekasertakepadamereka
yang menyandarkanpada si Fulan dan si Fulan, bertaklid dengan se_
npja demi satu ikhtila{ mengajakpada fanatismesempit ala
lihiliah
trcmi menyuburkan fuq"h. Mereki sengajamenolak Al-eur;an dan
sunnah Nabawiyah. Kecamandan ancamantad.ikhusus untuk me-
yang bila isi Qur'an dan Sunnah sesuaidengan hawa nafsu dan
lcka
keinginannyalalu mcrekaikuti; tetapi bila tidak sesuai,merekakem-
bali pada ashabiyahjahiliahnya.
Karenaitu, berhati-hati dan waspadalahterhadap semuaitu bila
Anda.mengharapkeselamatandan kesuksesanpaaa nari yang tiada
guna harta dan keturunan kecuali orang-orang yang mcnghaJap
Al_
t-t
9:p* hatiyangbersih.(Uhat"t-lmamtr VsttuUfiWoru,y/
67-68).

IIADmS NO. 58

."!3!rfi.t#'&)H.rtlilsAF
" sahabat-sahabatku bagaikan bintang-bintang. yang
mana saja
knlian jadilrnn panutan, kalian aknn mendapat petunjuk.',

Hadits ini maudhu'dan telah diriwayatkan oleh Ibnu Abdil Bar


dalamk,t,b Jami'u.l'Ilmirr/9l, dan oreh Ibnu Hazem dalamkitab
al-Ahhs.mW/82, dari sanadSalambin Sulaim.
Ibnu Abdil Bar berkata, "s;nrdl; tidak dapat dijadikan hujjah.
{-Harits bin Ghushain itu majhur." SedangIbnu Fiazem b.rk"t",
'Riwayat
ini gugur, sebabAbu sufran r.r,git lemah. Al-Harits bin

7L
Ghushainitu adalahAbu Wahabats-Tsaqafi. Dan Saiambin Suiaim
telah meriwayatkanhadits-haditsmaudhu'. Inilah salahsatun1,a."
Semuapeneliti hadits menyatakanSalambin Sulaim atau Ibnu
para
Sulaimanitu dhai'f. Pernyataanitu telah menjadi kesepakatan
pakarhadits.Oleh Ibnu Hibban ia dinyatakansebagaipendusta,ka-
rena telah meriwayatkanhadits maudhu'.

HADITS NO.59

"Apa pun yang diperoleh dari Kitabullah, yang utama adalah pe-
ngamalannya.Tidak ada alasan bagi l<nlianuntuk meninggalknnnya'
Bila tidak ada dalam Kitabullah, sunnahkuberlaku. BiIa dalam sun-
nohku tidak adn, hendaknyaknlian mengamalknnapa yang dilcataknn
para sahabatku.Sesungguhnyasahnbatkuadalah bagaiknn bintang'
bintang di langit. Yangmana saia dari merelcalcnlian ikuti, pasti ka-
lian aknn terbimbing. Dan perselisihan antara sahabat-sahabatku
adalah rahmat bagi kalian'"

Hadits ini maudhu'. Ia telah diriwayatkan oleh al-Khatib dalam


klrrabahKifnyahfi'Itmir-Riwayoh,juga oleh Abul Abbasal-Asham
dengannomor hadits I42, jt:,galbnufuakir dari sanadSulaimanbin
Abi Karimah, dari Zubair-
Menurut saya, hadits ini sanadnyalemah sekali.Abi Hatim me-
nyatakan,Sulaimanbin Abi Karimah sangatlemah.SedangkanZu-

72
waibir adalahIbnu said al-uzdi, seorangdi antarapara perawi yang
ditinggalkan riwayatnyaoleh para pakar hadits. Kemud.ianohahat<
yaitu Ibnu Muzahim al-Hilali belum pernah bertemu denganIbnu
Abbasr.a.

HADITS NO.60

#482QF,*6t€;(eAiAL;
3 )+ r*t4zrgM1,'{A[;gS
rWYfi''F*{-L;#iF&
t,-1 ? 2
A>)\Jil,' rp4l-,1
o/.^,)_ld
oo/,
| !r' . .zvtz /-.i V;t*r-ti;tl*s , Ot=
,6.6Ltgtft
"Aku tanyaknn kepada Tuhankutentangperselisihnn para
sahabatku
sepeninggalku,maka Ia mewahyukanpadaku, ,WahaiMuhammad,
sesungguhnyakedudukanpara sahabatmudi sisikubagaiknn bintang-
bintang di langit, sebagianlebih terang sinarnya aoi y"ng lain. siapa
saja yang mengambil teladnn dari apa yang merekaperserisihkan,
makn di sisi-Ku berarti mengikutipetunjuk.,,'

Hadits ini maudhu' dan telah diriwayatkan oleh Ibnu Batthah


dalam h,ttabal-Ibanah, jugaoleh Khatib Nizamul Mulk dalam kitab
al-Arnalirr/r3,Ibnu Asakir r/303, dari sanadNaim bin Hamad
dari Abdur Rahim binZidal-Ami.
sihad hadits tersebur maudhu'. Naim bin Hamad itu dha'if.
Al-Hafizh berkata, "Ia banyak melakrikankesalahan,sedangkan
Abdur Rahim al-Ami adalahpendusra."
Ibnul /auzi dalam krtab nl-Ilnl berkata, "Riwayat tersebut tidak
sahih sebab Naim itu tercela. SedangkanAbdur Rahim oleh Ibnu
Muin dinyatakansebagaipendusta."

