Anda di halaman 1dari 8

Lampiran 2.

2
D3/Obs/StPG-KBK/IPA1/08-04-16

Subjek Penelitian

: Strategi Pembelajaran Fisika, Guru, dan Siswa kelas XI MIA 1.

Sumber Data

: Rekaman Video

Hari/Tanggal

: Jumat/ 8 April 2016 (2 jam pelajaran)

Tempat

: Ruang Kelas XI MIA 1 SMAN 1 Semarapura

(Guru memasuki kelas dan siswa-siswi mempersiapkan diri untuk mengikuti pembelajaran
fisika yang akan dilakasnakan)
Siswa

: Pada Asana.... (Seluruh siswa berdiri untuk memberikan salam kepada


guru yang mengajar). Ngaturang panganjali. Om swastyastu.
Guru
: Om swastyastu. Selamat pagi, anak-anak.
Siswa
: Pagi (Siswa-siswi kembali dan mempersiapkan pembelajaran).
Guru
: Sudah semuanya?
Siswa
: Sudah (Siswa-siswi sudah siap memulai pembelajaran).
Guru
: Kita mulai saja ya. Hari ini kita akan membahas tentang fluida dinamis.
Sebelum kita sampai pada pembahasan fluida, mungkin kalian sudah
sering melakukan. Apa yang kalian lakukan ketika menyiram bunga tapi
selang yang kita gunakan kependekan?
Siswa
: Memencet bu. (Jawaban serentak).
Guru
: Kenapa harus dipencet?
(Siswa memberikan pendapat yang berbeda).
Guru
: Apa yang terjadi jika selangnya dipencet?
Siswa
: Alirannya lebih cepat.
Guru
: Alirannya lebih cepat. Apa lagi?
Siswa
: Mendapatkan titik terjauh.
Guru
: Apa lagi?
Siswa
: Luasnya semakin kecil.
Guru
: Nah, yang kita bahas hari ini, kita akan membahas tentang persamaan
kontinuitas. Persamaan kontinuitas.. Silahkan kalian buka buku paketnya
halaman 171. Silahkan lihat buku paketnya halaman 171. Sudah dilihat?
Sampai halaman 176. Sudah? Nah, sekarang kalian bentuk kelompok,
setiap kelompok itu ada 4 orang. Sudah? Dari halaman 171 sampai
dengan 176 silahkan kalian buat sebanyak-banyaknya pertanyaan dari
buku yang kalian baca, kemudian kalian mencari langsung solusinya atau
jawabannya. Setiap 1 kelompok, kalian cukup mengumpulkan 1 hasil
karya saja. Silahkan bentuk dulu kelompoknya. Jadi kelompoknya
masing-masing 4.
Siswa 1
: Boleh pertanyaan yang sudah ada, bu?
Guru
: Bebas. Sesuai dengan apa yang kalian pelajari.

Siswa 2
Guru

: Langsung ada jawabannya, bu?


