Anda di halaman 1dari 12

4 Materi Pokok Pelatihan Dokter Kecil

Tanggal : 18 June 2010 | Oleh : Putu Sudayasa | Skip ke


Komentar |
Sebagai bagian dari kegiatan rutin

program promosi kesehatan, khususnya Upaya Kesehatan


Sekolah (UKS), tim Puskesmas Benu-benua, melaksanakan
pelatihan dokter kecil di sebuah SD yang berada dalam
wilayah kerjanya. Kegiatan ini telah dilakukan pada hari
Kamis, tanggal 17 Juni 2010, dengan melatih 20 orang
murid, dari perwakilan kelas 3 dan 4, SD tersebut.
Menurut keterangan Kepala Puskesmas Benu-benua, dr.
Putu Agustin K., pelatihan dokter kecil, bertujuan untuk
membina para siswa sekolah dasar (SD) agar memiliki
kemampuan dan kepedulian dalam mempromosikan
pola hidup sehat di lingkungan sekolah. Tim puskesmas
yang turut memberikan materi, antara lain: dokter, perawat,
perawat gigi, dan sanitarian.
Ada 4 jenis materi pokok yang disampaikan dalam pelatihan
tersebut antaralain :
1. Merawat Kesehatan Gigi dan Mulut :
* Para siswa diajarkan bagaimana cara menyikat gigi yang
baik dan benar
* Sebaiknya melakukan sikat gigi dan menggunakan pasta
gigi yang sehat
* Kontrol kesehatan gigi secara rutin, teratur ke poli gigi
puskesmas atau rumah sakit.
2. Menjaga Kebersihan Diri Sendiri :
* Membersihkan badan (mandi) dengan air bersih, minimal
2 kali sehari
* Mengenakan pakaian yang bersih dan rapi

* Membiasakan mencuci serta membersihkan kuku kaki dan


tangan
3.

Memelihara

Kesehatan

Lingkungan

* Membuang sampah pada tempatnya


* Membersihkan saluran limbah dan halaman pekarangan
sekolah
* Mengkonsumsi jajanan, makanan dan minuman yang
bergisi plus sehat.
4. Melakukan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan
(P3K):
* Cara Merawat luka ringan pada diri dan teman-teman
sekolah
* Bagaimana membantu siswa yang sedang sakit yang perlu
pertolongan segera.
* Berusaha menjaga kesehatan diri
berolahraga, misalnya senam sehat.

sendiri,

dengan

Metode pemberian materi pelatihan, melalui ceramah,


tanya jawab dan praktek langsung oleh para siswa. Semoga
bisa
diterapkan
dan
dievaluasi
kembali
dengan
baik. (reported byTuSuda)

SOAL LATIHAN
Hari/Tanggal Ujian : Selasa, 24 Mei 2011
Pukul : 15.00 sd 16.00 WIB
Materi Ujian :
1. Macam-macam Penyakit (halaman 13 sd 20)
2. PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) halaman 21,22
SOAL LATIHAN DIKERJAKAN DI RUMAH (boleh membuka buku),
dikumpulkan Selasa, 24 Mei 2011
Pilihlah satu jawaban yang benar
1. Penyakit yang timbul akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti adalah
a. Malaria
b. Demam berdarah
c. Cacar

d. Cikungunya
2. Penyebab penyakit demam berdarah adalah
a. Nyamuk Anopheles
b. Nyamuk Aedes aegypty
c. Virus dengue
d. Virus corona
3. Di bawah ini adalah ciri-ciri nyamuk Aedes aegypti, kecuali :
a. Senang di air yang menggenang dan bersih
b. Berwarna hitam dengan bercak-bercak putih di kakinya
c. Senang bersarang di air kotor
d. Senang di tempat yang gelap dan pakaian yang bergantungan
4. Pencegahan berkembangbiaknya nyamuk kita kenal dengan istilah PSN. PSN
merupakan kepanjangan dari
a. Pemberantasan Sarang Nyamuk
b. Pengasapan Sarang Nyamuk
c. Pembersihan Sarang Nyamuk
d. Pencegahan Sarang Nyamuk
5. Di bawah ini adalah penyakit yang bersumber pada binatang (zoonosis).
Kecuali :
a. Demam berdarah
b. Malaria
c. Leptospirosis
d. Sars
6. Penyebab penyakit cikungunya adalah virus yang ada di dalam tubuh
nyamuk
a. Aedes aegypti
b. Anopheles
c. Aedes albopictus
d. Culex fatigans
7. Penyakit cikungunya dapat menyerang
a. Anak-anak
b. Orang dewasa
c. Bayi
d. Semua umur
8. Penyakit radang pernafasan yang menyerang secara tiba-tiba dan dalam
beberapa hari penderita makin parah adalah
a. Sars (severe acute respiratory syndrome)
b. Influenza
c. Batuk