73
HADITS NO.61

A, (< Z,r2o <,-V, a,r( z)): ft) r? 2 1.za/. 1.//y


"fy{i)' '<:a=u,:I y*;:tJ+ i;'. 1'r+:;.
" Sesungguhnya p ara sahnbatku adalah bagaiknn bintang -bintang.
Dari yang mana saja knlian mengambiLpendapatnya,berarti telah
mendapatpetunjuk."
Hadits ini maudhu'dan telah diriwayatkan oleh Ibnu Abdil Bar
dan Ibnu Hazem dari sanadAbi Syihab al-Hanath dari Hamzah al-
Iazri. Kemudian Ibnu Abdil Bar berkata, "Sanid hadits ini tidak
sahihdan tidak adasatupun perawinyayang meriwayatkandari Nafi'
yang dapat dijadikan hujjah."
Hamzah ini adalah Ibnu Abi Hamzah yang oleh Daru Quthni
dinyatakan ditinggalkan riwayatnya.Kemudian Ibnul Adi menyatakan
bahwasemuariwayatnyaadalahmaudhu'. Ibnu Hibban berkata,"Ia
selalumenyalahiperawi-perawisiqah (kuat; dipercaya) seolah-olah
ia sengajameriwayatkan hadits-hadits maudhu'. Karena itu, tidak
sah meriwayatkandarinya."
Ibnu Hazem dalam ol-Ihham fi Ushulil-Ahham berkata, "Telah
nyata bahwa riwayat ini tidak benar,bahkan tidak ragu lagi merupakan
riwayat palsu sebabAllah telah menyatakanmengenaisifat nabi-Nya
bahwaapayang diucapkannyabukan menurut hawa nafsunya,tetapi
firman yang diwahyukan kepadanya( an-Najm : 3 -4)."
Bila telah terbukti bahwasegalayang diucapkannyaadalahsyariat
yang hak, berarti semuanyadari Allah. Karenanya,tidak akanberten-
tangandenganapayang difirmankan-Nyadalamsuratan-Nisa,:82-
Allah SWT telah melarangkerasberselisihseperti dalam firman-
Nya, "Walaa tanaaza'u." (al-Anfal: 46). Karenaitu, merupakanse-
suatu yang mustahil bila Rasululahsaw.memerintahkan mengikuti
setiapyang dilakukan dan diucapkanoleh setiapsahabat,padahaldi
antaranyaadayang menghalalkansesuatusedangyang lain mengha-
ramkannya.Bila itu dibenarkan,berartimenjualkhamr itu halalkarena
mengikuti Samurahbin lundub, sementarasahabatyang lain menya-
takanhdram.
Lebih lanjut Ibnu Hazem menyatakan,"Sebenarnyaapa yang
wajib bagi kita hanyalahmengikuti apa yang ada dalam Al-Qur'an

74
yang telah disyariatkanbagi kita dan apayang datang dengan sahih
dari Rasulullahsaw.yangAllah perintahkanuntuk menjelaskanperihal
agama atau syariat." Ia mengakhiri pernyataannyadengan berkata
bahwa hadits tersebut adalah kabar dusta, maudhu' yang tak ada
kesahihannyasamasekali.

HADITS NO.62
t) 4 4< e . 2)-., <<? , a .u< zll 16Za-o,,,), a-2,
-;C-t {:A a /I tf]j_-li3j - - ^<plp p e-7.-D o rs}r-r(,rAl
v
z->)//J,- Yz-,
"Ahli Baitku adnlah bagaiknn bi ntang -bintang. D a r i yang mana saj a
kalian minta bimbingan, kalian aknn mendnpatpetunjuk."
Hadits ini maudhu', bahkan dalam lembaran Ahmad bin Nabith
dinyatakan dusta. Saya telah mendapatkan bahwa hadia tersebur
berasaldari Abu Naim al-Ashbahan,dari Abu F{asanAhmad bin al-
Qasim, dari Ahmad bin Ishaq bin Ibrahim. Adz-Dzahabi menyata-
kan bahwariwiyatAhmad bin Ishaq tidak dapat dijadikan hujjair ka-
rcna ia pendusta.Pernyataanini dikuatkan oleh al-Hafizh dalamkitab
ol-Lisan. Di samping itu, Ahmad bin al-Qasim itu lemah.

HADITS NO.63

, l/11. -t<V. a.1/(il(4


)AL-s) t
>lW{/zY,cI{J
"Sesungguhnyahujan es bul<anlahmakanan dan bukan pula minu-
man."
Hadits ini munkar. Telah diriwayatkan oleh ath-Thahawi dalam
krtab Maryhilul Atsarll/347, oleh Abu ya'la dalam musnadnyaII/
191, oleh Ibnu fuakir II/313, sertaoleh as-Salafidalam h.ttabnth-
Thayurilyat dari sanadAli bin Zadbin Iid'an dari Anas.
Riwayat tersebut sanadnyalemah karenaAli bin ZaidbinZid,an
memanglemah. Demikian pernyataanal-Hafizh Ibnu Hajar dalam
krtab at-Taqrib. Syu'bah bin al-Hajjaj berkata, ',Ali bin Zaid mem-
beritahukan kepada kami dan ia itu melakukan kesalahan.sambil
menyambungkansanadhadits ini yang hakikatnyaadalahsanadyang

/J
mauquf (terhenti sampaisahabat)."Inilah kelemahanriwayatini yaknt
karena perawi kuat meriwayatkannyahanya sampai pada Anas bin
Malik r.a. sajayaitu dalam riwayat Imam Ahmad dalam Musnadnya
lIl/279, dan juga Ibnu tuakir Il/313.
Adapun sanadmauqufyang diriwayatkanoleh perawi kuat, adalah
dari Syu'bah,dari Qatadahdan Humaid, dari Anas bin Malik r.a.,ia
berkata: "Suatu ketika padabulan puasaturunlah hujan salju.Kemu-
dian Abu Talhah yang sedang berpuasamengambil butiran salju
tersebut dan memasukkannyake dalam mulutnya. Kami katakan
padanya,'Engkau memakansaljupadahalengkautengahberpuasa-'
'Sesungguhnyaini adalahberkah."'
Maka ia pun menjawab:
Sanadriwayat ini adalahsahih menurut kdteria persyaratansahi-
han, dan oleh Ibnu Hazem ditetapkankesahihannya'
Hadits ini mauqufdan tidak adasebutannamaNabi saw..Menurut
Alhafizh, sanadnyalemah. As-Suyuthi mencantumkannyadalam
buntut hadits-haditsmaudhu dan berkatakalauhaditsini benar, maka
orang yang makan butiran salju tidak batal puasanya.Hal ini tidak
bisadibenarkanoleh kaum muslimin masakini. SaidIbnul Musayyab
tidak menyukai hadits ini.

