Anda di halaman 1dari 12

RESPIROLOGI ANAK

TUJUAN CABANG ILMU:


1. Fisiologi respirasi
2. Infeksi respiratorik
a. Infeksi sistem respiratorik atas & adneksa
Rinitis
Faringitis
Tonsilitis
Sinusitis
Otitis media
b. Infeksi sistem respiratorik bawah
Epiglotitis
Laringitis & Croup syndrome
Bronkitis
Bronkiolitis
Pneumonia
3. Asma
4. Tuberkulosis
5. Keadaan respiratorik khusus:
Pneumotoraks & pneumomediastinum
Aspirasi
Efusi pleura
Empyema torasis
Emfisema
Atelektasis
Bronkiektasis
Gagal napas
6. Lain-lain:
Kelainan sistem respiratorik bawaan
Infeksi perinatal
Refluks gastro esofagus
Tumor sistem respiratorik
Sindrom apnu tidur obstruktif (obstructive sleep apnea
syndrome)
Gangguan respiratorik akibat gangguan sistem organ lain
Cor pulmonale
Resusitasi jantung paru

TIU TPK
1. FISIOLOGI RESPIRASI
Tujuan Instruksional Umum
Memahami dasar-dasar anatomi dan fisiologi respirasi
Tujuan Perilaku Khusus
Menyebutkan definisi respirasi (C1)
Menyebutkan bagian-bagian dari sistem respiratorik atas dan adneksanya
(C1)
Menyebutkan bagian-bagian dari sistem respiratorik bawah (C1)
Menyebutkan 3 unsur fisiologi respirasi (C1)
Menjelaskan pengertian ventilasi, difusi, dan perfusi (C2)
2. RINITIS, FARINGITIS, TONSILITIS
Tujuan Instruksional Umum
Mampu mendiagnosis dan mengelola rinitis, faringitis, tonsilitis
Tujuan Perilaku Khusus
Menyebutkan definisi (C1)
Menyebutkan paling sedikit 3 penyebab yang paling sering (C1)
Menyusun anamnesis (C3) A
Mengidentifikasi 4 kelainan fisis (C3) P3
Mengobati secara medikamentosa (C3)
Menemukan paling sedikit 2 komplikasi (C3)
3. SINUSITIS
Tujuan Instruksional Umum
Mampu mendiagnosis dan mengelola sinusitis
Tujuan Perilaku Khusus
Menyebutkan definisi (C1)
Menyebutkan gejala sinusitis (C2)
Menjelaskan patofisiologi sinusitis (C3)
Menentukan diagnosis sinusitis (C3) P3
Mengobati secara medikamentosa (C3)
Menentukan sekurangnya 2 komplikasi (C2)
4. OTITIS MEDIA
Tujuan Instruksional Umum
Mampu mendiagnosis dan mengelola otitis media akut
2

Tujuan Perilaku Khusus


Menyebutkan definisi (C1)
Menyebutkan paling sedikit 3 penyebab yang paling sering (C1)
Menjelaskan patogenesis (C2)
Menyusun anamnesis (C3) A
Mengidentifikasi 5 kelainan fisis (C3) P3
Mengobati secara medikamentosa (C3)
Menemukan paling sedikit 3 komplikasi (C3)
Menentukan kasus rujukan (C3)
5. EPIGLOTITIS
Tujuan Instruksional Umum
Mampu mendiagnosis dan mengelola epiglotitis akut
Tujuan Perilaku Khusus
Menyebutkan definisi (C1)
Menyebutkan etiologi tersering (C1)
Menyusun anamnesis (C3) P3
Mengobati secara medikamentosa (C3)
Mampu mengenali kegawatdaruratan epiglotitis (C3) P3
6. LARINGITIS AKUT & CROUP SYNDROME
Tujuan Instruksional Umum
Mampu mendiagnosis dan mengelola laringitis akut & sindrom croup
Tujuan Perilaku Khusus
Menyebutkan definisi (C1)
Menerangkan patogenesis terjadinya penyumbatan saluran respiratorik
atas (C2)
Menyebutkan 5 gejala obstruksi saluran respiratorik (C1)
Menyusun anamnesis (C3) A
Mengidentifikasi 6 kelainan fisis (C3) P3
Mengobati secara medikamentosa (C3)
Menentukan kasus rujukan (C3)
7. BRONKITIS
Tujuan Instruksional Umum
Mampu mendiagnosis dan mengelola bronkitis akut
Tujuan Perilaku Khusus
Menyebutkan definisi bronkitis akut (C1)
Menyebutkan dasar penyebab bronkitis akut (C1)
Menerangkan patogenesis bronkitis akut (C2)
3

