Anda di halaman 1dari 15

Belajar Tutorial Photoshop

Tempat mempelajari Photoshop dengan mudah

Arsip Galeri Pasang Iklan Jasa Edit Foto Wordpress Theme Pertanyaan Umum

Browse: Home / Efek Foto, Tutorial Photoshop Lanjut / Membuat kartun dengan
Photoshop
Membuat kartun dengan Photoshop
Diarsipkan dalam kategori: Efek Foto, Tutorial Photoshop Lanjut tanggal: 21 August
2008 oleh Mbah Dewo

Pada tutorial photoshop kali ini, akan saya gunakan untuk membahas cara membuat efek
kartun. Seperti yang pernah saya janjikan pada akhir tutorial Photoshop membuat efek
komik. Dan seperti yang saya utarakan di halaman awal, bahwa efek ini lumayan rumit
pembuatannya. Untuk dapat membuat efek ini, sebelumnya harus lebih dulu memahami
penggunaan palet layer, pembuatan garis dan shape dengan Pen tools, dan pemilihan
warna. Selain itu, jika mempunyai pengetahuan tentang anatomi wajah / tubuh manusia,
akan merupakan sebuah ketrampilan tambahan yang berguna.

Pada efek kartun kali ini, kita akan membuat banyak bentuk-bentuk secara manual
menggunakan Pen Tools. Tehnik seperti ini ada juga yang menyebut sebagai tracing,
vektor. Sebenarnya, tehnik seperti ini akan lebih cocok bila dijalankan pada Adobe
Illustrator. Namun karena pokok bahasan kita adalah Photoshop, maka sekarang kita coba
menggunakan Photoshop saja, walaupun tentunya cara pembuatannya akan lebih rumit.

Jika ingin melihat contoh lain dari gambar trace/vektor ini, beberapa hari yang lalu
pernah saya buatkan. Bisa dilihat di Galeri halaman 2.
Langkah pembuatan trace pada foto

Langkah 1
Bukalah sebuah foto dengan Photoshop. Pada contoh tutorial ini, saya menggunakan foto
Mas Wasidi aka Si Kecil.
Langkah 2
Karena kondisi foto ini terlalu gelap, maka agar lebih nampak perbedaan antara daerah
gelap dan terangnya, maka saya atur dulu pewarnaannya menggunakan Image >
Adjustment > Shadow Highlights.
Kalau di Photoshop yang anda gunakan tidak ada menu Shadow&Highlight berarti
photoshop anda versi lama. Tidak perlu kuatir, karena langkah ini bukan langkah pokok.
Bisa digantikan dengan langkah lainnya, coba dipahami maksud dari langkah ke-2 ini.
Seandainya tidak dilakukan langkah ke-2 pun, juga tidak apa-apa.

Langkah 3
Duplikat layer background ini, agar kita mempunyai cadangan foto yang aslinya. Untuk
jaga-jaga, siapa tahu nanti membutuhkan gambar aslinya. Dan memang akhirnya kita
juga butuh foto aslinya, untuk membuat bentuk-bentuk yang agak rumit, misalnya mata
dan bibir.
Cara untuk menduplikat ini bisa dengan Ctrl + J, atau dengan menarik nama layer ke arah
icon Create New Layer.

Langkah 4
Pilih menu Image > Adjustment > Posterize. Isikan nilai yang kecil. Misalnya 4.
Tujuan langkah ini adalah untuk mengurangi jumlah warna yang digunakan.

Langkah 5
Duplikat lagi layer foto yang sudah diposterize ini. Ubah blending option menjadi
Darken.

Pilih menu Filter > Blur > Gaussian Blur. Atur nilai Radius secukupnya, sambil melihat
gambar aslinya (jangan melihat gambar preview pada kotak dialog Gaussian Blur).
Tujuan langkah ini adalah untuk membuat agar muncul perbatasan yang lebih tegas pada
tiap warna yang ada.
Langkah 6
Sekarang kita mulai langkah pembuatan layer untuk melakukan trace.
Buatlah sebuah layer baru, dengan cara melakukan klik pada icon Create a new layer (di
gambar dibawah ini saya tandai dengan lingkaran merah) . Kemudian ubahlah nilai
opacity pada layer ini hingga 0% (saya tandai dengan lingkaran biru).

