Anda di halaman 1dari 32

EDISI MEI 2016 I 95 I HARGA : JAWA 10.000 I LUAR JAWA 12.

000

Majalah

BERKAS NASIONAL
Pak DE Karwo Meresmikan Gedung
Al Agsha RS Haji Surabaya

Sosok Cantik
Tamara Bleszynski

Bulog Siap
Bersaing
Dengan Swasta

Seluruh Pejabat Polrestabes


Surabaya Bersih Narkoba

Jawa Timur Bangun


Dua Bandara Untuk
Dongkrak Ekonomi

Urai Kemacetan,
Dua Daerah Bangun
Jalan Tembus

Liputan Khusus Bulog

Bulog: Stok Beras Jatim Masih Aman


Bulog Divre Jawa Timur memastikan bahwa pasokan beras
di Jatim masih dalam keadaan aman dan mampu memenuhi
kebutuhan beras sampai 2 bulan kedepan.

SURABAYA - Curah hujan yang terus meningkat beberapa hari terakhir terakhir, berimbas secara
langsung pada naik turunnya harga sejumlah komoditi pangan di beberapa daerah di Jawa Timur. Selain berkurangnya pasukan akibat tersendatnya pengiriman dari beberapa daerah, persaingan harga
yang terjadi di setiap tengkulak juga menjadi faktor penyebab semakin melonjaknya harga komoditi di
pasaran.
Walaupun sejumlah daerah diguyur hujan. Namun Bulog Divre Jawa Timur memastikan bahwa pasokan
beras di Jatim masih dalam keadaan aman dan mampu memenuhi kebutuhan beras sampai 2 bulan
kedepan.
Persediaan beras di seluruh wilayah Jatim masih aman untuk 2 bulan kedepan. Dan ini mampu untuk
memenuhi kebutuhan selama 2 bulan nanti, ungkap Supriyanto Kepala Bidang Pelayanan Publik Divre
Jatim. Ia juga menghimbau masyarakat tidka perlu khawatir terkait lonjakan harga yang terjadi pada
beberapa komoditi, karena pemerintah akan segera melakukan upaya preventif agar segera menstabilkan harga.(er)
MAJALAH BERKAS NASIONAL I NO.95 I EDISI MEI 2016

Redaksional
Diterbitkan Oleh :

Daftar isi

PT.FAJJAR HIDAYAH
NPWP : 01.355.158.3-606 Yayasan
Persindo Jaya sesuai UU Nomor 40 Tahun 99 Tentang UU
Nomor: 32/SK Menpen 1999
Tanggal 15 Desember
Tahun 1999 di Surabaya.
Ketua pelaksana /
Penanggung Jawab : Kasiman.
Penasehat Hukum : Sumaimunah SH, Wardojo, SH, Sibra
Mullisi, SH, Abdullah Affandi, SH.
Penasehat Umum :
Kasiman, Harsuyudi Effendi. R.
Pembina Umum : M. Yasid
Sulaeman, Achmad Diono,
Pemimpin Umum / Redaksi :
Kasiman,
Wakil Pimpinan Redaksi : Erno
Sariyanto, R. Choirul Saleh, SH..
Dewan Redaksi : Kyai Moeh,
Ashari, AMa Pd.. Wk. Dewan
Redaksi : Moch. Subaidi, MSi.
Redaktur Pelaksana : Erno
Saputro, Buhari, Staf Redaksi
Surabaya : Erni Sulifah, Yeny
Rahmawati, Erno
Saputro, Ernilo, Agus

- Pak DE Karwo meresmikan Gedung Al Agsha RS


Haji Surabaya Hal.04
- Renovasi RSU dr Soetomo untuk kenyamanan
pengunjung dan pasien Hal.05
- Resmikan Kantor BPKAD, Gubernur Minta
Pelayanan Harus Lebih Baik Hal.06
- DPRD Jatim Sidak Tenaga WNA PT Tjiwi Kimia
Hal.07
- PTPN X Siapkan Pola Mekanisasi Tebang Muat
Angkut Tebu Hal.08
- Jawa Timur Bangun Dua Bandara untuk
Dongkrak Ekonomi Hal.09
- Wabup Trenggalek Sidak SKPD Pantau
Pelayanan Masyarakat Hal.10
- Urai Kemacetan, Dua Daerah Bangun
Jalan Tembus Hal.11
- Tahun 2018, Kemenag Upayakan Database
Zakat Terbentuk Hal.12
- Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca Provinsi
Jawa Timur Hal.13
- Seluruh Pejabat Polrestabes Surabaya
Bersih Narkoba Hal.14
- Pelayanan SIM Polres Batu Lebih Nyaman Hal.15

Sidoarjo : Kabiro : Sugeng Purnomo . Mojokerto : Santoso. Kediri: Drs. Rudi Priyono.
Tulung Agung : Sukri, . Trenggalek : Muhammad Khomar. Ponorogo : Kabiro : Suharto, Mariyono.Gresik : Kabiro : Erno Saputro, Erni S, Yeny R, Lamongan : Kabiro, Purnomo. , Moch.
Gufron, Bojonegoro : Yuyun S. Tuban : (Kabiro) Purnomo, Mukani. Malang : Adi Sumarsono.
Probolinggo : Erno, S. Buhari. Jember : A.H. Rahmadi, Muktasan. Situbondo : (Kabiro) Agib,
. Banyuwangi : Kabiro : Sunardi, Suyanto, Budi. Bali : Kabiro : Made Agus Margani, Nyoman
Dany. Jombang : (Kabiro) Sartono Ngawi : Kabiro : Joko Mardi, Siti Asmini. Solo : Kabiro :
Wisnu Hastomo, Murkito, Ardi Angsah. Bali (Kabiro) Samsul Hadi. Jakarta, Kabiro : Rasbini,
Karmilan. NTT / Kupang : Kabiro ; Abdul Rahman Hans, Rasyid. Alamat : Jl.Kali Anak Timur
No.235 - Surabaya E-mail : berkasnasional@yahoo.com Bank : BANK BCA NO.REKENING
: 2140757481 A/N ESTU WIDYA NINGSIH
MAJALAH BERKAS NASIONAL I NO.95 I EDISI MEI 2016

Info Kesehatan
Pak DE Karwo Meresmikan Gedung
Al Agsha RS Haji Surabaya
SURABAYA - Peresmian bangunan sekaligus menandai peringatan 23 tahun berdirinya rumah
sakit Haji.Dengan bertambahnya usia ,pelayanan Rumah Sakit
Haji kepada masyarakat harus
menjadi lebih baikberdasarkan
layanan prima yang islami, Ujar

oleh kinerja dan visi Direkturnya


dan di dukung manajemen yang
baik,Katanya
Serta sistim
keuangan RS harus berjalan baik
serta bisnis plan tahunan harus
disusun ,sehingga program kerja
layanan dan keuangan bias berjalan seirama Manajemen Ope-

memiliki tiga ruangan .sehari


bias 20 pasien itu luar biasa .sebenarnya sumber daya manusia
atau tenaga medis dan dokter
di Jatim sangat hebat bahkan
berkelas dunia,Katanya Dokter
Sasongko mengaku siap melaksanakan perintah gubernur dan

Gubernur usai meninjau kamar


operasi yang berada di lantai 5
Gedung Al Agsha .
Kesan positif yang disandang
karyawan dan Dokter RSU Haji
dalam memberikan pelayanan
harus di tingkatkan ,karena
80% orang sakit bias sembuh
jika perasaanya nyaman dan
senang .Kinerja Rumah Sakit
yang maksimal ,50% ditentukan

rasional dan keuangan menjadi


penting dalam mengelolah rumah sakit jadi harus di kelolah
dengan baik.Kata Gubernur.
Manajemen RSU Haji saat ini
memiliki 3 fasilitas bedah atau
operasi sejajar dengan rumah sakit Internasional di luar
negeri seperti Singapura atau
Australia,Sehari bisa 7 kali operasi di sati ruangan ,dan disini

melakukan pertemuan dengan


pemangku kebijakan lainnya
agar segera memiliki spesialisasi
.Kami memiliki program pembinaan rasa kekeluargaan ,senam
setiap selasa dan jumat ,kemudian program jumpa pelanggan
setiap 3 bulan sekali untuk bahan intropeksi dari masyarakat
untuk manajemen.(ER/YEN)

MAJALAH BERKAS NASIONAL I NO.95 I EDISI MEI 2016

Info Kesehatan
Renovasi RSU dr Soetomo Untuk
Kenyamanan Pengunjung dan Pasien

SURABAYA - Pemprov Jatim


berencana merenovasi total
bangunan RSU dr Soetomo
Surabaya,renovasi ini di lakukan
sebagai bentuk perhatian pemprof agar rumah sakit milik Pemprof Jatim ini semakin nyaman
bagi pengujung maupun pasien.
Rencana
renovasi
iniakan
segera dimatangkan ,semua
gedung cagar budaya akan
di robohkan semua,kemudian
direnovasi totalagar semakin
nyaman,kata PakDe Karwo.
Karena rumitnya akses ,baik
didalam
maupun
di
luar
bangunan,bias masukj tapi tidak
bias keluar.lewat mana bingung
ujung-ujungnya keluar kamar

jenasah.meski ada
tandanya
terkadang membuat pengunjung
atau pasien bingung.

2018.Kata Harsono yang juga


menjabat sebagai Kepala Dinas
Kesehatan Jatim .(ER)

Sementara ,Pelaksana Tugas


(Plt)Direktur Utama RSU dr
Soetomo dr Harsono mengaku
bangunan yang ada saat ini
kerap membuat bingung sehingga berimbas pada ketidaknyamanan pengunjung.
Saya sendiri kadang bingung
mau keluar .semua sudah tahu
bangunan memang rumit ,karena itu direnovasi agar nyaman
.nanti harapanya seperti Green
Hospital,pembanguna fisiknya
sudah bertahap dan diharapkan
selesai seluruhnya pada tahun
MAJALAH BERKAS NASIONAL I NO.95 I EDISI MEI 2016

Jawa Timur
Resmikan Kantor BPKAD, Gubernur Minta
Pelayanan Harus Lebih Baik
SURABAYA - Gubernur Jawa
Timur H Soekarwo meresmikan
Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)
Prov Jawa Timur di Jl Johar
Surabaya. Dengan adanya gedung baru, Soekarwo meminta
pelayanan juga harus berubah
menjadi yang lebih baik.
Pakde Karwo mengatakan, gedung BPKAD adalah sebagai
tempatnya uang dan juga sebagai tempat
untuk
menggerakan uang
untuk
pembangunan
masyarakat di
Jawa Timur. Ini
karena, BPKAD
merupakan
badan pengelola
keuangan
daerah
yang
pekerjaannya
mengurus yang
besar-besar
tetap mengurus
ekonomi yang
berskala kecilkecil
dengan
memberikan
stimulus.
Kepala BPKAD
Provinsi Jawa
Timur,
Budi
Setiawan mengatakan, gedung
BPKAD mulai dibangun mulai
tahun 2015 dan selesai tahun
2016 atau selama 7,5 bulan
dengan menghabiskan dana
sekitar Rp 35,59 miliar.Gedung
berlantai lima yang terletak di Jl
Johar Surabaya ini berdiri di atas
tanah sekitar 1.485 meter persegi dengan luas bangunan 5.481
meter persegi. Terdiri lantai satu
seluas 1.450 meter persegi yang
digunakan sebagai area parkir

kendaraan bermotor, pusat informasi dan perpustakaan.


