Anda di halaman 1dari 12

Sistem Pengendalian Manajemen

Kasus KIDDER, PEABODY & CO

A.

LATAR BELAKANG
Pada tanggal 17 April 1994 Kidder, Peabody & Co. memberitahukan biaya sebesar $350

juta sebelum pajak terhadap penghasilan yang dihasilkan dari penemuan atas laba perdagangan
yang keliru. Pada hari yang sama, pemberhentian jabatan Joseph Jett oleh perusahaan juga
diumumkan di publik.
Hal ini merupakan peristiwa puncak dari sebuah cerita yang dimulai pada bulan
November 1991, empat bulan setelah Joseph Jett bergabung dengan Kidder, Peabody & Co.
Selama waktu tersebut, Jett diduga mengumpulkan kerugian perdagangan $85 juta dollar,
sementara laporan laba/rugi-nya menunjukkan $264 juta sebagai laba. Meskipun mengalami
kerugian, kinerja perdagangannya telah dipuji oleh supervisornya dan rekannya, dan hal itu

tercermin dari pemberian bonus akhir tahun yang diberikan kepadanya. Dunia keuangan terus
bertanya-tanya apa yang salah dan seberapa jauh Joseph Jett dapat dipersalahkan.
Origins
Kidder, Peabody & Co. dibentuk pada tahun1865 di 40 State Street Boston, oleh Henry
Kidder, Francis Peabody, dan saudara laki-lakinya Oliver Peabody. Ketiga partner tersebut telah
dipekerjakan di J.E.Thayer & Brother, yang didirikan pada tahun 1824, dan menciptakan
patnership mereka ketika Nathaniel Thayer memutuskan untuk pensiun dan mengalihkan bisnis
kepada mereka. Perusahaan tersebut bertumbuh selama akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20
menjadi pemimpin industri banking di Inggris dan pemain utama dalam pasar keuangan US.
Pada tahun 1868, New York menyatakan bahwa pusat investasi perbankan seperti Boston
mengalami kemunduran, sebuah kantor yang dibuka di 45 Wall Street. Boston masih memilki
kantor utama sampai hantaman pasar dari tahun 1929.
Perusahaan tersebut dihantam keras oleh bencana pada tahun 1929. Dan kemudian
diselamatkan dengan bantuan dari beberapa investor yang menilai goodwill yang diwakili oleh
nama Kidder, Peabody & Co. dan disuntik uang tunai yang diperlukan untuk menolong
perusahaan tersebut. Partnership baru telah didirikan pada Maret 1931 mengambil alih nama
lama Kidder, Peabody & Co. Berbasis di New York, partnernya adalah Chandler Hovey, Edwin
Webster, dan Albert Gordon. Perusahaan tersebut telah menyelamatkan tiga puluh kesulitan dan
mendapat posisinya diantara pemimpin industri investasi perbankan pada akhir perang dunia keII.
Pada tahun 1985, Kidder, Peabody & Co. dengan modal $363 juta, mencapai kedudukan
ke-15 dalam industri tersebut. Tidak seperti pesaingnya, perusahaan tersebut telah mendanai
pertumbuhannya melalui laba yang dikumpulkan yang membatasi peluang pertumbuhannya.
Para pesaing mendukung modal mereka dengan menerbitkan saham ke publik atau telah
didapatkan oleh perusahaan besar ( Sebagai contohnya, Salomon Brothers ). Pada akhirnya, pada
awal tahun 1986, 80% dari modal Kidder telah dijual ke General Electric ( GE ) sebesar $602
juta. Pada tahun 1990, GE meningkatkan kepemilikannya menjadi 100%.
Pelayanan jasa GE ( GECS ), keuangan anak perusahaan dari GE yang dilaporkan ke
Kidder, Peabody & Co. merupakan perusahaan keuangan terbesar yang terdiversifikasi di United
States. Kekuatan baru keuangan Kidder, yang dikombinasikan dengan pengetahuan investasi

