Anda di halaman 1dari 12

MOSAB HASSAN YUSUF,

PUTERA KETUA HAMAS MURTAD!!


Oleh Avi Issacharoff
31/07/2008

Sejenak sebelum makan malam, Masab (atau Mosab), anak dari ketua Hamas di Tepi
Barat yakni Sheikh Hassan Yousef, memandang pd temannya yg menemaninya makan di
restoran tempat mereka bertemu. Mereka membisikkan beberapa patah kata & lalu
mengucapkan doa syukur, berterima kasih pd Tuhan Yesus krn menyediakan makanan di
meja makan mereka.

Butuh beberapa detik utk mencerna pemandangan ini: anak dari ketua Hamas yg
merupakan tokoh terkenal dari organisasi Islam ekstrimis, seorg pemuda yg membantu
bapaknya selama ber-tahun2 dalam aktivitas politiknya, sekarang malah murtad & jadi
Kristen. "Sekarang aku bernama Joseph," katanya.

Masab tahu bhw dia tdk punya banyak harapan kembali ke tanah suci (Palestina) di dlm
hidupnya sekarang.

"Aku tahu kok aku membahayakan nyawaku & bahkan kemungkinan besar aku
kehilangan ayahku, tpi aku berharap dia akan mengerti hal ini & Tuhan akan memberi
dirinya & keluargaku kesabaran & kemauan utk membuka mata mereka pd Yesus &
Kristen. Mungkin suatu hari nanti aku bisa kembali ke Palestina & juga ke Ramallah
bersama Yesus, di Kerajaan Tuhan.."
Dia juga tdk menutupi rasa kasihnya pd Israel , atau kebenciannya akan semua hal yg
mewakili lingkungan di mana dia dibesarkan: negaranya, agamanya, organisasinya.

"Kirim salam ya kpd Israel , aku rindu padanya. Aku menghormati Israel & mengagumi
negara itu," katanya.

"Kalian para Yahudi hrs waspada: Kalian tdk akan, tdk akan pernah bisa berdamai dng
Hamas. Islam, ideologi yg mereka anut itu, tdk memperbolehkan mereka mengalami
perdamaian dng kaum Yahudi. Mereka percaya pd hadis yg mengatakan Nabi
Muhammad berperang melawan Yahudi shg mereka pun harus melanjutkan peperangan
itu sampai mati."

Apakah ini sebabnya para Muslim melakukan serangan bunuh diri?

"Lebih dari sekedar itu sih. Seluruh masyarakat muslim memuliakan kematian & teroris
bunuh diri. Di dalam budaya Palestina, teroris bunuh diri jadi pahlawan syahid. Para
Sheikh mengajarkan pd para muridnya ttg 'kepahlawanan dalam syahid'."

Meskipun banyak kritik datang dari tempat asalnya, California yg sekarang jadi tempat
tinggalnya, tdk dpt menghilangkan kerinduan hatinya.

"Aku rindu Ramallah," katanya. "Org2 yg berpikiran terbuka… Aku terutama


merindukan ibuku, saudara lelaki & perempuanku, tpi aku tahu bhw akan sulit sekali
bagiku kembali ke Ramallah saat ini."

The continuation of this article will appear in the Haaretz Weekend Magazine.
------------ --------

Menikmati kehidupan barunya di California, USA, Yousef junior sadar betul akan
dampak wawancaranya ini. Bukan hanya ia akan menyinggung perasaaan keluarganya, ia
kini ragu bisa pulang kembali ke Ramallah.. "Saya tahu saya mempertaruhkan nyawa
saya & jelas akan kehilangan ayah saya. Tpi saya harap ia akan mengerti ini & Tuhan
akan memberikan dirinya & seluruh keluarga saya kesabaran & keinginan utk membuka
mata mereka bg Yesus & agama Kristen."

Ini sekilas latar belakang hidupnya :

MASAB-JOSEPH :
Saat SMA saya belajar syariah. Th 1996, ketika saya berusia 18 th, saya ditangkap tentara
Israel krn saya kepala Masy Islam di SMA saya. Inilah titik mulanya proses penyadaran
saya.

