Anda di halaman 1dari 1

Manifestasi klinis angina pectoris

Gejala klinis

Nyeri dada, nyeri berawal dari rasa terhimpit, rasa terjepit atau rasa terbakar yang
menyebar kelengan kiri bagian dalam dan kadang sampai ke pundak, bahu dan leher kiri
bahkan dapt sampai kekelingking kiri

Rasa tidak enak dapat juga dirasakan diulu hati, tetapi jarang terasa didaerah apeks kordis

Rasa nyeri dapat disertai beberapa gejala berikut yaitu berkeringat dingin, mual dan
muntah, rasa lemas, berdebar dan rasa akan pingsan (fainting)

Biasanya serangan angina muncul saat melakukan aktivitas fisik (angina stabil), dan akan
hilang apabila penderita menghentikan kegiatan dan beristirahat, berlangsung hanya
beberapa menit (1-5mnt) tetapi bisa sampai lebih dari 20 mnt.

Nyeri angina sifatnya konstan. Bila terjadi perubahan misalnya lama serangan
bertambah,nyeri lebih hebat, ambang timbulnya menurun atau serangan dating saat
bangun tidur, mka gangguan ini perlu diwaspadai. Perubahan ini mungkin merupakan
tanda prainfark (angina tidak stabil)

Angina dikatakan bertambah berat apabila serangan berikutnya terjadi sesudah kerja fisik
yang ringan,misalnya sesudah makan.

Pemeriksaan fisik pada waktu serangan, denyut jantung bertambah, tekanan darah
meningkat dan didaerah prekordium pukulan jantung terasa keras.

Pada auskultasi suara jantung terdengar jauh, bising sistolik terdengar pada pertengahan
atau akhir sistoldan terdengar bunyi keempat.

Biasanya didapatkan faktor resiko : hipertensi,obesitas atau diabetes mellitus