Gedung lantai dua seluas 1.017
meter persegi digunakan sebagai ruang perbendaharaan bidang akutansi,ruang pelayanan
Satuan Kerja Perangkat Daerah
(SKPD), ruang BPK dan ruang
rapat.
Lantai tiga yang luasnya 1.004
meter persegi sebagai ruang
kepala BPKAD, ruang sekretari-

Timur yang berdiri megah dibelakang kantor Gubernur Jawa


Timur juga dilengkapi tiga buah
lift atau alat angkut yang berjalan
naik turun secara vertikal untuk
orang maupun barang. Dengan
adanya kelengkapan lift tersebut
pelayanan akan lebih cepat.
Dengan selesainya pembangunan gedung baru BPKAD Prov
Jawa Timur dan telah diresmikan
penggunaannya oleh Guber-

at bidang anggaran, ruang rapat


serta ruang tunggu.
Lantai empat yang luasnya
sekitar 1.004 meter persegi
merupakan ruang kerja bidang
pengeloaan aset, bidang keuangan daerah, ruang rapat serta ruang tamu. Sementara lantai lima
seluas 1006 meter persegi merupakan ruang transit VIP-VIP, ruang rapat, ruang data center dan
ruang pengendalian data center.
Gedung BPKAD Prov Jawa

nur Jawa Timur tersebut dapat


meningkatkan kinerja ekonomi
daerah serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat
yang lebih cepat dan lebih baik.
(er/yen)

MAJALAH BERKAS NASIONAL I NO.95 I EDISI MEI 2016

Jawa Timur
Gubernur Soekarwo Janjikan Air Umbulan
Mengalir 2018

SURABAYA - Gubernur Jatim, Soekarwo menjanjikan megaproyek air Umbulan bisa segera dialirkan
mulai 2018 mendatang. Menurutnya, dengan adanya air dari sumber Umbulan maka bisa meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.Di Surabaya sekarang air minum masih menggunakan air dari Kali
Surabaya. Airnya belum jadi air minum tapi masih kategori air bersih. Selesainya Umbulan ini bisa jauh
lebih bagus kualitas airnya bisa langsung diminum, kata Soekarwo.Ia memastikan jika kualitas air Umbulan ini terbaik kedua di dunia setelah sumber air di Peru. Air Umbulan ini bisa langsung diminum dan
airnya kalau kena sinar kelihatan mengkilat seperti ada berliannya, ungkapnya.
Soekarwo menjelaskan proyek SPAM Umbulan meliputi pekerjaan desain, konstruksi, operasi dan
pemeliharaan serta pembiayaan SPAM dengan kapasitas 4.000 liter per detik. Air baku dari mata air
Umbulan di Kabupaten Pasuruan ini dan akan didistribusikan melalui pipa transmisi sepanjang 93,7
KM.Distribusinya dikelola dan dialirkan oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di 5 daerah, yakni
Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo,
Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik. Dengan bakal mengalirnya air Umbulan maka dapat melayani
kebutuhan air minum yang sehat dan jernih bagi lebih dari 1,3 juta jiwa masyarakat Jatim.Diperkirakan,
nilai proyek SPAM Umbulan adalah Rp 1,808 triliun yang akan dibiayai ekuitas Badan Usaha yang
dibentuk konsorsium yang ditetapkan sebagai pemenang lelang, pinjaman bank dan dukungan kelayakan. Proyek tersebut menggunakan skema BOT (Built Operate Transfer) dengan masa konstruksi
dijadwalkan selesai dalam jangka waktu 24 bulan, masa kerjasama selama 25 tahun sejak tanggal beroperasi secara komersial.Rencana proyek SPAM Umbulan yang mempunyai kapasitas sebesar 4.000
liter/detik dengan kualitas prima yang bahkan lebih baik dari air minum dalam kemasan itu telah digagas
sejak 40 tahun lalu. Dan dalam kurun waktu tersebut, telah terbuang air kualitas premium sebanyak
5,045 triliun liter. (nil)

DPRD Jatim Sidak Tenaga WNA PT Tjiwi Kimia


SIDOARJO Mengantisipasi tenaga kerja WNA yang melanggar aturan, Komisi E DPRD Jatim melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di pabrik PT Tjiwi Kimia, Kecamatan Tarik, Jumat (22/4). Komisi
yang membidangi ketenagakerjaan itu ingin mendapatkan data Warga Negara Asing (WNA) yang
bekerja di pabrik kertas dalam menghadapi MEA.
Menurut Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim Sulidaim, sidak ini digelar ini untuk mendapatkan datadata tenaga kerja WNA yang bekerja di PT Tjiwi Kimia terkait peraturan Permendagri No 9, Tahun
2005 dan No 13, Tahun 2003, terkait ketenagakerjaan.PT Tjiwi Kimia, melalui Direktur H. Edwin
Surya Laksana, melaporkan terdapat 81 tenaga asing yang menjadi manager dan mereka memenuhi perundang-undangan itu, ujar politisi PAN tersebut.
Meski demikian, pihaknya menganggap pernyataan pihak PT. Tjiwi Kimia itu sebagai data awal
dalam pembahasan peraturan daerah perlindungan kerja. Karena dalam sidaknya tersebut, pihaknya belum bisa masuk dan bertatap muka lansung dengan WNA yang dimaksud.Sulidaim menjelaskan bahwa ketentuan dalam mempekerjakan WNA, seharusnya perizinan diperpanjang dalam
waktu kurung tiga tahun. Setelah transformasi teknologi itu sudah bisa digunakan oleh pekerja Indonesia, maka pekerja asing harus dikembalikan.Kalau transformasi teknologi itu sudah bisa digunakan masyarakat kita, semestinya harus dikembalikan, kecuali mereka (WNA red,) sudah menjadi
warga Indonesia, paparnya.Data yang dihimpun dari 11.500 pekerja di PT Tjiwi Kimia, terdapat 81
tenaga kerja asing, yang rata-rata berasal dari warga Taiwan, Tiongkok, Jerman dan Kanada. (Yen )
MAJALAH BERKAS NASIONAL I NO.95 I EDISI MEI 2016

Jawa Timur
PTPN X Siapkan Pola Mekanisasi
Tebang Muat Angkut Tebu
SURABAYA - Guna menjaga
kadar rendemen tebu sebelum
digiling agar tidak mengalami
penurunan, maka dibutuhkan
upaya tebang muat angkut
yang lebih cepat. Untuk itu, PT
Perkebunan Nusantara (PTPN)
X kini tengah menyiapkan pola
mekanisasi pada tahap akhir
on farm, yakni tebang muat angkut tebu.Kami sudah mulai
menerapkan mekanisasi penuh
pada sistem budidaya tebu. Ini
tidak hanya dilakukan pada bukaan lahan hingga pemeliharaan
tanaman saja, namun kami juga
menerapkan sistem mekanisasi
di tebang muat angkutnya, kata
Pjs.
Kepala Divisi Sarana dan Prasarana PTPN X, Bambang Hari
Nugroho.Untuk memantapkan
mekanisasi pada tahap tebang
muat angkut tebu, pihaknya juga

melakukan benchmarking ke
Khon Kaen Sugar Industry Puclic Company Limited, Thailand.
Benchmarking ke Khon Kaen
Sugar Industry Public Company
Ltd., Thailand kami lakukan
pertengahan Maret lalu, jelasnya.Menurutnya, salah satu
industri gula terbesar di Thailand
tersebut sudah menggunakan
harvester ke semua kebun tebu.
Selama disana, kami melihat
dan belajar bagaimana mereka
dalam memaksimalkan harvester, ungkapnya.Dalam pola mekanisasi di Thailand, lanjutnya,
Khon Kaen menggunakan sugarcane harvester duck system
dan elevator dengan kapasitas
150 ton/unit/hari. Cara tersebut mampu beroperasi delapan
jam dengan tiga orang tenaga
kerja dengan kebutuhan BBM
2 liter solar/ton tebunya.Mela-

lui proses mekanisasi, kata dia,


maka dapat mempermudah dan
mempercepat proses giling tebu
agar tidak berdampak pada penurunan rendemen.
Untuk menjaga tebu dalam
kondisi segar, maka proses
tebang muat angkut harus secepat mungkin. Sebab, tebu
segar harus segera digiling sebelum 24 jam. Untuk itu, kami
terus menyiapkan mekanisasi
di tebang muat angkutnya, tuturnya.
Saat ini, PTPN X khususnya di Jawa Timur sudah ada
enam unit harvester, dua unit milik PTPN X dan empat unit milik
provider. Namun, pemanfaatan
harvester ini masih dinilai belum
optimal, sehingga masih memerlukan proses pembelajaran lebih
optimal sebelum musim giling
berlangsung mulai Mei hingga
Juni mendatang. (put)

Tingkatkan Produktivitas, BJTI Port Selesaikan


Proyek Penguatan Dermaga
SURABAYA - PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI Port) menyatakan menyelesaikan pekerjakan
proyek penguatan Dermaga Terminal Berlian Timur Utara (BTU)
sepanjang 200 meter. Dengan
penguatan dermaga ini diharapkan
mampu meningkatkan produktivitas (bongkar muat) Terminal Berlian
Pekerjaan penguatan dermaga
sepanjang 200 meter telah selesai
sesuai jadwal, yakni Januari-Maret
2016. Bahkan pada tanggal 31 Maret lalu, Dermaga BTU langsung
disandari kapal MV. Anemone yang
memuat garam impor industri sebanyak 20.000 ton milik PT Sinma
Line., jelas Direktur Utama BJTI
Port, Putut Sri Muljanto,, di Surabaya.
BJTI Port, katanya merupakan anak
usaha PT Pelabuhan Indonesia III
(Persero) yang mengelola Terminal
Berlian di Pelabuhan Tanjung Perak
Surabaya kini telah selesai mengerjakan proyek penguatan Dermaga
Terminal Berlian Timur Utara (BTU).

Berdasarkan data BJTI Port,


capaian produktivitas kegiatan
bongkar muat pada triwulan I tahun
2016 sebesar 264.450 TEUs, meningkat sebesar 9,6% jika dibandingkan
dengan periode yang sama pada
tahun 2015 sebesar 241.196 TEUs.
Sedangkan arus kunjungan kapal
pada triwulan I tahun 2016 turun
sebesar 1% yaitu sebanyak 736 call
dibanding periode yang sama tahun
2015 sebanyak 740 call.
Putut menjelaskan, meski selama tiga bulan lalu proses bongkar muat tidak dapat dilaksanakan
di sepanjang 200 meter Dermaga
BTU yang dalam proses pengerjaan
penguatan dermaga, namun hal
tersebut tidak membuat produktivitas Terminal Berlian menurun. Data
di atas membuktikan produktivitas
bongkar muat tetap berjalan baik
dan justru meningkat.
Bahkan dengan selesainya penguatan dermaga diharapkan produktivitas kinerja bongkar muat bisa naik
hingga mencapai 3.500 TEUs per

hari, ujarnya optimistis.


Selain itu, saat ini Terminal Berlian juga memfokuskan melayani
bongkar muat peti kemas domestik
dengan didukung peralatan modern, HMC (Harbour Mobile Crane)
sebanyak 16 unit. Untuk aktivitas
Lift On/Off di lapangan penumpukkan (CY) peti kemas tersedia hingga
17 unit Rubber Tyred Gantry (RTG)
yang dibantu 6 unit Reach Stacker
yang masing-masing berkapasitas
45 ton.
Sejak awal April ini, jelasnya, juga
telah dibuka layanan lapangan penumpukkan yang menangani reefer
container (peti kemas berpendingin) di lahan ex. UIC di Jalan Prapat
Kurung Utara yang bersebelahan
dengan Dermaga Terminal Mirah,
Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
Kapasitas lapagan penumpukkan
reefer container tersebut mencapai
96 plug (sambungan listrik). Kebanyakan untuk melayani peti kemas
domestik, khususnya pada komoditi. (er/yen)

MAJALAH BERKAS NASIONAL I NO.95 I EDISI MEI 2016

Jawa Timur
Jawa Timur Bangun Dua Bandara
Untuk Dongkrak Ekonomi
SURABAYA
Pemerintah
provinsi Jawa Timur (Jatim)
berencana membangun dua
bandar udara (bandara) di kabupaten Malang dan pulau
Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura. Pembangunan
ini untuk meningkatkan ekonomi sejumlah wilayah di Jawa
Timur.Gubernur Jawa Timur
Soekarwo menuturkan rencana
pembangunan tersebut sudah
mendapatkan lampu hijau dari
Menteri Perhubungan Ignasius
Jonan. Kini dibahas untuk proses
pembangunannya.Persetujuan
juga didapat setelah Panglima
TNI Jenderal Gatot Nurmantyo
mempersilakan lahannya dipergunakan untuk lokasi bandara,
tutur Soekarwo kepada wartawan
di
Surabaya,
Jumat
(12/2/2016).
Soekarwo menambahkan, perlunya restu
dari Panglima TNI
karena Bandara Abdul Rahman Saleh di
Malang akan dikembangkan ke wilayah
Purboyo, yang status
lokasinya milik TNI
AL.Lahan
tersedia
sekitar 47 ribu hektar
dan terdapat 237 kepala keluarga yang akan
dipindahkan.
Saya
dengan
Dankomar
sudah
membahasnya dan setelah ini
berkoordinasi dengan
Pangarmatim maupun
KSAL, ujar Soekarwo.

Soekarwo menjelaskan, meski


berada di jarak sekitar 60 kilometer dari bandara lama, namun
nantinya pesawat-pesawat besar bisa mendarat karena lokasinya lebih luas dan dekat dengan
Jalur Lintas Selatan (JLS).
Dengan demikian, peruntukan
Bandara Abrul Rahman Saleh
usai pengembangan akan diserahkan kembali ke TNI AU
untuk kepentingan militer, kata
Soekarwo.Soekarwo melanjutkan mengenai bandara di Pulau
Kangean, pembangunan sepenuhnya akan menjadi tanggung
jawab Pemprov Jatim dan bekerja sama dengan Pemerintah
Kabupaten
Sumenep.Mulai
2017 akan dimulai proses pembelian lahan sehingga pada
2019 sudah bisa dioperasikan,

tutur Soekarwo.Soekarwo menegaskan dengan disiapkannya dua bandara baru maka


nantinya Jatim akan memiliki
10 bandara, yakni Juanda Surabaya di Sidoarjo, Abdul Rahman
Saleh di Malang, Blimbingsari di
Banyuwangi, Notohadinegoro di
Jember, Iswahyudi di Madiun,
Trunojoyo di Sumenep, HarunTohir di Bawean Gresik.Sedangkan, tiga bandara lainnya masih
dalam proses pembangunan,
yaitu di Malang, Pulau Kangean
dan Bojonegoro. Khusus di Bojonegoro diperuntukkan kepentingan minyak dan gas. Sekarang
masih proses dan Detail Engineering Design (DED) masih
menunggu persetujuan Pemerintah Pusat, ujar Soekarwo. (Er)