Menyebutkan 5 faktor predisposisi bronkitis akut (C1)


Menyusun anamnesis bronkitis akut (C3) A
Menjelaskan pengertian istilah bronkitis kronik (C3)
Menemukan kelainan fisis bronkitis akut (C3)
Menyebutkan komplikasi bronkitis akut (C1)
Menjelaskan prinsip perawatan (C1)
Memberikan terapi medikamentosa (C3)

8. BRONKIOLITIS
Tujuan Instruksional Umum
Mampu mendiagnosis dan mengelola bronkiolitis serta menanggulangi
komplikasinya
Tujuan Perilaku Khusus
Menyebutkan penyebab tersering(C1)
Menjelaskan patofisiologi (C2)
Menyusun anamnesis (C3) A
Mengidentifikasi kelainan fisis yang khas (C3)
Menginterpretasi kelainan foto Rontgen toraks (C3)
Menentukan aspek terapi nonmedikamentosa (C3)
Mengobati bronkiolitis secara simtomatis (C3)
Mengenal 4 komplikasi (C3)
Mengobati komplikasi tersebut di atas (C3)
Meramalkan prognosis (C3)
9. PNEUMONIA
Tujuan Instruksional Umum
Mampu mendiagnosis dan mengelola pneumonia serta menanggulangi
komplikasinya
Tujuan Perilaku Khusus
Menyebut 6 golongan penyebab (C1)
Menjelaskan patofisiologi (C2)
Menyusun anamnesis (C3) A
Mengidentifikasi kelainan fisik yang khas (C3)
Menginterpretasi kelainan foto Rntgen toraks (C3)
Menentukan antibiotik untuk pneumonia (C3)
Menentukan aspek terapi nonmedikamentosa (C3)
Menentukan kasus yang harus dikirim ke rumah sakit (C3)
Mengenal 4 komplikasi (C3)
Mengobati komplikasi tersebut di atas (C3)
Meramalkan prognosis (C3)
Menyebutkan definisi pneumonia nosokomial / hospital acquired
pneumonia (C1)

Tujuan Instruksional Umum


Mampu mendiagnosis pneumonia dan bukan pneumonia dalam program ISPA
Depkes serta mampu menanggulanginya
Tujuan Perilaku Khusus
Menyebutkan definisi ISPA Depkes (C1)
Menyebutkan 2 tanda klinis penting pneumonia (C1)
Menyebutkan 3 macam klasifikasi pneumonia dalam program ISPA Depkes
(C1)
Menyebutkan kriteria untuk masing-masing klasifikasi pneumonia di atas
(C2)
Menentukan kasus yang harus dirujuk ke rumah sakit (C2)
10.

ASMA

Tujuan Instruksional Umum


Memahami dasar-dasar asma
Tujuan Perilaku Khusus
Menyebutkan konsep definisi asma lama (C1)
Menyebutkan konsep definisi asma baru (C1)
Menyebutkan 2 jenis tatalaksana asma (C1)
Menjelaskan patogenesis asma (C3)
Tujuan Instruksional Umum
Mampu mendiagnosis dan menentukan derajat penyakit asma
Tujuan Perilaku Khusus
Menyusun anamnesis terarah ke diagnosis asma (C3) A
Menyebutkan derajat penyakit asma menurut Konsensus Nasional Asma
Anak (C1)
Menentukan derajat penyakit asma (C2)
Tujuan Instruksional Umum
Mampu mengelola asma secara jangka panjang
Tujuan Perilaku Khusus
Menyebutkan 2 kelompok obat asma (C1)
Menjelaskan pengertian dan fungsi kedua jenis obat asma (C2)
Menyebutkan 2 jenis obat pereda / obat serangan (reliever) (C1)
Menyebutkan 2 jenis obat pengendali (controller) (C1)
Menentukan terapi medikamentosa jangka panjang untuk tiap derajat
penyakit asma (C3, P3)
Menyebutkan sekurangnya 5 faktor pencetus asma (C1)
Melakukan KIE asma untuk pasien / keluarga (C3, P3) A
Menentukan prognosis asma secara jangka panjang (C2)
Tujuan Instruksional Umum
Mampu mendiagnosis dan mengelola serangan asma
5

Tujuan Perilaku Khusus


Menyusun anamnesis (C3) A
Menemukan 5 tanda klinis serangan asma (C3)
Menjelaskan patofisiologi serangan asma (C2)
Menyebutkan derajat serangan asma menurut Konsensus Nasional Asma
Anak (C1)
Menentukan derajat serangan asma (C2)
Menentukan 3 hal yang berperan dalam tercetusnya serangan asma (C2)
Menentukan terapi medikamentosa untuk tiap derajat serangan asma (C3,
P3)
Menentukan aspek terapi nonmedikamentosa (C3)
Menerangkan sekurangnya 3 komplikasi serangan asma (C3)
Menentukan keadaan yang harus dirujuk (C3)

11.