d. Pilek
9. Penyebab penyakit sars adalah
a. Virus dengue
b. Virus corona
c. Virus spiral
d. Virus influenza
10. Pencegahan penyakit sars adalah
a. Jaga kebersihan lingkungan dan mencuci tangan
b. Tidak meludah di sembarang tempat
c. Menggunakan masker bila batuk atau pilek
d. Semua benar
11. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri leptospira adalah
a. Leptospirosis
b. Cikungunya
c. Demam berdarah
d. Sars
12. Bakteri leptospira berbentuk.
a. Bulat
b. Oval
c. Spiral
d. Batang
13. Bagian hewan yang mengandung bakteri leptospira adalah
a. Air seni (urine) hewan
b. Air ludah hewan
c. Darah hewan
d. Kotoran hewan
14. Penyebab penyakit flu burung adalah..
a. Virus avian (H5N1)
b. Virus dengue
c. Virus corona
d. Virus sars
15. Pencegahan penyakit flu burung adalah
a. Biasakan cuci tangan sampai bersih
b. Pilih unggas yang sehat dan segar
c. Masak unggas sampai minimal 80 derajat
d. Semua benar
16. Cara menolong penderita diare adalah
a. Bila mencretnya jarang, beri minum yang banyak

b. Bila mencretnya terus menerus, berikan oralit atau larutan garam gula
c. Untuk bayi, ASI tetap diberikan, susu kaleng diganti khusus untuk penderita
diare
d. Semua jawaban di atas benar
17. Tindakan pencegahan diare adalah
a. Pemakaian air bersih
b. Makanan dan minuman harus dimasak, makan makanan yang bergizi
c. Cuci tangan sebelum makan
d. Semua benar
18. Di bawah ini adalah macam penyakit kulit
a. Scabies (kudis), borok
b. Bisul, kadas/panu
c. Jawaban a dan b benar
d. Jawaban a dan b salah
19. Cara menjaga kesehatan mata antara lain.
a. Makan makanan bervitamin A
b. Tidak membaca sambil tidur
c. Tidak melihat TV terlalu dekat dan tidak bermain komputer terlalu lama
d. Semua benar
20. Penyebab penyakit tetanus adalah.
a. Bakteri Clostridium tetani
b. Virus corona
c. Air seni hewan
d. Virus dengue
Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang benar
1. Penyebab penyakit demam berdarah
adalah.
2. Bila tidak segera mendapatkan pertolongan yang tepat, penyakit demam
berdarah dapat mengakibatkan
.
3. Bila ada luka terbuka harus segera dibersihkan dan diobati, serta dihindarkan
dari kotoran hewan supaya tidak terkena penyakit ..
4. Penyakit rabies disebabkan
oleh..
5. Cara penularan penyakit rabies melalui
..
6. Cara penularan penyakit leptospirosis melalui
..
7. Cara penularan penyakit malaria melalui

8. Posyandu kepanjangan
dari.
9. PSN kepanjangan dari
.
10. UKS kepanjangan dari
.
11. Puskesmas kepanjangan dari
.
12. Penderita cacingan kebanyakan
berusia
13. Bila tidak ada oralit, penderita diare dapat diberi minuman berupa larutan
....dan.
14. Perilaku hidup bersih dan sehat sebaiknya dilakukan oleh
.
15. Salah satu kebiasaan sehat untuk menjaga kebersihan tangan adalah ..
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar !
1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan 3 M!
2. Apa yang kamu ketahui tentang abatisasi?
3. Mengapa kita harus selalu mencuci tangan sebelum makan?
4. Apa yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit diare?
5. Mengapa kita harus berperilaku hidup bersih dan sehat?

