Anda di halaman 1dari 4

TIU TPK KARDIOLOGI

Cara pengenalan penyakit jantung anak


Tujuan Instruksional Umum
Mengenal kemungkinan adanya penyakit jantung pada anak secara dini; menghindari over diagnosed mengetahui
tindakan-tindakan yang tepat yang diperlukan pada penyakit tertentu atau pada tingkat tertentu.
Tujuan Perilaku Khusus
Menyebutkan distribusi penyakit jantung anak berdasarkan umur (C1) (III-IV)
Menyebutkan insiden tertinggi dari penyakit jantung bawaan (C1) (III-IV)
Menyebutkan insiden tertinggi dari penyakit jantung didapat (C1) (III-IV)
Menyebutkan 6 keluhan-keluhan dalam anamnesis yang mencurigakan adanya penyakit jantung (C1) (IV-V)
Menyebutkan 3 kelainan-kelainan ekstra cardial yang ada hubungannya dengan penyakit jantung pada anak (C1)
(III-IV)
Menyebutkan kelainan pemeriksaan nadi dan tekanan darah sehubungan dengan ada tidaknya penyakit jantung anak
(C1) (IV-V)
Menyebutkan kelainan-kelainan pada pemeriksaan dada yang mencurigakan terhadap kemungkinan adanya
penyakit jantung (C1) (IV-V)
Menyebutkan 8 hal yang harus diperhatikan pada auskultasi jantung (C1) (III-IV)
Menyebutkan definisi bising jantung organik (C1) (IV-V)
Menyebutkan definisi bising jantung fungsional (C1) (IV-V)
Menyebutkan beberapa macam derajat bising jantung berdasarkan Leatham (C1) (IV-V)
Menyebutkan perbedaan bising yang inosen dari yang patologik (C1) (IV-V)
Menyebutkan 4 hal yang diperhatikan pada anak dengan sianosis (C1) (IV-V)
Menyebutkan 3 macam cara pemeriksaan radiologik untuk membantu atau menentukan diagnosis (C1) (IV-V)
Menyebutkan 4 hal yang perlu diperhatikan pada pemeriksaan radiologik anak dengan penyakit jantung (C1)
(IV-V)
Menyebutkan 4 dasar diagnosis klinik jantung anak (C1) (IV-V)
Menyebutkan 4 macam klasifikasi penyakit jantung pada anak serta menyebutkan masing-masing contohnya (C1)
(IV-V)
Menyebutkan 6 klasifikasi yang dapat terjadi pada penyakit jantung anak (C1) (IV-V)
Menyebutkan 7 keadaan pasien penyakit jantung untuk menentukan sikap selanjutnya (C1) (IV-V)
Menyebutkan 6 keadaan akut penyakit jantung yang segera harus dilakukan tindakan (C1) (IV-V)
Menyebutkan 2 hal yang dapat dilakukan pada anak dengan penyakit jantung yang tidak akut (C1) (IV-V)
Penyakit jantung bawaan
Tujuan Instruksional Umum
Mengetahui pengelolaan penyakit jantung bawaan seperti : VSD, ASD, PDA, PA, TF, koarktasio aorta dan dekstra
kardia.
Tujuan Perilaku Khusus
Menjelaskan perbedaan faal sistem kardiovaskuler janin dengan anak (disertai gambar) (C5) (III-IV)
Menyebutkan 2 tipe sianosis secara klinik (C1) (IV-V)
Menyebutkan 2 penyebab dari masing-masing tipe tersebut di atas (C1) (IV-V)
Menyebutkan definisi kelainan jantung bawaan (C1) (III-IV)
Menyebutkan 4 macam klasifikasi kelainan jantung bawaan (C1) (III-IV)