MAJALAH BERKAS NASIONAL I NO.95 I EDISI MEI 2016

10

Daerah
Beludru Makin Langka, Perajin Songkok
Gresik Gundah
GRESIK - Melemahnya nilai
tukar rupiah terhadap dolar
Amerika ditambah lesunya pasar
domestik dan mancanegara
menggoyahkan kerja industri rumahan. Hal itu dialami para perajin songkok di sentra produksi
songkok, Kelurahan Kroman,
Gresik, Jawa Timur.Tingginya
nilai tukar menyebabkan bahan
baku utama berupa kain beludru
sulit didapat. "Ada kenaikan harga bahan baku utama pembuatan songkok yang diimpor," ucap
Ahmad Isfaali, salah seorang
perajin kawakan di Kota Gresik,
Rabu (27/1/2016).
Dalam 2 bulan terakhir, kain
beludru yang diimpor dari Korea Selatan menghilang di
pasaa"Sebelum sulitnya mendapatkan bahan baku kain beludru,

kami bisa memproduksi songkok


hingga 900 kodi per bulan. Setelah mengalami kesulitan bahan
b a k u ,
k a m i
rata-rata
h a n y a
mampu
memproduksi
600 kodi
sebulan,"
ungkap
Isfaali.
Selain
sulit mendapatkan
kain beludru, langkah para perajin diperberat dengan naiknya
harga jual kain beludru yang
mencapai Rp 35 ribu per yard.
Jika kesulitan bahan baku itu
terus terjadi, para perajin song-

kok di Gresik terancam gulung


tikar.Isfaali berharap pemerintah
bisa kembali menstabilkan nilai

tukar rupiah dan memberikan


perhatian khusus terhadap keberlangsungan usaha kecil dan
menengah para perajin songkok
ini. ( Er)

Wabup Trenggalek Sidak SKPD Pantau


Pelayanan Masyarakat
TRENGGALEK - Wakil Bupati
Trenggalek, Mouhammad Nur
Arifin, bertepatan Hari Kartini,
Kamis, melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah satuan kerja
perangkat daerah setempat guna memantau kinerja PNS dan
proses pelayanan masyarakat.
Kabag Humas Pemkab Tulungagung Yuli Priyanto menuturkan, sidak dilakukan wabup usai
apel pagi dengan mengendarai
sepeda berkeliling ke sejumlah
SKPD seperti dinas kependudukan dan catatan sipil, dinas
pendidikan dan kebudayaan,
dan kantor bersama Samsat
Trenggalek
."Sidak oleh bapak wabup ini
bertujuan untuk memotivasi kinerja PNS di lingkungan pemkab

sekaligus mengisi momentum


Hari Kartini," katanya.Terkait keluhan masyarakat soal dugaan
adanya oknum PNS yang
memberikan layanan kilat mela-

lui jalur khusus, Ekanto berjanji


untuk melakukan pengecekan.
"Kami akan tindaklanjuti pengaduan masyarakat itu," ujarnya.(Er)

MAJALAH BERKAS NASIONAL I NO.95 I EDISI MEI 2016

11

Daerah
Urai Kemacetan, Dua Daerah Bangun
Jalan Tembus

MALANG - Pemerintah Kabupaten Malang dan Kota Malang akan membangun jalan tembus dari daerah Ki Ageng Gribig, Kecamatan Kedungkandang hingga Karanglo. Tujuannya untuk mengatasi kemacetan di wilayah Karanglo, Kecamatan Singosari, Kabuaten Malang dan di wilayah Kota Malang.Pintu
masuk jalan tembus di wilayah utara yakni di pertigaan Karanglo, sehingga Kantor Unit Pelaksana
Teknis (UPT) Dinas Koperasi dan UMKM Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) dan Pos
Lantas, Polres Malang Karanglo akan digusur untuk kepentingan jalan tembus.Menurut Kepala Dinas
Bina Marga (DBM) Kabupaten Malang M Anwar, rencana pembangunan jalan tembus dari wilayah Kabupaten Malang ke wilayah Kota Malang bagian dari persiapan dibangunnya proyek jalan Tol MalangPandaan (Mapan).
Sebab, Tol Mapan ditarget akan selesai pembangunannya pada tahun 2017 mendatang, jelasnya.
Rencananya, lanjut dia, pintu tol keluar dari arah Pandaan, pintu keluarnya ada tiga titik, yakni di
wilayah Desa Bedali, Kecamatan Lawang, Desa Karanglo, Kecamatan Singosari, dan Desa Asrikaton,

Kecamatan Pakis. Sedangkan Pos Polisi dan UPT Dinas Koperasi Pemprov Jatim akan jadi pintu keluar masuk intercahange Tol Mapan. Sedangkan jalan tembus dari Karanglo ke Ki Ageng Kribig kurang
lebih sejauh 12 kilometer.Anwar menegaskan, dalam pembangunan jalan tembus tersebut, maka anggaran pembangunannya akan dibiayai oleh dua daerah. Sehingga saat ini pihaknya masih membahas
detail teknis indentifikasi jalan tembus Karanglo-Ki Ageng Gribig.Dengan dibangunnya jalan tembus
itu, maka diharapkan akan bisa mengurai kemacetan di wilayah Singosari, Karena setiap hari libur di
wilayah tersebut selalu terjadi kemacetan, ujarnya.
Secara terpisah, salah satu warga Desa Pagentan, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang H
Paimin mengatakan, dirinya menyambut baik rencana pembangunan jalan tembus Karanglo-Ki Ageng
Gribig, karena dengan pembangunan jalan tembus tersebut akan menjadi solusi kemacetan di wilayah
Singosari.Tidak hanya hari libur saja terjadi kemacetan di depan Pasar Singosari hingga jembatan
layang di wilayah Arjosari Kota Malang, tapi hari biasa pun di daerah itu menjadi pusat kemacetan,
ungkapnya. [ern]
MAJALAH BERKAS NASIONAL I NO.95 I EDISI MEI 2016

12

News Flash
Perampingan SKPD di Pemprov
Jatim berlaku Oktober 2016

SURABAYA - Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov)


Jawa Timur melakukan perampingan Satuan Kerja
Perangkat Daerah (SKPD) masih terus dimatangkan.
Kepala Biro Organisasi Setdaprov Jatim Setiadjit menargetkan perampingan akan diberlakukan paling lambat pada Oktober 2016 mendatang.Akhir Juni nanti
sudah harus ada Perdanya. Sekarang ini kami masih
terus membahas. Prinsipnya kita mengikuti aturan
yang diberlakukan pusat, target paling lambat Oktober
lah sudah diberlakukan format perampingan baru, kata
Setiajit.
Ia mengungkapkan, ada sejumlah dinas dan badan
yang nantinya mengalami perubahan. Bahkan ada beberapa pula SKPD yang dihilangkan atau digabungkan dengan SKPD lainnya. Misalnya, Dinas Pendapatan Daerah yang namanya bakal jadi Badan Pendapatan Daerah dan Badan Lingkungan Hidup
yang akan menjadi Dinas Lingkungan Hidup.Ada lagi yaitu Badan Penanggulangan Bencana Daerah
(BPBD) yang akan berubah nama menjadi Dinas Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Daerah.
Lalu, Dinas Pertanian berubah menjadi Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura.
Sementara untuk Dinas Perkebunan, Dinas Peternakan dan Badan Ketahanan Pangan bakal dilebur jadi satu menjadi Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kedaulatan Pangan. Dan untuk dinas
yang tetap seperti Dinas PU Pengairan, Dinas PU Bina Marga, Dinas PU Cipta Karya dan Kawasan
Permukiman.Intinya ini semua masih terus kami lakukan penataan. Tujuan perampingan SKPD terbentuknya oraganisasi perangkat daerah yang tepat fungsi dan tepat ukuran. Tidak semata efisiensi dan
efektivitas, namun pastinya juga akan menghemat anggaran, tegas Setiadjit.
Dipastikan, nantinya total SKPD akan berubah. Untuk dinas akan menjadi 25 dari sebelumnya 20 SKPD.
Untuk jumlah badan menjadi 7 dari sebelumnya sebanyak 13 SKPD. Untuk posisi Asisten Gubernur
juga akan dipangkas menjadi 3 dari sebelumnya 4 asisten.Begitu pula untuk biro bakal menjadi 9 dari
sebelumnya sebanyak 11 biro. Posisi Staf Ahli Gubernur menjadi 3 dari sebelumnya 5 orang. Di lingkungan Setdaprov Jatim jumlah eselon II yang akan hilang sebanyak 5 orang. Sedangkan jabatan eselon
II untuk Sekretaris Korpri Jatim akan hilang karena termasuk lembaga lain dan memungkinkan melebur
dalam BKD (Badan Kepegawaian Daerah) karena ex officio.Yang jelas format dinas dan badan yang
baru nanti ini bisa dibilang lebih ramping dan tugasnya tak lagi tumpang tindih, tandas Setiajit(er/yen)

Tahun 2018, Kemenag Upayakan


Database Zakat Terbentuk
SIDOARJO - Kementerian Agama (Kemenag) mengupayakan
database zakat pada tahun 2018
telah terbentuk. Database yang
berisi detail jumlah penerima
dan wajib zakat sangat dibutuhkan untuk mendukung pengelolaan zakat yang transparan dan
akuntabel.Sekretaris Jenderal
(Sekjen) Kemenag, Nur Syam

mengatakan salah satu problem


perzakatan terletak pada daftar penerima dan wajib zakat.
Problemnya, jumlah wajib zakat
hingga saat ini datanya belum
pasti dan masih berbeda-beda.
Ini menjadi problem yang belum terselesaikan. Kita harus
mempunyai database tentang
persoalan Zakat. Saya berharap

dalam dua tahun ke depan sudah terbentuk, katanya, melalui


rilis Kemenag.Mantan Rektor
UIN Sunan Ampel ini menambahkan, pihaknya akan bekerjasama dengan Baznas untuk
terus melakukan perbaikan
dalam pengelolaan zakat. Jika
memang diperlukan, Kemenag
juga akan bekerjasama dengan

MAJALAH BERKAS NASIONAL I NO.95 I EDISI MEI 2016

13

News Flash

Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca Provinsi


Jawa Timur

SURABAYA - GPMB Jatim (Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca Provinsi Jawa Timur) menyelenggarakan kegiatan Rapat Kerja dan Seminar Nasional "Revolusi Mental dengan Membaca" Gerakan
Pemasyarakatan Minat Baca Provinsi Jawa Timur di aula Graha Pustaka Badan Perpustakaan dan
Kearsipan Provinsi Jawa Timur.
Kegiatan tersebut terselenggara bekerjasama dengan Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi
Jawa Timur. Tujuan Rapat Kerja dan Seminar Nasional GPMB adalah meningkatkan profesionalisme penggerak minat baca di Jawa Timur serta membangkitkan semangat dan kemauan membaca
masyarakat menjadikan budaya masyarakat. Serta turut serta mewujudkan pembangunan masyarakat
Indonesia terutama di Jawa Timur menjadikan manusia yang berkepribadian, berwatak, dan berbudi
luhur sebagai subjek pembengunan nasional.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh lebih 200 peserta yang terdiri dari 38 calon kepengurusan GPMB kab/
kota di Jawa Timur, pustakawan, pemerhati kepustakawanan,dosen, guru, mahasiswa, siswa, dan
penggerak/penggiat literasi dan membaca di Jawa Timur. Turut serta hadir dari perwakilan Kementrian
Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.(er)
BPS dalam melakukan survei.
Saya berharap, tahun ini Kemenag sudah memiliki hasil survei
tentang perzakatan, ungkapnya.Nur Syam meminta zakat
tidak hanya digunakan sebagai
dana konsumtif, tapi juga dana
produktif untuk meningkatkan
perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya,
semakin tinggi tingkat ekonomi
masyarakat, akan semakin tinggi pula kesejahteraan. Upaya
tersebut,
diharapkan
akan
meningkatkan tingkat kebaha-

giaan hidup.Sebelumnya, Ketua


Badan Amil Zakat Nasional
(Baznas), Bambang Sudibyo
menegaskan,komitmennya untuk meningkatkan efektifitas
distribusi zakat di berbagai daerah di Indonesia. Dana zakat
akan lebih bisa dioptimalkan
untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat
mengingat potensinya sangat
besar.Pengentasan kemiskinan
melalui Baznas, tambahnya,
lebih cepat satu setengah tahun
dibandingkan dengan dana so-

sial. Mantan Menteri Keuangan


Kabinet Persatuan Nasional
ini mengilustrasikan, jika dana
Baznas dapat membantu mengentaskan kemiskanan dalam
5,5 tahun dana sosial lainnya
butuh waktu 7 tahun. (er/yen)

MAJALAH BERKAS NASIONAL I NO.95 I EDISI MEI 2016

14

Police News
Seluruh Pejabat Polrestabes Surabaya
Bersih Narkoba
SURABAYA - Pejabat jajaran
Polrestabes Surabaya , melakukan tes urine narkoba. Hasilnya,
seluruh pejabat Polrestabes
Surabaya yang terdiri atas 30
Perwira Menengah(Pamen) dinyatakan negative atau tidak terindikasi menggunakan narkotika
dan obat-obatan terlarang.
Kasubbag Humas Polrestabes
Surabaya Kompol Lily Djafar
mengatakan, tes urine ini dilakukan guna menindaklanjuti Operasi Bersinar (Bersi Narkoba).
Dengan dibantu dari dokter dari
Polrestabes Surabaya, tes urine
ini dilakukan guna mengetahui
adakah anggota Polrestabes
Surabaya yang berurusan dengan narkotika.
Tes urine ini dilakukan khusu
bagi pejabat utama, mulai dari
Kapolrestabes Surabaya, Wakapolres, Kabag, Kasat, Kasi dan
seluruh personel Polrestabes
Surabaya, kata Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya
Kompol Lily Djafar.

