Anda di halaman 1dari 39

LAPORAN

PRAKTEK KERJA INDUSTRI ( PRAKERIN )


SMK AL-INABAH PONOROGO

DISUSUN OLEH:PUPUT NYAUDI


Kelas : XI TKJ
Program Keahlian : Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)

PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN PONOROGO


DINAS PENDIDIKAN
SMK AL-INABAH
Jln :Tunggal Asri No 77 Bareng Babadan PonorogoTelp.(0352) 482968
LAPORAN

PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)


DI DUNIA USAHA / DUNIA INDUSTRI

DIAJUKAN UNTUK MEMENUHI PERSYARATAN


ADMINISTRASI
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)

DISUSUN OLEH :
1. PUPUT NYAUDI No Induk :13306 / 333 TKJ

BIDANG KEAHLIAN : TEKNOLOGI INFORMASI DAN


KOMUNIKASI
PROGRAM KEAHLIAN :TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN
KELAS : XI B TKJ
TEMPAT PRAKERIN :STAR KOMPUTER

PEMERINTAH KABUPATEN PONOROGO


DINAS PENDIDIKAN

SMK AL INABAH
BIDANG KEAHLIAN :TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

JL.Tunggal Asri 77 Bareng Babadan Ponorogo Telp. (0352)482968

2
LEMBAR PENGESAHAN

NAMA SEKOLAH :SMK AL INABAH


BIDANG KEAHLIAN : TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
PROGRAM KEAHLIAN :TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN
NAMA PESERTA : 1. PUPUT NYAUDI

Ponorogo,25 April 2010

Menyetujui

DU / DI Pemberi Order Guru Pembimbing

Abdul Latif Nasrudin Astu Sasongko Ekanto

Mengetahui,

Kepala Sekolah / Program Keahlian

RUSLAN THOHIRIN,S.Ag,M.Si

3
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas Petunjuk,
Rahmat, Hidayah-Nya panulis dapat menyelesaikan laporan pelaksanaan Praktek
Kerja Industri tanpa ada halangan apapun sesuai dengan waktu yang telah
ditentukan. Laporan ini disusun berdasarkan pengalaman dan ilmu yang saya
peroleh selama melaksanakan Praktek Kerja Industri(PRAKERIN).
Laporan pelaksanaan Praktek Kerja Industri (PRAKRIN) yang telah saya
tulis ini dibuat dalam rangka memenuhi tugas dari sekolah dan sebagai bahan
peryangung jawaban atas kegiatan Praktek Kerja Industri(PRAKERIN) di Dunia
Usaha Dan Dunia Industri(DU/DI).
Saya menyadari bahwa laporan ini tidak akan tersusun dengan baik tanpa
adanya bantuan pihak-pihak terkait. Oleh karena itu, pada kesempatan ini tidak
lupa juga saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah
membantu saya dalam PRAKERIN mauoun dalam saya menyusun laporan ini ,
antara lain:
Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada :
1. Bapak Ruslan Thohirin S,Ag.Msi selaku kepala SMK AL INIBAH.
2. Bapak Astu Sasongko Ekanto selaku pembimbing di
STAR Komputer Ponorogo yang telah bersedia meneri,a saya
untuk melaksanakan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN)selama 2
bulan dan membantu saya dalam melaksanakan kegiatan di STAR
Komputer Ponorogo.
3. Bapak Abdul Latif Nasrudin selaku pimpinan sekaligus
pembimbing di STAR Komputer Ponorogo yang telah memberi
kesempatan selama 3 bulan dan telah memberikan fasilitas guna
melaksanakan Praktek Kerja Industri(PRAKRIN)dan membantu
dalam melaksanakan kegiatan di STAR Komputer Ponorogo.
4. Orang tua yang selalu setia mendorong dan memotifasi
selama penyusunan Laporan Praktek Kerja Industri(PRAKRIN).
5. Teman-taman yang setia membantu penyusunan
Laporan Praktek Kerja Industri(PRAKRIN).
6. Dan semua pihak yang telah ikut serta memberikan bantuan dan
dorongan dalam proses penyelesaian laporan ini.
Saya sadar bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna, oleh
karena itu kritik dan saran yang membangun sangat saya harapkan, demi
kesempurnaan laporan ini. Akhir kata saya mohon maaf yang seikhlas-
ikhlasnya apabila dalam laporan ini banyak jesalahan. Semoga bermanfaat
bagi saya dan bagi pembaca.