TUBERKULOSIS

Tujuan Instruksional Umum


Memahami dasar-dasar penyakit tuberkulosis (C1)
Tujuan Perilaku Khusus
Menyebutkan penyebab (C1)
Menyebutkan cara penularannya (C1)
Menjelaskan pengertian infeksi tuberkulosis (C2)
Menyebutkan 3 faktor predisposisi terjadinya penyakit (C1)
Menjelaskan pengertian sakit tuberkulosis (C2)
Menjelaskan patogenesis penyakit tuberkulosis (C3)
Menerangkan Wallgren time table (C2)
Menjelaskan dasar uji tuberkulin (C1)
Menyebutkan semua cara uji tuberkulin (C1)
Memilih cara uji tuberkulin yang terbaik untuk dapat dipakai membantu
menegakkan diagnosis tuberkulosis (C1)
Menyebutkan semua jenis uji tuberkulin (C1)
Memilih jenis uji tuberkulin yang terbaik untuk dipakai membantu
menegakkan diagnosis tuberkulosis (C2)
Tujuan Instruksional Umum
Mampu menegakkan diagnosis tuberkulosis
Tujuan Perilaku Khusus
Menginterpretasikan hasil tuberkulin (C3)
Menyusun anamnesis yang terarah pada penyakit tuberkulosis pulmonal
(C3) A
Mengenal 5 tanda tuberkulosis pulmonal (C3)
Menyusun anamnesia yang terarah pada pleuritis tuberkulosis (C3) A
Mengenal 5 tanda klinis pleuritis tuberkulosis (C3)
Menyusun anamnesis yang terarah pada meningitis tuberkulosis (C3) A
Mengenal 4 tanda klinis meningitis tuberkulosis (C3)
6

Menyusun anamnesis yang terarah pada tuberkulosis tulang (C3) A


Mengenal 3 gejala klinis tuberkulosis kelenjar (C3)
Menyusun anamnesis yang terarah pada tuberkulosis kelenjar (C3) A
Mengenal 3 gejala klinis tuberkulosis kelenjar (C3)
Menyebutkan 5 pemeriksaan tambahan untuk diagnosis tuberkulosis (C1)
Memilih pemeriksaan tambahan yang tersebut di atas dengan tepat untuk
menegakkan diagnosis tuberkulosis (C3)
Menginterpretasikan hasil pemeriksaan tambahan tersebut untuk
menegakkan diagnosis (C3)

Tujuan Instruksional Umum


Mampu melaksanakan tindakan pengobatan/perawatan
Tujuan Perilaku Khusus
Menjelaskan cara perawatan untuk masing-masing bentuk penyakit
tuberkulosis (C1)
Menyebutkan sekurangnya 3 dari 5 macam obat yang termasuk primary
drug / first line drug (C1)
Menyebutkan 3 macam obat yang termasuk secondary drug / second line
drug (C1)
Mengobati masing-masing bentuk penyakit tuberkulosis dengan primary
drugs (C3)
Menyebutkan 5 indikasi pemakaian kortikosteroid (C1)
Mengobati kelima indikasi tersebut di atas dengan kortikosteroid (C3)
Menyebutkan 5 indikasi untuk tindakan pembedahan (C1)
Menilai hasil pengobatan tuberkulosis (C3)
Meramalkan prognosis (C3)
Tujuan Instruksional Umum
Mampu melaksanan tindakan pencegahan
Tujuan Perilaku Khusus
Menyebutkan 2 cara tindakan pencegahan (C1)
Memilih tindakan pencegahan yang tepat (C3)
Menerangkan arti kemoprofilaksis primer (C2)
Menerangkan arti kemoprofilaksis sekunder (C2)
Menjelaskan dasar vaksinasi BCG (C2)
Melakukan vaksinasi BCG (P3) A
Mengetahui program nasional penanganan tuberkulosis anak (C1)
12.

