Anda di halaman 1dari 2

Ilustrasi Perhitungan

Sukuk Negara Ritel


Investor X membeli SR di pasar perdana pada tanggal 04 Maret 2013 sebesar
Rp. 10.000.000,- dengan imbalan 9.00% per tahun dan tidak dijual sampai dengan
jatuh tempo pada 04 Maret 2016 (3 tahun/36 bulan). Hasil yang diperoleh adalah:
Imbalan per bulan (sebelum Pph 15%) 9.00%

x Rp 10.000.000 x 1/12 = Rp 75.000

Imbalan per bulan (setelah Pph 15%)

- (Rp 75.000 x 15%)

= Rp 63.750

x 36

= Rp 2.295.000

Rp 75.000

Pendapatan imbalan yang diperoleh


Rp 63.750
Investor X sampai dengan jatuh tempo
(3 tahun)
Prinsipal yang diterima Investor X
pada saat jatuh tempo

Rp 10.000.000 x 100%

= Rp 10.000.000

Total pendapatan yang diterima oleh


Investor X selama memegang SR

Rp 2.295.000 + Rp 10.000.000

= Rp 12.295.000

Investor Y membeli SR di pasar perdana pada tanggal 04 Maret 2013 sebesar


Rp. 10.000.000,- dengan imbalan 9,00% per tahun dan menjualnya pada tanggal
07 Maret 2014 atau setelah menyimpan SR tersebut selama 1 tahun + 3 hari. Harga
penjualan SR dipasar sekunder adalah 102%. Hasil yang diperoleh adalah:
Imbalan periode berjalan selama
3 hari (04 sd 07 Maret 2014;
sebelum Pph 15%)

3/31 x 9%

x Rp 10.000.000
x 1/12

= Rp 7.258.06

Imbalan periode berjalan selama


3 hari (04 sd 07 Maret 2014;
setelah Pph 15%)

Rp 7.258.06

- (Rp 7.258.06
x 15%)

= Rp 6.169.35

Imbalan per bulan (sebelum Pph 15%) 9.00%

x Rp 10.000.000 x 1/12 = Rp 75.000

Imbalan per bulan (setelah Pph 15%)

Rp 75.000

- (Rp 75.000 x 15%)

= Rp 63.750

Pendapatan imbalan yang diperoleh


Investor Y selama 1 tahun + 3 hari

Rp 6.169.35

+ (Rp 63.750 x 12)

= Rp 771.169.35

Prinsipal yang diterima Investor Y


pada saat menjual di pasar sekunder

Rp 10.000.000 x 102%

= Rp 10.200.000

Capital Gain (sebelum Pph 15%)

Rp10.200.000 - Rp 10.000.000

= Rp 200.000

Capital Gain (setelah Pph 15%)

Rp 200.000

Pendapatan yang diterima oleh


Investor Y selama memegang SR

Rp 771.169.35 + Rp 170.000

- (Rp 200.000 x 15%) = Rp 170.000

Total hasil penjualan di pasar sekunder Rp 941.169.35 + Rp 10.000.000

= Rp 941.169.35
= Rp 10.941.169.35

Investor Z membeli SR di pasar perdana pada tanggal 04 Maret 2013 sebesar


Rp. 10.000.000,- dengan imbalan 9,00% per tahun dan menjualnya pada tanggal
07 Maret 2014 atau setelah menyimpan SR tersebut selama 1 tahun + 3 hari. Harga
penjualan SR dipasar sekunder adalah 98%. Hasil yang diperoleh adalah :
Imbalan periode berjalan selama
3 hari (04 sd 07 Maret 2014;
sebelum Pph 15%)

3/31 x 9%

x Rp 10.000.000
x 1/12

Imbalan periode berjalan selama


3 hari (04 sd 07 Maret 2014;
setelah Pph 15%)

Rp 7.258.06

- (Rp 7.258.06 x 15%) = Rp 6.169.35

Imbalan per bulan (sebelum Pph 15%)