HADITS NO.64

$#Gdg44r.7&,!iriz;
"Sebagus-bagusbinatang kurban adalah dombayang muda-"
Hadits ini dha'if. Telah diriwayatkan oleh Tirmidzi II/555, oleh
Baihaqi IX/z7L,dan oleh Imam Ahmad 1l/444 dari sanadUsman
bin Waqid, dari Kadam bin Abdur Rahman dari Abi Kabasi.Tirmidzi
berkata bahwa hadits ini gharib (asing). Maksudnya,'dha'if.
Kelemahanhaditstersebutjuga dinyatakanoleh Ibnu Hajar dalam
Fathhal Bori x/12 dengan berkata bahwa hadits tersebut lemah
sanadnya.Bahkan oleh Ibnu Flazem dalam nl-MahollaY\l/365
dinyatakanbahwaUtsman binWaqid dan KadambinAbdur Rahman
adalahmajhul.
Imam Bukhari berkatabahwa selainUtsman bin Waqid adayang
meriwayatkanhadits senadasecaramauquf sanadnyasampaikepada

76
Abu Harairah r.a. Lafazhnya menyatakan(artinya), 'Telah datang
)ibril kepadakupadahari rayaQurban. Maka kutanyakankepadanya,
'Bagaimana
engkaulihat peribadatankamil' |ibril menjaw"6,'Sung-
guh sangat menggembirakanAhlus-Sama'(para malaikat,penj.).
Dan ketahuilah wahai Muhammad, bahwasanyadomba janian itu
lebih baik daripadaunta bec.naataupun lembu. Kalau sajadiketahui
Allah ada yang lebih baik daripadanya (domba jantan lagi muda)
pastilah Ibrahim akan berkurban dengannya."'
Kemudian ia menyatakanbahwa dalam sanadnyaterdapat Ishaq
bin Ibrahim al-Hunlni. Menurut Imam Baihaqi, orang ini mffia-
yatkan secaratunggal dan dha'if. Bahkanoleh parapakarhadis telah
disepakatilemahnya.

I{ADITS NO. 65

'i z=?/t 3ft/:^\(( )n..,,


\== ,gu-f,rEc f 7).tlz
_*t)9}z)
"Domba berurnur satu tahun boleh dijadikan kurban.,'

Hadits ini dha'if. Ini diriwayatkan olch Ibnu Majah II/275,8^r-


haqi dan Imam Ahmad dari sanadMuhammad bin Abu yahva. dari
ibunya, dari Ummu Bilal binti Hilal, dari ayahnya.
Sanad tersebut sangatlemah karena Ummu Muhammad dan
Ummu Bilal adalahmajhul (asing). Demikian yang dinyatakanoleh
Ibnu Hazem dalam al-MahalloWl/265.
PernyataanIbnu Hazem rerseburditanggapi oleh ad-Dumairi
denganmenyatakan,"Ibnu Hazem benardalammendha'ifkanUm-
mu Muhammad. Namun dalam menilai dha'ifterhadap Ummu Bilal
ia salah,sebabummu Bilal dikenal di kalangan sahabatseperti di-
sebutkan oleh Ibnu Mundih dan Abu Naim serta Ibnu Abdil Bar."
Menurut saya,yang benaradalahIbnu Hazem, sebab Ummu Bi-
lal tidak dikenal kecuali dalam riwayat ini. Di samping itu, tidak ada
kejelasanbahwadia relah bergauldengan sahabat.Jadi dalam sanad-
nya ada kemajhulan.
Ringkasnya,hadis riwayardi atastidak sahih.Adapun haditsyang
diriwayatkan oleh Nasa'i dan Hakim serta Imam Ahmad dari sanad
fuhim, dari ayahnya,dari sanadIabir bin Abdilah r.a. yang diriwa-

77
kita
yatkan oleh Imam Muslim, adalahsahih. Karenaitu, hendaknya
mengamalkanhadits yang lebih sahih dalam bab ini'

HADITS NO.66

,T&libta*,&g
"Barang, siapa mengenaldirinya, berarti ia telah mengenal Tuhan-
nya."
Hadits ini tidak ada sumbernya.Demikian pernyataanImam Na-
wawi sambil menyatakanbahwa hadits ini tidak ada kepastiansum-
bernya.Bahkan konon termasukucapanyang disandarkankepada
yahya bin Muadz ar-Razi. Imam as-suyuthi dalam kttab Dzailul
Ibnu
i,Inudhu'at halaman 203 menyepakati Imam Nawawi' Oleh
Taimiyah hadits ini dinyatakan maucihu'' Fairuz Badi menyatakan
bahwa itu bukan hadits nabawi' namun kebanyakanorang menga-
takannyasebagaihadits Rasulullahsaw..Anggapanitu'Tv'ahai tidaklah benar.
i"ng jei"s, ia tJrmasuk israiliat yang isinya antaralain, manusia,
kenllilah dirimu, maka engkau akan mengenal Tuhanmu'"

HADITS NO.67

;3(,'{{3/15(a;i{i, ' v6c Tztz


.{4,
dan
"Barangsiapa pada shalatfaiar membacasurat Al'a'|nNasyrah
Alam iara K;ifo, mapn ia tidak akan terkena penyakit opthalmia
(radang mata)."
Hadits di atastidak ada sumbernya. fu-sakhawi berkata bahwa
yang di-
itu hadits palsu dan tidak ada sumbernyasamasekali,baik
sunnah sebelum
maksud di sini adalahshalat subuh maupun shalat
yang terbukti
subuh. Riwayat ini jelas bertentangan dengan sunnah
sebelum
kesahihanny" b"h*r Rasulullah saw.dalam shalat sunnah
dan surat al-Ikhlash. Sedang dalam
fajar membacasuratal-Kafirun

78
shalat(fardu) subuh beliaumembacalebih dari enam Duluh avat.
Yang berkeinginanlebih luas mengetahuibagaimanashalatRa-
sulullahsaw.hendaknyamerujuk buku kami yangsengajakami susun
dari kurnpulan hadits-hadits sahih dengan judd stfat sbalat Ra-
sulullab saw.