PNEUMOTORAKS, PNEUMOMEDIASTINUM

Tujuan Instruksional Umum


Mengenal pneumotoraks
Tujuan Perilaku Khusus
Menyebutkan definisi (C1)
Menerangkan patogenesis (C2)
Menyebutkan 3 jenis (C1)
Menerangkan komplikasi (C2)
7

Menyusun anamnesis (C3) A


Menemukan 4 gejala (C3) P3
Menerangkan kelainan radiologis (C2)
Menyebutkan indikasi tindakan darurat (C1)
Menyebutkan tindakan darurat (C1)
Menjelaskan 2 prinsip pengobatan (C2)
Menyebutkan 4 indikasi tindakan operatif (C1)

Tujuan Instruksional Umum


Mengenal pneumomediastinum
Tujuan Perilaku Khusus
Menyebutkan definisi (C1)
Menerangkan patogenesis (C2)
Menyebutkan 3 jenis (C1)
Menerangkan komplikasi (C2)
Menyusun anamnesis (C3) A
Menemukan 4 gejala (C3) P3
Menerangkan kelainan radiologis (C2)
Menyebutkan indikasi tindakan darurat (C1)
Menyebutkan tindakan darurat (C1)
Menjelaskan 2 prinsip pengobatan (C2)
Menyebutkan 4 indikasi tindakan operatif (C1)
13.

ASPIRASI

Tujuan Instruksional Umum


Mampu mendiagnosis dan mengelola aspirasi paru
Tujuan Perilaku Khusus
Menyebutkan tanda dan gejala aspirasi paru (C2)
Menyebutkan faktor predisposisi terjadinya aspirasi (C2)
Menjelaskan 2 prinsip terapi aspirasi (C2)
Menentukan kasus aspirasi yang harus dirujuk (C2)
14.

EFUSI PLEURA

Tujuan Instruksional Umum


Memahami dasar-dasar efusi pleura
Tujuan Perilaku Khusus
Menyebutkan 2 jenis cairan efusi pleura (C1)
Menyebutkan 3 tanda dan perbedaan dari kedua jenis cairan efusi (C2)
Menyebutkan penyakit / keadaan yang menyebabkan timbulnya cairan
transudat (C2)
Menyebutkan penyakit / keadaan yang menyebabkan timbulnya cairan
eksudat C2)
Menerangkan patogenesis efusi pleura (C3)
8

Menerangkan patofisiologi efusi pleura (C3)


Menyebutkan 2 faktor predisposisi terjadinya efusi pleura (C1)

Tujuan Instruksional Umum


Mampu menegakkan diagnosis efusi pleura
Tujuan Perilaku Khusus
Menyusun anamnesis yang terarah (C3)
Menemukan 5 tanda-tanda klinis (C3)
Menyebutkan 2 indikasi pungsi pleura (C1)
Melakukan pungsi pleura dengan baik (P3) A
Menginterpretasi punktat yang keluar (C3)
15.

EMPIEMA TORASIS

Tujuan Instruksional Umum


Memahami dasar-dasar empiema torasis
Tujuan Perilaku Khusus
Menerangkan patogenesis (C2)
Menjelaskan perjalanan penyakit (C2)
Menyebutkan 2 faktor predisposisi (C1)
Menyebutkan 4 jenis kuman yang sering merupakan penyebab (C1)
Tujuan Instruksional Umum
Mampu menegakkan diagnosis empiema torasis
Tujuan Perilaku Khusus
Menyusun anamnesis yang terarah (C3)
Menemukan 5 tanda-tanda klinis (C3)
Menyebutkan 2 indikasi pungsi pleura (C1)
Melakukan pungsi pleura dengan baik (P3) A
Menginterpretasi punktat yang keluar (C3)
Tujuan Instruksional Umum
Mampu melakukan terapi dan perawatan empiema torasis
Tujuan Perilaku Khusus
Menjelaskan tindakan perawatan empiema torasis (C2)
Mengobati sesuai dengan kuman penyebabnya (C3)
Menyebutkan 3 cara pengeluaran pus (C1)
Memilih cara yang sesuai untuk mengeluarkan pus (C3)
Melakukan fisioterapi (P3)
Melakukan tindak lanjut (C3)
Menyebutkan 2 indikasi ulangan foto toraks (C1)
16.