Langkah 7
Pilih Pen tools pada tool box photoshop (lingkaran merah pada gambar tutorial photoshop
di bawah ini).
Kemudian lakukan pengaturan pada option bar. Pilihlah icon Shape layers (gambar
lingkaran biru). Klik icon segitiga geometri option (gambar lingkaran hijau), kemudian
beri tanda cek pada pilihan Rubber Band.

Di sebelah kanan dari pengaturan tersebut, terdapat beberapa icon lagi (gambar lingkaran
ungu). Tentunya sudah Anda pelajari pada tutorial photoshop sebelum ini. Jika belum,
silahkan dibaca dulu pada Cara Pembuatan Shape.

Sedangkan tentang penggunaan pen tool bisa dibaca pada Tutorial Photoshop yang
judulnya Membuat Seleksi Dengan Path.

Langkah 8
Buatlah bentuk shape menggunakan Pen tool. Buatlah mengikuti bentuk wajah pada foto.

Buatlah garis path ini melingkar hingga menyambung dari titik awal sampai akhir,
sehingga terjadi sebuah bentuk bangun.
Langkah 9
Ulangi langkah ke-6 dan ke-7, namun kali ini buatlah bentuk shape pada area warna yang
lain. Setiap bentuk shape dibuat pada sebuah layer baru.
Jumlah bentuk shape yang dibuat kita batasi antara 2 sampai 4 warna saja.

Langkah 10

Ubahlah nilai opacity pada layer-layer shape yang sudah kita buat tadi. Opacity kita buat
hingga 100%. Sehingga nampak foto tertutupi oleh warna-warna.

Untuk mengubah warna pada setiap layer shape, lakukan dengan cara melakukan klik 2
kali pada thumbnail layer-nya. Kemudian pilih salah satu warna.

Sebagai panduan dalam memilih warna-warna kulit, berikut ini saya sertakan beberapa
warna yang bisa Anda gunakan.
Silahkan disave gambar contoh warna kulit ini. Walaupun tidak saya sertakan kode
warnanya, tentunya Anda bisa menentukan sendiri dengan Eyedropper tool.

Ubahlah setiap warna pada semua bagian wajah tersebut.

Saat membuat bentuk shape pada area warna yang lain, jika ada layer yang menutupi
sehingga kita kesulitan untuk menentukan bentuk shape, maka untuk sementara icon mata
pada layer yang menutupi bisa dimatikan dulu atau di kurangi dulu opacity-nya.
Kemudian ulangilah lagi membuat bentuk shape pada semua bagian tubuh, hingga
keseluruhan foto tertutup oleh bentuk-bentuk shape.

Pada bagian mata dan bibir, karena bagian ini termasuk bagian pokok dalam mengenali
wajah seseorang, kita perlu mematikan dulu beberapa icon mata pada palet layer.
Sehingga kita bisa membuat trace dengan melihat bentuk aslinya yang belum ter-
posterize.

Untuk bagian jenggot, saya menggunakan Brush tool berukuran kecil yang disapukan
pada gambar dengan pengaturan Brush preset Scattering.

Langkah 11
Untuk membuat latar belakang pada foto, buatlah sebuah layer baru yang diletakkan pada
urutan sebelah bawah dari bentuk-bentuk shape tersebut. Layer baru ini bisa diisi warna
sesuka Anda, dengan memilih menu Edit > Fill.
Warna tidak harus putih, Anda bisa juga menggunakan warna-warna lain, misalnya
dengan Gradient Tools seperti berikut ini.

Jika semua gambar akan dijadikan satu, bisa dilakukan dengan memilih menu Layer >
Flatten Image.

Selamat mencoba tutorial membuat kartun dengan Photoshop ini.


Tags: Efek Foto, komik, Tutorial Photoshop Lanjut, vektor | Comments (256)

Related posts:
Bisakah Photoshop membuat gambar vector
Membuat pattern dengan Photoshop
Mewarnai Brush Photoshop dengan Gradasi
Mengedit gambar dengan Photoshop, seperti membuat kliping
Cara Pembuatan Shape dengan Pen Tools

Hasil pencarian:
cara edit photo di photoshop 7.0 efek air efek kartun efek kartun mengubah foto ke vektor
256 Responses to “Membuat kartun dengan Photoshop”
« Older Comments
yory says:
13 May 2010 at 12:11 am

keren nih simpel dan sip..


untuk lebih nambah ilmu tentang photoshop cekidot juga di site saya hhe,,,,
http://night16.multiply.com/
maaf bang dewo, saya ga promosi tapi berbagi,,,:)

salam kenal

yory
Reply
Hasrul says:
8 May 2010 at 8:15 am

Thank atas tuturialmya ya Mbah. Cuman Saya masih belum bisa Gimana cara membuat
mata n bibir pada pembuatan kartunnya. Tlg di perjrlas ya Mbah. Dan juga kalo bisa Tlg
kirimkan contoh2 kartu undangan dan cara pembuatannya ya. Thanks so much for
balasannya.