HADITS NO.68

a I I (-
. f.S:f_>l(j-g
/< /, )\.tlraz,/\/!, t -/2)
('/.{i\y)) LZr/-
6g'6tL1
" Hendaknyasurat Innaa anzalnaahu dibac.qsetiap usai berwud.hu.,'
Menurut as-sakhawiriwayat ini tidak ada sumbernya.KemucJ.ian
ia berkata,"Sayamelihat kalimat rersebutdalam mukadimah vang
dinisbatkankepada Imam Abi Laits. Tampaknyakalimat rersebur
dimasukkanoranglain. Dan ini berartitelah menghilangkansunnah
nabawiyah."
Menurut saya,maksudnyaadalah menghilangkan doa yang di-
sunnahkan untuk dibaca setiap usai berwudhu, yutu: Aryhad.ann
laa ilaaha ilallah wa aryhadu anna Muharnmad.an'abd.uhuws. ra.-
saulahu. WahaiAllah, jadikanlah diriku termasuk orang-orang yang
bertobat dan jadikanlahdiriku termasukgolongan orang-orangyang
suci (HR Muslim, dan lain-lainnya.)

HADITS NO.69

j+JUr{rCrvr.titr
"Mengusap leher waktu berwudhu dapat menyelamntknn dari be-
lenggupada hari kiamat kelak."
Ini hadits maudhu'. Imam Nawawi dalam kttab al-Majrua'Syarh
nl-Mu.hadzd.zab I/ 465, berkata,"Ini adalahhadits maudhu' dan bu-
kan dari sabdaRasulullahsaw.
Ibnu Hajar dalam Y,ttabTalhhishal-Habirl/433, berkata, "Abu
Muhammad al-]uwaini menyatakan bahwa para pakar hadits tidak
meridhai dan tidak menerima sanadnya."

79
Menurut saya,semuahadits tentang keharusanmembasuhleher
saatberwudhu adalahmunkar. Di samping lemahnyasanaddan ke-
majhulan perawinya,juga sangatjelas hal itu bertentangan dengan
hadits-hadis sahihyang mengisahkantentang bagaimanaRasulullah
saw.berwudhu, yang tidak satuPun di antaranyamenyebutkanbahwa
beliau mengusaplehernya tatkala berwudhu.

HADMS NO. 70

)3..), -L;' -< ),t,/ ti). )y / \47t )-l /1 a<t1( 3,/


ua, 3/r>C\>;jhr'?t' Jt'o
3il5i- \1*i)'gV>
z z . z 1 4 ( ( 4 ) , 1 . U ( <r\+ 2/.
,7.2c) ? t/< o ,/^r
L1i;, ( GtU;'*es! O-s4!'r- r " 24j)-
+ z- 1{r )t4 )-./2 / 4 t/ '/4'/
. rt;- j3lt1"*o4-tn '{s-i-:>;a-t
"Siapa saja yang memberi mnl<ansaudaranya dengan roti hingga
kenyang dan memberinya minum hingga cukup, Allah al<anmenja-
uhkannya dari nerakn sejauh tuiuhk'handaq. Jarak antara duak'han'
daqadalah perialanan lima ratus tahun-"
Ini hadits maudhu'yang telah diriwayatkanoleh al-Hakim,I/
95, juga oleh Ibnu Asakir II/115, dari sanadIdris bin Yahyaal-
Khaulani, dari \4ja bin Abi Atha.
Ada kemusykilandalamriwayatini. Padasatusisial-Hakim berkata
sanadnyasahihsepertijuga disepakatioleh adz-Dzthabi,namun pada
sisi lain ia berkata bahwa Raja ini tidak ada yang mempercayainya,
bahkan termasuk orang yang tertuduh' Kemudian, dengarkan apa
yang dikatakanoleh adz-Dzahabidalam Y'ttabal-Mizaz, "Shuwailih
telah dikatakanoleh al-Hakim sebagaiseorangperawi hadits mau-
dhu'." Pernyataansepertiitu juga diungkapkanoleh Ibnu Hibban.
fadi, di satupihak Ibnu Hibban memvonishaditstersebutseba-
gai hadits maudhu', sedangkandi pihak lain al-Hakim memvonis
sebagairiwayat yang sahih sanadnya.Kini, sayabenar-benarmerasa
tidak mengetahui,bagaimanamenyatukandua vonis peneliti sekaligus
perawi hadits itu.
Sayajuga tidak mengetahuibagaimanamenyatukanpernyataan
adz-Dzahabitentang shuwailih dengankesepakatanakanpernyataan

80
al-Hakim.
Menurut saya, hadis terscbut telah dikecam oleh
. . al-Haitsami
dalam kttab al-Maj mu' il/ r 30 .Ath-Thabrani daram
ratab ar-Kabir
juga berkata,'Dalam sanadnyaterdapat
Raja bin Abi Ath.. oi, o.rg".
lemah."
Sungguh pernyataan ai-Hakim itu merupakan kekaburan
yang
mengkhawatirkan.Inilah y.angmendorong sayaunruk
meng.rmpul_
kan riwayat-riwayat maudhu' dan dha'if Jengan penyelidik=an
yang
mendetail, agar dapat mencegah tergelincirnya umar
al"m
menyebarkankedustaanyang disandarkalnkepada Rasulullah
saw..
Semoga_kita terjagadari keterjerumusanitu dingan keutamaan
dan
taufik-Nva.