Menyebutkan klasifikasi berdasarkan ada tidaknya sianosis serta 2 contoh dari masing-masing (C1) (III-IV)
Menyebutkan klasifikasi berdasarkan volume/pressure overload dengan 2 contoh dari masingmasing (C1) (III-IV)
Menyebutkan insiden tertinggi dari penyakit jantung bawaan (C1) (III-IV)
Menyebutkan 4 kemungkinan hemodinamik yang terjadi pada VSD (C1) (IV-V)
Menyebutkan salah satu tanda khas auskultasi jantung pada VSD (C1) (IV-V)
Menyebutkan salah satu tanda khas auskultasi jantung pada ASD (C1) (IV-V)
Menyebutkan salah satu tanda khas auskultasi jantung pada PDA (C1) (IV-V)
Menyebutkan salah satu tanda khas auskultasi jantung pada PS (C1) (IV-V)
Menyebutkan salah satu tanda khas auskultasi palpasi koarktasio aorta (C1) (IV-V)
Menyebutkan 4 macam kelainan anatomi pada Tetralogy Fallot (C1) (IV-V)
Menyebutkan salah satu tanda khas radiologik pada TF (C1) (IV-V)
Menyebutkan definisi cyanotic spell (C1) (IV-V)
Menyebutkan cara mengatasi cyanotic spell (C3) (IV-V)
Menyebutkan 3 macam pemeriksaan laboratorik yang penting pada cyanotic CHD (C1) (IV-V)
Menyebutkan 3 kriteria untuk membuat diagnosis dekstrokardia (C1) (IV-V)
Menyebutkan perbedaan secara anamnesis (1 keluhan), pemeriksaan fisik (2 tanda), pemeriksaan radiologik (2
tanda) pada VSD ringan, berat dan disertai Eisenmenger (C2) (IV-V)
Menyebutkan perbedaan secara anamnesis (1 keluhan), pemeriksaan fisis (1 tanda) pada PS ringan
dan berat (C2) (IV-V)
Menyebutkan 3 perbedaan antara TF ringan dari yang berat secara anamnestik, pemeriksaan fisis, radiologik
ataupun laboratorik (C2) (IV-V)
Menyebutkan 5 macam komplikasi penyakit jantung bawaan (C1) (IV-V)
Menyebutkan 2 macam komplikasi tersebut yang harus segera dikirim ke rumah sakit (C1) (IV-V)
Menyebutkan prognosis kompleks Eisenmenger (C1) (IV-V)
Menyebutkan 4 prinsip pengobatan medik pada CHD umumnya (C1) (IV-V)
Menyebutkan 2 indikasi pengiriman segera pasien CHD (left to right shunt) ke rumah sakit rujukan (C1) (IV-V)
Menyebutkan 2 indikasi pengiriman berencana pasien CHD (pada VSD, ASD, PDA, PS)
ke rumah sakit rujukan (C1) (IV-V)
Menyebutkan 2 indikasi pengiriman segera pasien CHD sianotik (right to left shunt)
ke rumah sakirt rujukan (C1) (IV-V)
Menerangkan pada orangtua pasien perihal:
a. keadaan penyakit anak )
b. sikap medik yang akan dilaksanakan ..) (C3)A (V)
c. pendidikan terhadap anak berdasarkan
keadaan penyakit .)
d. perawatan dan makanan )
Demam reumatik/penyakit jantung rematik
Tujuan Instruksional Umum :
Mengenal dan mengelola demam reumatik/penyakit jantung reumatik serta mencegahnya.
Tujuan Perilaku Khusus
Menyebutkan definisi (C1) (III-IV)

Menyebutkan 5 faktor predisposisi (C1) (III-IV)

Menjelaskan patologi anatomi (C2) (III-IV)