4
Ponorogo, 25 April 2010

Penyusun

5
MOTO

1. Dunia adalah komedi bagi mereka yang melakukannya, atau tragedi bagi
mereka yang merasakannya.
2. Mulailah menggarap sedikit demi sedikit ide yang ada dalam pikiran Anda,
jangan jadikan ide tersebut hanya sebatas wacana.
3. Jika Anda mempunyai ide positif, aplikasikan hal tersebut kedalam satu bidang
yang mampu Anda pertanggung jawabkan.
4. Cinta yang sejati tidak terletak pada apa yang telah dikerjakan dan diketahui,
namun pada apa yang telah dikerjakan namun tidak diketahui.

5. Tak ada orang yang terlalu miskin sehingga tidak bisa memberikan pujian.

6. Kesehatan selalu tampak lebih berharga setelah kita kehilangannya.

7. Kita tidak bisa menjadi bijaksana dengan kebijaksanaan orang lain, tapi kita
bisa berpengetahuan dengan pengetahuan orang lain.

6
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ...................................................................................................i


HALAMAN [PENGESAHA..................................................................................….ii
KATA PENGANTAR ..................................................................................................iii
DAFTAR ISI …………………………………………………………………………iv
DAFTAR GAMBAR ...................................................................................................vi
BAB I :PENDAHULUAN .
A. Latar Belakang ……………………………………………………7
B. Maksud dan Tujuan ………………………………………………8
C. Tempat dan Waktu Prakerin ……………………………………...9
BAB II :LAPORAN KEGIATAN
A. Profil DU /DI………………………………………………………10
B. Rencana Kegiatan di DU/DI ………………………………………11
C. Pelaksanaan Kegiatan di DU / DI ……………………………….. 11
D. Laporan Hasil Kegiatan …………………………………………..33
E. Faktor Pendukung dan Penghambat ………………………………34
BAB III :PENUTUP
A. Kesimpulan ……………………………………………………….35
B. Saran – Saran ……………………………………………………..36
C. Kesan dan Pesan ………………………………………………….36
DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR LAMPIRAN
DAFTAR GAMBAR

7
BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Perlu disadari bahwa sampai pada saat ini lulusan SMK belum dapat diserap
langsung oleh pihak dunia usaha maupun industri. Secara kasat mata terbukti
hampir setiap dunia usaha / industri ketika merekrut tenaga jerja lulusan SMK
masih menerapkan Pendidikan dan Pelatihan bagi yang telah lulus seleksi
penerimaan karyawan rata – rata 3 (tiga) bulan. Hal ini menunjukkan bahwa
keterampilan yang dimiliki lulusan SMK belum diakui oleh pihak usaha / industri.
Jika kita kaji secara seksama, kita tidak dapat menyalahkan pihak dunia
usaha /industri. Memang pada kenyataannya masih banyak SMK yang sangat
minim peralatan praktek. Sehingga peserta diklat yang harusnya porsi
pembelajaran praktek idealnya 70 % hanya dapat dilaksanakan 30 % saja. Bahkan
ada beberapa SMK yang tidak memiliki sama sekali peralatan praktek, dalam
pelaksanaan peserta diklat hanya dapat berangan – angan dengan teori saja tidak
dengan peralatan kenyataan yang sebenarnya.
SMK yang peralatan praktek cukup memadai, belum tentu peralatan itu sesuai
dengan yang ada di industri / usaha. Sekarang peralaatan di dunia usaha / industri
sudah serba otomatis sedangkan peralatan yang ada di SMK – SMK masih
manual. Sehingga pelaksanaan praktek hanya sekedar mengenal peralatan yang
ada, kurang memperhatikan kebutuhan di dunia industri / usaha, itu pun tidak
semuanya dapat memanfaatkan secara maksimal.
Sesuai dengan hasil pengamatan dan penelitiaan Direktorat Pendidikan
Menengah Kejuruan, pola penyelenggaraan di SMK belum secara tegas dapat
menghasilkan tamatan sebagaimana yang diharapkan. Hal tersebut dapat dilihat
dari kondisi pembelajaran yang kondusif untuk menghasilkan tenaga kerja yang
professional, karena keahlian professional seseorang tidak semata – mata diukur
oleh pengguasaan unsur pengetahuan dan teknik bekerja, tetapi harus dilengkapi
dengan penguasaan kiat (arts) bekerja yang baik.
Penggunaan unsur ilmu pengetahuan dan teknik kerja dapat dipelajari di
sekolah, namun untuk kiat adalah sesuatu yang tidak dapat diajarkan tetapi harus
dikuasai melalui pembiasaan dan internalisasi.
Untuk kiat yang menjadi faktor utama penentu kadar keahlian professional
seseoarang, hanya dapat dikuasai melalui cara mengerjakan pekerjaan pada bidang
profesi itu sendiri. Karena itulah tumbuh suatu aturan keahlian professional
berdasarkan jumlah pengalaman kerja. Misalnya tinggkat keahlian seorang pilot
diukur dari jumlah jam terbangnya, tinggkat keahlian seorang montir diukur dari
jumlah tahun kerjanya sebagai seorang montir, dan sertifikat seorang “wekder”
bias batal apabila lebih dari satu tahun tidak lagi mengerjakan mengelas.
Mata diklat praktek kejuruan yang disajikan di sekolah biarpun menggunakan
peralatan yang lengkap dan modern, pada dasarnya hanya mampu menyajikan
proses dan situasi peniruan (simulasi), karena bukan situasi yang sesungguhnya,

