Anda di halaman 1dari 7

BADAN PUSAT STATISTIK

BPS PROVINSI PAPUA BARAT

No. 05/02/91 Th. III, 1 Pebruari 2010

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI


KOTA MANOKWARI

; Pada bulan Januari 2010, Kota Manokwari mengalami inflasi sebesar 0,17 persen. Dari 66 kota, tercatat
bahwa pada bulan Januari 2009, Manokwari menempati peringkat inflasi ke-enampuluhempat, atau
menurun tajam dari yang sebelumnya menempati peringkat inflasi ke-tiga di Indonesia.
; Inflasi di Kota Manokwari terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks
pada kelompok-kelompok barang dan jasa sebagai berikut : kelompok kesehatan sebesar 0,92 persen;
kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,88 persen; kelompok sandang
sebesar 0,34 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,21 persen;
kelompok bahan makanan sebesar 0,15 persen; serta kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga
sebesar 0,09 persen. Sedangkan satu kelompok pengeluaran lainnya justru mengalami penurunan
indeks, yakni kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar -0,59 persen.
; Laju inflasi tahun kalender (Januari-Januari) 2010 di Kota Manokwari sebesar 0,17 persen.

BULAN JANUARI 2010, DI KOTA MANOKWARI TERJADI INFLASI SEBESAR 0,17 PERSEN
DENGAN INDEKS HARGA KONSUMEN (IHK) SEBESAR 132,15.

Perkembangan harga berbagai komoditas pada bulan Januari 2010, secara umum menunjukkan kenaikan.
Berdasarkan hasil pemantauan BPS, dengan menggunakan penghitungan dan tahun dasar baru (2007 = 100), di
Kota Manokwari (hasil SBH 2007) pada bulan Januari 2010 terjadi inflasi sebesar 0,17 persen, atau terjadi kenaikan
Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 131,93 pada bulan Desember 2009 menjadi 132,15 pada bulan Januari 2010.
Sedangkan laju inflasi Manokwari tahun kalender (Januari-Januari) 2010 yakni sebesar 0,17 persen.

Inflasi di Kota Manokwari terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada
kelompok-kelompok barang dan jasa sebagai berikut : kelompok kesehatan sebesar 0,92 persen; kelompok
makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,88 persen; kelompok sandang sebesar 0,34 persen;
kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,21 persen; kelompok bahan makanan sebesar
0,15 persen; serta kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,09 persen. Sedangkan satu kelompok
pengeluaran lainnya justru mengalami penurunan indeks, yakni kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan
sebesar -0,59 persen.

Inflasi yang terjadi di Kota Manokwari dipengaruhi oleh kenaikan indeks yang signifikan pada sub kelompok-
sub kelompok seperti : sub kelompok ikan segar sebesar 5,37 persen; sub kelompok perawatan jasmani dan

Berita Resmi Statistik No. 05/02/91 Th. III, 1 Pebruari 2010 1


kosmetika sebesar 2,61 persen; sub kelompok tembakau dan minuman beralkohol sebesar 1,84 persen; sub
kelompok perlengkapan rumahtangga sebesar 1,47 persen; sub kelompok minuman yang tidak beralkohol sebesar
1,25 persen; sub kelompok perlengkapan/peralatan pendidikan sebesar 1,02 persen; sub kelompok sandang wanita
sebesar 0,93 persen; sub kelompok padi-padian, umbi-umbian, dan hasilnya sebesar 0,51 persen; serta sub
kelompok sandang anak-anak sebesar 0,50 persen. Sedangkan sub kelompok-sub kelompok yang sangat berperan
menghambat laju inflasi di Kota Manokwari adalah sub kelompok bumbu-bumbuan sebesar -6,67 persen; sub
kelompok daging dan hasil-hasilnya sebesar -3,04 persen; sub kelompok transpor sebesar -0,71 persen; sub
kelompok komunikasi dan pengiriman sebesar -0,38 persen; sub kelompok lemak dan minyak sebesar -0,37 persen;
serta sub kelompok penyelenggaraan rumahtangga sebesar -0,34 persen.

