Anda di halaman 1dari 10

Sekelumit Tentang Wahdah Islamiyah

STSK – Sururi Turotsi Selalu Koordinasi


Bukan bermaksud menyaingi saudara Abduh ZA dengan bukunya STSK (Siapa
Teroris? Siapa Khawarij?) jika kami memberi judul artikel seperti di atas. Akan tetapi
hanya sekadar menggelitik saudara Abduh, bahwa judul kami di atas juga patut untuk
diperhatikan. Pembaca tentu pernah mendengar sedikit tentang yayasan Wahdah
Islamiyah (YWI) yang berpusat di Makassar itu. Kalau mungkin belum pernah bisa
disimak di artikel Turotsi – Wahdah Ikhwaniyyah keceplosan.1 Salah satu ide
penulisan ini, ternyata ada thread di forum myQuran yang mempertanyakan Wahdah
Islamiyah. Akhirnya penulis yang penuh kekurangan ini terpaksa mengajukan draft
ini di depan para pembaca.

Menurut situsnya sendiri, Wahdah Islamiyah menuliskan sejarahnya di situsnya :


"Organisasi ini pertama kali didirikan pada tanggal 18 juni 1988 M
dengan nama Yayasan Fathul Muin (YFM), berdasarkan akta notaris
Abdullah Ashal, SH No.20. Untuk menghindari kesan kultus individu
terhadap KH.Fathul Muin Dg.Mangading (Seorang ulama kharismatik
Sulsel yang di masa hidupnya menjadi Pembina para pendiri YFM) dan
agar dapat menjadi Lembaga Persatuan Ummat, pada tanggal 19 Februari
1998 M nama YFM berubah menjadi Yayasan Wahdah Islamiyah (YWI) yang
berarti “Persatuan Islam” perubahan nama tersebut diresmikan
berdasarkan akta notaris Sulprian, SH No.059. Sehubungan dengan
adanya rencana untuk mendirikan sebuah perguruan tinggi islam, YWI
menambah sebuah kata dalam identitasnya menjadi Yayasan Pesantren
Wahdah Islamiyah (YPWI) yang dimaksudkan agar dapat juga menaungi
lembaga-lembaga pendidikan tingginya, berdasarkan Akta Notaris
Sulprian, SH No.055 tanggal 25 Mei 2000. Perkembangan Dakwah Wahdah
Islamiyah yang sangat pesat dirasa tidak memungkinkan lagi lembaga
Islam ini bergerak dalam bentuk Yayasan, maka dalam Musyawarah YPWI
ke-2, tanggal 1 Shafar 1422 H (bertepatan dengan 14 April 2002 M)
disepakati mendirikan organisasi massa (ormas) dengan nama yang sama,
yaitu Wahdah Islamiyah (WI). Sejak saat itulah, YPWI yang merupakan
cikal bakal berdirinya ormas WI disederhanakan fungsinya sebagai
lembaga yang mengelola pendidikan formal milik Wahdah
Islamiyah.(untuk selengkapnya baca buku :Sejarah Wahdah Islamiyah)"2
"Wahdah Islamiyah adalah sebuah Organisasi Massa (Ormas) Islam yang
mendasarkan pemahaman dan amaliyahnya pada Al Qur'an dan As Sunnah sesuai
pemahaman As Salaf Ash-Shalih (Manhaj Ahlussunnah Wal Jamaah). Organisasi ini
bergerak di bidang da'wah, pendidikan, sosial, kewanitaan, informasi, kesehatan dan
lingkungan hidup." 3 Demikian manhaj 'tertulis' yayasan Wahdah Islamiyah itu.
Apakah YWI konsisten dengan manhaj 'tertulis' itu atau sekedar nebeng ?
Baiklah untuk membuktikan bahwa YWI sekedar nebeng belaka, kembali penulis
menukilkan sepintas terkait Wahdah Islamiyah ini. Organisasi WI yang diketuai
Muhammad Zaitun Rasmin, Lc seperti yang telah dijelaskan asatidzah, diantaranya Al
Ustadz Dzulqarnain (Makassar)4, Al Ustadz Askari (Balikpapan) 5, memiliki banyak
1 http://fakta.blogsome.com/2008/02/05/turatsiwadah-ikhwaniyyah-keceplosan/
2 http://www.wahdah.or.id/wahdah/index.php?option=com_content&task=view&id=626&Itemid=83
3 http://www.wahdah.or.id/wahdah/index.php?option=com_content&task=view&id=626&Itemid=83
4 Dapatkan CD tentang hal ini di Tasjilat Al Atsariyyah, CD-07 Al Ustadz Dzulqarnain, Nasihat Ilmiah
Tentang Penyimpangan Yayasan Wahdah Islamiyah (YWI) Makassar. Kontak
tasjilat_al_atsariyyah@yahoo.co.id 085652119189. http://tasjilat.wordpress.com/2007/10/31/katalog-
tasjilat-al-atsariyyah/15/
5 Dapatkan CD tentang hal ini di Tasjilat Ilmi, (0274) 8972 14, 0813 2822 5541, CD-53 Al Ustadz Abu
penyimpangan. Diantaranya melakukan demonstrasi, membolehkan demokrasi dan
terlibat didalamnya, partai politik, pemilu, membolehkan berbilangnya jama’ah/aliran,
membela tokoh hizbi seperti Safar Hawali, Salman Al Audah 6, Muhammad Quthub7,
Sayyid Quthb 8 dll.