Dalam tes urine kemarin


dilibatkan sekitar 50 anggota Polrestabes Surabaya
yang terdiri dari 30 Perwira
Menengah (Pamen) dan 20
anggota Polisi menjalani tes
urine narkoba.
Diterangkan Lily, seminggu
sebelumnya tes urine dilakukan kepada Kapolsek jajaran Polrestabes Surabaya, dan
hasilnya negative. Begitu juga
dengan tes urine ini, sebanyak
50 personel Polrestabes Surabaya dinyatakan negative dari
benda haram narkotika. Bahkan,
sampai saat ini tidak didapati
anggota Polrestabes Surabaya
yang kedapatan mengkonsumsi
narkoba.
Alhamdulillah, hasilnya semua
negative. Jadi anggota Polrestabes Surabaya bebas dan
bersih dari narkotika, ungkap
Lily.
Pelaksanaan Operasi Bersinar
dalam rangka pemberantasan
narkoba ini, tidak hanya dilaku-

kan aparat kepolisian melalui razia atau penangkapan terhadap


para pengedar. Mantan Kasubbag Humas Polres Pelabuhan
Tanjung Perak ini menegaskan,
Polrestabes Surabaya berupaya
memerangi maupun memberantas narkoba mulai dari dalam
atau penegak hukum.
Intinya bersih-bersih narkoba ini
dilakukan dari dalam (anggota,
red) dulu. Bahkan tes urine ini
(kemarin) saja tidak diumumkan
kepada seluruh anggota. Usai
apel, sebagian anggota dibawa
ke Bidang Urkes (Urusan Kesehatan) untuk di tes urine, pungkasnya. [ers]

Seluruh Kapolsek Test Urine, Selesai Sertijab


SURABAYA - Test urine secara mendadak dilakukan oleh Polrestabes Surabaya terhadap seluruh
Kapolsek usai mengikuti serah terima jabatan (Sertijab), Wakapolrestabes Surabaya AKBP Denny
Setya Nugraha Nasution yang memimpin pemeriksaan test urine tersebut langsung meminta seluruh Kapolsek untuk tidak langsung kembali dan dikumpulkan di gedung Polisi Istimewa.
Dalam program berantas sindikat Narkoba (Bersinar) ini, tentunya kita membersihkan internal Polri,
terutamanya pucuk pimpinan sebagai contoh bagi anak buahnya. Untuk ke depannya, kami akan
melakukan test yang sama terhadap kanit Reskrim seluruh jajaran, dimana akan dilakukan secara
mendadak juga, terang Denny.
Dari pantauan di lapangan, Wakapolrestabes Surabaya tampak memperhatikan seluruh hasil tes
urine seluruh Kapolsek, sementara Kasat Reskoba AKBP Donny Adityawarman, melakukan penjagaan secara ketat di toilet tempat para Kapolsek mengambil urine.Selain seluruh Kapolsek, juga terdapat tiga perwira yang juga ikut menjalani test urine diantaranya Wakasat Reskoba Kompol Anton
Prasetyo, Wakasat Reskrim. Kompol Manang Soebekti dan Wakasat Lantas Kompol Imara Utama.
Sementara hasil dari test urine seluruh perwira menengah ini negatif. Ya kita patut bersyukur, seperti diketahui semua hasilnya negatif, pungkas Denny. (ERS)
MAJALAH BERKAS NASIONAL I NO.95 I EDISI MEI 2016

15

Police News
PERINGATI HARI BURUH, SEMUA BERHARAP
KONDUSIF
SURABAYA - Semua berharap wilayah aman dan kondusif
dalam peringatan Hari
Buruh yang jatuh pada Minggu
(1/5/2016).
Polres Tulungagung menggelar
apel kesiapan antisipasi hari
buruh nasional di wilayah Tulungagung. Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Polres
Tulungagung dihadiri
oleh Muspida dan Tokoh Masyarakat di
Wilayah Tulungagung.
Pasukan yang hadir
dalam acara tersebut
1 Regu Sub Denpom
Tulungagung, 1 Ton
Kodim 0807 Tulungagung, 2 Ton Dalmas, 1
Ton Gabungan Polsek,
1 Ton Lantas, 1 Ton
Reskrim / Intelkam, 1
Ton Dishub dan 1 Ton
Pol PP serta seluruh
kendaraan operasional Polres
Tulungagung.
Apel dipimpin langsung oleh
Kapolres Tulungagung AKBP
FX Bhirawa Praja Paksa, SIK.

Dalam arahannya, Kapolres


mengajak seluruh komponen
keamanan dan masyarakat ikut
bersama sama mengamankan wilayah Tulungagung dalam
kegiatan Hari buruh Internasional sehingga di wilayah Tulungagung tercipta situasi yang aman
dan kondusif.
Setelah kegiatan apel gelar pasu-

Hari Buruh Internasional.


Setelah kegiatan ketika di konfirmasi Kapolres Tulungagung AKBP FX Bhirawa Praja Paksa SIK
mengatakan kesiapannya dalam
pengamanan hari buruh internasional libatkan seluruh personil
disiagakan 3/4 kekuatan mulai
hari ini, Sabtu (30/4/2016) untuk
antisipasi apabila ada kejadian

kan dilanjutkan dengan kegiatan


konvoi di wilayah Tulungagung.
Konvoi ini bertujuan untuk menunjukkan kesiapan Polres Tulungagung dalam mengamankan

yang menonjol. Kita akan menjaga wilayah tulungagung tetap


aman dan kondusif, ungkapnya.
(Yen )

Pelayanan SIM Polres Batu Lebih Nyaman


MALANG - Dalam upaya meningkatkan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat pemohon SIM
(Surat Ijin Mengemudi), Satlantas Polres Batu telah memiliki ruang SIM yang baru yang lebih luas.
Kasat Lantas Polres Batu AKP Inggit Prassetyanto,SH mengatakan, Alhamdulillah atas ijin Kapolres Batu AKBP Leonardus Simarmata, kini kantor Satpas SIM Polres Batu telah memiliki ruang foto
SIM yang lebih luas, walaupun hanya ada satu unit komputer untuk mencetak SIM, ujarnya.
Mantan Kanit Reg Ident Polres Ponogoro ini menjelaskan, selama ini pihaknya masih bisa melayani
pemohon SIM yang perharinya kurang lebih ada 50 pemohon, baik yang baru maupun perpanjangan. Jadi sama sekali tidak ada penumpukan pemohon SIM di ruang tunggu.Bukan hanya itu,
petugas kami yang ada di unit Dikyasa selalu memberikan pembekalan tata tertib berlalalu lintas
kepada pemohon SIM yang berada di ruang tunggu. Dengan harapan ketika mereka telah memiliki
SIM akan selalu mentaati peraturan berlalu-lintas yang ada, terangnya. (ERS)
MAJALAH BERKAS NASIONAL I NO.95 I EDISI MEI 2016

Ragam Berita

16

Produktifitas Bagus , Nilai Rendemen Tinggi


Mempengaruhi Nilai Ekonomi Petani Tebu
SURABAYA - Sepanjang tahun 2015 kemarin, Dinas Perkebunan Jawa Timur merilis sejumlah data
terbaru realisasi produksi gula di Jawa Timur. Data tersebut dirangkum dari 32 Pabrik Gula yang tersebar di seluruh provinsi Jawa Timur, termasuk lahan tanaman tebu.Teknologi budidaya tebu oleh para
petani juga semakin berkembang lebih baik. Ini terbukti dengan nilai rendemen gula yang semakin
tahun semakin bagus. "Ada pabrik gula yang rendemen hariannya sudah mencapai 10 persen sampai 11 persen, kami berharap tahun 2016 rendemen tinggi ini juga terjadi di pabrik gula lainnya," kata
Samsul Arifien.Ditambahkannya, dengan produktifitas yang bagus dan nilai rendemen yang tinggi, pasti
akan mempengaruhi nilai ekonomi yang didapat petani tebu. Didukung pula harga yang bagus, Harga
Pokok Produksi (HPP) tahun 2015 Rp. 8.900,- per kilogram, namun harga lelang gula mencapai Rp.
9.500 sampai Rp. 10.000 per kilogram. Hal ini juga diikuti dengan lancarnya distribusi penjualan gula ke
luar Jawa Timur. "Ini hasil upaya Gubernur Pakde Karwo memperjuangkan dalam mengupayakan alur
distribusi perdagangan gula bisa kembali normal. Seperti melarang gula rafinasi dan impor masuk Jatim
dan Indonesia Timur," terang Samsul Arifien.
Kadis Disbun Jatim Samsul Arifien, optimis pemerintah provinsi Jawa Timur dapat mewujudkan pelaksanaan Peraturan Daerah Nomer 17 Tahun 2012 tentang peningkatan Rendemen dan Hablur Tebu.
Terutama kepada petani dan masyarakat yang berkecimpung di sektor pergulaan. Serta penerapan
Peraturan Gubernur No. 87 Tahun 2014 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perda Provinsi Jawa Timur No.
17 Tahun 2012 Tentang Peningkatan Rendemen dan Hablur Tanaman Tebu. Evaluasi baik terhadap
kualitas bahan baku (on farm) maupun efisiensi pabrik gula (off farm) terus dilakukan. Evaluasi efisiensi
pabrik gula (off farm) dilaksanakan sejak tahun 2014 dengan tujuan memperoleh gambaran umum (existing) efisiensi pengolahan/OR PG sebagai dasar untuk menilai kinerja. Sedangkan evaluasi kualitas
bahan baku (on farm) dilaksanakan pada tahun 2015 dengan tujuan untuk mengetahui kualitas bahan
baku tebu yang akan masuk di pabrik gula (PG) terhadap pengaruh pencapaian rendemen. "Kita sudah
melakukan evaluasi efisiensi pabrik gula mulai 2014, dan tahun 2015 evaluasi bahan baku yang harus
mengikuti SOP (Standart Operasional dan Prosedur) yang diatur dalam Pergub," pungkas Samsul Arifien.(ER)

Diskop Jatim Siap Promosikan Produk UMKM Di


Cooperative Trading House
SURABAYA - Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Pemerintah Provinsi
Jawa Timur Jatim akan mempromosikan produk-produk makanan minuman olahan dari UMKM dan
koperasi agar bisa menembus pasar ekspor lewat pameran di Cooperative Trading House (CTH).
Kepala Bidang Usaha Dinas Koperasi dan UMKM Jatim, Mas Purnomo Hadi mengatakan, lewat
CTH produk-produk UMKM dan koperasi bisa dikenal buyer di luar negeri. Strategi kami dalam
mempromosikan produk-produk UMKM dan koperasi biasanya dengan mengundang dubes untuk
hadir di CTH, ujarnya.
Dubes yang mengunjungi CJT, yakni Dubes Amerika Serikat (AS) yang memfasilitasi buyer di negara mereka yang berminat produk makanan dan minuman olahan dari UMKM dan koperasi di
Jatim. Rencananya, pada Mei dilakukan ekspor produk makanan dan minuman olahan UMKM dan
koperasi lewat CTH. Negara lain yang sudah berhasil ditembus, pasar dari Singapura, Hongkoing, Tahiland, Asutralia, dan Malaysia. Kami menargetkan agar pasar di 9 negara ASEAN dapat
dimasuki produk makanan dan minuman olahan dari UMKM dan koperasi di Jatim, ujarnya.
MAJALAH BERKAS NASIONAL I NO.95 I EDISI MEI 2016

17

Ragam Berita
Perum Perhutani KPH Bondowoso
Mengedepankan Transformasi Kultural

BONDOWOSO - Menginjak usianya yang ke 55 tahun, Perhutani tetap tangguh memberikan daya
dukungnya terhadap kehidupan sosial. Terutama dalam hal serapan tenaga kerja, dukungan kesejahteraan karyawan dan masyarakat sekitar hutan dan untuk Negara.Sebagaimana ditegaskan oleh
pemerintah, saat ini BUMN diharapkan menjadi instrumen ketahanan nasional di bidang pangan, energi dan air (engine of growth). Oleh karena itu, Perhutani KPH Bondowoso terus berupaya dalam
rangka meningkatkan profesionalismenya dalam menjaga kelestarian hutan, agar memberikan kesejahtaraan bagi masyarakat, bangsa dan Negara.Dalam perayaan HUT ke 55, Administratur Perum
Perhutani KPH Bondowoso, Adi Winarno mengatakan, saat ini Perhutani tengah mengedepankan
transformasi kultural untuk mengubah kebiasaan lama yang tidak lagi sesuai dengan tuntutan eksternal maupun nilai baru perusahaan yaitu, jujur, peduli dan professional.
Saya tekankan kepada seluruh karyawan, untuk meninggalkan perilaku yang bertentangan dengan kejujuran. Dan apabila ada diantara kita yang tidak jujur, maka harus diingatkan, bahkan kita
lawan bersama, katanya saat dikonfirmasi di sela-sela perayaan HUT di Perumahan Foresta Bondowoso, Adi Winarno juga mengatakan, tahun ini merupakan awal dari transformasi system perencanaan perusahaan dengan memasukkan manjemen plan ke dalam system perencanaan perusahaan.
Manajemen plan merupakan salah satu dokumen perencanaan untuk KPH, yang mampu menjadi
unit manejemen mandiri secara financial dan sehat dalam potensi sumber daya hutannya, imbuhnya.
Sesuai dengan landasan 3P (people, planet, profit), Adi Winarno berpesan agar seluruh karyawan
peduli terhadap perusahaan. Wujud kepedulian inilah yang akan menentukan masa depan Perum
Perhutani, tuturnya.
Pada tahun 2020, Adi Winarno optimis, Perum Perhutani bisa menjadi perusahaan kehutanan paling top di Indonesia dan mampu bersaing dengan perusahaan-perusahaan di luar negeri khususnya
dalam menghadapi era pasar bebas atau MEA (Masyarakat Ekonomi Eropa).Top artinya hutan kita
lestari, pendapatan perhutani meningkat yang diikuti dengan naiknya gaji karyawan dan masyarakat
sekitar hutan mendukung kita, pungkasnya.selain merayakan HUT Perhutani yang ke 55, seluruh
karyawan yang baru saja mendapat inventaris sepeda motor terlihat diarak dari Kantor KPH Perhutani
menuju Perumahan Foresta. Perum Perhutani juga memberikan santunan kepada anak yatim dan
memberikan reward kepada karyawan Perum Perhutani yang berprestasi.(ER)

