Anda di halaman 1dari 2

Filling di RSUD Majalengka

Ruang filling di RSUD Majalengka dibilang masih kurang memadai karena tempat yang
kurang luas, kurangnya rak penyimpanan dokumen rekam medis. Dokumen rekam medis
seharusnya bersifat rahasia dan dijauhkan dari jangkauan pasien. Di RSUD Majalengka
sendiri, masih terdapat rak penyimpanan yang diletakkan diluar ruangan. Kurangnya
pengetahuan pasien mengenai kepentingan isi dari dokumen rekam medis sehingga dianggap
aman tetap menyimpannya diluar ruangan. Dokumen rekam medis juga harus dijaga dengan
baik dan harus tetap aman, tidak rusak, robek, ataupun tulisan yang pudar karena air hujan.
Untuk dokumen rekam medis yang keluar dari ruang penyimpanan, terlebih dahulu dicatat
nomor rekam medis, nama pasien dan poliklinik yang ditujunya. Lalu didistribusikan ke
poliklinik tersebut. Ketika dokumen rekam medis kembali ke ruang filling, akan di ceklis di
laporan daftar pasien masuk rawat jalan maupun rawat inap, agar petugas mengetahui
dokumen yang sudah kembali ke ruang filling dan yang belum kembali. Dilakukan kegiatan
penyisiran dokumen rekam medis untuk mengetahui kesalahan letak simpan dokumen rekam
medis.
Setelah dokumen dipastikan sudah kembali dan berada di ruang filling, dokumen tersebut
akan di simpan kembali ke rak penyimpanan sesuai nomor urutan rekam medisnya. Di RSUD
Majalengka sendiri untuk penyimpanan dokumen rekam medis pasien penyakit TB dan Jiwa,
disimpan di rak penyimpanan khusus yang berbeda dengan urutan nomor rekam medis
pasien.
Jadwal retensi dokumen rekam medis di RSUD Majalengka dilakukan setiap 7 tahun dari
peraturan yang seharusnya 5 tahun karena keterbatasan ruang dan kurangnya tenaga yang
siap untuk meretensi, dokumen yang akan diretensi hanya ditumpuk dan dipisahkan bersama
dokumen rekam medis yang akan diretensi lainya sehingga ruangan menjadi lebih sempit.

Filling sesuai peraturan


Menyimpan dokumen rekam medis dengan metode tertentu sesuai dengan kebijakan
penyimpanan dokumen rekam medis. Dalam ruang filling harus ada buku ekspedisi ataupun
tracer untuk mengetahui posisi dokumen rekam medis ada dimana dan dibawa oleh siapa.
Ruang filling seharusnya pada tempat yang luas untuk penyimpanan dokumen rekam medis
dengan pasien yang banyak dengan nomor rekam medis yang sudah terkelompokan sehingga
mudah di cari. Rutin setiap bulan melakukan penyisiran dokumen rekam medis, dan
memisahkan antara dokumen rekam medis yang masih aktif dan non aktif di ruangan yang
berbeda lalu menetapkan jadwal retensi sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan sarana
pelayanan kesehatan.
Pentingnya tempat penyimpanan dokumen rekam medis yang juga harus diperhatikan untuk
menjaga keamanan dan kerahasiaan dokumen rekam medis. Menjaga suhu ruangan agar
dokumen tidak cepat rusak dan dapat bertahan lama.