Anda di halaman 1dari 20

1.

Prinsip-prinsip etika bisnis yang berlaku di Indonesia sangat


dipengaruhi oleh sistem nilai masyarakat kita, Jelaskan!
Jawab :
Secara umum, prinsip-prinsip yang berlaku dalam kegiatan bisnis
yang baik sesungguhnya tidak bisa dilepaskan dari kehidupan kita
sebagai manusia. Demikian pula, prinsip-prinsip itu sangat erat terkait
dengan sistem nilai yang dianut oleh masing masing masyarakat.
Demikian pula, prinsip prinsip etika bisnis yang berlaku di
dindonesia akan sangat dipengaruhi oleh sistem nilai masyarakat kita
seperti aturan prilaku, adat kebiasaan manusia dalam pergaulan
antara sesamanya dan menegaskan mana yang benar dan mana yang
buruk.
2.

Mengapa prinsip no harm menjadi dasar jiwa dari semua aturan


bisnis. Jelaskan menurut pendapat saudara!
Jawab :
Karena Prinsip no harm punya banyak jangkauan yang sangat luas
mencakup banyak prinsip etika lainnya. Prinsip no harm tidak hanya
berwujud imbauan moral tetapi juga diterapkan menjadi hukum
tertulis. Prinsip ini pada akhirnya menjadi lebih pasti, tidak hanya
karena dijabarkan dalam berbagai aturan perilaku bisnis yang konkret
melainkan juga karena didukung oleh sanksi dan hukuman yang
tegas.

3. Jelaskan menurut pendapat saudara bagaimana caranya menerapkan


prinsip-prinsip etika bisnis ini sehingga benar-benar operasional!
Jawab :
Banyak perusahaan besar sesungguhnya telah mengambil langkah
yang tepat ke arah penerapan prinsip-prinsip etika bisnis ini, kendati
prinsip yang mereka anut bisa beragam atau sebagiannya merupakan
varian dari prinsip-prinsip diatas dengan pertama-tama membangun
apa yang dikenal sebagai budaya perusahaan (corporate culture) atau
lebih cenderung disebut sebagai etos bisnis yang dimaksud dengan
etos bisnis adalah suatu kebiasaan atau budaya moral menyangkut
kegiatan bisnis yang dianut dalam suatu perusahaan dari satu
generasi ke generasi yang lain. Inti etos ini adalah pembudayaan atau
pembiasaan penghayatan akan nilai, norma, atau prinsip moral
tertentu yang dianggap sebagai inti kekuatan dari yang sekaligus juga
membedakannya dari perusahaan yang lain. Wujudnya bisa dalam

bentuk pengutamaan mutu, pelayanan, disiplin, kejujuran, tanggung


jawab, perlakuan yang fair tanpa diskriminasi, dan seterusnya.
4. Berkembang tidaknya suatu etos bisnis dalam sebuah perusahaan
sangat ditentukan oleh gaya kepemimpinan dalam suatu perusahaan
tersebut. Jelaskan menurut pendapat saudara!
Jawab :
Karena Betapapun baiknya nilai dan prinsip moral tertentu, tetapi
kalau tidak ditunjang oleh gaya kepemimpinan yang kondusif untuk
menumbuhkan etos bisnis yang baik, etos bisnis sulit akan
berkembang dalam sebuah perusahaan. Kedati gaya kepemimpinan
semacam manipulator ataupun administrator birokratis bisa sangat
membawa hasil yang diinginkan, dalam banyak hal akan sulit
menumbuhkan etos bisnis yang baik dalam suatu perusahaan.
Karena gaya semacam itu terlalu memperalat karyawan demi tujuan
perusahaan atau pula terlalu kaku bertumpu pada aturan-aturan dan
prosedur birokratis yang bertele-tele.sebaliknya gaya kepemimpinan
manajer profesional yang menekankan kerja sama kelompok serta
gaya kepemimpinan yang bersifat transformatif akan lebih kondusif
bagi perkembangan etos bisnis yang baik dalam suatu perusahaan,
Setiap karyawan dalam satu dan lain cara dan bentuk dapat
mempunyai sumbangan, adil, dan peran yang sebisa mungkin
dilibatkan dan dihargai demi keberhasilan perusahaan,
5.