: Iya, langsung ada jawabannya. Pertama tulis nama kelompoknya dulu
ya! Baru diisi pertanyaan dan jawabannya.
(Siswa mempersiapkan diri untuk membentuk kelompok dan mengerjakan tugas yang
diberikan).
Siswa 3
: Bu, pertanyaannya itu ee... tentang hitungan saja atau materi?
Guru
: Pertanyaan maksudnya? Coba ulangi!
Siswa 3
: Isi teori atau hitungan saja, bu?
Guru
: Boleh teori, boleh angka. Silahkan.
Siswa
: Oh, boleh teori juga.
(Siswa berdiskusi dengan kelompoknya dengan alokasi waktu selama 20 menit).
Siswa 4
: Kalau materi yang ini boleh dipakai, bu?
Guru
: Yang mana itu?
Siswa 5
: Yang ini, bu. (Siswa menunjukkan materi yang ingin dibuatkan
pertanyaan).
(Siswa langsung menulis sesuai dengan penjelasan guru, sedangkan guru berpindah
menuju ke kelompok lain).
Siswa 6
: Bu, boleh pakai yang ini, bu?
Guru
: Boleh.
Siswa 6
: Yang di buku boleh?
Guru
: Buat sebanyak-banyaknya! (Guru mempertegas kepada siswa untuk
membuat bukan menjiplak yang ada di buku).
Guru
: Sudah dibaca bukunya?
(Siswa mengambil buku paketnya kembali).
Siswa 7
: Boleh membuat soal azas Bernoulli, bu?
Guru
: Engga, sampai kontinuitas saja.
Guru
: Sudah? (Guru berpindah ke kelompok lain).
Siswa A : Ini dah, bu. Sekarang maunya berpikir.
Guru
: Kok berpikir? Baca bukunya baru berpikir. Apa yang kalian bingungkan
dicari jawabannya sama-sama.
Siswa B : Bu..
Guru
: Bagaimana?
Siswa B : Ini kan kita pelajari tentang fluida dinamis. Tapi yang di buku tu ditulis
fluida ideal bukan fluida dinamis. Nah itu hubungannya apa, bu?
Guru
: Sekarang ibu bertanya, apa itu kata dinamis?
Siswa B : Mampu bergerak.
Guru
: Nah, untuk fluida ideal, ideal itu maksudnya gimana?
Siswa B : Berimbang, bu.. hehe..
Guru
: Sebenarnya ada di pikiran kalian. Kenyataan berimbang itu kan gak
ada. Contohnya kita anggap saja air tersebut mengalir itu yang
dinamakan ideal.
Siswa 10 : Pertanyaannya itu dibuat sendiri soalnya? Apa boleh kutip dari buku?
Guru
: Maksudnya?
Siswa C : Ini kan ada soal beginian, kita boleh buat sendiri sesuai dengan soal di
buku.
Guru
: Kalau tulis soal yang ada di buku kan semua teman-teman kamu sudah
tahu.
Siswa C : Oh.. Iya-iya..

Guru
Siswa 11
Guru
Siswa 12
Guru
Siswa A
Guru
Siswa A
Siswa 13
Siswa 14
Guru
Guru
Siswa 15
Guru
Siswa 14
Siswa 15

: Kalau emang tidak ada jawabannya tapi kamu menemukan solusinya ya


silahkan.
: Langsung ditulis jawabannya disini?
: (Mengangguk tanda iya).
: Bu, kalau debit airnya yang jadi satu itu dijumlahkan kan keduanya?
: Iya.
: Oh, persamaan kontinuitas kalau untuk soal ini ya, bu?
: Iya.
Q Av
:

: Itu? Ok
: Bu, tugas ini disetor, bu?
: Setor.. (Guru berpindah ke kelompok lain).
: Sudah dapat berapa?
: Dapat 2, bu. (Bersama kelompoknya siswa tersebut berdiskusi).
: Jangan terlalu berpatokan dengan buku paket.
: Iya, bu. Kadang-kadang di buku paket ada salah. Makanya bawa buku
lain.
: Sekarang kan sudah dapat situasi seperti ini kan? Sekarang gunakan