HADITS NO. 71

I
"Takbir (Allahu Akbar) itu diperpanjang.,'

Ibnu Hajar dan as-sakhawimenyatakanbahwa riwayat


- ini tidak
adasumbemya.As-Suyut! juga berplndapat demiki"r,
,.rry" b..k",.
bahwaitu addah ucapanIbrahim an-Nakha,i.
Di sampingitu, hadis tersebuttidak mempunyaisumber
_ marfu,.
Dilihat dari segi maknanyapun, yang dimaksud adarahtakbir
dalam
shalat,seperti yang dapat dipahami Jari keteranganas_Sayuthi
yang
pernah ia ungkapkan dalam kitab khusus yanglberk.rr".r,
a.ngr'
m-audhu'ini, yang diberinya judul at-Hiwi lil FatawaIIT"ZL.
!"$,:
Iadi, bukanlah termasuk takbir diam azan seperti yang dipairami
oleh sekelompokfirqah.

HADITS NO. 72

,o-".:l< (/z (1 ,rz,../4t<


9:: b c,lr..>Ls.g_,
G-:.'
"Rabbi telah mendidil<kudan membaikkanadabku.,,

8l
Hadits ini dha'if. Demikian pernyataan Ibnu Taimiyah dalam
kitabnya M aj mu' ah or -Ra so' ilul -Kubr n II / 336.
Maknanyamemang sahih,tetapi tidak dikenal adanyasanadyang
pasti. Pernyataanyang demikian dikuatkan dan disepakati oleh as-
Sakhawidan as-Suyuthi.

HADITS NO. 75

"Barangsiapa mengusapkedua mata dengan ujung bagian dalam


kedua teluniuk ketika muazin mengucapkan" asyhaduanna Muhnm'
madanRasulullah..." dan seterusnya,ia berhnkmendapatkansyafaat
Rasulullahsaw."
Telah diriwayatkan oleh ad-Dailami bahwa hadits ini tidak sahih.
'Tidak benar." Bahkanasy-Syaukani telah meri-
Ibnu Thahir berkata.
wavatkannva dalam deretan hadits-hadits maudhu'.

HADTTS NO. 74 !.-.,'"

'Kr%;Lt'tLI,,k\i36"5Cu*(#6
'z
./- * ./ /Y

"Besarkanlah kurban kalian, karena sesungguhnyaitu merupaknn


tungganganknlian pada shitathal mustaqim'"
Hadits ini tidak ada sumbernya.Ibnu shalah berkata,"Fladits ini
tidak dikenal di kalanganpakar hadits, dan tidak pula terbukti kebe-
narannya."
Menurut saya,kitab al-Firdaus mengeluarkannyadengan lafazh
ista.frihau sebagaipengganti lafazh azb-zhirnuu. Di samping itu,
sanadnyalemah sekali.

82
HADITS NO. 75

"Segerakanlah shalat sebelum terlambat dan segerakanlah tobat


sebelumwafat."

Ini hadits maudhu'. Ash-Saghanimeriwayatkannyadalamdereran


hadits-haditsmaudhu'. halaman4-5.

I{ADfrS NO. 76
,_..,

"fig6g1i;,Glai1fi;4k&sr
'EtWW'6fut<J15,6!bLai96,
2+6qKtrU6.GA3\G,(SI")A|
"Semuaorang ibarat mayat, kecuali orang-orang alim. Dan orang-
orang alim semuanyabinasa, kecuali orang-orang yang mengamal-
knn. Dan orang-orang yang mengamalkan semuanya tenggelam,
kecuali orang-orang yang mukhlish.Dan orang-orang yang mukhlis
semwnya dalam bahayayangsangatbesar."
Ini hadits maudhu'. Ash-Saghanimeriwayatkannyadalamderetan
hadits-hadismaudhu'halaman5. Ia berkata."Hadis ini benar-benar
buatanorang-orangbodoh yang mengada-ada. Sebab,dari susunan
bahasannyasaja sudah dapat dilihat. Mestinya yang benar secara
i'rabnya (uraian kalimatnya)adalahal-alimin, al- aruilin, d.anal-
rnuhhlisin."
Menurut saya,riwayatini persisucapankaum sufi. Lihatlah apa
yang diucapkanSahl bin Abdullah at-Tastari:"Semuamanusiama-
buk, kecualipara ulama.Dan ulamasemuanyadalamkeraguan,ke-
cuali merekayang menganralkanilmunya."

83
HADITS NO. 77

tYg$;U'6<l
"Tidak ad,aal-Mahdi kecuali Isa a.s."

Hadits ini munkar. Ia telah diriwayatkan oleh Ibnu Majah II/


495, juga oleh al-Hakim'I!.{/44l,Ibnu Abdil Bar dalam kitabnya
farni'al-ItmiI/I55,
fowi' sanadtqtn"rysad bin
dari sanadlvluh"rr.t!0ad
nl-ItmiI/155, dari bt" Khalid
Kh"tid al-Iot ,
"t-Ita
dari Ibnu abag-bllshdah, dari al-Hasan,dari Aqqs.
saya, sanad ini sangaiGittin. f.t..ttthannya terletak
padatiga hal, yaitu:
l. 'An 'anah (maksudnyayang sanadnyadengan menggunakan
'an Fulan dan seterusnya).HasanBasri,terbukti
kata 'an Fulan,
telah dengansengajapernahmencampur-adukriwayat.
2. Kemajhulan perawi J4gblqltgd-blrt Xbalist seperti yang di-
nyatakanoleh Ibnu Hajar dalam kitabnya at-Taqrib-
3. Perselisihandan perbedaansanadnya.Al-Baihaqi berkata, "Al-
Hafizh Abu Abdullah menyatakanbahwaMuhammad bin Khalid
adalahmajhul, tidak dikenal di kalanganpakar hadits."
Adz-Dzahabi berkata,"Riwayat ini munkar sambil mengutarakan
hadits serupadengan sanaddari IP"g4-bj4ryalyi dari Hasan secara
mursal(terhenti sanadnyasampaikepadatabiin atausahabat;penJ.)-"
Ringkasnya,hadis-hadits yang menyatakanakan munculnya al-
Mahdi di akhir zamannanti adalahsahih.Diriwayatkan oleh seluruh
ashabussunan dan sahihain'
Hadits dha'if yang oleh ash-shaghanidan Asy Syaukanibahkan
dinyatakanmaudhu'ini adalahriwayat yang dijadikan landasandalil
bagi firqah Ahmadiyah dalam usahanyamenguatkananggapanme-
reka (para pengikutnya) bahwa Mirza Ghulam Ahmad adalahnabi'
Kemudian ia mendakwasebagaiIsa) atasdasarhadits tersebut tadi'
DakwaanMirza ini telah banyakmenggoyahkaniman kaum dhu-
afa'yang pengetahuanagamanyasangatminim. Dan seperti biasa'
parapenyeruajakanyangbatil selaluhanyadiikuti oleh orang-orang
yang lemah imannya dan sangat minim pengetahuanagamanya.
Wnllnhal muttn'an