Mengapa norma dan prinsip etika bersifat universal, Jelaskan


menurut pendapat saudara!
karena apa yang dianggap dan dianut sebagai benar di negara sendiri
harus juga diperlakukan di negara lain ( karena anggapan bahwa di
negara lain prinsip itu pun pasti berlaku dengan sendirinya).
Pandangan ini umumnya didasarkan pada anggapan bahwa moralitas
menyangkut baik buruknya perilaku manusia sebagai manusia. Oleh
karena itu, sejauh manusia adalah manusia., dimanapun dia berada
prinsip, nilai, dan norma moral itu akan tetap berlaku. Namun,
pandangan ini tidak sepenuhnya benar. Karena, ada bahaya bahwa
perusahaan luar memaksakan nilai dan norma moralnya yang sudah
dikodifikasikan dalam hukum tertulis tertentu untuk diberlakukan di
negara dimana perusahaan itu beroperasi.

6.

Apakah ada kaitannya antara moralitas dan hukum!


Jawab :
Keduanya memang ada kaitannya, namun hal yang membedakan
adalah, hukum adalah norma amoral positif sesuai dengan harapan
dan cita-cita serta tradisi budaya suatu masyarakat atau negara. Jadi
hukum yang berlaku disuatu negara akan berbeda di negara lainnya

7.

Apa yang dimaksud dengan prinsip integritas pribadi, berikan


penjelasan dan contohnya!
Prinsip integritas pribadi mengandung pengertian bahwa norma yang
dianut adalah norma yang sudah diterima menjadi milik pribadi dan
tidak lagi bersifat aksternal. Ini berarti bersaing dengan
mempertaruhkan integritas pribadi berarti bersaing dalam bisnis
sesuai dengan nilai tertinggi yang dianut pribadi tersebut.
Contoh : Kasus Eddy Tansil dan dugaan kolusi di MA

9.

Mengapa keadilan menjadi nilai yang sangat dijunjung tinggi oleh


segenap lapisan masyarakat, Jelaskan menurut pendapat saudara!
Karena dengan keadilan tidak akan ada perbedaan diantara lapisan
masyarakat, dan setiap masyarakat berhak mendapat keadilan
dengan apa yang diperbuat dan dilakukannya.

10.

Kesejahteraan buruh menuntut demokratisasi dan profesionalisme,


bagaimana menurut saudara?
Jawab :
Buruh menuntut kesejahteraan demokratisasi dan profesionalisme
karena hingga saat ini para buruh belum mendapatkan kesejahteraan
dan taraf hidup para buruh masih jauh di atas rata rata.

1 Jelaskan pengertian profesi, profesional, profesionalisme dan ciri-ciri


profesi !
1 Profesi :
Pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk
menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu
keahlian.
Profesional :
orang yang mempunyai profesi atau pekerjaan purna waktu dan
hidup dari pekerjaan itu dengan mengandalkan suatu keahlian
yang tinggi.
Profesionalisme :
merupakan suatu tingkah laku, suatu tujuan atau suatu
rangkaian kwalitas yang menandai atau melukiskan coraknya
suatu profesi.
Profesionalisme mengandung pula pengertian menjalankan
suatu profesi untuk keuntungan atau sebagai sumber
penghidupan.
Ciri-ciri Profesi :
1 Adanya pengetahuan khusus, yang biasanya keahlian dan
keterampilan ini dimiliki berkat pendidikan, pelatihan dan
pengalaman yang bertahun-tahun.
2 Adanya kaidah dan standar moral yang sangat tinggi. Hal ini
biasanya setiap pelaku profesi mendasarkan kegiatannya
pada kode etik profesi.
3 Mengabdi pada kepentingan pribadi di bawah kepentingan
masyarakat.
4 Ada izin khusus untuk menjalankan suatu profesi. Setiap
profesi akan selalu berkaitan dengan kepentingan
masyarakat,
dimana
nilai-nilai
kemanusiaan
berupa
keselamatan,
keamanan,
kelangsungan
hidup
dan
sebagainya, maka untuk menjalankan suatu profesi harus
terlebih dahulu ada izin khusus.
5 Kaum profesional biasanya menjadi anggota dari suatu
profesi.