bank, yang menjanjikan untuk membuat Kidder Lembaga yang sangat powerful jika mereka
mengintegrasi orang yang tepat .
Selama tahun pertama dari kombinasi tersebut, perusahaan tersebut dijalankan oleh orang
dalam/ insider Kidder. Tetapi pada Januari tahun 1989, Eksekutif GE, Michael A. Carpenter,
yang diberikan jabatan CEO dari Kidder, Peabody & Co.
Carpenter, yang telah memiliki pengalaman dalam perdagangan perantara tetapi dia
bermaksud untuk membawa praktik kesuksesan manajemen GE kepada Kidder, mendorong bank
investasi untuk mencapai posisi nomor satu atau nomor dua yang disyaratkan oleh chairman GE
Jack Welch. Rencana Carpenter untuk Kidder adalah:
Pertama untuk membangun kembali komitmen perusahaan secara total untuk
berintegrasi. Kedua, Kidder harus mendefinisikan strateginya secara baik untuk setiap bisnismandat GE. Ketiga, untuk mengembangkan orang-orang Kidder. Keempat, perusahaan tersebut
harus

mengurangi

biaya

overhead,

untuk

menjadi

cost

effective.

Kelima

untuk

mengembangkan sinergi yang sukses dengan modal GE. Dan keenam untuk membangun budaya
pemenang.
Hubungan Carpenter yang erat dengan pimpinan GECS, Gary Wendt, mendesak
antusiasme permulaannya untuk mengintegrasikan Kidder ke dalam GECS dan mengambil
keuntungan dari sinergi yang masih sangat tidak realistis. Pengurangan biaya telah mengurangi
bonus walaupun ada peningkatan dalam laba Kidder. Kinerja Kidder, Peabody & Co di bawah
kepemilikan GE ditunjukkan dalam Exhibit 1.
Organisasi
Pada bulan Juli 1991 Joseph Jett telah dipekerjakan oleh Kidder, Peabody & Co. Saat itu
dia berumur 33 tahun dan telah bekerja sebelumnya sebagai trader obligasi pada Morgan Stanley
selama dua tahun dan pada First Boston selama 8 bulan. Pekerjaan Jett adalah untuk
memperdagangkan pasar jangka panjang ( yang jatuh temponya 10 tahun atau lebih panjang )
untuk STRIPS- Sejenis instrumen keuangan zero coupon yang berkaitan dengan U.S. Treasury
notes dan bond.
Para trader yang ada di meja zero coupon telah disupervisi oleh kepala bagian
pemerintah, Melvin Mullin, yang telah ada pada posisi tersebut sejak Juni 1988. Mullin telah
berhasil, pada rekomendasinya sendiri, oleh Jett pada Februari 1993 ketika Mullin ditunjuk

menjadi kepala bagian divisi derivatif. Exhibit 2 menunjukkan struktur organisasi yang relevan
dari Kidder, Peabody & Co.
Bagian pemerintah telah dikelompokkan bersama semua trader yang terlibat dengan
instrumen pemerintah yang bersangkutan. Hal ini merupakan bagian dari Divisi Fixed Income
yang mempekerjakan lebih dari 700 orang, dihitung dari sebagian besar penghasilan Kidder, dan
bertanggungjawab bagi lebih dari 90% dari neraca saldo Kidder pada tahun 1992 dan tahun
1993. Kidder mempekerjakan tenaga kerja penjualan yang besar dan telah memiliki 12 bagian
trading yang setiap satu bagian dibebankan jenis instrumen Fixed-Income yang berbeda:
sekuritas pemerintah, sekuritas hutang perusahaan, produk derivatif, sekuritas municipal, dan
obligasi hipotik yang dijaminkan.
Edward Cerrullo, trader yang terampil dan berpengetahuan, telah mengepalai divisi
Fixed-Income sejak tahun 1986. CEO Kidder yang baru, Michael Carpenter, memiliki
pengalaman yang minim dalam perdagangan sekuritas dan bergantung sepenuhnya pada
pengalaman Cerrullo untuk menjalankan divisi Fixed-Income. Cerrullo juga merupakan anggota
dari dewan direksi Kidder dan anggota dari beberapa komite internal. Dia mensupervisi tugas
manajemen dari kepala berbagai bagian dan kinerja perdagangan dari kepala bagian tersebut
yang juga merupakan trader yang aktif. Jett, pada saat itu dipromosikan untuk menjadi kepala
bagian pemerintah dan dia telah disupervisi secara langsung oleh Cerrullo.
Cerrullo dibantu oleh David Bernstein, manajer bagian pengembangan bisnis, dan oleh
manajer bagian risiko yang bertanggungjawab untuk memastikan risiko dari pasar tersebut dari
berbagai posisi perdagangan telah secara layak dibatasi. Bernstein berasal dari GE di mana dia
telah bekerja selama 12 tahun pada posisi analisa keuangan yang berbeda. Dia bergabung dengan
Kidder pada tahun 1988 sebagai Kontroller Bisnis Unit ( BUC ) pada staff kontroller. Pada
September tahun 1991, dia dipindahkan ke Divisi Fixed-Income sebagai tangan kanan Cerrullo
untuk membantu Cerrullo mengelola divisi tersebut. Dia telah dihargai karena kepintaran dan
pengetahuannnya dengan isu-isu administratif dan keuangan.
Ada bagian pendanaan yang pekerjaannya adalah untuk jalan ke pasar untuk
mengeksekusi perdagangan yang dimasukkan oleh para trader.
Departemen administrasi dan keuangan telah dikepalai oleh Chief Financial Officer
Kidder,Richard ODonnell, yang melapor secara langsung kepada Carpenter. ODonnell