9.00%

x Rp 10.000.000 x 1/12 = Rp 75.000

Imbalan per bulan (setelah Pph 15%)

Rp 75.000

- (Rp 75.000 x 15%)

= Rp 63.750

Pendapatan imbalan yang diperoleh


Investor Z selama 1 tahun + 3 hari

Rp 6.169.35

+ (Rp 63.750 x 12)

= Rp 771.169.35

Prinsipal yang diterima Investor Z


pada saat menjual di pasar sekunder

Rp 10.000.000 x 98%

= Rp 9.800.000

Capital Loss(Tidak dikenakan pajak)

Rp 9.800.000 - Rp 10.000.000

= Rp (200.000)

Pendapatan yang diterima oleh


Investor Z selama memegang SR

Rp 771.169.35 + Rp (200.000)

= Rp 571.169.35

Total hasil penjualan di pasar sekunder Rp 571.169.35 + Rp 10.000.000

= Rp 7.258.06

= Rp10.571.169.35

PT Trimegah Securities Tbk


Gedung Artha Graha 18th & 19th Floor
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190, Indonesia
t.+62-21 2924 9088
+62-21 2924 9129 (Direct)
f. +62-21 515 4554
www.trimegah.com

KANTOR CABANG
Jakarta - Sudirman
Gedung Artha Graha 18th Floor
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190, Indonesia
t. +62-21 2924 9088
f. +62-21 2924 9164

Surabaya - Jl. Basuki Rachmat


Hotel Bumi Surabaya
Jl. Basuki Rachmat 106-128
Surabaya 60271, Indonesia
t. +62-31 532 2688
f. +62-31 546 7899

Jakarta - Mangga Dua


Wisma Eka Jiwa 3rd Floor
Jl. Arteri Mangga Dua Raya
Jakarta 10730, Indonesia
t. +62-21 625 7456
f. +62-21 625 7144

Solo
Jl. Slamet Riyadi No. 341
Solo 57142, Indonesia
t. +62-271 733 328
f. +62-271 733 311

Jakarta - Pluit
Ruko Pluit Village No. 1
Jl. Pluit Permai Raya
Jakarta 14440, Indonesia
t. +62-21 6660 1456
f. +62-21 6660 1443
Jakarta - Kelapa Gading
Rukan Boulevard Artha Gading
Blok A 7A No. 7, Jl. Boulevard Artha
Gading, Kelapa Gading
Jakarta 14240, Indonesia
t. +62-21 450 3345
f. +62-21 4585 6418
Jakarta - Puri Kencana
Kompleks Puri Niaga III
Jl. Puri Kencana Blok M8 No. 3E,
Kembangan
Jakarta 11610, Indonesia
t. +62-21 5830 3538
f. +62-21 5830 3547
Tangerang
Ruko ITC BSD Blok R No. 45-46
Jl. Pahlawan Seribu, Serpong
Tangerang 15322, Indonesia
t. +62-21 538 6700
f. +62-21 538 6767
Bandung
Wisma HSBC 3rd Floor
Jl. Asia Afrika No. 116
Bandung 40261, Indonesia
t. +62-22 426 7929
f. +62-21 426 7920 / 426 7921
Denpasar
Jl. Raya Puputan No. 108X, Renon
Denpasar 80235, Indonesia
t. +62-361 226 009
f. +62-361 248 960
Semarang
Jl. MH. Thamrin No. 112
Semarang 50134, Indonesia
t. +62-24 845 2333
f. +62-24 845 3989
Surabaya - Jl. Mayjen. Sungkono
Gedung Calindo 1st Floor
Jl. Mayjen. Sungkono No. 121
Surabaya 60189, Indonesia
t. +62-31 562 3720
f. +62-31 562 3765