2. Sebutkan dan jelaskan secara singkat 5 prinsip-prinsip Etika


profesi !, masih kurang
- Tanggung Jawab
a. Terhadap pelaksanaan pekerjaan itu dan terhadap hasilnya
b. Terhadap dampak dari profesi itu untuk kehidupan orang
lain atau masyarakat pada umumnya.
Keadilan. Prinsip ini menuntut kita untuk memberikan kepada
siapa saja apa yang menjadi haknya.
Otonomi. Prinsip ini menuntut agar setiap kaum profesional
memiliki dan diberi kebebasan dalam menjalankan profesinya.
3. Bagaimana pengaruh kehadiran teknologi terhadap etika yang
dilakukan
manusia, berikan contohnya?.
Jawab:
Perkembangan teknologi yang terjadi dalam kehidupan manusia,
seperti revolusi yang memberikan banyak perubahan pada cara
berpikir manusia, baik itu dalam usaha pemecahan masalah,
perencanaan, maupun juga dalam pengambilan keputusan.
Perkembangan teknologi ternyata sangat berpengaruh terhadap
pelaksanaan dan cara pandang manusia terhadap etika dan
norma-norma
dalam
kehidupannya.
Kemudahan
yang
ditawarkan oleh komputer nyata- nyata menimbulkan
ketergantungan manusia terhadap teknologi. Sebenarnya,
teknologi dikembangkan adalah untuk membantu manusia
dalam melaksanakan aktifitasnya. Hal itu karena manusia
memang memiliki keterbatasan. Keterbatasan inilah yang lalu
harus ditutupi oleh teknologi tersebut. Bagaimana pun, kendali
penggunaan teknologi tetap sepenuhnya ada di tangan manusia.
Oleh sebab itu, pendidikan manusiawi termasuk pelaksanaan
norma dan etika kemanusiaannya tetap harus berada pada
peringkat ke-satu, serta tidak hanya melakukan pemujaan
terhadap teknologi tinggi belaka.

Contoh pengaruh teknologi terhadap etika manusia :


a. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa teknologi otomasi
telah mengendurkan taraf kewaspadaan situasi (situation
awareness) pada pilot. Kebiasaan bersandar pada komputer
membuat fungsi-fungsi
mentalnya lambat laun jadi tidak terasah.
b. Orang yang biasanya saling berinteraksi secara fisik,
melakukan komunikasi secara langsung dengan orang lain,
karena perkembangan teknologi internet dan email interaksi
tersebut jadi berkurang. Mereka cukup duduk di depan
komputer, menekan beberapa tombol keyboard,
mengirimkan dan menerima email untuk melakukan komunikasi.
Mengirimkan laporan ke atasanpun cukup dilakukan dari depan
komputer. Antar teman di dalam satu perusahaanpun lebih suka
berkomunikasi menggunakan chatting daripada harus bertemu
danngobrol. Kecenderungan-kecenderungan semacam itulah
yang akhirnya membawa perubahan juga di dalam pelaksanaan
etika yang sebelumnya telah disepakati pada komunitas di mana
mereka berada.
4. Jelaskan bahwa tidak setiap pekeriaan adalah profesi, berikan
contoh dan sifat-sifatnya !
Jawab:
Pekerjaan
Pekerjaan merupakan suatu kegiatan yang tidak bergantung
pada keahlian tertentu. Setiap orang dimungkinkan memiliki
pekerjaan namun tidak semuanya tertumpu pada satu profesi.
Pekerjaan dalam arti luas adalah aktivitas utama yang dilakukan
oleh manusia. Dalam arti sempit, istilah pekerjaan digunakan
untuk suatu tugas atau kerja yang menghasilkan uang.
Profesi adalah pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan
penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus. Suatu profesi
biasanya
memiliki asosiasi profesi, kode etik, serta proses sertifikasi dan
lisensi yang khusus untuk bidang profesi tersebut. Contoh
profesi adalah pada bidang hukum, kedokteran, keuangan,
militer,teknik desainer, tenaga pendidik. Profesi mempunyai
karakteristik sendiri yang membedakannya dari pekerjaan
lainnya.

Karakteristik Profesi:
1. Keterampilan yang berdasar pada pengetahuan teoretis:
Profesional diasumsikan mempunyai pengetahuan teoretis yang
ekstensif dan memiliki keterampilan yang berdasar
pada pengetahuan tersebut dan bisa diterapkan dalam praktik.
2. Asosiasi profesional: Profesi biasanya memiliki badan yang
diorganisasi oleh para anggotanya, yang dimaksudkan untuk
meningkatkan status para anggotanya. Organisasi profesi
tersebut
biasanya memiliki persyaratan khusus untuk menjadi
anggotanya.
3. Pendidikan yang ekstensif : Profesi yang prestisius biasanya
memer1ukan pendidikan yang lama dalam jenjang pendidikan
tinggi.
4. Ujian kompetensi: Sebelum memasuki organisasi profesional,
biasanya ada persyaratan untuk lulus dari suatu tes yang
menguji
terutama pengetahuan teoretis.
5. Pelatihan institutional: Selain ujian, juga biasanya
dipersyaratkan untuk mengikuti pelatihan istitusional dimana
calon profesional mendapatkan pengalaman praktis sebelum
menjadi anggota penuh organisasi. Peningkatan keterampilan
melalui pengembangan profesional juga dipersyaratkan.
6. Lisensi: Profesi menetapkan syarat pendaftaran dan proses
sertifikasi sehingga hanya mereka yang memiliki lisensi bisa
dianggap bisa dipercaya.
7. Otonomi kerja: Profesional cenderung mengendalikan kerja
dan pengetahuan teoretis mereka agar terhindar adanya
intervensi dari luar.
8. Kode etik: Organisasi profesi biasanya memiliki kode etik bagi
para anggotanya dan prosedur pendisiplinan bagi mereka yang
melanggar aturan.
9. Mengatur diri: Organisasi profesi harus bisa mengatur
organisasinya sendiri tanpa campur tangan pemerintah.
Profesional diatur oleh mereka yang lebih senior, praktisi yang
dihormati, atau mereka yang berkualifikasi paling tinggi.
10. Layanan publik dan altruisme: Diperolehnya penghasilan
dari kerja profesinya dapat dipertahankan selama berkaitan
dengan kebutuhan publik, seperti layanan dokter berkontribusi
terhadap kesehatan masyarakat.