8
oleh karena itu sulit diharapkan untuk mampu memberikan keahlian sebagaimana
yang diharapkan.
Melihat kenyataan diatas, Dikmenjur menetapkan strategi operasional yang
berdasarkan kepada kebijakan “Link and Match” (kesesuaian dan Kesepadanan)
Departemen Pendidikan dan kebudayaan dalam model penyelenggaran
Pendidikan Sistem Ganda. Pelaksanannya sesuai dengan ketentuan – ketentuan
yang tertuang dalam Undang – undang Nomor 2 Tahun 1989 tentang system
Pendidikan Nasional, PP Nomor 20 tahun 1990 tentang Pendidikan Menengah, PP
Nomor 39 1992 tentan Peran serta Masyarakat dalam Pendidikan Nasional,
Kepmendikbud Nomor 080/U/1992 tentang Sekolah Menengah Kejuruan dan
Kepmendikbud Nomor 080/U/1993 tentang kurikulum SMK.

B. MAKSUD DAN TUJUAN


1. Maksud Praktek Kerja Industri (PRAKERIN)
Ada pun maksud dilaksanakannya praktek kerja industri (prakerin)
adalah :
a. Membentuk kemampuan siswa sebagai bekal untuk memasuki
lapangan kerja.
b. Sebagai pengalaman melatih diri dengan mengkaji
konsep – konsep yang didapat selama pendidikan sehingga terbiasa
dengan lapangan kerja.
c. Memperluas dan memantapkan proses pemantapan
teknologi baru dari lapangan kerja ke sekolah maupun sebaliknya.
d. Diharapkan dari hasil penulisan ini nantinya dapat
memberikan sumbangan pemikiran kepada perusahaan / instansi
dalam mengambil kebijakan di masa yang akan datang.
e. Memantapkan sikap propesional yang di perlukan siswa
dalam memasuki dunia kerja sesuai dengan bidangnya.
2. Tujuan
a. Pelaksanaan kegiatan Prakerin :
1) Menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keahlian
professional yaitu tenaga kerja yang memiliki tingkat
pengetahuan, ketrampilan dan etos kerja yang sesuai dengan
tuntunan lapangan kerja.
2) Memperkokoh kerjasama antara sekolah dengan dunia
kerja.
3) Meningkatkam efisiensi proses pendidikan dan pelatihan
tenaga kerja yang berkualitas professional.
4) Memberi pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman
kerja sebagai bagian dari proses pendidikan.