A1 v1
persamaan
.
Siswa 14 : Kalau kental kan gampang diubah ya?
Guru
: Kok gampang diubah?
Siswa 14 : Karena bentuknya, bu.
Guru
: Ane cen adane kental? Apa itu kental?
Siswa 14 : Hahaha.. Kental.. Kentel.. Kental itu tidak padat tidak cair.. hihi..
Guru
: Misalnya madu, itu kental namanya.
(Guru berpindah kelompok lain).
Siswa A : Men saya ini. Tapi saya belum tahu jawabannya. (Siswa A
menunjukkan soal yang dibuatnya namun kesulitan dalam
menyelesaikan soalnya tersebut).
Guru
: Kok belum tahu jawabannya?
Siswa 16 : Sama juga. Saya gak tahu jawabannya.
Siswa 17 : Bu, benda cair memang bisa bergesek?
Siswa B : Iya, bu. Kok bisa gak ada gesekan? Kan terkena dinding juga.
Guru
: Coba dibaca bukunya.
Siswa 16 : Gak ada, bu.
Siswa B : Cuma ada ciri-ciri fluida ideal.
Guru
: Itu namanya ideal. Sebenarnya tidak ada, makanya kita anggap seperti
itu. Lihat persamaan kontinuitas itu berlaku.
Siswa A : Oh.. diabaikan gitu ya bu?
Guru
: Iya. Karena itu sama dengan diabaikan. Tidak mungkin tidak ada. Gitu
maksudnya. Apa ini? (Mengecek orak-orek soal yang dibuat siswa).
Siswa 16 : Soal yang saya buat, bu.
Guru
: Itu makanya diberi batasan fluida ideal. Jadi pikiran kita semua zat
berjalan mulus tanpa hambatan.
Siswa 18 : Bu, kalau ini soalnya boleh dikumpul?
Guru
: (Menganggukkan kepala).
(Siswa melanjutkan mengerjakan tugasnya).

Guru
Siswa
Guru
Siswa C
Siswa 19
Siswa C
Siswa A
Siswa 20
Siswa 17
Siswa A
Siswa 16
Siswa A

: Saya berikan 10 menit lagi.


: Disalin bu ya?
: Iya, disalin di kertas yang bagus nanti.
: Soal yang ini caranya.
: Tinggal masukin saja.
: Boleh.
: Ni ga, bacain ga.
: Aku.. Aku..
: Ini sudah ditulis?
: Tolong bacain dong.
: Apa yang menjadikan...
: Gitu pertanyaannya? (Siswa A menyalinkan pertanyaan beserta
jawaban di kelompoknya).
(Waktu diskusi selesai dan akan dilanjutkan ke sesi selanjutnya. Guru
menginstruksikan siswa agar tetap tenang).
Guru
: Sudah?
Siswa
: Belum bu. Belum nyalin.
Guru
: Perhatikan dulu. Sekarang masing-masing kelompok silahkan tulis salah
satu pertanyaannya di depan. Di mulai dari sana. (Guru menunjuk
kelompok 1).
Siswa 14 : Bebas kan bu ya?
Guru
: Iya-iya. 1 saja. Cepat silahkan mulai dari kelompok 1. Tulis 1 saja!
Soalnya saja.
(Siswa dari kelompok 1 menuliskan soal yang didapatkan dari hasil diskusi ke papan
tulis. Diikuti oleh kelompok yang lain).
Guru
: Sekarang, coba kalian lihat! Pertanyaan yang kalian buat adakah yang
sama dengan yang di depan?
Siswa
: Ada.. ada..
Guru
: Kemudian yang kedua, ada gak pertanyaan yang kalian buat tu tidak ada
di depan?
Siswa
: Ada...
Guru
: Kalau ada misalnya kalian menulis soal nomor 2, tapi kelompok 7
membuat mungkin juga sama ya. Nah, kalau sama silahkan isi tanda.
(Siswa mengikuti instruksi yang diberikan oleh guru jika menemukan soal yang sama).
Guru
: Sudah?
Siswa
: Sudah...
Guru
: Baiklah, sekarang lihat pertanyaannya. Dari 8 pertanyaan.. eee,, ada 6
pertanyaan menghitung, ada 2 pertanyaan yang bentuknya teori. Ini ya?
(Guru memberi tanda pertanyaan yang bersifat teori).
Siswa
: Haha.. Hampir sama soalnya.
Guru
: Sudah? Saya beri kesempatan buat kelompok 2 untuk menyampaikan
solusi dari pertanyaannya. Sedangkan yang lain memberikan boleh
komentar, boleh pertanyaan, dan boleh melengkapkan.
Siswa 4
: Baik terimakasih atas waktunya. Kami dari kelompok 2 ingin
menyampaikan solusi mengenai soal nomor 2. Pertanyaannya kan
mengapa debit aliran air pada selang yang ditekan sama dengan debit air
yang keluar pada selang yang tidak ditekan? Buktikan! Nah solusinya
adalah Karena pada selang yang ditekan. Luas permukaannya semakin