8,1
HADITS NO. 78

€,/.^t
. tt' , ?trTz)
^i. Cy_gJt7\b
"Bekns minuman orang mukmin adalah obat."
Riwayat ini tidak ada sumbernya. Bahkan dengan tegas Syekh
Ahmad al-Ghazimenyatakannyasebagaibukan hadits. pernyataan
tersebut disepakatioleh Syekh al-Ajluni. Adapun pernyataanSyekh
Ali al-Qari dalam Y,ttabal-Maud.hdat halaman 45 bahwa hadits
tersebut sahih dari segi maknanyakarenaada riwayat lain seperti da-
ri Daru Quthni dalamol-Afrol, adalahtidak benarsamasekali.sebab,
hadits yang dijadikan penguat makna hadits nomor 78, juga tidak
sahih. Mari kita lihat hadits yang dijadikan sebagaipenguat itu.

HADITS NO. 79

:16,grla st'J<gi€,4
iit#surC
.{gU6Ai{::#trTr%Sr.}
*G4t{.5K4%,4{eBs5?:Al
#:"694#S
"Adalah termasuk sil<nptawadhu' seseorangyang mau minum de-
ngan gelasbekassaudaranya.Barangsinpayangmeminumbeknssau-
daranya hanya sematamengharapkeridha^an-Nya, makaAllah aknn
mengangkat baginya tujuh puluh derajat, menghapustujuh putuh
kesalahannyadan mencatatbaginya tujuh puluh derajat kebaikan.,,
Hadits ini maudhu'. Ibnul Jauzimeriwayatkannya dalamderetan
hadits-haditsmaudhu', denganperawiDaru euthni dan sanaddari
Nuh bin Abi Marvam,dari Ibnu Juraij,dari Atha, dari Ibqu Abbas.
Ib;iuflruZitErkata, \uh bii-Abi Maiyam ffiiwavatkan haditsini
secaratun ggal, sedangkin itdikenal ditilarigan p akarh aditssebagai

B5
orang yang ditinggalkan riwayatnya."
Irulah riwayat yang dijadikan sebagaiPenguathadits nomgr J.8'
yang dinyatakan oleh Ali al-Qari, padahal hadits ini (yakni hadits
nomor 79) iaga dha'if.
fu suyuthi menyanggah,serayaberkatabahwahaditsriwayatIbnu
sanaddi antaranya
]uraij mempunyai penguat, yaitu riwayat dengan
Abui H-oan Padahal, terbukti bahwa &qi-gt3it
-fffi[t, adalah perarvi
munkar.bemikianlah yang di-Fman Ibnu Abi Hatim
dalam LttabJarh wnt-Th'd.il,setelahdinyatakanoleh ayahnyabahwa
ia majhul.
Kemudian,Nuh bin Abi Maryam dahulu dikenaisebagaipenuntut
ilmu dan dinyatakan cekatan dalam mengumpulkan fiqih Abu
Hanifah. Namun, ia termasuk orang yang tertuduh atau diragukan
dalamriwayat. Bahkanoleh Abu Ali an-Naisaburidinyatakansebagai
orang yang memalsuriwaYat.
VIng feUitr pasti sebagaibukti akan kelemahan hadits tersebut
""p"
adalah y.ng dinyatakan sccararinci oleh Daru Qlrthni sendiri
dalamkitab'ot-iah d.zib,"Hindarilahpencampuradukan dln pemalsuan
riwayat yang dilakukan oleh Ibnu ]uraij karenasesungguhnya ia sangat
kecualiapayang didengarnya
lahai diammemalsu. Ia tidak memalsu
iari perawi-perawitercela,sepertiIbrahim bin A-biYahJa'.Mglg-?t-tl
AUi i-lbaiaair, d"r,lain-lain." Kemilfii[, bila hadits ini selamatdan
ta
depas?il-aiU IEru Abi MaryamdanA-ltgr 9i1lqy5L maka
ridelr
tidak eken
akan terbebas dan aib Ibnu J
terbebasdari urarr.
luraii.

HADITS NO.80

Wqrg6ss'elzf(
'Al-Mahdi adatah anak dari keturunan al-Abbas pamanku"'

Hadits ini maudhu'. Telah diriwayatkanoleh Daru Quthni dalam


kitrb ol-Afrod. Ia berkata, "Riwayat ini dengan sanadtunggal.l$U:
hammad bin al-Walid. Karena itu, merupakan riwayat yang gharib
ffi
'
perawiyangtertuduh'
Ivi.rrrrto,saya,ia itu termasuksederetan

86
BahkanIbnu Adi menyatakannya sebagaipemalsu(hadits).Sebagai
bukti kepalsuannya,hadits tersebut telah menyalahi makna hadits
sahih,di manaRasulullahsaw.bersabda,"Al-Mahdi adalahketurunan
dari anak Fatimah." (HR Abu Daud, ll/207r Ibnu Majah, II/
519, al-HakimrlV/ii7, dari sanad Ziyad bin Bayan, dan sete-
rusnya yang semuanya tsiqah).