"Sebelumnya saya hanya mengenal Hamas lewat ayah saya. Tadinya saya mengagumi
Hamas, krn saya mengagumi ayah saya. Tpi setelah 16 bulan dlm penjara, saya
menyadari wajah Hamas sebenarnya. Hamas adalah organisasi negatif. Sebuah organisasi
yg buruk secara fundamental. Dlm penjara Megiddo saya tiba2 menyadari apa
sebenarnya Hamas.. Para pemimpin mereka di penjara (Israel) mendapatkan keadaan
(fasilitas & makanan) yg jauh lebih baik (daripada para tahanan Israel di penjara Hamas),
belum lagi ijin kunjungan keluarga mereka & fasilitas mandi. Sementara org2 Hamas tdk
punya moral, tdk punya integrity. Ttpi mereka tdk sebodoh Fatah, yg mencuri di siang
bolong didepan umum. Hamas mencuri dng cara diam2 sambil bersikap sok suci. Cepat
atau lambat uang hasil korupsi ini akan mengangkangi bangsa Palestina sendiri !

"Tdk seorg-pun yg tahu benar seluk beluk cara kerja Hamas. Cth, saya ingat betul bgmn
keluarga Saleh Talahmeh, anggota tangan militer Hamas, yg dibunuh Israel, terpaksa
menggembel minta bantuan teman2-nya krn mereka tdk ditinggalkan uang sepeserpun.
Para pemimpin Hamas tdk peduli dng mereka ataupun dng para keluarga syuhada lainnya,
sementara para anggota senior sering ber-foya2 diluar negeri, menghabiskan puluhan ribu
dollar per bln utk membiayai bodyguard saja!"

Setelah saya keluar dari penjara (Israel), saya kehilangan kepercayaan kpd mereka
yg mewakili Islam."

{Pada saat wawancara ini, ayahnya masih belum juga tahu bahwa ia telah murtad ke
Kristen}

Ayahnya yg BINGUNG setelah mengetahui anaknya murtad & minta suaka ke USA!
'Mosok sih?' katanya sambil menunjuk foto puteranya!
"Wawancara ini akan membuka mata banyak org & menggoyahkan Islam sampai ke
akar2-nya. Saya tidak berlebihan kok!"

Bgmn Ia Tertarik Pada Agama Lain?

"Ini dimulai 8 th yg lalu. Saya berada di Yerusalem & menerima undangan utk
mendengar ceramah ttg Kristen. Dari situ saya semakin ingin tahu & mulai membaca
INJIL dng diam2, sambil meneruskan pelajaran syariah. Ayat spt "CINTAILAH
MUSUHMU" sgt mempengaruhi saya.. Saya ketika itu masih Muslim & tdk pernah
menyangka akan murtad. Ttpi setiap hari saya melihat hal2 mengerikan yg dilakukan atas
nama Islam oleh para Muslim yg menganggap diri 'bangsa terpilih Allah.' Saya kembali
mempelajari Quran & prinsip2 agama itu & berkesimpulan bhw Islam salah &
menyesatkan. Muslim meminjam ritual & tradisi dari agama2 sekitarnya."

....Saya anggap Islam adalah sebuah kebohongan besar. Org2 yg mewakili Islam
lebih memuja Mohammed ketimbang Tuhan, membunuh org2 tdk bersalah atas nama
Islam, memukuli para istri mereka & sama sekali tidak tahu apa itu Tuhan. Saya tidak
ragu bahwa mereka akan ke neraka.
...
Org Palestina, kalau tdk punya musuh, akan memerangi sesama. Dlm 20 th nanti akan
timbul konflik antara berbagai kelompok di dlm tubuh Hamas sendiri. Sekarang saja
mereka sdh mulai cekcok ttg penguasaan uang."

"Kalian Yahudi harus sadar: Kalian tidak akan pernah bisa berdamai dng Hamas.
Islam, ideologi yg mengontrol mereka, tdk akan pernah mengijinkan mereka
berdamai dng Yahudi. Mereka percaya bhw Mohammed memerangi Yahudi & oleh krn
itu mereka hrs melanjutkan perang itu sampai mati. Mereka harus membalas dendam thd
siapapun yg tdk menerima Mohammed, spt Yahudi yg di Quran digambarkan sbg kera &
babi. Dlm pandangan Hamas, perdamaian dng Israel akan meng-KONTRADIKSI syariah
& Quran, & menganggap Yahudi tdk punya hak di Palestina." ...
"Saya meninggalkan tanah luas di Ramallah hanya utk mencapai kebebasan murni. Saya
ingin kesempatan utk membuka mata Muslim & menunjukkan kebenaran ttg agama
mereka, menarik mereka dari kegelapan & penjara Islam.