9
5) Siswa mampu memahami, memantapkan dan
mengembangkan pelajaran yang didapatkan di sekolah dan
diterapkan di Dunia Usaha.
6) Menambah pengalaman dan pengetahuaan siswa dalam
melaksanakan prakerin.

b. Tujuan Penyusunan Laporan Setelah Melaksanakan Prakerin


Keraja Industri (PRAKERIN) adalah :
1) Untuk mengetahui perkembangan siswa selama mengikuti
Praktek Kerja Industri.
2) Sebagai pertanggungjawaban atas tugas yang diberikan
sekolah kepada para siswa sehubungan dengan pelaksanaan PRAKERIN.
3) Menambah perbendaharaan perpustakaan sekolah dan sebagai
pengetahuan bagi siswa angkatan selanjutnya.
4) Sebagia latihan bagi siswa dalam membuat laporan kegiatan.
5) Sebagai bukti bahwa siswa telah melakukan praktek yang di
lakukan di DU/DI.
6) Sebagai syarat mengikuti Ujian Nasional.Untuk mengetahui
perkembangan siswa selam mengikuti praktek di DU / DI.

C.Tempat dan Waktu pelaksanaan Prakerin


1) Adapun penempatan ataupun lokasi praktek kerja industri
atau prakerin yang terdapat diberbagai toko dan perusahaan/
instansi di kawasan Ponorogo salah satunya STAR Komputer
yang beralamat di Jl.Yos Sudarso No 94 Paju Ponorogo
dengan telp / hp (0352)711915 / 081 335 671 694.

2) Waktu pelaksanaan praktek kerja industri atau prakerin untuk


SMK AL- Inabah adalah 3 bulan yaitu mulai tanggal 18
Januari 2010 sampai dengan penarikan kembali ke sekolah
pada tanggal 25 April 2010.

10
BAB II
LAPORAN KEGIATAN

A. PROFIL DU / DI
1. Sejarah berdiri
Berdirinya tko tempat kami PRAKERIN ini brawal dri sang pemilik toko
yang bernama bapak Abdul Lathif Nasrudin untuk mendirikan sebuah usaha
yang bias selalu tetap eksis walaupun dunia ini terus berkembang, dengan
pemikiran yang matang akhirnya dipilihlah usaha yamg bergerak dalam bidang
teknologi informasi dan komunikasi berupa jual beli computer dan laptop,
pelayanan servis kompter dan laptop, penggetikkan, scan dan kursus. Sehingga
tepat pada tanggal 27 Juli 2006 toko tempat kami PRAKERIN ini didirikkan dan
diberi nama toko STAR KOMPUTER yang bertempat di Jl. Yos Sudaso 94 Paju
Ponorogo.

2. VISI DAN MISI PERUSAHAN


Layaknya perusahan – perusahan pada umumnya yang mempunyai visi
dan misi perusahaannya,toko yang kami tempati pun mempunyai visi dan
misi yang diharapkan dengan adanya visi dan misi tersebut. Toko ini dapat
bersaung di dunia usaha yang dijalaninya. Visi dan misinya antara lain
adalah sebagai berikut :

A. VISI
1). Ikut serta memajukkan teknologi komunikasi dan informasi di
Indonesia.
2). Meninggkatkan minat beli dan memberikan pelayanan yang
baik kepada para pelanggan dengan setulus hati.

B. MISI
1). Selalu mengupdate produk lama dengan produk yang baru
2). Berusaha memenuhi segala kebutuhan konsumen.
3). Memberikan pelayanan yang terbaik bagi para pelanggan.
4). Siap bersaing dengan baik.
B. RENCANA KEGIATAN di DU / DI
1) Pemasangan CPU
Memperbaiki CPU
2) Melakukam instalasi windows xp

11
3) Melakukam instalasi office 2003
4) Perakitan PC

C. PELAKSANAAN KEGIATAN di DU / DI

1. PEMASANGAN CPU
a. Melakukan pemeriksaan pada CPU.
b. Meletakkan CPU pada meja dan memasang monitornya.
c. Melakukan pemasangan perangkat PC seperti mouse,keyboard,dll.
d. Menghidupkan komputer apakah sudah dapat dipakai dengan
baik.
e. Memperhatikan seluruh perangkat komputer dapat digunakan
dapat dengan baik.
f. Menganti apabila ada perangkat yang rusak.
g. Melakukan restart ulang komputer setelah menganti perangkat
yang rusak setelah restart mencoba kembali apakah computer sudah
dapat digunakan.

