Anda di halaman 1dari 12

LAPORAN PRAKTIKUM

PENGANTAR ORGANISASI KOMPUTER


BAB 12 MENCETAK KALIMAT

Kelas : Teknik Komputer A

Kelompok : P2

Nama : Martono Wibowo

NIM : J3D109052

PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK


KOMPUTER
DIREKTORAT PROGRAM DIPLOMA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2010
TUJUAN PRAKTIKUM

Tujuan dari praktikum ini adalah untuk mengetahui bagaimana


cara mencetak kalimat menggunakan assembly dengan menggunakan
addressing modes
TEORI PENUNJANG

1. Mencetak Kalimat Dengan Fungsi DOS

Untuk mencetak kalimat, bisa digunakan Interupsi 21 fungsi 9


dengan aturan :

INPUT

AH =9

DS:DX = Alamat String ($) tersebut

CATATAN = Karakter ‘$’ dijadikan tanda akhir tulisan.

Program 1 Mencetak kalimat dengan fungsi DOS

Pada saat program 1 anda jalankan, maka dilayar akan


ditampilkan :

PROSES PENCETAKAN STRING

PROSES PENCETAKAN STRING

PENCETAKAN STRING
DIBELAKANG TANDA

Pada saat pendefinisian untuk variabel “KAL0” kita


menambahkan tanda 13 dan 10. Kedua tanda ini merupakan karakter
kontrol untuk pindah baris (tanda 10) dan menuju kolom 0 (tanda 13).
Pada akhir dari setiap kalimat yang ingin dicetak harus kita tambahkan
dengan karakter “$”. Karakter ini akan dipakai sebagai tanda akhir dari
kalimat. Karena karakter “$” dijadikan sebagai tanda akhir dari kalimat
yang ingin dicetak, maka pada proses pencetakan karakter yang kedua
hanya kalimat “DIBELAKANG TANDA” tidak tercetak keluar, karena
terletak dibelakang tanda “$”.

Dengan demikian, bila kita ingi mencetak kalimat yang


mengandung tanda “$”, harus digunakan fungsi yang lain, misalnya
mencetak kalimat dengan perkarakter melalui Interupsi 21 fungsi 2.

2. Karakter Kontrol

Pada program 1 kita telah menggunakan 2 buah karakter


kontrol, yaitu 10 (LF) dan 13 (CR). Karakter kontrol yang tersedia untuk
operasi pada video yang sering digunakan terdapat 5, yaitu 07, 08,
09, 10 dan 13 (Tabel 1).

Tabel 1. Karakter Kontrol Yang Sering Digunakan

COD NAMA FUNGSI


E

07 Bel Memberikan suara BEEP

08 Backspace (BS) Memindahkan kursor 1 kolom ke belakang

09 Horizontal Tab Memindahkan kursor 8 kolom ke kanan

10 Line Feed (LF) Memindahkan kursor 1 baris ke bawah

13 Carriage Return Memindahkan kursor menuju awal baris


(CR)

Selain dari karakter kontrol pada Tabel 1, masih terdapat


karakter-karakter kontrol lain, yang sebagian besar digunakan untuk
keperluan komunikasi komputer dengan periferalnya. Karakter kontrol
yang tersedia pada ASCII secara lengkap bisa anda lihat Tabel 2.

Tabel 2. Karakter Kontrol Pada ASCII

COD NAMA COD NAMA


E E

00 Nul 16 Data Link Escape

01 Start of Heading 17 Device Control

02 Start of Text 18 Negative Acknowledge

03 End of Text 19 Synchronous Idle

04 End of Transmission 20 End of Transsmision Block

05 Enquiry 21 Cancel

06 Acknowledge 22 End of Medium

07 Bel 23 Substitute

08 Backspace 24 Escape

09 Horizontal Tabulation 25 File Separator

10 Line Feed 26 Group Separator

11 Vertical Tabulation 27 Record Separator

12 Form Feed 28 Unit Separator

13 Carriage Return 29 Space

14 Shift Out 30 Delete

15 Shift In

3. Karakter Kontrol

Pada bagian sebelumnya kita mencetak kalimat dengan fungsi


DOS yang mencetak kalimat tanpa atribut. Untuk mencetak kalimat
dengan atributnya dapat digunakan fungsi dari BIOS, melalui
Interupsi 10h. Adapun yang harus persiapkan adalah : register AX
diisi dengan 1300h, BL diisi dengan atribut yang ingin ditampilkan, BH
diisi dengan halaman tampilan, DL diisi dengan posisi X tanpa kalimat
tersebut akan tercetak sedangkan DH diisi dengan posisi Y-nya. Karena
fungsi ini tidak mengenal batas tulisan “$” seperti interupsi 21h servis
9, maka kita harus mengisikan CX dengan banyaknya karakter dalam
kalimat. Register ES:BP digunakan untuk mencatat alamat dari kalimat
yang ingin dicetak.

