Anda di halaman 1dari 6

STUDI KASUS

OTITIS MEDIA SUPURATIF KRONIK

Oleh

Sandra Aldira

1102010262

Pembimbing

dr. Kresna Hadiputra, Sp.THT

Kepaniteraan Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok


Rumah Sakit Umum Daerah Subang
Fakultas Kedokteran
Universitas Yarsi
2016
STATUS PASIEN

KEPANITERAAN THT RSUD SUBANG


FK UNIVERSITAS YARSI

I.

IDENTITAS PASIEN

Nama

: Tn. AA

Usia

: 53 tahun

Jenis kelamin

: Laki-laki

Tanggal lahir

: Subang, 12 Maret 1963

Agama

: Islam

Suku / bangsa

: Sunda

Pendidikan

: Tidak tamat SD

Pekerjaan

: Buruh

Alamat

: Kp. Sukahayu, Desa Dawuan Kaler, Kecamatan Dawuan, Subang

Tanggal Pemeriksaan : 14 Juni 2016


II.

ANAMNESIS ( AUTOANAMNESIS )
Keluhan utama

Nyeri telinga kanan

Keluhan Tambahan :
Telinga kanan terasa sering berdengung

Riwayat penyakit sekarang :


Pasien datang dengan keluhan nyeri pada telinga kanan sejak satu minggu sebelum
masuk rumah sakit. Keluhan dirasakan timbul tidak menentu. Pasien juga merasakan
telinga kanannya sering berdengung dan sering merasa pusing. keluhan demam
disangkal, keluhan keluar cairan dari telinga kanan disangkal oleh pasien. Pasien
memiliki riwayat merokok.
2

Riwayat penyakit dahulu :


Riwayat penyakit dahulu dengan keluhan yang sama dirasakan oleh pasien sekitar 5
tahun yang lalu. Keluhan disertai adanya cairan yang keluar dari telinga kiri. Riwayat
hipertensi disangkal. Riwayat diabetes melitus disangkal. Riwayat alergi obat juga
disangkal oleh pasien.

Riwayat penyakit keluarga :


Tidak terdapat riwayat penyakit dengan keluhan yang sama pada keluarga pasien.

Riwayat Kebiasaan :
Pasien memiliki kebiasaan merokok dan dalam sehari dapat menghabiskan 1-2
bungkus rokok (12-24 batang)

III.
PEMERIKSAAN FISIK
A STATUS GENERALIS
Keadaan umum

Tampak sakit sedang

Kesadaran

Compos mentis

Tanda vital

Suhu
:
Nadi
:
Respirasi
:
Tekanan darah :

Dalam batas normal


70 x/ menit
20 x/ menit
120/90 mmHg

B. STATUS LOKALIS
1 TELINGA
TELINGA KANAN

TELINGA KIRI

Daun telinga

: Edema (-), Hiperemis (-), Massa (-)

Edema (-), Hiperemis (-), Massa (-)

Liang Telinga : Serumen (-), Hiperemis (-)

Serumen (-), Hiperemis (-)

Gendang Telinga

Hiperemis (-)

: Hiperemis (+)
Intak (+)

Daerah Retro Aurikuler


2.

: Normal, Nyeri Tekan (-)

Perforasi (+)
Normal, Nyeri tekan (-)

HIDUNG
2.1.

Rhinoskopi Anterior

Hidung Luar

: dalam batas normal (ka/ki)

Vestibulum

: tenang (+/+), Rambut (+/+)

Lubang Hidung

: mukosa hiperemis (-/-)

Rongga Hidung

: luas (ka/ki), hiperemis (-/-)

Septum

: deviasi (-)

Konka Inferior

: hiperemis (-/-), hipertrofi (-/-)

Meatus Inferior

: sekret (-/-), polip (-/-)

Arkus faring

: normal

Uvula

: berada di tengah, udem (-)

Dinding Faring

: hiperemis (-)

3 FARING

Tonsil : T1/T1, Hiperemis (-)

Palatum

: normal

Post Nasal drip

: (-)

Reflek Muntah

: (+)

4 LARING
Laringoskopi Indirek

Epiglotis

: tidak dilakukan

Plika Ariepiglotika

: tidak dilakukan

Pita Suara Asli

: tidak dilakukan

Pita Suara Palsu

: tidak dilakukan
4

Fossa Piriformis

: tidak dilakukan

Trakhea

: terletak di tengah. Massa (-)

5 MAKSILOFASIAL

Simetris

Nyeri tekan pada sinus (-/-)

KGB

: tidak ada pembesaran

Massa

: (-)

6 LEHER DAN KEPALA

IV RESUME
V

RESUME
Tn. AA, 53 tahun datang ke poli THT RSUD Subang dengan keluhan telinga kanan
terasa nyeri sejak satu minggu sebelum masuk rumah sakit. Keluhan disertai dengan
telinga yang sering berdengung dan pasien sering merasa pusing. Keluhan yang sama
pernah dirasakan oleh pasien sekitar 5 tahun yang lalu pada telinga kirinya. Keadaan
umum tampak sakit sedang, kesadaran composmentis, TD 120/90 mmHg, nadi
70x/menit, nafas 20x/menit. Pada pemeriksaan telinga didapatkan pada

gendang

telinga kanan hiperemis, intak dan pada gendang telinga kiri perforasi.

VI PEMERIKSAAN PENUNJANG
1. Audiometri
2. kultur
3. Uji resistensi kuman
VII

DIAGNOSA KERJA
Otitis Media Akut Stadium Supuratif Aurikula Dekstra
Otitis Media Supuratif Kronik Aurikular Sinistra

VIII

PENATALAKSAAAN
Non mendikamentosa :
Memberi edukasi kepada pasien mengenai penyakitnya
5

Memberikan edukasi kepada pasien mengenai menjaga kebersihan telinga pasien


Memberi edukasi agar tidak membersihkan telinga sendiri menggunakan cottonbud
terlalu dalam
Memberikan edukasi kepada pasien agar menggunakan obat secara teratur.
Medikamentosa :
Baquinor 2 x 5 tetes
Ceptik 2 x 1
Rhinos 2 x 1
Keren 2 x 1
IXPROGNOSIS
Quo ad Vitam

: dubia ad bonam

Quo ad functionam

: dubia ad bonam

Quo ad sanactionam

: dubia ad bonam