EMFISEMA
9

Tujuan Instruksional Umum


Mengenal dan mengetahui pengobatan emfisema
Tujuan Perilaku Khusus
Menyebutkan definisi (C1)
Menyebutkan 3 bentuk (C1)
Menjelaskan patogenesis (C2)
Menyebutkan 3 macam komplikasi (C1)
Menyusun anamnesis (C3) A
Menemukan 4 gejala klinis (C3) P3
Menyebutkan kelainan radiologik (C1)
Menjelaskan perawatan (C2)
Menyebutkan cara pengobatan (C1)
Tujuan Instruksional Umum
Mengenal Pneumomediastinum
Tujuan Perilaku Khusus
Menyebutkan definisi (C1)
Menjelaskan patogenesis (C2)
Menerangkan kelainan radiologik (C2)
Menyebutkan 3 gejala pneumomediastinum (C1)
Menyebutkan indikasi darurat (C1)
Menjelaskan prinsip perawatan (C2)
Menyebutkan tindakan darurat (C1)
17.

ATELEKTASIS

Tujuan Instruksional Umum


Mengenal dan dapat mengelola atelektasis
Tujuan Perilaku Khusus
Menyebutkan definisi (C1)
Menyebutkan 2 macam atelektasis (C1)
Menyebutkan 3 faktor terjadinya atelektasis (C1)
Menyebutkan 3 faktor predisposisi (C1)
Menerangkan patogenesis (C2)
Menyusun Anamnesis (C3) A
Menemukan 2 gejala klinis (C3) P3
Menyebutkan cara untuk menegakkan diagnosis (C1)
Menyebutkan 2 indikasi bronkoskopi (C1)
Menyebutkan komplikasi (C1)
Menjelaskan cara perawatan (C2)
Mengobati atelektasis secara medikamentosa (C3)
18.

BRONKIEKTASIS

Tujuan Instruksional Umum


Mengenal dan dapat mengelola bronkiektasis
10

Tujuan Perilaku Khusus


Menyebutkan definisi (C1)
Menyebutkan 2 macam bronkiektasis (C1)
Menyebutkan 3 bentuk anatomi (C1)
Menyebutkan 2 faktor predisposisi (C1)
Menerangkan patogenesis (C2)
Menyebutkan sindrom Kartagener (C1)
Menyusun anamnesis (C3) A
Menemukan 3 gejala klinik (C3) P5
Menjelaskan cara untuk menegakkan diagnosis (C2)
Menjelaskan cara perawatan (C2)
Mengobati secara medikamentosa (C3)
Menyebutkan 3 indikasi operatif (C1)
19.

GAGAL NAPAS

Tujuan Instruksional Umum


Mengenal gagal napas
Tujuan Perilaku Khusus
Menyebutkan definisi (C1)
Menerangkan fisiologi respirasi (C2)
Menyebutkan 3 faktor penyebab (C1)
Menyebutkan 4 gejala (C1)
20.

KELAINAN SISTEM RESPIRATORIK BAWAAN

Tujuan Instruksional Umum


Mengenal beberapa jenis kelainan bawaan yang sering dijumpai
Tujuan Perilaku Khusus
Menyebutkan sekurangnya 3 kelainan sistem respiratorik bawaan (C1)
Menyebutkan tanda-tanda klinis penyakit membran hialin (C2)
Menyebutkan tanda-tanda klinis laringo/trakeomalasia (C2)
Menyebutkan tanda-tanda klinis hernia diafragmatika (C2)
21.

INFEKSI RESPIRATORIK PERINATAL

Tujuan Instruksional Umum


Mengenal pneumonia pada neonatus
Tujuan Perilaku Khusus
Mengenal tanda dan gejala pneumonia pada neonatus (C2)
Menyebutkan etiologi tersering pneumonia pada neonatus (C1)

11

22.

RESUSITASI KARDIOPULMONER

Tujuan Instruksional Umum


Dapat melakukan tindakan resusitasi kardiopulmoner pada bayi/anak dengan
henti kardiopulmoner
Tujuan Perilaku Khusus
Menyebutkan definisi henti kardiopulmoner (C1)
Menyebutkan paling sedikit 3 macam keadaan yang dapat menyebabkan
terhentinya pernapasan dan aliran darah (C1)
Menyebutkan 3 macam perubahan fisiologik yang terjadi pada henti
kardiopulmoner (C1)
Menjelaskan akibat perubahan fisiologik tersebut di atas (C2)
Mengidentifikasi 2 tanda-tanda klinis pada henti kardiopulmoner (C3)
Melakukan pernapasan buatan dengan fasilitas yang ada (P3)
Melakukan pijaran jantung dari luar (P3)
Menjelaskan sekurang-kurangnya 4 persyaratan transportasi minimal pada
henti kardiopulmoner (C2)
Menentukan tempat rujuan (C3)

12