HADITS NO.8I

')44*i6e
,, -?.zz-z a ' a / s l 7 l / , . ) -z , - < z l i " ,
r'-tA | ),./-z1t
9?a tJ|'dJr & ge b
6J
5E,3,rrtKgKt&B_3,65b2fu \ a
oY -zt o ("ty/) z
'S>?ft€)l-tbg
"Wahai Abbas, sesungguhnyaAllah telah membukaperkara ini
dengankeberadaanku,kelnk akan disudahi oleh seoranganak laki-
laki dari keturunanmu,yang bakal menyebarkeadilan sebagaimana
tersebarnyakezaliman.Dialah yang aknn menjadi imam knla shnlat
bersamaNabi Isa a.s."
Hadits ini maudhu'dan telah diriwavattan oleh al-Khatib dalam
kttab Tnrihh Boghd.ad.IV/177, dengan sanad dari Ahmad bin al-
4ajaj bin Shalt, dari Said bin S"latmeg dari Khalaf bin
I@lffi"-"ri Ibrahinidillii$m-fi v*-.".
d"ri affi]F6io n-io
Meiirrut say4ilemua sanachlffiasyhur dan tsiqah dari deretan
perawi-perawi yang digunakan Imam Muslim, kecuali Ahmad bin
al-Hajjaj.Ia telah tercela,sepertiyang dinyatakanoleh adoD""hrbi.
IGnrf,d-an hadits tersebut telah dirangkum oleh Ibnul Jauzi dalam
keterangan hadits-hadits maudhu'. Adapun bahwa Imam Mahdi
shalat dan menjadi imam bagi Nabi Isa ketika turun kelak adalah
benar adanyaseperti yang terr€ra dalam banyakhadits sahih, dalam
Kutubus Sunan.

87
HADITS NO. 82

//!-?,4./- <rr.\1
gs'{4xtJt
(, r 4 I (3/zrz zi-r
t "!/l<f/
'ljhtrl)\
^.3|
('E ./rJ .r\'/
(+-;l-JlUlt
/re1k6S_::?<Ji"rL
"Maukah aku beri kabar gembira wahaiAbul Fazl (ul-Abbas)?Se-
sungguhnyaAllah Azzawa Jalla telah membuknbagikuperkara ini
dan Ia al<nnmengakhirinya dari keturunanmu."
Ini hadits maudhu' dan telah diriwayatkanoleh Abu Naim dalam
L,rrabal-HnliyyahI/35 dari sanadLahii bin Ta'farat-Taimi,dari A! -
dul Azis bin Abdus Samadal-Ami, dari Ali bin Zaid bin lad'an, dari
irah r.E--
Menurut saya,I.ah!!.iprJdfu tercela.Ibnu Adi berkatabahwaia
adalahperawi dariiBa-ghdadyang majhul yang telah meriwayatkan
dari perawitsiqah(kuat; dapat dipercaya)denganmencampur-aduk
denganriwayat-riwayatmunkar.Bahkanadz-Dzahabiberkata,"Demi
Allah, riwayatini merupakanhadis-hadis maudhu'yang sangatbesar
dustanya.Dan semogaAllah mengutuk siapasajayangtidak menyu-
kai Ali.
Satu hal yang perlu dipernatikanoleh para penuntut ilmu, jika
telah mengetahuikelemahandan kepalsuanhadits-hadiaini dan yang
sebelumnya,tidak perlu bersusahpayah menentukan hadits sahih
yang baru sayasebutkantadi bahwaal-Mahdi adalahanakketurunan
Fatimah. Wallahu Wnliyyut Tnafi.q.

HADITS NO.85

"rA6,1Jip;
"Sebaik-baikpengingat (untuk berzikir) adalah tasbih."

Hadits ini maudhu'. Telah diriwayatkan oleh ad-Dailami dalam


kitabnya Mumnd. ol-Firdsus.
Menurut saya,sanadhadits tersebut dari awal hingga akhir se-

88
muanyagelap,sebagianmajhul dan sebagiannya lagi tercela.Kemu-
dian Ummu
-_-- al-Hasanbinti Ja'far tidak ada biografinya, sedangkan
Abdu Samadbin Musa telah disebutkanoleh adz-Dzahabidalam
rutaUif-l,fizan ierayam?ngutip pernyataanal-Kharibyang berkata
bahwapara ulamatelah menyatakannya sebagaiperawiyang lemah.
Kemudian lebih jauh adz-Dzahabiberkata, "Abdus Samadjuga
terbukti telah meriwayatkr.nhadits-haditsmunkar dari kakeknya,
Muhammad lin Ibfabim.'
--
Menurut saya,barangkaliitulah kelemahanhaditsini dari segisa-
nadnya.Adapun maknanyaadalahbatil. Alasannyasebagaiberikut:
L Tasbih (rosario: alat yang digunakanuntuk bertasbih,tahmid,
atau takbir; penj.) itu tidak dikenal di zaman Rasulullahsaw..
Jadi,merupakansesuatuyang baru dan hal yang sangatmustahil
jika Rasulullahmemerintahkan(menganjurkan)sesuatupekerjaan
denganmenggunakanalatyang beliaudan parasahabatnya tidak
mengetahuinya.Lagi pula kata itu asingdalam bahasaArab.
2. Riwayattersebutsangatbertentangandenganhadits sahihyang
mengisahkanbahwa Rasulullah bertasbih dengan tangan ka-
nannya,dan dalam riwayat lain disebutkandengan mengguna-
kan jari-jemarinya.
Ada sebuah polemik tentangpenggunaantasbihini. Dikemukakan
oleh asy-Syaukanibahwa terbukti ada hadits yang menerangkan
bahwapenggunaanbatu kecil untuk menghitung dalam bertasbih
telahdiriwayatkanoleh parasahabatdan dibenarkanoleh Rasulullah
saw.]adi, berarti tidak adaperbedaanbertasbihdenganmengguna-
kan tasbih,bebatuan(batu kecil),tanganataujari-jemari.
Menurut saya,kita akansegeramembenarkannya denganmene-
rima pernyataanitu, bila terbukti hadits-haditsyang dijadikanlan-
dasanitu sahih.
Singkatnya,keduahaditsyang dijadikanlandasanoleh asy-Syau-
kani itu diriwayatkanoleh as-Suyuthidalamrisalahnya.
L Dikisahkan dari Saadbin Abi Waqashbahwa suatu ketika ia ber-
samaRasulullahsaw.menjumpai seorangwanita tengah meng-
hitung-hitung batu-batu kecil di tangannya,kemudian Rasulullah
saw.bertanya,"Maukah aku tunjukkan yang lebih mudah bagimu
dari ini atauyang lebih afdalf" Lalu beliau bersabda,"Ucapkanlah

