Anda di halaman 1dari 3

Generosity.

Amsal 11:24
Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya , ada yang menghemat secara
luar biasa, namun selalu berkekurangan. (TB)
There is one who scatters, yet increases more; And there is one who withholds
more than is right, But it leads to poverty. (NKJV)
The world of the generous gets larger and larger; the world of the stingy gets
smaller and smaller. (The Message)

Dua bulan ini kita akan bhs ttg Generosity atau Murah Hati. Dan yg mau
saya share adalah Act of Generosity
Apa yg tmn2 pikirkan ketika mendengar kata Murah hati? Menurut
kalian, org yg murah hati itu yg gmn?
Ada beberapa prinsip yg saya mau share ttg Generosity (Murah Hati) ini.
o Pertama : Generosity is Matter of Heart.
Ketika kita berbicara ttg hati, maka kita berbicara ttg
motives/alasan dibalik melakukan sesuatu.
Bukan dari byknya yg dilakukan atau diberi, bukan dari
seringnya, bukan dari besarnya, tetapi alasan mengapa
melakukan itu?
Ketika kita berbut baik kepada org lain, apa alasan kita
melakukannya? Ketika kita mentraktir org, apa alasnnya?
Apakah kita mengharapkan sesuatu sebagai imbalannya?
Seorg pria yg lg pdkt dengan wanita yg disukai, tiba2 jd
generous, krn ada maunya.
Tuhan mau motivasi kita melakukan generosity dengan
adalah krn apa yg saya punya, ini cuman titipan, semuanya
punya Tuhan. Ya org tua saya kaya, ya saya punya mobil, ya
saya bekerja kerasa untuk mendapatkannya, tp semuanya
kalau Tuhan tidak berkati, maka kita tidak akan bisa apa2.
Semuanya adalah milik Tuhan. Kita hanyalah pengurus
sementara saja.
Jd Melakukan tindakan generosity dengan hati yg bnr di
hadapan Tuhan. Bukan utk mendapatkan timbal balik dari
apa yg sudah kita perbuat
o

Kedua : Seberapa murah hatinya seseorg, menunjukkan


kedewasaannya.
Dlm fase kehidupan, paling tidak kita melewati 3 fase :
Me Level (Bayi)
Level ini di sebut sebagai level bayi, dimana level ini
adalah sebuah proses peningkatan yang terbatas pada
diri nya sendiri (Me Level).
Pertumbuhan anak umur 6 s/d 12 tahun.

Level ini adalah dimana kita hanya membantu group


kelompok kita sendiri / orang-orang yang kita kenal
saja.
Level Kedewasaan Rohani
Level ini adalah, level dimana saudara bisa berdiri
disepatu orang lain. Saudara berhasil meninggalkan
posisi bayi dan anak anak,
Seseorang yang bisa berdiri di posisi sepatu musuh
nya dan bukan hanya berdiri, namun berdiri di kaki
Tuhan dan berdoa buat mereka untuk memberkati
semua orang yang bukan hanya kelompok nya saja /
orang-orang yang dikenal saja.
Di fase manakah kita?

Ketiga : Generosity yg benar dan efektif, harus bertujuan untuk


membangun orang lain.
Buat apa traktir sana sini, tetapi kita tidak menanamkan
sesuatu yg baik dlm org tsb?
Dengan Generosity, kita mengubah kebiasaan Konsumsi
(what can i get) menjadi Kontribusi (what can i
do/serve/give)?
Ada Kata : Gif-tiv-ism Om Gun ada jelasin ga soal kata ini
dari mana?
Ini tidak ada di kamus, di buat oleh sekelompok anak
muda, yg melakukan act of generousity
Artinya : The practice of radically generous acts to
change the world
Pada tahun 1999, di Silicon Valley, Franscisco, US sana,
sekelompok anak muda, yg isinya volunteer semua,
salah satu project mereka adalah mereka membuat
sebuah restoran dengan nama Karma Kitchen Ga
byr krn ada sblm mereka yg byrin mknan mereka, dan
mereka hrs byr berapapun yg mereka mau, utk org
selanjutnya.
Bertahan sampai skrg, bahkan sudah ada di beberapa
negara di dunia.
Dlm amsal td, terjemahaan bhs indo, bhs ttg harta, tetapi
dlm terjemahan aslinya, sama sekali tidak bhs ttg harta, uang
atau kekayaan.
Krn kita bisa berkontribusi lewat apa saja.
Generosity bukan berarti gratisan. Kita sekolah, pake uang,
beli mknan, pake uang, ke dokter, pake uang.
Uang perlu, tetapi generosity membuat kita tidak terikat
kepada uang.
Kdng2 org kristen tuh mental gratisan. Apakah keselamatan
gratis? Tidak, ada harganya. Kita dapat gratis, krn Yesus
sudah byr duluan.

Mknya kdng2 org dunia malas bisnis sama anak2 Tuhan,


bahkan anak2 Tuhan malas bisnis sama anak2 Tuhan juga,
krn mental gratisan, apa2 maunya gratis. Emang mau kerja
ga di gaji?
Kita tahu kita perlu Ada beberapa hal praktis yg kita bisa
praktekkan dlm generosity, yg saya sebut sebagai WT2F.
Are we generous in words? Apakah kita murah hati dlm
perkataan? Seberapa sering kita memuji org lain?
Seberapa murah hati kita memberikan kata2 yg
membangun kepada org lain? Kita gampang ksh like di
IG, bilang, cantik dll..Tetapi susah untuk ksh pujian yg
tulus lgsg ke orgnya
Are we generous in Time? Apakah kita murah hati dlm
waktu? Seberapa byk waktu kita gunakan utk
membangun org lain? Dgrin cerita org lain?
Are we generous in Thought? Apakah kita murah hati
dlm memberikan pemikiran2 atau ide2 kita?
Pengetahuan yg kita punya? Solusi2 yg kita punya
ketika org dlm masalah?
Are we generous in Forgiveness? Apakah kita murah
hati dlm memaafkan org lain? Tidak ada org yg tidak
layak dimaafkan. Kita saja pendosa, layak menerima
pengampunan, apa lg org lain yg bersalah kepada kita.
Makanya dikatakan The world of the generous gets larger
and larger, mengapa? Krn dia dengan murah hati
membangun org2 disekelilingnya.