2. MEMPERBAIKI CPU
a. Membuka baut CPU yang rusak.
b. Memperhatikan seluruh perangkat – perangkat CPU.
c. Membersihkan bagian – bagian motherboard yang kotor.
d. Memasang perangkat – perangkat yang lepas.
e. Memperbaiki perangkat yang rusak.
f. Menganti perangkat PC yang tidak layak dipakai
g. Memasang perangkat yang baru dan tutup ulang CPU.
h. Menghidupkan komputer apakah computer tersebut sudah
dapat digunakan.
i. Melakukan pemeriksaan ulang apabila ada masalah yang
timbul kembali.

12
3. MELAKUKAN INSTALASI WINDOWS XP

1. Sebelumnya kamu membutuhkan CD master Windows XP terlebih


dahulu kemudian masukan di CDROM/DVDROM kamu. Lalu restart
komputer kamu, kemudian nampak tampilan seperti gambar lalu tekan
tombol Delete pada keybord agar kamu dapat masuk di BIOS(Basic
Input Output System) komputer. Pada beberapa jenis Mainboard harus
menekan tombol F2 pada keyboard. Kamu dapat melihatnya pada
perintah Press DEL to run Setup. Sebelumnya kamu membutuhkan CD
master Windows XP terlebih dahulu kemudian masukan di
CDROM/DVDROM kamu. Lalu restart komputer kamu, kemudian
nampak tampilan seperti gambar lalu tekan tombol Delete pada keybord
agar kamu dapat masuk di BIOS(Basic Input Output System) komputer.
Pada beberapa jenis Mainboard harus menekan tombol F2 pada
keyboard. Kamu dapat melihatnya pada perintah Press DEL to run
Setup.

2. Lalu kamu akan berada dalam BIOS


kemudian pilih Boot pada menu dan pilih item Boot Device Priority
seperti pada gambar.

13
3. Setelah itu Kamu merubah [CDROM] pada posisi 1st Boot Device untuk
boot melalui CDROM dengan menggunakan tombol +- di keyboard.Lalu
tekan F10 untuk menyimpan konfigurasi kamu.

4. Restart komputer tunggu hingga muncul tulisan seperti pada gambar lalu
tekan sembarang tombol dengan cepat.
5. Setelah pada tampilan berikut tekan Enter untuk lanjut pada proses instal
atau R untuk melakukan reparasi Windows di Recovery Consule atau
F3 untuk mengakhiri proses instal.
6. Lanjut pada Lisencing Agreement tekan F8 untuk lanjut dan ESC untuk
batalkan proses.

14
7. Pada gambar posisi partisi belum terisi oleh sistem windows.Tekan C
untuk membuat partisi baru pada harddisk dan Enter untuk menginstal.

8. Lalu masukan berapa besar kapasitas partisi yang ingin kamu buat dalam
satuan megabytes(MB) dan tekan Enter untuk membuat partisinya
seperti terlihat pada gambar

9. Kemudian tekan Enter untuk melakukan proses instal


atau Delete untuk menghapus partisi.

15
10 Dan pilih NTFS file system (Quick) atau FAT file system (Quick) lalu
tekan Enter.

11 Bila proses instalasi langkah 1 → 10 benar maka akan tampil seperti


gambar.

16
12. Setelah itu kamu sampai pada layar berikut Click Next.

13. Lalu isikan dengan Nama dan Organisasi Kamu kemudian tekan Next
.

17
14. Disini Kamu akan mengisikan Produk Key atau
Serial Number dari type windows Kamu tekan Next lagi.

15. Isikan nama komputer dan password untuk mengaksesnya lalu tekan
Next.

18
16. Set Time Zone pada posisi (GMT+80:00) klik Next.

19
17. Typical settings: Pada option ini settingan jaringan akan dibuat
default windows dan Custom settings: Untuk mensetting jaringan kamu
secara manual lalu klik Next.

