Anda di halaman 1dari 3

Iman Yang Menyelamatkan

Roma 5 : 21
Supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demekian kasih karunia akan berkuasa
oleh kebenaran untuk hidup yang kekal, oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.

A. Pengertian iman
Definisi iman dalam Alkitab yaitu ;
Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu
yang tidak kita lihat. (Ibrani 11 : 1)
Ayat ini mengungkapkan dua hal tentang iman, pertama iman adalah dasar/inti dari segala
sesuatu yang kita harapkan. Dan kedua bukti/keyakinan dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.
Dengan demikian iman mengacu kepada dua realita kekal yang tidak kelihatan. Yaitu Allah dan
FimanNya.
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh fiman Kristus. (Roma 10 : 17)
Iman adalah keteguhan hati dan kepercayaan kepada Allah

B. Obyek iman yang menyelamatkan adalah Yesus Kristus


Iman harus mempunyai satu obyek. Kuasa iman terletak pada obyeknya yaitu Yesus Kristus.
Saudara dapat percaya dengan segenap hati, jiwa dan akal budi, tetapi jika iman saudara tertuju
pada obyek yang salah, saudara hanya membuang-buang waktu saja.
Jadi iman yang menyelamatkan adalah iman yang berasal dari fiman Allah dan obyeknya
adalah Yesus Kristus.

Bagaimana cara kita mempunyai iman yang benar?


1. Membaca, mendengar dan melakukan firman Tuhan. (Roma 10 : 17)
2. Bergaul dekat dengan Allah,dalam arti melalui Ibadah kita.
Manfaat mempunyai iman yang benar
1. Diselamatkan
2. Memampukan kita tetap pada jalan Tuhan
3. Membuat kita tetap kuat dan semakin kuat dalam menghadapi situasi sulit

C. Iman yang menyelamatkan


Iman yang menyelamatkan adalah iman yang ditujukan kepada Yesus Kristus, bukan kepada
Allah yang lain atau dewa tertentu. Iman yang percaya bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan
Juruselamatnya secara pribadi. Di dalam dunia ini, ada banyak ajaran dan tokoh agama yang
menawarkan jalan keselamatan. Tetapi tidak ada satu pun dari ajaran tersebut atau tokoh agama
itu yang berani berkata seperti yang Yesus katakan di dalam Yohanes 14:6, Kata Yesus
kepadanya: Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada
Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Iman yang menyelamatkan mempunyai pengertian bahwa keselamatan itu adalah sepenuhnya
Karya Allah di dalam Yesus Kristus yang bersedia mati di kayu salib untuk mendamaikan
perseteruan antara manusia dengan Allah. Sejak manusia jatuh dalam dosa, maka ada jurang
pemisah yang tidak terseberangi antara manusia berdosa dengan Allah yang suci. Tetapi dengan
kematian Yesus di atas kayu salib, Dia telah memberi jalan kepada manusia untuk berdamai
kembali dengan Allah, seperti yang tertulis di dalam Roma 5:10, Sebab jikalau kita, ketika
masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang
sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!.

Iman yang menyelamatkan memberitahukan kepada kita bahwa segala usaha dan pekerjaan
yang kita lakukan untuk mentaati semua peraturan yang ada supaya diselamatkan adalah kesiasiaan dan usaha menjaring angin. Tidak ada manusia yang sanggup berbuat baik secara terusmenerus selama hidupnya sehingga menjadi sombong dan merasa layak untuk diselamatkan.
Bahkan Firman Tuhan dengan jelas memberikan pernyataan seperti yang terdapat di dalam Roma
3:12, Semua orang telah menyeleweng, mereka semua tidak berguna, tidak ada yang berbuat
baik, seorangpun tidak.
Berdasarkan Firman Tuhan, kita tetap harus berbuat baik. Efesus 2:10, Karena kita ini
buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang
dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya. Kepercayaan lain
mengajarkan manusia untuk berbuat baik, supaya diselamatkan; tetapi orang Kristen harus
berbuat baik, karena sudah diselamatkan. Iman yang ditujukan kepada Yesus Kristus-lah yang
menyelamatkan.
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya
kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab
ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup. Yohanes 5:24