... Islam tidak akan survive utk lebih dari 25 th. Dulu mereka (Muslim) berhasil me-
nakut2-i org, ttpi sekarang, dlm jaman internet ini, mereka tdk lagi bisa
menyembunyikan kebenaran."
------------ --------- ---------

Mosab Hassan Yousef adalah seorg anak muda yg luar biasa dng kisah hidup yg
luar biasa pula. Dia adalah putera seorg pemimpin yg paling berpengaruh dlm
organisasi militan Hamas di Tepi Barat & tumbuh di dalam sebuah keluarga Islam
yg taat.

Kini, pd usia 30 th, ia menghadiri gereja evangelis Kristen di Barabbas Road, San Diego,
California. Ia murtad dari Islam, meninggalkan keluarganya di Ramallah & sedang
mencari suaka di AS.
Cerita hidupnya sungguh menakjubkan. Dibawah ini cuplikan wawancara eksklusif dng
FOX News dimana ia bercerita bgmn seorg Muslim Tepi Barat menjadi Kristen di West
Coast (Pantai Barat AS).

JONATHAN HUNT (FOX News): Mengapa, setelah 25 th, anda berubah?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Saya percaya bhw semua tembok yg didirikan Islam
selama 1.400 th terakhir ini tdk lagi eksis. Mereka (Muslim) tdk mengakui ini. Mereka
mendirikan tembok2 ini & membiarkan org (muslim) bodoh krn mereka takut. Mereka
tdk ingin org membahas apapun ttg realitas Islam, ttg pertanyaan2 penting mengenai
Islam & mereka meminta kpd para pengikut mereka, 'Jangan tanya ttg hal2 tertentu itu.'

Tpi kini, org memiliki media. Jika seorg ayah mengurung puterinya di rumah, puterinya
akan duduk di belakang komputernya & melancong ke seluruh pelosok dunia (via
internet). Jadi, org bisa mendapatkan informasi, pengetahun, searching engines, shg
sangat sangat mudah bg siapapun utk mempelajari Islam, & agama2 lainnya. Tdk dari
sudut pandang Islam, namun dari sudut perspektif lain. Jadi dlm 25 th nanti, ini jelas akan
membawa perubahan besar dlm dunia Arab & Muslim.

JONATHAN HUNT: Anda berbicara dari sebuah perspektif unik, sbg lelaki yg tdk
saja dibesarkan dlm keluarga Islam ttp sbg bagian dari organisasi yg dianggap sbg
kekuatan ekstrim dlm Islam: Hamas. Apakah realitas Islam? Kau mengatakan org
tdk melihat realitasnya; Apa realitas Islam?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Ada 2 fakta yg tdk dimengerti Muslim... Saya perkirakan,
lebih dari 95% Muslim tdk mengerti agama mereka sendiri. Islam muncul dlm
bahasa yg jauh lebih keras daripada bahasa yg digunakan Muslim sekarang, shg mereka
tdk mengerti (bahasa Islam yg sebenarnya). .. mereka hanya menggantungkan diri kpd
para ulama utk mendapatkan pengetahuan mereka ttg agama ini.

Kedua, mereka tdk mengerti apapun ttg agama2 lain. Masyarakat Kristen yg hidup sbg
minoritas dlm sebuah masyarakat mayoritas Muslim lebih memilih utk tdk berbicara ttg
Yesus Kristus krn itu terlalu BAHAYA bg mereka.

Jadi, semua pandangan Muslim ttg agama lain di bumi ini hanya datang dari sudut
pandang Islam. Nah, realitas ini yg tdk dimengerti kebanyakan org.

Jika org, jika Muslim, mulai mengerti agama mereka & melihat kandungannya yg
mengerikan itu, mereka akan mulai mengerti bgmn ini semua bisa terjadi ....krn
kebanyakan ulama hanya berfokus pada hal2 tertentu dari Islam. Ini krn mereka terlalu
malu utk membahas hal2 diluar itu.