11. Status dan imbalan yang tinggi: Profesi yang paling sukses
akan meraih status yang tinggi, prestise, dan imbalan yang layak
bagi para anggotanya. Hal tersebut bisa dianggap sebagai
pengakuan terhadap
layanan yang mereka berikan bagi masyarakat.
Suatu profesi harus memenuhi beberapa persyaratan, yaitu:
a. Profesi merupakan pekerjaan intelektual,maksudnya
menggunakan intelegensia yang bebas dan diterapkan atau
dipraktikan pada persoalan/masalah dengan tujuan untuk
memahami dan menguasainya.
b. Profesi merupakan pekerjaan saintifik berdasarkan
pengetahuan yang berasal dari sains.
c. Profesi merupakan pekerjaan praktikal artinya bukan seluruh
teori akademik, tetapi dapat diterapkan/dipraktikan (uji coba).
d. Profesi terorganisr secara sistematis.
e. Memiliki standar cara melaksanakannya dan mempunyai tolak
ukur hasilnya.
f. Altruisme yang brorientasi kepada masyarakat yang
dilayaninya bukan kepada diri profesional.
5. Sebutkan faktor utama meningkatnya pelanggaran kode etik
profesi IT
Jawab:
Faktor utama meningkatnya Pelanggaran Kade Etik Profesi IT
adalah makin merebaknya penggunaan Internet. Jaringan luas
komputer tanpa disadari para pemiliknya disewakan kepada
spammer (penyebar e-mail komersial), fraudster (pencipta situs
tipuan), dan penyabot digital. Terminal terminal jaringan telah
terinfeksi virus komputer, yang mengubah komputer menjadi
"zornbi", Contohnya di Bandung banyak warnet yang menjadi
sarang kejahatan komputer. Faktor lain yang menjadi pemicu
adalah makin banyaknya para "lntelektual yang tidak BER
ETIKA".
Faktor penyebab Pelanggaran kode etik profesi Tl:
1. Tidak berjalannya kontrol dan pengawasan dari masyarakat.
2. Organisasi profesi tidak dilengkapi dengan sarana dan
mekanisme bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan.

3. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai substansi


kode etik profesi, karena buruknya upaya sosialisasi dari pihak
profesi sendiri.
4. Belum terbentuknya kultur dan kesadaran dari para
pengemban profesi
Tl untuk menjaga martabat luhur
profesinya.
5. Tidak adanya kesadaran etis dan moralitas di antara para
pengemban profesi Tl
6. Jelaskan beserta contohnya Etika Berkomunikasi pada IT.
Jawab:
Etika Berkomunikasi dalam IT
o Etika ber-email
Menulis dan Mengirim Email
Tulislah dalam bahasa yang sopan dan singkat agar mudah
dimengerti.
Gunakan jenis tulisan, warna dan ukuran yang standar (Times
New
Romans, Arial, dll yang biasa digunakan untuk komunikasi
formal) dan
hindarkan penulisan dalam huruf kapital dalam satu kalimat
penuh.
Pastikan nama-nama penerima pesan yang dituju, jangan ada
yang
tertinggal dan jangan salah alamat apalagi apabila ada nama
yang
sama. Periksa apakah alamat emailnya adalah yang ter-update.
Siapa saja yang harus menerima cc email anda, apakah atasan
langsungnya untuk mengetahui atau sekretaris supaya bisa
membantu
follow up, pastikan semua pihak terkirim.
Apabila anda menghendai untuk direspon segera atau sampai
pada
batas waktu tertentu, silakan tuliskan dateline waktu yang anda
kehendaki. Contoh: Kami tunggu konfirmasinya paling lambat
Selasa,
23-Feb-2010 jam 12.00.
Khusus untuk surat yang bersifat masal tetapi anda
menghendaki

