Anda di halaman 1dari 4

EVALUASI KESESUAIAN PERESEPAN

DENGAN FORMULARIUM

SOP

No. Dokumen

C/VIII/SOP/III/16/

No. Revisi

Tanggal Terbit

01 Maret 2016

Halaman

1/3

PEMERINTAH
KABUPATEN CIREBON
1. P
E
N
G
E
R
TI
A
N

UPT PUSKESMAS DTP


PALIMANAN

drg.Hj. Retno Widowati


NIP. 196610252001122001
1. Evaluasi ketersediaan obat terhadap formularium adalah suatu

proses yang sistematis untuk menentukan sampai sejauh


mana ketersediaan obat terhadap formularium telah tercapai
2. Hasil evaluasi adalah menjadi umpan balik program yang
memerlukan perbaikan, kebutuhan yang belum terlayani,
kemampuan dalam melakukan program, dampak program
terhadap perubahan perilaku, prestasi kerja peningkatan mutu
3. Tindak lanjut adalah memperbaiki hal hal yang dipandang
lemah, kurang tepat, kurang relevan dengan tujuan yang ingin
dicapai

dan

mengembangkan

program

dengan

cara

menambah atau merubah beberapa hal yang dipandang dapat


meningkatkan kualitas atau efektifitas program
4. Petugas farmasi adalah asisten apoteker yang diberi tanggung
jawab

dan

wewenang

untuk

melaksanakan

pekerjaan

kefarmasian
5. Pasien adalah seorang yang mendapatkan layanan kesehatan
6. Formularium adalah daftar obat yang digunakan oleh
puskesmas, yang berisi panduan terapi pasien, biasanya berisi
nama obat generic dikelompokkan dalam terapi penyakit
disertai

dengan

bermereknya

beberapa

sekitar

alternatif
3

item.

nama

generic

Seiring

dengan

perkembangannya, formularium diperbaharui setiap tahun dan


ditambahkan / dikuranginya item melalui prosedur tertentu
2. T
U
J
U
A
N
3. K
E

Prosedur

ini

bertujuan

untuk

menerangkan

sistem

evaluasi

kesesuaian peresepan dengan formularium, hasil evaluasi dan tindak


lanjut
Setiap

kegiatan

pengelolaan

obat

dalam

melakukan

evaluasi

kesesuaian peresepan dengan formularium di puskesmas harus

BI mengikuti langkah langkah SOP


JA
K
A
N

EVALUASI KESESUAIAN PERESEPAN


DENGAN FORMULARIUM
UPT PUSKESMAS
DTP PALIMANAN

SOP
4. REFERENSI

No. Dokumen

No. Revisi

Tanggal Terbit

01 Maret 2016

Halaman

2/3

drg.Hj. Retno Widowati


NIP. 196610252001122001

C/VIII/SOP/III/16/

1. Pedoman Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas, Direktorat Bina


Farmasi

Komunitas

dan

Klinik,

Direktorat

Jenderal

Bina

Kafarmasian dan Alat Kesehatan, Departemen Kesehatan RI tahun


5. PROSEDUR

2006
1. Petugas farmasi menginformasikan kepada Petugas Medis
tentang isi formularium
2. Petugas farmasi mengambil sampling 5 resep setiap hari
3. Petugas farmasi mengumpulkan data resep selama 3 bulan
terakhir
4. Petugas farmasi merekap data resep selama 3 bulan terakhir
5. Petugas farmasi mengumpulkan data tentang jenis obat yang
tertulis diresepkan tetapi tidak tersedia di formularium puskesmas
6. Petugas farmasi mencatat total jenis obat yang tidak masuk
formularium puskesmas
7. Petugas farmasi menghitung jumlah jenis obat yang tidak masuk
formularium puskesmas (A)
8. Petugas farmasi mengumpulkan data jenis obat di puskesmas
yang tercantum dalam formularium ( Fornas )
9. Petugas farmasi mencatat total jenis obat di puskesmas yang
tercantum di formularium (Fornas)
10. Petugas farmasi menghitung jumlah jenis obat di puskesmas
yang tercantum di formularium (B)
11. Petugas farmasi menghitung persentase antara obat yang tidak
sesuai formularium dengan jumlah jenis obat di puskesmas yang
tercantum di formularium (Fornas) dengan rumus :
A x 100 %
B
12. Petugas farmasi melaporkan hasil evaluasi

kesesuaian

peresepan dengan formularium kepada Kepala Puskesmas


13. Kepala Puskesmas menindaklanjuti dari hasil evaluasi
kesesuaian

peresepan

dengan

formularium

dengan

melaksanakan pertemuan dalam rangka pembinaan terhadap

petugas penulis resep

EVALUASI KESESUAIAN PERESEPAN


DENGAN FORMULARIUM
UPT PUSKESMAS
DTP PALIMANAN

SOP

No. Dokumen

C/VIII/SOP/III/16/

No. Revisi

Tanggal Terbit

01 Maret 2016

Halaman

3/3

6. UNIT
1. Kepala Puskesmas
TERKAIT 2. Tim Perencanaan Obat Terpadu
3. Koordinator Pelayanan Klinis

drg.Hj. Retno Widowati


NIP. 196610252001122001