18. Bila Kamu terhubung kejaringan local dengan domain pilih option Yes,
lalu isi dengan nama DOMAIN yang sama dengan DOMAIN jaringan
Kamu dan sebaliknya jika tidak terhubung kejaringan atau terhubung tapi
tanpa DOMAIN pilih option No, sekali lagi tekan Next.

20
19 Selanjutnya Kamutinggal mengklik Ok,Next,Skip dan Finish juga
diminta mengisikan nama kamu. hingga Kamu berada pada tampilan
Dekstop Windows seperti ini. Sekarang Kamu tinggal menginstal driver
hardware CPU Kamu. .

4. MELAKUKAN INSTALASI MICROSOFT OFFICE


Langkah-Langkah Menginstalasi Microsoft Office 2003 :

1. Sebelum mulai menginstal Microsoft Office 2003, tuliskan kunci produk


ditampilkan di bagian dari CD pada secarik kertas.

2. Masukkan Microsoft Office 2003 CD Instalasi ke dalam drive CD komputer


Anda.Setelah beberapa detik, Office 2003 setup layar akan muncul.

21
3. Anda akan ditanyakan pertama Office 2003
Product Key.Ketik 25 digit kode kunci produk dengan benar.Jika Anda sudah
selesai, klik tombol Next.

4. Layar berikutnya installer akan meminta Anda untuk memasukkan Informasi


Pengguna berikut:

Nama pengguna: Ketik nama pertama dan nama terakhir.


Inisial: Ketik inisial Anda.
Organisasi: Ketik nama organisasi Anda, atau bisa biarkan kosong.

Ketika Anda telah memasukkan semua informasi ini, klik tombol Next.

22
5. Layar berikutnya menampilkan End-User License Agreement.Klik
kotakcentang dengan "Saya menerima persyaratan dalam Perjanjian
Lisensi.Kemudian klik pada tombol Next.

6. Layar selanjutnya akan menampilkan opsi instalasi untuk Office 2003. Anda
memiliki empat pilihan untuk memilih: Typical, Complete, Minimal dan
Custom. Choose "Complete Install"Pilih "Complete Install" dan kemudian klik
pada tombol Next.

23
.7. Ringkasan layar akan muncul.Klik tombol Pasang.Ini akan menginstal
Microsoft Office 2003 Professional ke komputer Anda; dan butuh beberapa
waktu untuk menyelesaikan.

8. Selama proses installasi, sebuah progress bar akan ditampilkan menunjukkan


bahwa Microsoft Office 2003 saat ini sedang diinstal pada komputer
Anda.Waktu untuk menyelesaikan instalasi akan bervariasi berdasarkan
kecepatan komputer Anda.

24
9. Installer akan menginformasikan kepada anda kapan setup selesai.Anda
akan memiliki pilihan untuk memeriksa update Microsoft Office dan
menghapus file instalasi anda.

10. Cukup klik tombol Finish untuk menyelesaikan instalasi.

5. PERAKITAN PC
Komponen perakit computer tersedia di pasaran dengan beragam pilihan
kualitas dan harga. Dengan merakit sendiri komputer, kita dapat menentukan jenis

25
komponen, kemampuan serta fasilitas dari komputer sesuai kebutuhan. Tahapan
dalam perakitan komputer terdiri dari:
a. Persiapan
Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta
menghindari permasalahan yang mungkin terjadi. Hal yang terkait dalam
persiapan meliputi :
Penentuan Kongfigurasi Komputer
Persiapan Komponen dan Perlengkapan
Pengaman

1) Penentuan Kongfigurasi Komputer


Kongfigurasi komputer berkait dengan penetuan jenis kompunen dan
fitur dari komputer serta bagaiman seluruh komponen dapat bekerja
sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita. Penentuan
komponen dimulai dari jenis processor, motherboard, lalu komponen
lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap
motherboard harus diperhatikan, karena setiap motherboard mendukung
jenis processor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda – beda.
2) Persiapan Komponen dan Perlengkapan
Komponen computer beserta perlengkapan yntuk perakitan
dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan
perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari :
a) Komponen computer
b) Kelengkapan computer seperti kabel, sekrup,
jumper, baut dan sebagainya.
c) Buku manual dan referensi dari komponen.
d) Alat Bantu berupa obeng pipih dan Philips.
Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.
Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengetahui digram posisi
dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen kongfigurasi
(jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai
untuk komputer yang dirakit. Diskette atau CD software diperlukan untuk
menginstall system Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi
pada computer yang selesai dirakit.
b. Pengamanan
Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti
kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau
tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:

a) Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam


pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan
statis.