Hasrul Fahmi
Lombok, NTB
Reply
Sadewo says:
8 May 2010 at 12:47 pm

@Hasrul: mata dan bibir prinsipnya sama saja kok mas. tentang contoh kartu undangan,
saya tidak punya. ada koleksi kartu undangan pernikahan, tapi miliknya orang yang
ngasih undangan buat saya. rasanya nggak sopan kalau undangan mereka saya
publikasikan. tentang detil pembuatan undangan saya kurang tahu, akan lebih baik kalau
ditanyakan langsung ke percetakan.
Reply
wonk gag waraz says:
29 April 2010 at 1:45 am

thankz yawh mbah, tutorna chiph dah


Reply
Puput says:
18 April 2010 at 8:28 pm

Mbah,,gMn caRa nYaa,, aq uDahh coBa 17kaLi kagakk bisaa,,,


higlight nya aja gak kelihatan warna terang nyaa,,,,
Reply
Sadewo says:
30 April 2010 at 10:52 pm

@Puput: shadow & highlight itu bukan langkah pokok, coba dipahami maksud langkah-
langkahnya. tidak harus baku seperti contoh di tutorial tersebut
Reply
ditamolen says:
4 April 2010 at 4:00 pm

Mbah langkah ke 10 saya gagal gimana ini, bisa email ke saya ga? saya pengen bisa
banget bikin kaya gini !
Reply
shen says:
3 April 2010 at 12:12 pm

btw, mbah warnanya pake codenya mbah.. thx


Reply
Sadewo says:
30 April 2010 at 11:03 pm

@shen: sudah saya sertakan contoh warnanya. kalau tidak tahu kode warnanya, kan ada
eyedropper tool.
Reply
shen says:
3 April 2010 at 12:03 pm

mbah pas shadow highlightnya kok gak ada??


mbah pke css brp?
Reply
Sadewo says:
30 April 2010 at 11:04 pm

@shen: saya sudah lupa itu pakai photoshop versi berapa. sepertinya cs2 dulu. shadow
highlight itu bukan langkah pokoknya.
Reply
« Older Comments
Leave a Reply

Name (required)

Mail (will not be published) (required)

Website

Seleksi dengan Lasso tools »


« Cara Pembuatan Shape dengan Pen Tools Seleksi dengan Lasso tools »
Pencarian

Artikel lain
Mewarnai Brush Photoshop dengan Gradasi
Efek Foto Gabungan RGB
Efek Foto Hologram
Menerapkan Brush Pada Garis Path
Cara Mengubah Sapuan Brush Photoshop
Artikel Sebelumnya
Selamat Hari Raya Idul Fitri
Eraser untuk Menghapus Gambar
Update WordPress dan Ganti Theme
Menerapkan Brush Pada Garis Path
Cara Mengubah Sapuan Brush Photoshop
Kategori
Contoh Desain
Dari Penulis
Efek Photoshop
Efek Foto
Efek Teks
Komunitas
Petunjuk Photoshop
Pewarnaan
Seleksi
Tutorial Photoshop Dasar
Tutorial Photoshop Lanjut
software
Tip Lain
Wordpress Theme
Langganan RSS
Untuk berlangganan informasi update dari blog ini, silahkan bookmark tautan RSS
berikut:
RSS Subscribe

Untuk pengiriman ke email Anda, bisa dengan langsung mengisikan alamat email Anda
pada form berikut:

Random Artikel
Belajar Mengetik 10 Jari
Efek foto terbakar (bagian 2)
Membuka File Biasa dengan Camera Raw
Membuat frame dari Action
Membuat Efek Komik
Bisakah Photoshop membuat gambar vector
Tautan
Agus Supriadi
Ahmad Isnaini
Dwi Hermawanto
Ilham Saibi
Jekivita
Kukuh Prasetyo
Murdani Eko
Ray Astho
Wasidi
Yudhistira Oktavianta

Hak cipta © 2007 - 2010 oleh MbahDewo | Tentang | Kontak | Kesepakatan | Wordpress
Theme
Adobe dan Adobe Photoshop adalah produk dan merk dagang dari Adobe Incorporation.