Untuk menjaga kualitas produk makanan dan


minuman olahan yang digelar di CTH, maka
produk tersebut harus terstandarisasi baik
produknya maupun kemasannya. Produk tersebut harus ber-SNI. Fungsi dari CTH, selain sebagai gerai untuk memamerkan produk UMKM
dan koperasi, juga me-link-an dengan buyer di
luar negeri. Ada pimpinan dan staf yang menangani perdagangan, perizinan, produksi dan
promosi.Untuk perluasan pasar dalam negeri,
Pemprov Jatim lewat Dinas Koperasi dan UMKM, juga memasarkan produk-produk UMKM
dan koperasi lewat Kantor Perwakilan Dagang Provinsi di 23 provinsi. Kantor-kantor tersebut
berfungsi untuk mengenalkan dan mempromosikan produk makanan dan minuman olahan dari
UMKM dan koperasi di 23 provinsi.Selain itu, Dinas Koperasi dan UMKM juga menjalin kerjasama
dengan Asosiasi Koperasi Ritel Indonesia. Lewat asosiasi tersebut, produk-produk makanan dan
minuman olahan UMKM dan koperasi bisa dijual digerai-gerai toko milik koperasi.(Yen)

MAJALAH BERKAS NASIONAL I NO.95 I EDISI MEI 2016

Liputan

18

Peningkatan Pelayanan Terhadap Wisatawan


Menuju Wisata Pesisisr Kabupaten Malang
MALANG - Perbaikan akses jalan menuju wisata di pesisir Kabupaten Malang bukan hanya tugas dan
tanggung jawab Pemkab Malang saja. Seperti ditunjukan Perhutani KPH (Kesatuan Pemangkuan Hutan) Malang dengan melakukan pengaspalan jalan menuju Pantai Goa Cina. Tak tanggung-tanggung,
jalan sepanjang 1,2 km diaspal hotmix.

Ini tujuannya untuk meningkatkan pelayanan terhadap wisatawan, terang Administratur Perhutani KPH Malang, Arif Herlambang. Dari ancang-ancang yang dilakukan sebelumnya, pekan ini dijadwalkan seluruh proses pengaspalan selesai. Terkait pembiayaan terhadap pembangunan itu, ternyata
bukan berasal dari dana Perhutani KPH Malang.
Biayanya dari Perhutani Divre Jatim, sambung Arif. Sayangnya, ia masih enggan mengungkapkan
berapa besaran biaya yang dialokasikan untuk pengaspalan tersebut.Bantuan pengaspalan jalan terse-

but tentu membantu upaya Pemkab Malang menggenjot potensi wisata. Khususnya di wilayah pesisir.
Seperti diketahui sebelumnya, dari data Perhutani, ada 103 km panjang pesisir di wilayah Kabupaten
Malang. Dari total itu, diperkirakan 46 titik pantai maksimalkan untuk wisata.

Sayangnya, pengoptimalan baru dilakukan di 25 pantai saja. Momentum proyek JLS (Jalan
Lingkar Selatan) dari pemerintah pusat coba untuk dimaksimalkan. Kalau JLS yang sudah selesai saat
ini melintasi sekitar 11 pantai, sambung Arif. Total, ada 93,5 km JLS yang bakal melintas di wilayah
Kabupaten Malang.(ER)
MAJALAH BERKAS NASIONAL I NO.95 I EDISI MEI 2016

19

Liputan

Pimpinan Harus Bersinergi Dengan Staf Bawahan


SURABAYA - Pejabat Eselon
harus membentuk tim yang solid dengan bawahan yakni staf
.staf jangan hanya di jadikan
prajurit yang hanya menunggu
perintahEselon II harus bersinergi dengan bawahan sehingga
akan terwujud tim yang solid.
secera tidak langsung program2
yang di rencakan akan berjalan dengan lancar,kata Wagub
Saifullah Saat diklat Pembukaan Pim II Angkatan XL Propinsi Jatim tahun 2016 di badan
Pendidikan dan Pelatihan Jatim
Surabaya.
Apabila pimpinan dan staf saling
bersinergi maka semua program
pemerintah khususnya dibidang
pelayanan kepada masyarakat
dan pembangunan akan berjalan tanpa ada hambatan .Garda

pertama pembangunan adalah


pemerintah . pemerintah menjadi eksekutif dan menjadi penentu
proses pembangunan ,ujarnya.
Banyak cara
agar pimpinan
dan staf bias bersinergi dengan baik di antaranya melalui berbagai pelatihan .dengan

mengikuti pelatihan ,khususnya


untuk pejabat Eselon II maka
akan semakin banyak ilmu yang
di peroleh khususnya dalam
mengembangkan ilmu pemerintah dan juga bagaimana bersinergi yang baik dengan staf .(ER/
Yen)

Festival Karya Tari Jatim 2016 Diramaikan


Sebanyak 34 Kabupaten/Kota
SURABAYA - Sebanyak 34 kabupaten/kota siap mengirimkan perwakilannya untuk meramaikan
Festival Karya Tari 2016 yang digelar 27-28 April di Taman Budaya Jawa Tiimur.Tahun ini ada empat kabupaten yang tidak mengirimkan perwakilannya, yaitu Madiun, Jombang, Bondowoso, dan
Magetan, kata Kepala Bidang Budaya Seni dan Perfilman Disbudpar Jatim, Hartini dikonfirmasi
saat persiapan festival di Surabaya.
Dikatakannya, tari tradisi merupakan salah satu seni tari yang tumbuh, hidup dan berkembang
di Indonesia, dan menjadi warisan budaya yang diakui sebagai milik bersama oleh masyarakat
pendukungnya, sehingga diposisikan sebagai penanda jati diri suatu bangsa. Di era globalisasi
seperti sekarang ini, jati diri menjadi hal yang sangat penting, karena nilai-nilai tradisi perlu digali
dan dilestarikan sebagai pijakan karya baru yang disesuaikan dengan tuntutan jaman.
Tari tradisi di Jawa Timur kita jumpai hidup sesuai dengan lingkungan alam dan budayanya. Hal
ini akan berpengaruh terhadap bentuk dan isi dari tari tradisi tersebut. Bentuk akan disesuaikan
dengan kaidah-kaidah estetis, dimana tari tersebut berkembang, katanya. Tari tradisi tidak saja
dapat digelar untuk upacara ritual, presentasi estetis, ataupun hiburan, namun dapat dimanfaatkan
sebagai sarana membangun karakter bangsa melalui konsep dan nilai-nilai budayanya.
Berdasarkan pemikiran tersebut, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur siap menyelenggarakan kembali Festival Karya Tari Tahun 2016. Rabu besok, tuturnya.Selain itu, lanjut
Hartini, festival ini untuk menggali kreativitas, produktivitas, kualitas dan kuantitas para seniman tari
dan musik Jawa Timur; meningkatkan pengetahuan dan wawasan apresiasi budaya antar pelaku
seni, pemerhati seni dan masyarakat pada umumnya,meningkatkan jalinan komunikasi, kerjasama
serta tukar pengalaman antar sesama pelaku seni, memperkenalkan, mempromosikan dan menyebarluaskan produk karya seni daerah Jawa Timur, khususnya seni tari garapan baru bernuansa
tradisi/khas daerah kab/kota di Jawa Timur dan meningkatkan persatuan dan kesatuan sesama
anak bangsa dalam semangat keberagaman. (Yen/Er)
MAJALAH BERKAS NASIONAL I NO.95 I EDISI MEI 2016

20

Fokus

UNTUK GOOD GOVERNANCE, BUPATI GRESIK


HADIRKAN PAKAR DARI KEMENPAN RI
GRESIK - Upaya terus menerus
Bupati Dr. Sambari Halim Radianto untuk membangun good
govermance di Pemerintahan
Kabupaten Gresik seakan tak
pernah henti.
Kali ini, orang nomer satu di
Gresik ini memberikan pencerahan kepada semua pejabat
dilingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik dengan menghadirkan, Didit Nurdiatmoko Pejabat
Kementerian
Pemberdayaan
Aparatur Negera RI. Pejabat Kemenpan ini menjelaskan tentang
penguatan akuntabilitas kinerja
dalam kerangka reformasi birokrasi.

Menurut
Sambari,
dirinya menghadirkan pejabat
Kemenpan ini untuk menciptakan birokasi agar lebih baik.
Tujuan saya agar pelayanan
kepada masyarakat Gresik akan
semakin baik. Saya hadirkan
pejabat Kemenpan ini ibarat
untuk mencharged semua
pimpinan SKPD agar selalu
memberikan layanan terbaik ke-

pada masyarakat ujarnya saat


memberikan prolog sebelum
pembicara dari Kemenpan memberikan paparan pada acara one
week program, di Kantor Bupati
Gresik.

Tentang adanya wacana rasionalisasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) terutama yang
lulusan SMA ke bawah. Didit
mengkonfirmasi bahwa wacana
itu benar tapi yang dirasionalisasi bukan yang lulusan SMA seperti informasi yang beredar saat
ini. Jumlah PNS se Indonesia
sekitar 4,5 juta. Dari jumlah terbagi dalam
4 kuadran.
Kuadran
pertama yaitu kategori
PNS yang
berkinerja
dan berkompetensi baik.
Untuk yang
kuadran
pertama ini
adalah PNS

yang harus dipertahankan tandas Didit.



Untuk kuadran ke dua
yaitu PNS yang memiliki kinerja
baik dan kompetensi rendah,
maka PNS tersebut diberikan
Diklat. Kuadran ke tiga yaitu
PNS yang memiliki kompetensi
baik namun kinerja rendah maka
PNS tersebut dimutasi. Sedangkan kuadran ke empat yaitu PNS
yang kinerja dan kompetensinya
rendah. PNS kuadran yang ke
empat ini yang akan terkena
target rasionalisasi PNS tegas
Didit. (sdm)

Selundupkan Sabu 370 gram Dalam


Tas, TKI Ditangkap di Juanda
SIDOARJO - Petugas Custom Narcotics Team (CNT)
Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai Madya
Pabean Juanda dan petugas
Satgaspam (Satuan Tugas
Pengamanan) Pomal Bandara
di Terminal 2 Bandara Juanda
berhasil menggagalkan penye-

lundupan 370 gram sabu-sabu


dari Malaysia yang akan masuk ke Indonesia.
Dalam aksi yang digagalkan
ini, petugas juga menangkap
orang yang membawa narkoba, yakni Umar, seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) warga
Dusun Gunung Balanda, Desa

Batu Kerbai, Kecamatan Pesiar, Kabupaten Pamekasan,


Madura, Jawa Timur.
Kepala Kantor Pengawasan
dan Pelayanan Bea dan Cukai
Tipe Madya Pabean Juanda,
Mulyono, di kantor BC Juanda
Sidoarjo mengatakan, tersangka yang ditangkap merupakan

MAJALAH BERKAS NASIONAL I NO.95 I EDISI MEI 2016

21

Fokus

Bulog Siap Bersaing Dengan Swasta


SURABAYA - Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre Malang,
bertekat untuk mencapai target
penyerapan beras petani, sesuai
dengan target sebesar 60 ribu
ton di tahun 2016 ini.
Ka Bulog Divre Malang, Asyat
mengatakan, pihaknya optimis
serapan Bulog Divre Malang,
mencapai target, meskipun
harus bersaing dengan pihak
swasta. Optimisme Ka Bulog Divre Malang itu, didasarkan dari
realisasi yang diperoleh hingga
tanggal 25 April kemarin.
Divre Malang, lanjut dia sudah
mampu menyerap sebanyak
36,3 ribu ton gabah au setara
dengan 18,2 ribu ton bulan yang
sama di tahun 2015, serapan
kita tahun ini jauh lebih besar,
yakni mencapai 100 persennya.
Tahun lalu kita hanya mampu
menyerap dibawah 10 ribu ton
beras,urainya.
Bahkan dia juga menyatakan jika serapan Bulog Divre
Malang, berada pada posisi
lima besar,dibawah Bojonegoro,
Surabaya Utara Surabaya Selatan dan Probolinggo. Yang jadi
kendala dilapangan, imbuhnya
adalah
persaingan
dengan

kurir sekaligus TKI (Tenaga


Kerja Indonesia) yang bekerja di Malaysia. "Narkoba itu
dibawa tersangka dibungkus
kantong plastik dan alumunium
foil yang disembunyikan dalam
tas agar tidak diketahui oleh
petugas. Tapi penyelundupan
berhasil digagalkan," kata Mulyono.
Dia menjelaskan, penyelundupan itu terjadi . Saat
itu ada pesawat Air Asia AK
362, yang terbang dari Kuala
Lumpur, Malaysia landing di

harga swasta. Tetapi


pihaknya
bersyukur
kendati kalah di harga
tetapi berkat dukungan semua pihak
petani masih memilih
menyerahkanberasnya ke Bulog.
Kalau soal
harga kita memang
kalah bersaing dengan swasta, sejumlah
petani memilih menjual dengan harga mahal oleh pihak swasta.
Tapi sebagian besar tetap memilih dijual di Bulog,tandasnya.
Ditambahkan dia 18,2 ribu ton
beras yang diserap Bulog dari
target 60 ribu ton beras, sudah
mencapai 30,33 persen lebih.
Sekitar 69,67 persen, akan
diperoleh hingga Bulan Desember mendatang. Optimisme itu,
lantaran ada beberapa daerah
di Divre Malang, yang memiliki
peluang panen bagus. Salah satunya Pasuruan, dan Kabupaten
Malang.
Masih ada waktu untuk meraih 69,67 persen sampai Bulan
Desember, tandasnya. Meskipun diakui dia, di tahun 2015

Terminal 2 Bandara Juanda.