response masing-masing, sebutkan bahwa penerima tidak perlu


me
reply all kepada seluruh alamat tetapi cukup reply ke anda atau
plus
beberapa orang misalnya.
Apabila terdapat lampiran (attachment), pastikan filenya tidak
terlalu
besar sehingga bisa terkirim dan diterima baik oleh penerima
dan
loading filenya tidak memakan waktu lama. Attachment file
harus
dipastikan menggunakan program yang bisa dibuka oleh si
penerima.
Demikian juga apabila menyertakan foto atau gambar pada body
email,
usahakan seminimal mungkin supaya file tidak berat.
Sertakan nama dan alamat serta Divisi atau Bagian pekerjaan
anda
dan nomor telepon dan fac. yang bisa dihubungi.
Cek sekali lagi nama dan alamat email tujuan dan cc, pastikan
subject
terisi dengan benar dan periksa content email sebelum anda klik
tombol KIRIM.
Gunakan alamat email kantor untuk kepentingan bisnis dan
alamat
email pribadi untuk urusan pribadi.
Menerima dan Membalas Email
Supaya waktu anda tidak habis karena "terjebak" menjawab
email,
alokasikan waktu tertentu misalnya sehari 3 kali masing-masing
20
menit untuk membaca dan meresponse email yang masuk.
Email yang
"urgent" harus segera dibalas meskipun anda belum memiliki
jawaban
yang tuntas.
Gunakan kalimat dan tulisan yang sopan. Contoh: menjawab
email dari
atasan atau kolega bisnis jangan hanya dengan kalimat
sepenggal

seperti " ok pak" atau "beres" tapi harus ada ringkasan singkat
mengenai inti email baru kemudian ditambahkan response anda.
Segera hapus apabila ada email dari alamat yang diragukan atau
dicurigai spam/ virus, juga email yang mengarah ke
pornography atau
kejahatan lainnya. H indarkan juga memforward email berantai
apalagi
menggunakan email kantor.
Jangan memforward email yang bersifat pribadi kepada orang
lain atau
milis, ini tidak etis.
Apabila email dari pengirim perlu diresponse oleh semua orang,
misalnya minta pendapat atau minta kesepakatan waktu, maka
anda
harus mereply all dari email yang terakhir. Hal ini menghindari
adanya
jawaban yang terlewat.
Seleksi benar sebelum mereply all, kalau tidak perlu, cukup
menjawab
dengan mereply ke pengirim saja.
Cek sekali lagi nama dan alamat email pengirim dan cc dan
periksa
content email sebelum anda klik tombol KIRIM.
o Etika Chatting
Gunakan bahasa yang sopan dan tidak menggunakan bahasa
yang
vulgar
Hindari menggunakan huruf kapital. huruf kapital diibaratkan
sebagai
teriakan/shouting.
Jangan sekali-kali menggunakan spamming/advertising yang
berarti
mengirim pesan secara beruntun dan dalam jumlah yang sangat
besar.
Hindari penggunaan warna yang berlebihan.
Berlaku sopan dan halus pada siapa saja. jika anda berlaku
sopan,
anda akan mendapatkan prilaku yang sama.
Hindari pertengkaran sengit. pertengkaran akan mengakibatkan
chatter

lainnya terganggu, chat room adalah tempat untuk berteman


bukan
mencari musuh.
Etika ber-internet
Internet tidak digunakan sebagai sarana kejahatan bagi orang
lain,
artinya pemanfaatan internet semestinya tidak untuk merugikan
orang
lain baik secara materiil maupun moril.
Internet tidak digunakan sebagai sarana mengganggu kinerja
orang lain
yang bekerja menggunakan komputer. Conteh riil adalah
penyebaran
virus melalui internet.
Internet tidak digunakan sebagai sarana menyerobot atau
mencuri file
orang lain
Internet tidak digunakan untuk mencuri, contoh pengacakan
kartu
kredit dan pembobolan kartu kredit.
Internet tidak digunakan sebagai sarana kesaksian palsu.
Internet tidak digunakan untuk mengcopy software tannpa
adanya
pembayaran
Internet tidak digunakan sebagai sarana mengambil sumber sumber
penting tanpa adanya ijin atau mengikuti aturan yang berlaku.
Internet tidak digunakan untuk mengakui hak intelektual orang
lain
Bertanggung jawab terhadap isis pesan yang disampaikan
Menggunakan internet untuk keperluan berarti serta saling
menghormati
antar pengguna internet.