Dari situsnya sendiri, WI tidak dapat menutupi jati-dirinya yang mengaku bermanhaj
Salaf, namun ternyata menebarkan pemikiran Quthbi, Sururi alias Ikhwanul Muslimin
dan melakukan kerjasama dengan hizbi dan tokohnya dan menyerang pengusung
dakwah Salafiyyah itu sendiri. Seperti dalam artikelnya berjudul "Mayoritas Yang Tak
Berkualitas" yang merujuk pada tulisan Muhammad Quthub 9, mendukung Sayyid
Quthub dalam tulisan "Wanita dan Pologami10, memuji matinya Sayyid Quthb di tiang
gantungan "Untaian Nasihat Tuk Para Pejuang di Jalan Da’wah" 11, dll.
Tertera jelas Wahdah Islamiyah memakai pada angka "2/3" yang menunjukkan
praktek demokrasi, salah satunya di pasal 13 Bab XI Penetapan dan Perubahan,
Wahdah Islamiyyah menetapkan AD-ARTnya berbunyi, "1. Penetapan dan perubahan
Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Wahdah Islamiyah dilakukan melalui
muktamar dan disetujui oleh sekurangkurangnya 2/3 peserta yang hadir." 12
Pustaka Al Kautsar & Wahdah Islamiyah
"Motto kami “PENERBIT BUKU ISLAM UTAMA.” Kami berdiri untuk semua umat
Islam, kami independen. Kami bukan milik suatu kelompok/golongan/aliran tertentu,
dan tidak berafiliasi ke mana pun. Kami tidak disponsori juga tidak menjadi sponsor
ataupun mewakili satu kelompok/golongan/aliran tertentu." Demikian manhaj tertulis
ala Pustaka Al Kautsar.13
Marilah kita lebih mengenal Pustaka Al Kautsar menurut informasi publik lewat
internet, bukan hasil tajassus, hasil kegiatan mata-mata yang disusupkan disana.
Silakan lihat footnote yang ada sebagai sumber penulisan artikel ini. Berikut nama-
nama yang ada di Pustaka Al Kautsar bernaung di bawah CV Pustaka Al Kautsar,
direktur/pemiliknya adalah Drs. Tohir Bawazir itu :
1. Riki Nugroho (Staf Direktur) 14
2. Abduh Zulfidar Akaha, Lc (Manager Redaksi) 15
3. Muhammad Ikhsan Zainuddin, Lc alias Abul Miqdad al Madany
4. M. Nur Kholis Ridwan 16
5. Muslich Taman (Staf Redaksi) 17
6. Yasir Maqosid (Staf Redaksi) 18

Karimah Askari terkait kesesatan Wahdah Islamiyyah, http://www.cddakwah-online.com/


6 Dengarkan CD-07 Al Ustadz Dzulqarnain dari tasjilat Al Atsariyyah
7 http://www.wahdah.or.id/wahdah/index.php?option=com_content&task=view&id=412&Itemid=60
8 http://www.wahdah.or.id/wahdah/index.php?option=com_content&task=view&id=588&Itemid=60
9 http://www.wahdah.or.id/wahdah/index.php?option=com_content&task=view&id=412&Itemid=60
10 http://www.wahdah.or.id/wahdah/index.php?option=com_content&task=view&id=545&Itemid=60
11 http://www.wahdah.or.id/wahdah/index.php?option=com_content&task=view&id=588&Itemid=60
12 http://www.wahdah.or.id/wahdah/images/stories/AD_ART.pdf
13 http://www.kautsar.co.id/profil.php
14 http://yasirmaqosid.multiply.com/photos/album/23
15 http://yasirmaqosid.multiply.com/photos/album/23
16http://yasirmaqosid.multiply.com/journal/item/82/Ralat_Work_Shop_Penulisan_dan_Penerbitan?&it
em_id=82&view:replies=reverse
17 http://yasirmaqosid.multiply.com/photos/album/23
18 http://yasirmaqosid.multiply.com/photos/album/23
7. Yasir Muthalib (Staf Redaksi) 19
8. Hasan Hartanto (Staf Redaksi) 20
9. Agus Rozali (departemen HRD) 21
10. Setiawan (departemen Marketing) 22
11. Sugiyono (departemen Gudang & Warehouse) 23
12. Abdullah Ali (departemen Keuangan) 24
13. Ganjar (departemen Produksi) 25

Sebagai gambaran 'kenetralan' Pustaka al Kautsar, marilah kita lihat nama-nama


penulis 'nyeleneh' yang karyanya diterjemahkan atau diterbitkan oleh pustaka al
kautsar serta judul buku yang 'nyeleneh' sbb :
-Dr. Yusuf Al-Qaradhawy (70 Tahun Al-Ikhwan Al-Muslimun, Anatomi