JONATHAN HUNT: Contohnya ?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Spt istri2 Muhammad, misalnya. Kau tdk akan pernah
mendengar kotbah di mesjid ttg istri2 Muhammad, yg kemungkinan lebih dari 50 —
walau tdk ada satupun org yg mengetahuinya, by the way. Tanyakan sendiri kpd
mayoritas Muslim, & mereka tdk tahu menahu ttg fakta ini.

Jadi, mereka MALU membahas ini, jadi mereka cuma berbicara ttg kejayaan Islam,
kemenangan2 yg dicapai Muhammad. Tpi, begitu org memandang diri sendiri, mereka
akan melihat bhw mereka sebenarnya kalah. Mereka bodoh, tdk di-didik, tdk mampu
memimpin dunia spt yg mereka harapkan. Oleh krn itu mereka ingin kembali kpd masa
jaya itu dng melakukan apa yg dilakukan Muhammad, tdk peduli bhw hal itu terjadi
1.400 th lalu & tdk akan pernah bisa terulang lagi.

JONATHAN HUNT: Apakah mereka ingin menghancurkan agama Kristen?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Islam memang sdh menghancurkan agama Kristen dari
permulaan & Muslim tdk mengakui bhw mereka menusuk hati Kristen dng mengatakan
bhw Yesus tdk mati di salib. Muslim menganggap bhw ini caranya menghormati nabi Isa
(Yesus kristus). [...]
Ini yg dilakukan Muslim. Mereka tdk mengerti bhw ini bagian yg paling penting dari
agama Kristen: salib!

Jadi, mereka berpandangan sempit, mereka tdk tahu apa yg mereka lakukan, & inilah asal
usul segala ide jahat dibelakang agama yg bernama Islam ini.

JONATHAN HUNT: Apa peristiwa khusus yg mulai mengubah pendapat anda ttg
Islam?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Sejak kecil saya sdh memiliki sejumlah pertanyaan sulit,
bahkan keluarga saya sering mencela saya, 'Kau memang anak keras kepala & kami sulit
menjawab pertanyaan2-mu. Mengapa sih kau nanya2 melulu?' Jadi, inilah permulaannya.

Namun saya merasa bhw semuanya — & ayah saya adalah contoh bagus bg saya krn ia
memang org jujur & bersahaja, sgt baik thd ibu saya & thd kami, & membesarkan kami
dng prinsip2 pengampunan. Nah, oleh krn itu saya menyangka semua org Islam spt ini.

Ketika saya berusia 18 th, & saya ditahan org Israel & mendekam di sebuah penjara
Israel. Tpi disana Hamas memiliki kontrol atas para anggota mereka didalamnya & saya
melihat Hamas menyiksa org2 dng sangat-sangat parah.

JONATHAN HUNT: Maksudmu, anggota Hamas saling menyiksa sesama anggota?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Para pemimpin Hamas! Pemimpin2 Hamas yg kita kini
saksikan di TV sekarang, & para pemimpin besar, bertanggung jawab atas penyiksaan thd
anggota2 mereka sendiri. Mereka tdk menyiksa saya, tpi ini tetap sebuah shock bg saya,
melihat mereka menyiksa sesama anggota mereka: menusuk kuku2 dng jarum, membakar
tubuh mereka, & juga banyak yg dibunuh.

JONATHAN HUNT: Tapi mengapa mereka membunuh orang-orang mereka


sendiri?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Krn curiga bhw mereka telah bekerja sama dng pihak
Israel & bekerjasama dng penjajah Israel melawan Hamas... Jadi ratusan org jadi korban.
Saya menyaksikan penyiksaan ini selama setahun. Nah, itulah titik perubahan paling
besar dlm hidup saya. Saya mulai membuka mata saya. Tpi saya masih merasa bhw ada
Muslim baik & ada Muslim jahat. Muslim baik, spt ayah saya, & Muslim buruk spt org2
Hamas ini yg menyiksa rekan2 mereka sendiri.

Nah, itulah permulaan mata saya terbuka lebar.

JONATHAN HUNT: Anda berbicara ttg Muslim baik, spt ayah anda, ttpi tetap
saja anda meninggalkan agama ayah anda. Bukankah kau bisa saja menjadi
Muslim baik spt ayah anda?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Nah, ini nih realitasnya: saya mendalami agama Kristen
— yg tadinya saya salah mengerti total, krn saya mempelajarinya dari sudut Islam,
padahal tdk ada satupun yg benar ttg Kristen kalau dipelajari dari sudut Islam..