1. Apa pengertian dari etika dan etika profesi, serta Jelaskan dampaknya
bagi masyarakat !

Jawab:
Etika adalah llmu yang membahas perbuatan baik dan perbuatan
buruk
manusia sejauh yang dapat dipahami oleh pikiran manusia.
Profesi adalah suatu pekerjaan yang dalam melaksanakan
tugasnyamemerlu
kan/menuntut keahlian (expertise).
Pengertian etika profesi yaitu suatu ilmu yang mempelajari baik
dan
buruknya perbuatan manusia dengan keahlian masing-masing
dalam
melaksanakan tugasnya.
Dampak Etika dan Etika Profesi bagi masyarakat adalah ;
Bisa melindungi masyarakat dari berbagai pelanggaran dan
kejahatan yang
berkaitan dengan suatu profesi dari masyarakat lainnya. Hal ini
disebabkan
Etika dan Etika Profesi akan mengikat seorang pelaku profesi
agar mematuhi
aturan-aturan yang ber1aku dalam menjalankan profesinya,
sehingga menjadi
jaminan bagi masyarakat untuk diper1akukan dengan baik dan
tidak semenamena sehingga ketertiban dan kenyamanan bagi masyarakat
dapat diterima
dan dirasakan oleh semua anggota masyarakat tersebut.
2. Sebutkan faktor-faktor yang menimbulkan terjadinya pelanggaran etika dalam
masyarakat !
Jawab:
a. Tidak berjalannya control dan pengawasan dari masyarakat
b. Kurangnya iman dari individu tersebut.
c. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai substansi
kode etik pada
setiap bidang, karena buruknya pelayanan sosialisasi dari pihak
prepesi
sendiri
d. Belum terbentuknya kultur dan kesadaran dari orang tersebut.
e. Tidak adanya kesadaran etis da moralitas dari orang tersebut.

f. Kebutuhan individu
g. Tidak ada pedoman hidup dari individu tersebut
h. Perilaku dan kebiasaan individu yang buruk sehingga menjadi
sebuah
kebiasaan
Lingkungan tidak etis mempengaruhi individu tersebut
melakukan sebuah
pelanggaran.
j. Kurangnya sanksi yang keras atau tegas di negara kita tentang
pelanggaran kode etik
3. Apa yang mempengaruhi timbulnya etika komputer dalam
perkembangannya ?
Jawab:
Etika komputer adalah sebagai analisis mengenai sifat dan
dampak sosial
teknologi komputer, serta formulasi dan justifikasi kebijakan
untuk
menggunakan teknologi tsb secara etis. (James H. Moor).
Salah satu penyebab pentingnya etika adalah karena etika
melingkupi wilayahwilayah yang belum tercakup dalam wilayah hukum. Faktor etika
disini
menyangkut identifikasi dan penghindaran terhadap perilaku
yang salah dalam
penggunaan teknologi informasi. Untuk itu etika dipandang
per1u dibentuk
sebagai perilaku yang mengikat oleh pengguna teknologi
informasi.
Etika komputer sangat penting karena menurut James H. Moor
ada tiga alasan
utama minat masyarakat yang tinggi pada komputer, yaitu :
a. Kelenturan logika : kemampuan memprogram komputer untuk
melakukan apapun yang kita inginkan . 0
b. Faktor transformasi : komputer dapat mengubah secara
drastis cara kita
melakukan sesuatu. 0
c. Faktor tak kasat mata : semua operasi internal komputer
tersembunyi 0 dari penglihatan. Faktor ini membuka peluang
pada nilai-

nilai pemrograman yang tidak ter1ihat, perhitungan rumit yang


tidak ter1ihat
dan penyalahgunaan yang tidak ter1ihat
4. Bagaimana pengaruh kehadiran teknologi terhadap etika yang
dilakukanmanusia, berikan contohnya ?
Perkembangan teknologi yang terjadi dalam kehidupan manusia,
seperti revolusi yang memberikan banyak perubahan pada cara
berpikir
manusia, baik itu dalam usaha pemecahan masalah,
perencanaan, maupun
juga dalam pengambilan keputusan. Juga sangat berpengaruh
terhadap
pelaksanaan dan cara pandang manusia terhadap etika dan
norma-norma
dalam kehidupannya. Kemudahan yang ditawarkan oleh
komputer nyatanyata
menimbulkan
ketergantungan
manusia
terhadap
teknologi.
Sebenarnya, teknologi dikembangkan adalah untuk membantu
manusia dalam melaksanakan aktifitasnya. Hal itu karena
manusia memang
memiliki keterbatasan. Keterbatasan inilah yang lalu harus
ditutupi oleh
teknologi tersebut. Bagaimana pun, kendali penggunaan
teknologi tetap
sepenuhnya ada di tangan manusia. Oleh sebab itu, pendidikan
manusiawi
termasuk pelaksanaan norma dan etika kemanusiaannya tetap
harus berada
pada peringkat ke-satu, serta tidak hanya melakukan pemujaan
terhadap
teknologi tinggi belaka.
Contoh pengaruh teknologi terhadap etika manusia:
a. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa teknologi otomasi
telah
mengendurkan taraf kewaspadaan situasi (situation awareness)
pada