bertanggungjawab pada pelaporan pengendalian formal dan prosedur dari perusahaan tersebut
dan fungsi internal audit.
Departemen Operasi atau back office juga di bawah payung dari ODonnell dan
termasuk area izin pemerintah yang memproses semua transaksi pada tanggal pelunasan.
The Government Trading System
U.S Treasury Notes dan Bonds adalah suatu instrumen keuangan dengan hak untuk
menerima sejumlah cash flow sebagai hasil dari pembayaran bunga periodik dan pembayaran
dari principle pada akhir jatuh tempo.
Untuk memenuhi kebutuhan pasar, FED menawarkan suatu option untuk menukarkan
U.S Treasury notes dan Bonds dengan setara Zero Cuopon Instrument.
Contohnya seminual bond yang jatuh tempo dalam 10 tahun bisa ditukarkan dengan 21
zero coupon bond, 20 dari mereka dihubungkan dengan pembayaran bunga dan satu-nya lagi
dengan pembayaran principalnya. Proses ini mengubah bond menjadi STRIP yang terpisah yang
disebut sebagai proses Stripping. Fed juga menawarkan transaksi inverse yaitu, pemain pasar
bisa bertransaksi dengan STRIP terpisah dari bond dan mendapatkan full bondnya kembali.
Proses ini disebut sebagai rekonstitusi (Recon). Intinya, penukaran ini mirip seperti sistem
pinjaman pada Bank.
Trader Kidder menggunakan sistem komputer yang canggih yaitu Government Trader
System untuk mencatat transaksi dipasar STRIP. Traders hanya perlu memilih trade-nya,
menentukan apakah jenisnya strip atau recon dan kuantitas yang akan diperdagangkan,
karakteristik masing-masing transaksi, menginformasikan bagian keuangan dan personalia
perizinan. Sistem GTS ini juga membuat trader bisa mengamati harga pasar untuk mendeteksi
peluang arbitrase.
Untuk meningkatkan fleksibilitas, GTS membuat trader bisa melakukan transaksi
sekarang yang akan berefek dimasa depan (dengan harga yang ditentukan saat ini). Trader bisa
memilih untuk melunasi transaksi tersebut dihari berikutnya atau ditanggal-tanggal lainnya.
Kemampuan forward ini digunakan untuk memenuhi permintaan konsumen atau untuk
mengambil keuntungan dari peluang arbitrase.
Posisi inventori dinilai pada harga pasar pada akhir setiap hari trading. Perubahan apapun
pada nilai yang dicatat pada laporan laba & rugi harian trader. Seperti semua instrument