Masyarakat Islam, Akidah Salaf & Khalaf, As-Sunnah Sebagai Sumber Iptek,
Bagaimana Berinteraksi Dengan Al-Qur'an, Bagaimana Berinteraksi Peninggalan
Ulama Salaf, Cadar Antara Yang Mewajibkan dan Membid'ahkan, Distorsi
Sejarah Islam, Fatwa-Fatwa Kontemporer 3, Fatwa-Fatwa Kontemporer Edisi
Pilihan, Fikih Daulah Dalam Perspektif Al Qur'an dan As Sunnah, Fiqih Maqashid
Syariah, Fikih Taysir; Methode Praktis Mempelajari Fiqih, Fikih Thaharah, Islam
Abad 21: Refleksi Abad 20 & Agenda Masa Depan, Islam Agama Ramah
Lingkungan, Islam Dan Globalisasi Dunia, Islam Inklusif Dan Eksklusif, Islam
Peradaban Masa Depan, Kebangkitan Gerakan Islam, Kebangkitan Islam Antara
Harapan & Rintangan, Kita & Barat, Menjawab berbagai pertanyaan
menyudutkan islam, Kumpulan Ceramah Pilihan, Masa Depan Fundamentalis
Islam, Menghidupkan Nuansa Rabbaniyah & Ilmiah, Muslimah Masa Depan, Niat
Dan Ikhlas, Al Quds Masalah Kita Bersama, Pedoman Bernegara dalam Perspektif
Islam, Pengantar Kajian Islam, Perjalanan Hidupku, Retorika Islam – Khalifa,
Sekuler Ekstrim, Seni Dan Hiburan Dalam Islam, Takdir, Taubat, Tawakal, dll)
-Musthafa Malaikah (Manhaj Dakwah Yusuf Al-Qardhawi)
-Ishom Talimah (Manhaj Fikih Yusuf Al-Qardhawi)
-Khalid As-Sa'ad (Kumpulan Khutbah Yusuf Al-Qaradhawi, Kumpulan Ceramah
Pilihan Syaikh Al-Qaradhawi)
-DR Jum'ah Amin Abdul Aziz (Pemikiran Hasan Al Banna dalam Akidah dan
Hadits)
-Muhammad Al Ghazali (5 Intisari Al-Quran), Muhammad Shaleh Al-Munajjid
(Aku Ingin Tobat, 33 Kiat Khusyu dalam Shalat -- di Malang telah
dipromosikan dalam acara Bedah Buku oleh siapa lagi kalau bukan
oleh Turotsi Abdullah Hadrami
http://img141.imageshack.us/img141/5665/ahadromilovemunajjidxr7.jp
g), Nawaf Hail Takturi (Aksi Bunuh Diri Atau Mati Syahid)
-Abdurrahman Abdul Khaliq (Bagaimana Menghapal Al-Qur'an), Muhammad Al-

19 http://yasirmaqosid.multiply.com/photos/album/23
20 http://yasirmaqosid.multiply.com/photos/album/23
21 http://yasirmaqosid.multiply.com/journal/item/44/Karyawan_Teladan_di_Penerbitan_Buku_Tempat
_Kerjaku
22 http://yasirmaqosid.multiply.com/journal/item/44/Karyawan_Teladan_di_Penerbitan_Buku_Tempat
_Kerjaku
23 http://yasirmaqosid.multiply.com/journal/item/44/Karyawan_Teladan_di_Penerbitan_Buku_Tempat
_Kerjaku
24 http://yasirmaqosid.multiply.com/journal/item/44/Karyawan_Teladan_di_Penerbitan_Buku_Tempat
_Kerjaku
25 http://yasirmaqosid.multiply.com/journal/item/44/Karyawan_Teladan_di_Penerbitan_Buku_Tempat
_Kerjaku
Khalaf (Catatan Kecil Bagi Pelajar Mukminah)
-'Aidh Abdullah Al-Qarni (30 Renungan Ramadhan, Belajarlah Dari Alam Dan
Zaman, Berbahagialah, Gerbang Kematian, Jagalah Allah Niscaya Dia
Menjagamu, Obat Penyakit Hati)
-Dr. Nashir Sulaiman Al-'Umar (Tafsir Surat Al-Hujurat, Sendi-Sendi Kebahagiaan
Suami Istri)
-Muhammad Quttub (Dibawa Kemana Wanita Kita)
-Muhammad Al-Khalaf (Catatan Kecil Bagi Pelajar Mukminah)
-Amir Syammakh (Syaikh Ahmad Yasin)
-Salman Bin Fahd Al Audah (Generasi Ghuraba: Studi Kontemporer)
-Dr. Ismail Asy-Syarafa (Ensiklopedi Filsafat)
-Abu Abdirrahman al-Thalibi (Dakwah Salafiyah Dakwah Bijak, Meluruskan
Sikap Keras Dai Salafi, Menjawab Tuduhan (Dakwah Salafiyah Dakwah Bijak 2)
Berapakah buku karya Yusuf Qaradhawi yang diterbitkan Pustaka Al Kautsar ?
Jawabannya sekitar 38 judul buku, itu yang bisa terpantau. Siapakah Aidh Al Qarni,
Muhammad Quthub, Salman Al Audah, Abdurrahman Abdul Khaliq, Nashir Sulaiman
? Nah, pembaca tahu sendiri kan ? Jelas manhaj Pustaka Al Kautsar dari nama-nama
penulis dan buku terbitannya yang sebagian besar 'nyeleneh'.