26
b) Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur
rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang
terdapat pada komponen.

Perakitan
Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari :
1. Penyiapan motherboard
Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper
untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke
motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur
jumper tegangan dapat merusak prosessor.

2. Memasang Prosessor

Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati


casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.

27
a. Jenis socket

1: Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di


motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan
titik, segitiga atau lekukan.

2: Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.

3: Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan


posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga
tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.

4: Turunkan kembali tuas pengunci.

b. Jenis Slot

1: Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard


sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di
motherboard

2: Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak

Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat
masuk ke lubang slot.

28
4. Memasang Heatsink
Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh
prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk
mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat
pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan
sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar
panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan
dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.

4. Memasang Modul Memori

Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket


terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap
jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan
dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang
untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.

29
a. Jenis SIMM

1. Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.


2. Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat
terhadap slot
3. Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot
akan otomatis mengunci modul.

b. Jenis DIMM dan RIMM

Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu
cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai
panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan
1. Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
2. sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan
pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
3. Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila
modul sudah tepat terpasang.

Memasang Motherboard pada Casing


Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan
(standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:

1. Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam.


Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan
cincin pada tepi lubang.
2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan
posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.

30
3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan
keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci
pada setiap dudukan logam.
4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
5. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing
dan kunci dengan sekerup.

6.Memasang Power Supply


Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power
supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:

a. Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang


ke empat buah sekerup pengunci.

31
b. Hubungkan konektor power dari power supply ke motherboard.
Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan
sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua
konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam
harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari
konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan,
jika memakai fan untuk pendingin CPU.

7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing

Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah


memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
a. Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol
floppy di motherboard
b. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan
secondary pada motherboard.
c. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel
pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk
memasang.
d. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang
port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat
tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin
dipasang dan pasang sekerup kembali.

e. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card


konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan
konektor mouse pada motherboard

32
f. Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing,
LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing
bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk
mencari lokasi konektor yang tepat.

8. Memasang Drive
Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau
DVD adalah sama sebagai berikut:
a. Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
b. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur
seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
c. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang
sekerup penahan drive.
d. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di
motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)

e. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.

f. Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting


jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan
lainnya sebagai slave.
g. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk
menghubungkan dua drive tambahan.
h. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di
motherboard
i. Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.

33
9. Memasang Card Adapter

Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound,


network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang
dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara memasang adapter:

a. Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau


rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk
pada slot ekspansi di motherboard
b. Pasang sekerup penahan card ke casing
c. Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.

10. Penyelessaian Akhir


a. Pasang penutup casing dengan menggeser
b. sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
c. Pasang konektor monitor ke port video card.
d. Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.

e. Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port


mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).

f. Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan


microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari
card adapter untuk memastikan lokasi port.

34
C. Pengujian
Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program
setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:

1. Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan


suara dari speaker.
2. Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware
yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan
monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur
sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk
mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
3. Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi
dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar
untuk masuk ke program setup BIOS.
4. Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS.
Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas
hardisk dan boot sequence.

5. Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.

Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan
urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette
atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.

d. Penanganan Masalah
Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan
penanganannya antara lain:
1. Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh
switch atau kabel daya belum terhubung.

2. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card


belum pas ke slot/
LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan
pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung.