Kurikulum Dokter Kecil


Sasaran Pelatihan Program Dokcil
Peserta didik (siswa) Sekolah Dasar kelas 4 dan 5 dengan jumlah 10-20 orang.
Kompetensi
Setelah mengikuti pelatihan maka peserta didik akan memiliki kompetensi:
Memahami program UKS dan Dokter Kecil
Bersikap dan berperilaku sehat
Menggerakkan dan membimbing teman dalam melaksanakan pengamatan
kebersihan, kesehatan pribadi dan penyuluhan kesehatan
Membantu petugas kesehatan melaksanakan pelayanan kesehatan di sekolah
Melakukan pengenalan tanda-tanda penyakit, kesehatan lingkungan, dll
Melakukan pengamatan kebersihan di sekolah
Membuat laporan kegiatan Dokter Kecil
Mengetahui hal-hal khusus apa saja yang perlu dilaporkan kepada guru
UKS/Kepala Sekolah/guru yang ditunjuk
Tujuan Pelatihan Dokcil
Tujuan Umum
Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan serta membangun sikap positif
peserta didik dalam pelaksanaan upaya program Usaha Kesehatan Sekolah

(UKS).
Tujuan Khusus
Membentuk peserta didik menjadi dokter kecil yang memiliki kompetensi khusus
(seperti telah diuraikan di bagian atas)
Materi Pelatihan Dokcil
Materi Dasar:
Program UKS
Program Dokter Kecil
Materi Inti:
Kesehatan lingkungan
Pencegahan penyakit menular
Kesehatan gigi dan mulut
Kesehatan indera penglihatan
Kesehatan indera pendengaran
Imunisasi
Gizi
Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K)
NAPZA
Pemeriksaan Kesehatan Peserta
Materi Penunjang
Membangun komitmen belajar
Metode dan Proses
1. Tahap pencairan
Sebelum pelatihan dimulai, perlu dilakukan proses pencairan. Proses pencairan
dilakukan menggunakan metode dinamika kelompok dimana para pelaksana,
pelatih dan peserta pelatihan berkumpul di suatu ruangan untuk saling
berkenalan, mengisi kuesioner (misalnya mengenai hal-hal yang disukai, tidak
disukai, harapan, kekhawatiran, dll), membuat permainan, dst. Tujuannya untuk:
membangun komitmen belajar agar peserta siap mengikuti pelatihan, membuat
kesepakatan tentang norma yang akan dipakai selama pelatihan dan membuat
kontrak belajar.
2. Tahap pembekalan materi
Tahapan dimana peserta didik dibekali pengetahuan dan ketrampilan dalam
melaksanakan kegiatan Dokter Kecil. Materi yang diberikan lebih dititikberatkan
pada peningkatan pemahaman peserta didik tentang berbagai faktor penyebab
penyakit, cara pencegahan dan pertolongan pertama. Teknik penyampaian dalam
pembekalan materi menggunakan metode ceramah diikuti tanya jawab, diskusi
kelompok dan studi kasus.
3. Tahap konsolidasi