keuangan, Zero coupon instrument juga dinilai berdasarkan pasar sesuai dengan present value
dari future cash flow. Meskipun interest bearing bond dan notes dinilai sebagai Ex-interest harga yang dicatat dipasar tidak termasuk bunga yang diakui sejak pembayaran terakhir, oleh
karena itu, hal ini tidak secara lengkap menunjukan nilai saat ini dari future cash flow. Ketika
suatu bond diperdagangkan, penjual menerima dari pembeli harga pasar dari bond dan accrued
interest pada obligasi sejak pembayaran bunga terakhir yang tidak termasuk harganya.
Perbedaan dalam metode valuasi pasar memiliki efek yang special dengan bagaimana
GTS memperhitungkan penyelesaian transaksi forward. Karena strip dan recon adalah transaksi
neutral yaitu tanpa efek pada laporan laba dan rugi, sistem ini dengan benar akan memberikan
nilai yang sama pada bond dan STRIPS-nya pada tanggal pelunasan. Nilainya adalah harga pasar
dari bond (ex-interest) ditambah accrued interest pada saat tanggal pelunasan. Tetapi pada saat
tanggal transaksi, sistem ini menilai STRIP pada nilai cash flow (harga pasar) secara discount,
ketika bond dinilai pada nilai tanggal pelunasan, oleh karena itu pada saat tanggal transaksi,
sistem akan mencatat laba (Recon) atau suatu kerugian (Strips) sama dengan perbedaan antara
nilai dari STRIPS pada saat tanggal transaksi dengan nilainya pada saat tanggal pelunasan. Laba
atau rugi ini akan menghilang setelah menjadi Zero pada saat tanggal pelunasan.

Kegagalan Kontrol Internal


Setelah beberapa bulan memperoleh kinerja yang kurang baik, mulai tahun 1992 Joseph
Jett mulai menghasilkan profit yang konstan dan membuat dirinya memperoleh penghargaan
employee of the year dan mendapatkan bonus.
Mullin, yang sebelumnya menjadi supervisor Jett mereview laporan harian atas aktivitas
penjualan yang terdiri dari desk traders pemerintah. Laporan ini menggambarkan kontribusi
seorang Jett dalam profitabilitas divisi. Mullin tampaknya tidak tahu mengenai bagaimana
caranya laba unrealizable diperoleh. Mullin, yang bergantung kepada laporan-laporan Sistem
Jual-Beli Pemerintah yang diperoleh dari komputer, telah gagal dalam mengevaluasi strategi
trading yang digunakan Jett.
Laporan dan Pemeriksaan Kembali

Kidder, Peabody & Co. memiliki departemen accounting dan departemen pengendalian
untuk mengelola sistem pelaporan formal dan mengaudit beberapa aktivitas pekerjaan.
Departemen ini memeriksa kembali semua proses trading, tetapi para trader tidak memiliki
kewajiban untuk memberitahu strategi mereka kepada staf accounting dan staf pengendalian.
Fungsi dari pengendali unit bisnis adalah untuk menyediakan pengendalian dan accounting
independen untuk perusahaan.
Departemen internal audit Kidder memeriksa kembali transaksi-transaksi yang
dilakukan Jett dengan dua cara yang berbeda. Yang pertama, dari bulan Januari sampai
September 1993, hanya berfokus pada praktek-praktek trading pada zero coupon desk. Dan yang
kedua, dari bulan Agustus sampai September 1993, memeriksa kembali praktek-praktek
pelunasan pemerintah. Di antara kedua audit ini tidak ada yang menemukan asal dari
unrealizable profits. Tim audit yang pertama terdiri dari auditor-auditor yang kurang
berpengalaman yang memercayai akun strategi trading Jett tanpa memverifikasi pernyataanpernyataannya, mereka menunda dan menyuruh tim audit kedua untuk memeriksa kembali
proses pelunasannya. Pada saat tim audit kedua mereview praktek-praktek pelunasan, transaksitransaksi trading Jett tidak diperiksa dengan baik.
Pada bulan Mei 1993, Charles Fiumefreddo, anggota dari departemen pengendalian,
bekerja pada sebuah proyek yang disponsori oleh komite persediaan untuk mengidentifikasi
transaksi pelunasan yang tidak tercatat di balance sheet. Komite persediaan, bekerja sama dengan
eksekutif senior termasuk Cerullo (Kepala Divisi Fixed Income), O'Donnel (Chief Financial
Officer), dan Carpenter (CEO dari Kidder Peabody), berfokus kepada aset-aset yang terdapat
pada balance sheet Kidder. Leverage ratio Kidder pada akhir 1993 dua kali lebih besar dari rival
terdekatnya yaitu Wall Street dan perusahaan berusaha untuk menguranginya. GAAP
mengijinkan transaksi-transaksi atas sekuritas pemerintah dibolehkan untuk tidak disajikan di
balance sheet tetapi pelunasannya harus satu hari.
Fiumefreddo mengidentifikasi terdapat $1 billion transaksi forward dalam buku besar
Jett. Ia menghubungi seorang analis untuk membantunya agar lebih mengerti dan
mengidentifikasi transaksi forward dalam Sistem Trader Pemerintah, yang merancang sistem
bersama-sama dengan Mullin. Tetapi, Jett memanggil Fiumefreddo dan memarahinya karena
sudah menghubungi seorang analis tanpa persetujuannya. Bernstein, Fiumefreddo dan Jett
bertemu untuk mendiskusikan masalah ini. Jett dan Bernstein mendiskusikan kemungkinan