Saat melewati x-ray, petugas
melihat tas hitam yang mencurigakan. Petugas melakukan
pemeriksaan secara manual,
dengan menunggu pemiliknya. Ketika tas diambil, Umar
diminta petugas untuk membukanya, ternyata berisikan
narkoba jenis methamphetine
atau sabu-sabu dengan berat
370 gram.
"Kita sudah berkoordinasi dengan Ditnarkoba Polda Jawa
Timur untuk menyerahkan ter-

lalu Bulog Divre Malang, gagal


mencapai taget, karena kondosi
yang tidak memungkinkan. Target 50 ribun ton hanya bisa di
peroleh 47 ribu ton saja.
Sementara itu, terkait dengan
harga baeras Bulog mematok
harga sesuai Inpres nomor 5
tahun 2015 harga beras Rp.
7300, meski pada kenyataannya
dilapangan harga mencapai Rp
7400 hingga Rp7500. Demikian
halnya dengan harga gabah
kering panen Bulog hanya dipatok Rp3.700 dan gabah kering
penen Rp.4650, pihak swasta
berani mengambil gabah petani
lebih dari ketentuan pemerintah.
(ER)
sangka agar segera dilakukan
penyidikan dan penyelidikan
lebih lanjut guna menangkap
jaringannya," paparnya. (buh)

MAJALAH BERKAS NASIONAL I NO.95 I EDISI MEI 2016

22

Lensa
22 Kapolres Jajaran Polda
Jatim Jalani Mutasi
SuRABAYA - Gerbong mutasi
kembali bergulir di jajaran Kepolisian Republik Indonesia
(Polri). Dalam mutasi kali ini,
beberapa Pejabat Utama Polda
Jatim dan 22 Kapolres jajaran
Polda Jatim mengalami pergeseran.
Berdasarkan Surat Telegram
Kapolri nomor ST/1056/IV/2016
hingga ST/1063/IV/2016 tertanggal 28 April 2016 tercatat
adanya 22 Kapolres jajaran
Polda Jatim yang mengalami
pergantian. Yakni:
Kapolres Pasuruan, AKBP Soelistijono menduduki jabatan
baru sebagai Wadirpolair Polda
Jatim.
Posisi Kapolres Pasuruan diisi
AKBP Muhammad Aldian yang
sebelumnya menjabat sebagai
Dosen Madya Akpol Lemdikpol.
Kapolres Jombang, AKBP Sudjarwoko menduduki jabatan
baru sebagai Wadirresnarkoba
Polda Bali.
posisi Kapolres Jombang diisi
AKBP Agung Marlianto yang
sebelumnya menjabat sebagai
Kasubdit I Ditreskrimsus Polda
Metro Jaya.
Kapolres Lumajang, AKBP Fadly Munzir Ismail berpindah tugas
sebagai Pamen Polda Jatim.
Posisi Kapolres Lumajang diisi
AKBP Raydian Kokrosono yang
sebelumnya sebagai Pamen
Polda Jatim.
Kapolres
Ponorogo, AKBP
Ricky Purnama dimutasi menjadi Kasubbagaspasaf Bagkonvinter Set NCB Interpol
Indonesia Divhubinter Polri.
Posisi Kapolres Ponorogo diisi
AKBP Harun Yuni Aprin yang
sebelumnya menjabat Kapolres

Banjarbaru Polda Kalsel.


AKBP Taryadi Kapolres Pacitan pindah ke Waka SPN Polda
Metro Jaya, posisinya digantikan AKBP Suhandana Cakrawijaya dari Bareskrim Polri.
AKBP Sugeng Muntaha Kapolres Pamekasan berpindah
tugas ke Wadirpamobvit Polda
Jatim digantikan oleh AKBP
Nowo Hadi Nugroho yang sebelumnya dari Baintelkam Polri.
AKBP Adi Wibowo Kapolres
Gresik melanjutkan tugas ke
Wakapolresta Pekan Baru.
Posisi Kapolres Gresik diisi
AKBP Adex Yudiswan yang sebelumnya Kapolres Luwu Polda
Sulsel.
AKBP Iwan Setyawan Kapolres
Probolinggo pindah ke Wadirpamobvit Polda Kalbar digantikan
oleh AKBP Arman Asmara S
dari Ditreskoba Polda Metro
Jaya.
AKBP Yudo Nughroho Sugianto
Kapolres Malang pindah ke
Wakasat Brimob Polda Sumsel digantikan oleh AKBP Agus
Yulianto yang sebelumnya Kapolres Madiun Kota.
AKBP Susatyo Purnomo Condro Kabagops Polres Metro Jakpus Polda Metro Jaya mengisi
jabatan Kapolres Madiun Kota.
AKBP Guruh Arif Darmawan Kapolres Tuban pindah ke Wakasat Brimob Polda Metro Jaya
diganti AKBP Fadly Samad dari
Robingkar SSDM Polri.
Kombes Pol Imam Sayuti Dirsabhara Polda Jatim pindah ke
Baharkam Polri dalam rangka
Lemhanas
digantikan
oleh
Kombes Pol Rudy Mulyantoko
yang sebelumnya Dirsabhata
Polda Sultra.

AKBP Windiyanto Pratomo Kapolres Bangkalan pindah ke


Wadirlantas Polda Kepri dan diganti AKBP Anissullah M Ridha
dari Kasubbagpamkol Yanma
Polri.
AKBP Budhi Herdi Susianto Kapolres Mojokerto pindah ke SSDM Polri digantikan AKBP Boro
Windu Danandito dari SSDM
Polri.
AKBP Bastoni Purnama Kapolres Banyuwangi pindah ke
RoSDM Polda Metro Jaya dan
digantikan oleh AKBP Budi
Mulyanto Kapolres Sampang.
Posisi Kapolres Sampang dijabat AKBP Tofik Sukendar dari
Ditbinmas Baharkam Polri.
AKBP Djadjuli Kapolres Bondowoso pindah ke Wakasat
Brimob Polda Jatim digantikan
AKBP Afrisal dari Kasat Narkoba Polres Metro Jakbar Polda
Metro Jaya.
AKBP Yoyon Tony Surya Putra Kapolres Madiun jadi
Wadirreskrimum Polda Jatim
digantikan oleh AKBP Sumaryono yang sebelumnya Kapolres
Probolinggo Kota.
Kapolres Probolinggo Kota dijabat oleh AKBP Hando Wibowo
dari Polda Metro Jaya.
AKBP Arnapi Kapolres Pelabuhan
Tanjung
Perak
jadi
Wadirreskrimsus Polda Jatim digantikan oleh AKBP Takdir Mattanete yang sebelumnya Kasat
Reskrim Polrestabes Surabaya.
AKBP Trisno Rahmadi Kapolres
Lamongan jadi Kabid Propam
Polda Sulteng digantikan oleh
AKBP Juda Nusa Putra dari
Kapolres Bengkayang Polda
Kalbar.
AKBP Hendri Fiuser Kapolres

MAJALAH BERKAS NASIONAL I NO.95 I EDISI MEI 2016

23

Lensa

Dishub Jatim Usul Status Ujung-Kamal Turun Jadi


Pelabuhan Perintis
SURABAYA
Pemerintah
Provinsi (Pemprov) Jawa Timur
melalui Dinas Perhubungan
dan Lalu Lintas Angkutan Jalan
(Dishub dan LLAJ) mengusulkan kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI untuk
menurunkan status pelabuhan
penyeberangan Ujung-Kamal,
yang semula statusnya komersial menjadi pelabuhan perintis.
"Kami sudah kirim surat ke Kementerian Perhubungan RI
terkait usulan penurunan status Ujung-Kamal," ujar Kepala
Dinas Perhubungan dan LLAJ,
Jatim Wahid Wahyudi, di Surabaya.
Jika nantinya diterima, kata dia,
maka akan ada pemberian subsidi dari pemerintah bagi seluruh
kapal feri yang melintasi laut Selat Madura tersebut.

penyangga atau alternatif jika


nantinya jembatan tidak bisa
digunakan karena sesuatu hal,
seperti perbaikan sehingga
harus ada alternatif pengalihan
penyeberangan. "Apalagi saat
ini Ujung-Kamal ternyata juga
masih diminati dan dimanfaatkan masyarakat sekitar. Itulah
alasan mengapa penyeberangan ini harus tetap dipertahankan," tuturnya.
Dia mengatakan, saat ini hanya
terdapat empat unit kapal untuk
melayani penyeberangan, atau
jauh berkurang dibandingkan
sebelum keberadaan Jembatan
Suramadu yang totalnya mencapai 19 unit.

Menurut dia, Jembatan Suramadu tetap memerlukan jalur

Sementara itu, Kepala Badan


Perencanaan
Pembangunan
Daerah (Bappeda) Provinsi Jatim Fattah Jasin menilai penyeberangan Ujung-Kamal sampai
sekarang masih dimanfaatkan

Bojonegoro masuk ke Srena


Polri digantikan oleh AKBP
Wahyu Sri Bintoro dari Bidpropam Polda Jatim.
Selain itu, beberapa pejabat
utama Polda Jatim juga mengalami mutasi. Mereka ialah
Kombes Pol Agoes Doeta S,
Dirpolair Polda Jatim pindah ke
Ditpoludara Baharkam Polri, posisinya digantikan Kombes Pol
Andreas Kusmaedi dari Ditpoludara Baharkam Polri.
Kombes Pol Muhammad Nurochman Dirsus Polda Jatim pindah ke Bareskrim Polri dalam

rangka Lemhanas digantikan


oleh Kombes Pol Adityawarman
dari Bareskrim Polri.
AKBP Hanny Hidayat
Kasubdit III Ditreskrimum
Polda Jatim jadi Kapolres
Tanjung Priok Polda Metro
Jaya.
Kabid Humas Polda Jatim,
Kombes Pol Argo menuturkan, mutasi ini merupakan rutinitas biasa sebagai
bentuk penyegaran organisasi Polri.
Mutasi biasa dari Mabes
Polri yang rutin dilakukan

warga, terutama yang tinggal di


kawasan Kamal, Bangkalan.
"Di sana juga mulai banyak
dibangun perumahan yang umumnya tidak sedikit bekerja di
daerah Surabaya Barat sehingga masih sangat dibutuhkan penyeberangannya," katanya.
Di sisi lain, anggota DPRD Jawa
Timur asal Madura Baddrut
Tamam menyatakan kapal penyeberangan Ujung-Kamal bisa
menjadi kapal wisata."Itu bisa
dialihkan menjadi kapal wisata,
tentunya apabila pembangunan di sekitar kaki Jembatan
Suramadu sisi Madura sudah
rampung," kata legislator asal
Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.
Dia menjelaskan jika pengembangan infrastruktur di kaki Jembatan Suramadu sisi Madura
selesai maka pemandangan dari
Selat Madura lebih bagus (er/
yen)

untuk kepentingan organiasi,


ujar Kombes Pol Argo.(er/buhn)

MAJALAH BERKAS NASIONAL I NO.95 I EDISI MEI 2016

24

Serba - serbi
Plt .Dirjen Bina Marga Melantik
Para Satker dan PPK
SURABAYA - Plt.Direktur Jenderal Bina Marga Djoko Murjanto melantik sebanyak 600 orang
pejabat Kasatker (Kepala Satuan Kerja), PPK(Pejabat Pembuat Komitmen) dan Bendahara
Pengeluaran dilingkungan Balai
Jalan I sd XI di Seluruh Indonesia.
Pelantikan para Satker, PPK,
Bendahara pengeluaran ini
merupakan pelantikan paling
cepat dibandingakan dengan
Satminkal lain dilingkungan Kementerian PUPR yang belum
ditetapkan.
Dari 600 pejabat yang dilantik

Duwet Congot Gunung Kidul


Yogyakarta.
Dalam sambutannya Djoko Murjanto mengatakan, agar para
pejabat yang dilantik segera
balik ke wilayah tugasnya masing-masing dan membaca betul
tentang ruang lingkup wilayah
kerjanya.
PPK dan Kasatker wajib keliling
ke ruas-ruas jalan yang menjadi
tanggung jawabnya Ujar Djoko
Murjanto.Harus mengetahui betul kondisi lingkungannya,kondisi
traffic, iklim dan cuacanya, struktur tanah pada ruas jalan tersebut longsor atau tidakImbuh

Dikatakan kecepatan penyerapan anggaran akan membakitkan perekonomian kita. Setiap


penyerapan Rp. 100 milyar
dampaknya terhadap ekonomi
bisa bergerak hingga kisaran
Rp. 300 milyar.
Penghargaan
Disamping melantik Djoko Murjanto juga memberikan penghargaan terbaik kepada pejabat
Eselon II, Kepala Balan Jalan,
Kasatker, PPK, Pejabat Eselon
III dan Eselon IV dilingkungan
yang dinilai berprestasi.
Pejabat terbaik tersebut antara
lain diberikan kepada Eselon II

tersebut antara lain Sumarjono


dilantik Sebagai PPK Perencanaan dan Pengawan Jalan
Nasional Prop.D.I.Yogyakarta,
Budiman Sebagai Kasatker
Pembangunan Jalan Wilayah I
Sulawesi Selatan, Marjono sebagai PPK ruas jalan Wonosari-

Djoko Murjanto.
Menurutnya bahwa tanggung
jawab kita cukup besar mengelola anggaran 2015 ini senilai
Rp. 57 trilyun yang harus kita
realisasikan. ini sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat tuturnya.