Menyebutkan bising jantung yang patologik (C1) (IV-V)
Menyebutkan perbedaan bising sistolik yang inosens dengan patologik (C2) (IV-V)
Membedakan DR tanpa karditis dan dengan karditis (C6) (IV-V)
Membedakan bunyi jantung murni dengan bunyi jantung dengan bising (C4) (IV-V)
Menyusun anamnesis (C5)A (IV-V)
Menemukan kriteria Jones (C5)P5 (IV-V)
Menterapkan kriteria Jones untuk diagnosis klinik (C6) (IV-V)
Membedakan DR ringan dengan yang berat (C6) (IV-V)
Mencari infeksi lokal (C3) (IV-V)
Mengobati DR secara suportif, simptomatik dan etiologik (C6) (V)
Menentukan kasus rujukan (C6) (V)
Meramalkan prognosis (C6) (III-IV)
Menjelaskan pada keluarga dan pasien mengenai perjalanan penyakit, pentingnya pengobatan yang teratur,
pendidikan dan perawatan (C3)A (V)
Menyebutkan pencegahan primer (C1) (IV-V)
Melakukan pencegahan sekunder (C6) (V)
KELAINAN JANTUNG YANG DIDAPAT SELAIN DEMAM REUMATIK / PENYAKIT JANTUNG
REUMATIK
Tujuan Instruksional Umum
Mengenal dan dapat mengelola penyakit jantung yang didapat selain DR/PJR (Non Rheumatic Heart Disease)
secara rutin, serta keadaan darurat/komplikasi yang mungkin timbul dan mengetahui prognosisnya, yaitu pada
pasien dengan difteri, gangguan elektrolit, nefritis, anemia.
Tujuan Perilaku Khusus
Menemukan keterlibatan jantung pada difteria gangguan elektrolit, nefritis, anemia dan lain-lain (C5) (IV-V)
Menyebutkan derajat kelainannya (C1) (IV-V)
Menyebutkan contoh penyakit yang dapat menimbulkan kelainan tersebut (C1) (IV-V)
Memberikan penerangan pada keluarga/pasien tentang penyakit tersebut (C3)A (V)
Mengobati komplikasi kardiologik yang timbul dari penyakit tersebut (C6) (V)
Meramalkan prognosis penyakit dalam golongan tersebut (C6) (IV-V)
KOMPLIKASI PENYAKIT JANTUNG
Tujuan Instruksional Umum
Mengetahui pengelolaan komplikasi penyakit jantung: payah jantung, endokarditis/ perikarditis bakterialis,
gangguan irama, trombo emboli.
Tujuan Perilaku Khusus
Menyebutkan definisi payah jantung (C1) (III-IV)
Menjelaskan patofisiologi payah jantung (C2) (III-IV)
Menemukan 3 tanda klinik payah jantung kiri (C5) (IV-V)
Menemukan 3 tanda klinik payah jantung kanan (C5) (IV-V)

Membedakan payah jantung kanan/kiri yang ringan dan yang berat (C2) (IV-V)
Mengobati payah jantung secara suportif dan medikamentosa (C6) (V)
Menyebutkan 3 tanda klinis keracunan digitalis (C1) (IV-V)
Menyebutkan 2 prinsip tindakan pada keracunan digitalis (C1) (IV-V)

Menyebutkan 2 bahaya penggunaan diuretika (C1) (IV-V)


Menentukan kasus rujukan (C6) (IV-V)
Meramalkan prognosis (C6) (IV-V)
Menjelaskan perjalanan penyakit pada orang tua (C3)A (V)
Menyebutkan definisi endokarditis bakterialis (SBE) (C1) (IV-V)
Menyebutkan 5 tanda-tanda klinik (SBE) (C1) (IV-V)
Menyebutkan 2 kelainan laboratorium yang khas untuk (SBE) (C1) (IV-V)
Menyebutkan pengobatan etiologik (SBE) (C1) (IV-V)
Menyebutkan prognosis (SBE) (C1) (IV-V)
Menyebutkan definisi perikarditis (C1) (IV-V)
Menyebutkan klasifikasi perikarditis berdasarkan etiologik (C1) (IV-V)
Menjelaskan patofisiologi perikarditis (C2) (IV-V)
Menyebutkan 4 tanda-tanda klinik perikarditis (C1) (IV-V)
Menyebutkan 3 kelainan radiologik yang khas pada perikarditis/efusi perikardial (C1) (IV-V)
Menyebutkan kelainan laboratorik cairan perikardial berdasarkan etiologik (C1) (IV-V)
Menyebutkan pengobatan perikarditis secara etiologik dan simptomatik (C1) (IV-V)
Menyebutkan prognosis (C1) (IV-V)
Menyebutkan definisi aritmia (C1) (IV-V)
Menyebutkan klasifikasi aritmia berdasarkan kelainan EKG (C1) (IV-V)
Menemukan aritmia secara fisis diagnostik (C5)P5 (IV-V)
Menentukan kasus rujukan (C6) (V)
Menyebutkan definisi trombo-emboli (C1) (IV-V)
Menyebutkan etiologi trombo-emboli (C1) (IV-V)
Menemukan kelainan pulsasi arteri perifer (C5)P5 (IV-V)
Menentukan kasus rujukan (C6) (V)
Menyebutkan definisi hipertensi pulmonal (C1) (IV-V)
Menyebutkan 2 penyebab hipertensi pulmonal (C1) (IV-V)
Menyebutkan 2 tanda-tanda hipertensi pulmonal C1) (IV-V)