Pustaka Al Kautsar ternyata latah mengadopsi budaya Barat, padahal mengaku
sebagai penerbit buku Islam utama. Pustaka ini ternyata tak luput dari bid'ah Milad
alias ulang tahun (ultah). "Sabtu, 21 Juli 2007 Pustaka Al-Kautsar mengadakan acara
tasyakuran atas ulang tahunnya yang ke 18.", demikian laporan Yasir Maqosid, salah
satu editor Pustaka Al Kautsar di situsnya.26
Seperti layaknya sebuah acara Ultah, ada lomba seperti lomba, seperti makan
kerupuk, khitanan massal dst. Thohir Bawazir, Abduh ZA juga hadir di acara Milad
tersebut. Sedangkan acara khitanan massal pada tanggal 1 Juli 2007 turut mewarnai
hari bahagia bagi Pustaka Al Kautsar. "Milad Pustaka Al Kautsar. Peduli terhadap
sesama. "KHITANAN MASSAL"." Demikian tulisan spanduk acara itu, yang
tentunya dibarengi berfoto-ria.
Adapun campur-baurnya lelaki dan perempuan yang dipromotori Pustaka Al Kautsar,
dapat disimak dalam acara bedah buku 'dusta' 27 yang berjudul "The Lady Di
Conspiracy" karangan Indra Adil. Dalam bedah buku itu, hadir disana WS. Rendra,
Indra Adil, Anis Baswedan, Ph.D dimoderatori oleh Ratih Sanggarwati -- mantan
peragawati --, yang diadakan di Margo City Mall Depok pada tanggal 19 Maret
2007.28 Demikianlah kenyataan tentang Pustaka Al Kautsar yang membuat kita sedih
itu.
Pustaka Al Kautsar & Wahdah Islamiyah
Bagaimana koneksitas Wahdah Islamiyah dengan Pustaka Al Kautsar ? Tentu roh-roh
sejenis akan saling mengenal dan berkumpul. Pelatihan Jurnalistik Wahdah Islamiyah
Pusat yang diadakan pada hari Sabtu tanggal 22 Rabiul Tsani 1427 H/20 Mei 2006,
didukung oleh tim pada penerbit Al Kautsar Jakarta.
Siapa yang menyangka nama Muhammad Ikhsan Zainuddin, Lc alias Abul Miqdad al
26 http://yasirmaqosid.multiply.com/photos/album/26/Milad_Al-Kautsar_ke_18
27 http://fakta.blogsome.com/2008/04/26/baus-buas1-konspirasi-untuk-mengelabui-kebuasan-dakwah-
im/
28 http://yasirmaqosid.multiply.com/photos/album/21/Bedah_Buku#
Madany, anggota Dewan Syariah WI sekaligus staf editor Departemen Redaksi
Pustaka Al Kautsar Jakarta, ternyata Ihsan juga tercatat sebagai ketua WI cabang
Jakarta menurut situs Wahdah pusat 29. Dalam artikel berjudul Pengukuhan Wahdah
Islamiyah Cabang Jakarta dan Palopo itu juga disebutkan link yang terkait WI yakni
nama-nama sebagai berikut, Yani.Abd.Karim, Lc (Direktur Ma'had Ar Royah
Sukabumi) dan Taufan Jafri, Lc (Pengelola Pesantren Al Bina' Bekasi).
Nah, si Ihsan inilah yang menulis sinis tentang dakwah Salafiyyah yang dimuat situs
WI dengan tulisan berjudul "Gerakan Salafi Modern Di Indonesia". Tulisan tersebut
ditulis saat ybs masih menempuh program S-2 Program Pascasarjana Universitas
Indonesia, Jakarta, Kajian Timur Tengah dan Islam, kekhususan Kajian Islam, dengan
Beasiswa Budaya dan Masyarakat di Indonesia kerjasama The Indonesian
International Education Foundation (IIEF) – dengan yayasan yang paling getol
mendanai kegiatan Yahudi dan mengusung paham Liberal – Ford Foundation.
Pembaca bisa menilai, sangat tidak aneh bukan ? Seseorang yang didanai yayasan
kuffar Ford Foundation lantas menyerang para asatidzah dan ulama Ahlussunnah,
para pembela Islam. Juga seorang editor Pustaka Al Kautsar yang terkenal
menerbitkan buku yang mencibir atas dakwah Salafiyyah dan para dainya, yakni yang
berjudul "Siapa Teroris ? Siapa Khawarij ?" karya Abduh Zulfidar Akaha, Lc, atau Al
Kautsar Grup – Hujjah Press yang berjudul "Dakwah Salafiyah Dakwah Bijak 1 & 2"
yang ditulis Abu Abdirrahman Al Thalibi alias Joko Waskito.
Joko juga menulis buku "Hidup Itu Mudah" yang diterbitkan Penerbit Khalifa –
Pustaka Al Kautsar grup, salah satu bedah bukunya disisipkan dalam acara Wahdah
Islamiyah Expo 2008. Duhai kenapa ruh-ruh itu berkumpul, tentu pembaca tahu
jawabannya ? Akan menyusul buktinya, insya Allah.