Ketika saya mendalami Injil dng per-lahan2, ayat demi ayat, saya memastikan dulu bhw
ini buku Tuhan, pernyataan Tuhan, shg saya mulai memandang Injil dng cara berbeda.
Tdk mudah bg saya utk mengatakan bhw Islam adalah salah.

Islam adalah ayah saya. Saya dibesarkan utk satu ayah — 22 th utk ayah itu — & seorg
ayah lain datang kpd saya & mengatakan, 'Maaf, SAYA-lah ayahmu.' Dan saya tersentak,
'Apa maksudmu? Saya punya ayah saya sendiri, & dia adalah Islam!' Dan lalu ayah
Kristen mengatakan kpd saya, 'Tidak, sayalah ayahmu. Saya berada dlm penjara, & ini
(Islam) bukan ayahmu.'

Nah, itulah yg terjadi. Tdk mudah utk percaya bhw (Islam) bukan ayahmu lagi. Jadi saya
hrs mendalami Islam sekali lagi dari sudut pandang lain utk menyadari semua kesalahan,
kesalahan2 besar & dampaknya, tdk
hanya thd Muslim — yg nilai2-nya saya benci... saya tdk suka tradisi manapun yg hanya
menyulitkan
kehidupan org — tpi juga dampaknya bg umat manusia. Pd umat manusia! Manusia
saling membunuh atas nama Tuhan.

Nah, mulailah saya dng pasti menyimpulkan bhw problemnya adalah Islam, bukan
Muslim — saya tdk dpt membenci Muslim krn Tuhan mencintai mereka dari permulaan.
Dan Tuhan tdk menciptakan sampah. Tuhan menciptakan org2 baik yg dicintaiNya, tpi
Muslim adalah org2 (sick), mereka memiliki pemikiran berbeda.. Saya tdk lagi membenci
mereka tpi saya sgt sedih melihat mereka & satu2-nya cara bgi mereka utk berubah
adalah dng mengenal siapa Tuhan dan mana jalan sebenarnya.

JONATHAN HUNT: Apakah kau tdk khawatir bhw pernyataan2 semacam ini —
& mengingat latar belakangmu, akan sgt diperhatikan — akan meningkatkan
kesulitan, kebencian antara Kristen & Muslim di dunia saat ini?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Ini bisa terjadi kalau seorg Kristen datang kpd Muslim &
berbicara ttg realitas Islam. Tpi Kristen memang sudah ditempatkan dlm daftar musuh
mereka anyway, bahkan sebelum mereka membuka mulut ttg Islam. Jadi, jika kau pergi
ke mereka sbg Kristen, Muslim akan langsung merasa tersinggung & membencimu & ini
jelas akan meningkatkan jurang antara kedua agama — ttpi apa yg membuat org spt saya
bisa berubah?

Beberapa tahun lalu, ketika saya disana, Tuhan membuka mata & juga otak saya & saya
menjadi org yg berubah total. Jadi sekarang, saya bisa melakukan kewajiban ini, kalian
sbg Kristen bisa membantu saya melakukannya, tpi kalian mungkin tdk sanggup. Muslim
kini tdk lagi memiliki alasan, sekarang.

JONATHAN HUNT: Betapa sulitnya proses meninggalkan keluargamu &


rumahmu?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Ibarat mencabut kulit dari tulang saya, begitu kira2. Saya
cinta keluarga saya, mereka cinta saya. Dan adik2 saya spt putera saya sendiri. Saya
membesarkan mereka. Basically, ini keputusan terbesar dlm hidup saya.

Saya meninggalkan semuanya, tdk hanya keluarga saja. Jika kau memutuskan utk murtad
dari Islam ke Kristen, tdk cukup utk mengatakan goodbye & thank you. Tdk cukup. Kau
juga membelakangi budaya, peradaban, tradisi, masyarakat, keluarga, agama, Tuhan —
atau apa yg kusangka sbg tuhan selama be-rtahun2! Jadi, ini sgt complicated.. Org
menyangka itu mudah, spt hal sepele. Kini di AS saya mendapatkan kebebasan saya and
it's great, tpi dilain pihak, tdk ada yg bisa mengganti famili... berat kehilangan family —

JONATHAN HUNT: Jadi, kau kehilangan keluargamua?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Keluarga saya terdidik & ini juga sulit bg mereka.
Mereka meminta saya ber-kali2, khususnya selama 2 hari pertama, utk menyembunyikan
agama saya yg baru ini & tidak mengumumkannya di media.