Pada bulan Januari 2010, beberapa komoditas yang memberikan andil/sumbangan inflasi terbesar adalah
sebagai berikut : ikan ekor kuning sebesar 0,17 persen; ikan cakalang sebesar 0,15 persen; rokok kretek filter
sebesar 0,05 persen; gula pasir sebesar 0,04 persen; beras sebesar 0,04 persen; sabun mandi sebesar 0,03 persen;
bawang putih sebesar 0,02 persen; kayu balokan sebesar 0,02 persen; ikan kembung/gembung sebesar 0,02
persen; serta bawang merah sebesar 0,02 persen.

Tabel 1
Laju Inflasi Kota Manokwari Januari 2010, Tahun Kalender 2010 dan
Tahun Ke Tahun Menurut Kelompok Pengeluaran (2007 = 100)

IHK IHK IHK Inflasi bulan Laju Inflasi Inflasi


Januari Desember Januari Januari Tahun Tahun Ke
Kelompok Pengeluaran
2009 2009 2010 2010 *) Kalender Tahun
2010 **) 2010 ***)
[1] [2] [3] [4] [5] [6] [7]

U m u m 127,41 131,93 132,15 0,17 0,17 3,72


1 Bahan Makanan 137,86 137,77 137,97 0,15 0,15 0,08
2 Makanan Jadi, minuman, Rokok dan
Tembakau 135,80 141,32 142,56 0,88 0,88 4,98

3 Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan


bakar 136,78 139,72 140,02 0,21 0,21 2,37

4 Sandang 105,63 121,26 121,67 0,34 0,34 15,19


5 Kesehatan 117,37 127,85 129,03 0,92 0,92 9,93
6 Pendidikan, Rekreasi dan Olah raga
116,43 118,13 118,24 0,09 0,09 1,55

7 Transpor dan Komunikasi dan Jasa


Keuangan 107,15 115,90 115,22 -0,59 -0,59 7,53

*) Persentase perubahan IHK bulan Januari 2010 terhadap IHK bulan sebelumnya.
**) Persentase perubahan IHK bulan Januari 2010 terhadap IHK bulan Desember 2009.
***) Persentase perubahan IHK bulan Januari 2010 terhadap IHK bulan Januari 2009.

2 Berita Resmi Statistik No. 05/02/91 Th. III, 1 Pebruari 2010


Tabel 2
Kelompok Pengeluaran Komoditi yang Memberikan Andil Terbesar
Terhadap Inflasi Kota Manokwari Januari 2010 (persen)

Andil Inflasi
Kelompok Pengeluaran Komoditi
(%)
[1] [2]
1. Bahan Makanan
Ikan Ekor Kuning 0,17
Ikan Cakalang 0,15
Beras 0,04
Bawang Putih 0,02
Ikan Kembung/Gembung 0,02
2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau
Rokok Kretek Filter 0,05
Gula Pasir 0,04
Makanan Ringan/Snack 0,01
Rokok Kretek 0,01
Rokok Putih 0,01
3. Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar
Kayu Balokan 0,02
Panci 0,01
Cat Tembok 0,01
Gelas Minum 0,01
Lemari Pakaian 0,00
4. Sandang
Pembalut Wanita 0,01
Sepatu 0,00
Pampers 0,00
Kaos Kaki 0,00
Celana Dalam Wanita 0,00
5. Kesehatan
Sabun Mandi 0,03
Pasta Gigi 0,00
Hand Body Lotion 0,00
Parfum 0,00
Shampo 0,00
6. Pendidikan, Rekreasi & Olahraga
Personal Komputer/Desktop 0,01
Kertas HVS 0,00
CD-Tape-Rec-Radio 0,00
Flash Disk 0,00
Tas Sekolah 0,00
7. Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan
Ban Luar Motor 0,00
Helm 0,00
Per & Shockbreaker 0,00
Sepeda 0,00
Telepon Seluler -0,01

Berita Resmi Statistik No. 05/02/91 Th. III, 1 Pebruari 2010 3


URAIAN MENURUT KELOMPOK PENGELUARAN

1. Bahan Makanan

Kelompok bahan makanan pada bulan Januari 2010 mengalami inflasi sebesar 0,15 persen atau terjadi
kenaikan indeks dari 137,77 pada Desember 2009 menjadi 137,97 pada Januari 2010.