Buku terbitan pustaka Al Kautsar yang dikarang oleh Dr. Yusuf Qardhawi juga
menjadi acuan dalam artikel berjudul "Dakwah Dalam Sekam" di situs Wahdah
pusat30, juga tulisan Abdullah Bin Ali Al-Ju’aitsin dalam artikel berjudul "Ketika
Musibah Menuai Hikmah" 31, tulisan Samson Rahman dalam artikel "Meluruskan
Beberapa Persepsi Tentang Poligami"32, tulisan Abduh Zulfidar Akaha dalam artikel
"Sejarah Penulisan Al-Qur’an Dan Perkembangannya Pasca Utsman Hingga
Sekarang", dll. Demikianlah keakraban itu terjalin, antara Wahdah Islamiyah dan
Pustaka Al Kautsar, yang tercermin dalam situs-situsnya.
Kiranya hal ini dapat memberikan informasi terkait kontribusi Pustaka Al Kautsar dan
kaitannya dengan ormas Wahdah Islamiyah. Dalam prakteknya, justru WI membenci
dakwah pemahaman As Salaf Ash-Shalih, tidak sesuai dengan AD-ARTnya sendiri.
Sementara itu, Pustaka Al Kautsar yang mengaku independen, namun justru memihak
ke 38 buah pikiran Yusuf Qaradhawi dkk alias ke pemahaman Ikhwanul Muslimin.
Wahdah Islamiyah Bandung
Di halaman situs utama WI Bandung, tertulis Wahdah Islamiyah adalah sebuah
Organisasi Massa (Ormas) Islam yang mendasarkan pemahaman dan

29 http://www.wahdah.or.id/wahdah/index.php?option=com_content&task=view&id=618&Itemid=51
30 http://www.wahdah.or.id/wahdah/index.php?option=com_content&task=view&id=255&Itemid=60
31 http://www.wahdah.or.id/wahdah/index.php?option=com_content&task=view&id=487&Itemid=60
32 http://www.wahdah.or.id/wahdah/index.php?option=com_content&task=view&id=597&Itemid=0
amaliyahnya pada Al Qur'an dan As Sunnah sesuai pemahaman As ... ", dst, 33
juga di situs forum WI Bandung. 34 Marilah kita kenal WI Bandung dan sia saja
person disana.
Suatu ketika ada tulisan yang santun : "Tetapi oleh syaitan-syaitan itu malah
dibukakan ke publik, disiarkan ke umum, dengan label kerjasama "Lintas Agama
Lintas Manhaj". Betapa degilnya akhlak dan pikiran mereka. Hanya syaitan saja yang
akan melakukan perbuatan seperti itu.". Siapa pemilik tulisan itu ? Ternyata Joko
Waskito di forum myQuran35. Siapakah dia gerangan ? Dengar-dengar dia adalah
ustadz Wahdah Islamiyah Bandung ?
Iya, hari Sabtu kemarin, tanggal 9 Mei 2008 pukul 16:59:17, curahan untaian mutiara
kata yang indah untuk penulis, kali ini kosakata yang dipakai "syaitan-syaitan". Pada
hari yang sama, kebetulan Joko Waskito dinobatkan kembali sebagai pembicara di
acara Wahdah Islamiyah Expo 2008 pukul 09.00 – 11.00 WIB.36 Tentu saja acara ini
diperuntukkan untuk menyemarakkan dakwah Wahdah Islamiyah di Bandung. Dan
terang saja, yang dipilih sebagai pembicara adalah 'orang dalam' WI sendiri pada
acara Expo itu.
Maka jelaslah tempat duduk Joko Waskito ini, ternyata juga kru da'i WI Bandung.
Kini Joko membedah bukunya sendiri yang diterbitkan perbit Khalifa – Pustaka Al
Kautsar Grup, berjudul "Hidup Itu Mudah" di Masjid At-Takwa Komplek Perumahan
Angkatan Darat (KPAD), Geger Kalong, Bandung. 37 Sepintas pembaca mungkin
tersenyum, diantara "Dapatkan buku INILAH ISLAM untuk pendaftar peserta VIP
pertama !!!". Tentu saja hal ini akan membikin praktik judi terselubung di pentas WI
Expo tersebut.
Apa dan siapakah Wahdah Islamiyah Bandung ? Bagaimana bisa Joko Waskito juga
direkrut WI Bandung ? Baiklah kita crosscheck dengan browsing situs WI pusat. Bisa
kita dapatkan informasi dengan search kata bandung, diantaranya adanya acara Parade
Taubat" bahwa acara WI Bandung tanggal 20-21 Maret 2008 di Mesjid Al-Muhajirin
Buahbatu Bandung berlangsung sukses. 38 "Dauroh ini diiisi oleh asaatidza teras WI
Bandung, yaitu Ust. Ridwan Hamidi, Lc, Ust.Abu Yahya,S.Si, Ust.Wawan
Kurniawan,S.HI serta Ust. Topan Setiadipura,M.Si.". Dari sini sedikit kita mendapati
tentang da'i di WI Bandung.
Nah, penulis mencoba search di situs WI pusat ini pada bagian search dengan
mengetik kata waskito. Muncullah tulisan "WI Bandung Gelar Syariah Expo 2008
(Serba Serbi Cabang/Serba Serbi Cabang) ...tajuk "menuju sehat yang
kaffah" ini akan menampilkan Bedah Buku 'Hidup Itu Mudah' oleh
Ust.Joko Waskito (penulis) Juga akan diadakan seminar Thibbun Nabawi
oleh Ust. Isa Sadrah (Apithera … 07 Mei, 2008". Sebagai informasi
lengkapnya, bisa lihat pamfletnya.39 Kali ini tidak perlu memakai Google agar tidak
dibilang "Abu Google", antek Yahudi karena Google katanya milik Yahudi. Padahal
bung Joko memakai email yang masih aktif yakni langitbiru1000@gmail.com40.