Malang
Jl. Pahlawan Trip No. 23 B-2
Malang 65112, Indonesia
t. +62-341 589 888
f. +62-341 561 959
Medan
Jl. Diponegoro No. 14F
Medan 20152, Indonesia
t. +62-61 452 0336
f. +62-61 452 0335 / 452 0337
Makassar
Jl. Dr. Ratulangi 124
Makassar 90125, Indonesia
t. +62-411 850 222
f. +62-411 870 861
Pekanbaru
Gedung Graha Sucofindo Ground Floor
Jl. Jend. A. Yani No. 79
Pekanbaru 28155, Indonesia
t. +62-761 859 710
f. +62-761 859 701
Palembang
Jl. Angkatan 45 Blok H No. 21
Palembang 30137, Indonesia
t. +62-711 377 738
f. +62-711 377 877
Balikpapan
Jl. MT. Haryono No. 50
Balikpapan 76114, Indonesia
t. +62-542 743 839
f. +62-542 743 855
Cirebon
Komplek Ruko Cirebon Super Blok (CSB)
Kav. Gold Sunset No. 6
Jl. Dr. Cipto Mangunkusumo No. 71
Cirebon 45131, Indonesia
t. +62-231 829 1155
f. +62-231 829 1187 / 829 1088
Yogyakarta
Pacific Building 2nd Floor Suite 206
Jl. Laksda Adi Sucipto 157
Yogyakarta 55281, Indonesia
t. +62-274 589 999
f. +62-274 589 998

Sukuk Negara Ritel SR-006


Investasi berbasis syariah, aman dan
menguntungkan sekaligus mewujudkan
cita-cita Anak Bangsa

Sekilas Tentang
Sukuk Negara Ritel

4. Mudah, prosedur pembelian dan penjualan yang mudah


dan transparan di pasar sekunder (melalui mekanisme bursa
ataupun luar bursa dan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia).

Sukuk Negara Ritel adalah Surat Berharga Negara yang


diterbitkan berdasarkan prinsip syariah, dan dijual kepada
individu atau perseorangan Warga Negara Indonesia melalui
Agen Penjual di Pasar Perdana. Sukuk Negara Ritel memiliki
imbalan tetap yang dibayarkan setiap bulan.

5. P
 artisipasi, berperan aktif
pembangunan nasional.

secara

langsung

dalam

6. Likuid, Trimegah sebagai agen penjual senantiasa


menyediakan kuotasi harga beli (bid price) dan harga jual
(offer price) yang dapat dieksekusi oleh nasabah.
7. D
 apat dijaminkan, sebagai jaminan dalam rangka transaksi efek.

Dasar Hukum
Undang-Undang No.19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga
Syariah Negara.

8. P
 rinsip Syariah, memberikan akses kepada investor untuk
berpartisipasi dalam aktivitas pasar keuangan dengan cara
dan metode yang tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip
syariah.

Peraturan Pemerintah No. 56 Tahun 2008 tentang


Perusahaan Penerbit SBSN.

Risiko Investasi Pada Sukuk Ritel

Peraturan Pemerintah No. 56 Tahun 2011 tentang


Pembiayaan Proyek melalui Penerbitan Surat Berharga
Syariah Negara.

Pada prinsipnya investasi pada Sukuk Negara Ritel adalah


investasi yang bebas terhadap risiko gagal bayar.

Peraturan Pemerintah No. 57 Tahun 2008 tentang


Pendirian Perusahaan Penerbit Surat Berharga Syariah
Negara Indonesia.
Trimegah Sukuk Negara Ritel adalah layanan komprehensif
penjualan Sukuk Negara Ritel oleh Trimegah mulai dari
pemesanan Sukuk Negara Ritel di pasar perdana hingga
transaksi di pasar sekunder.

Keuntungan Investasi
pada Sukuk Negara Ritel
1. Aman, dijamin oleh Negara sesuai dengan UU No. 19 Tahun
2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara dan UU APBN,
dimana setiap bulannya pemerintah wajib membayar imbalan
serta membayar pokok pada saat Surat Berharga Syariah
Negara tersebut jatuh tempo.
2. I mbalan, jumlah tetap (Fixed Coupon) sampai jatuh tempo
yang akan dibayarkan setiap bulan.
3. Profit, berpotensi memperoleh keuntungan atas kenaikan
harga (capital gain) di perdagangan Pasar Sekunder.

Risiko Pasar, berupa capital loss (kerugian atas pokok) yang


terjadi akibat harga jual yang lebih rendah dibandingkan
harga beli, dimana resiko tersebut dapat dihindari dengan
memegang obligasi sampai dengan jatuh tempo atau tidak
menjual obligasi tersebut pada saat harga jual lebih rendah
daripada harga belinya.
Risiko likuiditas adalah potensi kerugian apabila pemilik
Sukuk Negara Ritel yang memerlukan dana tunai
mengalami kesulitan dalam menjual Sukuk Negara Ritel
pada harga pasar yang wajar. Risiko tersebut dapat dihindari
dengan tersedianya kuotasi harga beli dari agen penjual,
dan fasilitas penjaminan dari agen penjual.

Keunggulan Trimegah
Sukuk Negara Ritel
A. Pasar Perdana

a. Bebas biaya pembukaan rekening surat berharga.


b. Bebas biaya penyimpanan sampai dengan jatuh tempo.
c. Bebas biaya transfer* untuk pembayaran imbalan dan pokok.
d. Riset yang aktual, tajam dan terpercaya.
e. Hadiah langsung.

*khusus untuk rekening bank-bank tertentu

B. Pasar Sekunder

Kemudahan dalam bertransaksi melalui mekanisme


bursa atau di luar bursa. Trimegah berkomitmen untuk
memberikan kuotasi harga beli (bid price) dan harga jual
(offer price) yang dapat dieksekusi oleh nasabah.
Bebas biaya administrasi.
Nasabah akan mendapatkan laporan akun bulanan.

Prosedur Pemesanan
Pasar Perdana Sukuk Negara Ritel
1. Membuka rekening bank untuk pembayaran imbalan dan
pokok Sukuk Negara Ritel serta membuka rekening efek di
Trimegah (partisipan sub-registry)
2. 
Mengisi formulir pemesanan dari Trimegah dengan
melampirkan fotokopi KTP sebanyak 3 (tiga) lembar yang
masih berlaku.
3. Menyetor dana ke rekening bank khusus Sukuk Negara
Ritel milik Trimegah di BCA dan menyampaikan bukti
setor dana yang disertai catatan nama nasabah kepada
Trimegah sesuai jumlah pesanan.

Mekanisme Pembayaran Imbalan


Pembayaran imbalan dilakukan oleh Pemerintah melalui
Bank Indonesia sebagai Agen Pembayar SBSN. Bank
Indonesia akan melaksanakan pembayaran Imbalan Sukuk
Negara Ritel pada setiap tanggal pembayaran imbalan
kepada Pemilik Sukuk Negara Ritel yang tercatat pada
Tanggal Pencatatan Kepemilikan (record date), yaitu dalam
rekening efek pada Sub-registry 2 (dua) Hari Kerja sebelum
tanggal pembayaran imbalan dengan mengkredit rekening
dana Pemilik Sukuk Negara Ritel.
DISCLAIMER
BROSUR INI HANYA SEBAGAI SARANA INFORMASI MENGENAI SUKUK
NEGARA RITEL DAN TIDAK DIMAKSUDKAN SEBAGAI PENAWARAN RESMI
UNTUK MEMBELI.
PELAJARI TERLEBIH DAHULU SELURUH INFORMASI MENGENAI PENAWARAN
SUKUK NEGARA RITEL SECARA SEKSAMA SEBELUM MELAKUKAN INVESTASI.
KEPUTUSAN UNTUK MEMBELI SUKUK NEGARA RITEL INI HENDAKNYA
DISESUAIKAN DENGAN KEBUTUHAN INVESTASI DAN TINGKAT PREFERENSI
ANDA TERHADAP RISIKO INVESTASI.