Anda di halaman 1dari 31

Tujuan KB adalah

Mencegah
kehamilan karena
alasan pribadi,
Menjarangkan
kehamilan dan
Membatasai
jumlah anak.

KB adalah singkatan dari Keluarga


Berencana. Menurut Kamus Besar Bahasa
Indonesia (1997), maksud daripada ini
adalah: "Gerakan untuk membentuk
keluarga yang sehat dan sejahtera dengan
membatasi kelahiran."
Keluarga Berencana (KB) merupakan
salah satu usaha untuk merencanakan
jumlah anak serta jarak kehamilan
menggunakan alat kontrasepsi.

Memungkinkan wanita untuk


mengontrol kesuburan
mereka sehingga dapat
memutuskan bila dan kapan
mereka ingin hamil dan
memiliki anak.
Memberikan manfaat
kesehatan non-reproduksi.
Metode kontrasepsi hormonal
gabungan (yaitu estrogen dan
progesteron) dapat
menurunkan risiko kanker
ovarium dan endometrium.

Mencegah efek kesehatan


jiwa dari kehamilan yang tidak
diinginkan dan mengurangi
aborsi.
Kemampuan untuk
mengontrol kesuburan juga
memungkinkan wanita untuk
lebih mengontrol aspek lain
dari kehidupan mereka,
misalnya memutuskan kapan
dan mengapa mereka
menikah.

Pil KB adalah tablet diminum setiap hari oleh seorang wanita untuk mencegah
kehamilan.
KB suntik adalah mencegah terjadinya kehamilan dengan cara disuntik intra
muskuler yang berdaya kerja 1 dan 3 bulan.
Kondom adalah alat kontrasepsi yang terbuat dari karet dan pemakaiannya
dilakukan dengan cara disarungkan pada kelamin laki-laki ketika akan
bersenggama.
Implant adalah metode kontrasepsi yang hanya mengandung progestin dengan
masa kerja panjang, dosis rendah untuk wanita dan di susukkan dibawah kulit
IUD (intra Uterine Device) merupakan cara kontrasepsi jangka panjang dengan
memasukan alat kecil dari bahan plastik yang lentur ke dalam rongga rahim.

KB PIL

KB KONDOM

KB SUNTIK

KB IMPLAN

KB IUD

Pil KB

adalah tablet diminum setiap hari oleh


seorang wanita untuk mencegah kehamilan. Pil KB
melakukan hal ini dengan menghambat
perkembangan telur dalam ovarium wanita selama
siklus bulanan menstruasi Selama siklus menstruasi
wanita, tingkat estrogen yang rendah biasanya
memicu kelenjar pituitari untuk mengirimkan suatu
hormon yang memulai pengembangan telur.

KEUNTUNGAN
Sangat efektif bila digunakan
secara benar
Tidak mengganggu hubungan
seksual
Tidak mempengaruhi ASI
Kesuburan cepat kembali
Nyaman dan mudah
digunakan
Sedikit efek samping
Dapat dihentikan setiap saat
Tidak mengandung estrogen

KEKURANGAN
Harus digunakan setiap hari pada
waktu yang sama
Bila lupa satu pil saja, kegagalan
menjadi lebih besar
Resiko kehamilan ektopik, tetapi
resikonya lebih rendah dibanding
perempuan yang tidak
menggunakan minipil
Efektifitas menjadi rendah bila
digunakan bersamaan dengan obat
tuberkulosis atau obat epilepsi
Tidak dapat mencegah Penyakit
Infeksi Menular Seksual

Suntik KB adalah salah satu metode kontrasepsi yang biasa


digunakan untuk menunda kehamilan. Suntik KB adalah
kontrasepsi hormonal yang disuntikkan pada bagian tertentu
tubuh seperti lengan atas, paha, atau bokong. Setelah
disuntikkan, kadar hormon akan meningkat dan kemudian
menurun secara bertahap hingga suntikan selanjutnya.
Di Indonesia, berdasarkan jangka waktu, terdapat dua jenis
suntik KB yang paling umum digunakan, yaitu suntik KB 1
bulan dan suntik KB 3 bulan. Suntikan KB 3 bulan
mengandung hormon progestin, sementara suntikan KB 1
bulan mengandung kombinasi hormon progestin dan hormon
estrogen, dengan kadar progestin yang lebih rendah.

1. Depo Medroksi Progesteron Asetat (DMPA),


mengandung 150mg DMPA yang diberikan tiap 3 bulan
dengan cara disuntik Intro Muskuler (daerah bokong).
2. Depo Nonsterat Enontat (Depo Nonsterat) yang
mengandung 200mg noratin dion anontat, diberikan
setiap 2 bulan dengan cara disuntik intra muskuler
3. Kontrasepsi Kombinasi (Depo estrogen-progesteron ).
Jenis suntikan kombinasi ini terdiri dari 25 mg Depo
Medroksiprogesteron Asetat dan 5 mg Estrogen
Sipionat

Kondom adalah alat kontrasepsi keluarga berencana yang terbuat dari


karet dan pemakaiannya dilakukan dengan cara disarungkan pada kelamin
laki-laki ketika akan bersenggama.
Kondom adalah alat kontrasepsi atau alat untuk mencegah kehamilan
atau penularan penyakit kelamin pada saat bersanggama. Kondom
biasanya dibuat dari bahan karet latex dan dipakaikan pada alat kelamin
pria atau wanita pada keadaan ereksi sebelum bersanggama (bersetubuh)
atau berhubungan suami-istri.
Menghalangi masuknya sperma ke dalam vagina, sehingga pembuahan
dapat dicegah. Yaitu mencegah sperma masuk ke dalam alat reproduksi
wanita. Manfaat, keterbatasan maupun efek samping yang ditimbulkan
kondom wanita, hampir sama dengan kondom lelaki. Tingkat efektifitas
kondom wanita akan tinggi, apabila cara menggunakannya benar. Angka
kegagalan kontrasepsi kondom sangat sedikit yaitu 2-12 kehamilan per
100 perempuan per tahun.