33 http://wahdahbdg.heavenforum.com/kelembagaan-f4/manhaj-wahdah-islamiyah-t63.htm
34 http://wahdahbandung.multiply.com
35 http://myquran.org/forum/index.php?action=profile;u=54175;sa=showPosts
36 http://www.servimg.com/image_preview.php?i=6&u=12210702
37 http://img176.imageshack.us/img176/8240/pamfletjwwahdahislamiyauh7.
38 http://www.wahdah.or.id/wahdah/index.php?option=com_content&task=view&id=1057&Itemid=51
39 http://www.servimg.com/image_preview.php?i=6&u=12210702&lang=en
40 http://myquran.org/forum/index.php/topic,38262.msg1063631.html#msg1063631
Paradoks sekali bukan?
Masih menurut informasi situs WI pusat, disebutkan bahwa situs WI Bandung adalah
www.wahdahbdg.heavenforum.com41. Nama "Isa Sadrah" yang menjadi pembicara di
WI Expo 2008 itu ternyata sebagai Ketua Dewan Pengawas KSUS AL-WAHDAH
Bandung. Juga ada nama lain Mochamad Budiman, S. Pd sebagai Ketua KSUS AL-
WAHDAH. 42
Pembaca bisa mendapatkan nama-nama siapakah dai-dai WI selain Joko Waskito dkk.
Caranya, kita pakai Yahoo saja, mungkin gelar penulis nanti menjadi "Abu Yahoo".
Kita ketik "wahdah islamiyah, bandung", dengan mudah pembaca akan mendapati
nama-nama orang WI Bandung. Pada hasil search nomor 3, muncul Wahdah
Islamiyah Bandung wahdahbandung.multiply.com. Kalau disimak pada diagram
kepengurusan Wahdah Islamiyah DPC Kota Bandung bagian photos, nampak nama-
nama yang identik bila kalau kita search bandung di situs Wahdah pusat.
Kesimpulannya, berarti situs multiply tersebut juga situs WI Bandung.
Kalau di situs WI pusat, di WI Bandung ada nama Abu Yahya Purwanto, S.Si, juga
muncul nama Ust. Wawan (nama lengkapnya Wawan Kurniawan, S.HI), Ust. Abu
Ahmad Topan yang nama lengkapnya Topan Setiadipura, M.Si43, Ust. Unang, Abu
Hilyah44 Adapun di situs yang numpang di multiply, muncul nama ketua Topan
Setiadipura, M.Si, wakil ketua Wawan Kurniawan, S.HI, sekretaris Mochamad
Budiman, S.Pd, bendahara Taufik Hidayat, A.Md.
Menurut situs resmi WI Bandung yang disebutkan oleh WI Pusat, Sekretariat WI
Bandung menurut informasi per tanggal 28 Maret 2008 di Jl.H.Eme No.42 Rt7 Rw4
Sukajadi Bandung 40262, demikian ditulis situs forum WI Bandung.45 Sementara
Markaz WI Bandung terletak di Masjid Nurul Madinah yang dibangun di atas 1150 m,
terletak di sebelah timur kota Bandung, atau terletak di bilangan di Jl. Asri Ds.
Padasuka RT.07/07 Bandung.46
Dari situs forum WI Bandung, diperoleh informasi lebih lengkap, diantaranya nama
ketua dewan pembina Abu Yahya Purwanto, S. Si (0811228839), pembina Ridwan
Hamidi, Lc (08122775559), Dr. Trio Adiono (08122021133), drh. Ramdan
(08112204773) . Pengurus WI Bandung disebutkan Ketua : Topan Setiadipura, M. Si
(081388237859), Wakil Ketua : Wawan Kurniawan, S. HI (081355079420), Ketua
Dep. Ekonomi Isa Sadrah (08156051276) dst. 47
Cikal-bakal WI Bandung yang semula hanya daerah Binaan saja, lantas meningkat
jadi cabang, bermula dari Yayasan Al Hikmah, lantas menjadi Forum Kajian Islam
Nur Madinah sejak tahun 1999, lantas berubah Yayasan Islam Nur Madinah di tahun
2004, barulah menjadi WI Bandung sejak Februari 2007. Sumbangsih Ridwan
Hamidi, Lc da'i L-Data/Taruna Al Quran Jogjakarta, yang juga ketua daerah Binaan
Jogjakarta sangat penting disini.48
41 http://www.wahdah.or.id/wahdah/index.php?option=com_content&task=view&id=1079&Itemid=51
42 http://www.wahdah.or.id/wahdah/index.php?option=com_akobook&Itemid=65&startpage=8
43 http://www.wahdah.or.id/wahdah/index.php?option=com_content&task=view&id=1043&Itemid=51
44 http://www.wahdah.or.id/wahdah/index.php?option=com_content&task=view&id=885&Itemid=51
45 http://wahdahbdg.heavenforum.com/kelembagaan-f4/sarana-prasarana-t100.htm.