89
Subhanallahsebanyakmungkin.....danseterusnya."(HR Abu
Daud, Tirmidzi, al-Hakim, dari sanad (Jmar bin Harits dari
Said bin Hilal dari Huzaimah). Tirmidzi berkata,"Hadits ini
hasan."Sedangal-Hakim berkata,"Hadits ini sahihsanadnya."
Mulanya adz-Dzahabimenyepakatipernyataankeduarawi' namun
ternyatasalah.Sebabdalam kttab al-Mizan, adz-Dzahabime-
nyatakanbahwaKhuzaimahitu majhul. Kami tidak mengetahui
tepatnyasebabia meriwayatkansecaratunggaldari Saidbin Hilal'
pernyaraandemikianjuga diutarakanIbnu Hajar dalamkitabnva
at-Taqrib. Bahkanoleh Imam Ahmad telah dinyatakan(bahrva
Khuzaimah)sebagaitukangcamPuraduk riwayat.Kalaubegitu,
manakesahihanataupunkehasananhaditstersebut?
2. Hadits yang dirirvayatkandari shafiyah.Dikisahkanbahrvasuatu
ketika Rasulullahsaw. masuk ke rumah menjumpai Shafiyah'
istrinyayang di tangannyaadaempat ribu batu kecil. Kemudian
beliau bertanya, "Apa geranganyang ada di tanganmu wahai
kekasihkuf" Aku (Shafiyah)menjawab'"Aku gunakanuntuk ber-
tasbih." Beliau bersabda,"Sungguh aku bertasbihlebih dari
jumlah yang ada padamuitu." Aku katakanpada beliau, "Kalau
begitu,ajarilahaku wahaiRasulullah'"Beliaubersabda,"Ucap-
kanlahsubhanallahsebanyakmakhlukyangtelahdiciptakanAllah
(maksudnyasebanyakmungkin; peni.)" (HR Tirmidzi, al-
llakim, dan lain-tain). KemudianTirmidzi berkata,"Hadits ini
gharib (asing). Kami tidak mengetahuinyakecuali hanya satu
sanad."
Al-Hafizh Ibnu Hajar dalamkitabnyaat-Taqrib berkata,"Hadits
ini dha'if, dan Kunanah (seorangsanadnya)majhul (tidak dikenal)
sertatidak adayang menguatkannyakecualiIbnu Hibban (yang di-
kenaldi kalanganpakarhaditssebagaiorangyang ringan dalamme-
nguatkanhadits.peni.)"
Selanjutnya,sebagaibukti akankelemahankeduahaditstadi ada-
lah karenaia bertentangandengan hadits sahihyang warid dalam
sahih Muslim, 83-84, Tirmidzi IY/274, dengan mensahihkamya,
dan Ibnu Majahl/2S,sertamusnadImam Ahmad,6,325,429"Di
sampingitu, terbukti kesahitranhadits yang ada dalam h'stabAsh-
Shiiah bahwa sahitrulkisah adalahJuwairiyah,bukannyaShafiyah.
Kedua,sebutanbatu-batukecil tidak ada,aliasmunkar'

90
Khulashahpolemik ini ialah bahwa unsur bid'ah ingin dikuatkan
dan'lebih ditonjolkan kemoderanannya,dengan maksud mening-
galkan sunnah. Padaprinsipnya, satu alasansajauntuk menyanggah
mereka telah lebih dari cukup, yakni, bukankah apa yang diajarkan
oleh Rasulullahsaw.jauh lebih afclhalketimbang ajaranbuaranmanu-
sia biasa,siapapun orangnyafSubhaanallaah.

HADITS NO. 84

-4:, )<?jil7),u2
L. l-:.31 ^+\F
"Kalian semuanyalebih utama darinya."

Hadits ini dha'if. Saya tidak mendapatkan dalam semua kitab


hadits. Namun, saya dapatkan riwayat dari Ibnu eutaibah dalam
kttab Uyan al-Ahhbarl/26, dengansanadyang sangarlemah yaitu
{"ti SlryaEU!4d, dari Mgrwiy.ahbin UnsaqdariAbi lihaq,
dariJ(halid.al.Hj$za, dariAb!*Q"alabah, diri Mf$g _;;--
Drkrsahkandalam riwayat itu bahwasanyaiirombongan orang
tengah bepergian. Ketika bertemu dengan Rasulullah saw. mereka
berkata, "wahai Rasulullah, sesunggguhnyakami tidak melihat
manusiayanglebih uramasetelahengkaudaripadasi Fulan. Ia selalu
berpuasadi tengah harinya, di tengah malam selalu menjalankan
shalat,sampaikami beranjakpergi. "Beliau kemud.ianbertanva."sia-
pakah dari kalian yang bekerja unruknya (melayaninya)f ,, Mereka
menjawab,"Kami semua)wahai Rasulullah.,'Rasulkemud.ianber-
sabda,"Sungguh kalian lebih utama darinya."
Riwayat ini sanadnyasangarlemah. iGndatipun kebanvakan
perawinyatsiqah,namun haditsini mursal.Abi
ealabah sendiri ,aa"r,
orang yang sukamencampur-adukperawi antarayang dijumpainya
denganyang tidak dijumpainya,sekalipunia merupit"" r.or""g aqft,
tabi'in yang baik. Karenaitu, ia pun dimasukkanolehBurhariuddin
al-Halabi dalamkitabnya ot -Tabi' i n Ii Asrnaa' i l -M wd.aIli sin halaman
21. Ibnu Hajar dalam kitabnya Tltabaqat at-Mudnltisin berkara.
"Telah dinyatakanlemah oleh adz-Dzahabidan al-Ala'i."

9l