kecil. Karena luas permukaan kecil, kecepatan air yang keluar semakin
membesar. Dan ketika selang tidak ditekan, maka permukaannya tetap
besar, dan dilihat aliran tersebut akan semakin kecil. Pembuktiannya... Bu,
pembuktiannya digambar bu nggih?
Siswa
: Dibayangkan saja.
Guru
: Iya,silahkan.
(Siswa menggambarkan pembuktian terkait soal yang dibuat)
Siswa 21 : Mohon perhatiannya! Baik jadi disini ada selang yang tidak ditekan dan
ditekan. Nah, pada selang yang tidak ditekan luas penampangnya berupa
A1. Kami memisalkan A1 memiliki luas 1 m2 dengan v 1 m/s. Kemudian
A2.... Oh maaf kebalik. A1 dengan 2 m2 dan A2 1 m2 kecepatan A2 2..
Lanjut, ketika selang yang tidak ditekan, maka luasnya besar kecepatannya
semakin mengecil sedangkan jika luas permukaan diperkecil maka
kecepatannya semakin membesar.
Siswa
: Oh... (Siswa bertepuk tangan dan guru mempersilahkan siswa tersebut
duduk kembali ke kelompoknya).
Guru
: Silahkan beri tepuk tangan dulu. Sekarang silahkan berikan
tanggapannya. Iya, silahkan. (Guru mempersilahkan siswa lain
memberikan tanggapannya).
Siswa 21 : Tunggu, bu. Masih ada lanjutannya
Siswa 22 : Jadi, Persamaan kontinuitasnya itu kan Q=A.v. Di contoh itu kan A1 2
m2 A2 1 m2, terus v1 1 m/s v2 2 m/s. Jadi kan, A1.v1 kan hasilnya 2,
sedangkan A2.v2 sama dengan 2. Jadi persamaan tersebut dapat dibuktikan
bahwa debit aliran pada selang yang ditekan sama dengan debit aliran pada
selang yang tidak ditekan. Maka debit aliran kedua selang tersebut
memiliki nilai yang konstan.
Guru
: Silahkan ada yang mau menambahkan? Atau yang bertanya? Silahkan.
Ada yang ingin menambahkan atau bertanya?
(Guru menunggu jikalau ada siswa yang ingin bertanya).
Guru
: Sudah pas?
Siswa
: Sudah...
Guru
: Sekarang yang kedua, saya berikan kesempatan buat kelompok 6.
Silahkan kelompok 6.
Siswa B : Selamat pagi, teman-teman.
Siswa
: Pagi....
Siswa B : Terimakasih atas kesempatannya. Disini kelompok kami memberikan
penjelasan eee,, pertanyaan tentang bagaimana hubungan luas penampang
dan debit aliran fluida dan bagaimana penerapannya? Nah, bagaimana kita
bisa memberikan pertanyaan seperti ini karena bedasarkan kenyataannya,
kita menggunakan selang.. maaf sebelumnya saya menjelaskan contohnya
terlebih dahulu baru ke teori karena teorinya didapatkan dari contoh.
Seperti biasanya yang kita lakukan ketika kita menyiram tanaman seperti
yang dijelaskan oleh ibunya juga, untuk memperjauh eee,,, apa tu
namanya.. jarak dari aliran airnya itu kita akan mempersempit atau
mengecilkan dari luas penampangnya. Hal tersebut dapat membuat kita
menemukan rumus.. Bukan kita yang menemukan rumus tapi sudah ada,

