Anda di halaman 1dari 3

Menentukan FPB dan KPK dengan Cepat

FPB dan KPK merupakan suatu konsep Matematika yang diajarkan di kelas tinggi Sekolah Dasar (SD)
dan di kelas awal Sekolah Menengah Pertama (SMP). Seringkali peserta didik di usia tersebut mengalami
kesulitan dalam menentukan FPB dan KPK dari dua atau tiga bilangan tertentu. Apalagi jika mereka
dihadapkan pada prosedur faktorisasi prima yang cukup kompleks. Andai pun mereka telah bisa melewati
tahapan faktorisasi prima, terkadang mereka gagal dalam mengeksekusi tahapan akhir menentukan FPB
dan KPK suatu bilangan.
Berikut ini, ada prosedur atau cara menentukan FPB dan KPK dari dua bilangan tertentu dengan cepat,
meskipun bukan cara inovatif, karena di beberapa bimbingan belajar atau sekolah tertentu sudah
memperkenalkan cara ini, namun tidak ada salahnya memperkenalkan atau mengingatkan kembali
sebagai upaya memperkaya khasanah prosedur operasi hitung matematika sehingga peserta didik dapat
memilih cara mana yang menurut mereka mudah. Cara ini beberapa orang menyebut dengan
istilah cara petak sawah, entah siapa yang menemukan dan menamai cara ini.
Untuk lebih jelasnya, mari kita perhatikan contoh berikut ini !
Tentukan FPB dan KPK dari bilangan 24 dan 32 !
Jawab :

1.

Prosedur awal

Dua bilangan (24 dan 32) dibagi dengan bilangan yang dapat membagi kedua bilangan tersebut (misal
dibagi 4) menghasilkan bilangan 6 dan 8. Karena 6 dan 8 masih bisa dibagi, dibagi kembali dengan
bilangan 2 sehingga menghasilkan bilangan paling sederhana yaitu 3 dan 4 (salah satu bilangan sudah
tidak dapat dibagi lagi yaitu 3).
2.

Eksekusi

Perhatikan kaidah cara gila (crazy solution) menentukan FPB dan KPK berikut ini !

Apa maksud kaidah tersebut?


FPB = Hasil kali angka yang ada disebelah kiri.
Perhatikan kembali contoh soal di atas, angka yang ada di sebelah kiri 4 dan 2. Itu artinya :
FPB = 4 x 2 = 8
KPK = Hasil kali angka yang disebelah kiri dengan angka yang ada di bawah atau
KPK = Hasil kali FPB dengan angka yang ada di bawah
Perhatikan kembali contoh soal di atas, angka yang ada di sebelah kiri 4 dan 2,angka yang ada di bawah
adalah 3 dan 4. Itu artinya :
KPK = 4 x 2 x 3 x 4 = 96
Atau
KPK = FPB x Bawah berarti
KPK = 8 x (34) = 8 x 12 = 96

Apabila kita menganalisis cara di atas, sekilas terlihat hampir sama dengan cara faktorisasi prima dimana
setiap bilangan dibagi dengan bilangan tertentu sampai sederhana. Namun banyak perbedaan yang
mencolok, antara lain:
1.

Dalam langkah awal faktorisasi prima setiap bilangan dibuat faktorisasinya secara terpisah (satu
bilangan, satu bilangan). Sedangkan di cara cepat ini, dua bilangan bisa langsung dibagi.

2.

Dalam faktorisasi prima, setiap bilangan harus dibagi dengan bilangan prima secara berurutan
misal: 2, 3, 5, 7 sedangkan pada cara ini dua bilangan dibagi dengan bilangan apa saja
sekaligus, yang terpenting dapat membagi kedua bilangan tersebut dan tidak harus berurutan.

3.

Dalam faktorisasi prima, terkadang hasil diubah kembali dalam bentuk pangkat sebelum
eksekusi, yang terkadang membuat pusing peserta didik. Pada cara ini, hasil sudah bisa langsung
dieksekusi.

Mari kita lihat contoh lain !


Tentukan FPB dan KPK dari bilangan 36 dan 42 !
Jawab :

FPB = 3 x 2 = 6 (ingat kiri)


KPK = 3 x 2 x 6 x 7 = 252 (ingat kiri x bawah)

Untuk lebih memahami konsep ini, mari kita kerjakan satu soal lagi !
Tentukan FPB dan KPK dari bilangan 40 dan 50 !
Jawab:

FPB = 10
KPK = 10 x 4 x 5 = 200
Hasilnya lebih cepat kan ?
Selamat mencoba !