gangguan P&L yang terjadi akibat sistem dan berakibat ke transaksi forward, tetapi
kesimpulannya adalah "Aktivitas rekonstitusi transaksi forward Jett tidak memperlihatkan
adanya gangguan P&L."
Pada bulan Desember 1993, anggota financial accounting memberitahu David
Bernsteinn, "tangan kanan Cerullo", bahwa peningkatan yang terjadi pada balance sheet Kidder
akibat dari trading yang dilakukan Jett. Semenjak saat itu transaksi pair-off merupakan bagian
dari balance sheet, Bernstein menjelaskan kepada Jett bahwa dia seharusnya tidak memasukkan
regular-way pair-offs pada akhir bulan ketika Divisi Fixed Income perlu untuk menghindari
peningkatan balance sheet.
Selama periode unrealized profit diperoleh, dua laporan internal Kidder menunjukkan
jumlah aktual unrealized profits. Laporan-laporan ini adalah Laporan Pengecualian Kredit
Pemerintah dan Analisa Sekuritas Pemerintah. Laporan yang pertama diperiksa ulang secara
harian oleh departemen kredit. Laporan ini menunjukkan strips dan recons menjadi dua akun
yang terpi sah, jumlah net dari dua akun yang menjadi unrealizable profit.
Detection
Pada Maret 1994, Ed Cerrullo dan David Bernstein terkejut melihat laba Jett yang begitu
besar untuk bulan Januari dan Februari. Ia telah meningkatkan laba setiap bulannya dengan
jumlah yang kurang lebih sama seperti pada tahun 1992, ketika kinerjanya dipuji oleh Mullin.
Hingga saat ini, laba akumulasi Jett mencapai sekitar $260juta. Trading volume Jett mencapai $
1.76 triliun dan forward positionnya melebihi $ 42 miliar (in recons) dan $ 47 miliar (in strips) .
Bernstein mulai menginvestigasi hal tersebut. Ia kemudian mendapat pengetahuan atas
unrealizable profit Jett yang sebenarnya melalui laporan RACE (Regulatory Application for
Counterparty Exposure). Cerrullo, Bernatein, Jett dan trader lainnya mengadakan beberapa
meeting untuk benar-benar memahami apa yang sedang terjadi sebenarnya. Jett beberapa kali
mencoba untuk menjelaskan bagaimana labanya dapat meningkat, namun ia gagal untuk
meyakinkan mereka atas kelayakan dari strategi tradingnya. Penjelasannya dianggap sebagai
sesuatu yang "kontradiksi dan tidak masuk akal".
Pemberhentian kerja Joseph Jett diumumkan oleh Kidder Peabody pada tanggal 17 April Julihari yang sama dengan pengumuman General Electric atas $350juta yang merupakan hasil dari
laba palsu

Siapa yang disalahkan?