Tapi saya diwajibkan Tuhan utk mengumumkan namaNya & memujaNya keseluruh
dunia krn penghargaan bg saya adalah bhw IA akan melakukan hal yg sama bg saya. Jadi,
saya lakukan ini sbg sebuah kewajiban. Saya ingin tahu berapa org yg bisa melakukan
apa yg saya lakukan sekarang ini. Saya belum menemukan satu orgpun.

Saya harus kuatkan diri. Ini tantangan yg sgt besar. Ini keputusan yg sgt besar dlm hidup
saya. Saya tdk main2. Saya tdk melakukan ini utk kebahagiaan dunia. Saya
melakukannya utk satu alasan saya: saya percaya. Setiap hari org menderita krn
kepercayaan yg salah. Saya bisa membantu mengeluarkan mereka dari lingkaran tdk
berkesudahan ini... lingkaran yg disediakan setan utk mereka.

JONATHAN HUNT: Kau masih sempat berbicara dng ayahmu?


MOSAB HASSAN YOUSEF: Tdk ada kesempatan utk berkomunikasi dng ayah saya
krn ia sekarang di penjara & tidak ada telpon di penjara.

JONATHAN HUNT: Apakah anggota keluargamu tdk bercerita kpdmu ttg reaksi
ayahmu?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Mereka memang mengunjunginya. Tpi sampai sekarang


saya tdk tahu bgmn reaksinya, tpi saya yakin ia sgt sedih ttg keputusan saya ini. Tpi ia
juga akan mengerti, krn ia tahu saya & ia tahu saya bukan tipe org yg mengambil
keputusan secara enteng, tanpa kepercayaan kuat.

JONATHAN HUNT: Apakah kau akan semakin menyulitkan posisinya diantara


sesama anggota Hamas semakin sulit?

MOSAB HASSAN YOUSEF: JELAS! Keluarga saya, termasuk ayah saya harus
menanggung beban atas keputusan saya ini. Ini bukan keputusan mereka. Ini keputusan
saya, tpi mereka ttp hrs menanggung beban & saya minta — saya berdoa bg ayah, semua
kakak & adik saya di gereja ini, selalu berdoa setiap kali bg mereka — 'Tuhan, bukalah
mata mereka, pemikiran mereka, utk datang kpd Kristus. Dan berikan rahmatMu krn
mereka juga hrs menanggung salib ini dng saya.'

JONATHAN HUNT: Ceritakan kami ttg Hamas & cara kerjanya. Apakah Hamas
sebuah organisasi Islam murni, shg dimatamu disitulah kesalahan mereka, ATAU
ada hal2 lain dlm Hamas yg kau tdk sukai? Atau kau menganggap Hamas sebuah
organisasi baik? Apa arti Hamas bagi dirimu?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Yah, dimanapun ada org baik. Sesungguhnya Tuhan
memang menciptakan org2 baik.

Saya kenal banyak org yg mendukung Hamas tpi tdk pernah terlibat dlm serangan teroris,
misalnya. Mereka hanya mengikuti Hamas krn cinta Tuhan & mengira bhw Hamas
mewakili Tuhan. Mereka tdk tahu sama sekali, mereka tdk mengenal Tuhan yg
sebenarnya & mereka tdk pernah mendalami agama Kristen. Tpi Hamas, sbg wakil Islam,
ini problema besar.

Problemnya bukan Hamas, bukan orangnya. Akar masalahnya adalah Islam itu
sendiri sbg sebuah ide, sebuah ideologi. Hamas sbg sebuah organisasi, jelas, termasuk
kepemimpinannya & ayah saya, mereka bertanggung jawab atas semua kekerasan yg
terjadi oleh organisasi itu.. Saya tahu mereka menganggap diri sbg reaksi atas agresi
Israel, ttpi tetap saja, mereka bagian darinya & hrs mengambil keputusan dlm operasi2
melawan Israel, termasuk membunuh banyak org sipil.