pilot. Kebiasaan bersandar pada komputer membuat fungsifungsi


mentalnya lambat laun jadi tidak terasah.
b. Orang yang biasanya saling berinteraksi secara fisik,
melakukan
komunikasi secara langsung dengan orang lain, karena
perkembangan
teknologi internet dan email interaksi tersebut jadi berkurang.
Mereka
cukup duduk di depan komputer, menekan beberapa tombol
keyboard,
mengirimkan dan menerima email untuk melakukan komunikasi.
Mengirimkan laporan ke atasanpun cukup dilakukan dari depan
komputer. Antar teman di dalam satu perusahaanpun lebih suka
berkomunikasi menggunakan chatting daripada harus bertemu dan
ngobrol. Kecenderungan-kecenderungan semacam itulah yang
akhirnya
membawa perubahan juga di dalam pelaksanaan etika yang
sebelumnya
telah disepakati pada komunitas di mana mereka berada.
Teknologi adalah segala sesuatu yang diciptakan manusia untuk
memudahkan pekerjaannya.
Kehadiran teknologi membuat manusia "kehilangan" beberapa
sense of human yang alami.
( otomatisasi mesin refleks I kewaspadaan melambat )
Cara orang berkomunikasi, by email or by surat, membawa
perubahan
signifikan, dalam sapaan I tutur kata.
Orang berzakat dengan SMS, implikasi pada silaturahmi yang
"tertunda"
Emosi ( "touch" ) yang semakin tumpul karena jarak dan waktu
semakin
bias dalam teknologi informasi.

5. Mengapa bahwa manusia membutuhkan pekerjaan dan apa


tujuannya ?
Jawab:

Manusia membutuhkan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan


hidupnya dan
mengaktualisasikan dirinya agar memiliki nilai manfaat bagi
masyarakat dan
lingkungan sekitamya.
Tujuan manusia bekerja adalah
1. Untuk memenuhi kebutuhan biologi termasuk anggota keluarga,
yaitu
mencukupi kebutuhan akan pangan.
2. Untuk menciptakan rasa aman baik masa kini maupun masa depan.
3. Untuk memperoleh pengakuan didalam masyarakat, karena
manusia hidup
sebagai anggota masyarakat.
4. Sebagai bentuk aktualisasi diri yaitu suatu kebutuhan atau
keinginan untuk
mengaktualkan kemampuan dan potensi yang dimiliki dalam
mengatasi
berbagai macam permasalahan di masyarakat.
6. Jelaskan bahwa tidak setiap pekeriaan adalah profesi, berikan contoh dan
sifat-sifatnya !
Jawab:
Pekerjaan
Pekerjaan merupakan suatu kegiatan yang tidak bergantung pada
keahlian
tertentu. Setiap orang dimungkinkan memiliki pekerjaan namun tidak
semuanya tertumpu pada satu profesi. Pekerjaan dalam arti luas
adalah
aktivitas utama yang dilakukan oleh manusia. Dalam arti sempit,
istilah
pekerjaan digunakan untuk suatu tugas atau kerja yang menghasilkan
uang.
Profesi adalah pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan
penguasaan
terhadap suatu pengetahuan khusus. Suatu profesi biasanya memiliki
asosiasi
profesi, kode etik, serta proses sertifikasi dan lisensi yang khusus
untuk
bi dang profesi tersebut. Cont oh profesi adalah pada