46 http://www.wahdah.or.id/wahdah/index.php?option=com_content&task=view&id=868&Itemid=53
47 http://wahdahbdg.heavenforum.com/kelembagaan-f4/struktur-organisasi-wi-cabang-bandung-
t21.htm
48 http://wahdahbdg.heavenforum.com/kelembagaan-f4/sejarah-singkat-wi-bandung-t62.htm
Sebagai tambahan, ternyata WI Bandung merekomendasikan situs-situs yang cocok
dengan manhajnya, diantaranya Yayasan Al Sofwa sehingga di link oleh situsnya 49 di
bagian teratas, juga situs Al Manhaj yang dikelola penjejak Turotsi dari Bandung, juga
melink situs forum WI Bandung serta merekomendasi situs 'tidak resmi' WI cabang
Jogjakarta atau Yayasan Al Madinah, belajarislam binaan Ridwan Hamidi, Lc.
Demikianlah roh-roh yang sama saling berkumpul, bertautan dan saling
merekomendasikan.
Wahdah Islamiyah Jogjakarta
Bilamana pembaca dapat mudah menelusuri nama-nama da'i Wahdah Islamiyah
Bandung, ternyata tidak demikian untuk Wahdah Islamiyah Jogjakarta. Mungkin salah
satu alasannya, karena WI Jogjakarta masih bersifat "Daerah Binaan". Nama yang
muncul sebagai da'i WI Yogyakarta hanya satu, yakni Ridhwan Hamidi, Lc yang
disebut-sebut WI pusat sejak tanggal 2 Juni 2006. 50
Artikel yang di situs WI pusat juga tidak memadai menginformasikan pada pembaca.
Hanya ada di link yang judulnya nampak berbau ikhwani 'murabbi' yang berbeda
dengan manhaj tertulisnya. "Pelatihan Murabbi- Daurah Takwiniyah WI
Yogyakarta" 51 Tertulis disana " Wahdah Islamiyah daerah binaan
Yogyakarta melaksanakan Daurah Takwin, yang dirangkaikan dengan
pelatihan murabbi (Pembina). Kegiatan berlangsung, Sabtu-Ahad/2-3
Februari, di Masjid Al Ihsan Sleman. Kegiatan ini dihadiri oleh
sekitar 25 orang pengurus WI binaan Yogyakarta, yang mayoritas
Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM). Adapun pemateri pada
kegiatan tersebut, di antaranya, H. Ridwan Hamidi, Lc (Ketua Daerah
Binaan WI Yokyakarta), H. Jahada Mangka, Lc (Ketua Dep. Dakwah dan
Kaderisasi DPP WI), Ishaq Shubuh (Sekertaris DPC WI Makassar).
Sedangkan materi pada kegiatan tersebut, seperti; motivasi
bertarbiyah, kenapa harus bertarbiyah, teknik pengelolaan halaqah,
serta materi lainnya, sebagai bekal bagi pengurus, yang sebentar lagi
akan dijadikan cabang." Dari sini jelas Ridhwan Hamidi, Lc adalah ketua WI
Yogyakarta.
Pembaca yang budiman. Minimnya informasi lewat Internet terkait WI Jogjakarta
memang menyulitkan langkah untuk menguak siapa sajakah nama-nama orang WI
Jogjakarta. Kerjasama WI Pusat dengan personnya di Jogjakarta dengan tujuan
mendirikan "Universitas Islam Online" seakan menjadi kabur. Mengingat situs WI
Makassar semula merilis di situsnya
http://www.wahdah.or.id/wahdah/index2.php?option=com_content&do_pdf=1&id=1,
lantas akses ke halaman HTMLnya ditutup.52 009 Akhirnya pembaca yang sempat
menyimak di artikel "Turatsi..Wadah Ikhwaniyyah Keceplosan?", dapat
menyimpulkan kerjasama lembaga LBIA a.k.a YPIA 53 dengan Wahdah Islamiyah
pusat menjadi "safe mode". Akan tetapi WI masih menunjukkan adanya kerjasama ini
lewat url lainnya. Yakni pamflet Ma'had 'Aly Al Wahdah (STIBA milik Wahdah
Islamiyah) masih menunjukkan kepastian adanya kerjasama ini tertulis "Kesempatan
emas kuliah gratis di AL MADINAH INTERNATIONAL UNIVERSITY".54
"Keunggulan Belajar di Ma'had 'Aly al-Wahdah. Tersedia kelas khusus Al-Madinah
49 http://wahdahbandung.multiply.com/links
50 http://www.wahdah.or.id/wahdah/index.php?option=com_content&task=view&id=424&Itemid=0
51 http://www.wahdah.or.id/wahdah/index.php?option=com_content&task=view&id=1025&Itemid=51
52 http://img514.imageshack.us/img514/4350/univmadinahcabmakassarhi8.jpg
53 http://fakta.blogsome.com/2007/12/26/lbia-lembaga-satelit-yayasan-majelis-at-turots-al-islami/
54 http://www.wahdah.or.id/wahdah/images/stories/Panflet_Stiba.jpg
International University (online system)". 55
Menurut daftar situs yang direkomendasi WI Bandung, salah satunya tampak situs
belajarislam. Situs belajarislam yang dikelola yayasan Al Madinah itu ternyata
representasi gerakan Wahdah Islamiyah di Jogjakarta. Hanya ini yang penulis
dapatkan dari situs belajarislam sbb : "Profil Yayasan Al-Madinah Yogyakarta. Nama
Al-Madinah. Berdiri 2001.Alamat Purwodiningratan NG I/796 Yogyakarta 55261.