JONATHAN HUNT: Kau percaya bahwa Israel tidak bersalah dlm konflik ini?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Okupasi memang buruk. Tpi kami disini berbicara ttg ide.
Israel memiliki HAK utk membela diri, tdk ada yg bisa membantah ini. Kadang mereka
menggunakan terlalu banyak agresi thd penduduk. Kadang banyak penduduk tewas krn
tentara Israel kurang bertanggung jawab, ttg bgmn mereka memperlakukan org di
checkpoints (pos-pos penjagaan).

Pesan saya kpd tentara Israel: setidaknya perlakukan org dng cara pantas di checkpoints.
Tpi ini bukan masalah antar bangsa, tpi ttg ide2 yg salah pd kedua pihak & satu2-nya
cara utk keluar dari lingkaran setan ini adalah utk mengenal prinsip2 yg dibawa Yesus ke
bumi ini: grace, love, forgiveness. Tanpa ini, mereka tdk akan pernah maju ataupun
mematahkan lingkaran tak berkesudahan ini. [...]

JONATHAN HUNT: Kau percaya bhw Israel akan pernah mengadakan perjanjian
damai dng Hamas?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Tdk mungkin. Ini spt api co-exist dng air. Tdk mungkin.
Hamas bisa main politik selama 10 th, 15 th; tpi tanya saja setiap pemimpin Hamas,
'Okay, apa yg akan terjadi setelah itu? Apakah kalian akan co-exist dng Israel utk
selamanya?' Jawabannya sudah pasti TIDAK... KECUALI mereka melakukan sesuatu
yg melanggar Quran. Tpi itu sdh ideologi mereka & mereka tdk akan beranjak darinya.
Jadi, tdk mungkin. Ini bukan soal Israel, bukan soal Hamas: ini menyangkut kedua
ideologi. Tidak mungkin.

JONATHAN HUNT: Kau tdk takut dibunuh krnmengutarakan hal2 semacam ini
— yg bahkan (pembunuhan atas dirimu) akan diridhoi oleh Quran?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Mereka hrs membunuh pemikiran2 saya terlebih dahulu.
Tpi pemikiran2 saya sdh beredar luas. Jadi, bgmn mereka akan membunuh pemikiran
saya? Bgmn mereka akan membunuh pendapat2 yg saya miliki? ...Mereka bisa bunuh
tubuh saya, tpi tidak jiwa saya. [...]

JONATHAN HUNT: Kau pernah diancam?

MOSAB HASSAN YOUSEF: No, not really. Jujur saja, banyak Muslim & pemimpin
Muslim di AS ini, di masy Eropa, mencoba mencari saya. Mereka menelpon keluarga
saya, ibu saya utk mengetahui cara menghubungi saya. Mereka mengatakan kpd ibu saya,
'Kami ingin membantunya.'

JONATHAN HUNT: Mereka percaya kau butuh bantuan?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Yeah, mereka pikir saya dimanipulasi oleh org2
Kristen. Nah, disinilah mereka salah total. Saya sdh menjadi Kristen utk waktu lama &
tdk seorangpun tahu. Sdh selama beberapa tahun sekarang. Tpi sekarang saya baru
mengumumkannya.

Mereka tahu saya berpendidikian & mendalami Islam & Christianity. Ketika saya
mengambil keputusan, ini bukan krn saya kena jampi2 atau mencoba meyakinkan saya.
Ini 100% keputusan saya seorang diri.[...]

JONATHAN HUNT: Apa pesanmu bagi para Muslim yg mendengarmu saat ini ?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Pesan saya adalah, per-tama2, bukalah pemikiran kalian.
Mereka lahir dari keluarga2 Muslim — inilah bgmn mereka masuk Islam... spt juga
keluarga2 Kristen maupun Yahudi.

Jadi, saya ingin mereka membuka mata, pemikiran mereka & membayangkan diri mereka
tdk lahir dlm keluarga Muslim.. Utk apa Tuhan memberikan mereka otak? Bukalah hati
kalian. Baca Injil. Pelajarilah agamamu, Saya ingin membuka pintu gerbang bg mereka.
Saya ingin mereka bebas. Mereka pasti ingin hidup dng baik di dunia dng cara mengikuti
Tuhan - & mereka juga akan menemukan jaminan bg hidup di akhirat.

Sumber:
http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t%27220&start=0&postday
s=0&postorder=asc&highlight

http://www.haaretz. com/hasen/ spages/1007097. html