35
D. LAPORAN HASIL KEGIATAN di DU/DI

Laporan kegiatan secara berkala :

TANGGAL KEGIATAN

19 januari 2010 • Mengenali tentang pc

• Instal windows

• Install offices

• Install fhotoshf

• Install winap

19 febuari 2010 • Install driver

• Cek Ram

• Cek VGA

• Merakit komputer

19 maret 2010 • Scan virus

• Install anti virus

• Menanganni kerusakan

• Sevis komputer

36
E. FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT
Baik yang diadakan di dalam (internal) maupun yang di luar (ekstern) maka tak
akan lepas dari segala faktor baik penghambat ataupun pendukung,
Karena bagimanapun juga kedua hal tersebut akan selalu ditentukan dan dihadapi.
Faktor pendukung:
1. Fasilitas peralatan sangat mendukung.
2. Bimbingan kepada perserta prakerin baik dari pihak sekolah maupun dari
pihak industri / perusahan sangat penuh perhatian.
3. Dari pihak Industri memberikan penuh kepercayaan.
Faktor penghambat:
1. Fasilitas yang disediakan terbatas.
2. Dalam penginstallan banyak kaset yang rusak sehingga harus memilih yang
baik agar proses penginstallan berjalan dengan lancar, sehingga butuh waktu
cukup lama.

37
BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Setelah pelaksanaan proses serta interaksi dengan proyek produksi kegiatan
prakerin, maka penulis dapat menyimpulkan beberapa hal antara lain:
1. Kegiatan prakerin merupakan kegiatan yang positif bagi siswa
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) karena dengan kegiatan ini dapat
meningkatkan kompetensi siswa.
2. Kegiatan prakerin merupakan kesempatan yang memberi ruang
kepada siswa SMK untuk untuk mengembangkan kemampuan sesuai
dengan kompetensi masing-masing.
3. Kegiatan prakerin memberi kesempatan yang seluas-luasnya bagi
siswa SMK untuk menujukkan kemampuannya pada industri atau
perusahan yang membutuhkan tenaga yang kompeten di bidang
teknologi informasi .
4. Kegiatan Prakerin merupakan media promosi siswa SMK sebagai
tenaga kerja yang matang dalam menyongsong dunia kerja.

B. SARAN-SARAN
Setelah melaksanakan proses pembuatan laporan prakerin, maka penyusun
mempunyai beberapa saran yang ingin disampaikan kepada pihak sekolah dan
instansi selaku pihak yang terkait langsung dengan pelaksanaan kegiatan prakerin,
antara lain sebagai berikut:
1. Kegiatan Prakerin inimerupakan kegiatan yang positif bagi semua pihak
untuk mengembangkan kemampuan individu maupun sebagai sarana
untuk menilai sejauh mana keberhasilan sekolah dalam menyiapkan
siswanya untuk diterjunkan ke dunia kerja, sehingga perlu ditingkatkan
baik dari segi struktual maupun oprasional dimasa-masa mendatang.
2. Sekolah hendaknya membekali ilmu-ilmu dasar yang banyak
diaplikasikan di dunia industri sehingga pada saat siswa melaksanakan
kegiatan prakerin, siswa tidak banyak menghadapi kendala yang
berhubungan dengan materi akademis, yang pada kenyatan siswa masih
dibingugkan dengan masalah yang dihadapi di dunia usaha.
3. Sekolah hendaknya memperbanyak frekuensi bimbingan dan
pengawasan kegiatan prakerin.
4. Sekolah hendaknya merencanakan program tidak lanjut dari kegiatan
prakerin sebagai media promosi kemampuan dan kompetensi siswa.

38
C. KESAN DAN KESAN
Kesan dan pesan saya selama prakerin di STAR COMPUTER adalah
Kesan:
1. perpisahan bukan akhir dari segalanya tapi awal dari segalanya,
perjuangan kita masih panjang.
2. Selama saya prakerin di STAR COMPUTER ini saya telah memperoleh
banyak ilmu bermanfaat yang di sekolah belum saya dapatkan seperti:
a). Menginstall PC
b). Merakit PC
c). Melayani penjualan, dan masih banyak lagi.
Pesan:
Selama saya prakerin di STAR Komputer ini pesan saya adalah:
1. Semoga hubungan antara pembimbing, karyawan dan staf – staf
STAR Komputer dengan siswa prakerin ini dengan baik.
2. Semoga SMK Al – Inabah ini dapt mengembangkan ilmu yang
lebih banyak lagi untuk para siswa PRAKERIN yang akan datang.
3. Walau kebersamaan ini terdinding ruang pemisah tapi, biarlah
cerita kita kan menjadi sebuah kisah klasik di masa depan, yang tak pernah
tekikis waktu dan takkan pudar ditelan usia sepanjang masa.

39