KEUNTUNGAN
Efektif bila digunakan dengan
benar
Tidak mengganggu produksi ASI.
Tidak mengganggu kesehatan
klien.
Tidak mempunyai pengaruh
sistemik.
Murah dan dapat dibeli secara
umum.
Mudah dipakai
Tidak perlu resep dokter atau
pemeriksaan khusus.
Metode kontrasepsi sementara
bila metode kontrasepsi lainnya
harus ditunda

KEKURANGAN
Efektifitas tidak terlalu tinggi.
Cara penggunaan sangat mempengaruhi
keberhasilan kontrasepsi.
Agak mengganggu hubungan seksual
(mengurangi sentuhan langsung).
Pada beberapa klien bisa menyebabkan
kesulitan untuk mempertahankan
ereksi.
Harus selalu tersedia setiap kali
berhubungan seksual.
Beberapa klien malu untuk membeli
kondom ditempat umum.
Pembuangan kondom bekas mungkin
menimbulkan masalah dalam hal limbah

IUD adalah alat kecil terdiri dari bahan plastik yang lentur yang dimasukkan ke dalam
rongga rahim, yang harus diganti jika sudah digunakan selama periode tertentu. IUD
merupakan cara kontrasepsi jangka panjang. Nama populernya adalah spiral.
Jenis-jenis IUD di Indonesia adalah
Copper-T : IUD berbentuk T, terbuat dari bahan polyethelene di mana pada
bagian vertikalnya diberi lilitan kawat tembaga halus yang berfungsi sebagai
antifertilisasi (anti pembuahan) yang cukup baik.
Copper-7 : IUD sama seperti Copper T hanya bentuknya seperti angka 7 dengan
maksud untuk memudahkan pemasangan.
Multi Load : IUD ini terbuat dari dari plastik (polyethelene) dengan dua tangan kiri
dan kanan berbentuk sayap yang fleksibel.
Lippes Loop : IUD ini terbuat dari bahan polyethelene, bentuknya seperti spiral
atau huruf S bersambung. Untuk meudahkan kontrol, dipasang benang pada
ekornya.

Keuntungan :
Sangat efektif. Pencegah kehamilan
jangka panjang sampai 10 tahun
IUD dapat efektif segera setelah
pemasangan
Tidak mempengaruhi hubungan seksual.
Tidak mempengaruhi kualitas dan
volume ASI.
Dapat dipasang segera setelah
melahirkan atau abortus (apabila tidak
terjadi infeksi)
Membantu mencegah kehamilan ektopik
Setelah IUD dikeluarkan, bisa langsung
subur

Kerugiaan :
Mengalami keterlambatan haid yang
disertai tanda-tanda kehamilan: mual,
pusing, muntah-muntah.
Terjadi pendarahan yang lebih banyak
(lebih hebat) dari haid biasa.
Terdapat tanda-tanda infeksi, semisal
keputihan, suhu badan meningkat,
mengigil, dan lain sebagainya.
Pendeknya jika ibu merasa tidak sehat.
Sakit, misalnya diperut, pada saat
melakukan senggama. Segeralah pergi
kedokter jika anda menemukan gejalagejala diatas.

Implant adalah suatu alat kontrasepsi yang


mengandung levonogestrel yang dibungkus
dalam kapsul silasticsilikon
(polidemetsilixane) dan di susukkan dibawah
kulit, Implant adalah metode kontrasepsi
yang hanya mengandung progestin dengan
masa kerja panjang, dosis rendah untuk
wanita.

Norplant
Terdiri dari 6 batang silastis lembut berongga dengan panjang 3,4 cm dengan
diameter 2,4 mm yang diisi dengan 36 mg levonogestrel dan lama kerjanya 5
tahun.
Implanon
Terdiri dari 1 batang putih lentur dengan panjang kira-kira 40 mm, dan
diameter 2 mm, yang di isi dengan 68 mg 3- keto- desogestrel dan lama
kerjanya 3 tahun.
Jadena
Terdiri dari 2 batang yang di isi dengan 75 mg levonogestrel dan lama kerja 3
tahun.

Keuntungan :
mencegah kehamilan hingga 5 tahun
tidak menimbulkan rasa sakit atau
luka di dalam kulit
Kesuburan kembali pulih setelah Susuk
KB ini dilepas
tidak memerlukan pemeriksaan dalam
Tidak mengandung hormon estrogen,
Tidak memberikan masalah saat
melakukan hubungan seks.
tidak mengganggu produksi ASI
Bisa dilepas kapan saja, sesuai dengan
keinginan anda.

Kerugiaan :
Setelah pemasangan akan merasa mual, sakit
kepala, perubahan perasaan atau
kegelisahan,
Memicu peningkatan/penurunan berat
badan.
Perlu dilakukan pembedahan kecil untuk
pemasangan dan dan pelepasan,
Tidak dianjurkan untuk wanita yang
menderita penyakit kanker payudara,hati,
penggumpalan darah, perdarahan tanpa
sebab, kolesterol tinggi,pasien darah tinggi,
penyakit kandung empedu, siklus menstruasi
tidak teratur, dan pasien penyakit jantung.