yaitu Q=A.v dimana Q-nya itu adalah debit, A-nya itu adalah luas
penampang, dan v-nya itu adalah laju aliran. Berdasarkan rumus tersebut
(Siswa maju ke depan untuk menjelaskan dengan menggunakan gambar).
Maaf, sebelumnya buat kelompok 2 saya pinjam gambarnya. Dari gambar
tersebut misal A1 adalah 2 m2 dan A2 adalah 1 m2. Jika dilihat dari aliran,
aliran A1 lebih kecil atau lebih pendek daripada A2. Dengan luas
penampang yang lebih kecil.. ee,, namun memberikan tekanan,, kepada
aliran air ee,, sehingga aliran air menjadi semakin ee,, jauh. Ada yang
kurang jelas?
Guru
: Ada yang ingin bertanya? Ada yang kurang jelas? Iya silahkan. (Guru
menunjuk siswa yang ingin memberikan tanggapan).
Siswa 3
: Baiklah, di sini saya ingin menambahkan apa yang dijelaskan oleh
Berliana. Singkatnya debit itu kan sama dengan Luas penampang dikali
laju aliran air itu atau apa.. Berarti Q adalah A.v, berarti A berbanding
terbalik dengan v. Jadi, semakin besar A maka v semakin kecil dan jika vnya besar maka A semakin besar.Sekian dan terimakasih.
Siswa
: Salah gak tu yang terakhir.
Siswa 3
: Memang apa yang ku bilang?
Siswa
: Kamu bilang v besar A besar. Seharusnya kan A kecil.
Siswa 3
: Oh iya, maaf.
Siswa
: Iya, gak apa-apa.. gak apa-apa..
Guru
: Bagaimana yang lain?
Siswa
: Sudah...
Guru
: Sudah tidak ada yang ingin ditanyakan lagi?
Siswa
: Sudah...
Guru
: Baik, silahkan duduk kembali. (Guru mempersilahkan siswa B duduk
kembali).
Siswa
: Yey.... (Siswa memberikan tepuk tangan buat temannya).
Guru
: Nah, kemudian yang berikutnya soal yang nomor 1. Kalau kita lihat itu
mirip dengan soal nomor berapa?
Siswa
: Nomor 5.
Guru
: Mirip dengan nomor 5?
Siswa
: Iya.
Guru
: Mirip dengan yang nomor 3?
Siswa
: Iya.
Guru
: Iya, sekarang siapa yang mau menjawab? 1, 3, atau 5? Karena itu
soalnya mirip.
Siswa
: Nomor 5...
Guru
: Siapa yang mau menjawab soal nomor 5? Silahkan kelompok jawab soal
nomor 5.
(Siswa dari kelompok 5 menuliskan jawabannya di papan tulis).
Guru
: Sudah yang nomor 5? Sekarang saya beri kesempatan buat kelompok 8.
(Siswa dari kelompok 8 menuliskan jawabannya di papan tulis).
Guru
: Coba kita dengarkan penjelasan dari kelompok 8.
Siswa C : Dari rumusnya itu Q1=Q2+Q3. Posisi Q2 dan Q3 adalah percabangan dari
Q1. Jadi Q2 dan Q3 adalah pembagian dari Q1. Menurut teori kontitutitas..
Siswa
: Kontinuitas...