Program 2. Mencetak Kalimat Dengan Atributnya

Bila program 2 dijalankan, maka layar pada posisi kolom ke 20


dan baris ke 12 akan terdapat tulisan dengan warna background warna
biru:

Menulis kalimat dengan Atributnya

Mengenai halaman layar akan dibahas pada bagian yang lain,


sedangkan mengenai atribut akan segera kita bahas.
4. Pengaturan Atribut

Atribut atau warna menggunakan 1 byte memori, yang akan


menandakan warna tulisan dan warna dasar dari karakter yang akan
tercetak. Byte atribut ini digunakan dengan masing-masing bitnya,
dimana setiap bit mencatat warnanya masing-masing. Adapun
spesifikasinya adalah:

Warna Dasar Warna Tulisan

-------------------- ---------------------

Bit ke 7 6 5 4 3 2 1 0

– - - - - - - -
BL R G B I R G B

1 0 0 1 0 1 0 1 b

Catatan : BL = Blink atau berkedip

R = Merah

G = Hijau

B = Biru

I = Intensitas warna

Untuk menghiduokan warna yang diinginkan anda tinggal


menjadikan bit tersebut menjadi satu. Sebagai contohnya bila anda
menginginkan warna tulisan Biru dengan warna dasar Hijau, maka
anda tinggal menghidupkannya berintensitas tinggi dan berkedip anda
juga tinggal menjadikan bit ke 3 dan 7 menjadi satu (10101001b).

Bila anda menghidupkan bit ke 0,1 dan 2 menjadi satu dan


mematikan bit-bit lainnya maka anda akan mendapatkan campuran
dari ketiga warna tersebut (Putih) untuk warna tulisan dan warna hitam
untuk warna dasar. Inilah warna normal yang biasa digunakan, yaitu
warna dengan atribut7.
LISTING PROGRAM

LISTING 2

LISTING 1
ANALISA PROGRAM
LISTING 1

Listing 1 merupakan listing dari tugas yang pertama, pada


listing tersebut merupakan listing untuk mencetak kalimat dengan
atributnya. Pada listing diatas tidak ada karakter yang dicetak, karena
yang diminta merupakan raster warna. Seperti contoh-contoh
sebelumnya dalam mencetak atribut kita membutuhkan register AX
dengan nilai 1300h dan register BL diisi dengan nilai yang
menunjukan jenis warna yang digunakan. Pada lisitng diatas nilai
BLnya 00010010b (dalam biner) yang menunjukkan warna biru.
Register DL menunnjukkan nilai X dan DH menunjukkan nilai Y.
Regsiter CX menyatakan jumlah karakter yang ingen dicetak. Karena
ini pencetakan kalimat tanpa mengunakan “$” maka kita
menggunakan interrupt 10h.
LISTING 2

Listing 2 merupakan bagaimana mencetak kalimat yang cukup


kompleks, seperti menggunakan tab dan lainnya. Pertama disiapkan
terlebih dahulu alamat offset untuk head, no, nim, nama, uts, uas yang
setiap kalimatnya diberi atribut 09(horizontal tab) dan setiap kalimat
harus diakhiri dengan “$”. Pada baris var uas diberi atribut 13,10 yang
artinya memindahkat 1 baris kebawah dan memindahkan kursor
keawal baris.
Pada coding MOV DX,OFFSET head maksudnya memindahkan
nilai offset head, ke register DX dan mencetaknya. Dan INC no berarti
nilai awal no ditambah 1 sampai proses ulang berakhir. Namun, ada
kurang diprogram ini yaitun jumlah nilai total uas dan uts.

KESIMPULAN

Kesimpulan dari bab ini adalah bagaimana kita mencetak


kalimat dengan menggunakan atribut seperti raster warna dan warna
tulisan yang berbeda. Pada BAB ini, kita juga membahas bagaimana
menggunakan karakter control.