Dari sebelas sub kelompok yang ada dalam kelompok bahan makanan, tiga sub kelompok mengalami
inflasi, dan delapan sub kelompok mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi pada sub kelompok ikan segar,
yakni sebesar 5,37 persen, dan inflasi terendah terjadi sub bahan makanan lainnya, yakni sebesar 0,21
persen. Sedangkan untuk deflasi, yang tertinggi terjadi pada sub kelompok bumbu-bumbuan, yakni sebesar -
6,67 persen dan deflasi terendah terjadi pada sub kelompok kacang-kacangan, yakni sebesar -0,07 persen.

2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau

Kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau pada Januari 2010 mengalami inflasi sebesar
0,88 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 141,32 pada Desember 2009 menjadi 142,56 pada Januari 2010.

Dari tiga sub kelompok yang ada dalam kelompok ini, seluruhnya mengalami inflasi. Sub kelompok
tembakau dan minuman beralkohol mengalami inflasi tertinggi, yakni sebesar 1,84 persen; sedangkan dua
sub kelompok lainnya, yakni sub kelompok minuman yang tidak beralkohol dan sub kelompok makanan jadi
mengalami inflasi masing-masing sebesar 1,25 persen; dan 0,22 persen.

3. Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar

Kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar pada Januari 2010 mengalami inflasi sebesar
0,21 persen, atau terjadi kenaikan indeks dari 139,72 pada Desember 2009 menjadi 140,02 pada Januari
2010.

Dari empat sub kelompok yang ada dalam kelompok ini, tiga sub kelompok mengalami inflasi dan satu
sub kelompok lainnya mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi pada sub kelompok perlengkapan
rumahtangga, yakni sebesar 1,47 persen; dan inflasi terendah terjadi pada sub kelompok biaya tempat tinggal,
yakni sebesar 0,50 persen. Sedangkan satu sub kelompok yang mengalami deflasi adalah sub kelompok
penyelenggaraan rumahtangga, yakni sebesar -0,34 persen.

4. S a n d a n g

Kelompok sandang pada Januari 2010 mengalami inflasi sebesar 0,34 persen, atau terjadi kenaikan
indeks dari 121,26 pada Desember 2009 menjadi 121,67 pada Januari 2010.

Dari empat sub kelompok yang ada dalam kelompok ini, tiga sub kelompok mengalami inflasi dan satu
sub kelompok lainnya tidak mengalami perubahan indeks. Sub kelompok sandang wanita mengalami inflasi

4 Berita Resmi Statistik No. 05/02/91 Th. III, 1 Pebruari 2010


tertinggi, yakni sebesar 0,93 persen. Sedangkan dua sub kelompok lainnya, yakni sub kelompok sandang
anak-anak dan sub kelompok sandang laki-laki, masing-masing mengalami inflasi sebesar 0,50 persen; dan
0,11 persen. Adapun satu sub kelompok lainnya yang tidak mengalami perubahan indeks, adalah sub
kelompok barang pribadi dan sandang lain.

5. K e s e h a t a n

Kelompok kesehatan pada Januari 2010 mengalami inflasi sebesar 0,92 persen, atau terjadi kenaikan
indeks dari 127,85 pada Desember 2009 menjadi 129,03 pada Januari 2010.

Dari empat sub kelompok yang ada dalam kelompok ini, satu sub kelompok mengalami inflasi, dan
tiga sub kelompok lainnya tidak mengalami perubahan indeks. Sub kelompok yang mengalami inflasi adalah
sub kelompok perawatan jasmani dan kosmetika, yakni sebesar 2,61 persen. Sedangkan tiga sub kelompok
yang tidak mengalami perubahan indeks adalah sub kelompok jasa kesehatan, sub kelompok obat-obatan,
dan sub kelompok jasa perawatan jasmani.

6. Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga

Kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga pada Januari 2010 mengalami inflasi sebesar 0,09 persen,
atau terjadi kenaikan indeks dari 118,13 pada Desember 2009 menjadi 118,24 pada Januari 2010.

Dari lima sub kelompok yang ada dalam kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga, satu sub
kelompok mengalami inflasi, satu sub kelompok mengalami deflasi, dan tiga sub kelompok lainnya tidak
mengalami perubahan indeks. Inflasi terjadi pada sub kelompok perlengkapan/peralatan pendidikan, yakni
sebesar 1,02 persen; sedangkan sub kelompok rekreasi mengalami deflasi, yakni sebesar -0,26 persen.
Adapun tiga sub kelompok lainnya yang tidak mengalami perubahan indeks adalah sub kelompok jasa
pendidikan, sub kelompok kursus-kursus/pelatihan dan sub kelompok olahraga.

7. Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan

Kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan pada Januari 2010 mengalami deflasi sebesar -
0,59 persen atau terjadi penurunan indeks dari 115,90 pada Desember 2009 menjadi 115,22 pada Januari
2010.

Dari empat sub kelompok yang ada dalam kelompok ini, satu sub kelompok mengalami inflasi, dua sub
kelompok mengalami deflasi, dan satu sub kelompok lainnya tidak mengalami perubahan indeks. Inflasi
terjadi pada sub kelompok sarana dan penunjang transpor, yakni sebesar 0,39 persen; sedangkan deflasi
terjadi pada sub kelompok sub kelompok transpor dan sub kelompok komunikasi dan pengiriman, yakni
masing-masing sebesar -0,71 persen; dan -0,38 persen. Adapun satu sub kelompok lainnya yang tidak
mengalami perubahan indeks adalah sub kelompok jasa keuangan.

Berita Resmi Statistik No. 05/02/91 Th. III, 1 Pebruari 2010 5


Tabel 3
Indeks Harga Konsumen Kota Manokwari Bulan Januari 2010 (2007=100),
Perubahan Terhadap Bulan Sebelumnya dan Bulan Desember 2009

IHK IHK Inflasi bulan Laju Inflasi Laju Inflasi


Desember Januari Januari Tahun Tahun
Kelompok Pengeluaran
2009 2010 2010 *) Kalender Ke Tahun
2010 **) 2010 ***)
[1] [2] [3] [4] [5] [6]

UMUM 131,93 132,15 0,17 0,17 3,72


I. BAHAN MAKANAN 137,77 137,97 0,15 0,15 0,08
Padi-padian, Umbi-Umbian dan Hasilnya 114,79 115,37 0,51 0,51 1,78
Daging dan Hasil-hasilnya 159,74 154,89 -3,04 -3,04 13,40
Ikan Segar 121,04 127,54 5,37 5,37 28,54
Ikan Diawetkan 122,86 122,45 -0,33 -0,33 11,11
Telur, Susu dan Hasil-hasilnya 181,38 181,16 -0,12 -0,12 -20,53
Sayur-sayuran 152,85 152,68 -0,11 -0,11 -1,74
Kacang-kacangan 121,90 121,81 -0,07 -0,07 -4,90
Buah-buahan 134,19 133,96 -0,17 -0,17 1,52
Bumbu-bumbuan 189,54 176,90 -6,67 -6,67 -21,58
Lemak dan Minyak 134,95 134,45 -0,37 -0,37 -4,36
Bahan Makanan Lainnya 149,76 150,07 0,21 0,21 31,47
II. MAKANAN JADI, MINUMAN ROKOK &
TEMBAKAU 141,32 142,56 0,88 0,88 4,98
Makanan Jadi 156,33 156,68 0,22 0,22 6,15
Minuman yang Tidak Beralkohol 138,54 140,27 1,25 1,25 4,67
Tembakau dan Minuman Beralkohol 120,41 122,62 1,84 1,84 3,02
III. PERUMAHAN, AIR, LISTRIK, GAS &
BAHAN BAKAR 139,72 140,02 0,21 0,21 2,37
Biaya Tempat Tinggal 155,85 156,06 0,13 0,13 1,20
Bahan Bakar, Penerangan dan Air 107,19 107,27 0,07 0,07 4,60
Perlengkapan Rumahtangga 115,51 117,21 1,47 1,47 5,85
Penyelenggaraan Rumahtangga 119,26 118,85 -0,34 -0,34 6,53
IV. SANDANG 121,26 121,67 0,34 0,34 15,19
Sandang Laki-laki 119,72 119,85 0,11 0,11 16,38
Sandang Wanita 115,86 116,94 0,93 0,93 11,35
Sandang Anak-anak 112,07 112,63 0,50 0,50 2,43
Barang Pribadi dan Sandang Lain 140,80 140,80 0,00 0,00 32,36
V. KESEHATAN 127,85 129,03 0,92 0,92 9,93
Jasa Kesehatan 140,69 140,69 0,00 0,00 3,08
Obat-obatan 132,79 132,79 0,00 0,00 23,92
Jasa Perawatan Jasmani 158,76 158,76 0,00 0,00 16,39
Perawatan Jasmani dan Kosmetika 110,89 113,78 2,61 2,61 5,27

*) Persentase perubahan IHK bulan Januari 2010 terhadap IHK bulan sebelumnya.
**) Persentase perubahan IHK bulan Januari 2010 terhadap IHK bulan Desember 2009.
***) Persentase perubahan IHK bulan Januari 2010 terhadap IHK bulan Januari 2009.

6 Berita Resmi Statistik No. 05/02/91 Th. III, 1 Pebruari 2010


Tabel 3 (Lanjutan)
Indeks Harga Konsumen Kota Manokwari Bulan Januari 2010 (2007=100),
Perubahan Terhadap Bulan Sebelumnya dan Bulan Desember 2009

IHK IHK Inflasi bulan Laju Inflasi Laju Inflasi


Desember Januari Januari Tahun Tahun
Kelompok Pengeluaran
2009 2010 2010 *) Kalender Ke Tahun
2010 **) 2010 ***)
[1] [2] [3] [4] [5] [6]

VI. PENDIDIKAN, REKREASI DAN


OLAHRAGA 118,13 118,24 0,09 0,09 1,55
Jasa Pendidikan 130,37 130,37 0,00 0,00 1,16
Kursus-kursus/Pelatihan 115,44 115,44 0,00 0,00 20,87
Perlengkapan/Peralatan Pendidikan 107,12 108,21 1,02 1,02 -0,67
Rekreasi 105,53 105,26 -0,26 -0,26 2,53
Olahraga 115,41 115,41 0,00 0,00 0,35
VII. TRANSPOR, KOMUNIKASI & JASA
KEUANGAN 115,90 115,22 -0,59 -0,59 7,53
Transpor 121,54 120,68 -0,71 -0,71 12,86
Komunikasi dan Pengiriman 90,97 90,62 -0,38 -0,38 -8,74
Sarana dan Penunjang Transpor 160,60 161,22 0,39 0,39 3,14
Jasa Keuangan 118,86 118,86 0,00 0,00 0,97

*) Persentase perubahan IHK bulan Januari 2010 terhadap IHK bulan sebelumnya.
**) Persentase perubahan IHK bulan Januari 2010 terhadap IHK bulan Desember 2009.
***) Persentase perubahan IHK bulan Januari 2010 terhadap IHK bulan Januari 2009.

Diterbitkan oleh :
Bidang Statistik Distribusi
Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Jalan Trikora – Sowi IV, Manokwari 98315.
Telp. (0986) 2702414, Fax. (0986) 213038
Contact Person :
Sutiyo, SE (085244606363)
Heri Tribowo, S.ST (085244542424)

Berita Resmi Statistik No. 05/02/91 Th. III, 1 Pebruari 2010 7