Siswa C

: Iya itu dah yang di papan bahwa debit aliran fluida selalu konstan.
Berarti karena Q2 dan Q3 adalah percabangan dari Q1, jadi Q1=Q2+Q3.
Ketika masukkan rumusnya.. Masukkan saja, A-nya itu berapa, v-nya itu
berapa. Masukkan ke rumus Q2+Q3. Q2=A2.v2 dan Q3=A3.v3. Nah, masuk..
masuk.. masuk.. masuk... Dapat ee,, segitu.. Ada yang mau ditambahkan
atau ada pertanyaan? Atau mau diulang?
Siswa
: Diulang...
Siswa C : Karena debit selalu konstan Q1=Q2+Q3. Terimakasih.
Siswa
: Yey (Siswa memberikan tepuk tangan buat temannya).
Guru
: Sudah. Ada lagi yang mau menambahkan?
Siswa
: Sudah...
Guru
: Kemudian soal nomor 4, kita pending dulu. Soal nomor 4 kita akan
bahas pada pertemuan selanjutnya. Sekarang silahkan kumpulkan dulu
hasil yang kalian diskusikan.
(Siswa mengumpulkan tugas tersebut kepada guru).
Guru
: Jadi dapat disimpulkan bahwa persamaan kontinuitas....
Siswa
: A.v atau sama dengan V/t (Jawaban serentak).
Guru
: Atau Q=V/t. Kemudian tadi yang kita kumpulkan ada yang baru bisa
membuat 3 pertanyaan. Silahkan beri tepuk tangan dulu.
Siswa
: (Siswa memberikan tepuk tangan).
Guru
: Tapi ada yang membuat 6 pertanyaan.
Siswa
: (Siswa memberikan tepuk tangan).
Guru
: Hasil penilaian yang saya berikan 1 ada yang membagi tugas atau 1 ada
menuliskan yang lain memikirkan begitu seterusnya. Mungkin disana
berikutnya bagaimana kalian bisa mengembangkan agar tekniknya lebih
bagus lagi. Silahkan beri tepuk tangan.
Siswa
: Yey (Siswa memberikan tepuk tangan).
Siswa C : Pada Asana. Ngaturang parama santih.
Siswa
: Om santih, santih, santih, om.
Guru
: Om santih, santih, santih, om.

Catatan Lapangan
1. Guru memberikan salam pembuka.
2. Guru melakukan absesnsi di awal pembelajaran, hanya mengecek dan menandatangani
jurnal pembelajaran di akhir kegiatan.
3. Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari.
4. Guru tidak menyampaikan indikator dan tujuan pembelajaran.
5. Guru memberikan apersepsi terkait materi pembelajaran dengan menyangkutkan dengan
kehidupan sehari-hari.
6. Guru menginstruksikan siswa untuk mempelajari materi pembelajaran yang terdapat
pada buku paket yang telah diberikan.
7. Guru mengintruksikan untuk membentuk kelompok kecil
8. Guru memberikan tugas kelompok untuk mencari permasalahan serta solusi dari
permasalahan tersebut terkait dengan materi fluida ideal dan persamaan kontinuitas.
9. Guru membacakan aturan dalam mengerjakan tugas kelompok tersebut.

10. Guru membimbing siswa dalam diskusi untuk mengerjakan tugas kelompok tersebut.
11. Guru mengakhiri sesi diskusi dan menginstruksikan perwakilan kelompok untuk menulis
pertanyaan yang sudah didiskusikan bersama kelompoknya.
12. Guru menginstruksikan siswa untuk mencocokan pertanyaan yang ditulis di papan
dengan hasil diskusi kelompoknya. Pertanyaan yang sama diberikan tanda lingkaran
pada nomor.
13. Guru memulai sesi tanya jawab.
14. Guru mengintruksikan masing-masing kelompok untuk menjelaskan jawaban dari
pertanyaan yang telah dituliskan di papan.
15. Guru membimbing siswa dalam sesi tanya-jawab. Namun, bimbingan yang dilakukan
tidak berjalan efektif.
16. Guru mengakhiri sesi tanya-jawab dan memberikan penghargaan kepada kelompok yang
mengumpulkan permasalahan serta solusi terbanyak dan memotivasi kelompok yang
mengumpulkan sedikit permasalahan untuk belajar dengan maksimal.
17. Guru menyimpulkan materi bersama siswa.
18. Guru memberikan tugas rumah untuk pertanyaan yang belum dibahas.
19. Guru menyampaikan rencana kegiatan pada pertemuan berikutnya.