Anda di halaman 1dari 1

PEMERIKSAAN CT SCAN THORAX

DENGAN KONTRAS
Kode Nomor : 29 / 2014

No. Revisi :

Halaman : 1 / 1
Ditetapkan :

STANDAR PROSEDUR
OPERASIONAL
INSTALASI RADIOLOGI

Tanggal Terbit :
1 November 2014
dr. H. Mahruzzaman Naim, SpA
Direktur

PENGERTIAN
TUJUAN
KEBIJAKAN
PROSEDUR

Pemeriksaan secara komputer tomogram dengan menggunakan sinar-x terhadap rongga thorax
menggunakan kontras
Untuk mendapatkan hasil gambaran radiografi yang baik dalam membantu menegakkan diagnosa yang
tepat pada rongga thorax
- Pemeriksaan CT scan thorax dilakukan oleh radiografer dan dokter spesialis radiologi
- Pembacaan hasil CT scan dilakukan oleh dokter spesialis radiologi
Persiapan pasien:
- Melakukan pemeriksaan laboratorium creatinin dan GFR, dengan nilai toleransi: creatinin <1.4 mg/dl, GFR
> 60 ml/menit
- Pasien diabetes yang mengkonsumsi metformin harus menghentikan obat 1 hari sebelum dan 2 hari
sesudah pemeriksaan
Persiapan alat dan bahan:
- Obat kontras 350 mg I/ml dengan dosis 1cc/kg BB
- 1 buah connector tube atau wing needle no. 18
- 1 buah abbocath no. 20 atau 22

UNIT TERKAIT

- 3 buah syringe 20 cc
- 1 buah syringe 1 cc
- 3 buah alcohol swab

Langkah langkah:
1. Petugas radiologi mengecek kembali isian check list risiko pemberian obat kontras i.v
2. Pasien dijelaskan tujuan, prosedur dan risiko pemeriksaan; dan menandatangani informed consent
3. Pasien mengganti pakaian dengan baju yang disediakan
4. Pasien berbaring telentang diatas meja periksa
5. Lakukan skin test kontras, bila tidak ada alergi, pasang i.v line dan lakukan test kelancarannya, evaluasi
hematom
6. Lakukan scanning untuk membuat topogram
7. Lakukan scan pre kontras mulai dari C3 sampai L2
8. Lakukan penyuntikan kontras media, kemudian lakukan scan.
9. Bila menggunakan injector, gunakan flow rate 2,5 ml/detik, lakukan scan pada 35 detik
10. Bila menggunakan suntikan manual, lakukan scan pada hitungan 7 detik.
11. Setiap ada kelainan, lakukan pengukuran HU dan dimensinya
12. Cetak gambar pada kondisi paru dan mediastinum, dengan slice thickness 2 mm. Pada pre kontras:
axial dan coronal (lung window), axial (mediastinum window). Pada post kontras: axial dan coronal (lung
window), axial (mediastinum window), atau tambahan lain sesuai kebutuhan.
13. Setelah selesai pemeriksaan, pasien dipersilahkan untuk beristirahat di ruang tunggu selama 30 menit
dan melaporkan bila ada reaksi alergi
Instalasi Rawat jalan
Instalasi Rawat inap