Ditjen Bina Marga yakni Direktur


Bina Pelaksanaan Wilayah III
Ober Gultom, Kepala Balai Jalan
Nasional Wilayah V Surabaya
Hedy Rahadian, Pejabat Eselon
III Pusat terbaik diberikan kepada Kasubdit Program dan Anggaran Subagiono. (tim)

MAJALAH BERKAS NASIONAL I NO.95 I EDISI MEI 2016

25

Serba - serbi
Festival-Lomba Ramaikan Hari
Jadi Kota Surabaya Ke-723
SURABAYA - Pemerintah Kota
(Pemkot) Surabaya telah menyiapkan berbagai kegiatan
untuk meramaikan peringatan
Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS)
ke-723 tahun 2016. Kepala Bagian Hubungan Masyarakat
Kota Surabaya Muhamad Fikser
menjelaskan, rangkaian peringatan HJKS akan dimulai dari
Surabaya Shoping Festival yang
berjalan selama 30 hari, Festival
kuliner, berbagai macam lomba,
dan tentunya pawai bunga yang
akan menampilkan budaya-budaya dari Nusantara.
Pejabat kelahiran Kota Serui ini
menambahkan, rangkaian kegiatan menyambut HJKS ini akan
dimulai dengan Surabaya Shoping Festival di Spazio pukul
tujuh malam. Seremoni akan
dibuka oleh Wali Kota Surabaya
Tri Rismaharini.
Setelah pembukaan di Spazio
pada hari Minggu ibu Wali Kota
akan kembali membuka festival
kuliner yakni Pasar Malam Tjap
Tunjugan di Foodfest Pakuwon
City, imbuh Fikser.
Fikser menambahkan, pada
tanggal 18 Mei, akan dilaksanakan Surabaya Great Expo yang
selalu dijadikan sebagai sarana
untuk memperkenalkan dan
mempromosikan produk terbaru
UMKM Kota Surabaya kepada
masyarakat.
Pihak panitia HJKS ke-723 tentunya akan tetap menampilkan
parade budaya dan pawai bunga

pada hari Minggu, 22 Mei yang


dimulai dari Tugu Pahlawan
dan berakhir di halaman Taman
Surya.
Berbagai macam lomba juga
akan ditampilkan, seperti Drag
bike motor lawas pada tanggal
7-8 Mei, Jambore Sepeda kuno
di Tambak Sari pada 21 22
Mei. Dan yang paling dianti adalah lomba Dayung Perahu Naga
di Kalimas, yang memperebutkan piala Walikota pada tanggal
21 22 Mei. Nantinya, perahuperahu naga ini akan dihias
dengan berbagai lampu yang
berwarna warni, dan menyusui
Kalimas pada malam hari, imbuh Mantan Camat Sukolilo ini.
Seluruh kegiatan nantinya tak
hanya diadakan di pusat perbelanjaan. Seperti Grand final pemilihan Cak dan Ning Surabaya
akan dilaksanakan di Taman
Jayengrono pada tanggal 27
Mei, pukul 7 tujuh malam.

Festival kuliner tradisional


seperti Festival Rujak Uleg akan
kembali digelar di sepanjang
Jalan Kepang Jepun pada tanggal 29 Mei, dan akan diikuti oleh
seluruh pegawai Pemkot Surabaya, dan Stakeholder yang turut berperan membangun Kota
Pahlawan.
Nantinya, festival Surabaya Urban Culture akan mengangkat
tema 90an, dan dilaksanakan di
sepanjang Jalan Tunjungan pada hari Minggu, tanggal 29 Mei,
pungkas Fikser.[tim]

MAJALAH BERKAS NASIONAL I NO.95 I EDISI MEI 2016

26

Jatim News
Hari Otda 2016, Jatim Dapat Penghargaan
LKPPD Terbaik Se-Indonesia

SURABAYA - Hari Otonomi Daerah (Otda) XX Tahun 2016, Provinsi Jawa Timur dapat penghargaan
terbaik atas Laporan Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LKPPD) Tingkat Nasional Tahun
2015. Penghargaan diserahkan kepada Gubernur Jawa Timur H Soekarwo bersamaan peringatan Hari
Otonomi Daerah Nasional di Kulonprogo DI Yogyakarta.
Demikian Sambutan Tertulis Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang dibacakan Sekretaris Daerah
Provinsi Jawa Timur, H Akhmad Sukardi saat menjadi Inspektur Upacara Bendera Peringatan Hari Otonomi Daerah XX Tahun 2016 di Halaman Kantor Gubernur Jawa Timur Jl Pahlawan Surabaya pada
Pelaksanaan Hari Otonomi Daerah XX pada 25 April 2016 ini pemerintah mengumumkan peringkat
kinerja penyelenggasraan pemerintah. Daerah untuk masing-masing provinsi dan kabupaten/kota.
Pemerintah berharap hasil evaluasi tersebut bisa menjadi pendorong bagi setiap pemerintah daerah
dalam peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah, dalam rangka mewujudkan memajukan daerah serta meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Semangat Hari Otonomi Daerah dapat merefleksikan kembali makna otonomi daerah menjadi spirit untuk melakukan yang terbaik bagi negeri ini. Tema Peringatan Hari Otoda XX tahun 2016 Memantapkan
Otonomi Daerah Menghadapi Tantangan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) maka dari tema tersebut ;
Otonomi daerah yang telah menjadi komitmen dan konsensus para pendiri bangsa Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945 bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui; Peningkatan kualitas pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, peningkatan
dayan saing daerah dan pengembangan demokrasi lokal.
Seiring telah dilakukan kebijakan MEA pada 2016 ini seluruh pemerintah daerah harus menata seluruh
elemen otonomi daerah, agar Indonesia tidak menjadi penonton dalam era persaingan bebas tersebut. Dalan era MEA telah diberlakukan lima arus bebas dalam aktivitas ekonomi antar negara-negara
ASEAN. Yaitu arus bebas barang, arus bebas jasa, arus bebas tenaga kerja terampil, arus bebas modal
dan arus bebas investasi. Memaluk pemantapan otonomi daerah kita tidak akan kalah bersaing dengan
negara-negara yang berada dilingkungan ASEAN.
Kata Sukardi, berdasarkan laporan dari Worid Economic Forum (WEF) dalam Global Competitiveness
Tahun 2015-2016 dari hasil survey peringkat daya saing 144 negara, daya saing Indonesia berada pada
peringkat ke 37, masih berada dibawah negara ASEAN lainnya; seperti Singapura menempati peringkat
ke 2, Malaysia ke 18 dan Thailand ke-31.
Sementara hasil survey doing business oleh International Finance Coorperation (IFC)- Worlk Bank 2015
menyatakan bahwa untuk penyelesaian perizinan memulai usaha di Indonesia masih membutuhkan
waktu rata-rata 52,5 hari, sedangkan Vietnam 34 hari, Thailand 27,5 hari, Timor Leste 10 hari, Malaysia
5,5 hari dan Singapura 2,5 hari. Informasi tersebut memberi gambaran dalam penyelesainan ijin memulai usaha , Indonesia masih jauh berada dibawah unegara lainnya dikawasan ASEAN.
Oleh karena itu dalam rangka mempercepat pencapaian tujuan Nawa Cita, mewujudkan efisiensi dan
efektivitas penyelenggaran negara dibidang ekonomi dan mendorong pertumbuhan iklim investasi di
Indonesia. Presiden telah memberikan arahan kepada seluruh menteri, Kepala Lembaga Pemerintahan
Non Kementerian (LPNK), gubernur, bupati/walikota. Untuk segera melaksankan simplifikasi regulasi
yang menjadi kewenwngan masing-masing dengan kurun waktu regulasi yang diterbitkan pada tahun
2015-2016.
Berkaitan dengan hal tersebut Presiden dalam pembukaan Konferensi Nasional Forum Rektor Indonesia 2016 di Universitas Negeri Yogyakarta mengatakan bahwa terdapat 42.633 peraturan PerundangUndangan yang tumpang tindih dan 3000 peraturan daerah yang harus dibatalkan pada 2016.
Oleh sebab itu, diminta kepada para Gubernur, Bupati/Walikota bersama DPRD untuk segera menindak
lanjuti pembatalan, peraturan daerah didaerahnya masing-masing. Khususnya peraturan daerah yang
menghambat investasi dan perizinan serta yang bertentangan dengan peraturan Perundang-Undangan
yang lebih tinggi.
MAJALAH BERKAS NASIONAL I NO.95 I EDISI MEI 2016

27

Inspiratif
Nikah Massal Warnai Peringatan
HUT TPS Ke 17
SURABAYA - Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar
pernikahan massal yang diikuti 21 pasang mempelai dari
Surabaya dan Sidoarjo, yang
resepsinya diselenggarakan di
lantai I Java Meeting Room, Administration Building, PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS).
Kegiatan nikah massal ini mewarnai peringatan hari ulang tahun (HUT) TPS ke-17.
Ketua Panitia Pernikahan Massal PT Terminal Petikemas
Surabaya, Jujuk Darmanto, di
Surabaya mengatakan, seluruh
peserta yang telah memenuhi
syarat dua hari sebelumnya ke
21 pasang mempelai yang terdaftar sebagai peserta nikah
masal TPS itu sudah melangsungkan akan nikah di kantor
urusan agama (KUA) daerah
masing-masing, dan pada hari
ini diselenggarakannya hanya
resepsi syukuran yang disertai
penyerahan akta nikah kepada
seluruh mempelai. Menurut Jujuk, hal terpenting atas terselenggaranya acara nikah massal
ini adalah peranserta perusahaan ikut meringankan bagi sebagian golongan masyarakat
yang kurang mampu ekonominya, sehingga apa yang TPS laksanakan ini sangatlah dirasakan
oleh masyarakat.
Namun, lanjutnya, pihaknya
menyayangkan bahwa dari 78

pasang calon yang mendaftar


hanya baru bisa dilaksanakan
pada 21 pasang mempelai.
Mungkin, di samping waktunya
sangat singkat, para calon peserta itu juga kebanyakan belum
bisa memenuhi syrat-syarat administrasi yang ditentukan oleh
pihak KUA, jelas Jujuk.
Lebih Lanjut Jujuk mengatakan, sebanyak 21 pasang
mempelai yang hadir saat ini
merupakan warga dari lima
kecamata,
yaitu:
Kecamatan Krembangan, Kecamatan
Pabeancantian,
Kecamatan
Sawahan, Kecamatan Tambaksari, dan Kecamatan Sukodono
Sidoarjo.
Presiden Direktur PT Terminal Petikemas Surabaya, Dothy
mengatakan dalam sambutanya
sangat berterima kasih kepada
semua pihak yang telah mendukung suksesnya acara ini.
Dia juga menyampaikan bahwa
hingga kini TPS masih dalam
pembangunan untuk itu sangat
membutuhkan dukungan dari
semua pihak. Apa yang telah
dilakukan perusahaan pada
hari ini tidak lain adalah wujud
kepedulian kepada lingkungan
sekitar khususnya bagi warga
yang kurang mampu untuk ikut
meringngankan bebannya.
Mohon bantu doa agar TPS
makin lama makin maju jika kita
menyebar kebaikan nantinya

akan memetik buah kebaikan


itu, ujarnya.
Pada kesempatan itu pula, Dothy
juga menyerahkan 1.000 paket
sembako bagi warga di sekitar
TPS yang diterimakan langsung
oleh perwakilan-perwakilan yang
telah ditunjuk. Di samping itu,
1.000 tempat sampah diberikan kepada warga sekitar untuk
mendukung gerakan lingkungan
bersih.
Sementara itu, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia, Jawa Timur,
Ainul Yaqin sangat mengapresiasi langkah yang telah dilakukan oleh pihak TPS, menurutnya
ini kali pertama yang dilakukan
perusahaan untuk membantu
masyarakat yang kurang mampu
menyelenggarakan nikah massal sekaligus syukurannya.
Hingga kini yang kami catat
belum ada perusahaan yang
melakukan kegiatan seperti ini,
namun kalau yayasan masjid
atau LSM sudah pernah ada,
ujarnya.
Ainul berharap, hal serupa bisa
dilakukan lagi di tahun-tahun
yang akan datang. Meski dalam
pendaftaran yang dibuka diikuti
78 pasang calon pengantin, namun hanya 21 mempelai yang
dapat diproses, Diharapkan
yang belum terperoses itu bisa
dibantu dikemudian hari dalam
kegiatan yang serupa, kata Ainul. (ers)