bidang hukum, kedokteran, keuangan, militer,teknik desainer, tenaga


pendidik.
Profesi mempunyai karakteristik sendiri yang membedakannya dari
pekerjaan
lainnya.
Karakteristik Profesi:
1. Keterampilan yang berdasar pada pengetahuan teoretis:
Profesional
diasumsikan mempunyai pengetahuan teoretis yang ekstensif dan
memiliki
keterampilan yang berdasar pada pengetahuan tersebut dan bisa
diterapkan
dalam praktik.
2. Asosiasi profesional: Profesi biasanya memiliki badan yang
diorganisasi
oleh para anggotanya, yang dimaksudkan untuk meningkatkan status
para
anggotanya. Organisasi profesi tersebut biasanya memiliki
persyaratan
khusus untuk menjadi anggotanya.
3. Pendidikan yang ekstensif: Profesi yang prestisius biasanya
memerlukan pendidikan yang lama dalam jenjang pendidikan tinggi.
4. Ujian kompetensi: Sebelum memasuki organisasi profesional,
biasanya
ada persyaratan untuk lulus dari suatu tes yang menguji terutama
pengetahuan teoretis.
5. Pelatihan institutional: Selain ujian, juga biasanya dipersyaratkan
untuk
mengikuti
pelatihan
istitusional
dimana
calon
profesional
mendapatkan
pengalaman praktis sebelum menjadi anggota
Peningkatan keterampilan melalui pengembangan
dipersyaratkan.
penuh organisasi.
profesional juga
6. Lisensi: Profesi menetapkan syarat pendaftaran dan proses
sertifikasi
sehingga hanya mereka yang memiliki lisensi bisa dianggap bisa
dipercaya.
7. Otonomi kerja: Profesional cenderung mengendalikan kerja dan

pengetahuan teoretis mereka agar terhindar adanya intervensi dari


luar.
8. Kode etik: Organisasi profesi biasanya memiliki kode etik bagi para
anggotanya dan prosedur pendisiplinan bagi mereka yang melanggar
aturan.
9. Mengatur diri: Organisasi profesi harus bisa mengatur
organisasinya
sendiri tanpa campur tangan pemerintah. Profesional diatur oleh
mereka
yang lebih senior, praktisi yang dihormati, atau mereka yang
berkualifikasi paling tinggi.
10. Layanan publik dan altruisme: Diperolehnya penghasilan dari
kerja profesinya dapat dipertahankan selama berkaitan dengan
kebutuhan publik, seperti layanan dokter berkontribusi terhadap
kesehatan masyarakat.
11. Status dan imbalan yang tinggi: Profesi yang paling sukses akan
meraih
status yang tinggi, prestise, dan imbalan yang layak bagi para
anggotanya.
Hal tersebut bisa dianggap sebagai pengakuan terhadap layanan
yang
mereka berikan bagi masyarakat.
Suatu profesi harus memenuhi beberapa persyaratan, yaitu:
a. Profesi merupakan pekerjaan intelektual,maksudnya menggunakan
intelegensia yang bebas dan diterapkan atau dipraktikan pada
persoalan/masalah dengan tujuan untuk memahami dan
menguasainya.
b. Profesi merupakan pekerjaan saintifik berdasarkan pengetahuan
yang
berasal dari sains.
c. Profesi merupakan pekerjaan praktikal artinya bukan seluruh teori
akademik, tetapi dapat diterapkan/dipraktikan (uji coba).
d. Profesi terorganisr secara sistematis.
e. Memiliki standar cara melaksanakannya dan mempunyai tolak ukur
hasilnya.
f. Altruisme yang brorientasi kepada masyarakat yang dilayaninya
bukanepada diri profesional.
Profesi merupakan jenis pekerjaan tetap dan penuh. Artinya profesi

merupakan pekerjaan yang layanannya diperlukan oleh masyarakat


untuk menyelesaikan masalah yang mereka hadapi atau memenuhi
kebutuhan mereka secara terus menerus. Tanpa layanan tersebut
anggot masyarakat akan terganggu kehidupannya. Misalnya, tanpa
profesi
kepolisian,jaksa dan hakim ketentraman dan keadilan
kehidupan masyarakat akan terganggu. Atau tanpa profesi kedokteran
dan paramedis anggota masyarakat akan terancam hidupnya.
Kesimpulan:
Profesi merupakan bagian dari pekerjaan, tetapi tidak semua
pekerjaan adalah profesi.
10. Sebutkan fungsi dari kode etik bagi profesional dan apa manfaatnya
bagi masyarakat !
Jawab:
Biggs dan Blocher mengemukakan tiga fungsi kode etik yaitu :
1. Melindungi suatu profesi dari campur tangan pemerintah.
2. Mencegah terjadinya pertentangan internal dalam suatu profesi.
3. Melindungi para praktisi dari kesalahan praktik suatu profesi.
Tujuan kode etik agar profesional akan memberikan manfaat bagi
masyarakat yaitu memberikan jasa sebaik-baiknya kepada pemakai
dan
dengan adanya kode etik akan melindungi perbuatan yang tidak
profesional.

Anda mungkin juga menyukai