Pembina PP Wahdah Islamiyah (Korwil Jawa). Misi Menjadi Lembaga Dakwah dan
Tarbiyah yang berlandaskan manhaj Ahlus sunnah wal jama’ah. Struktur Lembaga
Yayasan Al-Madinah untuk masa kerja 1428-1430 H./2007-2009 M. Penasehat M.
Agung Bramantya,S.T., M.T., M.Eng. Ikhwan Nuri, S.Ag. Ketua Abu Abdurrahman
Beny. Sekjend Wandi Suwarno, S.E. Humas Irfan Rodli, S.Ag. Keuangan Rofik.
Departemen Kaderisasi Abu 'Ayyub Pardiono, S.PdI. Departemen Dakwah Yudi
Wahyudi. Departemen Sosial & Ekonomi Rudi Hudzaifah. 56
Bisa kita lihat juga situs Yayasan Al Madinah, yang menjadi cikal-bakal WI
Jogjakarta ini, mensponsori kajian yang langsung diasuh oleh ketuanya sendiri
Ridhwan Hamidi, Lc dan didampingi oleh rekan akrabnya di PP Taruna Al Quran,
Aris Munandar, SS. Kutipan : "Pemateri Ustadz Ridwan Hamidi, Lc. dan
Ustadz Aris Munandar, S.S. Tempat Masjid Taruna Al-Qur’an Jl. Lempong
Sari 4A Sariharjo Ngaglik, Sleman, Yogyakarta."57 Selain itu juga muncul
nama lainnya yakni : "Ustadz Alfi Sahr. Ustadz Yayat Hidayat. Ustadz Rudi
Hudzaifah. Ustadz Ikhwan Nuri. Ustadz Rafiq dan Ustadz Yudi Wahyudi. Ustadz Abu
Ayyub. Ustadz Abu Abdurrahman."58 Kalau menurut pamflet MADINA (Madrasah
Dirasah Islam N Arab) yang disponsori Departemen Dakwah Ma'had Al Madinah
Yogyakarta, nampak nama Qashim Atha (Staff Pengajar Bh Arab al-Madinah), Alfi
Sahr (Alumni Sudan), Yayat Hi (Staff Litbang Bahasa Arab al-Madinah). 59
Tentang Ridwan Hamidi, Lc, untuk tidak memperpanjang tulisan disini, silakan
mendalami sendiri profil Ridhwan Hamidi, Lc di artikel yang berjudul "Empat Puluh
Satu Informasi tentang Ridwan Hamidi" di footnote ini.60 Dari sinilah pembaca bisa
menilai sendiri apakah saudara Ridwan Hamidi, Lc ini bermanhaj sesuai manhaj
'tertulis' WI atau ternyata seorang yang terpengaruh pemikiran gerakan Íkhwanul
Muslimin.
Terakhir, ada nama yang disebut di pamflet kajian di Masjid Mu'allimin Yogyakarta
yang disebutkan oleh situs WI Yogyakarta. Disana nampak nama-nama baru lagi,
selain Ridwan Hamidi, Lc, juga Musthofa Amada, Lc dan da'i YPIA/LBIA Arifin
Riddin, Lc61. Acara itu diberi judul Kajian Islam Masjid Mu'allimin Yogyakarta,
disponsori oleh Yayasan al-Madinah Yogyakarta, Pusdam Al-Shohwah dengan alamat
resmi belajarislam.
Kesimpulan

55 http://img127.imageshack.us/img127/4144/pamfletstiba12052008cc7.jpg
56 http://belajarislam.com/index.php?option=com_content&view=article&id=158&Itemid=98
57 http://belajarislam.com/index.php?option=com_content&view=category&layout=blog&id=48&Ite
mid=82
58 http://www.belajarislam.com/index.php?option=com_content&view=article&id=159:liputan-
daurah-marhalah-tarifiyah&catid=42:liputan-dakwah&Itemid=70
59 http://img161.imageshack.us/img161/6607/belajarislamtimalmadinaus0.jpg
60 http://fakta.blogsome.com/2007/02/10/empat-puluh-satu-informasi-tentang-ridwan-hamidi/
61 http://img72.imageshack.us/img72/6141/ridhwanhamidiew6.jpg
Sekian pembahasan ini, potret Wahdah Islamiyah yang bersaling-silang dengan
Turotsi, Pustaka Al Kautsar, Ikhwani, dll cukup membuat kita prihatin. Terbukti kini
yang dulu malu-malu bergabung seperti Turotsi, kini tidak masalah lagi. Sururi –
Turotsi Selalu Koordinasi (STSK). Yah, ruh-ruh itu menempatkan dirinya bersama-
sama dalam satu jaringan. Baik di Jakarta, Jogjakarta, Bandung, Makassar, di pelbagai
kota, bahkan di luar negeri, dst.
Akhirnya 'perjuangan' yang melelahkan bagi penulis untuk menyusunnya, juga bagi
hadirin sekalian untuk membacanya, berakhir sampai disini. Tak lebih tujuannya
untuk demi mengungkap informasi sekelumit tentang ormas Wahdah Islamiyah.
Semoga bermanfaat. Wallahu ta'ala a'lam bish showab.
Abu Abdillah Ibrahim