Beberapa interpretasi diberikan untuk menjelaskan kasus diatas. Salah satunya adalah Jett
telah mengetahui bahwa forward recons akan berdampak pada unrealizable profit dan ia
bermaksud untuk menyesatkan Kidder atas kinerja trading dia yang sebenarnya. Namun disisi
lain,mereka percaya bahwa Jett bertindak dengan jujur untuk mengkapitalisasi apa yang ia lihat
sebagai kesempatan yang sah. Jett telah dilatih di MIT dan Harvard Business School untuk
menerima informasi melalui komputer dan bertindak berdasarkan hal itu. Jika komputer itu salah
maka ia juga akan salah dan jika kesalahan komputer tersebut menguntungkan dirinya maka ia
tidak melihat adanya alasan untuk mempertanyakan hal itu.
B.

PERMASALAHAN
Bagaimana tanggapan Anda mengenai unrealized profit yang terjadi? Apakah Anda setuju

bahwa kerugian tersebut murni kesalahan Jett?

C.

ANALISA KASUS
Menurut kelompok kami, sebenarnya sulit untuk GE membangun dan menanamkan

budaya perusahaan yang sesuai dengan bisnis-bisnisnya karena industri sekuritas sendiri
merupakan suatu industri yang membutuhkan keahlian khusus dan pemahaman yang memadai
agar bisa beroperasi secara efektif dan efisien. Selain itu, Kidder juga dikelola oleh seorang CEO
yang berasal dari GE yaitu Michael Carpenter yang memiliki sedikit pengalaman trading,
akibatnya karena tidak begitu memahami mengenai aktivitas trading ini Carpenter menjadi
terlalu bergantung kepada Edward Cerullo seorang ahli trader. Hal ini adalah salah karena jika
manajemennya tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup maka tidak akan
mampu membuat suatu sistem pengendalian yang baik bagi perusahaannya.
Saat manajemen merekrut Joseph Jett pada tahun 1991, laba perusahaan terus meningkat
yang dapat kita lihat pada figure 3. Namun ternyata dibalik peningkatan laba tersebut terdapat

sebuah masalah dalam pengakuan Unrealizable Profit dan terjadi eksploitasi terhadap sistemnya
yang menyebabkan kerugian yang sangat besar di tahun 1994 yaitu sebesar $85 juta dollar.
Menurut kami, Jett tidak dapat sepenuhnya disalahkan dalam kasus ini karena Kidder juga
menggunakan suatu sistem komputer yang canggih dalam menangani tradingnya di Government
Trader System. Kita telah mengetahui bagaimana sistem itu bekerja, terutama juga untuk
transaksi forward. Untuk transaksi forward ini, efek ketika inventori yang tidak diselesaikan
setara dengan: strip forward, dengan mengirimkan suatu obligasi dan mendapatkan STRIP
terpisah hasilnya akan meningkatkan posisi pendek pada inventori yang belum diselesaikan dari
suatu obligasi (karena sebuah obligasi sudah terjual) dan menambah posisi panjang dari STRIP
(yang sudah dibeli).
Posisi inventori ini dinilai pada harga pasar pada akhir setiap hari trading. Interest bearing
bond dan notes ini akan dinilai sebagai Ex-interes artinya harga yang dicatat dipasar tidak
termasuk bunga yang diakui sejak pembayaran terakhir, perbedaan dalam metode valuasi pasar
memiliki efek yang signifikan terutama ketika GTS memperhitungkan penyelesaian transaksi
forward. Pada saat tanggal pelunasan, sistem ini akan menyamakan nilai antara bond dengan
stripnya. Nilainya adalah harga pasar dari bond (ex-interest) ditambah accrued interest pada saat
tanggal pelunasan. Tetapi pada saat tanggal transaksi, sistem ini menilai STRIP pada nilai cash
flow (harga pasar) secara discount sementara bond-nya sendiri dinilai pada nilai tanggal
pelunasan, oleh karena itu pada saat tanggal transaksi, sistem akan mencatat laba (Recon) atau
suatu kerugian (Strips) sama dengan perbedaan antara nilai dari STRIPS pada saat tanggal
transaksi dengan nilainya pada saat tanggal pelunasan. Dari penjelasan tersebut, kami
menganggap bahwa mungkin saja sistem Kidder yang tidak benar dalam menilai dan
menggunakan transaksi Forward. Namun, ini tidak berarti bahwa Jett juga dinyatakan tidak
bersalah. Jett bahwa ia ternyata mengalami suatu kerugian dengan transaksi forward ini, dan
untuk menutupi kerugian ini Jett terus menerus menambah transaksi forward ini sekaligus
menciptakan lagi suatu unrealized profit yang ternyata hanya ilusi dan membuat Leverage ratio
Kidder pada akhir 1993 menjadi dua kali lebih besar dari rival terdekatnya yaitu Wall Street
setelah dua tahun. Setelah diidentifikasi ternyata terdapat $1 juta transaksi forward dalam buku
besar Jett. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai hal ini akhirnya manajemen menghubungi
seorang analis, yang merancang sistem bersama-sama dengan Mullin. Kemudian pada bulan
Desember 1993, anggota financial accounting memberitahu David Bernsteinn, "tangan kanan

