Anda di halaman 1dari 3

DAFTAR PUSTAKA

Academy

of

Managed

Care

Pharmacy.

(2010).

Medication

http://www.amcp.org/WorkArea/DownloadAsset.aspx?id=9300.

Errors.
diakses

pada tanggal 4 Maret 2016 pukul 01.25 WIB.


American Society of Health-System Pharmacists. (2016). ASHP Guidelines on
Preventing Medication Errors in Hospitals. http://www.ashp.org. diakses
pada tanggal 4 Maret 2016 pukul 01.23 WIB.
Anderson, Townsend. (2010). Medication errors: Dont let them happen to you.
American Nurse Today. Volume 5 No.3: Mar 10.
Australian Commission on Safety and Quality in Health Care. (2010). Patient
Safety in Primary Health Care. http://www.safetyandquality.gov.au.
diakses pada tanggal 4 Maret 2016 pukul 0.46 WIB.
Ballard, K.A. (2003). Patient Safety: A shared responsibility. Online Journal of
Issues in Nursing. Volume 8 2003 No.3: Sept 03
Bird, F.E.Jr. and Germain, G.L. (1996). Practical Loss Control Leadership (ed-3).
Loganville, Georgia: Det Norske Veritas.
Cinderasuci, Rizki. (2012). Perbaikan Angka Kejadian Tidak Diharapkan Dengan
Metode Six Sigma di Instalasi Rawat Inap RS Anna Medika Bekasi Tahun
2011. Tesis Magister pada Universitas Indonesia: tidak diterbitkan.
Conklin, Annalijn. (2008). Improving Patient Safety in the EU. Cambridge:
RAND Corporation.

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Department of Health. (2002). Improving Patient Safety : Insights from American,


Australian and British Healthcare. ECRI Europe: Department of Health of
United Kingdom.
DepKes. (2008). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 58
tahun 2014 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit.
Jakarta: DepKes RI.
______. (2008). Panduan Nasional Keselamatan Pasien Rumah Sakit (Patient
Safety). (ed-2). Jakarta: DepKes RI.
______. (2009). Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2009 tentang Pekerjaan
Kefarmasian. Jakarta: Depkes RI.
______. (2009). Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.
Jakarta: DepKes RI.
______. (2011). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
1691/Menkes/Per/VIII/2011 tentang Keselamatan Pasien Rumah Sakit.
Jakarta: Depkes RI.
House of Commons Health Committee. (2009). Patient Safety. The Reports and
evidence of the Committee. London: The Stationery Office.
Institute of Medicine. 2000. To Err is human: Building a safer health system.
Washington D.C: The National Academies Press.
Joint Commission International. (2012). International Patient Safety Goals
(IPSG).

http://www.jointcommissioninternational.org. diakses pada

tanggal 4 Maret 2016 pukul 0.49 WIB.

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

National Coordinating Council for Medication Error Reporting and Prevention.


(2016).

About

Medication

Errors.

http://www.nccmerp.org/about-

medication-errors. diakses pada tanggal 3 Maret 2016 pukul 23.50 WIB.


National Health Service. (2004). Seven steps to patient safety: full reference
guide. http://www.nrls.npsa.nhs.uk. diakses pada tanggal 4 Maret 2016
pukul 0.58 WIB.
Shaw, R., et al. (2005). Adverse events and near miss reporting in the NHS. Qual
saf Health Care, 2005 Aug; 14(4): 279-283.
The Institute for Safe Medication Practices Canada (ISMP Canada). (2007). Near
Miss Identification and Reporting. http://www.ismp-canada.org. diakses
pada tanggal 4 Maret 2016 pukul 07.14 WIB.
Virawan, Koen. (2012). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Staf
Perawat dan Staf Farmasi Menggunakan Enam Benar dalam Menurunkan
Kasus Kejadian yang Tidak Diharapkan dan Kejadian Nyaris Cedera di
Rumah Sakit Umum Surya Husada. Tesis Magister pada Universitas
Indonesia: tidak diterbitkan.
Vorley M.Sc. MCQI, Geoff. (2008). Mini Guide to Root Cause Analysis.
http://www.root-cause-analysis.co.uk. diakses pada tanggal 4 Maret 2016
pukul 07.48 WIB
WHO. (2008). Learning From Error. http://www.who.int. diakses pada tanggal 4
Maret 2016 pukul 07.57 WIB.
____. (2009). Human Factors in Patient Safety. http://www.who.int. diakses pada
tanggal 4 Maret 2016 pukul 01.13 WIB.

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta