Anda di halaman 1dari 11

Berkas Okupasi

Nama Fasilitas Pelayanan Kesehatan :


No Berkas
:
No Rekam Medis
:

Data Administrasi

Tanggal : 28 Juni 2016

diisi oleh Nama : Maghfirah Mahmuddin

Nama

Tn. M

Alamat

Jl. Toddopuli Raya No.54

Umur

38 Tahun

Kedudukan dalam keluarga

Kepala rumah tangga

Jenis kelamin

Laki-laki

Agama

Islam

Pendidikan

Tamat SMA

Pekerjaan

Honorer

Status perkawinan

Kawin

Kedatangan yang ke

Pertama

Telah diobati sebelumnya

Belum

Alergi obat

Tidak ada

Sistem pembayaran

BPJS

NPM/NIP : C111 11 310

Tempat/tanggal lahir : Sidrap, 21 Desember 1978

Data Pelayanan
I. ANAMNESIS (subyektif)
Dilakukan secara: autoanamnesis dengan pasien sendiri

A. Alasan kedatangan/keluhan utama


Gatal dan perih pada kedua jari tangan

B. Keluhan lain /tambahan


Tidak ada
C.Riwayat perjalanan penyakit sekarang :
Dialami sejak satu minggu yang lalu. Keseharian pasien adalah seorang karyawan laundry di RSUD Labuang Baji
yang bekerja di bagian pencucian dan pengeringan. Awalnya pasien mengeluh gatal pada ujung-ujung jari kedua
tangan diikuti munculnya perubahan wara kulit mejadi kemerahan, kemudian sering digaruk. Gatal muncul hapir
setiap saat, baik pagi maupun malam hari dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Dua hari sejak rasa gatal
tersebut muncul gelembung air dan menjadi luka akibat digaruk. Pasien mengatakan bahwa tiap hari pasien
kontak dengan bahan detergent dan bahan lainnya untuk pencucian dan pengeringan.
D. Riwayat penyakit keluarga :
Tidak ada anggota keluarga pasien yang menderita keluanyang sama

E. Riwayat penyakit dahulu :


Pasien pernah mengalamai keluhan yang sama sebelumnya ( 3 bulan yang lalu )

F. Riwayat Sosioekonomi dan kebiasaan :


Pasien merupakan kepala keluarga, penghasilan utama sebagai petugas laundry dengan gaji perbulan
Rp1.500.000,- . Riwayat keluarga memiliki 1 orang istri dan 1 orang anak, riwayat merekok ada, riwayat minum
alkohol disangkal.

Anamnesis Okupasi (khusus untuk pasien yang bekerja)


1.

2.

Tuliskan jenis pekerjaan yang dilakukan sejak pertama kali, serta lama kerja di tiap pekerjaan tersebut
Jenis pekerjaan

bahan/material yang
digunakan

tempat kerja (perusahaan)

Masa kerja
(dalam bulan / tahun)

Pekerja Laundry

Air, detergent,
disinfektan, pewangi

RSUD Labuang Baji

2013-2016 (3 tahun)

Uraian tugas/pekerjaan

Pasien adalah seorang pegawai di instalasi laundry RSUD Labuang Baji. Pasien bekerja 5 hari dalam seminggu dari senin-jumat,
bekerja dari jam 08.00-16.00 atau sekitar 7 - 8 jam dalam sehari dengan waktu istirahat sekitar 30 menit 1 jam.
Uraian Tugas Rutin
Jam 05.00
: bangun, shalat, mandi, sarapan
Jam 07.15
: berangkat ketempat kerja
Jam 08-00-16.00 : mengerjakan tugas-tugas ditempat kerja
Jam 16.30
: pulang ke rumah
Jam 17.00-22.00 : berkumpul dengan keluarga
Jam 22.00
: ISTIRAHAT

Mengerjakan tugastugas di tempat kerja


08.00-16.00

Berangkat
ketempat kerja
07.15

Bangun, shalat,
mandi, sarapan
Jam 05.00

Istirahat
Jam 22.00

Pulang ke rumah 16.30

Berkumpul dengan keluarga


17.00-22.00

3.

Bahaya Potensial (potential hazard) dan risiko kecelakaan kerja pada pekerja serta pada lingkungan kerja
Urutan
Kegiatan

Pencucian

Pengeringan

4.

Bahaya Potensial
Fisik

Kimia

Biologi

Bising

Debu,
Deterge
nt

Bakteri
Di Linen
Kotor

Bising

Debu
Serat
Linen

Ergonomi
Posisi Kerja
Lama Berdiri

Posisi Kerja Lama


Berdiri

Gangguan
Kesehatan
Yang Mungkin

Risiko
Kecelakaan
Kerja

Monoton
i,
Bekerja
Berlebih

Dermatitis,
ISPA, Stress
Kerja

Jatuh
Terpeleset
Karena Licin

Monoton
i,
Bekerja
Berlebih

Dermatitis,
ISPA, Stress
Kerja, LBP

Jatuh
Terpeleset
Karena Licin

Psiko

Hubungan pekerjaan dengan penyakit yang dialami (gejala / keluhan yang ada)

Pasien mengeluh gatal dan perih pada kedua tangan. Keluhan awa yang timbul adalah bintik-bintik
kemerahan yang terasa gatal kemudian digaruk oleh pasien. Pasien bekerja di instalasi laundry yaitu
pada tahap pencucian dan pengeringan. Dalam pekerjaannya pasien selalu kontak dengan berbagai
macam bahan iritan yang berasal dari bahan kimia, seperti detergent, pewangi pakaian, pemutih, dan
tidak menggunakan sarung tangan.
5.

Body Discomfort Map:


Keterangan :
1. Tanyakan kepada pekerja atau pekerja
dapat mengisi sendiri
2. Isilah : keluhan yang sering dirasakan oleh
pekerja dengan memberti tanda/mengarsir
bagian- bagian sesuai dengan gangguan
muskulo skeletal yang dirasakan
pekerja
Tanda pada gambar area yang dirasakan :
Kesemutan = x x x Pegal-pegal = / / / / /
Baal
= v v v Nyeri
= ////////

II. PEMERIKSAAN FISIK


1. Tanda Vital
a. Nadi

: 84 x/menit

c. Tekanan Darah (duduk) : 120/80 mmHg

b. Pernafasan

: 18 x/menit

d. Suhu Badan : 36,7 C

2. Status Gizi
a.

Tinggi Badan

170

b.

Lingkar perut

: cm

Berat Badan : 65 Kg

c. IMT = 22,49
kg/m2
d. Bentuk badan :
Astenikus

3. Tingkat Kesadaran dan keadaan umum


a. Kesadaran
:
b. Tampak kesakitan
:
c. Gangguan saat berjalan :
4. Kelenjar Getah Bening
a. Leher
:
b. Submandibula
c. Ketiak
:
d. Inguinal
5. Mata

Compos Mentis
Tidak
tidak

Atletikus

Piknikus

Keterangan
Kesadaran menurun
Ya
Ya
jumlah, Ukuran, Perlekatan, Konsistensi

Normal
Normal
Normal
Normal

Tidak Normal
Tidak Normal
Tidak Normal
Tidak Normal

mata kanan

a.

Persepsi Warna

Normal

b.

Kelopak Mata

Normal

mata-kiri
Buta Warna Parsial
Buta Warna Total
Tidak Normal

Normal
Normal

Ket
Buta Warna Parsial
Buta Warna Total
Tidak Normal

c.

Konjungtiva

d.Kesegarisan /
mata
e. Sklera
f. Lensa mata

gerak

g.

B ulu Mata

h.

Penglihatan 3 dimensi

bola

Normal

Hiperemis
Pucat

Normal

Sekret
Pterigium

Normal

Hiperemis
Pucat

Strabismus

Normal

Strabismus

Normal
tidak keruh
Normal

Ikterik
Keruh
Tidak Normal

Normal
tidak keruh
Normal

Ikterik
Keruh
Tidak Normal

Normal

Tidak Normal

Normal

Tidak Normal

Sekret
Pterigium

i. Visus mata : tanpa koreksi :


Dengan koreksi:
6.Telinga

Telinga kanan

Telinga kiri

a.

Daun Telinga

Normal

Tidak Normal

Normal

Tidak Normal

b.

Liang Telinga

Normal

Tidak Normal

Normal

Tidak Normal

tidak ada

tidak ada

Normal

ada serumen
Menyumbat (prop)
Tidak intak
lainnya sulit dinilai
Tidak Normal

Normal

Tidak Normal

- Serumen
c.

Membrana Timpani

Intak

d.

Test berbisik

Normal

ada serumen
Menyumbat (prop)
Tidak intak
lainnya
Tidak Normal

e.

Test Garpu tala

Normal

Tidak Normal

f.

Weber

g.
h.

Rinne

Intak

Swabach
Lain lain .

7. Hidung
a.

Meatus Nasi

Normal

Tidak Normal

b.

Septum Nasi

Normal

Deviasi ke ........

c.

Konka Nasal

Normal

Udem warna merah lubang hidung normal

d.

Nyeri Ketok Sinus maksilar

Normal

Nyeri tekan positif di ..

e.

Penciuman : normal

8. Gigi dan Gusi

9. Tenggorokan
a.
Pharynx
b.

Tonsil
Ukuran

c.
d.

Palatum
Lain- lain

Normal
:

Hiperemis

Kanan : To T1 T2 T3
Normal Hiperemis
Normal

c.

Kiri : To T1 T2 T3
Normal Hiperemi

Tidak Normal

10. Leher
a. Gerakan leher
Normal
b. Kelenjar Thyroid
Normal
c. Pulsasi Carotis
Normal
d. Tekanan Vena Jugularis
Normal
e. Trachea
Normal
f.
Lain-lain : ..
Spurling test : tidak ada kelainan
11. Dada
a. Bentuk
b. Mammae

Granulasi

Keterangan
Terbatas
Tidak Normal
Bruit
Tidak Normal
Deviasi

Keterangan
Simetris
Normal

Asimetris
Tidak Normal

Tumor : Ukuran
Letak
Konsistensi

Lain lain

12. Paru- Paru dan Jantung


a. Palpasi

Keterangan
Normal
Kanan

Tidak Normal
Kiri

b.

Perkusi

Sonor

Redup

Hipersonor

Iktus Kordis
:
Batas Jantung :
c.

Auskultasi : - bunyi napas


- Bunyi Napas tambahan
- Bunyi Jantung

13. Abdomen
a. Inspeksi
b. Perkusi
c. Auskultasi:
d. Hati
e. Limpa
f.

Vesikular
tak ada

Normal
Normal

Sonor

Redup

Tidak Normal , sebutkan .............


Tidak Normal , sebutkan

Bronchovesikular
Ronkhi Wheezing

Vesikular
tak ada

Tidak Normal

Sebutkan ....

Normal

Hipersonor

Bronchovesikular
Ronkhi Wheezing

memanjang

Keterangan

Bising Usus

Ginjal

g.

Ballotement

h.

Nyeri costo vertebrae

14. Genitourinaria
a. Kandung Kemih
b. Anus/Rektum/Perianal
c Genitalia Eksternal
d. Prostat (khusus Pria)

Normal
Timpani
Normal
Normal
Normal-

Tidak Normal
Redup
Tidak Normal
Teraba.jbpx jbac
Teraba shoeffne ..

Kanan ; Normal
Tidak Normal

Kiri : Normal
Tidak Normal

Kanan ; Normal
Tidak Normal

Kiri : Normal
Tidak Normal

Kanan ; Normal
Tidak Normal

Kiri : Normal
Tidak Normal

Normal
Normal

Tidak Normal
Tidak Normal

Normal

Tidak Normal

Normal

Tidak Normal
Kanan

15a.Tulang / sendi Ekstremitas atas


- Gerakan
- Tulang
- Sensibilitas
- Oedema
- Varises
- Kekuatan otot
- vaskularisasi
- kelainan Kuku jari

Normal
Normal
baik
tidak ada
tidak ada
5/5/5/5
baik

tidak normal
tidak normal
tidak baik
ada
ada

tidak ada

ada

tidak baik

Kiri
Normal
Normal
baik
tidak ada
tidak ada
5/5/5/5
baik
tidak ada

tidak normal
tidak normal
tidak baik
ada
ada
tidak baik
ada

Pemeriksaan Khusus :
Tes Range of Motion : (+)
Kanan

Kiri

15b.Tulang / Sendi Ekstremitas bawah


- Gerakan

Normal
5/5/5/5

tidak normal

Normal
5/5/5/5

tidak normal

- Kekuatan otot
- Tulang

Normal

tidak normal

Normal

tidak normal

- Sensibilitas

baik

tidak baik

baik

tidak baik

- Oedema

tidak ada

ada

tidak ada

ada

- Varises

tidak ada

ada

tidak ada

ada

- vaskularisasi

baik

tidak baik

baik

tidak baik

- kelainan Kuku jari

tidak ada

ada

tidak ada

ada

Pemeriksaan khusus :
Tes Range of Motion: (+)
Tes Strength: a. Heel walking: (+)
Tes Patrick: (+)
Tes Kontra patrick : (+)

b. Toe walking: (+)

c. Resistes great toe dorsoflexion: (+)

15c. Otot motoric


1. Trofi
2. Tonus
3. Kekuatan
(Fs motorik)

Normal
Normal
5/5/5/5

Tidak Normal
Tidak Normal

Normal
Normal
5/5/5/5

Tidak Normal
Tidak Normal
Gerakan abnormal :
tidak ada
tic
ataxia
lainya ..

16. Refleks
a. Refleks Fisiologis patella,
lainnya .........
b Refleks Patologis: Babinsky
lainnya

d.
e.

Knee jerk/ankle jerk: (+)


Straight leg raise: (+)

kanan
Normal
negatif

Tidak Normal

kiri
Normal

Tidak Normal

Positif

negatif

Positif

17. Kulit
a. Kulit
b. Selaput Lendir
c. Kuku
d. Lain lain

Efloresensi dan Lokasi nya


Normal
Normal
Normal

Tidak Normal
Tidak Normal
Tidak Normal

- 18. Status Lokalis: Lokasi: Jari-jari tangan


- Effloresensi:
Makula eritema, bentuk bulat, diameter 1 cm,
jumlah multipel, batas tegas, distribusi terbatas
pada jari-jari tangan. Diatas efloresensi primer
terdapat

effloresensi

sekunder

berupa

erosi

eritema akibat garukan pasien.


Gambar lokasi kelainan kulit

III. RESUME KELAINAN YANG DIDAPAT:

Seorang laki-laki 38 tahun mengeluhkan gatal dan perih pada jari-jari tangan sejak satu minggu yang
lalu. Awalnya terasa sedikit gatal pada ujung-ujung jari kedua tangan diikuti munculnya perubahan warna
kulit menjadi kemerahan, kemudian sering digaruk. Keluhan seperti ini pernah dirasakan sebelumnya,
namun pasien tidak menghiraukan. Riwayat alergi pada makanan tidak ada. Riwayat keluarga mengalami
penyakit yang sama tidak ada. Pasien belum pernah berobat sebelumnya. Pada pemeriksaan fisik didapatkan
N : 82 x/menit, RR : 18 x/menit, S : 36,7C. Pada pemeriksaan fisik ditemukan makula eritema, bentuk bulat
diameter 1 cm, jumlah multipel, berbatas tegas yang terdistribusi pada jari-jari tangan. Di atasnya terdapat
erosi eritema akibat garukan pasien.
IV. PEMERIKSAAN PENUNJANG

Tidak dilakukan pemeriksaan penunjang

Hasil Body Map :

Hasil Brief Survey ;


V. DIAGNOSIS KERJA :

Dermatitis kontak iritan et causa bahan detergent


VI. DIAGNOSIS DIFERENSI :

Dermatitis kontak alergi

VII. DIAGNOSIS OKUPASI

Langkah
1. Diagnosis Klinis

Diagnosis Pertama
Dermatitis kontak iritan et causa bahan detergent
Seorang laki-laki 38 tahun mengeluhkan gatal dan perih pada jari-jari

Dasar diagnosis (anamnesis,

tangan sejak satu minggu yang lalu. Awalnya terasa sedikit gatal pada ujung-

pemeriksaan fisik,

uung jari kedua tangan diikuti munculnya perubahan warna kulit menjadi

pemeriksaan penunjang, body

kemerahan, kemudian sering digaruk. Keluhan seperti ini pernah dirasakan

map, brief survey)

sebelumnya, namun pasien tidak menghiraukan. Pasien mengatakan bahwa


tiap hari pasien kontak dengan bahan-bahan iritan seperti debu serat linen,
detergent, disinfektan dll.
Pada pemeriksaan fisik didapatkan: keadaan umum: Sakit ringan / Gizi
Cukup/ Compo smentis. Tanda Vital dan antropometri: TD: 120/80 mmHg,
Pernapasan: 18 x/menit, Nadi: 82 x/menit, Suhu: 36,7C. Status gizi: IMT:
22,49 kg/m2 (cukup). Effloresensi kulit: Makula eritema, bentuk bulat, diameter
1 cm, jumlah multipel, batas tegas, distribusi terbatas pada jari-jari tangan. Di
atas efloresensi primer terdapat efloresensi sekunder berupa erosi eritema
akibat garukan pasien.

2. Pajanan di tempat kerja


Fisik
Kimia
Biologi
Ergonomi

Bising (suara mesin cuci dan mesin pengering)


debu serat linen, detergent
Bekerja dengan gerakan pinggang twisted, side bending, pergelangan tangan

Psikososial
3 . Evidence Based

memutar, dan jari- jari fleksi > 45o dan ekstensi >45o lengan terangkat >45o,
Monotomi, bekerja berlebih
- Dermatitis kontak merupakan penyakit akibat kerja yang paling sering

(sebutkan secara teoritis)

ditemukan, kira-kira 40% dari seluruh penyakit akibat kerja adalah penyakit

pajanan di tempat kerja yang

kulit dermatitis kontak.

menyebabkan diagnosis klinis

U.S Bureau of Labour Statisic 2004 menyatakan bahwa dari 249.00 kasus

di langkah 1.

terdapat 38.900 kasus dermatitis kontak. Hal ini merupakan penyakit kulit

Dasar teorinya apa?

akibat pekerjaan.
-

Menurut Fregert (1998), beberapa pekerjaan yang mempunyai risiko terjadi


dermatitis kontak adalah petani, industri mebel dan pertukangan kayu,
pekerja bangunan, tukang las dan cat, salon dan potong rambut, tukang
cuci, serta industri tekstil.

Bahan kimia yang digunakan pekerja proses pencucian laundry adalah


detergent

untuk

pembersih,

desinfektan

untuk

mencegak

infeksi,

pengharum untuk pewangi. Dimana bahan-bahan tersebut merupakan


bahan yang berbahaya pada kulit karena dapat menyebabkan iritasi pada
kulit.
-

Faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi dermatitis :


1. Ketebalan kulit
2. Usia
3. Ras
4. Jenis kelamin

Zat kandungan detergen yang menyebabkan terjadinya dermatitis:


1. SURFACTAN (SURFACE ACTIVE AGENT)

2. BUILDER
3. ADITIF
Kejadian

tersebut

juga

didukung

oleh

perilaku

pekerja

yang

tidak

menggunakan APD berupa sarung tangan pada saat melakukan pekerjaan


sebagai pembatas kontak langsung pada kulit dan personal hygiene pekerja
4. Apakah pajanan cukup
Masa kerja
Jumlah jam terpajan/ hari
Pemakaian APD
Konsentrasi pajanan
Lainnnya...........
Kesimpulan jumlah pajanan
dan dasar perhitungannya
5. Apa ada faktor individu

yang buruk.
Ya
3 tahun
8 jam
Tidak ada
Sulit dinilai

yang berpengaruh thd


timbulnya diagnosis klinis?
Bila ada, sebutkan.
6 . Apa terpajan bahaya

potensial yang sama spt di


langkah 3 luar tempat kerja?
Bila ada, sebutkan
7 . Diagnosis Okupasi

Dermatitis Kontak Iritan et causa bahan detergent

Apa diagnosis klinis ini termsk

PENYAKIT AKIBAT KERJA

penyakit akibat kerja?


Bukan penyakit akibat kerja
(diperberat oleh pekerjaan/
bukan sama sekali PAK)_
Butuh pemeriksaan lbh
lanjut)?
VIII. KATEGORI KESEHATAN (pilih salah satu)
a.

Kesehatan baik (sehat untuk bekerja = physical fitness),

b.

Kesehatan cukup baik dengan kelainan yang dapat dipulihkan (sehat untuk bekerja dengan catatan)

c.

Kemampuan fisik terbatas

d.

Tidak fit untuk sementara

IX. PROGNOSIS
1.

klinik : ad vitam
ad sanasionam
ad fungsionam

2.Okupasi (bila ada d/ okupasi):

X. PERMASALAHAN PASIEN & RENCANA PENATALAKSANAAN


No

Jenis Permasalahan

Rencana Tindakan (Materi & Metoda); Tatalaksana

Medis & Non Medis Dll)

Medikamentosa; Non Medika Mentosa(Nutrisi,

Target

Hasil

Olahraga, Konseling Dan OKUPASI)

Waktu

yang
Diharapk
an

1.

Terapi okupasi:

Dermatitis Kontak Iritan

Eliminasi : sulit dilakukan

Subsitusi : sulit dilakukan.

Isolasi : sulit dilakukan

Engineering Control : sulit dilakukan.

Administrative control : diberikan edukasi kepada

Seger

Keluhan

berkurang

pegawai untuk melakukan rotasi pekerja.


Alat pelindung diri (APD) : sangat diperlukan
penggunaan sarung tangan.
Terapi medikamentosa:
-

Keluhan

Sistemik : Cetrizin 1 x 1.
Topikal : Zalf Hydrocortison 0,5 % dioleskan 2 x sehari.

Seger

berkurang

dan
sembuh

Terapi non medikamentosa:


-

Keluhan

Berhenti atau ganti penggunaan bahan


iritan dan substansi lainnya terutama untuk kulit di
daerah sensitif.

Menggunakan

sarung

tangan

setiap

kontak dengan bahan iritan.


-

Persetujuan Pembimbing
Pembimbing :
Tanda Tangan:
Nama Jelas: Maghfirah Mahmuddin
Tanggal: 29 Juni 2016

Senantiasa menjaga kebersihan badan.

Seger
a

berkurang

Anda mungkin juga menyukai