Cerullo", bahwa peningkatan yang terjadi pada balance sheet Kidder akibat dari trading yang
dilakukan Jett. Pemeriksaan pun dilakukan atas temuan ini.
Selain itu menurut kami, tidak hanya sistem yang digunakan oleh Kidder dan Jett saja
yang dapat disalahkan dalam kasus ini. Seperti yang dijelaskan dalam kasus, para atasan Jett,
memiliki kemampuan dan pengetahuan yang kurang memadai dan akhirnya menyebabkan
transaksi trading yang dilakukan Jett menjadi kurang mendapatkan pengawasan dan
pengendalian. Kemudian, para internal auditor yang ditugaskan kurang berpengalaman dan
memercayai akun strategi trading Jett tanpa memverifikasi pernyataan-pernyataannya, dan pada
saat tim audit kedua mereview praktek-praktek pelunasan, transaksi-transaksi trading Jett tidak
diperiksa dengan baik. Hal ini menggambarkan bahwa Kidder memiliki sistem pengendalian
internal yang sangat lemah yang menyebabkan penyimpangan ini tidak dapat diidentifikasi
selama dua tahun.

D.

SIMPULAN DAN SARAN


Dari analisa diatas dapat disimpulkan bahwa dari pengalaman GE dalam mengakuisisi

Kidder, meskipun memiliki strategi diversifikasi yang tidak berhubungan tetapi juga perlu
pertimbangan yang matang dalam memilih bisnis yang akan diakuisisi. Seperti resiko operasi
yang menyebabkan kegagalan GE dalam mengelola Kidder sebagai anak perusahaannya karena
tidak memiliki kompetensi dibidang ini.

Oleh karena itu penting untuk suatu perusahaan

memahami dan mengukur resiko dalam setiap bisnis yang akan ditekuninya.
GE juga kesulitan membangun dan menanamkan budaya perusahaan yang sesuai dengan
bisnis-bisnisnya karena industri sekuritas sendiri merupakan suatu industri yang membutuhkan
keahlian khusus dan pemahaman yang memadai agar bisa beroperasi secara efektif dan efisien.
Selain itu, Kidder juga dikelola oleh seorang CEO yang berasal dari GE yaitu Michael Carpenter
yang memiliki sedikit pengalaman trading, akibatnya karena tidak begitu memahami mengenai

aktivitas trading ini Carpenter menjadi terlalu bergantung kepada Edward Cerullo seorang ahli
trader. Hal ini adalah salah karena jika manajemennya tidak memiliki pengetahuan dan
keterampilan yang cukup maka tidak akan mampu membuat suatu sistem pengendalian yang
baik bagi perusahaannya.
Menurut kelompok kami, karena Kidder ini bergerak di bidang sekuritas yang mengalami
transaksi-transaksi yang agresif dan cepat, maka risiko kesalahan pengambilan keputusan juga
semakin besar. Manajer harus sensitif pada kondisi-kondisi yang bisa memunculkan resiko dan
membahayakan perusahaan. Untuk mengatasi resiko-resiko ini manajer harus memahami
strategic risk yaitu kondisi-kondisi yang menyebabkan manajer lebih susah untuk
mengimplementasikan strategi bisnisnya.