Dalam catatan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri); masih terdapat sejumlah pemerintah daerah
yang berkinerja rendah dalam proses penyelenggaraan pemerintahan daerah. Meskipun terdapat sejumlah faktor penentu peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah. Namun para kepala
daerah dan wakil kepala daerah memegang posisi kunci dalam mengembangkan kemajuan daerah
dan peningkatan kesejahteraan rakyat.
Setiap Tahun Kementersian Dalam Negeri melakukan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah
Daerah (EKPPD) berdasarkan laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) yang disampaikan oleh masing-masing Kepala Daerah. (lo)
MAJALAH BERKAS NASIONAL I NO.95 I EDISI MEI 2016

28

Info Publik
Memberikan Pelayanan yang Terbaik
Pada Masyarakat
S U R A B AYA - P e m e r i n tah
provinsi
jawa
timur
memberikanhadiahkepada
warga masyarakat khususnya
jawa timur yang mempunyai
tunggakan atau telat membayar
pajak kendaraan bermotor dengan membebaskan sanksi administrasi.
pemberian pelayanan penghapusan sanksi administrasi pajak kendaraan bermotor (pkb)
dan bea balik nama kendaraan
bermotor(bbn-kb),program pemutihan ini di laksanakan pada
kantor unit pelayanan pkb dan
bbn-kb di seluruh kantor samsat
se-jawa timur.
Keputusan juga kebijakan yang
di tetapkan oleh bapak gubernur dr.h.ir.soekarwo atau lebih
di kenal dengan sapaan akrab
sehari-hari pakde karwo ini bisa
merangsang masyarakat jawa
timur untuk memanfaatkan program pemutihan yang di tetapkan.
Untuk itu bagi masyarakat surabaya khususnya wajib pajak
yang mempunyai kendaraan
baik itu roda 2 roda 3 atau lebih
agar segera menggunakan kesempatan yang baik ini,dengan
membayar pajak di kantor samsat terdekat sesuai alamat kepemilikan.
Adapun pembebasan denda pajak kendaraan tersebut berlaku
untuk semua jenis kendaraan
di antaranya roda 2 roda 3 dan
roda 4 atau lebih,selama tiga
bulan ke depan,bahwa pembebasan sanksi tersebut meliputi
kenaikan atau bunga pajak.
Di temui di sela-sela kesibukan
administrator pelaksana(adpel)
samsat surabaya timur jogi
tristanto s.sos,menjelaskan bah-

wa penghapusan atau pengurangan sanksi administrasi pkb


dan bbn-kb yang berupa bunga
atau denda atas penyerahan
kedua dan seterusnya,jelasnya.
masih jogi tristanto s.sos,dengan
adanya program pemutihan ini
dirinya berharap kepada seluruh
masyarakat,khususnya
masyarakat surabaya timur pemilik kendaraan yang terdaftar di
provinsi jawa timur agar memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan ini,sehingga pembayaaran
pkb yang selama tertunda dapat
direalisasikan.
karena pembebasan pengenaan sanksi administrasi atau
denda bunga keterlambatan
pembayaran juga tunggakan
tahun-tahun sebelumnya bisa
terlunasi,bebernya.
Adpel surabaya timur juga
menambahkan,bahwa pihaknya
sudah mempersiapkan segala
sesuatunya
yang
berkaitan
dengan pelayanan seperti:ada
penambahan petugas untuk
mengantisipasi lonjakan wajib
pajak yang datang ke kantor
samsat surabaya timur,juga ada
penambahan waktu pelayanan
dari pukul.02-06 sore,ucapnya.

Jogi
tristanto
s.sos,selaku
adpel
samsat
surabaya
timur,menegaskan
kebijakan ini sesuai pergub no.53
tahun,tentang pemberian keringanan dan intensif pajak daerah
yang tentunya untuk masyarakat
jawa timur,imbuhnya.
Di temui tempat terpisah perwira urusan(paur)samsat surabaya timur iptu supiyan
sh,mengatakan bahwa sejak
di gulirkan program pemutihan
oleh bapak gubernur jawa timur
ini,pihaknya sudah mempersiapkan dan menambahkan
personel untuk melayani para
wajib pajak yang sedang mengurus
dokumen
kendaraan
bermotornya,agar wajib pajak
bisa terlayani dengan baik dan
aman,tegasnya.
Masih paur samsat
surabaya timur iptu supiyan
sh,dirinya menghimbau kepada masyarakat khususnya
masyarakat jawa timur agar
tidak menyia-nyiakan program
yang sangat membantu dan juga
meringankan beban masyarakat
terkait
pajak
kendaraan
bermotornya,ujar supiyan.
dirinya sangat berterimakasih

MAJALAH BERKAS NASIONAL I NO.95 I EDISI MEI 2016

29

Hukum & Kriminal


Polda Musnahkan Narkoba
Senilai Rp 27 Miliar
SURABAYA - Kepolisian Daerah
(Polda) Jawa Timur memusnahkan narkoba senilai Rp 27 miliar
dari hasil dua operasi, Kedua
operasi itu adalah Tumpas
Narkoba yang berlangsung dari
1 hingga 20 Maret yang digelar
Ditnarkoba Polda Jatim beserta
jajarannya dan operasi Bersinar
Semeru 2016 yang digelar Polda
Jatim, bekerjasama BNN Provinsi Jawa Timur pada 21 Maret
hingga 20 April.
Pemusnahan Narkoba langsung
dipimpin oleh Wakapolda Jatim
Brigjen Gatot Subroto, disaksikan langsung oleh Bea Cukai,
Kejaksaan, dan Imigrasi di lapangan Mapolda Jatim. "Semua
barang bukti dari hasil operasi
kita musnahkan. Karena sudah
ada keputusan hukum tetap,"
ujar Wakapolda Jatim, Brigjen
Pol Gatot Subroto ditemui usai
pemusnahan narkoba
Ia menjelaskan, barang bukti
yang dimusnahkan itu adalah
narkoba jenis sabu-sabu seberat 5.429,690 gram. Jumlah
tersebut jika dikalikan Rp 1,8
juta per gram, nilai uangnya Rp
9.773.442.000.
Sedangkan untuk ganja seberat 5 kilogram dikalikan Rp 3

juta per kilogram, nilainya Rp 15


juta. Kemudian narkotika jenis
happy five sebanyak 60 ribu butir
dikalikan Rp300 ribu per biji totalnya Rp18 miliar. Sedangkan,
ekstasi 137 butir dikalikan Rp
500 ribu perbutir, nilai totalnya
Rp 68 juta. "Jika ditotal itu semuanya, maka yang telah diselamatkan dari narkoba 97.285
jiwa," ujar Wakapolda Jatim didamping oleh kabid Humas Polda
Jatim Kombes Pol RP Argo Yuwono.
Berdasarkan data, operasi itu
telah mengungkap 649 kasus
dengan 783 tersangka, dengan

barang bukti ganja 2 kilogram,


100 benih dan 36 batang ganja.
Kemudian sabu-sabu seberat 2
kilogram, 357 butir ekstasi dan
15 gram bentuk serbuk.
Sedangkan jumlah kasus yang
diungkap
melalui
Operasi
Tumpas Narkoba ada 418 kasus
dengan 483 orang tersangka.
Barang bukti yang disita adalah
800 gram ganja, 2 kilogram sabu-sabu, ekstasi 513 butir, psikotropika 1.700 butir, okerbaya
4.445 butir dan obat daftar G
sebanyak 1.242.863 butir. (ern)

sekali kepada masyarakat yang telah mendukung program ini dengan membayar tunggakan-tunggakan
pajak dan yang telah melakukan balik nama kendaraan bermotornya,terangnya.
Iptu supiyan juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak mempercayakan dokumen kendaraannya kepada orang yang belum di kenal.
Jika bingung langsung saja ke petugas petugas kami yang siap untuk melayani dan membantu kesulitan wajib pajak,pungkasnya. (ers/yen)

MAJALAH BERKAS NASIONAL I NO.95 I EDISI MEI 2016

30

Entertainment
Sosok Cantik
Tamara Bleszynski

JAKARTA - Nama lengkapnya Tamara Natalia Christina Mayawati Bleszynski atau lebih dikenal sebagai Tamara Bleszynski. Bintang kelahiran Bandung,
25 Desember 1974 silam ini sejak kecil sudah menunjukkan ketertarikannya di bidang seni terutama akting.
Selepas menyelesaikan pendidikan dasarnya di Indonesia, Tamara kemudian melanjutnya pendidikannya di
Asutralia.
Selama menumpuh pendidikan di Australia, Tamara mulai jatuh cinta pada dunia akting. Untuk mengasah bakat
aktingnya, Tamara yang juga jadi penjaga sepeda saat
di akhir minggu dengan bayaran $10 per hari, mengambil ekstrakurikuler drama.
Setelah menyelesaikan pendidikannya di St. Bridge
College Australia dan meraih gelar Sarjana Bisnis Management, tak membuat Tamara lantas bergelut di dunia
kerja sesuai pendidikannya. Ia malah bergabung dengan Teater Lembaga.
Dalam kehidupan pribadinya, wanita berdarah SundaPolandia ini menikah dengan Teuku Rafli Pasya pada
1997 di Masjidil Haram. Dari pernikahan ini, lahirlah
Rasya Islamy Pasha pada 4 Februari 1999. Sayangnya
pernikahan ini berakhir dengan perceraian.
Sidang perceraian Tamara-Rafli dimulai 7 September
2005, namun keputusan resmi cerai baru keluar pada 1 Februari 2006. Usai resmi menjanda, Tamara
harus meneruskan perseteruannya dengan mantan suaminya terkait perebutan hak asuh Rasya.
Bahkan Ta-

Belengkems e yang
l a l u
R a f l i
Konberlarutmemutus-

mara menghadapi tuntutan Rafli dan KPAI (Komisi Perlindungan


Anak Indonesia) ke pengadilan atas tindakannya memisahkan
anaknya dari ayahnya. Meski pada akhirnya Tamara harus
merelakan Rasya tinggal bersama Rafli, usai Mahkamah
Agung memutuskan hak asuh jatuh ke tangan mantan suaminya.
lum usai konflik perebutan hak asuh Rasya, wanita bernama
kap Tamara Natalia Christina Mayawati Bleszynski ini
bali diterpa gosip tak sedap perihal hubungannya dengan
orang model internasional bernama Mike Lewis. Gosip
juga menyebutkan dirinya hamil hanya dianggap angin
oleh wanita yang menjadi mualaf saat menikah dengan
pada 1 Desember 1997 silam.
flik perceraian dan perebutan hak asuh anak yang
larut membuat pamor Tamara makin meredup, hingga ia
kan cuti dari dunia keartisan untuk beberapa waktu.(ER)

MAJALAH BERKAS NASIONAL I NO.95 I EDISI MEI 2016

31

Profil
Pemuda Bangkalan Dukung Hasan
Aminuddin Maju Pilgub Jatim 2018

Bangkalan - Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur masih kurang dua tahun lagi, tapi dinamika
politik di beberapa daerah di Jatim sudah tampak menggeliat.
Beberapa tokoh yang digadang-gadang akan bertarung pada perhelatan Pilgub mendatang mulai
mendapatkan dukungan. Salah satunya, dukungan datang dari pemuda di Bangkalan kepada Hasan
Aminuddin untuk bertarung sebagai Calon Gubernur (Cagub) dalam Pilgub 2018 mendatang.
Puluhan pemuda yang merasa terdorong oleh keinginan untuk mewujudkan pembangunan Jatim yang
lebih baik berinisiatif untuk mendeklarasikan diri, menyatukan pandangan dan perjuangan politiknya
untuk mendukung mantan Bupati Probolinggo dua periode tersebut.
"Atas Nama Kaum Muda Pembaharu Jawa Timur, kami yang berada di Kabupaten Bangkalan dan
Madura Raya, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Mendukung Tretan H. Hasan Aminuddin untuk Maju dan Bertarung dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah Provinsi Jawa Timur yang akan
diselenggarakan Pada Tahun 2018 mendatang," kata Abdul Manab, SHi, Deklarator Taretan Hasan
Aminuddin Wilayah Madura, saat
acara diskusi dan deklarasi di
M.Cafe Bangkalan, Madura.
Nama Hasan Aminuddin, jelas
mantan Presma IAIN Surabaya
ini, bukanlah Nama Baru dalam
blantika Politik Jawa Timur bahkan ditingkat Nasional nama
ini menggaung dan lekat dihati
Masyarakat.
Pengalaman Memimpin Kabupaten Probolinggo selama 10 tahun,
dibuktikan dengan keberhasilan
membawa Kabupaten Probolinggo yang lebih maju.
Tak hanya itu beliau juga menakhodai Partai NasDem diwilayah
Hasan Aminuddin
Jawa Timur sehingga menjadi
Partai yang turut andil menyumbang banyak kader-kader berkualitas dalam memimpin baik ditingkat
Kabupaten, Provinsi hingga tingkat Nasional.
"Untuk mewujudkan dukungan dalam kerja-kerja politik kesukarelawanan kami membentukan barisan
TRETAN HASAN yang akan bekerja keras mewujudkan kemenangan Hasan Aminuddin sebagai Gubernur Jawa Timur khususnya diwilayah Bangkalan dan Madura," tandas aktifis PMII ini.[tim]

MAJALAH BERKAS NASIONAL I NO.95 I EDISI MEI 2016

21 APRIL 2016

Habis Gelap Terbitlah Terang