Merupakan tahap internalisasi komprehensif dari pengetahuan dan ketrampilan


yang diterima pada tahap pembekalan. Pada tahap ini peserta didik diberikan
tugas untuk menanggulangi 'kasus', menyusun rencana kegiatan pencegahan dan
menanggulangi masalah kesehatan di lingkungan sekolah.
Penyelenggaraan
1. Pelaksana
Tim Pembina UKS tingkat Kabupaten/Kecamatan dan Tim Pelaksana UKS,
dipimpin oleh Dokter Puskesmas.
2. Perencanaan di Tingkat Kecamatan
Pertemuan petugas kesehatan dan Tim Pembina UKS tingkat Kecamatan
Persiapan sarana dan biaya yang diperlukan
Persiapan pelatihan Dokter Kecil
Persiapan administrasi
3. Pelatih
Petugas Kesehatan (Dokter Puskesmas/Petugas UKS) Guru UKS/Penjaskes atau
Guru lain yang ditunjuk.
4. Waktu dan Tempat
Waktu:
Teori dan praktek 45 jam mata pelajaran dengan setiap mata pelajaran 45 menit.
Dalam pelaksanaannya diatur oleh Kepala Sekolah, diberikan secara ekstra
kurikuler atau dapat juga dalam masa liburan sekolah.
Tempat:
Kegiatan pelatihan diselenggarakan di ruang kelas, ruang UKS dan lapangan atau
yang ditentukan oleh penyelenggara.
5. Evaluasi
Evaluasi dapat dilakukan pada:
Peserta pelatihan
Penyelenggara pelatihan
Tujuan evaluasi:
Mengetahui adanya peningkatan pengetahuan peserta didik sesudah pelatihan
dibandingkan dengan sebelum pelatihan
Mengetahui keberhasilan pelatihan
Mendapatkan masukan dalam rangka penyempurnaan penyelenggaraan
pelatihan dimasa yang akan datang.
6. Sertifikat
Setiap peserta yang telah mengikuti pelatihan Dokter Kecil diberikan sertifikat
yang ditandatangani Ketua Tim Pembina UKS Kabupaten/Kota atau Pejabat
berwenang di daerah. Pemberian sertifikat dilaksanakan pada hari-hari besar
khusus, antara lain Hari Kesehatan Nasional, Hari Pendidikan Nasional, HUT
Proklamasi RI, hari Anak Nasional, dll.

7. Biaya
Sumber dana dapat berasal dari Pemerintah Daerah atau Komite
Sekolah/Swadaya.
8. Pelaporan
Laporan tertulis tentang penyelenggaraan pelatihan dibuat oleh Ketua
Penyelenggara sebanyak minimal 3 rangkap, yaitu untuk:
Tim Pembina UKS Kabupaten/Kota
Tim Pembina UKS Kecamatan
Arsip
Contoh Kurikulum Pelatihan Dokter Kecil
No.
Materi Pelatihan
Waktu Pembelajaran
T
P
PL
Jumlah
A.
MATERI DASAR (MD)

1.
Program UKS
1
1
2.
Program Dokter Kecil
1
1
B.
MATERI INTI (MI)

1.
Kesehatan Lingkungan

Lingkungan hidup manusia


Rumah Sehat
Air dan kesehatan
Air limbah dan kesehatan
Sampah dan kesehatan
Kotoran manusia dan kesehatan
2
8
10
2.
Pencegahan Penyakit Menular
Pencegahan Penyakit Menular Langsung
Pencegahan Penyakit Menular Bersumber Binatang
3
3
6
3.
Kesehatan Gigi dan mulut
Bagian gigi dan mulut
Penyakit gigi dan mulut
Pencegahan penyakit gigi dan mulut
2
3
5
4.
Kesehatan Indera Penglihatan
Menjaga kesehatan mata
Pencegahan penyakit mata
2
1
3
5.
Kesehatan Indera Pendengaran
Menjaga kesehatan pendengaran
Pencegahan gangguan pendengaran
dan Penyakit Telinga
2
1
3
6.
Immunisasi

1
1
7.
Gizi
Pengetahuan Gizi Dasar
Kantin sekolah
Pemantauan Pertumbuhan Peserta didik dengan KMS-Anak Sekolah
3
4
7
8.
Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K)
1
3
4
9.
NAPZA
1
1
2
10.
Pemeriksaan Kesehatan Peserta
1
1
C.
MATERI PENUNJANG

1
Membangun komitmen belajar
1
1
2
JUMLAH
20

26
46
Keterangan:
T = Teori
P = Penugasan
PL = Praktek lapangan
Sumber
Direktorat Bina Kesehatan Anak, Direktorat Jenderal Bina Kesehatan
Masyarakat, Departemen Kesehatan RI, 2008, Pedoman Pelatihan Dokter Kecil.

Anda mungkin juga menyukai